SILABUS: Jurnal Ilmu dan Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. Agustus 2025, pages: 01-09 DOI: https://doi. org/10. 62667/silabus. e-ISSN: 3047-1044 https://berugakbaca. org/index. php/silabus PENGEMBAGAN POSTER MEDIA TANAM JAMUR TIRAM DENGAN CAMPURAN LIMBAH BATANG PISANG PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X Roina. Fitra Suzanti. Darmawati Program Studi Pendidikan Biologi. Universitas Riau. Indonesia Corresponding author email: roina4894@student. Article History Manuscript submitted: 13 Agustus 2025 Manuscript revised: 20 Agustus 2025 Accepted for 30 Agustus 2025 Keywords Posters, media. ADDIE. Oyster Mushroom Abstract Osters are one of the image based learning media contain the lates innovations. This study aims to produce a poster design for oyster mushroom planting media with a mixture of banana stem waste in biology learning for clas x of high school. This study was conducted in februari Ae april 2025 at the naturallaboratory of biology education pmipa fkip, riau university. The design o this poster refers to the addie development model. At the analysis stag, an independent curiculum analysis was carried out on the biology material for calss x of high school issue by the ministry of education, culture, research and technology . The analysis aims to determine atp and materials that the are suitable for use and made that are adjusted to learning objectives. The design stage is carried out by designing learning ecives and designing posters. The process of making poster media stars from compiling a framework with contents that the are made lengtwise with a4 paper size 29,5 x 21 cm. Based on the result of the analysis, design, and development, the result of the study can be used as one of the learning resources in the from of learning posters on the material on environmental chage and wase management for class x of high school. SILABUS@ 2024 Introduction Jamur tiram (Pleurotus ostreotus L) merupakan jenis jamur Basidiomycota dan salah satu jenis jamur konsumsi populer yang dibudidayakan oleh masyarakat karena jamur tiram mengandung asam folat yang berguna mencegah dan mengobati anemia. Jamur tiram juga sangat kaya akan vitamin , seperti vitamin B (B1. B2. B3. B6. Biotin dan B. , vitamin C dan Bioflavonoid Fredy Ryanto,2010:. Jamur tiram mampu tumbuh pada substrat yang mengandung ligoselulosa . ignin, selulosa, hemiselulos. Salah satu bahan organik yang mengandung lignin, selulosa, dan hemiselulosa adalah batang pisang. Batang pisang merupakan limbah yang berpotensi namun belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Limbah batang pisang dapat dimanfaatkan sebagai campuran media tumbuh jamur tiram. Upaya peningkatan pertumbuhan jamur tiram (Pleurotus ostreatus L) dengan menggunakan campuran limbah batang pisang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa, khususnya pada pembelajaran biologi yang dipelajari di tingkat SMA kelas X. Kompetensi guru abad 21 menuntut bahwa guru profesional yang mampu mengajar dengan baik melainkan guru yang mampu menjalin dan mengembangkan hubungan untuk peningkatan mutu pembelajaran dengan baik. Perubahan demografi telah mengakibatkan peserta didik di sekolah lebih beragam secara budaya, agama dan juga bahasa. Kemajuan teknologi informasi telah meningkatkan fleksibilitas dalam pemerolehan ilmu pengetahuan bagi setiap peserta didik. Konsekuensinya guru dituntutmampu mengembangkan pendekatan dan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan lingkungan sebagai kompetensi guru abad 21 (Muh makhrus et al. ,2018:. Dalam hal ini tentunya guru harus memiliki kemampuan dalam menguasai materi pembelajarandan mengembangkannya secara mendalam menjadi materi yang menarik, menyenangkan untuk didiskusikan. Bagi seorang pendidik diharapkan diharapkan dapat menyampaikan proses pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran yang mudah dimengerti dan menarik, perkembangan media pembelajaran yanng mampu mengolah, mengemas,dan menampilkan media pembelajaran yang mampu membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik (Ajo Dia Yusandika, et al, 2018: ) Media atau alat dan fasilitas pembelajaran yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pendidik misalnya buku teks, alat praktikum dan lain sebagainya. Hal ini terjadi karena media pembelajaran hanya sebagai perantara atau pengantar pesan sehingga membuat peserta didik sulit mengerti materi yang diajarkan (Wena, 2012:). Untuk mengatasi masalah tersebut pendidik peru mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik misalnya dalam penggunaan media pembelajaran poster. secara singkat dan jelas melalui kombinasi elemen-elemen grafis seperti gambar, teks, warna, dan desain yang menarik. (Kusuma. Poster menghadirkan ilustrasi melalui gambar yang hampir menyamai kenyataan dari sesuatu objek atau situasi sehingga dapat mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku dan seolah-olah memberikan pengalaman langsung terhadap orang lain yang melihatnya. Poster memiliki kelebihan yaitu, harganya terjangkau dan dalam pembelajaran media poster dapat memvisualisasikan pesan, informasi atau konsep yang ingin disampaikan kepada siswa (Sri Maiyena,2013:. Penggunaan poster sebagai media pembelajaran diharapkan memudahkan peserta didik dalam memahami materi tentang perubahan lingkugan, limbah, dan daur ulang karena materi dalam poster memudahkan peserta didik dan menarik serta lebih efektif agar peserta didik termotivasi untuk membaca, mempelajarinya dan meningkatkan kemampuan siswa. Buku ajar biologi SMA kelas X pada materi perubahan lingkungan, limbah dan daur ulang yang digunakan disekolah umumnya berisi tulisan-tulisan dan sedikit menampilkan gambar, sehingga peserta didik sulit untuk memahami sehingga pembelajaran mejadi kurang inovatif. Kegiatan pembelajaran pada materi ini dapat diinovasikan dengan menampilkan ilustrasi melalui gambar yang hampir menyamai kenyataan dari suatu objek atau situasi sehingga dapat mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku seolah-olah memberikan pengalaman langsung terhadap orang lain yang melihatnya. Pada kurikulum merdeka Kelas X terdapat materi perubahan lingkungan yang membahas daur ulang limbah atau pemanfaatan limbah dengan mendesain produk daur ulang limbah dan upaya pelestarian lingkungan. Materials and Methods Penelitian dilakukan di Laboratorium Alam PMIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari Ae April 2025. Penelitian ini menggunakan 2 tahap, yaitu tahap I pembudidayaan jamur tiram untuk mengetahui efektivitas dari pencampuran limbah batang pisang, serbuk kayu, bekatul dan CaCO3 sebagai media tanam jamur tiram (Pleurotusostreatus L). Tahap II merancang media belajar berupa poster pembelajaran. Jenis penelitian adalah pegembangan (Research and Developmen. dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu analysis . , design . ,development . , implement . , and Evaluate . Namun penelitian ini dibatasi sampai tahap development . Prosedur penelitian ini dimulai dari analisis kurikulum, analisis materi pembelajaran dan poster. Kemudian dilanjutkan pada tahap desain dan pengembangan poster. Tahap perancangan dilakukan perangkat pembelajaran berupa Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), modul ajar serta poster sesuai dengan format yang telah ditentukan. Tahap pengembangan dilakukan dengan pengembangan Alur Tujuan Pembelajaran, modul ajar dan poster sesuai dengan format yang telah dibuat pada tahap desain. Poster yang dihasilkan pada tahap ini disebut dengan poster draf 1 karena proses tahapan pengembangannya dilakukan validasi oleh ahli yaitu 2 dosen pembimbing yang menjadi validator. Proses pembuatan media poster dimulai dari menyusun kerangka dengan isi yang dibuat memanjang dengan ukuran kertas A4 29,5 X 21 cm. Isi poster ini tentang materi pembelajaran yang nantinya akan dikaitkan dengan data hasil penelitian. Berikut merupakan format media poster dalam pembelajaran yang akan dibuat: Judul poster Nama penulis Pendahuluan Isi Daftar Pustaka. Results and Discussions Tahapan pengembagan poster limbah batang pisang sebagai campuran media tanam untuk meningkatkan pertumbuhan jamur tiram pada pembelajaran kelas X yang telah dilakukan oleh peneliti yaitu, analyze, design, and development Analisis Kurikulum Hasil analisis pada kurikulum merdeka Biologi SMA kelas X yang sesuai dengan Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP) disajikan pada tabel 1dan 2 Capaian Table 1 bobot nilai Elemen Pemahaman Biologi Keterampilan Capaian Pembelajaran Pada akhir fase E peserta didik memiliki kemapuan menciptakan solusi atas permasalahan- permasalahan berdasarkan isu lokal, nasional, atau global terkait pemahaman keanekaragaman makhluk hidup dan peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi biologi, komponen ekosistem dan interaksi anbtar komponen serta perubahan lingkungan Keterampilan saintifik yang mencakup mempertanyakan dan memprediksi merencanakan dan melakukan penyelidikan memproses dan menganalisis data dan informasi mengevaluasi dan memprefleksi dan mengomunikasikan hasil Table 2 hasil analisis kurikulum tujuan pembelajaran Satuan Pertemuan/ Tujuan Pendidikan Materi Pembelajaran SMA/SMK/M Pertemuan 4/ 1. Peserta didik dapat mengemukakan penanganan berbagai Penanganan limbah jenis limbah Kelas X Fase E Peserta didik dapat menciptakan desain produk dan contoh daur ulang limbah organik dengan memanfaatkan bahan ajar poster efektifitas limbah batang pisang sebagai campuran media tanam jamur tiram Berdasarkan analisis dasar pada tabel1 dan 2 yang berfungsi dikembangkan sebagai media poster yang sesuai dengan hasil penellitian adalah materi Perubahan lingkungan pada pertemuan ke 4 yaitu penganan Hal ini dikarenakan data hasil penelitian menyajikan data tentanng pemanfaatan limbah yang digunakan sebagai campuran media tanam jamur tiram. Langkah selanjutnya adalah dilakukan analisis Alur Tujuan Pembelajaran yang digunakan sesuai dengan kurikulum yaitu kurikulum merdeka. Perancangan Alur Tujuan Pembelajaran Hasil perancangan perangkat pembelajaran meliputi alur tujuan pembelajaran, dan modul ajar dikembangkan 5 pertemuan dan disajikan pada pertemuan 4 Modul Pembelajaran adalah instrumen pembelajaran yang dikembangkan dan mengacu pada alur tujuan Modul ajar yang dirancang sesuai dengan kebutuhan poster yang dikembangkan dan mengacu pada kurikulum yang diterapkan. Kegiatan pembelajaran dilengkapi dengan langkah-langkah Langkah- langkah pembelajaran tersebut disajikan didalam modul ajar. Didalam modul ajar dapat dilihat adanya tujuan pembelajaran, alokasi waktu, langkah-langkah pebelajaran. Modul ajar meliputi identitas sekolah, mata pelajaran, kelas, materi pokok, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, metode pemebelajaran, model pembelajaran, media pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran. Berikut format modul ajar yang dikembangkan dapat dilihat pada gambar 1: Gambar 1 : format modul ajar yang Dikembangkan Tahap selanjutnya dilakukan perancangan desain terhadap poster yang dapat dikembangkan nantinya. sebagai media pembelajaran alternatif. Poster yang dirancang peneliti merupakan poster untuk materi penanganan limbah. Poster ini nantinya akan digunakan dalam pelaksanan proses pembelajaran, akan ditampilkan pada kegiatan inti yaitu pada fase mengamati dan mencoba. Poster ini telah dinyatakan sangat valid setelah dilakukan validasi oleh 2 orang validator. Berikut format poster yang dikembangkan dapat dilihat pada gambar 2: Gambar 2 :format poster yang dikembangkan Hasil Perancangan Poster Judul Poster dan Nama Pengarang judul poster meliputi judul, dan terdapat logo Universitas Riau. Judul poster ini didasarkan pada analisis kurikulum dan keterkaitannya dengan hasil penelitian tentang limbah batang pisang yang dijadikan sebagai media tanam jamur tiram. Nama penyusun dalam poster ini berisi nama penulis, pembimbing I dan pembiming II yang terletak di bagian kanan atas dan disertai nama dosen pembimbing Pendahuluan Pendahuluan pada poster berisi penjelasan tentang materi atau topik limbah daur ulang serta pengertian jamur tiram. Pada bagian pedahuluan ini membahas limbah organik batang pisang yang menjadi inovasi limbah daur ulang sebagai campuran media tanam jamur tiram. Sehingga dari ulasan tersebut dapat mengetahui bahwa limbah organik tidak hanya menjadi limbah sampai terurai seendirinya, namun juga dapat menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi. Isi Pada bagian isi pada poster sesuai dengan tujuan pembelajaran yaitu proses penanganan limbah organik batang pisang menjadi campuran media tanam untuk meningkatkan pertumbuhan jamur tiram diikuti dengan hasil penelitian yang menunjukkan kefektifan limbah organik batang pisang menjadi campuran media tanam jamur tiram. Penutup Pada bagian ini memuat tentang sumber data dari isi poster serta referensi yang digunakan dalam pemanfaatan limbah menjadi media tanam jamur tiram. Melalui referensi ini diharapkan akan mempermudah siswa dalam belajar. Conclusion Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa rancagan poster limbah batang pisang sebagai capuran media tanam untuk meningkatkan pertumbuhan jamur tiram pada pembelajaran biologi kelas X SMA layak digunakan sebagai media pembelajaran disekolah dan dapat diimplementasikan dalam skala luas. References