JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 04. Nomor: 02. Tahun: 2024. halaman: 53-56 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 PENINGKATAN POTENSI DESA PEKALANGAN MELALUI KEGIATAN INOVATIF BANK SAMPAH DEMI MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG KREATIF DAN EFEKTIF Tri Agustina Nugrahani1. Naufal Reza Pahlevi2. Ari Irawan Prasetyo Wibowo3 . Ferdiansyah Dwi Pratama4 . Dinda Alvita Izza Henanta5 . Dewi Shinta6 . Meylani Kristaianti7 . Diana Lutfiah8 . Dinda Yunistri Ariani9 . Fadhila Ilma Thariqul Jannah10 . Sindi Dwi Agustin11 . Karina Nine Amalia12 . Qurrota AAoyuni Ar Ruhimat13 Universitas Jember. Jember. Indonesia tina@unej. Abstrak: Kegiatan sosialisasi Bank Sampah merupakan kegiatan yang dilaksanakan di desa Pekalangan Kabupaten Bondowoso. Kegiatan sosialisasi Bank Sampah ini memiliki tujuan yaitu untuk meningkatkan potensi desa, serta dapat menambah penghasilan Masyarakat melalui pemanfaatan limbah sampah. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan berkaitan dengan sampah yaitu dengan 3R (Reduce. Reuse, dan Recycl. Cara ini dapat mengurangi sampah dengan penggunaan kembali sampah yang dapat didaur ulang. Kegiatan sosialisasi ini dimulai dari mengumpulkan sampah-sampah bekas yang ada di desa Pekalangan. Turut serta juga dalam kegiatan sosialisasi ini adalah partisipasi dari masyrakat khususnya ibu-ibu yang aktif membantu. Kegiatan sosialisasi ini turut diikuti oleh dua dusun yaitu dusun Cermee dan dusun Krajan. Kegiatan Bank Sampah ini dilakukan dengan sampah yang sudah terkumpul kemudian disetor kepada Bank Sampah. Sehingga dari sampah yang sudah terkumpul, setiap individu akan pendapat poin uang sesuai dengan berat dan jenis sampahnya. Kemudian setelah terkumpul akan dicatat dan dapat ditukarkan. Dengan ketentuan yaitu terdapat waktu jatuh tempo satu tahun sekali yaitu sebelum Hari raya Idul fitri. Kata Kunci: Sosialisasi. Bank . Sampah Abstract: The socialization activity of the Waste Bank is an activity carried out in Pekalangan Village. Bondowoso Regency. The purpose of this Waste Bank socialization activity is to increase the potential of the village, and to increase community income through the utilization of waste. One way that can be used to overcome problems related to waste is with 3R (Reduce. Reuse, and Recycl. This method can reduce waste by reusing recyclable waste. This socialization activity begins by collecting used waste in Pekalangan Village. Also participating in this socialization activity is the participation of the community, especially mothers who actively help. This socialization activity was also attended by two hamlets, namely Cermee Hamlet and Krajan Hamlet. This Waste Bank activity is carried out with waste that has been collected and then deposited to the Waste Bank. So that from the waste that has been collected, each individual will get money points according to the weight and type of waste. Then after being collected it will be recorded and can be exchanged. With the provision that there is a due date once a year, namely before Eid al-Fitr. Keywords: Socialization. Bank. Waste Pendahuluan Permasalahan global yang saat ini dihadapi oleh seluruh negara adalah meningkatnya jumlah Setiap hari jumlah sampah akan selalu terus bertambah bukannya berkurang, hal ini disebabkan oleh tingginya populasi manusia sehingga konsumsi yang menghasilkan sampah juga akan meningkat (Masruroh, 2. Berbagai jenis sampah yang dihasilkan oleh aktivitas manusia seperti sampah organik yaitu sampah yang dapat secara natural dan dengan mudah terurai tanpa bantuan manusia. Contoh sampah organik seperti sampah sisa makanan, kulit buah dan sayur, daun kering, kotoran hewan dan sebagainya (Rachman, 2. Terdapat juga sampah anorganik yaitu sampah yang sulit untuk terurai dan harus dengan bantuan manusia agar bisa terurai. Contoh sampah anorganik seperti plastik bekas, botol plastik, kaca, kaleng, kertas, dan sebagainya (Lukyani, 2. Salah satu cara untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan sampah yaitu dengan 3R (Reduce. Reuse. Recycl. Reduce atau mengurangi merupakan upaya mengurangi penggunaan sampah yang tidak diperlukan khususnya untuk penggunaan sampah anorganik. Reuse atau penggunaan kembali merupakan upaya mengurangi penggunaan sampah dengan menggunakan kembali produk yang dirasa masih bisa digunakan kembali. Recycle atau mendaur ulang merupakan upaya mengurangi penggunaan sampah dengan mendaur ulang sampah sehingga dapat dimanfaatkan lagi meskipun berubah bentuk dan fungsinya (Champ, 2. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 04. Nomor: 02. Tahun: 2024. halaman: 53-56 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Kegiatan Kelompok 69 KKN UMD UNEJ yang berlokasi di Desa Pekalangan. Kecamatan Tenggarang. Kabupaten Bondowoso salah satunya yaitu mengadakan sosialisasi kepada masyarakat Desa khususnya ibu-ibu untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan Bank Sampah yaitu dengan cara mengumpulkan sampah-sampah bekas seperti plastik bekas makanan ringan, kardus bekas susu, kardus sepatu, buku-buku bekas, botol air minuman bekas, serta gelas air minum bekas. Kegiatan Bank Sampah ini sendiri sudah berjalan di dua Dusun yang ada di Desa Pekalangan yaitu Dusun Cermee dan Dusun Krajan, untuk dua Dusun lainnya diharapkan untuk segera mengikuti jejak dua Dusun lainnya setelah diadakannya sosialisasi oleh Kelompok 69 KKN UMD UNEJ. Karena kegiatan Bank Sampah ini merupakan kegiatan sosial yang dilakukan oleh para pemuda Desa Pekalangan dan dari sampah-sampah yang telah dikumpulkan oleh ibu-ibu dan disetor ke Bank Sampah, pada akhirnya mereka akan memperoleh uang imbalan atas kegiatan tersebut yaitu dari sampah-sampah yang mereka kumpulkan akan ditimbang sesuai berat dan jenisnya, kemudian akan dicatat, dan selanjutnya akan jatuh tempo satu tahun sekali yaitu saat sebelum Hari Raya Idul Fitri. Metode Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Pekalangan. Penelitian dilakukan dengan melibatkan masyarakat serta perangkat Desa Pekalangan. Kegiatan sosialisasi Bank Sampah dilakukan dengan menghubungi Ketua RT yang ada di Dusun Pancoran dan Dusun Berabi untuk memberikan pengumuman kepada warganya agar bisa hadir dalam kegiatan sosialisasi mengenai Bank Sampah yang akan dilakukan oleh Kelompok 69 KKN UMD UNEJ dan pengurus Bank Sampah. Kegiatan sosialisasi ini dimulai dari tahapan analisis potensi desa sehingga dapat memahami apa yang ada dalam desa sesuai dengan potensinya. Kemudian dilanjutkan dengan identifikasi permasalahan, pengumpulan data . urvei wawancar. , rekomendasi program dan program inovasi yang akan dilakukan. Dalam implementasinya dari hasil pengumpulan data akan didapatkan sebuah solusi rekomendasi dari permasalahan yang ada. Rekomendasi program juga akan dikonsultasikan dengan masyarakat setempat apakah relevan atau tidak, setelah itu rekomendasi solusi akan menjadi program inovasi yang dapat meningkatkan kreatifitas dan keefektifan di Bagan 1. Tahapan Penelitian Hasil dan Pembahasan Bank Sampah merupakan salah satu alternatif untuk pengelolan dan pengolahan sampah di Indonesia (Anih 2. Bank Sampah yang ada di Desa Pekalangan berdiri pada tahun 2017 yang diprakarsai oleh pemuda-pemuda Desa dan dibantu oleh Kelompok KKN yang sedang melakukan kegiatan KKN di Desa Pekalangan pada waktu itu dan diberi nama Bank Sampah Pekalangan Berseri. Mereka mendirikan Bank Sampah dengan tujuan sosial yaitu membantu masyarakat terutama ibu-ibu mengurangi sampah sekaligus bisa mendapatkan tambahan uang dari hasil mengumpulkan sampah-sampah tersebut. Kegiatan Bank Sampah sudah berjalan di dua Dusun yaitu Dusun Cermee dan Dusun Krajan, namun untuk dua Dusun lainnya belum berjalan. Oleh karena itu. Kelompok 69 KKN UMD UNEJ berinisiatif melakukan JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 04. Nomor: 02. Tahun: 2024. halaman: 53-56 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 sosialisasi untuk memperkenalkan kegiatan Bank Sampah kepada masyarakat yang ada di dua Dusun Kegiatan sosialisasi diawali dengan menghubungi Ketua RT yang ada di Dusun Pancoran dan Dusun Berabi untuk meminta bantuan menyebarkan berita terkait kegiatan sosialisasi yang akan dilakukan. Selanjutnya, menentukan jadwal dari setiap RT yang akan dilakukan kegiatan sosialisasi yaitu dengan datang ke pengajian muslimat yang diadakan di setiap RT untuk selanjutnya setelah kegiatan pengajian bisa dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi Bank Sampah oleh Kelompok 69 KKN UMD UNEJ. Kegiatan sosialisasi dimulai dengan pembukaan oleh anggota Kelompok 69 KKN UMD UNEJ, dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua RT, selanjutnya dimulai pemaparan materi Bank Sampah yang disampaikan oleh anggota Kelompok 69 KKN UMD UNEJ. Pemaparan materi dimulai dengan penyampaian pengertian Bank Sampah, kemudian dilanjutkan dengan jenis-jenis sampah apa saja yang dapat dikumpulkan dan disetor ke Bank Sampah, selanjutnya dijelaskan tentang mekanisme pengumpulan sampah yang akan diakumulasikan menjadi uang yang bisa dicairkan satu tahun sekali yaitu setiap akan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selanjutnya dijelaskan mengenai sistem pengumpulan sampah, dimana koordinator Bank Sampah akan berkeliling seminggu sekali antara hari Sabtu atau Minggu untuk setiap Dusun, jadi setiap Dusun akan mendapat giliran satu bulan sekali. Setiap ibu-ibu yang menyetorkan sampah akan diberikan buku tabungan yang akan berisi catatan tanggal penyetoran sampah, jenis sampah apa saja yang disetor, dan berat dari setiap jenis sampah. Untuk koordinator Bank Sampah juga memiliki catatan sendiri terkait nama penyetor, tanggal penyetoran, jenis sampah yang disetor, dan berat dari setiap sampah yang disetor. Setelah pemaparan materi dilakukan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dimana ibu-ibu yang memiliki pertanyaan atau masih bingung terkait mekanisme penyetoran sampah diperbolehkan mengajukan pertanyaan dan akan dijawab oleh anggota Kelompok 69 KKN UMD UNEJ dan koordinator Bank Sampah Desa Pekalangan. Gambar 1. Proses Daur Ulang Sampah Kesimpulan Kegiatan sosialisasi Bank Sampah yang dilakukan oleh Kelompok 69 KKN UMD UNEJ di Desa Pekalangan berjalan sesuai dengan yang direncanakan yaitu dengan tujuan untuk menghimbau dan mengajak Masyarakat Desa Pekalangan terutama yang ada di Dusun Pancoran dan Dusun Berabi. Dengan adanya kegiatan sosialisasi Bank Sampah ini diharapkan masyarakat bisa ikut serta dalam kegiatan Bank Sampah yang diselenggarakan oleh pemuda pemudi Desa Pekalangan, selain itu masyarakat juga akan mendapatkan poin atas pengumpulan sampah yang akan diberikan setahun sekali yaitu menjelang Hari Raya Idul Fitri. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 04. Nomor: 02. Tahun: 2024. halaman: 53-56 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Ucapan Terima Kasih Kami mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada Desa Pekalangan Kabupaten Bondowoso, yang telah memberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan KKN maupun Tridharma Perguruan Tinggi. Selain itu kami juga berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa Pekalangan, mitra, staf desa, dan seluruh Masyarakat Desa Pekalangan, serta LP2M Unej. Kami selaku mahasiswa KKN dan dosen pembimbing lapang mengucapkan terima kasih atas keramah tamahan, dukungan dan kerjasamanya selama pelaksanaan KKN. Melalui kegiatan KKN ini kami telah banyak mendapatkan pengalaman, ketrampilan dan ilmu. Dan kami berharap semoga program kerja yang sudah dilakukan dapat memberikan manfaat sebesar besarnya bagi Masyarakat banyak. Referensi