JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Volume 9 Nomor 2 Bulan Juli 2026 Hal. Rika2614-1973. Dwi Safitri. Yosia Dian Purnama Windrayadi. Faktor-Faktor YangA| 8 p-ISSN: 2614-2139. e-IS SN: Homepage:http://ojs. id/JEKPEND Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Siswa SMK TJP Tuban Jurusan TKJ Untuk Melanjutkan Berwirausaha Rika Dwi Safitri1*. Yosia Dian Purnama Windrayadi2 Pendidikan Ekonomi/Universitas PGRI Ronggolawe Tuban Email: rikadwi808@gmail. dianyosia@gmail. Corresponding Author Publish: 5 Juli 2026 Abstrack. This study aims to determine the influence of income, self-esteem, opportunities, family environment, community environment, and personality factors on the decision of students majoring in TKJ at SMK TJP Tuban to continue entrepreneurship, both partially and simultaneously, and to determine which factors are most dominant in influencing students' entrepreneurial decisions. This study uses a quantitative approach with multiple linear regression methods. The population in this study were all 250 students majoring in TKJ at SMK Tuban, with a sample of 154 respondents determined using the Slovin formula. Data collection techniques were carried out through questionnaires using a Likert scale distributed online via Google Form. The data were analyzed using validity tests, reliability tests, descriptive analysis, normality tests, heteroscedasticity tests, ttests. F-tests, and coefficients of determination with the help of SPSS 23. The results of the study indicate that partially the factors of income, self-esteem, opportunities, family environment, community environment, and personality have a significant influence on the decisions of students majoring in TKJ at SMK TJP Tuban. Simultaneously, these six variables also significantly influence the entrepreneurial decisions of eleventh grade students at SMK TJP Tuban. The entrepreneurial decision variable has the highest average score, which indicates that students are ready and have a strong desire to become entrepreneurs after graduation. Keywords: Entrepreneurial decisions, income, self-esteem, opportunities, family environment, community environment, personality Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepribadian terhadap keputusan siswa SMK TJP Tuban jurusan TKJ untuk melanjutkan berwirausaha, baik secara parsial maupun simultan, serta mengetahui faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan berwirausaha Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK TJP Tuban jurusan TKJ angkatan 2025 sebanyak 250 siswa, dengan sampel sebanyak 154 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket . menggunakan skala Likert yang disebarkan secara online melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial faktor pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepribadian berpengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha siswa SMK TJP Tuban. Secara simultan, keenam variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha peserta didik kelas XI SMK TJP Tuban. Variabel keputusan berwirausaha memiliki nilai rata-rata tertinggi, yang menunjukkan bahwa siswa memiliki kesiapan dan keinginan yang kuat untuk berwirausaha setelah lulus sekolah. Kata Kunci: Keputusan berwirausaha, pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, kepribadian PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang ada pada saat ini giat DOI:10. 26858/jekpend. membangun segala sektor pembangunan khususnya sektor industri. Untuk melaksanakan pembangunan ini diperlukan manusia yang cerdas, profesional di bidangnya masing-masing Rika Dwi Safitri. Yosia Dian Purnama Windrayadi. Faktor-Faktor YangA| 9 dalam berbagai aspek kehidupan, terampil, memiliki etos kerja yang tinggi, serta bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. Hal ini tentunya akan menimbulkan persaingan ketat di dunia kerja. Salah satu upaya untuk menghadapi industrialisasi adalah dengan berwirausaha (Ningsih, 2. Ditinjau dari kemandirian berwirausaha akan memberikan peluang untuk diri sendiri dalam mencapai Dari segi sosial akan memberikan peluang kerja bagi orang lain, lingkungan dan masyarakat (Aulia & Saino, 2. Pendidikan kewirausahaan merupakan proses pembelajaran dan pembekalan kompetensi pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi wirausaha (Harahap et al. , 2. pendidikan kewirausahaan merupakan cara yang penting bagi wirausahawan untuk memperoleh sumber daya meningkatkan kemampuan inovatif dan kepribadian. Pendidikan kewirausahaan dengan relevansi dengan kurikulum pada sekolah menengah kejuruan (SMK), khususnya pada kejuruan teknik dan guru pada kejuruan yang dilakukan dengan dokumen kurikulum, program pembelajaran, serta hasil belajar yang di hasilkan dari berbagai sumber pengetahuan antara guru disekolah dan dosen pada perguruan tinggi (I. Pratiwi et al. , 2. Berwirausaha memberikan dampak positif bagi perekonomian negara, sebagaimana Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB/UNO) menyatakan bahwa suatu negara akan mampu membangun bila 2% dari jumlah penduduknya bergerak dalam bidang wirausaha Namun. Kementrian Perdagangan menyatakan bahwa berdasarkan data dari Entrepreneurship Global Index tahun 2021, rasio kewirausahaan Indonesia hanya 3,55%. Negara Thailand maupun Malaysia lebih dari 4%. Singapura 8,7%, dan negaranegara maju lainnya sudah lebih dari 12%. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat minat wirausaha di indonesia masih rendah, beberapa penyebabnya karena masih banyak yang kurang kreatif dan tidak berani mengambil resiko untuk membuka dan mengelola usaha (Isnaini & Asmawan, 2. Berdasarkan penelitian (Rosniawati & Yunizar, 2. , menjelaskan bahwa minat berwirausaha pada siswa sekolah menengah kejuruan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berasal dari dalam diri siswa maupun dari lingkungan sekitarnya. Dalam penelitiannya ditemukan bahwa faktor eksternal, terutama DOI:10. 26858/jekpend. adanya peluang usaha dan dukungan lingkungan, memiliki peran penting dalam mendorong munculnya keinginan siswa untuk berwirausaha. Temuan tersebut relevan dengan kondisi siswa SMK TJP Tuban jurusan TKJ yang memiliki bekal keterampilan teknologi dan peluang untuk mengembangkan usaha secara mandiri setelah Namun, keputusan siswa untuk berwirausaha tidak hanya dipengaruhi oleh peluang yang tersedia, melainkan juga oleh faktor lain seperti pendapatan yang diharapkan, harga masyarakat, serta kepribadian masing-masing Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap keputusan siswa SMK TJP Tuban jurusan TKJ dalam melanjutkan Beberapa menyimpulkan bahwa faktor internal yang mempengaruhi minat berwirausaha adalah citacita. Cita-cita merupakan perwujudan dari minat dalam hubungan dengan proses atau jangkauan masa depan bagi siswa untuk merencanakan dan menentukan pilihan terhadap pendidikan, jabatan atau pekerjaan yang diinginkan. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian (Dhiawara & Rokhmani, 2. menunjukkan faktor internal yang paling tinggi mempengaruhi minat berwirausaha siswa adalah cita-cita untuk berwirausaha dan yang paling rendah adalah perasaan terkait dengan Sementara itu ilihat dari dalam diri siswa, minat dipengaruhi cita-cita, kepuasan, kebutuhan, bakat, dan pengetahuan. Faktor lain yang mempengaruhi minat berwirausaha siswa SMK adalah lingkungan keluarga terutama pada dukungan orang tua dan Dampak lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha siswa sangat terlihat bagi anak yang terlahir dari keluarga yang memiliki latar belakang pengusaha (Nuhlasita & Wulandari, 2. Dalam hal ini orangtua yang berprofesi sebagai pengusaha dapat membangun sikap berwirausaha anak lewat interaksi seharihari dan melibatkan anak secara langsung dalam kegiatan berwirausaha. Selain membentuk sikap kewirausahaan anak, dukungan material dari orang tua sangat penting dalam berwirausaha, karena meskipun seseorang telah memiliki minat berwirausaha namun kurangnya modal dapat membuat seseorang mengurungkan kembali niatnya untuk berwirausaha. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Oktarina et al. , 2. yang menyebutkan bahwa kurangnya Rika Dwi Safitri. Yosia Dian Purnama Windrayadi. Faktor-Faktor YangA| 10 dana menjadi penghalang dalam berwirausaha. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha siswa SMK. Keputusan SMK melanjutkan memilih berwirausaha dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi minat, bakat, dan keyakinan siswa terhadap kemampuan atau kompetensinya dalam bidang tertentu. Ini berarti siswa yang merasa percaya diri dengan kompetensinya cenderung membuat keputusan berdasarkan kesiapan mereka, baik untuk meneruskan langsung memasuki dunia kerja atau wirausaha METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei (Machali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepribadian terhadap keputusan siswa SMK TJP Tuban Jurusan TKJ dalam Penelitian dilaksanakan di SMK TJP Tuban dengan subjek penelitian siswa Jurusan TKJ. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK TJP Tuban yang berjumlah 250 siswa. Sampel penelitian sebanyak 154 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengambilan kesempatan yang sama kepada seluruh anggota populasi untuk menjadi responden penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner . yang disusun berdasarkan indikator setiap variabel penelitian, yaitu pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, kepribadian, dan keputusan Kuesioner menggunakan skala Likert dengan lima alternatif jawaban, yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju (Waruwu. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui Goggle Form yang dibagikan kepada responden. Sebelum digunakan dalam penelitian, instrumen terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas dilakukan untuk mengetahui ketepatan setiap butir pernyataan dalam mengukur variabel yang diteliti. Suatu item dinyatakan valid apabila nilai r hitung lebih DOI:10. 26858/jekpend. besar daripada r tabel. Selanjutnya, uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui tingkat konsistensi instrumen. Instrumen dinyatakan reliabel apabila nilai CronbachAos Alpha lebih besar dari 0,60. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan valid dan reliabel sehingga layak digunakan sebagai alat pengumpulan data. Analisis menggunakan bantuan program SPSS versi Tahap pertama adalah analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi setiap variabel penelitian. Tahap berikutnya dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri atas uji normalitas dan uji heteroskedastisitas untuk memastikan data memenuhi syarat analisis regresi. Setelah itu dilakukan analisis regresi (Janna & Herianto, 2. Untuk mengetahui pengaruh variabel pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepribadian terhadap keputusan berwirausaha siswa (Williamson, 2. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t untuk masing-masing variabel secara parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh seluruh variabel secara simultan, serta koefisien determinasi untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel bebas dalam menjelaskan variabel keputusan. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Pendapatan Tabel 1 Uji Validitas Pendapatan r hitung r tabel Keterangan 0,395 0,159 Valid 0,446 0,159 Valid 0,484 0,159 Valid 0,440 0,159 Valid 0,453 0,159 Valid Berdasarkan menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel pendapatan memiliki nilai r hitung > r tabel . (Priyanto, 2. Nilai r hitung masing-masing item yaitu P1 P2 . P3 . P4 . dan P5 . Dengan demikian, seluruh Rika Dwi Safitri. Yosia Dian Purnama Windrayadi. Faktor-Faktor YangA| 11 pernyataan pada variabel pendapatan dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Harga Diri Tabel 2 Uji Validitas Harga Diri r hitung r tabel Keterangan 0,513 0,159 Valid 0,527 0,159 Valid 0,599 0,159 Valid 0,548 0,159 Valid 0,597 0,159 Valid Berdasarkan menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel harga diri memiliki nilai r hitung > r tabel . Nilai r hitung masing-masing item yaitu P6 . P7 . P8 . P9 . , dan P10 . Dengan pernyataan pada variabel harga diri dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Peluang Tabel 3 Uji Validitas Peluang r hitung r tabel Keterangan 0,649 0,159 Valid 0,601 0,159 Valid 0,637 0,159 Valid 0,634 0,159 Valid 0,574 0,159 Valid Berdasarkan menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel peluang memiliki nilai r hitung > r tabel . Nilai r hitung masingmasing item yaitu P11 . P12 . P13 . P14 . , dan P15 . Dengan demikian, seluruh pernyataan pada variabel peluang dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Lingkungan Keluarga Tabel 4 Uji Validitas Lingkungan Keluarga r hitung r tabel Keterangan 0, 655 0,159 Valid 0,585 0,159 Valid 0,547 0,159 Valid 0,615 0,159 Valid 0,615 0,159 Valid Berdasarkan menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel lingkungan keluarga memiliki DOI:10. 26858/jekpend. nilai r hitung > r tabel . Nilai r hitung masing-masing item yaitu P16 . P17 . P18 . P19 . , dan P20 . Dengan pernyataan pada variabel lingkungan keluarga dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Lingkungan Masyarakat Tabel 5 Uji Validitas Lingkungan Masyarakat r hitung r tabel Keterangan 0, 575 0,159 Valid 0,609 0,159 Valid 0,640 0,159 Valid 0,630 0,159 Valid 0,578 0,159 Valid Berdasarkan menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel lingkungan masyarakat memiliki nilai r hitung > r tabel . Nilai r hitung masing-masing item yaitu P21 P22 . P23 . P24 , dan P25 . Dengan demikian, seluruh pernyataan pada variabel lingkungan masyarakat dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Kepribadian Tabel 6 Uji Validitas Kepribadian r hitung r tabel Keterangan 0, 563 0,159 Valid 0,585 0,159 Valid 0,565 0,159 Valid 0,681 0,159 Valid 0,515 0,159 Valid Berdasarkan menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel kepribadian memiliki nilai r hitung > r tabel . Nilai r hitung masing-masing item yaitu P26 . P27 . P28 . P29 . , dan P30 . Dengan pernyataan pada variabel kepribadian dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Keputusan Berwirausaha Tabel 7 Uji Validitas Keputusan Berwirausaha r hitung r tabel Keterangan Rika Dwi Safitri. Yosia Dian Purnama Windrayadi. Faktor-Faktor YangA| 12 0, 474 0,159 Valid 0,531 0,159 Valid 0,577 0,159 Valid 0,596 0,159 Valid 0,377 0,159 Valid Berdasarkan menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel keputusan berwirausaha memiliki nilai r hitung > r tabel . Nilai r hitung masing-masing item yaitu P31 P32 . P33 . P34 , dan P35 . Dengan demikian, seluruh pernyataan pada variabel keputusan berwirausaha dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Uji Reliabilitas Tabel 8 Hasil Uji Reliabilitas Variabel CronbachAos Keterangan Alpha Pendapatan 0,805 Reliabel (X. Harga diri 0,711 Reliabel (X. Peluang (X. 0,777 Reliabel Lingkungan 0,842 Reliabel Keluarga (X. Lingkungan 0,843 Reliabel Masyarakat (X. Kepribadian 0,758 Reliabel (X. Keputusan 0,763 Reliabel Berwirausaha (Y) Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa seluruh variabel memiliki nilai CronbachAos Alpha > 0,6 (Janna & Herianto, 2. Nilai tersebut meliputi pendapatan . , harga diri . , peluang . , lingkungan keluarga . , lingkungan masyarakat . , . , berwirausaha . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen kuesioner pada variabel penelitian ini dinyatakan reliabel dan layak digunakan sebagai alat pengumpulan data. Uji Normalitas Tabel 9 Hasil Uji Normalitas DOI:10. 26858/jekpend. Keterangan Nilai Mean -0,001393 Std. Deviation 0,9699793 Test Statistic 0,040 Asymp. Sig. ,200 Monte Carlo Sig. - 0,785 Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,200 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal (Samuels et al. , 2. Selain itu, hasil uji menggunakan pendekatan Monte Carlo menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,785 > 0,05, yang semakin memperkuat bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa data penelitian telah memenuhi asumsi normalitas dan layak digunakan untuk analisis selanjutnya. Uji heteroskedastisitas Tabel 10 Hasil Uji Heteroskedastisitas Model Sum Df Mea F Sig. Squa Squa Regress 6,910 6 1,15 1,8 0,0 Residu 92,30 14 0,62 Total 99,21 15 Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,096 > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa model regresi tidak Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model regresi dalam penelitian ini memenuhi asumsi homoskedastisitas, sehingga layak digunakan untuk analisis selanjutnya. Uji Regresi Linier Berganda pada Keputusan Berwirausaha Tabel 11 Hasil Uji Regresi Linier Berganda pada Keputusan Berwirausaha Coefficients Variab B Std. Bet T Sig. Erro a Rika Dwi Safitri. Yosia Dian Purnama Windrayadi. Faktor-Faktor YangA| 13 Consta 5,95 0,12 0,09 0,12 0,07 0,18 0,28 1,44 0,06 0,08 0,06 0,07 0,06 0,07 0,13 0,09 0,16 0,09 0,25 0,30 4,12 1,85 1,06 1,89 1,00 2,98 3,63 0,00 0,06 0,28 0,06 0,31 0,00 0,00 Uji Determinasi Tabel 12 Uji Koefisien Determinasi Mod R Adjuste Std. Squar d R Error Square of the Estima 0,69 0,487 0,466 1,458 Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,487. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 48,7% variasi pada variabel dependen yaitu keputusan berwirausaha dapat dijelaskan oleh variabel independen Sedangkan sisanya sebesar 51,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini yang tidak diteliti. Selain itu, nilai Adjusted R Square sebesar 0,466 menunjukkan bahwa setelah disesuaikan dengan jumlah variabel dan sampel penelitian, kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen adalah sebesar 46,6%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa variabel pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepribadian memiliki kontribusi yang cukup dalam menjelaskan keputusan berwirausaha siswa SMK TJP Tuban jurusan TKJ, meskipun masih terdapat faktor lain di luar model penelitian yang mempengaruhi. Uji f Simultan DOI:10. 26858/jekpend. Tabel 13 Hasil Uji f Terhadap Keputusan Berwirausaha Model Sum Df Mea F Sig. Squa Squa Regress 296,8 6 49,4 23,2 0,0 Residua 312,7 14 2,12 Total 609,5 15 H07: Tidak ada pengaruh signifikan antara pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepribadian secara simultan terhadap keputusan berwirausaha peserta didik kelas XI SMK TJP Tuban. Ha7: Ada pengaruh signifikan antara pendapatan, harga diri, peluang, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepribadian secara simultan terhadap keputusan berwirausaha peserta didik kelas XI SMK TJP Tuban. Pembahasan Penulis telah menguraikan temuan penelitian dengan menjelaskan hasil setiap variabel berwirausaha siswa SMK TJP Tuban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pendapatan memiliki rata-rata tertinggi pada indikator X1. 3 sebesar 4,31 yang menunjukkan siswa memiliki harapan memperoleh pendapatan yang baik di masa depan (Marissa et al. , 2. Harga diri memiliki nilai tertinggi pada indikator X2. 4 sebesar 4,29 yang menunjukkan tingkat kepercayaan diri siswa cukup tinggi dalam menghadapi tantangan (Subroto & Endaryati, 2. Peluang memiliki nilai tertiggi pada indikator X3. 3 sebesar 4,28 yang menunjukkan siswa mampu melihat dan memanfaatkan peluang usaha (Afriani, 2. Lingkungan keluarga memiliki nilai tertinggi pada indikator X4. 3 sebesar Rika Dwi Safitri. Yosia Dian Purnama Windrayadi. Faktor-Faktor YangA| 14 4,27 yang menunjukkan adanya dukungan keluarga terhadap aktivitas berwirausaha (Wahyuningsih & Ulfah. Lingkungan masyarakat memiliki nilai tertinggi X5. 5 sebesar 4,27 yang menunjukkan masyarakat memberikan dorongan positif terhadap kegiatan berwirausaha (Bahri, 2. Kepribadian memiliki nilai tertinggi pada indikator X6. 2 sebesar 4,28 yang menunjukkan siswa memiliki karakter percaya diri dan berani mengambil keputusan (Wahyuningsih & Ulfah. Keputusan berwirausaha memiliki nilai tertinggi pada indikator Y. 2 sebesar 4,34 yang menunjukkan siswa memiliki keinginan dan kesiapan yang tinggi untuk berwirausaha (Wiani et al. Hasil penelitian ini dengan penelitian Hasil penelitian ini menunjukkan lingkungan masyarakat berpengaruh Temuan ini sejalan dengan penelitian (D. Pratiwi & Nelmira, 2. yang menyatakan memengaruhi minat berwirausaha Dukungan lingkungan keluarga dalam penelitian ini tidak berpengaruh signifikan, berbeda dengan penelitian (Jariyah, 2. yang menemukan berpengaruh positif terhadap minat Kepribadian terbukti berpengaruh berwirausaha, sesuai dengan teori kewirausahaan yang menyatakan bahwa rasa percaya diri dan keberanian mengambil risiko merupakan karakter penting seorang wirausaha (Rahmadani et al. , 2. Penelitian ini memberikan beberapa kontribusi penting, yaitu : Kontribusi Teoritis DOI:10. 26858/jekpend. Menambah kajian mengenai faktorfaktor yang memengaruhi keputusan berwirausaha pada siswa SMK. Memberikan bukti empiris bahwa faktor kepribadian dan lingkungan masyarakat memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan faktor Kontribusi Praktis Menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah dalam penyusunan program pembelajaran kewirausahaan. Membantu guru memahami pentingnya pembentukan karakter percaya diri dan keberanian mengambil risiko pada Memberikan informasi kepada orang pentingnya dukungan lingkungan kewirausahaan siswa. Dampak Penelitian Dapat mendorong peningkatan minat dikalangan siswa SMK. Membantu mengurangi ketergantungan lulusan SMK terhadap lapangan kerja Mendukung terciptanya generasi muda yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan siswa SMK TJP Tuban jurusan TKJ untuk melanjutkan berwirausaha dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan Hasil analisis membuktikan bahwa secara parsial faktor lingkungan masyarakat dan kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berwirausaha siswa, sedangkan faktor pendapatan, harga diri, peluang, dan lingkungan keluarga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun demikian, secara simultan seluruh variabel yang diteliti, yaitu pendapatan, harga lingkungan masyarakat, dan kepribadian, terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha. Temuan ini Rika Dwi Safitri. Yosia Dian Purnama Windrayadi. Faktor-Faktor YangA| 15 menunjukkan bahwa kepribadian yang kuat serta dukungan lingkungan masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong siswa untuk memilih berwirausaha setelah lulus sekolah, sementara kombinasi seluruh faktor 48,7% keputusan berwirausaha siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Saran