JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 Pengembangan E-Modul Gambar Teknik Menggunakan Book Creator di Kelas X SMK DPIB SMK Negeri 2 Binjai Ananda Syahputra1*. Liana Atika2 1*, 2 Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Medan. Medan. Indonesia Article Info Article history: Received Oct 06, 2025 Accepted Nov 08, 2025 Published Online Dec 12, 2025 Keywords: E-Modul Book Creator Gambar Teknik Hasil Belajar ABSTRACT Pembelajaran gambar teknik di SMK N 2 Binjai masih terhambat oleh hasil belajar rendah, ketergantungan pada buku paket, dan minimnya inovasi bahan ajar berbasis teknologi. Hal ini menurunkan motivasi dan meningkatkan kebosanan siswa. Oleh karena itu, pengembangan emodul interaktif berbasis Book Creator diperlukan sebagai media belajar mandiri untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis Book Creator pada mata pelajaran Gambar Teknik serta mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X DPIB SMK. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli . ateri, bahasa, dan medi. , angket kepraktisan siswa, serta instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur hasil Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas X DPIB SMK N 2 Binjai. E-modul memperoleh skor rata-rata validasi ahli materi sebesar 3,92 . , ahli bahasa 4,27 . angat laya. , dan ahli media 3,72 . Uji kepraktisan mencapai 88,5% . angat prakti. , sedangkan keefektifan berdasarkan skor N-Gain adalah 0,70 . ategori tingg. Hasil ini membuktikan bahwa e-modul yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan satu mata pelajaran kejuruan. Penelitian selanjutnya dapat memperluas ke mata pelajaran dan sekolah lain, serta mempertimbangkan aspek aksesibilitas digital dan pelatihan guru dalam penggunaan e-modul. E-modul yang dikembangkan dapat menjadi sumber belajar inovatif dan interaktif bagi guru kejuruan, mendukung pembelajaran mandiri dan berbasis teknologi. Sekolah disarankan mengadopsi bahan ajar digital serupa untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan e-modul berbasis Book Creator khusus untuk mata pelajaran teknik kejuruan, yang mengintegrasikan elemen multimedia dan kuis interaktif, serta mengevaluasi secara komprehensif aspek kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan pendekatan yang masih terbatas dalam penelitian sebelumnya. This is an open access under the CC-BY-SA licence Corresponding Author: Ananda Syahputra. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Program Sarjana. Universitas Negeri Medan. Medan. Indonesia. Jl. William Iskandar Ps. Kenangan Baru. Kec. Percut Sei Tuan. Kabupaten Deli Serdang. Sumatera Utara. Indonesia Email: anandasyahputra662@gmail. How to cite: Syahputra. , & Atika. Pengembangan E-Modul Gambar Teknik Menggunakan Book Creator di Kelas X SMK DPIB SMK Negeri 2 Binjai. Jurnal Riset Dan Inovasi Pembelajaran, 5. , 1223Ae1234. https://doi. org/10. 51574/jrip. Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 Pengembangan E-Modul Gambar Teknik Menggunakan Book Creator Di Kelas X DPIB SMK Negeri 2 Binjai Pendahuluan Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang mengalami dampak signifikan dari perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran memungkinkan pendidik menyampaikan materi secara lebih efektif dan peserta didik memperoleh pemahaman yang lebih baik. Abad 21 menuntut pendidik untuk mampu menyediakan kemudahan bagi peserta didik dengan memanfaatkan teknologi inovatif, seperti komputer, papan tulis digital, dan modul elektronik, agar pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik (Farahin Rachman Laraphaty et al. , 2. Bahan ajar adalah elemen krusial dalam proses pemdidikan karena berisi materi, teknik, batasan, serta penilaian yang dirancang secara tersturktur guna mencapai tujuan pembelajaran (Anggraeni & Sari, 2. Tanpa bahan ajar yang tepat, siswa akan kesulitan memahami Perkembangan teknologi informasi memungkinkan penggantian modul cetak tradisional dengan e-modul berbasis digital yang lebih praktis, interaktif, dan dapat diakses kapan saja. E-modul memberikan kemudahan belajar mandiri, memfasilitasi penyampaian materi dengan video, audio, dan animasi, serta menyediakan latihan soal untuk meningkatkan pemahaman siswa. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bagaimana penggunaan e-modul berbasis digital dapat meningkatkan kualitas keterlibatan dan hasil belajar peserta didik (Sudarta. Namun, penelitian terkait pengembangan e-modul khususnya untuk subjek DasarDasar Program Keahlian (DDPK) elemen Gambar Teknik di tingkat SMK masih terbatas. Hal ini menunjukkan perlunya pengembangan media pengajaran yang sesuai dengan ciri-ciri peserta didik SMK, khususnya kelas X DPIB, agar materi kompleks seperti Gambar Teknik dapat disajikan secara interaktif dan mudah dipahami. Observasi di SMK N 2 Binjai menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih menggunakan buku cetak dalam pembelajaran Gambar Teknik. Berdasarkan hasil wawancara selama kegiatan PLP II, proses pembelajaran pada semester ganjil belum mencapai hasil yang Hal ini diperkuat oleh data hasil pembelajaran mata pelajaran Dasar-Dasar Program Keahlian kelas X DPIB Tahun Ajaran 2024/2025, yang terdiri dari 34 siswa. Hasil belajar menunjukkan banyak peserta didik belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yaitu: 18 siswa . ,94%) memperoleh nilai <75, 8 siswa . ,52%) nilai 75Ae80, 5 siswa . ,70%) 81Ae90, sedangkan 3 siswa . ,82%) memperoleh nilai antara 91 dan 100. Kurangnya sumber belajar menjadi penyebab buruknya hasil belajar tersebut, kurangnya motivasi, dan minimnya interaksi visual dalam proses belajar. Berdasarkan fakta tersebut, penelitian ini mencoba untuk menciptakan e-modul berbasis Book Creator sebagai solusi inovatif. Book Creator memungkinkan penyusunan materi digital yang interaktif, dilengkapi teks, gambar, audio, dan video, sehingga dapat meningkatkan ketertarikan belajar dan tujuan pembelajaran bagi siswa. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pengembangan e-modul berbasis Book Creator telah dilakukan pada berbagai jenjang pendidikan dan mata pelajaran, seperti oleh (Dewi, 2022. Laila et al. , 2022. Juliana & Sulistyowati, 2023. Retno, 2. Namun, sebagian besar penelitian tersebut hanya menekankan pada aspek kelayakan tanpa menguji kepraktisan dan keefektifan media secara komprehensif, serta belum diterapkan pada bidang kejuruan teknik bangunan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan e-modul berbasis Book Creator untuk mata pelajaran gambar teknik di program keahlian DPIB SMK N 2 Binjai dengan melibatkan uji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan. Selain itu, e-modul ini mengintegrasikan teks, gambar, audio, video, animasi, dan kuis interaktif sebagai media pembelajaran mandiri yang inovatif guna meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Berdasarkan uraian tersebut. Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul gambar teknik berbasis Book Creator dan menguji kelayakan, kepraktisan, serta keefektifannya dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X DPIB SMK N 2 Binjai. Metode Penelitian Jenis metode yang diterapkan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) atau penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan sebagai referensi dalam penelitian ini adalah ADDIE. Lima langkah paradigma ADDIE adalah analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi (Ibrahim Maulana Syahid et al. , 2. Gambar 1. Tahapan Dalam Pengembangan Model ADDIE Sumber : Ibrahim Maulana Syahid et al. , . Tahapan dalam Lima langkah yang membentuk paradigma ADDIE adalah analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tindakan ini diimplementasikan dengan cara prosedural, model instruksi desain yang tidak prosedural atau bersiklus yang dapat dimulai dari tahap tertentu, serta terdapat model desain pembelajaran integrative. Tahap Analysis bertujuan mengidentifikasi penyebab kesenjangan kinerja pembelajaran serta menentukan strategi dan instruksi yang tepat untuk menutup kesenjangan tersebut berdasarkan bukti empiris (Hidayat & Nizar, 2. Tahap Analysis, bertujuan memperoleh data awal mengenai kondisi pembelajaran elemen gambar teknik di SMK N 2 Binjai. Analisis dilakukan terhadap materi, karakteristik siswa, dan kebutuhan Wawancara dengan guru mata pelajaran Dasar-Dasar Program Keahlian juga dilakukan untuk mendapatkan informasi terkait bahan ajar dan kondisi sekolah. Langkah Design bertujuan untuk memverifikasi kelayakan pembelajaran serta menetapkan metode yang tepat guna menutup kesenjangan pengetahuan dan keterampilan (Hidayat & Nizar, 2. Tahap Design, difokuskan pada perancangan e-modul disesuaikan dengan hasil analisis materi, tujuan pembelajaran, dan karakteristik siswa kelas X DPIB di SMK N 2 Binjai. Tahap development bertujuan menghasilkan dan memvalidasi sumber belajar yang telah direncanakan, dengan mengidentifikasi sumber daya serta alat yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan (Hidayat & Nizar, 2. Tahap Development, e-modul dikembangkan memanfaatkan Book Creator dengan menyusun materi, latihan soal, teks, gambar, audio, dan video. Modul dirancang menggunakan model 5M . engamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasika. Setelah selesai, produk divalidasi oleh pakar materi, bahasa, dan media, kemudian diuji kepraktisan melalui respon siswa dan keberhasilannya efektivitasnya melalui Uji sebelum dan sesudah untuk mengidentifikasi perubahan apa pun diperlukan. Tahap Implementation bertujuan mempersiapkan lingkungan belajar dan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran (Hidayat & Nizar, 2. Tahap Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 Implementation, e-modul yang telah di validasi oleh para ahli diuji coba pada seluruh siswa kelas XI DPIB . peserta didi. Uji kepraktisan dilakukan bertahap: One to One. Small Group, dan Field Trial, sedangkan seluruh siswa kelas X DPIB . peserta didi. uji efektivitas diukur dengan pre-test dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan hasil Tahap Evaluasi, menilai kualitas produk dan proses pembelajaran, baik sebelumnya maupun setelah pelaksanaan. Penetapan kriteria penilaian, pemilihan instrumen, dan pelaksanaan evaluasi dilakukan secara sistematis untuk memastikan kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas e-modul (Hidayat & Nizar, 2. Metode pengumpulan data, meliputi: observasi, wawancara, dan angket, persentase kelayakan untuk validasi, analisis angket untuk kepraktisan, serta uji gain score antara hasil pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas. Skor penilaian para ahli dihitung dengan nilai rata-rata . , rumusnya adalah demikian: ycU" = ycU ycu Keterangan: ycU" = Rata-rata skor kelayakan ycU = Jumlah skor tiap aspek penilaian n = Total seluruh sub variabel Interval skor penilaian ahli materi, media, bahasa, dan pengguna pada kelayakan emodul berbasis Book Creator dihitung dengan statistika deskriptif melalui tabulasi dan ratarata skor. Tabel 1. Interpretasi Kelayakan untuk Ahli Interval Mean S 4,17 Ae 5. 3,33 Ae 4,16 2,50 Ae 3,32 1,00 Ae 2,49 Sumber : Sriadhi, . Interpretasi Sangat Layak Layak Kurang Layak Tidak Layak Teknik analisis data dan kepraktisan meliputi analisis data kuesioner persepsi peserta didik (Akbar, 2. adalah sebagai berikut: ycNycIyce yc Oe yeCyen = y yayaya % ycNycIEa Keterangan : V Ae au = Rata-rata skor kelayakan TSe = Total skor empiric yang tercapai TSh = Total skor yang diharapkan Interpretasi uji pengguna pada e-modul berbasis Book Creator dilakukan dengan statistik deskriptif melalui tabulasi dan rata-rata skor untuk mengetahui tingkat kepraktisan. Tabel 2. Kriteria Interpretasi untuk Uji Pengguna Persentase % 80 Ae 100% 60 Ae 79% 40 Ae 59% 20 Ae 39% 0 Ae 19% Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 Kategori Sangat Praktis Praktis Cukup Praktis Tidak Praktis Sangat Tidak Praktis JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 Efektivitas media dihitung dengan rumus Normalized Gain (N-Gai. yang diajukan oleh Melzer dalam Syahfitri, . ycyeUyeayee yecyeayeiyeiyeiyeIyeiyei Oe ycyeUyeayee ycyeeyeIyeiyeIyeiyei ycAycyeCyeOyea = ycyeUyeayee yeOyeIyeIyeCyes Oe ycyeUyeayee ycyeeyeIyeiyeIyeiyei Tingkat keefektifan e-modul berbasis Book Creator dibagi menjadi empat kategori dengan nilai minimum G < 0,3 sebagai batas terendah efektivitas. Tabel 3. Kriteria Interpretasi Keefektifan Rentang N-Gain Kategori G > 0. G Ae Tinggi G Ae Sedang 3 O G O 0. G < 0. G - Rendah Sumber: Melzer dalam Syahfitri, . Perhitungan N-Gain digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa yang diperoleh setelah menggunakan e-modul dibandingkan dengan sebelum pembelajaran. Nilai N-Gain kemudian ditafsirkan untuk menentukan tingkat keefektifan media pembelajaran yang dikembangkan. Adapun kategori tafsiran keefektifan N-Gain persen dapat dilihat pada Tabel 4. Tabel 4. Tafsiran N-Gain Score% Persentase N-Gain Kategori < 40 Tidak Efektif 40 - 55 Kurang Efektif 56 - 75 Cukup Efektif > 76 Efektif Sumber: Melzer dalam Syahfitri, . Hasil dan Pembahasan Tahap Analisis (Analyz. Tahap analisis bertujuan mengidentifikasi penyebab kesenjangan kinerja pembelajaran serta menentukan strategi dan instruksi yang tepat untuk menutup kesenjangan tersebut berdasarkan bukti empiris (Hidayat & Nizar, 2. Tahap analisis dilakukan melalui studi pendahuluan untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran elemen Gambar Teknik di SMK N 2 Binjai, mencakup analisis materi, siswa, serta kebutuhan. Analisis bahan menunjukkan bahwa kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Merdeka dengan acuan buku paket pada mata pelajaran elemen Gambar Teknik kelas X DPIB. Analisis siswa mengungkapkan rendahnya semangat belajar karena pembelajaran masih terbatas pada buku paket tanpa media, sehingga hasil belajar menurun. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sarana pembelajaran seperti LCD dan komputer tersedia, namun bahan ajar elektronik berbasis Book Creator belum pernah digunakan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan modul elektronik yang berbasis Book Creator agar dapat meningkatkan pencapaian belajar Tahap Desain (Desig. Langkah desain bertujuan untuk memverifikasi kelayakan pembelajaran serta menetapkan metode yang tepat guna menutup kesenjangan pengetahuan dan keterampilan (Hidayat & Nizar, 2. Tahap desain merupakan perancangan produk e-modul yang didasarkan pada Book Creator sesuai hasil analisis materi, sasaran pembelajaran, dan karakteristik siswa kelas X DPIB SMK Negeri 2 Binjai. Pada tahap ini dipersiapkan Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 perangkat . aptop, jaringan internet, dan aplikasi Book Creato. , kemudian dilakukan pembuatan akun, pemilihan ukuran buku, perancangan cover, penulisan teks, penambahan gambar, audio, video, animasi, kuis, serta pengaturan background agar modul lebih menarik. Setelah desain selesai, e-modul ditinjau kembali melalui fitur preview dan dipublikasikan dengan link atau QR code untuk dibagikan kepada siswa. Produk yang telah dibuat kemudian diverifikasi oleh para profesional untuk dievaluasi kelayakan dan kepraktisan media. Table 1. Storyboard media e-modul pembelajaran Book Creator Mengatur aplikasi/web Book Creator yang tersedia di google chrome. Setelah masuk pilihlah menu For Teachers (Learn more / Create a free accoun. untuk mendaftar sebuah akun anda untuk memasukin ke aplikasi Book Creator. Untuk membuat e-modul klik lah New Book agar kamu dapat membuat e-modul Setelah anda klik New Book tersebut anda akan disuruh memilih ukuran kertas yang anda akan membuat e-modul, lalu pilihlah ukuran kertasnya yaitu portrait 2:3, dapat anda lihat yaitu sebagai berikut. Menyiapkan sumber daya, termasuk gambar, perlengkapan gambar teknik, pencarian film yang relevan dan menarik, materi rekaman audio, dan lebih banyak grafik animasi yang menyempurnakan tampilan visual Pencipta Buku yang Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 ISSN 2776-8872 JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Temuan Pengembangan e-Modul di Book Creator Tahap Pengembangan (Developmen. Tahap development bertujuan menghasilkan dan memvalidasi sumber belajar yang telah direncanakan, dengan mengidentifikasi sumber daya serta alat yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan (Hidayat & Nizar, 2. Dalam fase pengembangan, peneliti menyusun tujuan pembelajaran, materi, serta mengembangkan e-modul yang didasarkan pada Book Creator dengan model 5M . engamati, menanya, menalar, mencoba, dan E-modul dilengkapi teks, gambar, video, audio, dan latihan soal sesuai tema yang ditetapkan, lalu divalidasi oleh ahli materi, bahasa, dan media. Tabel 2. Komentar dan Saran Ahli Media Revisi Ahli Media Lembar Soal Dan Jawaban Dibuat Ke dalam Google Form Sebelum revisi Sesudah revisi Perlu diperbaikin pada layout Margin Sebelum revisi Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 Sesudah revisi JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 Temuan Studi mengungkapkan bahwa e-modul yang menggunakan Book Creator dapat dikategorikan layak, praktis, dan efektif untuk pembelajaran Gambar Teknik kelas X DPIB SMK N 2 Binjai. Rata-rata skor validasi ahli materi sebesar 3,83 dan 4,00 . , ahli bahasa 4,27 . angat laya. , dan ahli media 3,72 . Ahli Materi 5,00 4,00 3,83 4,00 Ahli Materi 1 Ahli Materi 2 3,00 2,00 1,00 0,00 Gambar 2. Interpretasi Ahli Materi Ahli Bahasa 5,00 4,27 0,00 Ahli Bahasa Gambar 3. Interpretasi Ahli Bahasa Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 Ahli Media 5,00 3,72 0,00 Ahli Media Gambar 4. Interpretasi Ahli Media Tahap Implementasi (Implementatio. Tahap implementasi bertujuan mempersiapkan lingkungan belajar dan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran (Hidayat & Nizar, 2. Tahap ini dilakukan dengan menguji e-modul berbasis Book Creator pada 34 siswa kelas XI DPIB SMK N 2 Binjai setelah direvisi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Produk yang telah dinyatakan valid kemudian diuji kepraktisannya melalui angket peserta didik secara bertahap, meliputi uji perorangan . ne to on. dengan hasil 80,4%, uji kelompok kecil . mall grou. 91,9%, dan uji skala besar . ield tria. 88,5%, seluruhnya termasuk kategori sangat praktis. Uji keefektifan juga dilakukan untuk mengetahui sejauh mana e-modul berbasis Book Creator mampu meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik, dengan perbandingan nilai pre-test dan post-test pada 35 siswa kelas X DPIB. Rata-rata skor meningkat dari 55,42 pada pre-test menjadi 86,39 pada post-test. Hasil Data Penelitian 100,00 80,00 86,39 60,00 40,00 55,42 20,00 0,00 Pre-Test Pos-Test Gambar 5. Interval Hasil Data Penelitian Gambar 5 menunjukkan perbandingan nilai siswa pada pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pre-test hanya 55,42 . ategori renda. , sedangkan post-test meningkat signifikan menjadi 86,39, dengan peningkatan 30,97 poin. Hasil ini memperlihatkan e-modul yang didasarkan pada Book Creator efektif meningkatkan pemahaman dan kompetensi siswa dari tidak kompeten menjadi kompeten hingga sangat kompeten, serta praktis digunakan dalam pembelajaran di kelas X DPIB SMK Negeri 2 Binjai. Keefektifan e-modul dievaluasi melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test yang kemudian dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil perhitungan keseluruhan disajikan pada Tabel 3. Tabel 3. Distribusi Hasil Uji N-Gain Rentang N-Gain G > 0. Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 Jumlah Peserta Didik Kategori Tinggi JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 Jumlah Kategori Peserta Didik 3 O G O 0. Sedang G < 0. Rendah N-Gain 0,70 Tinggi N-Gain Score % 70,30 Cukup Efektif Sumber: Hasil Analisis, 2025 Berdasarkan Tabel 3, sebanyak 18 peserta didik masul dalam kategori tinggi, 16 peserta didik berada di kategori sedang, dan 1 peserta didik dalam kategori rendah. Nilai NGain yang didapatkan sebesar 0,70, sehingga media e-modul berbasis Book Creator dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X DPIB SMK N 2 Binjai. Tahap Evaluasi (Evaluatio. Produk media pembelajaran e-modul yang didasarkan pada Book Creator yang sudah diuji dan dievaluasi oleh pakar materi, media, bahasa, dan pengguna . eserta didi. , selanjutnya diserahkan kepada guru pengampu mata pelajaran Dasar Ae Dasar Program Keahlian elemen gambar teknik untuk selanjutnya digunakan sebagai referensi belajar mandiri oleh peserta didik. Selain itu, penyebaran e-modul berbasis Book Creator juga diupload grup kelas dan google drive. Temuan penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis Book Creator yang dikembangkan dengan model ADDIE, berbasis Book Creator dianggap valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X DPIB di SMK N 2 Binjai. Validitas oleh ahli materi 1 memberikan skor sebesar 3,83, sedangkan ahli materi 2, memperoleh skor 4,00. Sehingga skor rata-rata ahli materi 1 dan ahli materi 2 yaitu 3,92 yang didapatkan dari kedua ahli materi tersebut dikatakan layak digunakan agar hasil belajar peserta didik kelas X DPIB SMK N 2 Binjai menjadi lebih baik. Ahli bahasa, memperoleh skor 4,27 Sehingga skor rata-rata yaitu 4,27 bahwa dinyatakan sangat layak untuk dipakai sebagai sarana pengajaran menurut para ahli bahasa. Ahli media memberikan skor sebesar mendapatkat skor 3,72, sehingga skor rata-rata ahli media yaitu 3,72, dengan demikian bahwa media pembelajaran emodul berbasis Book Creator dikatakan Layak menurut para ahli media. Kepraktisan berdasarkan uji one-to-one, small group, dan field trial berada pada kategori tinggi 88,5%, serta efektivitas dibuktikan dengan N-Gain 0,70 . ategori tingg. Hasil ini mendukung teori pembelajaran multimedia dan konstruktivisme yang menekankan integrasi teks, gambar, audio, dan video untuk meningkatkan motivasi serta pemahaman Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu Dewi, . Laila et al. , . Juliana & Sulistyowati, . , serta Retno, . , yang juga membuktikan kelayakan dan efektivitas e-modul Book Creator di berbagai mata pelajaran. Implikasinya, e-modul ini dapat menjadi alternatif bahan ajar inovatif yang mendukung pembelajaran mandiri, meski masih ada keterbatasan seperti ketergantungan pada perangkat dan koneksi internet. Adapun media e-modul pembelajaran Book Creator ini dapat diakses melalui tautan berikut. Rentang N-Gain Kesimpulan dan Saran Berdasarkan temuan penelitian, media pembelajaran e-modul yang menggunakan Book Creator pada mata pelajaran Dasar-Dasar Program Keahlian (DDPK) elemen Gambar Vol. 5 No 3. Tahun 2025, hal. 1223 Ae 1234 JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran ISSN 2776-8872 Teknik di kelas X DPIB SMK N 2 Binjai dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Hasil uji validitas menunjukkan skor rata-rata 3,92 dari ahli materi . , 4,27 dari ahli bahasa . angat laya. , dan 3,72 dari ahli media . Dari sisi kepraktisan, media memperoleh skor 88,5% dengan kategori sangat praktis, sedangkan uji efektivitas menggunakan N-Gain menghasilkan skor 0,70 yang termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, penggunaan emodul berbasis Book Creator terbukti layak dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Gambar Teknik kelas X DPIB SMK N 2 Binjai Tahun Ajaran 2025/2026. Saran yang bisa disampaikan untuk pengembangan produk pendidikan ke depan adalah agar penelitian dalam mengembangkan media pembelajaran selalu mempertimbangkan masalah konkret yang dihadapi oleh guru dan siswa, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan belajar. Adapun kekurangan sebagai bahan perbaikan untuk peneliti selanjutnya juga diharapkan dapat menyempurnakan e-modul berbasis Book Creator dengan materi yang lebih lengkap, terkini, dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Konflik Kepentingan Penulis menyatakan bahwa tidak ada konflik kepentingan dalam penelitian ini. Kontribusi Penulis Penulis A. S . %) berkontribusi penuh dalam perancangan penelitian, pengumpulan dan analisis data, serta penulisan naskah. Penulis L. A . %) berperan sebagai pembimbing yang memberikan arahan, masukan, dan koreksi dalam penyusunan penelitian dan artikel. Pernyataan Ketersediaan Data Data pendukung penelitian ini tersedia dan dapat diperoleh dari penulis koresponden berdasarkan permintaan. DAFTAR PUSTAKA