Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 ISSN: 2460-4437. E-ISSN 2549-3329 (Onlin. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. STUDI LITERATUR : ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA TSTS (TWO STAY TWO STRAY) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR PADA MATA PELAJARAN IPA Awalina Barokah1. Nurmalia2. Firda Meliawati Putri3. Minah Nurholizah4 1,2,3,4Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Pelita Bangsa Email : awalina. barokah@pelitabangsa. id1, ubaisyauqibahari@gmail. firdamputri12@gmail. com3, minahnurholizah@gmail. Abstrak Pada masa kini pemikiran kritis anak semakin meningkat seiring perkembangan zaman di era digital saat ini, kegunaan media TSTS . wo stay two stra. bertujuan untuk membantu anak dalam meningkatkan pemikiran kritisnya terhadap apa yang sedang dia teliti atau amati, seperti halnya dalam mata pelajaran IPA kelas 5 sering kali sudah melakukan eksperimen atau diskusi kelompok yang berkaitan dengan gejala maupun fenomena alam yang terjadi di sekitar mereka . Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan tahapan awal yakni mencari permasalahan lalu mengumpulkan data-data terkait dari berbagai sumber, seperti : buku, jurnal, teori para ahli maupun artikel-artikel lainnya yang sudah di validasi Manfaat dari penelitian ini ialah . mengetahui peranan media TSTS pada mata pelajaran IPA, . Mengetahui tingkat keefektivitasan penggunaan media TSTS dalam pembelajaran IPA, . Mengetahui kemajuan daya berpikir kritis anak terhadap suatu fenomena atau gejala alam yang sedang di pelajari dalam pembelajaran IPA. Kata Kunci: Efektivitas media TSTS. Berpikir kritis. Pembelajaran IPA Abstract At this time children's critical thinking is increasing along with the times in today's digital era, the use of TSTS . wo stay two stra. media aims to help children improve their critical thinking on what they are researching or observing, as well as in grade 5 science subjects often have conducted experiments or group discussions related to natural phenomena or symptoms that occur around them. This research uses a literature study method with the initial stage, namely looking for problems and then collecting related data from various sources, such as: books, journals, expert theories and other articles that have been validated before. The benefits of this study are . knowing the role of TSTS media in science subjects, . Knowing the level of effectiveness of using TSTS media in science learning, . Knowing the progress of children's critical thinking power towards a phenomenon or natural phenomenon that is being studied in science learning. Keywords: TSTS media effectiveness. Critical thinking. Science Learning. Corresponding author : Email Address : awalina. barokah@pelitabangsa. Received 7 June 2024. Accepted 3 July 2024. Published 03 July 2024 DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 73 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 oleh peserta didik sehingga peserta PENDAHULUAN Pada pembelajaran dalam dunia pendidikan perkembangannya bukan tanpa alasan, perkembangannya di barengi dengan daya saing yang semakin tinggi antar individu untuk mencapai tujuannya, sudah banyak media yang digunakan demi kebutuhan pembelajaran agar motivasi belajar dan hasil belajar meningkat, namun masih sedikit yang meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik hal ini di dasari peserta didik sehingga siswa sejauh ini hanya baru pada tahapan menghafal informasi menjadi sebuah kalimat, paragraf yang dapat diolah kembali Dewi masyithoh AI Falah. AuAnalisis Model Pembelajaran KooperatifTipe Two Stay Two Stray(TSTS) Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaAy, didik mampu belajar lebih kontekstual. Pengajaran pekerjaan sadar dan terorganisir untuk pendidikan sehingga peserta didik dapat secara efektif mengembangkan potensi dirinya dengan tujuan agar mendalam, karakter, orang terhormat, pengetahuan dan kemampuan yang mereka perlukan. masyarakat secara keseluruhan serta negara dan negara. Pendidikan merupakan proses yang di lakukan oleh Manusia melalui proses pembelajaran untuk menumbuhkan budi pekerti. pribadi yang baik, memiliki kecerdasan yang dapat diterima Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran(JPAP), volume 9. Nomor 2, . , hal 271. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 74 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 Tujuan umum pendidikan daya berpikir yang lebih relevan dan anak usia dini adalah melahirkan generasi individu yang berkualitas, khususnya anak yang sehat jasmani langsung tanpa perantara. dan rohani, tumbuh-tumbuhan dan Dasar Media TSTS . wo Wandere. membantu siswa dalam pemikiran pembinaan pemuda adalah pengembangan dan kemajuan yang meningkatkan kemampuan berpikir mencakup koordinasi mesin kasar dan mesin halus, wawasan berbeda, mental penggunaan media ini diharapkan kemajuan, sosial dan mendalam. 2Hal siswa benar-benar mau memahami ini bergantung pada pembelajaran remaja menyanyi, bermain, dan belajar, sehingga lingkungan diciptakan untuk mendorong anak bahagia dalam penelitian. pendidikan di Indonesia bukan hanya dengan kehidupan sehari-harinya . Pembelajaran IPA mempelajari keseluruhan benda mati dan benda hidup yang berada di alam Permasalahan yang dihadapi oleh menjadi antusias dengan membuat peserta didik terhadap pembelajaran tetapi lebih dari itu peserta didik beserta gejala alam fenomena alam yang terjadi di alam semesta ini, dan bahkan menelusuri informasi terkait fenomena alam yang kurang dihadapi dengan fenomena fenomena alam yang terjadi di bumi yang terjadi dalam kehidupan sehari- harinya sehingga akan memunculkan kehidupan sehari-hari mereka. Putri Rahmi. AuPengenalan Sains Anak Melalui Permainan Berbasis Keterampilan Proses Sains DasarAoAo, bunayya jurnal pendidikan anak. Volume V. Nomor 2, (. Juli-Desember, 2. , hal 43. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 75 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 Pada akhirnya, pembelajaran bermanfaat tipe TSTS . wo stay two Wandere. METODE Pendekatan pembelajaran yang berguna untuk gunakan dalam penelitian kali ini ialah melatih penalaran atau kemampuan berpikir siswa yang menentukan dalam Pendekatan penguasaan sains. menggunakan pemikiran ilmiah yang Dari seluruh pemaparan tentang mendasar pada teori tertentu untuk media kooperatif model TSTS, penulis mendapatkan data penelitian berupa menyimpulkan bahwa media TSTS kata-kata dan gambar yang dapat sangat bermanfaat bagi pembelajaran IPA karena dalam media TSTS, siswa di ajak bekerja sama tidak hanya dalam deskriptif kualitatif dianalisis dalam bernalar kritis dan memiliki pemikiran yang terbuka melalui interaksi antar konsep pembelajaran IPA yakni lebih menekankan pada proses penemuan dan bukan pada hasilnya apalagi hanya sekedar hafalan. Data kata-kata, perilaku, dan tidak dapat diungkapkan dalam bentuk bilangan. Penelitian ini menggunakan studi literatur yang bersumber dari 9 buku . 4 jurnal . -journa. terkait tentang kooperatif model TSTS. Studi literatur itu sendiri ialah Alma Dwi Novitasari, ". Peranan Model Two Stay Two Stray Materi Ipa Terhadap Hasilbelajar Peserta Didik Kelas Ivsekolah DasarAy. Jurnal Muassis Pendidikan Dasar. Volume 2,Nomor 1, (Januari,2. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 76 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 mengumpulkan data pustaka, dan rumusan masalah. (Zed. Mengembangkan aspek teoritis dan manfaat praktis menjadi tujuan dalam penelitian akademik dan bagian yang paling penting dalam penelitian Setiap HASIL DAN PEMBAHASAN Pendidikan Indonesia peneliti melakukan studi kepustakaan kembangkan karakter baik peserta untuk mencapai tiga tujuan utama: didik sehingga mereka memiliki daya saing dan performa yang sesuai dengan kerangka berpikir, membuat hipotesis penelitian, dan membangun landasan pendidikan tidak hanya diharapkan Sehingga memungkinkan para untuk memberi pengetahuan secara teoritis saja namun lebih dari itu mengorganisasikan, menggunakan dan perkembangan kurikulum di masa berbagai literatur kurikulum merdeka saat ini menitik yang berhubungan dengan bidang beratkan pada kemampuan mencetak generasi bangsa yang mengetahui. Peneliti yang lebih luas dan Pada khusus tentang masalah yang ingin mereka pelajari dengan menggunakan praktik langsung ke dalam lingkungan Studi dilakukan setelah penulis menentukan berhubungan dengan fenomena yang Maerchy Puteri Lebang. AuPenerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas Vi. SMP Negeri 16 MakassarAy. Jurnal Pem ikiran dan Pengembangan Pembelajaran. Vol 6. No 2, (Mei-Agustus, 2. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 77 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 terjadi pada kehidupan di sekitar Pembelajaran memang selesai untuk mencapai perubahan, namun bahwa pembelajaran harus berjalan secara kontekstual dan tidak terpaku diantisipasi dari realisasinya dan apa pada materi, seorang pendidik harus sajakah itu? Perubahan mencakup apa? mampu menguasai pembelajaran yang Oleh karena itu, di sini kita melihat apa motivasi sebenarnya di balik belajar. Masalah pembelajaran dapat dianggap sebagai latihan yang dilakukan dalam Permasalahan perhatian semua orang. Karena setiap yang lemah. Karena pembelajaran di kelas hanya berfokus orang terus belajar meskipun dia adalah seorang instruktur. 5Kita perlu pada menghafal, anak-anak kurang menyadari hakikat pembelajaran dan termotivasi untuk mengembangkan mencapai hasil yang sesuai dengan Akibatnya, mereka cenderung dipaksa tujuan menjadi pendidik profesional yang mampu mengajar secara efektif dan efisien. Pembelajaran bertujuan membutuhkan pemahaman mendalam . Mengumpulkan . Menumbuhkan kemudian harus dihubungkan dengan konsep dan ketangkasan, dan . pengalaman sehari-hari mereka, dan Membentuk sikap dan perubahan, hal ini memiliki konsekuensi pada menurut para ahli pendidikan yang anak-anak mengutamakan metode dan kondisi 6 Namun ada juga yang berpendapat bahwa belajar adalah Herawati. AuMemahami Proses Belajar AnakAy, bunayya jurnal: pendidikan anak. Volume IV. Nomor 1, (Januari Ae Juni 2. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 78 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 pemahaman peserta didik terhadap dihasilkan oleh hubungan terkondisi antara stimulus dan respon. Hal ini menunjukkan bahwa situasi bermakna kejadian yang terjadi yang dapat bagi siswa terjadi ketika pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan peserta didik , bukan hanya sekedar jawaban yang dihasilkan dari informasi yang di Lingkungan hafalkan atau dibaca tanpa adanya belajar yang kondusif harus diciptakan Iklim ini dipengaruhi oleh suatu paragraf yang sesuai dengan Beberapa konteks pembelajaran . Pembelajaran yang berpusat pada pembelajaran yang ingin Anda capai, kemampuan penalaran tegas siswa yang ingin Anda ajarkan, instruktur dan siswa yang memainkan peran dan hubungan sosial tertentu. menggugah pemikirannya terhadap abidin menyatakan bahwa Auberpikir peristiwa atau permasalahan yang ada kritis adalah kemampuan memberikan jawaban yang bukan bersifat hafalan6Ay pembelajaran dengan menggunakan Menurut Stobaugh TSTS wo tersebut ialah kemampuan berpikir Wandere. kritis di dapatkan dari penalaran atau media yang diharapkan Dewi Masyithoh Al Falah. AuAnalisis Model Pembelajaran KooperatifTipe Two Stay Two Stray(TSTS) Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaAy. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran(JPAP) Volume 9. Nomor 2, . DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 79 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 dapat menggugah minat siswa yang membuat laporan berkelompok (Istani, kemampuan penalaran siswa terhadap sedang diperhatikan. Dengan menggunakan model Two Stay Two Stray (TSTS) melibatkan diskusi selama proses pembelajaran. Meningkatkan peserta didik lebih aktif terlibat dalam berpikir kritis dan motivasi peserta kegiatan diskusi dan meningkatkan didik untuk belajar dapat di upayakan kemampuan bernalar kritis mereka. Shoimin pembelajaran yang relevan. Sehingga keuntungan model pembelajaran Two Stay Two TSTS digunakan dalam pembelajaran IPA. pertemuan dan informasi yang unik siswa lainnya. Siklus ini terdiri dari kerja pengumpulan, dimana dua siswa datang ke pertemuan lain dan dua Kemudian mengerjakan tugas berkelompok, dan Adinda Nur Istirohmah. AuPeranan Model Two Stay Two Stray Materi IPA Terhadap Hasilbelajar Peserta Didik Kelas Ivsekolah DasarAy. Jurnal Muassis Pendidikan Dasar (TSTS), yaitu: . penerapan model pembelajaran ini Model ini menyoroti siswa pada Stray cukup luas karena bisa di terapkan di semua tingkatan pendidikan, . bisa menghafal teori saja, . keaktifan siswa menjadi titik fokusnya, . memberikan peluang kepada siswa untuk aktif menyuarakan pendapat mereka, . meningkatkan interaksi, kerja sama , dan rasa percaya diri siswa, dan . Menggunakan model ini juga bisa Volume 2,Nomor 1, (Januari,2. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 80 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 meningkatkan keefektivitasan berpikir yaitu belajar bersama teman, belajar kritis peserta didik, karena di dalamnya siswa harus bisa pendapat teman, belajar dari teman, mengemukakan pendapat mereka dan berkonsentrasi pada pertemuan kecil, itu memerlukan kreativitas berpikir berbicara atau menawarkan sudut peserta didik. Sehingga media ini pandang satu sama lain, dan siswa ketika digunakan dalam pembelajaran IPA secara efektif dalam siklus dinamis. Karena siswa memiliki kesempatan luar biasa untuk mendiskusikan sudut umpan balik antara peserta didik itu pandang satu sama lain dan bahkan sendiri dengan guru. mendiskusikan pemikiran dasar model Beberapa ahli (Slavina, 1995. Sharam dan Sharam, 1994. Johnson dan Johnson, 1991. Bennett, dkk. , 1991. Jacobs, dkk. , . Cooper, dkk. , 1999. TSTS, pembelajaran adalah salah satu cara yang dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir secara mendasar. Tipe pembelajaran Two stay Two Heinich dkk 1996. Hill & Hill, 1993. Arends, 2004. , 2. mendefinisikan TSTS pembelajaran yang di kembangkan oleh Spencer Kagan pada tahun 1992. pembelajaran dalam 8 Pembelajaran Hal TSTS dengan media TSTS kebanyakan pembelajaran di ajarkan telah sesuai dengan gagasan Stahl, dengan cara secara individual dan Dewi Masyithoh Al Falah. AuAnalisis Model Pembelajaran KooperatifTipe Two Stay Two Stray(TSTS) Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaAy Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran(JPAP) Volume 9. Nomor 2, . , hal 272. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 81 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 tidak boleh melihat pekerjaan orang pengunjung yang datang ke pertemuan kehidupan kita perlu bekerja sama tentang hasil kerja mereka (Warsono. Ae tertentu yang sulit di capai jika kita Anggota kelompok berdiskusi hanya sendiri (Anita, 2. Dengan Hal yang perlu diperhatikan pembelajaran tipe TSTS diharapkan siswa melatih daya berpikir kritisnya pembelajaran tipe two stay two stray ini terhadap kajian yang sedang mereka sebagai berikut : amati baik itu yang di kemukakan oleh Kelompok beranggotakan 4-5 peserta didik dan setiap anggota kelompok diminta untuk bekerja sama. Pendidik Pertama, siswa bekerja secara berkelompok, kemudian dua siswa dari masing-masing pembelajaran di dapatkan tidak hanya dari pemaparan materi yang dilakukan kelompok atau teman sebayanya yang TSTS semacam ini sangat cocok mengunjungi kelompok yang berbeda diterapkan pada mata pelajaran sains untuk mendapatkan informasi tentang menghubungkan dengan benda hidup kelompoknya masing-masing maupun kelompok lain. atau benda mati, alam semesta normal dan segala keanehan biasa yang terjadi Dua orang siswa yang berbeda dalam kelompok tersebut didekati berhubungan dengan bumi maupun pekerjaan mereka kepada sekelompok luar angkasa. Seperti yang ditunjukkan DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Fowler. Page | 82 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 informasi yang metodis dan terstruktur menyiratkan bahwa seseorang harus Disposisi peka, mendasar, adil, sah, benar, dan didasarkan pada persepsi dan derivasi siap bekerja sama . Kapasitas untuk (Trianto, 2. menumbuhkan kemampuan berpikir Pembelajaran IPA pembelajaran dasar dalam pendidikan dalam hal ini tentu saja pembelajaran Ipa memiliki hakikat dan tujuan dalam memberikan sebagai berikut : . kesadaran tentang keindahan alam dan segala isinya dengan segala fenomena alam yang berada di luar naluri tegas dan berwawasan luas secara menggunakan logika gagasan dan standar untuk memahami berbagai macam kejadian rutin . Gemar pada keunggulan alam serta penerapannya dalam inovasi . i tempat yang sam. Empat manusia biasa dan bisa di kaji secara pembelajaran IPA adalah perspektif, sains agar mendapat pengetahuan proses, produk, dan aplikasi (Juniati & yang mendalam mengenai fenomena Widiana, alam sehingga dapat meningkatkan Margunayasa, 2016. Permana et al. Semesta Keempat bahan IPA ini tidak Alam . Mendapatkan pengetahuan, dapat dipisahkan. Keempat komponen yakni pengetahuan yang didasarkan ini diharapkan muncul selama proses pada konsep dan fakta nyata yang pembelajaran IPA agar siswa dapat terjadi di lapangan dan data yang tidak mengalami pembelajaran yang lengkap dapat di manipulasi kebenarannya . dan menemukan fakta baru melalui Kemampuan Tuhan Paramitha permasalahan yang ada, terlebih lagi, fakta-fakta DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 83 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 kegiatan ilmiah atau metode ilmiah 9 . Tujuan IPA peserta didik untuk berpikir kritis merupakan tantangannya sekarang. pembelajaran dan tergambar pada hasil Sehingga, dalam menggunakan model belajar peserta didik. Pembelajaran sains menekankan menumbuhkan kapasitas menyelidiki secara eksperimental dan mencari tahu Oleh pemanfaatan ilmu pengetahuan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak kemampuan siklus dan cara pandang logis merupakan hal yang digaris bawahi dalam pembelajaran sains. Selain itu, pembelajaran sains ini menggunakan keterampilan berpikir kritis yang sangat tinggi. Fahmi, dkk. Aulia Nur Faizah. AuPeranan Model Two Stay Two Stray Materi Ipa Terhadap Hasilbelajar Peserta Didik Kelas Ivsekolah DasarAy Jurnal Muassis Pendidikan Dasar IPA sekolah dasar diusahakan media yang menggunakan daya berpikirnya. Penggunaan model Two Stay Dua Tinggal termasuk dalam tujuan Ini lebih baik karena menyediakan banyak kegunaan seperti apa yang diucapkan (Sulistyanti. Two-Stay sebagai Contoh Two Stray merupakan model yang akan diuji. memecahkan masalah dan mendorong satu sama lain untuk berhasil unggul mencapai memberikan gambaran dan dapat mencapai suatu tujuan melalui Volume 2,Nomor 1,Januari, . Deby Fitriana. AuPeningkatan Sikap Kolaboratif Peserta Didik Pada Pembelajaran Ipas Kelas Iv Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Metode Two Stay Two Stray (TSTS)Ay. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. Volume 09 Nomor 02, (Juni 2. , hal 4167. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. Page | 84 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 Selanjutnya hal itu dikatakan (Lestari Hudaya, pemikiran anggota kelompok tertentu. Dengan menyatakan yaitu model pembelajaran Tinggal12 Dua Two Stay Two Stay adalah model Dua Tersesat (TSTS) merupakan pembelajaran yang bersifat interaktif, pemahaman yang dimilikinya dan karena di dalam model Pembelajaran diperoleh dari masyarakat setempat. Metode ini juga membantu siswa mengarahkan siswa untuk aktif, pandai dalam menemukan inti permasalahan berdiskusi, bertanya, mencari jawaban, bersama-sama dan memberikan hadiah menjelaskan dan Simak materi yang dijelaskan oleh Teman Sehingga dapat kesendirian dalam konteks kehidupan melatih siswa berpikir kritis, kreatif sehari-hari yang diperoleh. Metode ini dan efektif. Two Stay Two melatih siswa bisa siswa untuk tujuan berinteraksi sehingga siswa mampu mendapatkan secara aktif dengan siswa (Darmawan dan 2020 Harjon. Model bangunan Hartati. Dari metode ini, inti satu cara Two Stay Two Stray merupakan tipe lagi agar siswanya dapat menemukan sikap siswa dapat berubah dari kurang aktif menjadi aktif, karena diselesaikan bersama dan bagaimana aktivitas tersebut Seringkali. Peran dan siswa mampu mentransfer uang di tugas ini dibayarkan kepada Siswa. yang telah diedarkan kelompok. Itu Sehingga pada implementasi mata mencapai peluang bagi siswa untuk pelajaran Metode ini digunakan untuk Dini Learista. AuEfektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 24 PalembangAy. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. Volume 08 Nomor 02, (September 2. , hal 5626. DOI: http://dx. org/10. 22373/bunayya. itu di . 4 Page | 85 Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Volume 10 Issue 1 . Pages 73-87 IPA IV. untuk memastikan tidak ada yang terlalu banyak memanfaatkan sekedar hanya menghafal informasi materi IPA. menghubungkan informasi yang di SIMPULAN dapatnya dengan kehidupan sehari - Pembelajaran kooperatif memiliki pelaksanaannya, salah satunya ialah TSTS dengan sistem kerja kelompok yang terdiri dari empat sampai lima peserta didik dalam kelompok. Dengan tugas masing Ae masing yang berbeda yakni kelompok untuk memaparkan temuan mereka kepada kelompok tamu dan dua peserta didik lainnya bertanya atau mengunjungi kelompok lain untuk shearing informasi yang mereka temui masing-masing sehingga kemampuan berpikir kritis mereka bisa meningkat secara optimal karena dibantu oleh penalaran dari kelompok lain dan membuat mereka bertukar informasi Pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan daya berpikir kritis pada siswa karena siswa diwajibkan untuk bersikap aktif dalam sebuah diskusi kelompok serta mampu hari peserta didik sehingga informasi dan materi lebih menarik dan mudah di DAFTAR PUSTAKA