JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 7-12 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 PENGGUNAAN SISTEM EVALUASI PEMBELAJARAN AL QURAoAN BERBASIS GOOGLE FORM PADA SISWA SMA DAARUL FIKRI Uswatun Hasanah1. Vina Ayumi2 Universitas Dian Nusantara. Teknik Informatika. Jakarta. Indonesia email . 19362@mahasiswa. id, vina. ayumi@dosen. Abstrak: Evaluasi pembelajaran Al-QurAoan di tingkat sekolah menengah masih banyak dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan kendala dalam rekapitulasi nilai, risiko kehilangan data, dan keterlambatan pelaporan perkembangan siswa. Digitalisasi sistem penilaian menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi administrasi pembelajaran keagamaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem evaluasi pembelajaran Al-QurAoan berbasis Google Form pada siswa SMA Daarul Fikri. Metode yang digunakan adalah pendekatan service learning, yang mengintegrasikan pemberian solusi teknologi dengan pemberdayaan mitra melalui pelatihan teknis. Tahapan kegiatan meliputi observasi sistem manual, identifikasi kebutuhan penilaian . akhraj, tajwid, dan kelancaran bacaa. , perancangan instrumen evaluasi digital, integrasi Google Form dengan Google Sheets, serta sosialisasi dan pelatihan penggunaan sistem melalui perangkat mobile. Program dilaksanakan di Pesantren Terpadu Daarul Fikri. Cikarang Barat. Kabupaten Bekasi, dengan sasaran pengajar Al-QurAoan pada Sub-Unit Kurikulum SMA. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sistem digital mampu mempercepat rekapitulasi nilai secara otomatis dan real-time, meningkatkan keamanan penyimpanan data, serta mempermudah monitoring perkembangan siswa. Implementasi ini juga meningkatkan kompetensi digital guru dan mendukung modernisasi tata kelola evaluasi pembelajaran Al-QurAoan secara berkelanjutan. Kata Kunci: evaluasi pembelajaran. Al-QurAoan. Google Form, digitalisasi penilaian, service learning Abstract:. Learning evaluation of the QurAoan at the secondary school level is still largely conducted manually, leading to challenges in score recapitulation, risk of data loss, and delays in reporting studentsAo The digitalization of assessment systems has therefore become an urgent need to improve efficiency, accuracy, and transparency in religious education administration. This community service activity aimed to implement a Google FormsAebased learning evaluation system for QurAoan education at SMA Daarul Fikri. The method employed was the service-learning approach, which integrates technological solutions with partner empowerment through technical training. The stages of the program included observation of the existing manual system, identification of assessment criteria . akhraj, tajwid, and reading fluenc. , design of digital evaluation instruments, integration of Google Forms with Google Sheets, and socialization and training on system usage via mobile devices. The program was conducted at Pesantren Terpadu Daarul Fikri. Cikarang Barat. Bekasi Regency, targeting QurAoan teachers in the SMA Curriculum Unit. The results indicate that the digital system significantly accelerated score recapitulation through automatic and real-time data processing, enhanced data security, and facilitated monitoring of student Furthermore, the implementation improved teachersAo digital competencies and supported sustainable modernization of QurAoan learning evaluation management. Keywords: learning evaluation. QurAoan education. Google Forms, digital assessment, service learning Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pesantren Terpadu Daarul Fikri, yang berlokasi di RT 001 RW 009 Kampung Warung Bambu. Desa Telaga Murni. Kecamatan Cikarang Barat. Kabupaten Bekasi. Jawa Barat. Mitra merupakan lembaga pendidikan Islam yang menyelenggarakan pendidikan formal tingkat SMA serta program unggulan Al-QurAoan (Tahsin dan Tahfid. Kegiatan difokuskan pada Sub-Unit Kurikulum Al-QurAoan dan Ruang Guru SMA Daarul Fikri. Jumlah tenaga pengajar Al-QurAoan yang terlibat dalam program ini terdiri dari beberapa ustadz dan ustazah yang bertanggung jawab dalam evaluasi bacaan dan hafalan siswa. Keywords Evaluasi pembelajaran Al-QurAoan. Google Form, sistem penilaian digital. Service Learning, pendidikan Islam menengah, pelatihan guru. Submitted: 10/11/12 Ai Accepted: 10/11/12 Ai Published: 10/11/12 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 7-12 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Pendahuluan Evaluasi pembelajaran Al-QurAoan berbasis Google Form pada siswa menjadi penting untuk digitalisasi penilaian dalam pembelajaran keagamaan (Agustina & Yuana, 2. Penggunaan Google Form memungkinkan guru menyusun soal secara sistematis, melakukan koreksi otomatis untuk soal objektif, serta memperoleh rekapitulasi nilai secara cepat (Anha et al. , 2025. Noprisson, 2. Selain itu, sistem ini mendukung transparansi penilaian, meminimalkan kesalahan manual, serta memudahkan analisis hasil belajar untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman siswa terhadap materi Al-QurAoan. Dalam pendidikan menengah, pemanfaatan teknologi evaluasi juga mendorong literasi digital siswa, meningkatkan keterlibatan dalam proses pembelajaran, serta menyesuaikan metode evaluasi dengan kebutuhan pembelajaran abad ke21 tanpa mengurangi esensi nilai-nilai keislaman yang diajarkan (Kasmila et al. , 2025. Taufiq et al. , 2. Pembelajaran Al-QurAoan merupakan pilar utama dalam kurikulum pendidikan Islam, khususnya di lembaga seperti SMA Daarul Fikri yang menekankan aspek religiusitas melalui program unggulan AlQurAoan yang dirancang sesuai target tingkatan . Evaluasi yang objektif dan berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan setiap siswa mencapai standar kemampuan bacaan (Tahsi. dan hafalan (Tahfid. yang telah ditetapkan. Namun, dalam praktiknya, proses evaluasi di SMA Daarul Fikri masih didominasi oleh metode pencatatan manual pada buku prestasi fisik dan rekapitulasi nilai satu angkatan memerlukan waktu yang sangat lama. Kesenjangan . muncul karena metode manual ini menimbulkan risiko kerusakan data seperti buku yang hilang atau rusak, serta in-efisiensi waktu bagi guru yang harus merekap ulang nilai dari kertas ke data digital. Selain itu, terdapat kendala aksesibilitas di mana pihak sekolah dan orang tua tidak dapat memantau perkembangan harian siswa secara cepat karena data tidak terpusat secara digital. Meskipun platform digital seperti Google Form tersedia secara gratis dan efisien, pemanfaatannya untuk penilaian AlQurAoan yang spesifik di sekolah ini belum dilakukan secara optimal. Sifatnya yang cloud-based sebenarnya memungkinkan sinkronisasi otomatis ke spreadsheet untuk memudahkan pengolahan data statistik. Beberapa studi sebelumnya telah membahas pemanfaatan Google Form dalam pembelajaran keagamaan, khususnya pada mata pelajaran Al-QurAoan dan Hadis. Penelitian yang dilakukan oleh Romziana et al. menunjukkan bahwa pelatihan penggunaan aplikasi Kahoot dan Google Form pada mahasiswa Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta, serta mempermudah proses evaluasi berbasis digital (Romziana et al. , 2. Sementara itu. Rangkuti . membahas penggunaan bahan ajar berbasis Google Form pada pembelajaran Al-QurAoan Hadis di tingkat MTs memberikan dampak positif terhadap efektivitas pembelajaran daring, terutama dalam aspek kemudahan akses, efisiensi waktu, dan kecepatan rekapitulasi hasil evaluasi (Rangkuti, 2. Selanjutnya. Mulyani et al. membahas bahwa pelatihan pemanfaatan Google Form bagi pengurus TPQ mampu meningkatkan kualitas administrasi dan proses pembelajaran, termasuk dalam penyusunan evaluasi yang lebih sistematis dan terdokumentasi (Mulyani et al. , 2. Penelitian Sari et al. juga membahas bahwa integrasi Google Form dalam pembelajaran berbasis blended learning membantu guru dalam menyusun instrumen evaluasi yang terstruktur dan mudah dianalisis (Sari et al. Selain itu. Rusdi et al. dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada Madrasah Diniyah membahas pelatihan pembuatan bahan ajar digital dan penggunaan Google Form mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyelenggarakan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi (Rusdi et al. , 2. Berdasarkan studi tersebut, dapat disimpulkan bahwa Google Form telah banyak dimanfaatkan sebagai media evaluasi dan administrasi pembelajaran pada berbagai jenjang pendidikan Islam. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji penggunaan sistem evaluasi pembelajaran Al-QurAoan berbasis JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 7-12 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Google Form pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), khususnya di SMA Daarul Fikri, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan implementasi sistem evaluasi pembelajaran Al-QurAoan berbasis Google Form dalam meningkatkan efisiensi, akurasi penilaian, dan keterlibatan siswa di SMA Daarul Fikri. Metode Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendekatan Service Learning, yaitu model yang mengintegrasikan layanan kepada masyarakat dengan pengembangan keterampilan teknis untuk menyelesaikan permasalahan nyata di lembaga pendidikan. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian solusi, tetapi juga pada proses pemberdayaan mitra agar mampu mengelola sistem secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan efektivitas sistem evaluasi pembelajaran AlQurAoan melalui pemanfaatan teknologi digital dengan tahapan seperti pada Bagan 1. Koordinasi dan Penentuan Lokasi Melakukan koordinasi dengan pihak Pesantren Terpadu Daarul Fikri, khususnya Sub-Unit Kurikulum Al-QurAoan dan Ruang Guru SMA Daarul Fikri, untuk menentukan kebutuhan dan ruang lingkup kegiatan. Observasi Sistem Penilaian Manual Mengamati secara langsung proses pencatatan nilai pada buku prestasi fisik guna mengidentifikasi kendala administrasi, seperti keterlambatan rekapitulasi dan risiko kehilangan data. Sosialisasi Program Menyampaikan tujuan, manfaat, dan mekanisme penggunaan sistem evaluasi digital kepada para pengajar Al-QurAoan. Pelatihan Teknis Penggunaan Sistem Memberikan pelatihan praktis kepada ustadz dan ustazah mengenai cara pengisian form, pengelolaan data di Google Sheets, serta cara mengakses laporan perkembangan siswa. Evaluasi Pelaithan Membandingkan kecepatan dan ketepatan rekapitulasi nilai sebelum dan sesudah penggunaan sistem digital untuk mengukur keberhasilan Bagan 1. Tahapan Kegiatan Program pengabdian dilaksanakan di Pesantren Terpadu Daarul Fikri yang beralamat di RT 001 RW 009 Kampung Warung Bambu. Desa Telaga Murni. Kecamatan Cikarang Barat. Kabupaten Bekasi. Jawa Barat, dengan fokus pada Sub-Unit Kurikulum Al-QurAoan dan Ruang Guru SMA Daarul Fikri. Subjek sasaran kegiatan adalah para pengajar Al-QurAoan . stadz dan ustaza. yang bertanggung jawab dalam proses evaluasi bacaan dan hafalan siswa. Pemilihan lokasi dan subjek didasarkan pada kebutuhan nyata untuk meningkatkan sistem administrasi penilaian yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pencatatan nilai pada buku prestasi fisik, yang sering menimbulkan kendala seperti keterlambatan rekapitulasi, risiko kehilangan data, serta kesulitan dalam penyusunan laporan perkembangan siswa. Selain itu, wawancara dilakukan untuk mengidentifikasi parameter penilaian inti yang digunakan, seperti makhraj, tajwid, dan kelancaran bacaan. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 7-12 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Data yang dikumpulkan terdiri atas data kualitatif berupa analisis kebutuhan sistem serta data kuantitatif berupa rekapitulasi nilai siswa yang kemudian dikonversi ke dalam format digital. Tahapan perancangan sistem dimulai dari identifikasi kebutuhan, kemudian dilanjutkan dengan desain instrumen evaluasi berbasis Google Form yang memuat identitas siswa, kelas, surat atau ayat yang disetorkan, serta kategori dan predikat nilai. Formulir tersebut kemudian diintegrasikan dengan Google Sheets sebagai basis data utama sehingga seluruh input nilai dapat tersinkronisasi secara otomatis dan tersimpan secara real-time. Integrasi ini memungkinkan pengolahan data yang lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Analisis efektivitas program dilakukan dengan membandingkan kecepatan dan ketepatan rekapitulasi data sebelum dan sesudah implementasi sistem digital. Keberhasilan program diukur dari kemampuan sistem dalam menghasilkan laporan perkembangan siswa secara otomatis, real-time, dan mudah diakses oleh pihak Tahap akhir kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan teknis kepada para pengajar mengenai penggunaan Google Form melalui perangkat mobile, sehingga sistem evaluasi pembelajaran Al-QurAoan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan mendukung tata kelola administrasi pendidikan yang lebih Hasil dan Pembahasan Implementasi sistem evaluasi berbasis digital di SMA Daarul Fikri telah menghasilkan transformasi dalam manajemen data pembelajaran Al-QurAoan. Berdasarkan hasil uji coba dan penerapan pada kelompok pilot project, sistem ini berhasil mengatasi kendala administrasi manual yang sebelumnya mendominasi proses penilaian. Temuan utama menunjukkan bahwa penggunaan Google Form sebagai instrumen penilaian mampu menyeragamkan parameter evaluasi yang meliputi tajwid, makhrijul huruf, dan kelancaran sepeti terlihat pada Gambar 1. Gambar 1. Google Form Capaian Penilaian Data yang dikumpulkan melalui formulir digital secara otomatis tersinkronisasi ke dalam Google Sheets, yang berfungsi sebagai basis data terpusat. Hal ini secara langsung mereduksi waktu rekapitulasi nilai yang sebelumnya memakan waktu lama karena harus memindahkan data dari buku prestasi fisik ke dokumen rekapitulasi. Efisiensi ini menjawab rumusan masalah mengenai percepatan proses administrasi Perbandingan dokumentasi data digital dan manula dapat dilihat pada Tabel 1. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 7-12 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Tabel 1. Perbandingan Sistem Evaluasi Manual vs Digital Aspek Penilaian Sistem Manual (Lam. Sistem Digital (Google For. Media Pencatatan Buku Prestasi Fisik Google Form (Cloud-base. Risiko Data Rentan hilang/rusak Tersimpan aman di Database G-Sheets Waktu Rekapitulasi Lambat/Manual Otomatis & Real-time Monitoring Orang Tua Terhambat/Lambat Laporan Mingguan Cepat Pembahasan mengenai dampak sistem ini menunjukkan perubahan pola kerja pengajar . stadz/ustaza. yang kini lebih praktis dalam melakukan penilaian melalui perangkat HP atau tablet saat siswa menyetorkan hafalan. Secara operasional, penggunaan Google Form efektif karena sifatnya yang gratis dan mudah diakses. Selain itu, transparansi data meningkat. orang tua kini dapat memperoleh laporan kemajuan siswa secara lebih cepat dibandingkan sistem manual sebelumnya. Materi pelatihan dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2. Materi Pelatihan Google Form Hasil pengabdian ini membuktikan bahwa modernisasi tata kelola melalui sistem digital mampu menjawab tantangan in-efisiensi di lingkungan sekolah. Dengan tersedianya basis data terpusat, pihak sekolah dapat melakukan analisis statistik perkembangan siswa secara otomatis melalui fitur spreadsheet. Dokumentasi pelatihan dan evaluasi dapat dilihat pada Gambar 3. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 06. Nomor:01. Tahun: 2026. halaman: 7-12 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Gambar 3. Pelatihan dan Evaluasi Bersama Guru Kesimpulan Kegiatan pengabdian ini berhasil mengimplementasikan sistem evaluasi pembelajaran Al-QurAoan berbasis Google Form di SMA Daarul Fikri sebagai solusi atas permasalahan administrasi penilaian yang sebelumnya dilakukan secara manual. Transformasi dari sistem pencatatan buku prestasi fisik menuju sistem digital berbasis cloud terbukti meningkatkan efisiensi waktu, akurasi rekapitulasi nilai, serta keamanan penyimpanan data. Integrasi otomatis dengan Google Sheets memungkinkan proses pengolahan dan pelaporan perkembangan siswa dilakukan secara real-time dan lebih sistematis. Selain memberikan dampak teknis pada percepatan administrasi, program ini juga meningkatkan kompetensi digital para pengajar . stadz dan ustaza. dalam memanfaatkan teknologi sebagai instrumen evaluasi pembelajaran. Sistem yang dirancang mampu menyeragamkan parameter penilaian seperti makhraj, tajwid, dan kelancaran bacaan, sehingga proses evaluasi menjadi lebih objektif dan terstandar. Transparansi data juga meningkat karena laporan perkembangan siswa dapat diakses dan dipantau secara lebih cepat oleh pihak kurikulum maupun orang tua. Ucapan Terima Kasih