JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 ANALISIS DINDING PENAHAN TANAH PADA RUAS JALAN TRANS SERAM DESA LUMOLI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Kezia Hatulesila. Sjafrudin Latar. Standy Johannes. 1,2,. Jurusan Teknik Sipil. Politeknik Negeri Ambon keziahatulesila02@gmail. latar07@gmail. johannesstandy@gmail. ABSTRACT The Trans Seram road section of Lumoli Village. West Seram Regency has a length of 7,150m and a width of 6m starting from STA 0 000 to STA 7 150. Along the road section there are four landslide points, namely at STA 0 350. STA 1 850. STA 2 600 and STA 3 615. Of the four avalanche points, there are three points that have been handled and the remaining one point has not been handled. The avalanche problem at STA 3 615 STA 3 650 occurs along 35m with a slope height of 6m already covering the road body A 4. 2m remaining 1. This greatly disrupts the activities of road users because it causes narrowing of the road body and temporary avalanche handling using used asphalt dromes. The purpose of this research is to determine the dimensions and stability of retaining walls against shear, overturning and soil bearing capacity on the Lumoli village trans seram road section. The planning of retaining walls on the trans seram road section of Lumoli village uses a cantilever type with a height of no more than 6-7m as a structure to prevent soil collapse by using rankine theory to calculate lateral soil pressure. The results of the dimensions of the cantilever type retaining wall H = 4m. H1 = 52m. H2 = 0. Df = 0. H2 = 16m. H22 = 0. A = 0. 66, b = 0. C = 1. D = 0. B = 2. And the results of stability against overturning = 3. 027 Ou1. 5 Safe, stability against shear = 2. 910 Ou1. 5 Safe and stability against bearing capacity = 809. 045 Kn/m2. ABSTRAK Ruas jalan Trans Seram Desa Lumoli Kabupaten Seram Bagian Barat memiliki panjang 7. 150m dan lebar 6m dimulai dari STA 0 000 sampai STA 7 150. Disepanjang ruas jalan tersebut terdapat empat titik longsoran yaitu pada STA 0 350. STA 1 850. STA 2 600 dan STA 3 615. Dari keempat titik longsoran terdapat tiga titik yang telah dilakukan penanganan dan tersisa satu titik belum dilakukan penanganan. Masalah longsoran pada STA 3 615 Ae STA 3 650 terjadi disepanjang 35m dengan ketinggian lereng 6m sudah mencakup badan jalan A4,2m tersisa 1,8m. Hal ini sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan dikarenakan menyebabkan penyempitan badan jalan dan penanganan longsoran sementara menggunakan drom aspal bekas. Tujuan penelitian ini untuk menentukan dimensi dan stabilitas dinding penahan tanah terhadap geser, guling dan daya dukung tanah pada ruas jalan trans seram desa Lumoli. Perencanaan dinding penahan tanah pada ruas jalan trans seram desa Lumoli menggunakan tipe kantilever dengan ketinggian tidak lebih dari 6-7m sebagai suatu struktur untuk mencegah keruntuhan tanah dengan menggunakan teori rankine untuk menghitung tekanan tanah lateral. Hasil dimensi dinding penahan tanah tipe kantilever H= 4m. H1= 3,52m. H2= 0,48m. Df= 0,8m. H 2= 16m. H22= 0,23m. A=0,66, b=0,3m. C=1,18m. D= 0,66m. B= 2,8m. Dan hasil stabilitas terhadap guling = 3. 027 Ou1,5 Aman, stabilitas terhadap geser = 2. 910 Ou1,5 Aman dan stabilitas terhadap daya dukung = 809,045 Kn/m2. Kata kunci: Dinding kantilever. Stabilitas guling. Stabilitas geser. e-ISSN:2964-5158 Halaman 100 JOURNAL AGREGATE PENDAHULUAN Ruas Jalan Trans Seram Desa Lumoli merupakan ruas jalan utama yang berada pada kabupaten seram bagian barat. Ruas jalan ini sebagai suatu penghubung yang diakses untuk menuju kecamatan seram barat. Ruas jalan trans seram desa lumoli kabupaten seram bagian barat, memiliki 150m dan lebar 6m dimulai dari STA 0 000 sampai pada STA 7 150. Disepanjang ruas jalan tersebut terdapat empat titik longsoran yaitu longsoran pada STA 0 350. STA 1 850. STA 2 600 dan STA 3 615. Masalah longsoran pada STA 3 615 Ae STA 3 650 terjadi disepanjang 35m dengan ketinggian lereng 6m sudah mencakup badan jalan A4,2 meter dan tersisa 1,8 meter. Oleh karena itu hal ini sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan dikarenakan terjadi penyempitan badan jalan terlebih khusus apabila ada kendaraan berat yang melewati titik longsoran tersebut, sehingga sangat diperlukan adanya pencegahan dan penanganan serius untuk mengatasi masalah ini karena jika dibiarkan tanpa adanya penanganan dapat mengakibatkan terkikisnya butiranbutiran tanah serta batuan yang mungkin dapat menyebabkan terputusnya ruas jalan lumoli. Penanganan longsoran sementara yang dilakukan menggunakan drom aspal bekas dan juga batang kelapa untuk menahan tanah agar tidak terjadi longsoran yang berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dimensi dinding penahan tanah dan untuk menentukan stabilitas dinding penahan tanah terhadap geser,guling dan daya dukung tanah pada ruas jalan trans seram desa lumoli. Dari uraian permasalah diatas, peneliti berharap penting dilakukan penanganan dengan solusi dilakukan perencanaan serta pembangunan dinding penahan tanah tipe kantilever . antilever wal. sebagai suatu struktur untuk menahan tanah atau mencegah keruntuhan tanah pada kemiringan dengan menggunakan teori rankine untuk menghitung tekanan tanah lateral. TINJAUAN PUSTAKA 1 Dinding Penahan Tanah Menurut Nur dan Hakam . dinding penahan tanah adalah suatu bangunan yang berfungsi untuk menstabilkan kondisi tanah tertentu, yang pada umumnya dipasang pada daerah tebing yang labil. Dinding penahan tanah merupakan suatu struktur yang direncanakan dan dibangun untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah urug atau tanah asli yang labil, sehingga dinding penahan tanah aman terhadap pergeseran, penggulingan dan keruntuhan kapasitas dukung tanah. 2 Tipe-tipe Dinding Penahan Tanah Dinding penahan tanah umumnya memiliki beberapa tipe. Tipe dinding penahan tanah diantaranya sebagai berikut: Dinding penahan gravitasi . ravity wal. e-ISSN:2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Dinding penahan kantilever . antilever retaining wal. Dinding penahan counterfort . ounterfort Dinding krib . rib wal. Dinding tanah bertulang . einforced earth Langkah Perencanaan Dinding Penahan Survey topografi dan fisik Investigasi tanah guna penentuan parameter Penentuan beban kerja . alan, gedung, gempa dl. Pilih bentuk dinding yang sesuai dan perkirakan ukuran penampang. Hitung tegangan lateral tanah . yang akan membebani dinding. Hitung berat dinding dan bersama gaya lateral tanah ditentukan besar serta arah Prediksi penurunan . lastis & konsolidas. Periksa tegangan kerja pada beton dan Periksa stabilitas global Periksa stabilitas dinding penahan tanah pada tahap pelaksanaan. 3 Tanah Tanah merupakan suatu campuran yang terdiri dari butiran mineral tanpa kandungan bahan organik. Butiran-butiran tanah dapat mudah dipisahkan dengan kocokan air. Tanah berasal dari pelapukan batuan, baik secara fisik maupun kimia. Istilah-istilah seperti kerikil,pasir,lanau, dan lempung digunakan untuk bisa dapat membedakan jenis-jenis tanah. Dalam ASTM D2487, pembagian klasifikasi butiran tanah ialah sebagai berikut: Kerikil merupakan patikel-partikel batuan dengan lolos saringan 3 in. dan tertahan dalam saringan no. Pasir . merupakan partikel-partikel batuan yang lolos pada saringan no. dan tinggal dalam saringan no. Lanau . merupakan tanah yang butirannya lolos saringan no. untuk klasifikasi, lanau adalah tanah berbutir halus dengan indeks plastisitas kurang dari 4. Lempung . merupakan tanah berbutir halus yang lolos saringan no. lempung memiliki sifat plastis dalam kisaran kadar air tertentu. Untuk klasifikasi, lempung adalah tanah berbutir halus dengan indeks plastis lebih dari 4. 4 Tekanan Tanah Lateral Tekanan tanah lateral merupakan sebuah parameter dalam perencanaan dinding penahan tanah, dengan cara menganalisis kondisi yang akan terjadi Halaman 101 JOURNAL AGREGATE pada keadaan runtuh, kemudian memberikan faktor aman yang cukup yang dipertimbangkan terhadap keruntuhan tersebut. Teori yang membahas tentang tekanan tanah lateral yaitu teori tekanan tanah lateral Rankine tahun . Teori ini memberikan analisis mengenai besar dari kedua jenis tekanan tanah lateral yang disebut dengan tekanan aktif dan tekanan pasif. Menurut Rankine tahun . dalam analisis tekanan lateral dilakukan dengan asumsi-asumsi sebagai berikut: Tanah dalam kedudukan keseimbangan plastis, yaitu setiap elemen tanah dalam kondisi tepat akan runtuh. Tanah urugan di belakang dinding penahan tanah tidak berkohesi . = . Gesekan antara dinding dan urugan diabaikan atau permukaan dinding dianggap licin sempurna ( = . Teori Rankine Teori Rankine dikembangkan oleh William John Macquorn pada tahun 1857 Rankine merupakan suatu solusi medan tegangan yang memprediksi tekanan Persamaan koefisien tekanan tanah lateral aktif dan pasif diberikan di bawah ini. Perhatikan bahwa I' adalah sudut tahanan geser tanah dan timbunan miring pada sudut terhadap horizontal. Tekanan tanah lateral pada tanah kohesif Bila tanah urug mempunyai kohesi . dan sudut gesek dalam . , maka pada kedudukan Rankine, tekanan tanah aktif (P. dinyatakan oleh persamaan: Ka = tg2 . A Oe 2 ) a. A . Pa = 2 x H2 x Ka x yub a. Dengan momen penahan aktif dapat dinyatakan: Ma = Pa x x H a. AA . Ka = Koefisien tanah aktif Pa = Tekanan tanah aktif . N/. Ma = Momen tanah aktif . N/. yuc = Sudut geser tanah (A) H = Tinggi dinding penahan tanah . yub = Berat isi tanah basah . N/. VOL. NO. MARET 2024 Besarnya gaya-gaya tekanan tanah aktif dan pasif pada dinding penahan tanah dengan tanah urug yang kohesif, dinyatakan oleh persamaan-persamaan sebagai berikut: (Hardiyatmo, 2. Tekanan tanah aktif total Pa = 2 x H2 x Ka x b a. Tekanan tanah pasif total Pp = 2 x Df x Kp x b a. A . Stabilitas Dinding Penahan Tanah Tekanan tanah dan gaya-gaya yang bekerja pada dinding penahan tanah sangat berpengaruh terhadap stabilitas dinding penahan tanah itu sendiri. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kestabilan dinding penahan tanah diantaranya adalah kestabilan guling, kestabilan geser dan daya dukung tanah. Maka dari itu, langkah pertama yang harus dilakukan ialah dengan menetapkan dimensi dari dinding penahan untuk menjamin stabilitas dinding penahan tanah yang Stabilitas terhadap guling . Untuk dinyatakan aman bila dari stabilitas guling ini memenuhi Ou1,5 . anah granula. dan Ou2,0 . anah Faktor aman terhadap penggulingan (Fg. didefenisikan sebagai: OcMr Fgl = OcMo Ou1,5a. Fgl = Faktor aman terhadap penggulingan . OcMr = Momen terhadap berat sendiri . N/. OcMo = Momen terhadap tekanan tanah aktif . N/. Stabilitas terhadap geser . lidding failur. Untuk dinyatakan aman bila dari stabilitas guling ini memenuhi Ou1,5 . anah granula. dan Ou2,0 . anah Faktor aman terhadap keruntuhan geser (Fg. didefenisikan sebagai: Fgs = OcH Ou 1,5 a. A . Fgs =Faktor aman terhadap pergeseran . OcV = Jumlah gaya vertikal . N) OcH = Jumlah gaya horizontal . N) Tekanan tanah pasif (P. dinyatakan oleh persamaan: Kp = tg2 . A 2 ) a. Pp = 2 x Df x Kp x yub a . Dengan momen penahan pasif dapat dinyatakan: Mp = Pp x 3 x Df a . Kp = Koefisien tanah pasif Pp = Tekanan tanah pasif . N/. Mp = Momen tanah pasif . N/. yuc = Sudut geser tanah (A) Df = Kedalaman fondasi . yub = Berat isi tanah basah . N/. e-ISSN:2964-5158 Gambar 1. Stabilitas Terhadap Pergeseran Dan Penggulingan Sumber: Hardiyatmo, 2020 Halaman 102 JOURNAL AGREGATE Stabilitas terhadap daya dukung . earing capacity failur. Beberapa persamaan kapasitas dukung tanah telah digunakan untuk menghitung stabilitas dinding penahan tanah, seperti persamaan kapasitas dukung Terzaghi . Terzaghi berlaku untuk fondasi dengan pembebanan vertikal. Persamaan Terzaghi Kapasitas dukung ultimit . untuk fondasi memanjang dinyatakan oleh persamaan: Hardiyatmo. Qult = c x Nc q x Nq 0,5 x B x yuyca ycu Nyu a. AA. c = kohesi tanah . N/m. Nc. Nq dan Nyu = nilai faktor kapasitas dukung Terzaghi Dyce= kedalaman fondasi . B = lebar fondasi dinding penahan tanah . yuyca = berat volume tanah . N/m. Tabel 1. Nilai-Nilai Faktor Kapasitas Dukung Terzaghi Keruntuhan geser Keruntuhan geser 15 12,9 20 17,7 11,8 3,9 25 25,1 14,8 5,6 30 37,2 19,0 8,3 34 52,6 23,7 11,7 9,0 35 57,8 25,2 12,6 10,1 40 95,7 100,4 34,9 20,5 18,8 45 172,3 173,3 297,5 51,2 35,1 37,7 48 258,3 287,9 780,1 66,8 50,5 60,4 50 347,6 415,1 1153,2 81,3 65,6 87,1 Sumber: Hardiyatmo, 2018 Untuk mencari resultan gaya-gaya yang bekerja pada pusat berat alas pondasi digunakan rumus : Mr Ae mo a. Mr = Momen terhadap berat sendiri . N/. Mo = Momen terhadap tekanan tanah aktif . N/. V = Jumlah gaya vertikal . N) e = 2 Oe X > 6 a. e = Eksentrisitas beban . = Lebar dasar fondasi . Tekanan tanah aktif akibab beban yang bekerja digunakan rumus : EMax = ( 1 ( ) a. EMin = ( 1 Ae ( ) a. V = Jumlah gaya vertikal . N) e-ISSN:2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 B = Lebar dasar fondasi . e = Eksentrisitas beban . METODOLOGI Berikut disajikan tahapan penelitian seperti yang terlihat pada gambar 2. Gambar 2. Diagram Alir Penelitian Sumber: Penulis 2023 1 Lokasi penelitian Lokasi penelitian ini terletak pada ruas jalan Trans Seram Desa Lumoli Kabupaten Seram Bagian Barat. Gambar 3. Lokasi Penelitian Sumber: Penulis 2023 2 Jenis Data Berdasarkaskan sumber datanya maka ada dua Jenisnya, data yang diperoleh dari penelitian ini Halaman 103 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Data Primer Sampel tanah, foto dokumentasi, longsoran dan hasil perhitungan. Data Sekunder Peta lokasi dinding penahan tanah 3 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini : Field research . enelitian lapanga. Studi Pustaka . Eksperimen 4 Variabel penelitian Variable bebas . ndependent variabl. tekanan tanah lateral, berat dinding Variablel terikat . ependent variabl. stabilitas dinding penahan tanah HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Analisis uji penyelidikan tanah Pengujian tanah dilakukan pada Laboratorium bahan . jurusan Teknik sipil Politeknik Negeri Ambon. Sampel tanah yang diambil merupakan sampel tanah terganggu . dan sampel tanah tidak terganggu . pada lokasi penelitian Ruas Jalan Trans Seram Desa Lumoli Kabupaten Seram Bagian Barat. Dari hasil uji kadar air jenis tanah tidak terganggu dilakukan pengukuran sebanyak tiga sampel yang Kadar air rata-rata tanah tidak terganggu sebesar 31,70%. Pengujian berat isi Hasil pengujian berat isi tanah dapat dilihat pada tabel Tabel 4. Pengujian Berat Isi Tanah Tidak Terganggu Nomor Cincin Tabel 2. Pengujian Kadar Air Tanah Terganggu Uraian Satuan Cawan 1 Cawan 2 Cawan 3 Berat cawan tanah basah Berat cawan tanah kering Berat air W1-W2 Berat cawan Berat tanah kering W2-W3 (W1-W. /(W2-W. *100 (C1 C2 C. Kadar air kadar air rata-rata Diameter Ring Berat Ring Berat Ring Tanah Basah Berat Ring tanah kering Berat Tanah Basah W3=W2-W1 Berat tanah kering W5=W4-W1 Volume Ring V= 1/4. Berat isi tanah basah W3/V Berat isi tanah kering W5/V gr/cm3 Berat air WW = W3 - W5 Kadar air W = WW/W5*100 Berat volume tanah basah b = w3/V gr/cm3 Berat volume tanah kering d=b/. Volume tanah kering VS = W5/GS Volume pori Prositas VV = V - VS n = VV/V*100% e = VV/VS Sumber: Penulis 2023 Dari hasil uji pada pengujian berat isi tanah jenis tanah terganggu dilakukan sebanyak satu sampel. Diperoleh nilai berat isi tanah basah . sebesar 1,81 gram dan berat isi tanah kering . sebesar 1,25 gr/cm3. Pengujian berat jenis (G. Hasil pengujian berat jenis tanah dapat dilihat pada Tabel 5. Pengujian Berat Jenis Tanah Terganggu Sumber: Penulis 2023 No piknometer 50 ml Uraian Satuan Hasil pengujian GS Dari hasil uji kadar air jenis tanah terganggu dilakukan pengukuran sebanyak tiga sampel yang Kadar air rata-rata tanah terganggu sebesar 36,98%. Tabel 3. Pengujian Kadar Air Tanah Tidak Terganggu Angka pori . Pengujian kadar air . Hasil pengujian kadar air untuk sampel terganggu dapat dilihat pada tabel 2. Satuan Tinggi Ring Berat piknometer Berat piknometer tanah kering Satuan Wt = W2-W1 Berat piknometer tanah air Berat piknometer air Cawan 1 Cawan 2 Cawan 3 Temperature Berat tanah Faktor koreksi temperature Berat cawan tanah kering Berat Piknometer air Terkoreksi Berat air W1-W2 Berat jenis (G. (W2-W. /(W2-W. (W4-W. Berat cawan Berat jenis rata rata (C1 C2 C. /3 Berat tanah kering W2-W3 (W1-W. /(W2-W. *100 (C1 C2 C. Berat cawan tanah basah Kadar air kadar air rata-rata Sumber: Penulis 2023 Sumber: Penulis 2023 Dari hasil uji berat jenis (G. jenis tanah terganggu dilakukan pengukuran sebanyak tiga sampel yang e-ISSN:2964-5158 Halaman 104 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Berat jenis rata-rata tanah terganggu sebesar 2,64%, maka tanah tersebut termasuk tanah lempung . Pengujian Atterberg limit Hasil pengujian Atterberg Limit dapat dilihat pada tabel 7 dan tabel 8. Pengujian Analisa saringan Hasil pengujian analisa saringan dapat dilihat pada Tabel 7. Pengujian Batas Cair Tanah Terganggu No saringan Berat cawan tanah kering Berat air W1-W2 Berat cawan Berat tanah kering W2-W3 (W1-W. /(W2-W. *100 (C1 C2 C3 C. kadar air rata-rata Pan 40 inch Satuan Cawan 1 Cawan 2 Cawan 3 Cawan 4 Jumlah ketukan Kadar air Lolos ayakan no Uraian Berat cawan tanah basah Tabel 6. Pengujian Analisa Saringan Tanah Terganggu Berat saringan berat tertahan kumulatif Batas cair (LL) Sumber: Penulis 2023 Uji analisa saringan jenis tanah terganggu didapat nilai persentase tertahan saringan No. 4 sebesar 0,05% dan nilai persentase lolos saringan No. 4 sebesar 99,95%. Sumber: Penulis 2023 Dari hasil percobaan batas cair jenis tanah terganggu dilakukan pengukuran sebanyak empat sampel yang Berdasarkan nilai kadar air diatas, maka didapat kadar air rata-rata tanah terganggu untuk batas plastis (LL) sebesar 59,91%. Tabel 8. Pengujian Batas Plastis Tanah Terganggu Batas Plastis Uraian Satuan Cawan 1 Cawan 2 Cawan 3 Berat cawan tanah basah Berat cawan tanah kering Berat cawan Berat air W1-W2 Berat tanah kering W2-W3 (W1-W. /(W2-W. *100 (C1 C2 C. Kadar air Kadar air rata - rata LL (%) = PL (%) = IP (%) = Sumber: Penulis 2023 Gambar 4. Grafik Analisa Saringan Sumber: Penulis 2023 Dari hasil percobaan pada pengujian batas plastis jenis tanah terganggu dilakukan pengukuran sebanyak tiga sampel yang berbeda. Berdasarkan nilai kadar air diatas, maka didapat kadar air rata-rata tanah terganggu untuk batas plastis (PL) sebesar 25,63% dan didapat indeks plastisnya (IP) sebesar 27,28% yang artinya plastisitasnya tinggi termasuk tanah Dari tabel 6 analisa gradasi butiran tanah dibuat grafik pembagian distribusi butiran. Dari gambar 4 dihasilkan butiran tanah tersebut mempunyai tingkat gradasi baik . ell grade. , terlihat pada garis biru. D60 2,200 Cu = D10 = 0,39 = 5,641 (D. A . A Cc = (D. (D. = . = 0,842 Berdasarkan nilai koefisien gradasi (C. yang didapat, tanah termasuk bergradasi baik. Tanah bergradasi baik bila persyaratan koefisien gradasi terpenuhi, . < Cc < . e-ISSN:2964-5158 Gambar 5. Grafik Atterberg Limit Sumber: Penulis 2023 Halaman 105 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Dari hasil pengujian atterbeg Limit diatas, dengan LL 91% ,PL 25. 63% dan Indeks Platisitas 27. dibuat grafik dengan sumbu absisnya adalah banyak ketukan dan presentase kadar air sebagai sumbu Kedelapan titik percobaan dihubungkan dengan garis lurus sehingga memotong sumbu pada ketukan ke 13, sehingga didapatkan presentase kadar air sebesar 52. Pengujian pemadatan tanah Hasil pengujian pemadatan tanah dapat dilihat pada Tabel 9. Pengujian Pemadatan Tanah Tanah Terganggu Gambar 6. Grafik Pemadatan Tanah Sumber: Penulis 2023 Dari tabel 9 dan gambar 6 diatas diketahui bahwa kadar air tanah yang dibutuhkan sebesar 19,33%. Pemadatan Ukuran benda uji 2 Hasil Analisis struktur DPT kantilever Dimensi dinding penahan tanah Dilakukan perencanaan dinding penahan tanah tipe kantilever sesuai standar nasional indonesi (SNI). Jenis tes Diameter Berat hammer 4000 gr Tinggi Jumlah lapisan 3 Lapisan Volume Jumlah pukulan 25 Kali Berat Jenis (G. Kadar air Cawan Berat cawan tanah kering . Berat air . W1 - W2 Berat cawan . Berat tanah kering . W2 - W3 (W1-W. /(W2-W. *100 Berat cawan tanah basah . Kadar air Pemadatan (Moul. Penambahan kadar air (%) Berat mould tanah basah . Berat mould . Berat tanah basah . W =b-c Volume tanah basah - V . mA) Berat isi - . r/cmA) W/V Kadar air - O (%) /. (O/. ) Berat isi kering - d . r/cmA) Berat tanah kering - Ws . d*V Volume butir tanah - Vs . mA) Ws/Gs Volume pori - Vv . mA) V Ae Vs Angka pori Ae e Vv/Vs Porositas Ae n Vv/V ZAVC . /mA) Gs/. ((O/. *G. ) Sumber: Penulis 2023 Berat Jenis (G. = 2,64 Kadar air optimum . = 23,22% Kepadatan kering maksimum . u d ma. = 1,375 gr/cm3 Dari hasil uji pemadatan tanah jenis tanah terganggu didapat dilakukan sebanyak enam sampel yang berbeda, diperoleh nilai kadar air yaitu cawan1 sebesar 8,33% cawan2 sebesar 15,13% cawan3 sebesar 18,43% cawan4 sebesar 19,33% cawan5 sebesar 21,31% dan cawan6 sebesar 23,22%, dengan berat isi kering sebesar 1,375%. e-ISSN:2964-5158 Gambar 7. Dinding Penahan Tanah Tipe Kantilever Sumber: Penulis 2023 Direncanakan dimensi dinding penahan tanah sebagai berikut: H = 4,000 m H1 = 3,520 m H2 = 0,480 m Df = 0,800 m H2 = 16,000 m H22= 0,230 m A = 0,660 m b = 0,300 m C = 1,180 m D = 0,660 m B = 2,800 m Tan 30A = 0,577 Data pasangan batu . Berat volume Pas. Batu = 2200 Kg/Cm3 = 22 kN/M3 . Mutu beton . Ao. = 20 MPa Dinding penahan tanah tipe kantilever maka Berat isi tanah basah = Yb 17,750 kN/m3 Berat isi tanah kering = Yd 12,258 kN/m3 Halaman 106 JOURNAL AGREGATE Sudut geser = i 30A Kg/Cm2 Kohesi = C 0 Gr/Cm2 Berat volume material = Ybeton 22. 00 kN/m3 Tinggi lereng = H 6M Perhitungan tekanan tanah . Tekanan tanah aktif Koefisien tekanan aktif dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut : yuc Ka = tg2 . A Ae 2 ) = tg2 . A Ae 2 ) = 0,333 Setelah koefisien tekanan tanah aktif diketahui, maka tekanan tanah aktif dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Pa = 2 . H2. Ka. yub = 2 x42x0,333x17,750 = 47,286 kN Perhitungan momen untuk tanah aktif sebagai berikut: Ma =Pa. =47,286x 3 x 4 = 62,985 kN. Berdasarkan dari hasil perhitungan diatas diperoleh tekanan tanah aktif Pa = 47,286 kN dan momen untuk tanah aktif Ma = 62,985 kN. Tekanan tanah pasif Koefisien tekanan pasif dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut : yuc Kp =tg2. A 2 ) =tg2. A 2 ) = 3,000 Setelah koefisien tekanan tanah pasif diketahui, maka tekanan tanah pasif dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Pp =2. Df. Kp. yub =2x0,8x3,000x17,750 = 21,300 Kn Perhitungan momen untuk tanah pasif sebagai berikut: Mp =Pp. =21,300x 3 x 0,8 = 5,674 kN. Berdasarkan dari hasil perhitungan diatas diperoleh tekanan tanah pasif Pp = 21,300 kN dan momen untuk tanah pasif Mp = 5,674 kN. Perhitungan berat sendiri Perhitungan berat sendiri pada dinding penahan tanah dapat dilihat pada tabel 10. e-ISSN:2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Tabel 10. Jumlah Berat Sendiri Dinding Penahan Tanah Cantilever Berat Sendiri . N) = b . H1 . yubeton = 0,300 x 3,520 x 22,00 = 23,232 = b . H1. 0,5 . yubeton = 0,300 x 3,520 x 0,5 x 22,00 = 11,616 = b C . B . yubeton = 1,480 x 2,800 x 22,00 = 91,168 = 126,016 v Sumber: Penulis 2023 Perhitungan jarak dan lengan Perhitungan jarak atau lengan pada dinding penahan tanah sebagai berikut: = ( 2 . C D = . x 0,. 1,180 0,660 = 1,990 m = . x C) D = . x 1,. 0,660 = 1,446 m = . x B) = . ycu 2,. = 1,400 m Perhitungan momen berat sendiri Perhitungan momen berat sendiri pada dinding penahan tanah sebagai berikut: Tabel 11. Jumlah Momen Berat Sendiri Dinding Penahan Tanah Cantilever Berat Sendiri . = W1 . = 23,232 x 1,990 = 46,232 = W2 . = 11,616 x 1,446 = 16,795 = W3 . = 91,168 x 1,400 = 127,635 = 190,662 mr Sumber: Penulis 2023 Berat sendiri yang dihitung berdasarkan titik gaya dengan jumlah gaya berat sendiri bangunan v = 126,016 kN dan jumlah momen berat sendiri bangunan adalah mr = 190,662 kN. Halaman 107 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Tabel 12. Rekapitulasi Gaya Dan Momen Dinding Penahan Tanah Cantilever Uraian Notasi Gaya . N) Gaya Tekanan Tekanan Berat sendiri Pa 47,286 21,300 126,016 Momen . 62,985 5,674 190,662 Sumber: Penulis 2023 Tekanan tanah pasif Pp = 21,300 kN Tekanan tanah aktif Pa = 47,286 kN lengan = H = 1,332 Momen = 62,985 IeMo = 62,985 kN. Momen Pp = Pp x lengan = Pp . = 21,300 x 3 x 0,8 = 5,674 kN. Tinjauan terhadap guling L = 1,5 Oo2 ycu Mo = 16,835 Tinjauan terhadap geser 1,5 . 1,5 . Pa L = yuN . ya Kapasitas dukung tanah dengan menggunakan cara Terzaqhi Mencari X Mr Oe Mo 190,662 Oe 62,985 127,677 = 126,016 = 1,013 m 126,016 Momen Momen aktif Momen pasif Momen berat sendiri Perhitungan stabilitas terhadap kuat dukung tanah adalah sebagai berikut: 1,5 ycu 1,5 ycu 47,286 0,6 ycu 17,750 ycu 4 106,394 = 42,600 e=2Oe ycu = 2 Oe 1,013 yaA = 0,387 Ie 6 = 0,467 yuc = 30A Nc = 37,2 = 22,5 Nyu = Perhitungan kapasitas dukung ultimit sebagai berikut: Qult = c . Nc q . Nq 0,5 . B . Nyu = 0 x 37,2 14,2 x 22,5 0,5 x 2,8 x 17,750 x 19,7 = 809,045 kN. Tekanan tanah aktif akibat beban yang bekerja sebagai berikut: yuycO yc. yuaMax = yaA . ( yaA ) yuycO yc. yua = yaA . ( yaA ) yua yua yua = 45,006 x . = 45,006 x . = 82,311 kN. m2 < 809,045 kN. yuaMin = yaA . Oe ( yaA ) yua = yaA . Oe ( yaA ) yua yua yua = 45,006 x . - 0,. = 45,006 x . = 7,701 kN. m2 < 809,045 kN. 126,016 2 Perhitungan stabilitas dinding penahan tanah Stabilitas terhadap guling Mr 190,662 Fgl = Mo = 62,985 = 3,027 Ou 1,5 Stabilitas terhadap geser . 0,6 ycu 126,016 Fgs = H = = 2,910 Ou 1,5 25,986 Berdasarkan perhitungan kontrol faktor keamanan stabilitas geser dan stabilitas guling aman untuk dinding penahan tanah karena hasil yang didapat lebih besar dari 1,5 memenuhi standar. e-ISSN:2964-5158 yuycO yc. yuycO yc. 126,016 . Oe ( = 2,498 Momen akibat penggulingan Mgl = Mo Ae Mp = 62,985 Ae 5,674 = 57,311 kN. Jumlah gaya-gaya Horizontal H = Pa Ae Pp = 47,286 Ae 21,300 = 25,986 kN. 0,387 ) 0,387 ) yua`min = 7,701 kN. yua`max = 82,111 kN. Gambar 8. Tegangan Maksismum Dan Minimum Sumber: Penulis 2023 PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian pada ruas jalan trans seram desa lumoli kabupaten seram bagian barat dapat disimpulkan bahwa : Perencanaan dinding penahan tanah ruas jalan desa lumoli menggunakan tipe antilever retaining wal. sebagai Halaman 108 JOURNAL AGREGATE solusi sebagai suatu struktur untuk menahan tanah atau mencegah keruntuhan tanah dengan menggunakan teori rankine untuk menghitung tekanan tanah lateral. Dimensi dinding penahan tanah yang telah direncanakan H= 4m. H1= 3,52m. H2= 0,48m. Df= 0,8m. H2= 16m. H22= 0,23m. A=0,66, b=0,3m. C=1,18m. D= 0,66m. B= 2,8m. Stabilitas dinding penahan tanah yang didapat pada stabilitas terhadap guling = 3,027 Ou 1,5 (Ama. Stabilitas terhadap geser = 2,910 Ou 1,5 (Ama. dan Stabilitas terhadap daya dukung = 809,045 kN/m2. Saran Saran yang dapat penulis berikan dari hasil Perencanaan dinding penahan tanah pada ruas jalan trans seram desa lumoli kabupaten seram bagian barat Perhitungan dinding penahan tanah yang akan rencanakan dianjurkan untuk efisiensi waktu dan akurasi disarankan menggunakan Untuk perencanaan dinding penahan tanah faktor kemaanan harus Ou1,5 jika O1,5 maka tidak bisa digunakan karena tidak aman untuk standar suatu konstruksi dinding penahan tanah. VOL. NO. MARET 2024 SNI 1965:2008. Cara Uji Penentuan Kadar Air Untuk Tanah Dan Batuan Di Laboratorium. Badan Standarisasi Nasional, 2018. SNI 1967:2008. Metode Pengujian Batas Plastis. Badan Standarisasi Nasional, 2008. Sugkhiro. Romadhoni, . Perencanaan Saluran Irigasi Daerah Irigasi Rawa Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Kota Palembang (Doctoral Dissertation. Politeknik Negeri Sriwijay. Tanjung. , & Afrisa. Perencanaan Dinding Penahan Tanah Tipe Penyanggah Pada Tebing Sungai Lematang Kabupaten Lahat. Sumatera Selatan (Doctoral Dissertation. Politeknik Negeri Sriwijay. Telaumbanua. Napitupulu. , & Endayanti, . Evaluasi Retaining Wall Pada Ruas Jalan Provinsi Kabupaten Humbang Hasundutan. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 11. , 7786. Terzaghi. Peck, 1967. Mekanika Tanah Dalam Praktek Rekayasa Jilid Ae 1. Profesor Teknik Fondasi. Universitas Illio DAFTAR PUSTAKA