ANALISIS LEVERAGE. LIKUIDITAS. DAN UKURAN PERUSAHAAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN Stevanus Antoni. R1. Vika Miftahul Jannah2 Institut Teknologi dan Bisnis Master Jln. Arifin Ahmad No. Kota Pekanbaru. Riau 28289 Institut Agama Islam Edi Haryono Madani Riau Jln. Kubu Rokan Hilir Riau E-mail : stevanusantoni7@gmail. com (Korespondens. Abstract: This study aims to analyze the effect of leverage, liquidity, and firm size on profitability in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020Ae2024 period. A sample of 60 companies was selected using a purposive sampling The variables used include the Debt to Equity Ratio (DER) as a proxy for leverage, the Current Ratio (CR) as a proxy for liquidity, total assets as a proxy for firm size (SIZE), and Return on Assets (ROA) as an indicator of profitability. The analysis technique used was multiple linear regression with classical assumption tests covering normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation. Hypothesis testing was performed using t-tests and F-tests at a 5% alpha level, and the coefficient of determination . was The results show that leverage has a negative and significant effect on profitability, liquidity has a positive but insignificant effect on profitability, and firm size has a positive and significant effect on profitability. Simultaneously, leverage, liquidity, and firm size have a significant effect on profitability. These findings indicate that excessive debt financing can depress profitability, while large company size can provide stability and operational efficiency that support increased profitability. The implications of this research are the importance for company management to balance debt use, maintain liquidity, and optimize company scale to increase profitability. This research also contributes to investors and stakeholders' assessment of the financial performance of manufacturing companies in Indonesia. Keywords: Leverage. Liquidity. Firm Size. Profitability. Manufacturing Firms Profitabilitas merupakan salah satu indikator utama untuk menilai kinerja keuangan Tingginya tingkat profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya yang dimilikinya untuk menghasilkan laba. Bagi investor, profitabilitas menjadi faktor pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan investasi, sedangkan bagi manajemen, efektivitas strategi bisnis yang dijalankan (Brigham & Houston, 2. Dalam konteks perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), profitabilitas menjadi isu krusial mengingat sektor manufaktur merupakan penggerak utama perekonomian nasional. Periode 2020-2024 menjadi masa yang penuh tantangan karena Covid-19 pemulihan ekonomi yang memengaruhi kinerja keuangan perusahaan, termasuk Terdapat beberapa faktor internal perusahaan, antara lain leverage, likuiditas. Leverage mencerminkan sejauh mana perusahaan menggunakan dana pinjaman untuk membiayai operasinya. Tingkat leverage yang tinggi berpotensi meningkatkan risiko finansial, namun di sisi lain dapat meningkatkan profitabilitas jika dikelola dengan baik (Myers, 2. Likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka Tingkat likuiditas yang optimal penting agar perusahaan dapat menjaga kelancaran operasi sekaligus memperoleh Selain itu, ukuran perusahaan juga Analisis Leverage. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan dan Dampaknya Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Stevanus Antoni. Vika Miftahul Janna. profitabilitas, karena perusahaan yang lebih besar memiliki akses lebih mudah terhadap sumber pendanaan dan skala ekonomi yang lebih luas (Sartono, 2. Namun, hasil penelitian terdahulu masih menunjukkan Penelitian oleh Dewi dan Sudiartha . menemukan bahwa leverage berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, sementara penelitian Pratama . menunjukkan pengaruh positif. Likuiditas dalam penelitian Yuliana . terbukti berpengaruh signifikan terhadap ditunjukkan oleh Rahmawati . Demikian pula, ukuran perusahaan menurut Putri . berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, namun penelitian Hidayat . menunjukkan pengaruh yang tidak Ketidakselarasan hasil penelitian tersebut mendorong perlunya kajian lebih manufaktur di Indonesia. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah: Apakah terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 Apakah terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 Apakah berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 Apakah leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024. Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah Menganalisis pengaruh leverage terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 Menganalisis pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas perusahaan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 Menganalisis pengaruh ukuran perusahaan terhadap profitabilitas terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 Menganalisis pengaruh ukuran perusahaan terhadap profitabilitas terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 Leverage dan Profitabilitas Leverage menggambarkan sejauh mana perusahaan menggunakan dana yang bersumber dari utang untuk membiayai asetnya (Sartono, 2. Perusahaan dengan tingkat leverage yang tinggi dihadapkan pada risiko finansial berupa kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman, yang dapat menurunkan laba bersih jika pendapatan tidak mencukupi. Namun, meningkatkan profitabilitas apabila utang mendukung kegiatan operasional (Myers. Penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang beragam. Dewi dan Sudiartha . menemukan bahwa leverage berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, sedangkan Pratama . menemukan pengaruh positif. Perbedaan hasil ini menunjukkan bahwa pengaruh leverage terhadap profitabilitas masih belum H1: Leverage berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 Likuiditas dan Profitabilitas Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki (Kasmir, 2. Tingkat likuiditas yang tinggi menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga kelancaran operasional, namun likuiditas mengindikasikan adanya kelebihan aset lancar yang tidak dimanfaatkan secara produktif, sehingga berpotensi menurunkan ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Analisis Leverage. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan dan Dampaknya Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Stevanus Antoni. Vika Miftahul Janna. tingkat profitabilitas. Penelitian Yuliana . menyatakan bahwa likuiditas berpengaruh positif terhadap profitabilitas, sedangkan Rahmawati . menemukan hasil yang tidak signifikan. Hal ini menunjukkan masih adanya gap penelitian mengenai hubungan keduanya. H2: Likuiditas berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024. yang dilakukan oleh Hendar Kusnadi . dan Laili . menunjukkan bahwa leverage, likuiditas, dan ukuran bersama-sama berpengaruh terhadap profitabilitas. H4: Leverage, likuiditas, dan ukuran berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024. Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas Ukuran perusahaan menggambarkan besar kecilnya suatu perusahaan yang biasanya diukur dengan total aset, total penjualan, atau kapitalisasi pasar (Brigham & Houston, 2. Perusahaan dengan ukuran besar umumnya memiliki akses pendanaan lebih luas, daya tawar yang lebih tinggi, serta peluang untuk mencapai skala ekonomi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan Sebaliknya, perusahaan dengan keterbatasan sumber daya yang dapat membatasi pencapaian laba. Hasil penelitian Putri perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan Hidayat . menemukan hasil yang berbeda yaitu tidak Oleh karena itu, hubungan ini masih perlu diuji kembali. H3: Ukuran perusahaan berpengaruh manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020Ae2024 METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausalitas, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Variabel independen dalam penelitian ini adalah leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan, sedangkan variabel dependen adalah profitabilitas Perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020Ae2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria tertentu. Leverage. Likuiditas. Ukuran Perusahaan secara Simultan terhadap Profitabilitas Profitabilitas perusahaan tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor, melainkan kombinasi dari leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan. Leverage yang optimal dapat meningkatkan kapasitas produksi, likuiditas yang terjaga menjamin kelancaran operasional, dan ukuran perusahaan yang besar memberikan keunggulan kompetitif. Oleh karena itu, ketiga variabel tersebut secara simultan diperkirakan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Penelitian Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. HASIL Hasil pengolahan data pada penelitian ini diperoleh hasil statistic diskriptif seperti pada Tabel 1 dibawah ini: Tabel 1: Hasil Statistik Deskriptif Variabel Penelitian Leverage Likuiditas Ukuran Perusahaa Profitabilit Nilai Minim 0,25 0,60 25,30 0,01 Nilai Maksim 3,80 5,20 32,10 0,25 Mea 1,45 2,10 0,08 Std. Devia 0,68 0,95 1,60 0,046 Sumber: Hasil Pengolahan Data Berdasarkan hasil pengolahan data dari 60 perusahaan manufaktur yang menjadi sampel penelitian selama periode 2020Ae2024, diperoleh gambaran statistik deskriptif variabel penelitian yaitu variabel ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Analisis Leverage. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan dan Dampaknya Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Stevanus Antoni. Vika Miftahul Janna. leverage (DER) menunjukkan rata-rata . sebesar 1,45 dan standar deviasi sebesar 0,68. Hal ini mengindikasikan bahwa secara umum tingkat leverage perusahaan manufaktur berada pada kategori moderat, di mana proporsi utang terhadap ekuitas tidak terlalu tinggi. Nilai standar deviasi yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata menunjukkan bahwa variasi leverage antar perusahaan dalam sampel tidak terlalu besar, sehingga mayoritas perusahaan memiliki struktur pendanaan yang relatif seimbang. Variabel likuiditas (CR) memiliki rata-rata sebesar 2,10 dan standar deviasi sebesar 0,95. Rata-rata current ratio di atas angka 2 menunjukkan bahwa perusahaan manufaktur pada umumnya memiliki kemampuan yang cukup baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancar yang dimiliki. Namun, standar deviasi yang hampir setengah dari nilai ratarata menunjukkan adanya perbedaan yang cukup tinggi antarperusahaan dalam hal likuiditas, di mana sebagian perusahaan memiliki current ratio yang sangat tinggi sementara yang lain relatif rendah. Variabel ukuran perusahaan (SIZE) yang diukur dengan logaritma natural total aset, memiliki nilai rata-rata 28,75 dan standar deviasi 1,60. Rata-rata ukuran perusahaan yang relatif tinggi mencerminkan manufaktur sampel tergolong perusahaan Standar deviasi yang cukup kecil dibandingkan dengan rata-rata menunjukkan bahwa variasi ukuran perusahaan antar sampel relatif homogen, sehingga mayoritas perusahaan memiliki total aset yang tidak jauh berbeda. Variabel profitabilitas (ROA) menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,085 dan standar deviasi sebesar 0,046. Rata-rata ROA sebesar 8,5% mengindikasikan bahwa perusahaan manufaktur sampel mampu menghasilkan laba yang cukup baik dari total aset yang dimiliki. Namun, nilai standar deviasi yang cukup tinggi dibandingkan dengan rata-rata menunjukkan adanya disparitas kinerja keuangan, di mana terdapat perusahaan dengan profitabilitas sangat Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. rendah bahkan mendekati nol, sementara sebagian perusahaan lainnya mampu mencapai profitabilitas yang cukup tinggi. Secara keseluruhan, hasil deskriptif ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat variasi antarperusahaan, kondisi leverage relatif stabil, likuiditas bervariasi cukup besar, ukuran perusahaan relatif homogen, disparitas kinerja yang cukup lebar. Kemudian dilakukan pengujian asumsi klasik, dengan hasil sebagai berikut. Hasil uji Normalitas Hasil uji normalitas dengan KolmogorovSmirnov menunjukkan dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2: Hasil Pengujian Normalitas Variabel Leverage Likuiditas Ukuran Perusahaan Profitabilitas Asym. Taile. 0,200 0,176 0,541 0,091 Kesimpulan 0,05 0,05 0,05 0,05 Risidual Berdistribu Nomal Risidual Berdistribu Nomal Risidual Berdistribu Nomal Risidual Berdistribu Nomal Sumber: Hasil Pengolahan Data Hasil ini mengindikasikan bahwa data residual dalam model regresi berdistribusi normal. Dengan demikian, asumsi normalitas terpenuhi sehingga model regresi layak digunakan untuk analisis lebih lanjut. Normalitas residual penting dalam analisis regresi karena memastikan distribusi error menyebar secara normal di sekitar nilai prediksi (Gujarati & Porter, 2. Hasil pengujian menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga model regresi yang digunakan dapat memberikan estimasi parameter yang tidak bias Hasil Uji Multikolineritas ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Analisis Leverage. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan dan Dampaknya Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Stevanus Antoni. Vika Miftahul Janna. Uji dengan melihat nilai Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF), dari hasilpengolahan data diperoleh hasil seperti pada Tabel 3. Tabel 3: Hasil Pengujian Multikolineritas Variabel Leverage Likuiditas Ukuran Perusahaan Tollerence 0,652 0,701 0,721 VIF 1,533 1,425 1,386 Kesimpulan Bebas Kasus Multikolineritas Bebas Kasus Multikolineritas Bebas Kasus Multikolineritas Sumber: Hasil Pengolahan Data Dari Tabel 2 dapat dilihat sasil pengujian menunjukkan bahwa semua variabel independen memiliki nilai tolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10. Dengan demikian, tidak terdapat masalah multikolinearitas antar variabel independent. Multikolinearitas dapat menyebabkan kesalahan interpretasi karena adanya hubungan linear yang kuat antarvariabel bebas (Ghozali, 2. Hasil pengujian menunjukkan bahwa leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan saling independen dalam model, sehingga masingmasing pengaruhnya terhadap profitabilitas secara Hasil Pengujian Heterokedastisitas Hasil pengujian heterokedastisitas dengan uji Glejser dapat dilihat pada Tabel 4. Tabel Hasil Pengujian Heterokedastisitas (Glejser Tes. Variabel Leverage Likuiditas Ukuran Perusahaa Signifikan 0,276 0,318 0,402 Kesimpulan Tidak Tidak Tidak Sumber: Hasil Pengolahan Data Berdasarkan hasil pengujian data pada Tabel 4, diketahui bahwa hasil uji Glejser menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki nilai signifikansi> 0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas pada model. Ketiadaan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. heteroskedastisitas menunjukkan bahwa varian residual bersifat konstan pada setiap nilai variabel independen (Nachrowi & Usman, 2. Dengan demikian, model regresi bersifat homoskedastis dan hasil estimasi lebih dapat diandalkan. Hasil Uji Autokorelasi Pengujian autokorelasi dilakukan dengan menggunakan uji Durbin-Watson (DW), hasil pengolahan data diperoleh hasil uji autokorelasi seperti pada Tabel 5: Tabel 5: Hasil Uji Autokorelas1 Model Regresi 1,95 Nilai 1,54 Nilai 1,74 Kesimpulan Tidak terjadi Sumber: Hasil Pengolahan Data Dari hasil pengolahan data pada Tabel 5, diketahui bahwa nilai DW yang diperoleh adalah 1,95, yang berada di antara batas du dan 4Aedu. Hal ini menunjukkan tidak adanya autokorelasi positif maupun negatif pada model regresi. Autokorelasi sering muncul pada data runtut waktu . ime serie. , namun karena penelitian ini menggunakan data panel, pengujian tetap Hasil menunjukkan bahwa model regresi bebas dari autokorelasi, sehingga residual antarperiode bersifat independen (Gujarati & Porter, 2. Selanjutnya hasil regresi linear beranda dan hasil pengujian hipotesis dapat dilihat pada Tabel 6 dibawah ini: Tabel 6: Hasil Regersi Linear Berganda dan Hasil Pengujian Hipotesis Variabel Koefis ien () 1,80 2,33 2,95 3,50 -0,045 (Consta -0,021 Leverag 0,018 0,007 Likuidit Ukuran Perusah Adjusted RA = 0,482. Signifik Kesimpu 0,076 0,023 0,004 0,001 Signifika Signifika Signifika F hitung = 19,35 (Sig. Sumber: Hasil Pengolahan Data ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Analisis Leverage. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan dan Dampaknya Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Stevanus Antoni. Vika Miftahul Janna. PEMBAHASAN Hasil regresi menunjukkan bahwa leverage (DER) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Hal ini berarti semakin tinggi tingkat utang Temuan ini konsisten dengan pecking order theory (Myers & Majluf, 1. yang menyatakan bahwa penggunaan hutang berlebihan dapat meningkatkan risiko keuangan perusahaan sehingga menekan laba bersih. Hasil ini mendukung penelitian Cahyani . dan Yuliani . yang menemukan pengaruh negatif leverage terhadap profitabilitas. Maka dari itu, sebaiknya perusahaan sebaiknya membatasi ketergantungan pada utang pendanaan internal . aba ditaha. untuk Manajemen keuangan perlu menetapkan batas optimal Debt to Equity Ratio (DER) agar struktur modal tetap sehat dan risiko kebangkrutan berkurang. Sebaliknya, likuiditas (CR) terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap Artinya, semakin tinggi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, semakin besar pula peluang perusahaan menghasilkan laba. Hal ini sejalan dengan teori manajemen keuangan yang menekankan pentingnya mendukung kegiatan operasional. Hasil ini sejalan dengan penelitian Riyanto . dan Putri & Rahmawati . yang menyatakan bahwa likuiditas berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Oleh karena itu. Manajemen harus menjaga tingkat current ratio yang ideal agar aset lancar cukup untuk membiayai operasional sekaligus mendorong Perusahaan mengoptimalkan penggunaan kas dan piutang agar tidak menimbulkan idle money yang justru mengurangi efisiensi dan regulator pasar modal dapat mendorong perusahaan untuk meningkatkan transparansi laporan keuangan terkait likuiditas, sehingga perusahaan dalam menjaga profitabilitas Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Sementara itu, ukuran perusahaan (SIZE) juga berpengaruh positif signifikan Hal menunjukkan bahwa semakin besar skala mengoptimalkan aset dan sumber daya untuk menghasilkan laba. Temuan ini mendukung resource-based view (Barney, 1. yang menekankan bahwa skala dan aset besar menjadi sumber keunggulan Hasil ini sejalan dengan penelitian Sari . dan Wijaya . Oleh karena itu. Perusahaan manufaktur perlu melakukan ekspansi usaha dan peningkatan skala produksi agar dapat memanfaatkan economies of scale dalam Pemerintah dan regulator pasar modal dapat memberikan insentif atau melakukan ekspansi atau merger untuk memperkuat daya saing industri manufaktur Investor dapat menggunakan ukuran perusahaan sebagai salah satu pertimbangan penting dalam strategi portofolio investasi, karena perusahaan besar cenderung lebih stabil dalam menghasilkan laba Secara profitabilitas, dengan nilai F hitung 19,35 . dan Adjusted RA sebesar 0,482, yang berarti model dapat menjelaskan variasi profitabilitas sebesar 48,2%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Hasil ini dapat merumuskan implikasi kebijakan, yaitu manajemen perusahaan manufaktur perlu memperhatikan kombinasi struktur modal, pengelolaan aset lancar, dan skala usaha profitabilitas jangka panjang. Pemangku kepentingan . nvestor, kreditor, pemerinta. dapat menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi dalam mengukur kinerja keuangan dan daya saing perusahaan manufaktur di Indonesia. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Analisis Leverage. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan dan Dampaknya Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Stevanus Antoni. Vika Miftahul Janna. SIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data terhadap 60 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020Ae2024, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Leverage (DER) berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi utang yang dimiliki perusahaan, semakin rendah tingkat laba Temuan mengimplikasikan bahwa manajemen perlu mengendalikan struktur modal dengan menyeimbangkan penggunaan dana internal dan eksternal agar tidak membebani kinerja keuangan Likuiditas (CR) berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Semakin tinggi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka Kondisi menekankan pentingnya menjaga tingkat likuiditas yang sehat tanpa menimbulkan idle cash agar perusahaan tetap efisien dalam mengelola aset lancar. Ukuran perusahaan (SIZE) berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Perusahaan dengan aset yang lebih besar mampu memanfaatkan skala ekonomi, meningkatkan efisiensi, serta lebih tahan terhadap fluktuasi ekonomi. Oleh karena itu, strategi ekspansi usaha menjadi salah satu cara untuk Secara simultan, leverage, likuiditas, dan signifikan terhadap profitabilitas dengan kontribusi sebesar 48,2%. Hal ini menegaskan bahwa ketiga faktor tersebut merupakan determinan penting profitabilitas, meskipun masih terdapat faktor lain yang berkontribusi sebesar 51,8% yang perlu diteliti lebih lanjut. DAFTAR RUJUKAN Barney. Firm Resources and Sustained Competitive Advantage. Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Journal of Management. Vol. No. 1, 99-20. Brigham. , & Houston. Fundamentals Financial Management, 15th ed. Cengage Learning Cahyani. Pengaruh Leverage Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di BEI. Jurnal Akuntansi Multiparadigma. Vol. No. 1, 45Ae56 Dewi. , & Sudiartha. Pengaruh Struktur Modal. Ukuran Perusahaan, dan Risiko Bisnis terhadap Profitabilitas. E-Jurnal Manajemen Unud. Vol. No. 1431Ae1460 Ghozali. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Gujarati. , & Porter. Basic Econometrics, 5th ed. McGraw-Hill Education. Hendar. Pengaruh Leverage. Likuiditas. Ukuran Perusahaan Profitabilitas pada Perusahaan Sektor Manufaktur di BEI. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. Vol. No. 2, 120Ae135 Hidayat. Ukuran Perusahaan dan Pengaruhnya Profitabilitas: Studi Empiris Perusahaan Manufaktur. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. No. 1, 55Ae68 Kasmir. Analisis Laporan Keuangan, 12th ed. Rajawali Pers. Laili. Pengaruh Leverage. Likuiditas. Ukuran Perusahaan Profitabilitas. Jurnal Ilmu Manajemen,Vol. No. 4, 678Ae690 Myers. Capital Structure. The Journal of Economic Perspectives. Vol. No. 2, 81Ae102. Myers. , & Majluf. Corporate Financing Investment Decisions When Firms ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Analisis Leverage. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan dan Dampaknya Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Stevanus Antoni. Vika Miftahul Janna. Have Information That Investors do not Have. Journal of Financial Economics, 13. , 187Ae221. Nachrowi. , & Usman. Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika Untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Pratama. Pengaruh Struktur Modal Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur. Jurnal Akuntansi dan Bisnis. Vol. No. 89Ae102. Putri. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur. Jurnal Ekonomi Manajemen. Vol. No. 33Ae42. Putri. , & Rahmawati. Pengaruh Likuiditas dan Leverage terhadap Profitabilitas Perusahaan. Jurnal Manajemen Bisnis,Vol. No. 2, 145Ae157 Rahmawati. Likuiditas dan Profitabilitas: Studi Perusahaan Publik di Indonesia. Jurnal Akuntansi Kontemporer. Vol. No. 1, 22Ae35. Riyanto. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, 4th ed. BPFE Sari. Pengaruh Ukuran Perusahaan Leverage Profitabilitas. Jurnal Keuangan dan Perbankan. Vol. No. 3, 402Ae415. Sartono. Manajemen Keuangan: Teori dan Aplikasi, 5th ed. BPFE. Wijaya. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Likuiditas. Leverage terhadap profitabilitas. Jurnal Ekonomi dan Manajemen. Vol. No. 2, 210Ae225. Yuliana. Analisis Pengaruh Likuiditas terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur. Jurnal Ilmu Ekonomi. Vol. No. 1, 65Ae Yuliani. Pengaruh Leverage terhadap Profitabilitas Perusahaan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Sektor Industri Dasar dan Kimia. Jurnal Akuntansi, 24. , 88Ae99 ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356