E-ISSN : 2963-1335 . P- ISSN : 2962-3308 Vol. 3 No. 3 September 2024 PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRANSPORTASI UMUM BERBASIS ONLINE DI KOTA TARAKAN Muhammad Kurnia*1 1,2,) Jurusan Teknik Sipil. Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama No. 1 Tarakan. Kalimantan Utara e-mail: *mhmmdkrnia92@ubt. ABSTRACT: The development of information technology has had a significant impact on various sectors, one of which is the emergence of application-based transportation modes which are technological innovations to meet people's needs for fast and efficient transportation, especially in the face of declining quality of public transportation. The existence of online transportation services has a positive impact on society in various activities. This research analyzes the public's perception of using online public transportation services in Tarakan City. This research uses a population of consumers who have used online motorcycle taxi services with a sample of 100 respondents selected through an online questionnaire distributed via social media. Respondents have different ages and work The analytical method used is quantitative descriptive, describing data and facts related to public perceptions. The research results show that public perception of the use of online motorcycle taxi services has a significant and positive influence. The success of this transportation service is greatly influenced by the driver's performance in providing services to the public. Keywords: public perception, online based, public transport ABSTRAK: Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak besar dalam berbagai sektor, salah satunya adalah munculnya moda transportasi berbasis aplikasi yang merupakan inovasi dari teknologi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transpotasi yang cepat dan efisien, terutama dalam menghadapi penurunan kualitas tranpsortasi umum. Keberadaan layanan transportasi online memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarkat terhadap penggunaan layanan tranpsortasi umum berbasis online di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan populasi konsumen yang telah menggunakan layanan ojek online dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih melalui kuisioner online yang disebar melalui media sosial. Responden memilki latar belakang usia dan pekerjaan yang berbeda. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan data dan fakta terkait persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap penggunaan layanan ojek online memiliki pengaruh yang signifikan dan positif. Kesuksesan layanan transportasi ini sangat dipengaruhi oleh kinerja pengemudi dalam memberikan pelayanan kepada Kata kunci: persepsi masyarakat, berbasis online, transportasi umum PENDAHULUAN Perkembangan transportasi seiring berjalannya waktu telah membawa perubahan signifikan dalam cara masyarakat berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Sebelumnya angkutan umum seperti bus, kereta api, dan angkutan kota . menjadi pilihan utama dalam bagi banyak orang untuk memenuhi kebutuhan transportasi sehari-hari. Angkutan umum menawarkan kenyamanan dan aksesibilitas bagi Vol. 3 No. 3 September 2024 Civil Engineering Scientific Journal E-ISSN : 2963-1335 . P- ISSN : 2962-3308 (Kurnia, 2. Persepsi Masyarakat Terhadap Transportasi Umum Berbasis Online di Kota Tarakan sebagian besar lapisan masyarakat, terutama di kota-kota besar dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Meskipun angkutan umum cukup efektif dalam mengangkut banyak orang, masih ada beberapa kendala seperti keterbatasan rute, waktu tunggu yang tidak menentu, dan kondisi kendaraan yang tidak selalu Transportasi memiliki peranan penting yang mempengaruhi beberapa faktor yaitu seperti keadaan geografis atau wilayah maupun udara dalam mempermudah untuk menjangkau seluruh wilayah. Transportasi harus disesuaikan dengan perkembangan dan pengaturan sistem secara tepat sehingga dapat menciptakan jasa transportasi yang sesuai dengan aktivitas, pelayanan angkutan dan kebutuhan yang lebih tertib, nyaman dan aman bagi masyarakat (Jura et al, 2. Kemajuan teknologi dan manajemen transportasi merupakan hal utama yang harus disikapi oleh pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah baik pedesaan, perkotaan maupun daerah-daerah terpencil. Kondisi ini dilakukan dengan tujuan untuk mencapai pembangunan ekonomi nasional seperti perpindahan, pergerakan barang-barang, jasa dan penduduk dari suatu tempat ke tempat lainnya agar dapat berjalan efektif dan efisien (Muthalib, 2. Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan layanan berbasis aplikasi, tren penggunaan ojek online semakin meningkat. Ojek online menawarkan kemudahan akses, kenyamanan, dan fleksibilitas waktu yang lebih tinggi dibandingkan dengan angkutan umum tradisional. Dengan hanya memanfaatkan ponsel pintar, pengguna dapat memesan layanan ojek online dengan mudah, yang kemudian mengantar mereka ke tujuan dengan cepat. Perubahan pola ini tidak hanya mencerminkan peningkatan efisiensi dalam transportasi, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi telah mengubah gaya hidup masyarakat, membuat transportasi menjadi lebih personal dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Amiruddin . menyebutkan bahwa ojek online merupakan angkutan umum yang sasma dengan ojek pada umumnya, yang menggunakan sepeda motor sebagai sarana pengangkutan namun ojek online dapat dikatakan lebih maju karena telah terintegrasi dengan kemajuan teknologi. Ojek online merupakan ojek sepeda motor yang menggunakan teknologi dengan memanfaatkan aplikasi pada ponsel pintar yang memudahkan pengguna jasa untuk memanggil pengemudi ojek tidak hanya dalam hal sebagai sarana pengangkutan orang dan/atau barang namun juga dapat dimanfaatkan untuk membeli barang bahkan memesan makanan sehingga dalam masyarakat global terutama di kota-kota besar dengan kegiatan yang sangat padat dan tidak dapat dipungkiri masalah kemacetan selalu menjadi polemik, ojek online ini hadir untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari dengan mengedepankan teknologi yang semakin maju. Perkembangan teknologi informasi pada saat ini merupakan hal utama dalam mempermudah konsumen untuk melakukan mobilitas dalam berbagai kegiatan dengan memiliki sebuah aplikasi. Peningkatan teknologi dan akses internet dengan ponsel pintar di masyarakat sehingga munculnya transportasi online di Indonesia. Transportasi online mampu membantu untuk melakukan berbagai atau mobilitas dalam perjalanan (Adelina, 2. Transportasi online adalah gabungan jasa transportasi ojek dengan teknologi komunikasi (Marsusanti, 2. Transportasi online mengutamakan faktor keamanan konsumen yang di dalam aplikasi telah tersedia berbagai informasi yang lengkap tentang pengemudi seperti foto pengemudi, nama, dan kontak dari pengemudinya (Anindhita et. al, 2. Perangkutan darat dengan kendaraan umum diatur Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor . Menurut ketentuan UndangUndang yang tersebut, kendaraan bermotor adalah setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan mekanik berupa mesin selain kendaraan yang berjalan di atas rel. Kendaraan bermotor umum adalah setiap kendaraan yang digunakan untuk perangkutan barang dan/atau orang dengan dipungut bayar. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 12 Tahun 2019 (Permenhub 12/2. mengatur mengenai persyaratan terkait keselamatan dan keamanan yang harus dipenuhi oleh pengemudi maupun perusahaan Termasuk dalam cakupan pengaturannya antara lain adalah kewajiban bagi pengemudi untuk Vol. 3 No. 3 September 2024 Civil Engineering Scientific Journal E-ISSN : 2963-1335 . P- ISSN : 2962-3308 (Kurnia, 2. Persepsi Masyarakat Terhadap Transportasi Umum Berbasis Online di Kota Tarakan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak membawa penumpang melebihi dari satu orang, dan mengendarai kendaraan bermotor dengan Surat Tanda Kendaraan Bermotor yang masih berlaku. Permintaan akan perjalanan memiliki hubungan erat dengan kegiatan ekonomi. Permintaan ini dipengaruhi oleh aktivitas yang berlangsung dalam masyarakat. Dengan kata lain, perjalanan terjadi sebagai akibat dari berbagai aktivitas tersebut. Semakin banyak dan signifikan kegiatan yang terjadi, maka tingkat permintaan perjalanan pun cenderung meningkat. Permintaan masyarakat akan pemenuhan kebutuhan transportasi dipengaruhi oleh: Pendapatan Tujuan perjalanan Usia Perjalanan yang mendesak Banyaknya permintaan Kesehatan Jenis perjalanan METODE PENELITIAN Teknik Pengumpulan Data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari responden yang menjadi sasaran penelitian. Data ini didapat dari hasil wawancara dengan acuan yang terdapat pada lembar pertanyaan yang diberikan kepada responden. Berdasarkan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, maka digunakan pengumpulan data dengan cara wawancara dan memberikan lembar pertanyaan kepada masyarakat di Kota Tarakan. Teknik Analisis Data Penelitian ini menggunakan metode penelitian Likert yang merupakan pendekatan yang digunakan untuk mengukur sikap, persepsi, pendapat, atau opini responden terhadap suatu objek atau fenomena. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menggambarkan tingkat sikap atau persepsi responden terhadap fenomena yang diukur. Skala Likert biasanya terdiri dari lima atau tujuh poin yang menggambarkan tingkat persetujuan responden. Tabel 1 Kriteria Penilaian Skala Likert KATEGORI 81% - 100% 61% - 80% 41% - 60% 21% - 40% 0% - 20% PENILAIAN Sangat Setuju Setuju Netral Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju HASIL DAN PEMBAHASAN Kota Tarakan merupakan dataran rendah dengan ketinggian rata-rata A 18 meter di atas permukaan laut, terletak pada posisi antara 3A. 14Ao30AoAo-3A. 26Ao37AoAo Lintang Utara dan 117A. 30Ao50AoAo-117A. 40Ao. 12AoAo Bujur Timur. Luas wilayah Kota Tarakan adalah 250,80 km 2 dengan seluruhnya merupakan daerah daratan. Akhir tahun 2023, wilayah administrasi Kota Tarakan terdiri dari 4 Kecamatan, dengan luas daratan masing-masing kecamatan, yaitu: Tarakan Timur . ,01 km. Tarakan Tengah . ,54 km. Tarakan Barat . ,89 km. , dan Tarakan Utara . ,36 km. Menurut data BPS (Badan Pusat Statisti. Kota Tarakan, jumlah kendaraan pada tahun 2023 di Kota Tarakan adalah 12. 428 untuk kendaraan mobil penumpang . edan, jeep, minibus, dan sejenisny. 666 untuk kendaraan sepeda motor. Kota Tarakan yang terletak di Provinsi Kalimantan Utara menghadapi tantangan dalam hal sistem transportasi Vol. 3 No. 3 September 2024 Civil Engineering Scientific Journal E-ISSN : 2963-1335 . P- ISSN : 2962-3308 (Kurnia, 2. Persepsi Masyarakat Terhadap Transportasi Umum Berbasis Online di Kota Tarakan Wardiman . menyatakan bahwa transportasi publik yang baik harus memenuhi tiga kriteria dasar yaitu kenyamanan, keamanan, dan kecepatan serta ketepatan. Kriteria pertama, kenyamanan yaitu aspek kenyamanan yang dapat dirasakan oleh penumpang apabila terdapat fasilitas seperti pendingin udara, dan tertutup dari asap polusi kendaraan bermotor. Kriteria kedua, keamanan yaitu sistemn keamanan pada naik dan turun penumpang harus pada terminal atau halte bus yang telah ditentukan. Kriteria ketiga, kecepatan yaitu terpenuhinya waktu secara cepat dan tepat untuk sampai paad tempat tujuan. Saat ini. Kota Tarakan belum memiliki angkutan umum yang memadai sehingga masyarakat bergantung pada kendaraan pribadi sebagai sarana utama untuk mobilitas sehari-hari. Kondisi ini mengakibatkan tingginya penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan peningkatan polusi. Sebagai alternatif, banyak warga yang mulai beralih menggunakan ojek online sebagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan transportasi mereka. Keadaan ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak pengembangan sistem transportasi yang lebih terstruktur dan terjangkau di kota Tarakan guna mendukung mobilitas masyarakat yang lebih baik. Sesuai dengan data BPS Kota Tarakan, diperoleh data jumlah penduduk Kota Tarakan sebanyak 249. Ukuran sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berdasarkan jumlah penduduk menurut keloompok umur mulai dari 10-64 tahun sebanyak 194. 740 jiwa adalah: ycu= ycA 1 ycA. 2 ycu= 1 194. ycu = 99,95 ycycaycoycyyceyco OO 100 ycycaycoycyyceyco Keterangan : n = Ukuran sampel/jumlah responden N = Ukuran populasi e = Persentase kelonggaran ketelitian kesalahan pengambilan sampel yang bisa ditolerir. e = 0,1 Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, maka diperoleh jumlah sampel sebanyak 99,95. Namun, untuk mempermudah pengolahan data, angka tersebut dibulatkan menjadi 100 sampel. Sesuai dengan rasio jenis kelamin yang tercatat dalam data BPS, jumlah responden dibagi menjadi 52 responden lakilaki dan 48 responden perempuan. Pembagian ini mencerminkan proporsi yang seimbang antara lakilaki dan perempuan dalam penelitian ini, yang diharapkan dapat memberikan gambaran yang representatif mengenai populasi yang teliti. Pembagian jumlah responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada Gambar 1 di bawah ini. Perempuan Laki - laki Gambar 1 Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Vol. 3 No. 3 September 2024 Civil Engineering Scientific Journal E-ISSN : 2963-1335 . P- ISSN : 2962-3308 (Kurnia, 2. Persepsi Masyarakat Terhadap Transportasi Umum Berbasis Online di Kota Tarakan Tabel 2. Analisa Menggunakan Skala Likert Variabel Variabel Pertanyaan Parameter Tarif Murah Alasan Banyak Promo menggunakan Nyaman dan Aman ojek online Efisien Waktu Lebih Praktis Shop Pelayanan yang Send paling sering Food Car Ride/Bike Tidak Setuju Aplikasi dibekali Kurang Setuju pengetahuan Netral tentang rute Setuju Sangat Setuju Tidak Setuju Sesuai daya Kurang Setuju angkut yang Netral Setuju Tingkat Persepsi Sangat Setuju Masyarakat Terhadap Tidak Setuju Penggunaan Ojek Online Waktu dan jarak Kurang Setuju tempuh lebih Netral Setuju Sangat Setuju Tidak Setuju Mengutamakan Kurang Setuju keselamatan Netral saat berkendara Setuju Sangat Setuju Tidak Setuju Menjadi bagian Kurang Setuju dari transportasi Netral Setuju Sangat Setuju Tidak Setuju Sikap Kurang Setuju pengemudi yang Netral baik . opan dan Setuju Sangat Setuju Responde Bobot n yang Nilai Menjawab Nilai Hasil Total Skor Nilai Y Nilai X Metode Kesimpulan Likert Lebih praktis saat ingin Pelayanan yang paling Sangat Setuju Setuju Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Setuju Sumber: Data Analisis, 2024 Berdasarkan jumlah responden yang mengisi formulir wawancara, diperoleh data yang menunjukkan bahwa pengguna ojek online terbanyak berasal dari kalangan pelajar/mahasiswa dengan persentase mencapai 50%. Setelah itu, pekerjaan yang paling banyak menggunakan ojek online adalah PNS dengan persentase sebesar 19%. Sementara itu, kategori pekerjaan swasta dan lainnya masing-masing sebesar 15n 16%. Data ini menggambarkan bahwa ojek online cukup populer di kalangan pelajar/mahasiswa, diikuti pegawai negeri sipil dan pekerja di sektor swasta, seperti yang ditampilkan pada Gambar 2 di bawah ini. Gambar 2 Jumlah Responden Berdasarkan Pekerjaan Vol. 3 No. 3 September 2024 Civil Engineering Scientific Journal E-ISSN : 2963-1335 . P- ISSN : 2962-3308 (Kurnia, 2. Persepsi Masyarakat Terhadap Transportasi Umum Berbasis Online di Kota Tarakan KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dalam studi ini mengenai persepsi masyarakat terhadap transportasi umum berbasis online di Kota Tarakan dapat diambil kesimpulan bahwa akibat adanya kelemahan dari sistem transportasi publik, masyarakat menjadikan ojek online sebagai transportasi alternatif yang lebih praktis. Pengguna ojek online terbanyak berasal dari kalangan pelajar/mahasiswa dengan persentase mencapai 50%. Persepsi masyarakat terhadap kemunculan transportasi berbasis aplikasi online ini umumnya positif, karena dirasa banyak membantu dalam hal mobilitas. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan skala Likert, sebanyak 83,2% masyarakat menggunakan ojek online karena alasan lebih praktis dibanding menggunakan angkutan lain. Sebanyak 71% masyarakat lebih sering memanfaatkan layanan pembelian makanan. Sebanyak 87% masyarakat sangat setuju dengan adanya pembekalan pengetahuan rute dan lokasi untuk pengemudi. Sebanyak 83,6% masyarakat setuju jika pengemudi ojek online membawa penumpang sesuai dengan kapasitas daya angkut yang diizinkan. Sebanyak 77,8% masyarakat setuju dengan kecepatan waktu dan jarak tempuh yang lebih singkat menggunakan ojek online. Sebanyak 86% masyarakat sangat setuju dengan sikap pengemudi yang mengutamakan keselamatan saat berkendara. Sebanyak 85% masyarakat sangat setuju jika ojek online dijadikan salah satu moda transportasi umum perkotaan dan sebanyak 80% masyarakat setuju jika pengemudi ojek online memiliki sikap yang baik, seperti ramah dan sopan. DAFTAR PUSTAKA