ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMKN 1 KOTA JAMBI Ardi Pranata1. Yundi Fitrah2. Andiopenta Purba3 Universitas Jambi, ardipranata2906@gmail. Universitas Jambi. Lizayundi@gmail. Universitas Jambi, penta. andi@gmail. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi dan implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, serta kendala yang dihadapi pada penerapan kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi adalah positif atau baik. Perangkat dalam penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi sudah lengkap, seperti modul ajar, buku teks pelajaran, dan video pembelajaran yang telah disusun sesuai dengan tahapan dalam penyusunan modul. Penerapan kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi sudah ada yang berjalan dengan optimal dan adapula yang masih harus ditingkat. Adapun aspek yang sudah terlaksana dengan baik adalah aspek komunikasi, disposisi dan struktur organisasi, sedangkan aspek yang harus ditingkatkan adalah aspek sumber daya, terutama sumber daya anggaran dan fasilitas. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka. Pembelajaran Bahasa Indonesia How to Cite: Pranata. Fitrah. , & Purba. IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMKN 1 KOTA JAMBIbi. Bahtera Indonesia. Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9. , 780Ae785. https://doi. org/10. 31943/bi. DOI: https://doi. org/10. 31943/bi. PENDAHULUAN konsep dan menguatkan kompetensi (Safitri Kurikulum merdeka belajar adalah intrakulikuler yang beragam, dimana konten akan dibuat lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami et al, 2022:7. Guru memiliki keleluasaan disesuaikan dengan kebutuhan dan minat peserta didik. kurikulum merdeka belajar memiliki tiga pilar utama, diantaranya adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merdeka belajar, merdeka berpikir dan penelitian Wuwur . 3: 2-. kurikulum merdeka bertindak (Fauzan, 2017: . merdeka menekankan pada kebutuhan belajar Menurut Ikhtiara et al . kurikulum siswa dan pembelajaran berpusat pada siswa merdeka belajar ini hadir sebagai bentuk kebijakan pemerintah melalui Kementrian Pendidikan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) walaupun sebenanrya sumber daya masih Kebudayaan melaksanakan program Namun dengan tujuan agar pembelajaran di sekolah menjadi lebih efektif dan efisien. Daga . keterampilan guru dalam mengaplikasikan dampak positif dari adanya pelaksanaan metode pembelajaran yang kreatif dan merdeka belajar ini adalah pembelajaran inovatif, peserta didik yang terkesan belum ditujukan kepada guru, peserta didik bahkan siap untuk menerapkan kurikulum tersebut, orang tua. serta keterbatasan sarana dan prasarana dalam Menurut Khoirurrijal et al . 2: . Kurikulum Salah menerapkan kurikulum adalah sekolah SMKN 1 Kota Jambi, tepatnya di kelas X . Sekolah ini menerapkan menerapkan kurikulum merdeka. bahwa tujuan utama dari adanya kurkilum melalui proses pembelajaran yang dirancang pelajaran, termasuk pada mata pelajaran dengan relevan dan interaktif, sehingga Bahasa Indonesia. Penerapan kurikulum diharapkan peserta didik menjadi lebih merdeka belajar dalam pembelajaran Bahasa tertarik dan bisa mengembangkan isu-isu Indonesia ini termasuk perubahan baru dari yang berkembang di lingkungan. Menurut Juanda . 6: . penerapan kurikulum kurikulum sebelumnya guru menjadi sumber merdeka belajar justru dihadapkan pada utama dalam pembelajaran dan seluruh berbagai permasalahan, seperti permasalahan informasi yang didapat siswa berasal dari mengenai pendidik dan peserta didik tidak kurikulum merdeka, maka pembelajaran belajar, keterbatasan referensi, akses fasilitas Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota yang masih terbatas, serta manajemen waktu Jambi yang harus diperbaiki. Hal ini sesuai hasil melainkan sudah berpusat pada siswa. Pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Akan tidak lagi ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia hal ini siswa yang mencari segala sumber yang efektif dan efisien bagi pserta didik atau informasi, sumber pembelajaran dan seluruh proses pembelajaran berorientasi pada siswa, mengawasi, membimbing dan membantu siswa jika mengalami kesulitan. Penerapan pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X SMKN Kota Jambi dihadapkan pada beberapa permasalahan yang bisa saja menjadi faktor penghambat dalam melaksanakan kurikulum tersebut. Adapun permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X SMKN 1 Kota Jambi adalah kesiapan pendidik dan peserta didik dalam menerapkan METODE PENELITIAN Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan sampel untuk dijadikan Pengumpulan menggunakan observasi, wawancara dan Analisis data dilakukan secara kurikulum merdeka, dimana masih ada HASIL PEMBAHASAN beberapa peserta didik yang merasa berat dan Persepsi Guru Mengenai Implementasi kurang paham dengan pembelajaran Bahasa Kurikulum Indonesia Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X Permasalahan lainnya adalah tidak semua siswa memiliki sarana dan prasarana yang pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kurang efektif. Adanya permasalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah SMKN 1 Kota Jambi Bahasa Indonesia dengan menggunakan kurikulum merdeka, sehingga penerapan Merdeka Belajar SMKN 1 Kota Jambi Persepsi guru terhadap implementasi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi dari aspek mulai dari diri sendiri telah terbentuk dengan baik, karena guru sudah menilai bahwa aspek mulai dari diri sendiri positif untuk dilakukan dan melatih kemandirian siswa. Persepsi dari aspek eksplorasi konsep sudah dilakuakn sesuai dengan alurnya dan sudah terbentuk kurikulum ini dapat memberikan hasil belajar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. dengan baik, dimana pada tahap ini siswa antar materi sudah baik. Hal ini dikarenakan siswa sudah mampu membuat kesimpulan kemampuan dan belajar secara mandiri dalam dari keseluruhan materi yang telah dipelajari, meningkatkan pengetahuan yang dimiliki. serta membuat keterkaitan antara materi hari Selanjutnya guru menilai mengenai ruang itu dengan materi yang sudah dipelajari kolaborasi atau pembentukan kelompok kecil Sementara itu, dari aspek aksi dalam pembelajaran akan mempermudah nyata sudah baik, karena guru sudah siswa dalam belajar, sehingga persepsinya memberikan tugas berbasis proyek dan siswa menjadi lebih positif. Hal ini dikarenakan sudah mengerjakan tugas tersebut. Selain itu, melalui ruang kolaborasi ini siswa dapat aksi nyata dalam kurikulum merdeka juga melatih siswa untuk menerapkan ilmu atau pembelajaran yang mandiri. materi yang dipelajari, sehingga siswa Persepsi guru terhadap implementasi menjadi lebih aktif. Perangkat Dalam Penerapan Kurikulum pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X Merdeka Belajar SMKN 1 Kota Jambi dapat dilihat dari aspek Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi dengan baik, dimana guru sudah memberikan tugas sesuai dengan materi yang dipelajari, bereksplorasi secara mandiri. Implementasi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi dari aspek elaborasi pemahaman sudah terlaksana, dimana guru memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap siswa dalam pembelajaran, sehingga kemampuan siswa dapat ditingkatkan. Perangkat dalam penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi Adapun pembelajaran yang digunakan adalah modul ajar yang telah disusun sesuai dengan tahapan pelajaran dan video pembelajaran. Kemudian perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas Persepsi guru terhadap implementasi Pada Pembelajaran X SMKN 1 Kota Jambi juga disesuaikan dengan kebutuhan siswa, guru dan kondisi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X fasilitas pendukung, sehingga modul yang SMKN 1 Kota Jambi adalah aspek koneksi digunakan dapat memenuhi kriteria. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di memberdayakan peralatan sekolah dalam kelas X SMKN 1 Kota Jambi Penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi sudah berjalan dengan baik, tetapi masih ada beberapa aspek yang harus ditingkatkan, seperti aspek sumber daya yang berkaitan dengan sumber daya anggaran dan sumber daya fasilitas. Sementara itu. Pada intrakurikuler serta penguatan profil pancasila dan ekstrakurikuler. Penerapan Kurikulum Merdeka dengan mengalokasikan waktu akan dirancang hingga satu tahun serta dilengkapi disampaikan setiap minggunya. Menurut Iskandar et al . 3: . Proses dengan baik adalah aspek komunikasi, pembelajaran pada disposisi dan aspek struktur birokrasi. Belajar Kurikulum Merdeka Merdeka suasana belajar yang menyenangkan tanpa bertujuan untuk menjawab keluhan dan menyusahkan pendidik ataupun peserta didik. Proses pembelajaran diharapkan dapat lebih Kurikulum nyaman dan efisien, sehingga dapat membuat Merdeka dapat dilihat di sekolah penggerak. peserta didik berdiskusi secara langsung oleh Implementasi kurikulum ini menekankan pada bakat dan minat peserta didik dalam membentuk karakter yang mandiri, berani, mengembangkan potensi yang mereka punya. cerdas, bergaul, beradab, sopan santun, serta Implementasi Menurut Luthfiana . 2: . menjadikan peserta didik berkompeten sesuai kurikulum merdeka belajar ini dicanangkan bidangnya, serta dapat berkembang sesuai guna menghadapi perkembangan teknologi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan atau era digitalisasi yang menuntut peserta terknologi masa sekarang. didik untuk lebih kompeten. Sehingga peserta Kurikulum penerapan Kurikulum Merdeka terdapat aspek implementasi yang sudah terlaksana Penerapan Implementasi Menurut Usanto . 2: . tujuan dari Merdeka didik akan menjadi pusat perhatian serta Belajar peserta didik juga merupakan objek dalam Kampus Merdeka (MBKM) melalui program proses pembelajaran. Peserta didik diajarkan kampus mengajar perintis di sekolah dasar yaitu membantu menyelesaikan problematika berkolaborasi baik dengan teman sejawatnya di psekolah. Bentuk kegiatannya berupa maupun dengan pendidiknya. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SIMPULAN Persepsi guru terhadap implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi adalah persepsi positif. Perangkat dalam penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi sudah lengkap. Penerapan kurikulum merdeka belajar dalam ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. dari Teori Hingga Implementasi Kurikulum. Bandung: Confident. Khoirurrijal. Fadriati. Sofia. Makrufi. Gandi. Muin. Tajeri. Fakhrudin. Hamdani dan Suprapno. Pengembangan Kurikulum Merdeka. Malang: Literasi Nusantara Abadi. Luthfiana. Penerapan Kurikulum Merdeka Pembelajaran Matematika SMK Diponegoro Banyuputih. Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan. : 310-319. pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi sudah ada yang berjalan dengan optimal dan adapula yang masih harus ditingkat. DAFTAR PUSTAKA