Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Volume 2. Desember 2023:Sangkuriang. Kadar Glukosa Darah dan 18. LajuNomor Pertumbuhan Ikan Lele Sukmawati et al. https://jurnal. univpgri-palembang. id/index. php/ikan Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember 2023: 119-127 KADAR GLUKOSA DARAH DAN LAJU PERTUMBUHAN IKAN LELE SANGKURIANG YANG DIBERI TAMBAHAN RAGI ROTI PADA PAKAN KOMERSIAL Blood Glucose Levels and Growth Rate of Sangkuriang Catfish Given BakerAos Yeast Addition to Commercial Feed. Sukmawati1. Sumantriyadi2. Rahma Mulyani2*. Humairani2 Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Selatan. Sumatera Selatan Prodi Budi Daya Ikan. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas PGRI Palembang *corresponding author: rahmamulyani16@yahoo. ABSTRAK Permasalahan yang sedang dialami bagi para pembudidaya ikan lele sangkuriang saat ini berupa efesiensi penggunaan dari pakan yang terbilang belum maksimal pada penggunaan pakan komersil yang diberikan hingga terjadi kenaikan biaya pada pakan lumayan tinggi. Penanggulangan yang bisa diambil dari permasalahan ini yaitu bisa dengan cara pemberian ragi roti (Saccharomeycess cerivisia. pada pakan komersil. Ragi roti merupakan jeni ragi yang berperan untuk imunostimulan yang bisa memacu peningkatan efesiensi penggunaan pakan dan bisa memacu pada pertumbuhan ikan. Tujuan dari penelitian yakni sebagai pengkaji pada pengaruh ragi roti yang terdapat dalam pakan komersil terhadap kadar glukosa darah, pertumbuhan, rasio konversi pakan dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang. Ikan yang digunakan sebagai bahan yaitu benih lele sangkuriang dengan ukuran 9-12 cm sebanyak 120 ikan. Parameter yang diamati pada penelitian yakni parameter kadar glukosa darah, pertumbuhan berat ikan mutlak dan spesifik, laju pertumbuhan panjang ikan mutlak dan spesifik, rasio konversi pakan dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang. Hasil dari penelitian menunjukan bahwasanya pemberian ragi roti pada pakan komersil meningkatkan hasil yang terbaik penelitian terdapat pada perlakuan P3 dengan pemberian ragi roti . gram/1 kg paka. menghasilkan kadar glukosa darah sebesar 29,17 mg/dl, pertumbuhan berat 13,65 gram, pada pertumbuhan panjang sebesar 5,33 cm, rasio konversi pakan pakan sebesar 1,71, kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang sebesar 100%. Kata Kunci : Pertumbuhan. Lele Sangkuriang. Kadar Glukosa Darah. Ragi roti ABSTRACT Probelems that are being experienced by sangkuriang catfish cultivators at this time. In the form of efficiency in the use of feed which is considered not optimal in the use of commercial feed given so that there is a fairly high increase in feed costs. The countermeasures that can be taken from this problem are by applying bakerAos yeast (Saccharomycess cerivisa. to commercial feed. BakerAos yeast is a type of yeast that acts as an immunostimulant which can increase the efficiency of feed use and can spur fish growth. The aim of the study was to assess the effect of bakerAos yeast found in commercial feed on blood glucose levels, growth, feed conversion ratio and survival of sangkuriang catfish. Observed in the study namely blood glucose levels, absolute and specific fish weiht growth, absolute abd sresific fish lenght growth rate, feed conversion ratio and sangkuriang catfish e-ISSN 2620-4622 p-ISSN 1693-6442 Kadar Glukosa Darah dan Laju Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Sukmawati et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember 2023: 119-127 In the P3 treatment by giving bakerAos yeast . gram/1 kg of fee. resulted in blood glucose levels of 29,1 mg/dl, weight growth of 13,65 grams, growth in lenght of 5,33 cm, feed conversion ratio of 1,71 fish survival sangkuriang catfish by 100 % Keyword: Growth. Sangkuriang Catfish. Blood Glucose level. Bread Rag PENDAHULUAN Lele sangkuriang berupa ikan yang mempunyai pertumbuhan relatif cepat, mampu menyesuaikan pada lingkungan sekitarnya, memiliki rasa yang enak dan mempunyai gizi yang tinggi, maka dari itu masyarakat minat untuk budidayakan ikan lele sangkuriang (Arief et al. , 2. Melonjaknya kenaikan produksi pada budidaya lele sangkuriang terjadi perkurangan terhadap penggunaan pakan pada budidaya ikan pada saat ini. Permasalahan yang dihadapi para pembudidaya ikan lele sangkuriang pada saat ini berupa yaitu ketepatan penggunaan pakan terbilang tidak maksimal dari pemberian pakan komersil hingga biaya pakan menjadi tinggi. Solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan saat ini untuk para pembudidaya bisa dilakukan pemberian ragi roti terhadap pakan komersil. Ragi roti (Saccharomyces cerevisia. yaitu jenis ragi yang mempunyai kadungan berupa imunostimulan yang bisa memacu pertumbuhan pada ikan dan mengoptimalkan sistem pada imun ikan (Rawung dan Manoppo et al. , 2. Hasil dari penelitian penggunaan ragi roti bahwa mampu memacu kecernaan pada pakan dan juga pertumbuhan pada ikan baronang (Kammarudin et al. , 2. Pemanfaatan Saccharomyces cerevisiae . agi rot. berperan untuk imunostimulan memberikan residu yang berbahaya pada tubuh ikan baik lingkungannya dan tidak berbahaya untuk kesehatan manusia jika mengkonsumsi ikan tersebut. Pertumbuhan dipengaruhi juga oleh faktor stres yang ditandai terhadap memacunya kadar glukosa darah pada ikan tersebut. Memacunya padat tebar mampu menyebabkan terjadinya stres pada ikan sehingga berakibat terhadap tingginya tingkat glukosa darah. Selanjutnya menyebabkan kematian terhadap ikan. Evans et al. , . menyatakan bahwa, stres yang terjadi pada ikan biasanya di lingkungannya yaitu suhu atau diperoleh juga saat pengakutan transportasi. Menurut Nasichan et al. , . kadar glukosa darah pada ikan berupa sumber ekekuatan utama pada ikan, juga berupa sumber cadangan bahan bakar pada ikan dan substrat esensia. berupa metabolisme sel terutama dalam sel otak ikan. Tujuan mengetahui pengaruh dari kadar glukosa darah, nilai pertumbuhan dan presentase kelangsungan hidup pada ikan lele sangkuriang dan mengetahui perlakuan terbaik pada pemberian ragi roti dalam pakan komersil, yang mempengaruhi kadar glukosa, pertumbuhan dan kelangsungan hidup. METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian di laksanakan di Workshop Pemeliharaan Ikan (WSPI) Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas PGRI Palembang. Jl. Jend. Yani. Lrg. Gotong Royong 9/10 Ulu Kota Palembang dan UPTD Laboratorium Lingkungan Jl. Aerobik No. 4 kampus. Waktu penelitian di laksanakan 2 bulan, dari bulan April-Juni 2022. Kadar Glukosa Darah dan Laju Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Sukmawati et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember 2023: 119-127 Bahan dan Alat Bahan yang digunakan pada penelitian yaitu ragi roti, benih ikan lele 1000,putih telur ayam dan air. Alat yang digunakan pada penelitian yakni akuarium ukuran 30 cm2, toples, timbangan manual, timbangan digital, aerator, thermometer, pH. Syirge 1 ml. DO meter, tes kit glukosa darah, alat tulis, penggaris dan kamera. Rancangan Penelitian Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Setiap akuarium disusun secara acak. Perlakuan yang dipakai merupakan kombinasi dari pakan komersil dan ragi roti yang yakni Perlakuan P0 . anpa ragi roti kontro. , perlakuan P1 . gram ragi roti/kg pakan komersi. , perlakuan P2 . gram ragi roti/kg pakan komersi. , dan perlakuan P3 . gram ragi roti/kg pakan komersi. Ikan Uji Benih ikan lele sangkuriang yang di gunakan berukuran 9-12 cm. Total benih yang di gunakan pada penelitian berjumlah 120 ekor, jumlah ikan pada setiap perlakuan dalam satu akuarium berjumlah 10 ekor benih ikan. Selama pemeliharaan, setiap akuarium di bersihkan dengan cara disipon setiap harinya sebanyak 1 kali dan pergantiaan air sebanyak 25% dari jumlah volume air. Benih ikan lele sangkuriang di pelihara dalam waktu 56 hari frekuensi pemberian pakan secara at satiation dengan . %) dari total berat ikan. Pakan yang digunakan yakni jenis pakan pellet dengan tambahan perlakuan ragi roti sebesar 3 kali pada satu hari yakni pada saat pagi hari pukul 08. 00 WIB dan pada siang hari pukul 12. 00 WIB, pada sore hari pukul 16. 00 WIB. Selama penelitian benih ikan lele sangkuriang diberi pakan kontrol (P. pelet komersil 100% tanpa ragi roti, perlakuan 1 (P. 4 gram ragi roti/kg pakan komersil, perlakuan 2 (P. 9 gram ragi roti/kg pakan komersil, perlakuan 3 (P. 12 gram ragi roti/kg pakan komersil. Sebelum diberikan ke ikan, pakan komersil dan ragi roti ditimbang terlebih dahulu untuk menghitung data jumlah konsumsi pakan. Parameter Yang di Amati Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan benih ikan lele sangkuriang, pertambahan berat ikan mutlak, pertambahan berat ikan spesifik, laju pertambahan panjang ikan mutlak, pertambahan panjang ikan kelangsungan hidup dan kualitas air wadah pemeliharaan. Analisis Data Sebagai bahan acuan mengkaji pengaruh pada perlakuan ragi roti yang berhubungan dengan kadar glukosa dan pertumbuhan pada ikan lele sangkuriang. Data yang didapat selanjutnya di analisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANSIRA) agar mendapatkan hasil perlakuan, yang diberi pada pertumbuhan ikan, data yang sudah diperoleh kemudian ditampilkan dalam bentuk tabel. Jika pengaruh yang berbeda nyata bahkan membandingkan data pada perlakuan terbaik maka di lanjutkan menngunakan uji lanjut Dunnett. HASIL DAN PEMBAHASAN Glukosa Darah Ikan Lele Sangkuriang Hasil dari pengamatan di dapat nilai kadar glukosa darah yang terdapat pada ikan lele sangkuriang memperlihatkan nilai yang berbeda pada awal tebar dan pada akhir pemeliharaan. Adapun kadar Kadar Glukosa Darah dan Laju Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Sukmawati et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember 2023: 119-127 glukosa darah dalam ikan sangkuriang yang terdapat diawal pemeliharaan dan diakhir pemeliharaan bisa dilihat di Tabel 1. Tabel 1. Glukosa Darah Ikan Lele Sangkuriang Selama Penelitian Perlakuan Rata-rata Nilai Kadar Glukosa Darah . g/d. hari ke0 6,35 33,00 6,32 31,00 5,65 29,50 6,10 29,17 Keterangan: Huruf Superscript yang berbeda menunjukan hasil yang berbeda nyata (Uji Dunnet. p<0. Perlakuan dengan pemberian pakan yang diberi tambahan ragi roti meningkatkan kadar glukosa darah ikan lele sangkuriang sebesar 29,17-33,00 mg/dl. Nasichah et al. , . kadar glukosa darah pada tubuh ikan yaitu berupa sumber kekuatan utama dan sumber cadangan bahan bakar dan substrat esensial untuk metabolisme sel terutama sel otak. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa glukosa darah memiliki nilai yang cenderung rendah Hal memperlihatkan bahwa ikan lele sangkuriang mampu beradaptasi terhadap potensi sumber stres. Glukosa sangat penting untuk memenuhi kebutuhan energi yang tinggi akibat stres, karena stres akan mengalihkan kekuatan dari proses metabolisme normal menjadi mengaktifkan sistem fisiologis Pertambahan Berat Mutlak Ikan Lele Sangkuriang Hasil pertambahan rata-rata berat ikan lele sangkuriang selama masa penelitian bisa dilihat di Tabel 2. Tabel 2. Pertambahan Berat Mutlak Rata-rata Ikan Lele Sangkuriang Selama Penelitian Perlakuan Berat 5,00 A . a 5,33 A . ab 7,80 A . b 13,65 A . c Keterangan: Huruf Superscript yang berbeda menunjukan hasil yang berbeda nyata (Uji Dunnet. p<0. Perlakuan P3 . enambahan 12 gram ragi roti/1 kg paka. menunjukan pertambahan berat mutlak ikan lele sangkuriang yang tertinggi. Hal tersebut disebabkan makanan yang diberikan telah mencukupi kebutuhan ikan untuk meningkatkan pertumbuhannya. Perlakuan P2 dan perlakuan P1, pertambahan berat mutlak lebih rendah dari Perlakuan P3 menunjukkan laju pertumbuhan yang cenderung menurun, hal tersebut disebabkan jumlah pakan yang di berikan menyebabkan penurunan kualitas air yang mengakibatkan pertumbuhan ikan ikut terhambat. Perlakuan P0 . anpa penambahan ragi roti/ kontro. memperlihatkan pertambahan berat mutlak pada ikan yang memiliki nilai terendah jika dibandingkan terhadap perlakuan lainnya. Hal tersebut Kadar Glukosa Darah dan Laju Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Sukmawati et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember 2023: 119-127 Berat Spesifik . disebabkan bahwasanya pemberian pakan 5% sehari sekedar untuk meningkatkan pertumbuhan yang relatif rendah disebakan pakan yang telah diberikan dimakan dan banyak dipergunakan untuk bergerak, adaptasi serta pertumbuhan Pertambahan Berat Spesifik Ikan Lele Sangkuriang Hasil dari pengamatan pada pertambahan rata-rata berat spesifik ikan lele sangkuriang selama masa penelitian berada di Gambar 1. a ab Minggu ke- Gambar 1. Nilai Hasil Rata-rata Berat Spesifik Ikan Lele Sangkuriang Selama Penelitian Tingginya nilai pertumbuhan pada perlakuan P3 diduga dikarenakan dosis yang diberikan sudah sesuai terhadap kondisi ikan sehingga kekuatan yang didapat pada pakan bisa digunakan ikan dalam beraktivitas dan dalam Rachmawati et al. , . memukakan bahwa pemberian ragi roti sebesar 1,5 %/kg pakan menghasilkan nilai yang tinggi dari pada ikan tanpa Tingginya nilai pertumbuhan pada perlakuan P3 diduga karena dosis yang diberikan sudah sesuai terhadap kondisi ikan sehingga kekuatan yang didapat dari pakan bisa digunakan oleh ikan dalam beraktivitas dan dalam Pertambahan Panjang Mutlak Ikan Lele Sangkuriang Hasil dari pengamatan pada pertambahan panjang rata-rata mutlak ikan lele sangkuriang selama penelitian bisa dilihat di Tabel 3. Tabel 3. Pertambahan Panjang Mutlak Rata-rata Ikan Lele Sangkuriang Selama Penelitian Perlakuan Berat 3,43 A . a 3,47 A . a 4,03 A . a 5,33 A . b Keterangan: Huruf Superscript yang berbeda menunjukan hasil yang berbeda nyata (Uji Dunnet. p<0. Kadar Glukosa Darah dan Laju Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Sukmawati et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember 2023: 119-127 Perlakuan P3 . gram ragi roti/1 kg paka. menunjukan pertambahan panjang ikan lele sangkuriang yang tertinggi hal tersebut di sebabkan adanya kesimbangan nutrisi yang baik dan diduga juga pakan yang dikonsumsi oleh ikan bisa direspon dengan baik oleh ikan Diduga karena laju pertumbuhan sangat erat kaitanya terhadap proses pencernaan pada ikan, jika ikan semakin baik dalam pencernaan pakan tersebut. Perlakuan P0 . anpa pemberian ragi roti di dalam paka. menunjukan adanya sangkuriang yang terendah. Ratnasari . berhasilnya suatu budidaya pada ikan lele disebabkan beberapa faktor yakni benih ikan yang unggul atau memiliki kualitas yang baik, diberikan makanan dengan kandungan gizi tinggi, berda pada perairan yang baik dan cara pemeliharaan yang baik. Pertambahan Panjang Spesifik Ikan Lele Sangkuriang Hasil dari pengamatan pada pertambahan rata-rata panjang spesifik ikan lele sangkuriang selama penelitian berada di Gambar 2 Panjang Spesifik . a ab Minggu ke- Gambar 2. Nilai Hasil Rata-rata Panjang Spesifik Ikan Lele Sangkuriang Selama Penelitian Tingginya nilai pertumbuhan pada perlakuan P3 diduga karena dosis yang diberikan sudah sesuai terhadap kondisi ikan sehingga kekuatan yang didapat pada pakan bisa digunakan oleh ikan dalam beraktivitas dan dalam pertumbuhan. Pertumbuhan panjang spesifik disebabkan dari kualitas protein yang ada pada pakan. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Arief et al. , yang mengmukakan bahwa pertumbuhan pada ikan sangat erat kaitannya terhadap protein didalam pakan, dikarenakan protein berupa sumber kekuatan yang dibutuhkan ikan dan protein merupakan asupan yang dibutuhkan ikan dalam pertumbuhannya. Berdasarkan dari hasil parameter pertumbuhan panjang spesifik pada penelitian ini. Perlakuan P3 . gram ragi roti/1 kg paka. Menunjukan hasil tertinggi dan berbeda tidak nyata terhadap perlakuan lainnya. Kadar Glukosa Darah dan Laju Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Sukmawati et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember 2023: 119-127 Rasio Konversi Pakan Hasil dari pengamatan terhadap rata-rata Rasio Konversi Pakan ikan lele sangkuriang selama masa penelitian bisa dilihat di Tabel 4. Tabel 4. Rasio Konversi Pakan Ikan Lele Sangkuriang Selama Penelitian Perlakuan FCR 1,71A . a 2,37 A . ab 3,77 A . , . b 3,57 A . c Keterangan: Huruf Superscript yang berbeda menunjukan hasil yang berbeda nyata (Uji Dunnet. p<0. Rasio konversi pakan pada ikan lele sangkuriang tertinggi terdapat didapat pada perlakuan P1 dimana rata-ratanya 3,77 dengan pemberian ragi roti . gram /1 kg paka. lebih tinggi jika dilihat pada perlakuan P0 dengan rata-rata 3,57 tanpa ragi roti (Kontro. , diikuti oleh perlakaun P2 dengan rata-rata 2,37 dengan pemberian ragi roti . gram/1 kg paka. dan nilai yang paling terendah terjadi di perlakuan P3 dimana nila rata-ratanya 1,71 diberi ragi roti . gram/1 kg paka. Sumardiyani et al. , . menjelaskan hasil penelitiannya ditemukan bahwa nila yang didapat pada konversi pakan yang terbaik diperoleh diperlakuan dengan ragi roti 3 gram/kg pakan dengan nilai 1. Berdasarkan rasio konversi pakan terhadap perlakuan P3 dengan rata-rata 1,71 merupakan perlakuan terbaik dari perlakuan lainnya, nilai tersebut sudah termasuk dakam kisaran nilai optimal rasio konversi pakan ikan lele Kelangsungan Hidup Ikan Lele Sangkuriang Kelangsungan berperan penting untuk mengetahui bertahan atau tidaknya ikan lele Hasil dari pengamatan kelangsungan hidup pada ikan lele sangkuriang yang diberi tambahan ragi roti pada pakan komersil selama masa pemeliharan 56 hari pemeliharaan. Data tingkat kelangsungan hidup pada ikan lele dari masing-masing perlakuan bisa dilihat di Tabel 5. Tabel 5. Rata-rata dari Kelangsungan Hidup Ikan Lele Sangkuriang Perlakuan Rata-rata SR % 94,67 A . a 97,33 A . ab 97,33 A . b 98,00 A . c Keterangan: Huruf Superscript yang berbeda menunjukan hasil yang berbeda nyata (Uji Dunnet. p<0. Kualitas Air Parameter kualitas air selama masa penelitian yang diukur yakni parameter suhu, pH, oksigen terlarut dan juga Dari data yang diperoleh nilainya Data dari nilai terendah dan tertinggi pada kualitas air bisa dilihat di Tabel 6. Selama masa pengecekan kualitas air pada ikan lele sangkuriang didapat kisararan rata-rata suhu 28-29CC, pH 6,4Ae Kadar Glukosa Darah dan Laju Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Sukmawati et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember 2023: 119-127 7,6. Oksigen Terlarut 1,8 Ae 5,3 mg/l dan amonia <0,02-3,21. Uji DO dilakukan WSPI Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Palembang dan amonia dilakukan di UPTD Laboratorium Lingkungan Sumatera Selatan. Tabel 6. Kualitas Air Pemeliharaan Ikan Lele Sangkuriang Selama Penelitian Parameter Perlakuan Kisaran Optimal Suhu (O. 7,1-7,6 6,8-7,4 6,9-7,4 6-4-7,4 4,2-5,3 2,8-4,8 2,8-3,9 2,0-4,5 0,42-1,21 0,02-1,93 0,72-1,10 0,86-1,62 Amonia . Berdasarkan hasil pengamatan suhu rata-rata semua perlakuan adalah 28-29oC hal tersebut sejalan dengan penelitian Nugraha et al. , . dimana kisaran suhu pemeliharaan yang baik adalah 2830 oC. SIMPULAN Dari hasil selama masa penelitian yang sudah dilaksanakan bisa diambil Kadar Glukosa darah pada akhir pengamatan menghasilkan berbeda tidak nyata P0 sebesar 33,00 mg/dl. P1 sebesar 31,00. P2 sebesar 29,50 dan P3 sebesar 29,17 mg/dl. Pertumbuhan dan panjang yang terbaik terdapat di perlakuan P3 berat sebesar 13,65 gram dan panjang 5,33 kelangsungan hidup pada Perlakuan P3 sebesar 100%. Nilai Konversi pakan terbaik pada P3 sebesar 1, 71. DAFTAR PUSTAKA Arief M. Fitriani N. Sri Subekti, 2014 Pengaruh Pemberian Probiotik Berbeda Pada Pakan Komersial Terhadap Pertumbuhan dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 6. :49-53. 25-34 0C (Sunarma, 2. 6,5-9 (Purwanti et al. , 2. 3 mg/l (Ratnasari, 2. 5,7 mg/dl (Hastuti et al. , 2. Hasil yang terbaik pada penelitian di dapat pada perlakuan P3 dengan pemberian ragi roti . gram/1 kg paka. menghasilkan kadar glukosa 29,17 mg/dl, pertumbuhan berat 13,65 gram, pada pertumbuhan pada panjang mutlak ikan lele sebesar 5,33 cm, nilai rasio konversi pakan pakan ikan lele sebesar 1,71, kelangsungan hidup pada ikan lele sangkuriang dengan nilai sebesar 100%. SARAN