Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 Prodi Pendidikan Sosiologi Sosiologi Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 http://journal. id/index. php/equilibrium Evaluasi Program Pembelajaran Al Islam-Kemuhammadiyahan Model CIPP di Prodi PAI Unismuh Makassar Wahdaniya1. Sitti Mania2. Muhammad Nur Akbar Rasyid3 Universitas Muhammadiyah Makassar E-mail : wahdaniya@unismuh. Universitas Isam Negeri Alauddin Makassar E-mai: sitti. mania@uin-alauddin. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar E-mail: akbar. rasyid@uin-alauddin. Abstract. This research aims to evaluate one of the programs at Unismuh Makassar, namely the AIK learning program with the CIIP (Context. Input. Process and Produc. The type of research is qualitative descriptive The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The place of research is the PAI Study Program. Faculty of Islamic Religion. Muhammadiyah University. Makassar. (!). The evaluation results in the context component have met the criteria with the existence of a legal basis, and the conformity of program objectives with the organization's vision and mission as well as stakeholder policies. Evaluation in the input component . found that, the evaluation of the teaching staff had met the criteria and requirements as teachers, namely having academic qualifications at Masters and Doctoral levels, having an academic rank, facilities and infrastructure in terms of classrooms had been met, but still needed to procure learning equipment. in some classrooms. The evaluation in terms of the curriculum is complete and comprehensive. Program evaluation in the process component has been carried out well. Evaluation of the program in the product component shows that the learning achievements from the cognitive assessment are very satisfactory, in the affective domain there is improvement and in the psychomotor aspect, satisfactory results have not been achieved, there is still a need for improvement and training. Keywords: Program Evaluation. CIPP Model. AIK. Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi salah satu program di Unismuh Makassar yaitu program pembelajaran AIK dengan model CIPP (Context. Input. Process and Produc. Adapun Jenis penelitiannya yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan Tempat penelitiannya di Prodi PAI Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar. (!). Hasil evaluasi dalam komponen konteks sudah memenuhi kriteria dengan adanya landasan hukum, dan adanya kesesuaian tujuan program dengan visi dan misi organisasi serta kebijakan pemangku kepentingan. Evaluasi dalam komponen input . ditemukan bahwa, evaluasi terhadap tenaga pengajar sudah memenuhi kriteria dan syarat sebagai pengajar yaitu memiliki kualifikasi akademik jenjang S2 dan S3, memiliki pangkat akademik, sarana dan prasarana dari segi ruang kelas sudah terpenuhi, namun masiah perlu pengadaan perlengkapan pembelajaran pada beberapa ruang kelas. Adapun evaluasi dari segi kurikulum sudah lengkap dan komprehensip. Evaluasi program dalam komponen proses sudah terlaksana dengan baik. Evaluasi program dalam komponen produk menunjukkan capaian pembelajaran dari penilaian kognitif sangat memuaskan, pada ranah afektif terdapat peningkatan dan pada aspek psikomotorik belum mencapai hasil yang memuaskan, masih perlu adanya perbaikan dan latihan. Kata Kunci : Evaluasi Program. Model CIPP. AIK. Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 PENDAHULUAN Salah satu yang menjadi karakter dan ciri khusus perguruan tinggi Muhammadiyah adalah adanya program pembelajaran bernama AIK (Al Islam Ke Muhammadiyaha. Eksistensi mata kuliah AIK sangat signifikan dalam membentuk mahasiswa pembelajar yang bertagwa, berakhlaq mulia, berkemajuan, dan unggul dalam IPTEKS (Syamsu S. Misran:. Program pembelajaran AIK diharapkan dapat menjadi basis kekuatan spiritual, moral, dan intelektual bagi seluruh civitas akademika, olehnya itu pembelajaran AIK menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa dan menjadi syarat kelulusan dan termasuk di Unismuh Makassar program pembelajaran AIK dipelajari selama tujuh semester. Mengingat program pembelajaran AIK menempati posisi strategis yang sangat penting peranan dan kedudukannya di perguruan tinggi Muhammadiyah dalam rangka membina akhlaq mulia generasi muda, olehnya itu untuk mengukur keberhasilan program pendidikan yang dilaksanakan diperlukan Menurut Wirawan, evaluasi merupakan suatu riset yang bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, menyajikan informasi yang berkaitan dengan objek evaluasi, menilainya dan membandingkannya dengan standar yang telah ditetapkandan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan mengenai hal yang telah dievaluasi (Imam Faizin:. Evaluasi dalam hubungannya dengan pengajaran adalah suatu proses yang sistematis untuk menentukan atau membuat keputusan sampai sejauhmana tujuan-tujuan pengajaran telah dicapai oleh Evaluasi juga mengandung arti penaksiran terhadap pertumbuhan dan kemajuan peserta didik kearah tujuan-tujuan atau niali-nilai yang telah ditetapkan di dalam kurikulum (Sitti Mania : . Melakukan evaluasi pada setiap kegiatan atau program merupakan tahapan penting yang tidak bisa diabaikan. Evaluasi merupakan proses menilai sesuatu berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan, kemudian menetapkan keputusan atas obyek yang dievaluasi. Evaluasi dalam pandangan Suharsimi arikunto dan Cepi Safruddin merupakan kegiatan mencari ssuatu yang berharga tentang sesuatu, mencari in formasi yang bermanfaat dalam menilai keberadaan suatu program, produksi, prosedur, serta alternatif strategi yang diajukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan (Sitti Mania, 2018:. Evaluasi program adalah suatu unit kesatuan kegiatan yang bertujuan mengumpulkan informasi tentang realisasi atau implementasi dari suatu kebijakan, berlangsung dalam proses yang berkesinambungan dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan sekelompok orang guna pengambilan keputusan. Dalam evaluasi program pelaksana atau evaluator ingin mengetahui seberapa tinggi mutu atau kondisi sesuatu sebagai hasil pelaksanaan program setelah data terkumpul dibandingkan dengan kriteria atau standar tertentu (Miftahul Fikri. Neni Hastuti. Sri Wahyuningsih: . Tanpa adanya evaluasi, keberhasilan dan kegagalan program tidak dapat diketahui. Oleh karena itu adanya evaluasi program adalah untuk mengetahui seberapa jauh, bagian mana dari tujuan yang sudah tercapai dan belum tercapai serta apa penyebanya (Suharsimi Arikunto:. Jadi, evaluasi program merupakan kegiatan mengumpulkan, menganalisis dan mengintrepretasikan data atau informasi tentang aktivitas dan karakteristik suatu program dengab menggunakan metode yang sistematis untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan suatu program, meningkatkan efektifitas dan memberikan informasi tentang pelaksanaan program di masa depan (Isep DJuanda : . Dalam evaluasi program, pelaksana . ingin mengetahui tingkat ketercapaian program, dan apabila tujuan belum tercapai, evaluator ingin mengetahui letak kekurangan dan sebabnya. Hasilnya untuk menentukan tindak lanjut atau keputusan yang akan diambil. Keputusan tersebut dapat berupa penghentian program, merevisi program, melanjutkan program dan menyebarluaskan program (Onny Fitriana. Jamil Latief : . Evaluasi terhadap program-program yang berlangsung di institusi pendidikan sangat diperlukan dalam melanjutkan, memberhentikan, menyesuaikan berbagai program pendidikan demi untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Model evaluasi program bermacam-macam dan semuanya dapat Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 digunakan pada konteks dan tujuan evaluasi tertentu (Rahmawati. Muhammad Nur Akbar Rasyid. Siti Syamsudduha : . Model-model evaluasi program terdapat sejumlah tipe atau model evaluasi yang dikembangkan dan dapat digunakan dalam mengevaluasi suatu program. Secara umum model-model tersebut memiliki persamaan yaitu mengumpulkan data atau informasi obyek yang dievaluasi sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan (Usman DP. Hj. ST. Mania. Amirah:. Untuk mengetahui tingkat ketercapaian dan keberhasilan program pembelajaran AIK di Unismuh Makassar peneliti melakukan evaluasi program dengan model CIPP. Keunikan model CIPP komponenkomponennya lebih komprehensip, karena mencakup konteks, input, proses dan produk. Sangat efektif dalam lingkup fungsinya, karena model ini bersifat mendasar, terpadu dan menyeluruh. Dikatakan menyeluruh karena evaluasi ini melibatkan seluruh pihak yang terkait dalam proses pembelajaran. Ada beberapa penelitian yang dilakukan peneliti terdahulu terkait dengan program evaluasi model CIPP. Pertama. Penelitian yang dilakukan oleh Luluu Mukarromah (Tarbawi, 2. , dengan judul Evaluasi Program Character Building Berbasis Model CIPP di Sekolah Alam Insan Kamil Kabupaten Gowa. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa dalam tahapan konteks program CB sudah mengarah pada poencapaian pembentukan karakter. Dalam tahapan masukan, program CB sesuai dengan napa yang telah direncanakan. Pada tahapan proses, penerapan program CB sudah terintegrasikan ke dalam Dalam tahapan produk, program CB sudah mencapai tujuan berdasarkan kriteria yang Kedua, penelitian yang dilakukan oleh Ainikke Zakiyyatul Fitriani (Maharaat, 2. , dengan judul penelitian Evaluasi program E-Learning pada Prodi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan Model CIPP. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa evaluasi e-learning pada prodi Pendidikan Bahasa Arab UMY dilihat dari komponen konteks, input, proses dan produk dalam kategori baik, dengan presentase tingkat capaian responden 74,57 %. Ketiga, penelitian yang dilakukan Bella Kumalasari. Lusiana Idawati (Akuntabilitas, 2. Evaluasi Program Pendidikan Karakter Di SD Athalia Dengan model CIPP . ontext, input, procces. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi konteks sudah sangat baik sedangkan input, proses dan produk cukup baik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyempurnaan kurikulum, pembinaan guru, alat ukur, kerjasama dengan orang tua dan konsistensi pelaksanaan proyek karakter. Dari beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya, sama sama mengkaji tentang evaluasi program dengan menggunakan model CIPP. Adapun perbedanya bahwa dalam penelitian ini akan melakukan evaluasi program permbelajaran AIK untuk penguatan akhlaq mulia mahasiswa yang merupakan program wajib bagi mahasiswa d Unismuh Makassar. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki dan menggambarkan keadaan, kondisi, situasi, peristiwa dan Menurut Bogdan dan Taylor dalam (Tanjung, 2. menyatakan pendekatan kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orangorang dan perilaku yang dapat diamati. Menurut Creswell, dalam penelitian kualitatif pengetahuan dibangun melalui interpretasi terhadap multi perspektif yang berbagai dari masukan segenap partisipan yang terlibat dalam penelitian, tidak hanya dari penelitinya semata. Proses penelitian dimulai dengan Menyusun asumsi dasar dan aturan berfikir yang akan digunakan dalam penelitian dan peneliti tidak menggunakan angka dalam mengumpulkan data tetapi memberikan penafsiran (Muh. Fitrah. Luthfiyah, 2. Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program dengan menggunakan model CIPP . onteks, input, proses dan produ. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tempat penelitiannya yaitu di Prodi PAI. Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar dan yang menjadi subjek penelitian adalah pimpinan, mahasiswa dan dosen, dengan jumlah responden pimpinan 2 orang, tenaga pengajar 4 orang dan mahasiswa 10 orang. Adapun teknik pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini akan menggunakan model l interaktif, sebagaimana yang disebutkan Sugiyono yaitu dimulai dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (Sugiyono, 2. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Matriks Pengumpulan Data dan Analisis Data KOMPONEN EVALUASI Konteks (Contex. Masukan (Inpu. Proses (Procce. ASPEK YANG DIEVALUASI SUMBER DATA / INFORMASI Landasan Hukum Pimpinan Tujuan Program Prodi Kesesuaian dengan 2. Buku Kebijakanapemangk Pedoman AIK u kepentingan Unismuh Kompetensi Dosen Dosen Sarana dan Prasarana 2. Mahasiswa Materi Pembelajaran 3. Pimpinan (Kurikulu. Prodi Anggaran (Dan. Dosen membuat Mahasiswa perencanaan dan Dosen persiapan dalam Pedoman Keterampilan dosen dalam pemilihan Keterampilan dosen dalam pemanfaatan media pembelajaran Interaksi antara mahasiswa dan dosen dalam Melaksanakan INSTRUMEN ANALISIS Observasi Sudah Wawancara Dokumentasi kriteria Observasi Kualifikasi Wawancara Dokumentasi sudah Observasi Sudah Wawancara Dokumentasi dengan baik, namun perlu dari segi Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 Produk (Produ. Hasil yang dicapai mahasiswa setelah mengikuti kegiatan program pembelajaran AIK dalam ranah kognitif, psikomotorik dan afektif Dosen Wawancara Dari segi dan aspek afektif sudah Evaluasi Context Pada prinsipnya evaluasi conteks dilakukan untuk mengetahui keterkaitan yang berhubungan dengan kebutuhan terhadap pelaksanaan atau implementasi suatu program ( Istiningsih. Nur Rohman : Evaluasi program pembelajaran AIK di Unismuh Makassar pada komponen konteks berdasar pada penelusuran data melalui hasil wawancara dan telaah dokumen menunjukkan bahwa : Program pembelajaran AIK di Unismuh memiliki dasar hukum pelaksanaan program yaitu Al Islam keMuhammadiyahan merupakan salah satu ciri khas Perguruan Tinggi Muhammadiyah sebagaimana ketentuan pedoman pimpinan pusat Muhammadiyah Nomor 02/PEDI/I. 0/B/2012 tentang perguruan tinggi Muhammadiyah pada pasal 9 ayat 2 terdapat ketentuan sebagai berikut : Perguruan Tinggi Muhammadiyah wajib memiliki ciri khas kurikulum Al Islam Kemuhammadiyahan yang diatur lebi lanjut dengan ketentuan majelis pendidikan tinggi. (Syamsul Arifin, 2015 : . Program pembelajaran AIK di Unismuh Makassar memiliki tujuan sebagaimana visi Pendidikan Muhammadiyah yang tertuang dalam putusan muktamar Muhammadiyah ke 46 tentang revitalisasi pendidikan Muhammadiyah yaitu terbentuknya manusia pembelajar yang bertaqwa, berakhlaq mulia, berkemajuan dan unggul dalam ipteks sebagai perwujudan tajdid dakwah amar maAoruf nahi Pendidikan AIK di PTM memiliki posisi strategis, ruh penggerak menjadi basis kekuatan spiritual, maral dan intelektual, serta daya gerak bagi seluruh civitas akademika. Peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran AIK harus dilaksanakan terus-menerus dan tersistem (Buku Pedoman Pendidikan AIK, 2013 : 10 ). Capaian pembelajaran . earning outcom. Al-Islam Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Makassar disusun dengan mengacu pada Permendikbud No. 49 Tahun 2014 pasal 5 ayat 1. CP mencakup unsur-unsur sikap, pengetahuan dan keterampilan. Menurut Permendikbud No. 49 Tahun 2014 pasal 6 yang merupakan kemampuan unjuk kerja mencakup keterampilan umum dan keterampilan khusus (Kurikulum dan RPS Al-Islam dan Kemuhamadiyahan, 2022 : . Dalam mendukung pelaksanaan program pembelajaran AIK di Unismuh dibentuk lembaga yang bernama LP3AIK yang yang khusus menangani dan memantau pelaksanaan program tersebut. Berdasar evaluasi dari komponen konteks terdapat landasan hukum yang kuat dan adanya kesesuaian antara acuan penyelenggaraan program dengan tujuan yang hendak dicapai. Hal tersebut selaras dengan hasil wawancara YaAokub. Pd. ,M. Pd. I, . osen AIK dan sekaligus Wakil Dekan IV FAI) menyatakan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran AIK di Unismuh seantiasa dalam pegawasan dan pantauan dari lembaga LP3AIK yang merupakan lembaga yang dibentuk khusus menangani pelaksanaan program pembelajaran Al Islam dan Kemuhamadiyahan di Unismuh Makassar. Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 Evaluasi Input Kegiatan evaluasi program pembelajaran AIK Prodi FAI Unismuh Makassar pada komponen input ditujukan pada empat aspek yaitu : . Pendidik. Mahasiswa. Sarana dan prasarana . Kurikulum atau materi pembelajaran Tenaga Pengajar Berdasar hasil wawancara dengan ustadz Dr. Abdul Fattah. Th. I, selaku ketua prodi PAI mengemukakan bahwa perekrutan tenaga pengajar yang mengampu mata kuliah AIK adalah yang memiliki kualifikasi akademik jenjang S2 dan S3, memiliki pangkat akademik, disiplin keilmuan dari pendidikan agama Islam yang mempunyai keahlian khusus AIK yang telah teruji dan diakui. Dari segi kualifikasi akademik dapat dinilai sangat baik, namun kompetensi dosen masih perlu ditingkatkan sesuai yang diamanahkan dalam Undang-Undang RI. No. Pasal 10 Tahun 2005 tentang guru dan dosen merumuskan bahwa kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, kompotensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Evaluasi terhadap kompetensi dosen meliputi : kemampuan dosen dalam mendesain dan pengelolaan kegiatan belajar mengajar, pengorganisasian waktu, pemanfaatan media pembelajaran, pemilihan metode, pemberian contoh/teladan yang baik dan sebagainya. Pendapat tersebut diatas selaras dengan yang dikemukakan oleh Ainul yaqin, mahasiswa prodi PAI bahwa dosen yang mengajar AIK di Prodi PAI adalah dosen yang sudah menyelesaikan studi S2 dan S3. Ada juga yang menyelesaikan satudinya di luar negeri dengan titel Lc. Dari hasil observasi dan wawancara diketahui bahwa . Kompetensi pedagogik dosen AIK di Prodi PAI rata-rata sudah tergkategori baik, hal tersebut dapat dilihat dari kesiapan dosen dalam mengajar dengan terlebih dahulu mempersiapkan RPS, menggabungkan berbagai metode dalam proses belajar mengajar dan mampu mengoperasikan media pembelajaran dikelas seperti LCD. Dalam kompetensi kepribadian, dosen AIK sudah memberikan contoh dan keteladanan dalam hal sikap dan penampilan yang baik, namun dari segi kedisiplinan jadwal mengajar masih perlu ditingkatkan. Dari segi kompetensi professional, dosen AIK pada prodi PAI sudah memenuhi kriteria, hal tersebut diukur dari kualifikasi akademik dan latar belakang Pendidikan sesuai dengan bidang tugas, memiliki tanggung jawab terhadap tugasnya, senantiasa ikut serta dalam kegiatan pelatihan, seminar, workshop untuk meningkatkan keahliannya seperti mengikuti kegiatan pengkaderan. Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh pihak Universitas. Dalam kompetensi sosial dosen AIK sudah yang terbaik, hal tersebut dapat dinilai dari interaksi dosen dengan mahasiswa, dosen dengan dosen, dosen dengan pimpinan, dosen dengan tata usaha menunjukkan keakraban dan bersahabat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa bakti sosial, muballigh hijrah dan lain-lain yang melibatkan dosen, mahasiswa dan pimpinan. Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana merupakan salah satu komponen pendidikan yang penting dan sangat menunjang dalam kegiatan proses belajar mengajar. Dengan adanya sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar akan menjadi lebih bermakna, berkualitas, menyenangkan, efektif dan efisien. Menurut Mulyasa, sara Pendidikan adalah peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan untuk menunjang proses belajar mengajar, seperti : Gedung, ruang kelas, meja, kursi serta alat-alat dan media pengajaran. Adapun yang dimaksud prasarana dalam proses pembelajaran yaitu sema perangkat kelengkapan dasar yang secara tidak langsung menunjang pelaksanaan proses pendidikan di sekolah. halaman sekolah, jalanan menuju sekolah. Berdasar hasil wawancara dengan St. Muttahharah S. Pd. Pd. I . ekretaris jurusan prodi PAI) menyatakan bahwa sarana dan prasarana pembelajaran AIK sudah tersedia beberapa kelas dengan dilengkapi white board, kipas angin LCD, kursi, meja dan lai-lain, namun ada beberapa kelas yang Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 letaknya dibelakang kantor setelah pandemi covid-19 jarang digunakan sehingga sarana pembelajaran tidak lengkap. Hal tersebut selaras dengan pendapat Nur Laela, mahasiswa prodi PAI yang menyatakan bahwa ada beberapa kelas yang jumlah kursi dan meja kurang serta tidak ada kipas angin dan LCD. Bedasarar hasil wawancara dan pengamatan langsung ditemukan bahwa lokasi dan tempat perkuliahan dinilai sudah representaif karena berada di tengah wilayah kota Makassar Adapun sarana ruang kelas sudah memadai, namun ada beberapa ruang kelas yang masih perlu dilenkapi alat-alat yang mendukung proses belajar mengajar yaitu white board, kipas angin , kursi. LCD jam dinding dan Kurikulum/Materi Pembelajaran Adapun pelaksanaan pembelajaran AIK di Unismuh didasarkans pada kurikulum Al Islam Ke Muhammadiyahan yang berlaku, sebagai berikut : Al Islam Ke Muhammadiyahan 1 dengan bobot 2 SKS, dipelajari pada semester satu, dengan materi kuliah meliputi Baca Tulis Al QurAoan dan Sejarah Islam. Al Islam Ke Muhammadiyahan II dengan bobot 2 SKS, dipelajari pada semester dua, yang materi perkuliahan meliputi Dinul Islam. Sumber Ae Sumber Ajaran Islam. Syariat Islam dan Ideologi Muhammadiyah. Al Islam Ke Muhammadiyahan i dengan bobot 2 SKS, dipelajari di semester tiga dengan materi pembahasa tentang Aqidah Akhlaq. AIK IV dengan bobot 2 SKS, dipelajari di semester empat, dengan materi pembahasan tentang Fiqih Ibadah AIK V dengan bobot 2 SKS dipelajarindi semester lima, dengan materi perkuliahan meliputi : Muamalah Dunawiyah AIK VI dengan bobot 2 SKs dipelajari di semester enam, dengan materi kuliah meliputi : Ilmu Hisab / Ilmu Falaq AIK VII dengan bobot 2 SKS dipelajari di semester tujuh dengan materi kuliah tentang Wawasan Ilmu Pengetahuan. Pengembangan Kepribadian yang berdasar kepada semangat dan Nilai-Nilai Al QurAoan dan Hadits Shahih AIK Vi dengan bobot 2 SKS. Mahasiswa melakukan pendalaman terhadap Bacaan Al QurAoan, pembuatan karya ilmiah tentang AIK, dan penguasaan dan pemahaman secara komprehensif tentang mateti AIK. (Kurikulum AIK. Tim Al Islam Kemuhammadiyahan Unismuh Makassar, 2. Berdasar hasil wawancara dengan Dr. Amin Umar. Pd. I . osen AIK) menyatakan bahwa yang mendukung program pembelajaran Al Islam dan Ke Muhammadiyahan di Universiatas Muhammadiyah Makassar dilakukan dengan 2 cara yaitu : Pembelajaran melalui Kurikulum AIK yaitu pembelajaran yang dilakukan dengan dengan memasukkan AIK menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa universitas Muhammadiyah Makassar dari semester 1 sampai dengan semester delapan. Dosen yang mengajar AIK adalah dosen yang berlatar belakang pendidikan agama dan kader persyarikatan Muhammadiyah. Pembinaan dan pendampingan AIK dilakukan secara non formal yaitu pendampingan melalui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang merupakan salah satu ortom Muhammadiyah. Bentuk pendampingan dalam bentuk pengkaderan (DAD. DAM dan LI), pengajian dan pembinaan tilawah. Pembelajaran AIK pada Universitas Muhammadiyah sangat penting karena pembelajaran AIK adalah suatu pembelajaran yang memberikan kepada mahasiswa tentang nilai-nilai Islam dan ke Muhammadiyahan. Di sisi lain universitas Muhammadiyah merupakan kampus islami sehingga untuk Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 mewujudkan kampus islami maka pembelajaran AIK adalah salah satu jalan yang ditempuh untuk menjadikan Universitas Muhammadiyah sebagai kampus Islami. Senada dengan pedapat diatas, menurut Nur Fadilah, mahasiswa PAI bahwa kegiatan non formal yang merupakan rangkaian pembelajaran AIK adalah kegiatan pengkaderan yang disebut Darul Arqam Dasar (DAD) yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa yang ada di Unismuh Makassar. Berdasar hasil wawancara dan telaah dokumen ditemukan bahwa pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dikuliahkan setiap semester pada semua jurusan dimulai semester awal sampai akhir sehingga mahasiswa memiliki pemahaman Al Islam dan Ke Muhammadiyahan yang komprehensip. Adapun kurikulum materi pembelajaran AIK meliputi Baca Tulis al QurAoan. Aqidah. Ibadah (Fiq. Akhlaq. Muamalah. Bahasa Arab. Sejarah Peradaban Islam. Ilmu Hisab (Ilmu Fala. , jika dikaitkan dengan pendidikan karakter maka sebenarnya materi tersebut merupakan bagian dari pembentukan akhlaq Berdasar hal tesebut dapat dipahami bahwa dalam kurikulum AIK di Prodi PAI Unismuh disusun secara komprehensip dan lengkap yang memuat materi pembelajaran, bobot setiap materi pembelajaran dan umlah SKS dan program pembelajaran AIK terintegrasi dengan kegiatan non formal, yaitu kegiatan pengkaderan yang diadakan oleh Ikatann Mahasiswa Muhammadiyah yang mencakup kegiatan Darul Arqam Dasar. Darul Arqam Madya dan Latihan Instruktur. Evaluasi Process Mahasiswa yang mengikuti program pembelajaran AIK sangat heterogen. Mereka memiliki minat, bakat, watak, karakter, kondisi fisik dan berasal dari suku, bahasa, daerah yang berbeda. Berdasar hasil pengamatan langsung dan wawancara dengan Wawan Setiawan . ahasiswa prodi PAI), ditemukan bahwa minat dan motivasi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran AIK sangat tegantung dengan dosen yang mengajar serta sarana dan prasarana yang mendukung . Jika dosen yang mengajar mampu menciptakan suasana dan proses pembelajaran di kelas menjadi aktif, kreatif dan menyenangkan kepada peserta didiknya mahasiswa sangat antusias, semangat dalam mengikuti pembelajaran, dan begitu juga Berdasar pendapat tersebut diatas, dari hasil wawancara dengan Dr. Abdul Rahman M. Pd. osen AIK PAI) mengemukakan bahwa proses belajar program AIK di prodi PAI Unismuh berjalan dengan Dalam hal ini tenaga pengajar wajib memiliki pandunan pengajaran berupa RPS dan dibagikan pada mahasiswa pada awal perkuliahan. Dalam pemanfaatan media menggunakan LCD, dan multimedia. Dari segi metode dalam proses belajar sebelum dimuali pembelajaran diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al QurAoan, berdoa, apersepsi, diskusi, praktek, ceramah, nasehat, qissah, mauidzah, tarhib dan Dalam pemanfaatan teknoli pembelajaran kadang dilaksanakan pembelajaran e-learning dan blanded learning. Evaluasi Produk Dengan berdasar pada capaian pembelajaran . earning outcome. Al Islam Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Makassar disusun dengan mengacu pada Permendikbud No. 49 Tahun 2014 pasal 5 ayat 1. CP mencakup unsur-unsur sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Menurut Permendikbud No. 49 Tahun 2014 pasal 6, keterampilan yang merupakan kemampuan unjuk kerja mencakup keterampilan umum dan keterampilan khusus. Dalam hal tersebut diadakan evaluasi untuk mengetahui capaian program pembelajaran AIK dalam tiga ranah yaitu kognitif, afektif dan Evaluasi hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran AIK dilakukan oleh dosen pengampuh mata kuliah AIK. Berdasarkan hasi wawancara dengan dosen AIK bernama Dahlan Sulaeman S. AG, Pd. I, mengatakan bahwa evaluasi dilakukan untuk memperoleh informasi yang akurat tentang tingkat Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 pencapaian tujuan pembelajaran sehingga dapat dilakukan tidak lanjut. Adapun aspek yang dievaluasi dari program pembelajaran AIK di Prodi PAI Uniusmuh adalah aspek kognitif, psikomotorik dan afektif. Dari hasil wawancara dan pengamatan langsung ditemukan bahwa hasil evaluasi mahasiswa dari aspek kognitif sangat baik, yang dibuktikan dari hasil tes lisan dan tertulis rata-rata pencapaiannya nilainya yaitu 90 sampai 100, namun dari aspek psikomotorik belum mencapai nilai yang memuaskan terbukti dari evaluasi aspek psikomotoriknya meliputi praktek baca tulis Al QurAoan, prakter thaharah serta praktek ibadah shalat dan bacaannya sesuai dengan tuntunan Al QurAoan dan hadits shahih perolehan nilai hasilnya rata-rata 75 sampai 88. Adapun evaluasi terhadap ranah afektif dinilai dari sikap, karakter Dari aspek ini, setelah mahasiswa mendapatkan pembelajaran AIK terdapat peningkatan dalam hal karakter. Hal tersebut terlihat dari cara berpakaianya yang lebih islami, lebih santun dalam bertutur kata dan bersikap, menjaga pergaulannya dengan lawan jenisnya dan sebagainya. Pendapat tersebut senada dengan yang dikemukakan oleh Hanum azizah, mahasiswa prodi PAI menyatakan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran AIK, dosen melakaukan evaluasi dengan tes tulisan, tes lisan dan praktek. PEMBAHASAN Evaluasi program model CIIP merupakan sebuah singkatan dari huruf awal empat buah kata, yairtu Contekxt. Input. Process, and Product. Model ini dikembangkan oleh Stufflebeam pada tahun 1965 (Abdul Kadir. Siti Syamsudduha. Muhammad Nur Akbar Rasyid:. Keempat kata dalam singkatan CIPP merupakan sasaran evaluasi yang tidak lain adalah komponen dari proses sebuah program kegiatan. Dengan kata lain, model CIPP adalah model evaluasi yang memandang program yang dievaluasi sebagai sebuah sistem. Dengan demikian jika tim evaluator sudah menentukan model CIPP sebagai model yang akan digunakan untuk mengevaluasi program yang ditugaskan maka mau tidak mau mereka harus menganalisa program tersebut berdasarkan komponen-komponennya (Suharsimi Arikunto. Cepi Safruddin Abdul Jabar:. Adapun komponen-komponen evaluasi program model CIPP adalah sebagai Context Evaluation (Evaluasi Kontek. Evaluasi konteks merupakan kegiatan pengumpulan informasi untuk menentukan tujuan, mendefisikan lingkungan yang relevan. Evaluasi konteks berusaha mengevaluasi status objek secara keseluruhan, mengidentifikasi kekurangan, kekuatan, mendiagnosa problem dan memberikan solusinya, menguji apakah tujuan dan prioritas disesuaiakan dengan kebutuhan yang akan dilaksnakan (Miftahul Fikri. Neni Hastuti. Sri Wahyuningsih:. Dalam jurnal Risdoyok meyebutkan bahwa tujuan evaluasi konteks adalah menilai seluruh keadaan yang terjadi, mengidentifikasi kelemahannya, menginventarisasi kekuatannya yang mampu menutupi kelemahannya, mendiagnasi problem-problem yang dihadapi oleh program, serta mencari solusi-solusi yang tepat untuk menyelesaikan problem yang dialami. Evaluasi konteks merupakan Analisa kebutuhan needs assessment. Evaluasi konteks berperan untuk mendata suatau masalah, subtansi, serta peluang untuk membantu mengambil keputusan yang tepat agar mudah memetakan tujuan dari program yang hendak diterapkan (Risdoyok, 2. Evaluasi konteks dalam pembelajaran Al Islam Kemuhammadiyahan di prodi PAI Unismuh bertujuan untuk mengetahui tentang landasan hukum program tersebut, kesesuaian tujuan program dengan visi dan misi organisasi serta kebijakan pemangku kepentingan. Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 Input Evaluation (Evaluasi Masuka. Evaluasi ini dimaksudkan untuk membantu klien mengkaji alternatif-altrernatif yang berkenaan dengan kebutuhan-kebutuhan organiasasi adan sasaran organisasi (Esti Wahyu Kurniawati:. Evaluasi masukan membantu mengatur keputusan, menentukan sumber-sumber yang ada, alternatif yang diambil, apa rencana dan strategi untuk mencapai tujuan dan bagaimana prosedur kerja untuk Menurut Widoyoko . dalam jurnal Petrus & Felisitas menyebutkan evaluasi imput berperan sebagai membantu dalam mengatur keputusan yang berkaitan dengan rencana serta strategi dalam mencapai program. Fokusnya mengkaji . sumber daya manusia. Alat pendukung dan sarana, . Berbagai prosedur/aturan sekiranya dibutuhkan (Redy & Jaya. Partus. Ndeot, 2. Pertanyaan yang berkenaan dengan masukan mengarah pada pemecahan masalah yang mendorong diselenggarakannya program yang bersangkutan. Dalam hal ini komponen evaluasi input dalam program pembelajaran AIK prodi PAI Unismuh meliputi:sumber daya manusia . osen atau tenaga pengaja. , sarana dan prasarana serta materi atau kurikulum pembelajaran. Process Evaluation (Evaluasi Prose. Evaluasi proses dalam model CIPP menunjuk pada apa kegiatan yang dilakukan dalam program, siapa orang yang ditunjuk sebagai penanggung jawab program, kapan kegiatan akan selesai. Dalam model CIPP, evaluasi proses diarahkan pada seberaa jauh kegiatan yang dilaksanakan di dalam program sudah terlaksana sesuai dengan rencana. Dalam jurnal Nurhayani dkk mengemukakan bahwa evaluasi proses ditujukan kepada kegiatan atau realita yang berlangsung. Evaluasi proses bertugas memaparkan tentang proses berlangsungnya program yang meliputi keterlibatan peserta didik, komunikasi guru dengan peserta didik, kecocokan antara yang telah direncanakan dengan yang diimplementasikan, materi pembelajaran, alat/media, metode pelaksanaan serta sistem penilaian dalam program (Nurhayani dkk, 2. Adapun evaluasi proses pembelajaran AIK pada prodi PAI di Unismuh untuk mengetahui proses berlangsungnya program pembelajaran tersebut yang meliputi interaksi dan komunikasi dosen dengan mahasiswa, pewrsiapan dosen dalam mengajar dan implementasinya, pemanfaatan media dan pemilihan metode dalam proses belajar serta evaluasi yang dilaksanakan serta pemberian penilaian. Product Evaluation (Evaluasi Produk/Hasi. Evaluasi produk merupakan penilaian yang dilakukan guna untuk mengetahui ketercapaian dan keberhasilan suatu program dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Menurut Suharsimi Arikunto, evaluasi produk merupakan tahap akhir dari serangkaian evaluasi program (Suharsimi arikunto, 2018:. Stufflebeam dan Shinkfield dikutif Darodjat dan Wahyudhiana, menjelaskan bahwa tujuan dari Product Evaluation adalah untuk mengukur, menafsirkan dan menetapkan pencapaian hasil dari suatu Memastikan seberaoa besar program telah memenuhi kebutuhan suatu kelompok program yang dilayani. (Miftahul Fikri, dkk, 2. Pada tahap evaluasi ini seorang evaluator dapat menentukan atau memberikan rekomendasi kepada evaluand apakah suatu program dapat dilanjutkan, dikembangkan/dimodifikasi, atau bahkan Produk merupakan hasil yang dicapai baik selama maupun pada akhir pengembangan sistem Pendidikan yang bersangkutan, komponenn produk meliputi : pengetahuan, kemampuan keterampilan dan sikap siswa lulusan. ((Rusydi Ananda. Tien Rafida, 201: 45-47,). Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 Berdasarkan pendapat tersebut diatas, adapun yang dievaluasi dalam komponen produk program pembelajaran AIK di Prodi PAI Uniusmuh adalah dari penilaia hasil belajar mahasiswa yang meliputri aspek kognitif, psikomotorik dan afektif. KESIMPULAN Dengan adanya kegiatan evaluasi program pembelajaran AIK dengan model CIPP pada prodi PAI di Unismuh Makassar, penulis menemukan bahwa dalam komponen konteks sudah memenuhi kriteria dengan adanya landasan hukum, adanya kesesuaian tujuan program dengan visi dan misi organisasi serta kebijakan pemangku kepentingan. Dalam komponen input . yang meliputi tenaga pegajar, kurikulum, serta sarana dan prasarana sudah terpenuhi, namun perlu ada perbaikan dan penigkatan terkait kompetensi tenaga pengajar . ompetensi pedagogik, profesioal, kepribadian dan sosia. tenaga pengajar serta kelengkapan sarana pembelajaran. Dari segi evaluasi proses sudah terlaksana dengan baik. Adapun evaluasi produk ditemukan bahwa dalam capaian hasil pembelajaran dari segi kognitif, afektif terdapat peningkatan tentang pemahaman keagamaan dan perubahan akhlaq yang lebih baik, namun dalam segi psikomotorik belum mencapai penigkatan terkhusus dalam tes hafalan dan baca tulis al QurAoan, praktek thaharah dan bacaan shalat sesuai tuntunan al QurAoan dan al Sunnah. Program pembelajaran AIK pada prodi PAI Unismuh merupakan hal yang sangat penting dalam rangka membina akhlaq mulia mahasiswa sehingga terwujud mahasiswa yang memiliki kekuatan spiritual, moral, dan intelektual. Oleh karena itu kekurangan dan kelemahan yang ditemukan dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan perbaikan dan pembinaan. Adapun kelemahan dan kekurangan dalam evaluasi pembelajaran AIK model CIPP pada prodi PAI, yaitu tenaga pengajar perlu dilakukan pembinaan dan pelatihan untuk peningkatan kompetensinya, melengkapi sarana dan prasarana pembelajaran yang kurang masih kurang dan dari segi capaian pembelajaran mahasiswa dalam aspek psikomotorik masih rendah diupayakan adanya sinergitas yang serius bagi pimpinan dan tenaga pengajar untuk melakukan pembinaan khusus dan maksimal untuk meningkatkan kwalitas hafalan dan baca tulis al QurAoan. Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. XII. Issu 2. Mei-Agustus 2024 https://journal. id/index. php/equilibrium/index P- ISSN: 2339-2401/E-ISSN: 2477-0221 DAFTAR PUSTAKA