Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN BERBASIS WEB DI STMIK BINA PATRIA MENGGUNAKAN METODE TOPSIS Natasya Dwi Aisyiyah. Wiji Rahayu. Zahra Nur Azizah Wiguno. 1, 2, . Program Studi S1 Sistem Informasi. STMIK Bina Patria Jl. Raden Saleh No. Potrobangsan. Kec. Magelang Utara. Kota Magelang. Jawa Tengah 56116 e-mail: Sasanatasya2002@gmail. , wiji8820@gmail. , zaraanaw26@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web untuk menilai kinerja karyawan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode ini dipilih karena sederhana, efisien, dan mampu menghasilkan peringkat alternatif berdasarkan kinerja relatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Sistem dirancang menggunakan PHP dan MySQL, dengan fitur utama berupa pengolahan data karyawan, perhitungan nilai kinerja berdasarkan kriteria, serta penyajian hasil evaluasi dalam bentuk Simulasi menggunakan data hipotesis menunjukkan bahwa metode TOPSIS berhasil memberikan peringkat karyawan secara objektif, dengan alternatif terbaik memperoleh nilai preferensi tertinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode TOPSIS dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih sistematis dan transparan dalam penilaian kinerja Kata Kunci : sistem pendukung keputusan, penilaian kinerja, metode TOPSIS, web-based system. STMIK Bina Patria ABSTRACT This study aims to develop a web-based decision support system to assess employee performance using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method. This method was chosen because it is simple, efficient, and able to produce alternative rankings based on relative performance. Data were collected through interviews, observations, and literature studies. The system was designed using PHP and MySQL, with the main features being employee data processing, performance value calculation based on criteria, and presentation of evaluation results in the form of reports. Simulations using hypothetical data show that the TOPSIS method successfully provides objective employee rankings, with the best alternative obtaining the highest preference value. This study shows that the application of the TOPSIS method can support more systematic and transparent decision making in employee performance assessment Keywords: decision support system, performance assessment. TOPSIS method, web-based system. STMIK Bina Patria PENDAHULUAN Penilaian kinerja karyawan merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia pada suatu organisasi atau institusi. Penilaian kinerja yang akurat dan objektif tidak hanya membantu dalam menentukan penghargaan atau promosi karyawan, tetapi juga berfungsi sebagai dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas kinerja individu maupun organisasi secara keseluruhan. Namun proses penilaian kinerja sering kali menghadapi berbagai tantangan, seperti subjektivitas penilaian, keterbatasan waktu, serta kompleksitas dalam pengolahan data, terutama jika dilakukan secara manual. STMIK Bina Patria, sebagai institusi pendidikan tinggi, memiliki kebutuhan untuk mengevaluasi kinerja karyawannya secara terstruktur dan efisien. Saat ini, proses penilaian kinerja karyawan di STMIK Bina Patria masih dilakukan secara manual, sehingga cenderung kurang efektif dan efisien. Hal ini dapat menghambat institusi dalam mengambil keputusan strategis terkait pengelolaan sumber daya manusia, seperti pemberian penghargaan, kenaikan jabatan, atau pembinaan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web bagi STMIK Bina Patria dengan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam menentukan peringkat berdasarkan kedekatan alternatif terhadap solusi ideal, sehingga menghasilkan proses evaluasi yang lebih terukur dan obyektif. Sistem ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan sistem manual yang ada saat ini dengan menyediakan lebih banyak kriteria penilaian, validasi bobot yang lebih formal, serta fitur analitik untuk mendukung evaluasi kinerja secara menyeluruh. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengelolaan kinerja karyawan menjadi lebih efisien, transparan, dan mendukung tujuan strategis institusi secara keseluruhan. Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 II. TINJAUAN PUSTAKA 1 Teori Penunjang Penilaian Kinerja Karyawan Penilaian kinerja adalah proses dimana organisasi mengevaluasi pelaksanaan kerja individu. Penilaian kinerja dapat dilakukan untuk memberikan informasi mengenai dapat dilakukannya promosi dan penetapan gaji. Menurut Dessler, promosi yang paling baik untuk meningkatkan motivasi karyawan adalah promosi berdasarkan kompetensi. Kompetensi karyawan dapat diukur dengan melakukan penilaian kinerja (Dessler, 2010 dalam Argasah & Gustian, 2. Sistem Pendukung Keputusan Menurut (Turban & Aronson, 2015 dalam Khoiril Ulama et al. , 2. Sistem Pendukung Keputusan adalah sebuah sistem yang dimaksudkan untuk mendukung para pengambil keputusan manajerial dalam situasi keputusan semiterstruktur. DSS dimaksud untuk menjadi alat bantu bagi para pengambil keputusan untuk memperluas kapabilitas mereka, namun tidak untuk menggantikan penilaian mereka. Sistem pendukung keputusan SPK merupakan suatu sistem interaktif berbasis komputer, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah-masalah yang sifatnya semi terstruktur dan tidak terstruktur, yang intinya mempertinggi efektifitas pengambil keputusan (Kusrini, 2007 dalam Khoiril Ulama et al. , 2. Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) adalah salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria yang dikembangkan oleh Hwang dan Yoon pada tahun 1981. TOPSIS didasarkan pada konsep dimana alternatif yang terpilih atau terbaik tidak hanya mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal positif, namun juga memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif dari sudut pandang geometris dengan menggunakan jarak Euclidean untuk menentukan kedekatan relative dari suatu alternatif dengan solusi optimal. Solusi ideal positif difefinisikan sebagai jumlah dari seluruh nilai terbaik dapat 3 Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Karyawan Terbaik Dengan Metode Topsis Pada PT Zafran Athmar Anugrah dicapai untuk setiap atribut, sedangkan solusi ideal negatif terdiri dari seluruh nilai terburuk yang dicapai untuk setiap atribut (Apriadi and Sihotang, 2. 2 Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu digunakan sebagai dasar dalam pengembangan penelitian ini. Rangkuman penelitian terdahulu dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. 1 Penelitian Terdahulu Judul Tahun Penulis Hasil GAP Analysis Sistem Pendukung Faras Tira Alternatif A4 Hanya Keputusan Penilaian Wulandari. Agung terpilih sebagai mempertimbangkan Kinerja Dosen Triayudi. Mesran, dosen dengan lima kriteria utama. Menggunakan Metode Kelik Sussolaikah terbaik sehingga mungkin COPRAS dengan skor 100. mengabaikan faktor lain yang relevan. Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Pegawai Pemerintahan Desa Menggunakan Metode Multi Factor Evaluation Process (Mfe. Irfan Juliardi Saputra. Anief Fauzan Rozi Sistem dirancang dan diuji Black Box serta UAT (User Acceptance Tes. Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Instalasi Farmasi Menggunakan Metode Analytic Network Process (ANP) di Rumah Sakit Grandmed Permata Sari 1. Tarigan dan Jijon Raphita Sagala Fokus pada satu kasus . egawai generalisasi ke lingkungan lain. Belum MFEP dengan metode Sistem Evaluasi pengguna sistem tidak dijelaskan secara mendalam pengguna . ser kriteria dengan Belum ada fitur Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 Judul Tahun Penulis Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Kontrak Menggunakan Metode Multy Attribute Utility Theory (MAUT) (Studi Kasus: PT. Telkom Maris. Sistem berbasis MAUT mengolah data kontrak untuk peringkat dari nilai tertinggi . Menampilkan terbaik dengan Hasil hasil sebagai Peringkat 1: Rensi Gultom . Peringkat 2: Rosa Purba . Peringkat Sustriana . Sistem kinerja secara Pengguna dapat mengakses fitur untuk input data . Metode MAUT Tidak validitas hasil GAP Analysis tambahan untuk kinerja jangka Tidak berbasis web mobile, yang Potensi dengan metode TOPSIS atau AHP Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 Judul Tahun Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Pegawai untuk Kenaikan Jabatan Menggunakan Metode SMART Berbasis Web pada PT. Bumi Daya Plaza Cabang Palembang i. Penulis . Sistem bobot secara relevan untuk Renaldi Dwi Putra dan Widya Cholil Hasil dalam konteks GAP Analysis untuk menilai metode MAUT Sistem SMART. Penelitian manual yang lambat METODE PENELITIAN 1 Metode Pengumpulan Data . Wawancara Wawancara dilakukan langsung terhadap pihak terkait di STMIK Bina Patria untuk memahami tentang obyek yang diteliti. Observasi Melakukan pengamatan langsung obyek yang sedang diteliti. Studi dan Literatur Melakukan pencarian berbagai sumber seperti jurnal dan dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. 2 Batasan Penelitian Penelitian ini terbatas pada tahap desain konseptual dan simulasi metode TOPSIS dalam sistem pendukung keputusan berbasis web, tanpa implementasi sistem secara nyata. 3 Tahapan Pengembangan Sistem Proses pengembangan sistem meliputi: Analisis Kebutuhan Sistem Mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan kendala dalam sistem manual. Perancangan Sistem Membuat diagram alir data, desain database, dan antarmuka pengguna. Implementasi Sistem Menggunakan PHP dan MySQL sebagai teknologi utama untuk pengembangan. Pengujian Sistem Melakukan pengujian dengan metode Black Box dan User Acceptance Testing (UAT). 4 Tahapan Perhitungan Metode TOPSIS Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) banyak digunakan pada beberapa model MADM (Multiple Attribute Decision Makin. untuk menyelesaikan masalah keputusan secara praktis karena memiliki konsep yang sederhana dan mudah dipahami, komputasinya mudah, efisien, dan memiliki kemampuan untuk mengukur kinerja relatif dan alternatif, alternatif keputusan dalam bentuk matematis yang sederhana. Secara umum, prosedur TOPSIS mengikuti Langkah- langkah sebagai berikut (Imawan et al. , 2019 dalam Jayne Milla Novita & Wasiur Rizqi, 2. Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 Membuat matriks keputusan yang ternormalisasi. Membuat matriks keputusan ternormalisasi terbobot . ycycnyc = ycyc ycycnyc Menentukan matriks solusi ideal positif dan matriks ideal negatif. A = . 1 , y2 ,A. yn ) A _ = . 1 - , y2 - ,A. yn - ) Menentukan jarak antara nilai antar setiap alternatif dengan matriks solusi ideal positif dan matriks solusi ideal Menentukan nilai preferensi untuk setiap alternatif. IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil wawancara terhadap pihak STMIK Bina Patria, maka dapat diketahui kebutuhan yang diperlukan dalam mengatasi permasalahan yang ada. Analisis kebutuhan sistem diambil berdasarkan hasil dari wawancara. Rancangan Sistem Pendukung Keputusan Penelitian ini difokuskan pada pengembangan kerangka konseptual dan simulasi penerapan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam sistem pendukung keputusan berbasis web untuk penilaian kinerja karyawan di STMIK Bina Patria. Analisis Kebutuhan Kebutuhan Fungsional . Dapat memasukkan data karyawan, kriteria penilaian, dan bobot setiap kriteria dalam sistem. Sistem dapat menghitung nilai menggunakan metode TOPSIS dan memberikan peringkat karyawan. Sistem menyediakan hasil evaluasi dalam bentuk laporan. Kebutuhan Non-Fungsional . Sistem diharap responsif dan dapat diakses dengan perangkat desktop maupun mobile. Sistem dirancang agar dapat diakses melalui web browser. Perancangan Sistem Penilaian Kinerja Karyawan Berbasis Web Data Flow Diagram Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 Gambar 4. 1 Data Flow Diagram Desain Antarmuka . Halaman Login Sebelum masuk ke halaman kita harus melakukan login terlebuh dahulu dengan memasukkan Username dan Password. Gambar 4. 2 Halaman Login Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 Halaman Utama Halaman utama terbuka setelah kita berhasil melakukkan login, kemudian di halaman ini terdapat menu home, proses evaluasi, dan hasil laporan. Gambar 4. 3 Halaman Utama . Formulir Input Data Saat kita pilih menu proses evaluasi, kita dapat menginput data karyawan yang ingin di nilai. Gambar 4. 4 Halaman Input Data Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 Hasil Laporan Kemudian di menu hasil laporan terdapat hasil penilaian karyawan dengan detail. Gambar 4. 5 Halaman Hasil Laporan Tahapan Simulasi dengan Data Hipotesis Berikut ini adalah hal-hal yang perlu disiapkan sebelum memulai perhitungan dengan metode Topsis, sebagai Menentukan Kriteria Tabel 4. Kriteria penilaian kinerja karyawan Kriteria Kode Presensi Tugas Tambahan Pemenuhan Kewajiban Jobdesk Menentuka nilai bobot kriteria Kriteria Tabel 4. Nilai Bobot Kriteria Nilai Bobot Atribut Benefit Benefit Benefit Memberikan nilai dari setiap alternatif Alternatif Tabel 4. Tabel Memberikan nilai dari setiap alternatif Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 Menentukan matriks keputusan yang ternormalisasi Alternatif Menentukan matriks keputusan ternormalisasi terbobot Alternatif Tabel 4. Matriks Ternormalisasi Tabel 4. Matriks ternormalisasi terbobot Menentukan matriks solusi ideal positif dan matriks solusi ideal negatif Tabel 4. matriks solusi ideal positif dan matriks solusi ideal negatif Positif Negatif Menentukan jarak antara nilai setiap alternatif dengan matriks solusi ideal positif dan matriks solusi ideal Tabel 4. jarak antara nilai setiap alternatif dengan matriks solusi ideal positif dan matriks solusi ideal negatif Alternatif D (Jarak ke solusi ideal posiD- (Jarak ke solusi ideal 2,601 2,346 1,816 2,192 1,383 2,488 1,974 2,662 2,443 2,112 Menentukan nilai preferensi dan perankingan Alternatif Tabel 4. nilai preferensi dan ranking Nilai Preferensi 0,474 0,547 0,643 0,574 0,464 Ranking Simulasi Hasil Hasil perankingan diurutkan dari nilai preferensi tertinggi yaitu A3, yang mendapat ranking 1 kemudian A4 ranking 2, dan A2 ranking 3. Alternatif dengan nilai preferensi terendah adalah A5 yang berada pada ranking Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol. 8 No. Februari 2026 ISSN 2684-8260 KESIMPULAN Penelitian ini berhasil mensimulasikan penerapan metode TOPSIS dalam sistem pendukung keputusan berbasis web untuk penilaian kinerja karyawan di STMIK Bina Patria. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan perankingan alternatif berdasarkan nilai preferensi secara efisien dan objektif, dengan alternatif A3 memiliki nilai preferensi tertinggi. Sistem ini diharapkan dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih terstruktur, meskipun masih terbatas pada tahap simulasi dan memerlukan implementasi lebih lanjut. DAFTAR PUSTAKA