JURNAL RISET MAHASISWA AKUNTANSI (JRMA) Volume 13. No. Tahun 2025 https://doi. org/10. 21067/jrma. Analsis Kebijakan Dividen dan Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahan Yeremia Naigo Jehonia,1. Asnaa2*. Irma Tyasaria3 Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Indonesia 2asna@unikama. *korespondensi penulis Received: 17 Maret 2025. Revised: 20 Maret 2025. Accepted: 16 April 2025 Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kebijakan deviden, likuiditas, leverage dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara simultan dan parsial. Penelitian yang dilakukan berdasarkan metode Penentuan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 17 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data penelitian ini menggunakan laporan keuangan peusahaan manufaktur periode Metode analisa data yang di gunakan yaitu regresi linear berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara simultan kebijakan deviden, likuiditas, leverage dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil sacara parsial membuktikan bahwa kebijakan deviden berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, likuiditas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil ini membuktikan bahwa nilai perusahaan yang baik didukung oleh peningkatan nilai kebijakan deviden, likuiditas, leverage dan profitabilitas. Kata kunci AeKebijakan Dividen. Leverage. Likuditas. Profitabilitas. Nilai Perusahan Abstract The purpose of this study is to determine the effect of dividend policy, liquidity, leverage and profitability on company value in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange simultaneously and Research conducted based on quantitative methods. The determination of this research sample used the purposive sampling method so that research samples were obtained as many as 17 food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This research data uses the financial statements of manufacturing companies for the 2020-2022 period. The data analysis method used is multiple linear regression. The results proved that simultaneously dividend policy, liquidity, leverage and profitability had a significant effect on the value of the company. The partial results prove that dividend policy has a significant effect on the value of the company, liquidity has a significant effect on the value of the company, leverage has a significant effect on the value of the company and profitability has a significant effect on the value of the company. This result proves that good company value is supported by an increase in dividend policy value, liquidity, leverage and profitability. Keywords Ae Dividend Policy. Leverage. Liquidity. Profitability. Company Value Copyright A JRMA 2017 ISSN. Hal | 77 Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA), 13. , 2025 Jehoni. Asna. Tyasari PENDAHULUAN Perusahaan Food and Beverage adalah salah satu sektor perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri makanan dan minuman yang berkembang dengan pesat. Dilihat dari jumlah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia BEI dari periode ke periode semakin banyak. Listianawati dan Sampurno . Tujuan didirinya suatu perusahan untuk mendapatkan laba maksimal. Dengan demikian suatu perusahaan dapat berkembang secara terus menerus dan memberikan pengembalian yang menguntungkan pemilik perusahaan agar dapat mensejahterakan perusahaannya. Tujuan perusahan yang kedua adalah untuk ingin memakmmurkan pemilik perusahan atau pemegang saham. Tujuan yang ketiga adalah memaksimalkan nilai perusahan yang tercermin pada harga sahamnya Kurniawati . Nilai perusahan adalah kinerja perusahan yang tercerminkan oleh saham yang dibentuk oleh permintan dan penawaaran pasar modal yang telah merefleksikan penilayan masyarakat terhadap kinerja perusahan Hery . Nilai perusahaan sering dikaitkan dengan persepsi investor terhadap keberhasilan perusahaan. Hal ini dapat ditunjukkan melalui harga saham suatu perusahaan. Semakin tinggi harga saham, semakin tinggi pula nilai perusahaan yang menunjukkan prospek perusahaan di masa yang akan datang Direktur utama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan sepanjang tahun 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang dipengaruhi oleh respon pasar terhadap pandemi covid-19. Salah satu yang terlihat terkena dampak pandemi ini adalah harga saham perusahaan di BEI. Penurunan harga saham yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 mencerminkan dampak global dari krisis kesehatan terhadap berbagai sektor ekonomi. Yusmaniarti et al. , . Penurunan harga saham di perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dapat dijelaskan dalam gambar dibawah ini. Harga Saham Perusahan Makanan dan Minuman Periode . 4,00% 3,65% 2,54% 3,00% 1,58% 2,00% 1,00% 0,00% Penurunan harga saham bagi perusahaan makanan dan minuman. Hal ini menjadi tantangan serius karena dapat mengurangi kepercayaan investor dan kemampuan perusahaan untuk mendapatkan modal yang diperlukan. Kondisi ini dapat menghasilkan ketidak stabilan keuangan yang menghambat perusahaan dalam mengakses dana melalui penawaran saham baru. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan ketidak pastian pasar terhadap kinerja perusahaan, tetapi juga berpotensi mempengaruhi citra perusahaan di mata konsumen dan pemangku kepentingan lainnya. Harga saham yang rendah dapat diartikan sebagai indikasi ketidak puasan terhadap strategi atau kinerja perusahaan, yang dapat merugikan hubungan dengan pemasok, pelanggan, dan mitra bisnis. Copyright A JRMA 2017 ISSN. Hal | 78 Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA), 13. , 2025 Jehoni. Asna. Tyasari Harga saham dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kebijakan dividen, likuiditas, leverage, dan profitabilitas. Kebijakan dividen yang baik meningkatkan kepercayaan investor dan nilai saham, sedangkan kebijakan yang buruk dapat menurunkan nilai saham. Likuiditas mencerminkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dan penting bagi investor untuk memenuhi kebutuhan dana tunai yang cepat. Leverage menunjukkan seberapa besar modal perusahaan berasal dari hutang dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban finansialnya. Profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba menggunakan asetnya, di mana profitabilitas yang tinggi menunjukkan efektivitas perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan. Dampak kebijakan dividen terhadap nilai perusahan telah banyak diteliti secara empiris, namun penelitian tersebut seringkali tidak konsisten. Anesti dan Laily . menemukan kebijakan dividen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara Handali et al. menemukan kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahan. Demikian pula penelitian yang dilakukan mengenai bagaiamana kinerja keuangan mempengaruhi nilai perusahan Maronrong dan Setiani . menyatakan likuiditas berpengaruh signifikan, sedangkan Sigian et al. tidak menemukan pengaruh likuiditas. Aldi et al. menjelaskan leverage berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, namun Rolanta dan Dewi . menemukan leverage tidak berpengaruh. Anesti dan Laily . menyatakan profitabilitas berpengaruh signifikan, sedangkan Darmawan et al. dan Handali et al. menyatakan tidak ada pengaruh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kebijakan likuditas, leverage dan proftabilitas dapat mempengaruhi nilai perusahaan. TINJAUAN PUSTAKA Teory Sinyal (Signaling Theor. Menurut Brigham dan Houston . , teori sinyal menggambarkan strategi manajemen dalam memberikan informasi kepada investor mengenai prospek perusahaan. Teori ini bertujuan untuk mempengaruhi persepsi investor dengan menyediakan informasi positif atau negatif tentang kondisi keuangan perusahaan, sehingga membantu investor dalam pengambilan keputusan investasi. Nilai Perusahan Nilai perusahaan mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan prospek masa depan perusahaan (Irwan, 2. Penilaian nilai yang tinggi menunjukkan kinerja yang baik dan keyakinan investor terhadap masa depan perusahaan. Kebijakan Dividen Menurut Sartono . , kebijakan dividen merupakan keputusan strategis perusahaan mengenai pembagian laba antara dividen kepada pemegang saham atau retensi untuk investasi di masa depan. Hal ini tercermin dalam dividend payout ratio (DPR), yaitu persentase laba yang dibagikan sebagai dividen tunai. Likuditas Likuiditas merupakan indikator kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek (Irwan, 2. Tingkat likuiditas yang tinggi menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi utang tepat waktu, yang dapat menarik minat investor dan berpotensi meningkatkan harga saham. Copyright A JRMA 2017 ISSN. Hal | 79 Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA), 13. , 2025 Jehoni. Asna. Tyasari Leverage Leverage adalah rasio keuangan yang mengukur proporsi pendanaan perusahaan dengan menggunakan utang dibandingkan dengan dana internal (Sartono, 2. Rasio leverage mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansial baik jangka pendek maupun jangka panjang. Profitabilitas Profitabilitas merupakan rasio keuangan yang mengukur efisiensi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari penjualan atau aktiva Brigham dan Houston, . Rasio ini memberikan gambaran tentang kemampuan manajemen perusahaan dalam menghasilkan laba yang optimal untuk pemegang saham dan stakeholder lainnya. KERANGKA KONSEP PENELITIAN Kebijakan dividen (X. Likuiditas . Nilai Perusahan (Y) Leverage . Profitabilitas . Gambar 1. Hipotesis H1: Kebijakan deviden, leverage, likuiditas, profitabilitas, berpengaruh secara simultan terhadap nilai perusahan H2 : Kebijakan deviden berpengaruh parsial signifikan terhadap nilai perusahan H3 : Leverage berpengaruh parsial signifikan sterhadap nilai perusahan H4 : Likuiditas berpengaruh parsial signifikan terhadap nilai perusahan H5 : Profitabilitas berpengaruh parsial signifikan terhadap nilai perusahan METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada perusahan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dalam penelitian ini adalah perusahan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI selama periode penelitian . Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purpose sampling. Teknik pengumpulan data skunder. Penelitian ini mengunakan metode analisis regresi linear berganda (SPSS). Pengkuruan variabel Nilai Perusan (PBV). Kebijakan Dividen (DPR). Likuditas (CR). Leverage (DER). Profitabilitas (ROA). HASIL PENELITIAN Copyright A JRMA 2017 ISSN. Hal | 80 Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA), 13. , 2025 Jehoni. Asna. Tyasari Penelitian ini melibatkan data dari 51 perusahan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2022. Variabel yang diteliti meliputi kebijakan dividen, likuditas, leverage, profitabilitas, dan nilai perusahan. Berikut deskripsi data dari setiap variabel Tabel 1 Uji Deskriptif Descriptive Statistics Kebijakan deviden (X. Likuiditas (X. Leverage (X. Profitabilitas (X. Nilai perusahaan (Y) Minimum Maximum Mean Std. Deviation 0,06 0,61 0,00 0,00 0,63 29,26 99,77 3,58 0,49 6,71 2,0884 6,8182 0,7282 0,1486 2,5429 4,93867 18,62818 0,80682 0,12230 1,71975 Tabel 2 Uji Regresi Linear Berganda Unstandardized Coefficients Model 1 (Constan. Standardized Coefficients Std. Error Beta Sig. Dependent Variable: Y Berdasarkan uji pengaruh langsung dapat ditunjukan hasil persamaan regresi linear berganda sebagai Y = a y1X1 y2X2 y3X3 y4X4 A Y = -0,187 0,324 X1 0,404 X2 0,663 X3 1,981 X4 A PEMBAHASAN Hasil pengujian regresi menunjukkan bahwa semua variabel independen, yaitu kebijakan dividen (X. , likuiditas (X. , leverage (X. , dan profitabilitas (X. berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (Y). Kebijakan dividen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan dalam kebijakan dividen cenderung meningkatkan nilai perusahaan, sejalan dengan teori sinyal yang memberikan sinyal positif kepada investor. Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Ini berarti perusahaan dengan likuiditas yang tinggi lebih mampu memenuhi kewajiban jangka pendek, meningkatkan kepercayaan investor dan nilai perusahaan. Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan hutang dalam struktur modal dapat meningkatkan nilai perusahaan jika dikelola dengan baik. profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Ini menunjukkan bahwa perusahaan yang lebih menguntungkan cenderung memiliki nilai yang lebih Copyright A JRMA 2017 ISSN. Hal | 81 Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA), 13. , 2025 Jehoni. Asna. Tyasari tinggi, mencerminkan kinerja operasional yang baik dan prospek pertumbuhan yang menarik bagi Hasil penelitian ini sejalan dengan teori signaling ( Signaling theor. yang dikemukakkan Brigham dan Huston, . 9 :. menyatakan bahwa tindakan manajemen perusahaan memberikan sinyal kepada investor mengenai prospek keuangan perusahaan. dan mendukung penelitian Ken, . Sakdiah, . dan Sofiatian . membuktikan bahwa kebijakan deviden, likuiditas, leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan, artinya semakin tinggi nilai kebijakan deviden, likuiditas, leverage dan profitabilitas akan mendukung peningkatan nilai KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian statistik, ditemukan bahwa semua variabel independen yang diteliti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kebijakan dividen menunjukkan pengaruh signifikan, mengindikasikan bahwa pembagian dividen yang lebih tinggi memberikan sinyal positif kepada investor tentang prospek keuangan perusahaan, sehingga meningkatkan nilai perusahaan. Likuiditas juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa perusahaan dengan tingkat likuiditas yang tinggi lebih mampu memenuhi kewajiban jangka pendek mereka, meningkatkan kepercayaan investor. Leverage, meskipun sering dianggap sebagai faktor risiko, dalam penelitian ini menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan hutang yang bijaksana dapat meningkatkan nilai perusahaan, asalkan dikelola dengan baik. Profitabilitas, sebagai indikator kinerja operasional perusahaan, menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Perusahaan yang lebih menguntungkan cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi, mencerminkan kinerja yang baik dan prospek pertumbuhan yang menarik bagi Sebagai saran untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan variabel lain yang mungkin berpengaruh terhadap nilai perusahaan, seperti ukuran perusahaan, pertumbuhan pendapatan, dan struktur kepemilikan. Selain itu, penelitian dapat diperluas dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan periode waktu yang lebih panjang untuk mendapatkan hasil yang lebih Penelitian juga dapat dilakukan pada sektor-sektor industri tertentu untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap nilai perusahaan di berbagai Daftar Pustaka