AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Penerapan Metode Tahsin dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur'an Bagi Anak Usia Dini di Salah Satu TPQ di Desa Kertasari Danang Dwi Basuki,1 Muslim,2 Alyaa Fadhiilah,3 Mira Zulkifli,4 Sarah Tazkiatunnisa,5 Teti Nurfadhilah,6 Siti Suhailah Rahmatullah,7 Zaidhatull Afifah8 STIT Hidayatunnajah Bekasi1,2,3,4,5,6,7,8 Email: danang_dwi_basuki@stithidayatunnajah. muslim@stithidayatunnajah. id, alyaafadhilah9@gmail. miradzu99@gmail. com, stazkiatunnisa@gmail. com, suhailahsiti3@gmail. tetifadhillah@gmail. com, azaidhah@gmail. Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki bacaan anak-anak usia dini di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) tersebut. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat kelompok 1 memilih metode tahsin karena pada TPQ tersebut terdiri dari anak-anak dari jenjang Paud sampai dengan Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu TPQ di Desa Kertasari. Simpulan dari kegiatan ini dengan sasaran anak usia dini sudah diselenggarakan dengan baik dan lancar. Anak-anak pada TPQ tersebut antusias menyambut tim Pengabdian Kepada Masyarakat dan mengikuti seluruh program dengan sangat baik. Pengajar TPQ dan pengelola TPQ juga menerima tim dengan baik. Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dan juga agar tetap bersemangat dalam mempelajari membaca Al-QurAoan. Tim berharap semoga program ini dapat ditindaklanjuti dan diteruskan oleh pengurus TPQ agar tetap berjalan. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat. Metode Tahsin. Membaca Al-QurAoan. PENDAHULUAN Pembelajaran membaca Al-QurAoan ialah suatu kegiatan untuk mempelajari cara membaca Al-QurAoan sesuai dengan kaidah tajwid, sifat huruf dan makhraj huruf. Pengertian ini didukung oleh SaAodiyah yang menyebutkan bahwa pembelajaran membaca Al-Qur'an yaitu mempraktekkan bacaan tartil sesuai dengan kaidah (SaAodiyah, 2. Karena membaca Al-QurAoan penting dilakukan bagi umat Islam dan Indonesia adalah negara yang mayoritas agamanya adalah Islam, maka pembelajaran membaca Al-QurAoan sudah sepatutnya dilaksanakan. Sesuai dengan firman Allah TaAoala pada surat Al-Alaq ayat 1-5 yang menjelaskan tentang perintah membaca kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam. Membaca Al-QurAoan tidak hanya sekedar membaca, tetapi juga memperhatikan tahapan kaidah tajwid. Maka pembelajaran membaca Al-QurAoan lebih utama diajarkan kepada masyarakat karena berkaitan dengan ibadah kepada Allah TaAoala. Mempelajari cara membaca Al-QurAoan akan lebih baik jika diajarkan sejak usia dini. Hal ini sependapat dengan Ismail dkk yang menyebutkan bahwa mengajarkan Al- QurAoan untuk anak lebih yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 baik dan lebih mudah dilakukan (Ismail et al. , 2. Hal ini karena anak-anak mempelajari dari dasar secara bertahap sehingga mudah dilakukan. Mempelajari cara membaca Al-QurAoan penting dilakukan karena menurut data yang dikutip dari DetikNews pada tahun 2022 menjelaskan bahwa Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Komjen (Pur. Syafruddin menekankan hanya 35% masyarakat di Indonesia yang mampu membaca Al-QurAoan. Berdasarkan masalah tersebut. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kelompok 1 prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah angkatan 2020 di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi melakukan observasi terlebih dahulu pada salah satu Taman Pendidikan QurAoan di Desa Kertasari untuk mengetahui kemampuan membaca Al-QurAoan pada anak-anak di TPQ Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat kelompok 1, maka tim memutuskan untuk membuat program salah satunya cara membaca Al-QurAoan dengan metode tahsin. Program tersebut bertujuan untuk memperbaiki bacaan anak-anak usia dini di TPQ tersebut. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat kelompok 1 memilih metode tahsin karena pada TPQ tersebut terdiri dari anak-anak dari jenjang Paud sampai dengan Sekolah Dasar. Karena tidak semua anakanak disana memahami huruf hijaiyah, maka Tim Pengabdian Kepada Masyarakat kelompok 1 menerapkan metode tahsin yang mengandalkan pendengaran anak-anak sehingga anak-anak mampu mendengarkan dan mengucapkan bacaan Al-QurAoan setelah mentor membacakan dan mencontohkan terlebih dahulu. Metode tahsin yang diterapkan pada Tim Pengabdian Kepada Masyarakat kelompok 1 yaitu juga menjelaskan kaidah, sifat, dan juga makhorijul huruf, sehingga anak-anak yang sudah mengenali huruf hijaiyah bisa mempraktekkan saat mempelajari cara membaca Al-QurAoan pada Iqra. Juz Amma, maupun Al-QurAoan. Harapannya ialah semoga program yang telah dirancang bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya anak usia dini di TPQ tersebut yang terletak di desa Kertasari kecamatan Pebayuran. METODE PELAKSANAAN Pada kegiatan ini Tim PKM menyusun anggota kelompok yang memilki tugas yang berbeda-beda. Pada tim terdapat bagian dokumentasi dan penanggung jawab kegiatan tahsin yang bertugas untuk menyediakan materi kepada mentor yang akan yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 mengajarkan tahsin. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 11 Maret 2024 sampai dengan 30 Maret 2024 setiap hari Sabtu pada pukul 15. 00 sampai pukul 17. Adapun tahap metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu: Observasi Observasi dilakukan sebelum melakukan kegiatan dan membuat program cara membaca Al-QurAoan metode tahsin di TPQ tersebut. Tim PKM kelompok 1 melakukan pengamatan terlebih dahulu untuk mengetahui bacaan dan juga jumlah anak-anak yang ada di TPQ. Observasi juga bertujuan untuk mengetahui culture atau program yang biasa dilakukan oleh guru pengajar Al-QurAoan disana. Setelah melakukan pengamatan. Tim PKM kelompok 1 menemukan adanya permasalahan yaitu pelafalan bacaan Al-QurAoan anak-anak yang tidak tepat dan juga masih banyak yang mempelajari cara membaca Al-QurAoan. Maka Tim PKM kelompok 1 membuat program menerapkan metode tahsin untuk pembelajaran membaca Al-QurAoan sebagai Pelaksanaan Kegiatan Sebelum program resmi dilaksanakan. Tim PKM melakukan pembukaan terlebih dahulu sebagai perkenalan. Setelah itu program dilaksanakan sebanyak tiga pertemuan untuk memperbaiki bacaan anak-anak. Setelah melakukan kegiatan tersebut. Tim melakukan penutupan kegiatan dan membuat laporan sebagai bentuk evaluasi serta refleksi untuk kegiatan tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan ini dilakukan dengan sasaran anak-anak usia dini di salah satu TPQ di desa Kertasari kecamatan Pebayuran. Dengan tujuan untuk melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah angkatan 2020 di kelompok 1. Alhamdulillah kegiatan menerapkan metode tahsin untuk mempelajari membaca Al-QurAoan anak usia dini berlangsung dengan kondusif. Capaian kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah anak-anak dapat melafalkan bacaan surat pendek sesuai dengan kaidah tajwid. Dan bagi yang sudah mengenal huruf yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 hijaiyah, anak-anak dapat membaca ayat Al-QurAoan dengan lebih baik dari sebelumnya sesuai dengan kaidah. Karena sebelum ada program tahsin ini, bacaan anak-anak banyak yang tidak memperhatikan panjang pendek bacaan dan juga tajwid pada hukum nun sukun atau tanwin. Dokumentasi kegiatan: Gambar 1. Pembukaan Kegiatan Program Tahsin di Salah Satu TPQ di Desa Kertasari Gambar 2. Kegiatan Program Tahsin di Salah Satu TPQ di Desa Kertasari KESIMPULAN Pelaksanaan program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi Prodi Sarjana Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah angkatan 2020 di kelompok 1 yang dilaksanakan di salah satu TPQ di Desa Kertasari kecamatan Pebayuran dengan sasaran anak usia dini sudah diselenggarakan dengan baik dan lancar. Anak-anak pada TPQ tersebut antusias menyambut tim Pengabdian Kepada Masyarakat dan mengikuti seluruh program dengan sangat baik. Pengajar TPQ dan pengelola TPQ juga menerima tim dengan baik. Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dan juga agar tetap bersemangat dalam mempelajari membaca Al-QurAoan. Tim berharap semoga program ini dapat ditindaklanjuti dan diteruskan oleh pengurus TPQ agar tetap berjalan. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 2. Agustus 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 DAFTAR PUSTAKA