ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 Produktivitas Dosen Dalam Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Studi Pada Sekolah Tinggi Teknologi YBSI Tasikmalay. Arip Budiman Manajemen Pemasaran Politeknik LP3I Kampus Kota Tasikmalaya e-mail: aripbudiman@plb. Abstrak : Produktivitas dosen merupakan suatu hal yang sangat penting di lembaga perguruan tinggi dalam upaya untuk mencapai tujuanya. Khususnya dalam kaitannya dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Hal ini termasuk pula di lembaga STT YBSI Tasikmalaya. Tujuan Penelitian ini adalah . Untuk mengetahui dan mendeskripsikan produktivitas dosen di Lembaga Pendidikan STT YBSI Tasikmalaya dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, . Untuk mengetahui dan mendeskripsikan hambatan apa yang dialami oleh dosen di Lembaga Pendidikan Sekolah Tinggi Teknologi YBSI Tasikmalaya dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, . Untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya apa yang dilakukan dosen di Lembaga Pendidikan STT YBSI Tasikmalaya dalam mengatasi hambatan-hambatan yang dialami dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data adalah studi literatur, observasi dan wawancara. Dalam pengolahan dan analisis dilakukan dengan cara pengorganisasian data. Coding dan analisis, pengujian terhadap dugaan. Strategi analisis, interpretasi. Adapun hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut. Produktivitas dosen di STT YBSI Tasikmalaya dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi masih tergolong belum optimal. Hambatan yang dialami oleh dosen di Lembaga Pendidikan STT YBSI Tasikmalaya dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi adalah sebagai berikut: Suasana akademik atau academic atmosphere yang masih kurang baik, kurangnya sarana dan prasarana penunjang kegiatan pembelajaran, kurangnya perilaku kecendekiawanan dalam lingkungan internal kampus, minimnya anggaran biaya, perfeksionisme, kurangnya motivasi mahasiswa, kurang mampu dalam menulis, kelesuan setelah menghadapi ujian, pengorganisasian kegiatan yang kurang baik, kurang persiapan dalam melakukan penelitian mandiri, kurangnya peranan lembaga dalam mengetahui kemampuan mahasiswa sejak awal. Sebagian dosen belum mempunyai NIDN. Kurangnya tenaga ahli . dari setiap mata kuliah yang di programkan. Upaya yang dilakukan dosen di Lembaga Pendidikan STT YBSI Tasikmalaya dalam mengatasi hambatan dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi diantaranya adalah. menciptakan suasana akademik atau academic atmosphere yang lebih baik dalam kegiatan pembelajaran. Berusaha menutupi kekurangan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di kelas dan di laboratorium. Meningkatkan kemampuan atau kompetensi dengan cara melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih Kata Kunci : Produktivitas. Dosen. Tri Dharma. Perguruan Tinggi. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 PENDAHULUAN Dosen adalah salah satu komponen esensial dalam suatu sistem pendidikan di perguruan Peran, tugas, dan tanggungjawab dosen sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yang meliputi kualitas iman/takwa, akhlak mulia, dan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang maju, adil, makmur, dan beradab. Untuk melaksanakan fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat strategis tersebut, diperlukan dosen yang mempunyai produktivitas yang Melaksanakan tridharma perguruan tinggi dengan beban kerja paling sedikit sepadan dengan 12 sks dan paling banyak 16 sks pada setiap semester, dengan ketentuan. Tugas melakukan pendidikan dan penelitian paling sedikit sepadan dengan 9 sks. Tugas melakukan pengabdian kepada masyarakat dan tugas penunjang paling sedikit sepadan dengan 3 sks . sedangkan tugas melakukan pengabdian kepada masyakarat dapat dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan atau melalui lembaga lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tugas penunjang tridharma perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan yang Dosen yang mendapat tugas tambahan sebagai pemimpin perguruan tinggi sampai dengan tingkat jurusan, diwajibkan melaksanakan pendidikan paling sedikit sepadan dengan 3 sks. Berbagai temuan dan kondisi faktual yang penulis observasi dilapangan, dimana dosen mengemban tugas dan tanggung jawab terutama dalam pelaksanaan tri dharma perguruaan tinggi yang menyangkut pengajaran, penelitian dan pengabdian terhadap masyarakat masih kurang produktif. Hal tersebut dilihat dari hasil prestasi belajar mahasiswa masih banyak yang harus mengulang, karya yang dihasilkan dalam penelitian masih relatif kurang dan pengabdian terhadap masyarakat masih kurang optimal. KAJIAN PUSTAKA Produktivitas Produktivitas adalah kemampuan menghasilkan suatu kerja yang lebih banyak daripada (The Liang Gie,1981 Pengertian produktivitas pada dasarnya mencakup sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa kehidupan di hari lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari baik dari hari ini. Secara teknis produktivitas adalah suatu perbandingan antara hasil yang dicapai . ut pu. dengan keseluruhan sumber daya yang diperlukan . n pu. Produktivitas mengandung pengertian perbandingan antara hasil yang dicapai dengan peran tenaga kerja persatuan waktu (Riyanto, 1986 : . Sedangkan konsep produktivitas dijelaskan oleh Ravianto . 9: . sebagai berikut : . Produktivitas adalah konsep universal, dimaksudkan untuk menyediakan semakin banyak barang dan jasa untuk semakin banyak orang dengan menggunakan sedikit sumber daya. Produktivitas berdasarkan atas pendekatan multidisiplin yang secara efektif merumuskan tujuan rencana pembangunan dan pelaksanaan cara-cara produktif dengan menggunakan sumber daya secara efektif dan efisien namun tetap menjaga kualitas. Produktivitas terpadu menggunakan keterampilan modal, teknologi manajemen, informasi, energi, dan sumber daya lainnya untuk mutu kehidupan yang mantap bagi manusia melalui konsep produktivitas secara menyeluruh. Produktivitas berbeda di masing-masing negara dengan kondisi, potensi, dan kekurangan serta harapan yang dimiliki oleh negara yang bersangkutan dalam jangka panjang dan pendek, namun ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 masing-masing negara mempunyai kesamaan dalam pelaksanaan pendidikan dan . Produktivitas lebih dari sekedar ilmu teknologi dan teknik manajemen akan tetapi juga mengandung filosofi dan sikap mendasar pada motivasi yang kuat untuk terus menerus berusaha mencapai mutu kehidupan yang baik. Dosen Dosen adalah tenaga fungsional akademik yang diberi tugas melaksanakan tri dharma perguruan tinggi meliputi, pendidikan dan pengajaran. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Menurut pendapat tersebut dosen adalah seorang pendidik. Dosen merupakan jabatan fungsional bukan struktural, sehingga tugas itu akan melekat pada wewenang dan tanggung jawabnya sampai dengan seorang dosen pesiun. Dalam acuan penilaian kinerja dosen disebutkan tujuh fungsi dosen, yaitu: . dosen sebagai educator . , . dosen sebagai peneliti, . dosen sebagai pengabdi kepada masyarakat, . dosen sebagai adiministrator, . dosen sebagai pemimpin . , . dosen sebagai inovator dan . dosen sebagai motivator Marketplace memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam memasarkan produknya, baik brand yang sudah ternama ataupun yang baru merintis, baik produsen ataupun reseller, dari harga termurah hingga termahal untuk satu produk yang sama dengan brand yang sama, bahkan dari gambar dan deskripsi produk yang sesuai dengan produk aslinya sampai yang tidak. Tri Dharma Perguruan Tinggi Perguruan tinggi merupakan salah satu subsistem pendidikan nasional. Keberadaannya dalam kehidupan bangsa dan negara berperan penting melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Pasal 20 Ayat . Dalam UU NO 14/2005 tentang Guru dan Dosen menyebutkan : AuDosen dinyatakan sebagai pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama menstrasformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakatAy. Dimana tugas pokok dosen adalah sebagai berikut: Dosen berkedudukan sebagai pejabat fungsional dengan tugas utama mengajar pada perguruan tinggi. Tugas pokok dosen adalah melaksanakan pendidikan dan pengajaran pada perguruan tinggi serta pengabdian kepada masyarakat. Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran. Dalam hal ini dosen mempunyai tugas dan kewajiban melaksanakan hal-hal sebagai berikut: . Perkuliahan/ tutorial dan menguji serta menyelenggarakan kegiatan pendidikan di laboratorium, praktek keguruan, praktek bengkel/ studio/ kebun percobaan/ teknologi pengajaran, . Membimbing seminar mahasiswa, . Membimbing KKN. PKN. Pkl, . Membimbing tugas akhir penelitian mahasiswa termasuk membimbing, pembuatan laporan hasil penelitian tugas akhir, . Pengujian pada ujian akhir, . Membina kegiatan mahasiswa di bidang akademik dan kemahasiswaan. Mengembangkan program perkuliahan, . Mengembangkan bahan pengajaran, . Menyampaikan orasi ilmiah, . Membimbing dosen yang lebih rendah jabatannya, . Melaksanakan kegiatan data sering dan pencakokan dosen. Melaksanakan Penelitian, dalam melaksanakan penelitian dosen mempunyai tugas adalah sebagai berikut: . Menghasikan karya penelitian, . Menerjemahkan/ menyadur buku ilmiah, . Mengedit/ menyunting karya ilmiah, . Membuat rancangan dan karya teknologi, . Membuat rancangan karya seni. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 Melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat, dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dosen mempunyai tugas adalah sebagai berikut: . Menduduki jabatan pimpinan dalam lembaga pemerintahan/ pejabat negara sehingga harus dibebastugaskan dari jabatan organik, . Melaksanakan pengembangan hasil pendidikan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, . Memberikan latihan/ penyuluhan/ penataran pada masyarakat, . Memberi pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan, . Membuat/ menulis karya pengabdian kepada METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Sumber data dalam penelitian kualitatif bermacam-macam seperti . alam, masyarakat, perseorangan, arsip, perpustakaan dan sebagainya. Dalam hal dibutuhkannya data kuantitaif, diperlukan sumber-sumber yang memiliki tingkat kecerdasan yang memadai. Tetapi, menurut Lofland dan Lofland Sugiono . 8: . : sumber data utama dalam penelitian kualitatif ialah kata-kata dan tindakan selebihnya ialah data tambahan seperti dokumen dan lainlain. Kata-kata dan tindakan orang-orang yang diamati atau diwawancari merupakan sumber data utama. Dalam penelitian ini, peneliti menentukan lokasi penelitian yang di dalamnya terdapat situasi sosial sehubungan dengan masalah yang akan diteliti. Hal ini peneliti lakukan karena, sebagaimana dikemukakan oleh (Sugiono:. ialah : Aulangkah pertama dalam memasuki lapangan ialah memilih lokasi situasi sosial yang mengandung tiga unsur yakni adanya tempat, pelaku, dan kegiatan. Alat yang digunakan untuk pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini Diantaranya Studi literatur. Observasi. Wawancara, dan Metode Dokumentasi Teknik Pengolahan dan Analisis Data dalam penelitian ini adalah. Organisasi data. Coding dan analisis. Pengujian terhadap dugaan. Strategi analisis. Tahap interpretasi PEMBAHASAN Produktivitas Dosen Perguruan Tinggi STT YBSI Tasikmlaaya Hasil observasi secara keseluruhan diperoleh kenyataan bahwa produktivitas dosen yang berhubungan dengan pelaksanaan tri dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang dilaksanakan di STT YBSI adalah sebagai berikut. Perkuliahan/ tutorial dan menguji serta menyelenggarakan kegiatan pendidikan di laboratorium, praktek keguruan, praktek bengkel/ studio/ kebun percobaan/ teknologi pengajaran. Perkuliahan dilaksanakan secara klasikal diruang teori dan pelaksanaan praktikum dilaksanakan di bengkel atau laboratorium. Namun karena fasilitas laboratorium masih dalam kategori kurang khususnya bengkel Teknik Mesin maka, sebagian pelaksanaan praktikum dilakukan di luar kampus dengan menyewa fasilitas bengkel yang sesuai dengan job yang diperlukan. Untuk pelaksanaan praktikum Teknik Informatika sebagian besar telah dilaksanakan di kampus, jika tidak ada dosen mahasiswa belajar sendiri dengan memanfaatkan media E-Learning. Dan sebagian lagi dilaksanakan ketika mahasiswa melakukan praktek lapangan, atau PKL . Membimbing seminar mahasiswa. Dari hasil observasi diperoleh informasi bahwa sebagian dosen telah melaksanakan pembimbingan kepada mahasiswa khususnya dosen mata kuliah kejuruannya. Membimbing KKN. PKN. PKL. Pelaksanaan pembimbingan KKN hanya sebagian ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 dosen yang telah diberikan tugas tersebut. Hal ini disebabkan karena jumlah mahasiswa yang masih sedikit. Membimbing tugas akhir penelitian mahasiswa termasuk membimbing, pembuatan laporan hasil penelitian tugas akhir. Pembimbingan terhadap tugas akhir mahasiswa, sebagian dosen telah mendapatkan tugas tersebut. Pembimbingan tugas akhir mahasiswa disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dosen itu sendiri. Dengan tujuan agar pemahaman mahasiswa lebih baik, dan hasil dari tugas akhir lebih baik . Penguji pada ujian akhir. Pelaksanaan pengujian tugas akhir dari mahasiswa dilakukan oleh tiga orang, yaitu 1 dosen pembimbing dan 2 dari dosen yang beertugas sebagai dosen penguji. Pelaksanaan pengujian dilaksanakan di rungan kelas, dengan durasi waktu antara 1 sampai 2 jam dari tiap mahasiswa. Membina kegiatan mahasiswa di bidang akademik dan kemahasiswaan. Pelaksanaan pembinaan kegiatan mahasiswa di bidang akademik dan kemahasiswaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuanYBSI Tasikmalaya. Mengembangkan program perkuliahan. Program pengembangan perkuliahan di STT YBSI masih berjalan kurang, hal ini dikarenakan terbentur dari segi dana pendidikan untuk program pengembangan yang relatif masih kurang. Mengembangkan bahan pengajaran. Mengembangkan bahan pengajaran telah dilaksanakan oleh STT YBSI namun masih ada dosen yang sebagianlagi belum melaksanakan terutama dosen tidak tetap . Menyampaikan orasi ilmiah. Penyampaian orasi ilmiah masih kurang hal ini dikarenakan biaya masih relatif kurang dan sebagian dosen masih kurang berminat melakukan hal tersebut. Membimbing dosen yang lebih rendah jabatannya. Pelaksanaan pembimbingan dosen yang lebih rendah jabatannya belum dilaksanakan di YBSI Tasikmalaya. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran masih dilaksanakan oleh satu dosen saja. Melaksanakan kegiatan data sering dan pencakokan dosen. Pelaksanaan data sering pernah dilaksanakan terutama jika ada permasalahan perkuliahan yang harus segera Hasil observasi secara keseluruhan diperoleh kenyataan bahwa produktivitas dosen yang berhubungan dengan pelaksanaan tri dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam bidang penelitian yang dilaksanakan dosen di STT YBSI adalah sebagai berikut. Dalam bidang menghasilkan karya penelitian. Dalam bidang penelitian hasil karya peneitian masih relatif sedikit. Hal ini terutama disebabkan minimnya biaya yang dianggarkan untuk pelaksanaan penelitian tersebut. Sebagian dosen bukan tidak bisa melakukan penelitian tetapi tidak ada motivasi untuk mendorong pelaksanaan . Menerjemahkan/ menyadur buku ilmiah. Dari hasil observasi didapatkan informasi pelaksanaan penyaduran buku atau menerjemahkan belum pernah dilakukan. Padahal dari hasil observasi jumlah buku diperpustakaan relatif masih kurang. Dan mahasiswa sangat kesulitan apabila ada tugas yang berhubungan dengan bahasa asing terutama bahasa inggris . Mengedit/ menyunting karya ilmiah. Mengedit/ menyunting karya ilmiah belum pernah dilaksanakan di STT YBSI Tasikmalaya. Hal ini disebabkan karena minat dan motivasi dosen masih kurang dalam melaksanakan tugas tersebut. Membuat rancangan dan karya teknologi. Membuat rancangan dan karya teknologi masih jarang dilakukan. Inipun hanya dilakukan oleh mahasiswa yang sedang ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 melakukan tugas akhir, yang kebetulan judulnya sesuai. Membuat rancangan karya seni. Pembuatan rancangan karya seni jarang dilakukan. Adapun pernah dilakukan oleh mahasiswa ketika ada even atau acara yang berhubungan dengan seni dan hal itupun masih jarang dilakukan Hasil observasi secara keseluruhan diperoleh kenyataan bahwa produktivitas dosen yang berhubungan dengan pelaksanaan tri dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di STT YBSI adalah sebagai berikut. Menduduki jabatan pimpinan dalam lembaga pemerintahan/ pejabat negara sehingga harus dibebas tugaskan dari jabatan organik. Dalam bidang tersebut di atas , dosen dari STT YBSI salah satupun belum pernah menduduki jabatan di pemerintah. Melaksanakan pengembangan hasil pendidikan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pelaksanaan pengembangan hasil pendidikan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat jumlahnya masih sedikit . Memberikan latihan/ penyuluhan/ penataran pada masyarakat. Pemberian latihan/ penyuluhan/ penataran pada masyarakat pernah dilakukan seperti kerja sama dengan LPPM di kecamatan Tawang dalam pelatihan menggambar bangunan, melaksanakan kursus bahasa inggris gratis, melakukan pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai hak cipta dan hak paten didaerah manonjaya pada tahun 2012, dan melatih guru TK dalam bidang penggunaan IT . Memberi pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Dalam bidang ini hasil observasi yang peneliti lakukan STT YBSI belum pernah melakukan pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Membuat/ menulis karya pengabdian kepada masyarakat. Dalam bidang membuat atau menulis karya pengabdian kepada masyarakat. STT YBSI belum pernah melakukannya. Dari hasil observasi diatas bahwa produktivitas dosen di lembaga STT YBSI Tasikmalaya dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi, masih tergolong belum optimal. Oleh sebab itu lembaga tersebut terus-menerus berupaya dengan berbagai cara berusaha meningkatkan produktivas dosen dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, yaitu menyangkut pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Hambatan yang Dihadapi Perguruan Tinggi STT YBSI Tasikmlaaya dalam Menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi Adapun yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi di STT YBSI adalah. Masih rendahnya kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan di lingkungan internal STT YBSI Tasikmalaya, hal ini menyangkut materi pelatihan yang sesuai dengan bidang kerja tenaga kependidikan seperti sistem informasi akademik. Dibutuhkan tenaga pelatih/trainer yang cukup berkompeten dalam bidang hal . Suasana akademik atau academic atmosphere yang masih kurang baik dalam kegiatan pembelajaran pada program studi teknik informatika. Sehingga suasana akademik harus diciptakan sedemikian rupa dengan usaha membangun budaya akademik yang menghargai perbedaan pendapat, menghormati sesama civitas akademika, kebebasan berpendapat dengan dilandasi argumentasi yang logis, ilmiah dan egaliter. Masih kurangnya sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas dan di laboratorium. Program pengembangan telah dibuat secara bertahap dan terukur, utamanya untuk fasilitas laboratorium, perpustakaan, ruang dosen serta kelas yang memadai. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan dana yang diperoleh dari sumber pembiayaan internal perguruan tinggi dengan skala prioritas. Hal ini akan ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 terus ditingkatkan sesuai dengan program pengembangan. Kegiatan pembelajaran kebanyakan masih dilakukan didalam kelas, dan kegiatan seminar ilmiah masih jarang dilakukan. Hal ini menjadi suatu kelemahan yang harus lebih ditingkatkan. Terutama dengan mengundang pembicara dari luar, temu mahasiswa dengan perguruan tinggi lain dan mengikuti seminar yang dilaksanakan himpunan mahasiwa lain. Tujuan dari kegiatan ini adalah membuka wawasan mahasiswa, membuka akses informasi ilmu pengetahuan secara lebih luas untuk meningkatkan mutu suasana akademik . Hubungan atau interaksi antar dosen-mahasiswa, antar mahasiswa serta antar dosen merupakan masih belum berjalan dengan baik, terutama dalam rangka membangun pola komunikasi yang baik dan sehat. Belum ada inovasi dalam membangun komunikasi yang baik dan diharapkan oleh warga internal lembaga STT YBSI dan eksternal, sehingga hal ini menjadi kendala yang cukup menghambat dalam peningkatan produktivitas dosen dan pengembangan lembaga STT YBSI sendiri. Masih kurangnya perilaku kecendekiawanan dalam lingkungan internal kampus, sehingga mahasiswa perlu ditekankan untuk bersikap kritis, keinginan untuk menggali hal-hal yang baru, membangun minat baca ilmiah untuk menambawah wawasan dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi verbal dan tulisan yang lebih baik. Adanya pedoman yang memuat kebijakan, prosedur, dan arahan yang menuju pada amalan baik . ood practic. dalam mengarahkan penelitian dan penulisan Skripsi atau Tugas Akhir sangat penting dalam upaya meningkatkan mutu pembimbingan dan penulisan tesis oleh mahasiswa dan memenuhi waktu penyelesaian yang tepat (CGS, 1. Beberapa amalan baik tersebut adalah sebagai berikut: Pemilihan secara hati-hati dan penunjukan dosen yang berhak membimbing mahasiswa secara berkala Unit pengelola program studi magister dapat melakukan pelatihan cara membimbing mahasiswa bagi para dosen baru Unit pengelola dapat menunjuk wakilnya untuk duduk pada setiap komisi pembimbing dengan tujuan untuk melindungi kepentingan mahasiswa, dosen pembimbing dan program pascasarjana. Menerbitkan buku panduan program magister . yang berisi . penjelasan tentang hak dan tanggung jawab dosen dan mahasiswa dalam penyusunan tesis. rencana waktu penyelesaian studi pada program magister. ketentuan lain yang menyangkut program magister seperti persyaratan masuk, prosedur pemilihan pembimbing dan penilai tesis, . persyaratan dan prosedur pengusulan penelitian tesis, . proses pembimbingan penulisan tesis, . ujian yang harus ditempuh, dan kurun waktu maksimum program magister, . ketentuan tentang hak atas kekayaan intelektual (HaKI) tesis, dan lainnya. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi, dan produktivitas dosen yang selanjutnya akan memberikan dampak positif terhadap upaya dalam meningkatkan produktivitas dosen itu sendiri Upaya yang dilakukan STT YBSI Tasikmalaya dalam menghadapi hambatan dalam Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi Berbagai upaya yang terus dilakukan oleh STT YBSI Tasikmalaya dalam menghadapi hambatan dalam Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti hal-hal berikut . Peningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan dilakukan secara ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 berkala dengan melakukan pelatihan internal. Materi pelatihan disesuaikan dengan bidang kerja tenaga kependidikan seperti sistem informasi akademik. Tenaga pelatih/trainer diambil dari dosen tetap/tidak tetap yang sesuai dengan Selain itu diberikan tugas belajar jenjang S-1 teknik informatika bagi perkuliahan/akademik. Kegiatan lain adalah mengikutsertakan dalam kegiatan workshop, pelatihan terkait dengan bidang pekerjaannya. Upaya Peningkatan Suasana Akademik. Kebijakan tentang suasana akademik . tonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademi. Suasana akademik atau academic atmosphere adalah hal yang penting dalam kegiatan pembelajaran pada program studi teknik informatika. Suasana akademik terus menerus diciptakan sedemikian rupa dengan usaha membangun budaya akademik yang menghargai perbedaan pendapat, menghormati sesama civitas akademika, kebebasan berpendapat dengan dilandasi argumentasi yang logis, ilmiah dan Kegiatan nyata yang telah dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut antara lain seminar dan diskusi ilmiah serta penerapan student centered learning. Meningkatkan ketersediaan sarana prasarana, serta dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika. Program studi /perguruan tinggi bertanggung jawab terhadap perbaikan prasarana/sarana kegiatan pembelajaran. Program pengembangan telah dibuat secara bertahap dan terukur, utamanya untuk fasilitas laboratorium, perpustakaan, ruang dosen serta kelas yang memadai. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan dana yang diperoleh dari sumber pembiayaan internal perguruan tinggi dengan skala Pada tahap awal, ketersediaan sarana dan prasarana telah mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan hubungan yang sangat baik antar sivitas Hal ini akan terus ditingkatkan sesuai dengan program pengembangan program studi teknik informatika yang telah ditetapkan. Terus berupaya meningkatkan kegiatan prose pembelajaran yang baik. Program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran, yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif . isalnya seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama, pengenalan kehidupan kampus, dan temu dosen-mahasiswa-alumni. Kegiatan pembelajaran tidak hanya dilakukan didalam kelas, namun juga telah dilakukan di luar kelas, seperti seminar ilmiah dengan mengundang pembicara dari luar, temu mahasiswa dengan perguruan tinggi lain dan mengikuti seminar yang dilaksanakan himpunan mahasiwa lain. Tujuan dari kegiatan ini adalah membuka wawasan mahasiswa, membuka akses informasi ilmu pengetahuan secara lebih luas untuk meningkatkan mutu suasana akademik. Lembaga STT YBSI Tasikmalaya terus menerus meningkatkan hubungan atau interaksi antar dosen-mahasiswa, antar mahasiswa serta antar dosen merupakan hal penting dalam rangka membangun pola komunikasi yang baik dan sehat. Pola komunikasi yang telah dilakukan selama ini adalah mengadakan pertemuan secara formal dan informal antar dosen untuk membahas kegiatan peningkatan mutu akademik, sementara antar mahasiswa dan antar dosen dilakukan secara mandiri. Selain itu juga memanfaatkan media komunikasi on line untuk berinteraksi sesama sivitas akademika untuk mempercepat pengambilan keputusan. Meningkatkan perilaku kecendekiawanan dan terus dikembangkan sejak mahasiswa tingkat awal mulai mengikuti perkuliahan. Mahasiswa ditekankan ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 untuk bersikap kritis, keinginan untuk menggali hal-hal yang baru, membangun minat baca ilmiah untuk menambawah wawasan dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi verbal dan tulisan yang lebih baik. Pembentukan perilaku kecendekiawanan merupakan proses panjang yang berkelanjutan. Oleh karena itu seluruh dosen program studi teknik informatika telah mengambil peran untuk mewujudkan kondisi ini, baik terhadap mahasiswa maupun antar dosen itu sendiri. Dampak proses penjaminan mutu tampak dalam bentuk seperti : . Meningkatnya tingkat kedisiplinan mahasiswa dalam kegiatan akademik. Meningkatnya tingkat motivasi belajar, mengerjakan tugas ataupun diskusi. Meningkatnya suasana akademis yang kondusif. Terbukanya akses pengembangan ilmu, melalui peningkatan jumlah dan kualitas sarana prasarana. Pengalaman praktis melalui pelibatan mahasiswa dalam penelitian, pengabdian masyarakat dari berbagai kerjasama yang dilakukan. Selanjutnya upaya adanya rencana untuk menggunakan managemen ISO. Adanya audit internal kinerja dosen . Kerjasama dan kemitraan dengan pihak luar ditujukan untuk meningkatkan mutu dosen dan mahasiswa PT dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, sekaligus meningkatkan kompetensinya. Kerjasama di dalam negeri maupun luar negeri dalam bentuk: mobilitas mahasiswa . , pertukaran staf pengajar, penelitian bersama . oint researc. , program ambil/transfer kredit, program gelar bersama . oint degree progra. maupun program gelar ganda . ouble degree . Rancangan Tugas Dosen Pada setiap awal semester dosen diharapkan mempunyai rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan pada semester berjalan, rancangan ini berguna baik bagi dosen, asesor maupun atasan untuk merencanakan alokasi waktu dan beban kerja dosen. Disamping itu dosen diharapkan juga mempunyai rancangan pengembangan profesi. Rancangan pengembangan profesi ini dapat menjadi acuan untuk mengarahkan kegiatan dosen untuk mencapai cita-cita Pimpinan perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para dosennya untuk menggapai cita-cita profesi tersebut. Dalam upaya membawa mahasiswa untuk mencapai tujuan pendidikan, maka STT YBSI Tasikmalaya, dalam kegiatan pendidikan perlu penyiapan dan penggunaan dan penembahan sarana prasarana yang sesuai. Kemudian perpustakaan, laboratorium, ruang praktikum, media pengajaran, teknologi pendidikan dan fasilitas-fasilitas lainnya dikembangkan dan disebarluaskan untuk membantu terselenggaranya program pendidikan yang efektif dan efisien. samping itu ketrampilan dosen dalam proses belajar mengajar, secara berencana dan berkesinambungan perlu ditingkatkan, sehingga transfer ilmu dapat berjalan secara optimal. Dalam kondisi ini suasana pengajaran yang dialogis lebih ditonjolkan, sehingga komunikasi dua arah biasa berjalan dengan baik. Untuk meningkatakan kualitas ilmu yang diberikan, sesuai dengan perkembangan IPTEK dan pembangunan, diperlukan kualitas dosen yang memadai. Adapun upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi khusunya bidang Dharma Pengabdian kepada Masyarakat. Pada hakikatnya membantu masyarakat agar masyarakat mau dan mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Dengan demikian azas pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan azas kemanusiaan yang menekankan pada usaha pengembangan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Kemudian pengabdian kepada ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 masyarakat harus dilandasi pada kepercayaan dan kemampuan serta kekuatan masyarakat itu sendiri. Adapun upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi khusunya bidang Dharma Penelitian. Dharma Penelitian juga perlu medapat perhatian khusus yaitu. Tidak meratanya ilmu atau pemahaman metode penelitian ditingkat dosen bahkan sampai pada keseragaman metode yang digunakan oleh perguruan tinggi STT YBSI Tasikmalaya masih belum terlaksana dengan baik, penelitian yang lebih mengedepankan pembagian jatah bagi dosen bukan kepada orientasi hasil, kurang adanya keterlibatan mahasiswa dalam penelitian baik yang bersifat individu maupun kelompok, kurangnya sosialisasi hasil penelitian dosen kepada mahasiswa, tidak ada hasil penelitian yang dapat dijadikan acuan pengembangan tri darma perguruan tinggi yang diakui oleh perguruan tinggi STT YBSI Tasikmalaya baik dalam skala regional maupun nasional, . Kemudian pada puncak persoalan penelitian dan pengembangan penelitian seharusnya terstruktur dan dapat dipertanggung jawabkan akan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh setiap dosen di STT YBSI Tasikmalaya Pada persoalan penelitian di atas secara garis besarnya dapat dibagi pada beberapa masalah pokok diantaranya adalah : . Kemampuan dasar dosen dan mahasiswa. Kemampuan dasar untuk meneliti masih bervariasi, hal ini disebabkan karena jenjang pendidikan yang dicapainya berbeda-beda dengan disiplin ilmu yang berbeda-beda pula tentunya. Kesempatan untuk mengadakan penelitian sering terhambat oleh tugas-tugas seperti beban beban tugas mengajar dan belajar dalam perkuliahan yang masih cukup besar. Peluang. Keterbatasan memperoleh kesempatan mengajukan proposal yang dapat disetujui baik mahasiswa maupun dosen, dapat mengurangi dorongan untuk mengajukan proposal penelitian selanjutnya. Tawaran mengajukan proposal penelitian masih bersifat tertutup dan tidak adanya transparan. Pendanaan. Sumber dana yang terbatas yang ada di STT YBSI Tasikmalaya dalam hal pelaksanaan penelitian. Keterbatasan fasilitas, baik sarana maupun prasarana penunjang kegiatan penelitian. Di dalam usaha menumbuhkan terciptanya pemerataan dalam arti perluasan kegiatan penelitian, peningkatan mutu serta pelaksanaan yang efisien, efektif, produktif dan relevan perlu diambil beberapa langkah operasional antara lain : . Untuk melaksanakan kegiatan penelitian tidak hanya terbatas pada tingkat kemampuan intelektual namun mencakup kemauan, kesediaan dan memegang etik ilmu pengetahuan. Oleh karena itu perlu adanya kesempatan dan dorongan untuk meningkatkan jenjang pendidikan bagi para dosen dan mengadakan atau mengikutsertakan dalam beerbagai latihan, kursus penelitian baik yang diadakan oleh perguruan tinggi sendiri maupun program kerjasama atau bantuan dari beberapa perguruan tinggi lain. Perlu adanya dorongan . dari pimpinan kepada dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian. dengan meningkatkan peran atau aktivitas lembaga penelitian baik yang berada di tingkat dosen STT YBSI Tasikmalaya maupun yang berada ditingkat . Perlu adanya kebijaksanaan dari pembuat keputusan untuk memberikan kesempatan yang lebih banyak kepada dosen dan mahasiswa. Jumlah dana yang dapat dikelola oleh STT YBSI melalui usaha-usaha kerjasama dalam bidang penelitian dengan lembaga-lembaga pemerintah lainnya disamping pengusulan kepada pemerintah pusat. Kegiatan-kegiatan penelitian hendaknya sesuai perencanaan guna menghindarkan penelitian yang terpotong-potong. Perlu adanya hasil penelitian yang dapat disebarluaskan kepada Hal ini diharapkan dapat menghindarkan penelitian dengan hasil yang nihil tanpa pertanggungjawaban yang jelas, sehinga hasilnya dapat dijadikan acuan penelitian lebih lanjut baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain teristimewa bagi STT YBSI Tasikmalaya dan . Adanya peningkatan fasilitas, sarana dan prasarana yang dimiliki oleh STT YBSI Tasikmalaya untuk menunjang penelitian baik di bidang Teknologi maupun ilmu sosial . Adanya peningkatan kerjasama antar perguruan tinggi, sehingga warga STT YBSI yang memiliki keterbatasan fasilitas dapat menggunakan fasilitas perguruan tinggi yang lain. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 Di kalangan mahasiswa di samping penelitian-penelitian membuat skripsi perlu dikembangkan adanya sistem partisipasi dalam proyek-proyek penelitian yang dilakukan oleh para dosen baik secara mandiri ataupun berupa tim kerja di STT YBSI Tasikmalaya. KESIMPULAN Bertitik tolak pada uraian di muka maka pada bagian akhir dari tulisan ini, dapat diambil beberapa kesimpulan sesuai dengan permasalahan yang diteliti sebagai berikut: Produktivitas Dosen yang dilaksanakan di STT YBSI Tasikmalaya, diarahkan sesuai dengan tuntutan tugas dan fungsi dosen di perguruan tinggi. Namun pada kenyataannya tidak semua dosen di lembaga perguruan tinggi STT YBSI Tasikmalaya bisa melaksanakan tugas dan fungsi dosen tersebut. Hal ini ditandai dengan masih banyaknya dosen yang belum profesional sesuai dengan tuntutan aturan Produktivitas dosen di Lembaga Pendidikan Sekolah Tinggi Teknologi YBSI Tasikmalaya dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi masih tergolong belum optimal. Oleh sebab itu lembaga tersebut terus-menerus berupaya dengan berbagai cara berusaha meningkatkan produktivas dosen dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu menyangkut pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hambatan yang dialami oleh dosen di Lembaga Pendidikan Sekolah Tinggi Teknologi YBSI Tasikmalaya dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi adalah sebagai berikut : . Suasana akademik atau academic atmosphere yang masih kurang baik dalam kegiatan pembelajaran. Sehingga suasana akademik harus diciptakan sedemikian rupa dengan usaha membangun budaya akademik yang menghargai perbedaan pendapat, menghormati sesama civitas akademika, kebebasan berpendapat dengan dilandasi argumentasi yang logis, ilmiah dan egaliter, . Masih kurangnya sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas dan di Program pengembangan telah dibuat secara bertahap dan terukur, utamanya untuk fasilitas laboratorium, perpustakaan, ruang dosen serta kelas yang memada, . Masih kurangnya perilaku kecendekiawanan dalam lingkungan internal kampus, sehingga mahasiswa perlu ditekankan untuk bersikap kritis, keinginan untuk menggali hal-hal yang baru, membangun minat baca ilmiah untuk menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi verbal dan tulisan yang lebih baik, . Minimnya anggaran biaya. Masalah yang berkaitan dengan mahasiswa, perfeksionisme, kekurangan motivasi, kekurangmampuan dalam menulis, kelesuan setelah ketegangan menghadapi ujian, pengorganisasian kegiatan yang buruk, kurangnya motivasi mahasiswa dalam belajar karena pasar kerja yang tidak jelas, kurang persiapan dalam melakukan penelitian mandiri, kegagalan program dalam mengetahui kekurangmampuan mahasiswa sejak awal, . Sebagian dosen belum mempunyai NIDN, masih banyak dosen yang belum disertifikasi, sebagian motivasi dosen kurang, . Sarana prasarana penunjang pembelajaran masih tergolong minim khususnya perlatan praktikum mahasiswa, . Kegiatan pembelajaran kebanyakan masih dilakukan di dalam kelas, karena laboratorium yang masih kurang, dan kegiatan seminar ilmiah masih jarang dilakukan. Hal ini menjadi suatu kelemahan yang harus lebih ditingkatkan, . Kurangnya tenaga ahli . dari setiap mata kuliah yang di . Upaya yang dilakukan dosen di Lembaga Pendidikan Sekolah Tinggi Teknologi YBSI Tasikmalaya dalam mengatasi hambatan yang dialami dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi adalah sebagai berikut: . Menciptakan suasana akademik ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 9 No. 1 JUNI 2023 atau academic atmosphere yang lebih baik dalam kegiatan pembelajaran, . Berusaha mencari cara menutupi kekurangan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di kelas dan di laboratorium, . Menghimbau kepada instansi atau lembaga STT YBSI Tasikmalaya agar dilaksanakan program pengembangan secara bertahap dan terukur, utamanya untuk fasilitas laboratorium, perpustakaan, ruang dosen serta kelas yang memadai, . Meningkatkan kemampuan atau kompetensi dengan cara melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. DAFTAR PUSTAKA