e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Pengembangan Sistem Inventaris Barang Pada Pt Alpha Romeo Teknologi Guna Mewujudkan Efisiensi Operasional Melalui Inovasi Yossi Indrawati Syuhardi 1. Andi Prastomo2 Program Studi Teknik Informatika1,2 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer1,2 Universitas Indraprasta PGRI1,2 yossiindrawatisyuhardi@gmail. com1 , andi_prastomo@ymail. Received: 2024-11-13. Revised: 2024-11-30. Accepted: 2024-12-03. Issue Period: Vol. 8 No. Pp. Abstrak: Pengembangan sistem inventaris barang pada PT Alpha Romeo Teknologi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan melalui penerapan inovasi teknologi. Sistem ini dirancang untuk mengelola pergerakan barang secara otomatis, mulai dari barang yang masuk hingga barang yang keluar, guna mengoptimalkan pemantauan stok dan mengurangi kesalahan dalam pencatatan. Dengan implementasi sistem ini, perusahaan dapat memantau persediaan barang secara real-time, mempercepat proses transaksi, serta meminimalkan risiko kekurangan atau kelebihan stok. Penggunaan teknologi dalam sistem inventaris ini juga meningkatkan akurasi data, mempercepat proses pengambilan keputusan, dan mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih efektif. Inovasi ini diharapkan dapat memperbaiki efisiensi operasional secara keseluruhan, memberikan dampak positif terhadap produktivitas, serta meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Kata kunci: Sistem Inventaris. Efisiensi Operasional. Inovasi. Teknologi. Pengelolaan Stok. Otomatisasi. Pencatatan Transaksi. Manajemen Persediaan. Abstract: The development of the inventory management system at PT Alpha Romeo Teknologi aims to enhance the company's operational efficiency through the application of technological innovation. This system is designed to automatically manage the movement of goods, from incoming to outgoing items, to optimize stock monitoring and reduce errors in record-keeping. With the implementation of this system, the company can monitor inventory in real-time, accelerate transaction processes, and minimize the risk of stock shortages or surpluses. The use of technology in the inventory system also increases data accuracy, speeds up decisionmaking processes, and supports more effective resource management. This innovation is expected to improve overall operational efficiency, provide a positive impact on productivity, and enhance customer service. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Keywords: Inventory System. Operational Efficiency. Innovation. Technology. Stock Management. Automation. Transaction Recording. Inventory Management. PENDAHULUAN Sistem manajemen inventaris yang efisien sangat penting bagi keberhasilan operasional suatu perusahaan, karena meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan aset. PT Alpha Romeo Teknologi, sebuah perusahaan yang bergerak di sektor teknologi, mengalami pertumbuhan berkelanjutan dan harus memastikan bahwa proses operasionalnya dijalankan secara efisien untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya di pasar. Komponen utama untuk mencapai efisiensi operasional ini terletak pada manajemen inventaris yang optimal. Penerapan sistem manajemen inventaris di PT Alpha Romeo Teknologi ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional organisasi. Saat ini, proses manajemen inventaris dilakukan secara manual atau melalui sistem yang tidak terintegrasi, sehingga sering terjadi kendala terkait manajemen stok, pelacakan barang, dan pengawasan inventaris. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang dapat memberikan informasi secara real-time dan memfasilitasi pelaporan yang efisien. Dalam operasi bisnis kontemporer, manajemen inventaris yang efektif merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi operasional suatu organisasi . Praktik manajemen inventaris yang efektif dapat meningkatkan kinerja organisasi secara signifikan dan memfasilitasi pencapaian tujuan strategis . , . Penerapan sistem informasi inventaris terkomputerisasi memungkinkan pengumpulan data, pemantauan, dan pelaporan yang tepat dan tepat waktu terkait inventaris. Penelitian terdahulu telah mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi penerapan sistem informasi inventaris, termasuk keterampilan teknis personel . ), tingkat keterlibatan pengguna, dan ketersediaan pendidikan dan pelatihan . Lebih jauh, penelitian tambahan telah menunjukkan bahwa adopsi sistem Just-In-Time (JIT) dapat meningkatkan efisiensi biaya inventaris. Lebih jauh lagi, penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) telah terbukti memiliki efek menguntungkan pada kinerja keuangan perusahaan. Dengan menggunakan sistem berbasis aplikasi atau platform digital. PT Alpha Romeo Teknologi tidak hanya dapat mengurangi risiko kesalahan data dan pemborosan waktu, tetapi juga mewujudkan efisiensi operasional dan mendukung upaya inovasi perusahaan dalam menghadapi tantangan industri teknologi yang terus berkembang pesat. II. METODE Untuk pengembangan sistem inventaris barang pada PT Alpha Romeo Teknologi, metode penelitian yang digunakan adalah Pendekatan Research and Development (R&D) dapat digunakan sebagai metode utama dalam penelitian ini. Metode R&D cocok digunakan karena tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menerapkan sistem inventarisasi yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Tahapan Pengembangan Sistem Tahapan ini mencakup beberapa fase berdasarkan metode R&D yang berfokus pada pengembangan teknologi sistem informasi: Analisis Kebutuhan: Tahap awal ini melibatkan identifikasi kebutuhan pengguna dan tantangan yang terkait dengan sistem manajemen inventaris yang ada. Untuk mengumpulkan data yang relevan, berbagai teknik dapat digunakan, termasuk melakukan wawancara dengan personel di PT Alpha Romeo yang terlibat aktif dalam manajemen inventaris, serta memberikan survei kepada manajemen untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang kebutuhan bisnis secara menyeluruh. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Perancangan Sistem (System Desig. Berdasarkan temuan dari analisis kebutuhan, arsitektur sistem dan antarmuka pengguna (UI/UX) yang sesuai dikembangkan. Proses desain ini akan memperhitungkan fungsi-fungsi penting, termasuk pemantauan stok, penetapan peringatan untuk tingkat persediaan yang rendah, dan pelaporan status persediaan secara otomatis. Pengembangan Sistem Selama fase ini, sistem akan dibangun dengan memanfaatkan perangkat lunak atau bahasa pemrograman yang sesuai, termasuk kerangka kerja web dan sistem manajemen basis data. Proses pengembangan ini mengikuti metodologi Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak (SDLC), seperti model Waterfall atau Agile, yang dipilih berdasarkan persyaratan fleksibilitas khusus proyek. Pengujian Sistem Setelah fase pengembangan selesai, sistem menjalani proses pengujian menyeluruh untuk memverifikasi bahwa semua fungsi beroperasi sebagaimana mestinya dan tidak ada cacat. Fase pengujian ini mencakup pengujian penerimaan pengguna (UAT), yang secara aktif melibatkan pengguna akhir untuk meminta umpan balik langsung mengenai pengalaman mereka dengan sistem. Implementasi dan Pemeliharaan Sistem kemudian diimplementasikan secara bertahap di lingkungan perusahaan dan dilakukan pelatihan untuk pengguna. Setelah implementasi, pemeliharaan dan dukungan teknis tetap diberikan untuk menjaga performa sistem. Metode Pengumpulan Data Observasi Mengamati proses inventarisasi barang saat ini di PT Alpha Romeo Teknologi. Wawancara Melakukan wawancara dengan pengguna sistem inventarisasi saat ini, manajemen, dan pihak yang terlibat dalam operasional inventaris. Dokumentasi Mengkaji dokumen-dokumen inventarisasi dan laporan operasional perusahaan untuk memperoleh gambaran detail mengenai permasalahan yang ada. MATERI Definisi dan fungsi sistem informasi. Sistem informasi merupakan konsep penting dalam bidang manajemen dan teknologi informasi, yang berfungsi untuk mengatur dan mengelola data serta informasi dalam suatu organisasi. Bagian berikut menguraikan definisi dan fungsi yang terkait dengan sistem informasi. Sistem informasi merupakan integrasi teknologi informasi dengan aktivitas manusia yang memanfaatkan teknologi tersebut untuk memfasilitasi fungsi operasional dan manajerial dalam suatu organisasi. Sistem ini memberdayakan organisasi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyebarluaskan informasi yang penting untuk pengambilan keputusan, koordinasi, analisis, dan visualisasi . Secara spesifik, sistem informasi dapat dikarakterisasikan sebagai "seperangkat komponen yang saling terkait yang dirancang untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk membantu pengambilan keputusan dan pengendalian dalam suatu organisasi" . , . DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Sistem informasi terdiri dari beberapa komponen penting, termasuk perangkat keras, perangkat lunak, prosedur, personel, basis data, dan jaringan komunikasi data. Kemanjuran sistem informasi yang dirancang dengan baik dalam memproses data dan informasi secara elektronik meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan yang tepat. Penerapan sistem informasi di berbagai sektor secara signifikan meningkatkan kinerja organisasi. Peran sistem informasi dalam operasional perusahaan. Sistem informasi telah muncul sebagai elemen penting dalam kerangka operasional perusahaan Dengan memanfaatkan kapasitas komputasi yang canggih, sistem ini mampu menjalankan tugastugas rumit dengan efisiensi dan ketepatan, termasuk pemrosesan data transaksional . dan penyimpanan serta pengambilan informasi yang efisien . Dalam konteks bisnis, sistem informasi meningkatkan kinerja organisasi dengan memperkuat proses pengambilan keputusan yang efektif dan memfasilitasi pemantauan operasi bisnis. Organisasi memiliki peluang untuk memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan proses bisnis mereka. Sebagai fasilitator penting, teknologi informasi telah mengubah cara organisasi menjalankan operasinya, termasuk otomatisasi tugas rutin dan analisis kumpulan data yang rumit . Lebih jauh lagi, penerapan sistem informasi dalam suatu organisasi dapat memberikan keunggulan kompetitif dengan meningkatkan kualitas data dan informasi yang dihasilkan. Selain itu, sistem informasi membantu organisasi dalam mengelola kompleksitas operasi yang terus meningkat dengan menawarkan alat yang efisien untuk pengumpulan, pemrosesan, dan penyebaran informasi yang berperan penting dalam pengambilan keputusan . Namun, penerapan sistem informasi pada suatu perusahaan memerlukan perhatian pada beberapa faktor untuk memastikan efektivitas dan keberhasilannya. Sistem informasi berbasis komputer dan keuntungan penerapannya Dalam lingkungan bisnis kontemporer, sistem informasi berbasis komputer telah muncul sebagai komponen penting dari operasi organisasi. Kapasitasnya untuk pemrosesan data yang cepat, penyimpanan informasi yang luas, dan aksesibilitas yang mudah digunakan memberi organisasi keuntungan yang cukup besar dalam menjaga kelangsungan bisnis. Pertimbangan penting dalam penerapan sistem informasi ini adalah manajemen risiko, yang memainkan peran penting dalam memastikan keamanan dan kemanjuran operasional teknologi informasi. Organisasi dapat meningkatkan kinerjanya dengan memanfaatkan kerangka kerja teknologi informasi yang terintegrasi dengan baik, didukung oleh tenaga kerja yang dilengkapi dengan keahlian teknis yang memadai dan partisipasi aktif pengguna dalam proses pengembangan. Sistem Inventaris Barang Sistem inventaris merupakan pendekatan sistematis terhadap pengelolaan dan pengawasan barang atau aset suatu organisasi. Tujuan utama sistem inventaris antara lain adalah memastikan ketersediaan barang penting, mengurangi biaya terkait penyimpanan dan pengadaan, serta meningkatkan efisiensi operasional . , . Penerapan sistem manajemen inventaris yang efisien dapat memberikan keuntungan substansial bagi organisasi dengan memfasilitasi pengawasan yang tepat terhadap tingkat inventaris. Sistem seperti itu dapat meningkatkan produktivitas, meminimalkan pemborosan, dan menjamin ketersediaan barang sesuai dengan Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa manajemen inventaris yang efektif merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap keberhasilan bisnis, khususnya Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah . Sistem manajemen inventaris yang kuat memungkinkan organisasi untuk mengurangi risiko kehabisan stok, mengatur pengeluaran, dan meningkatkan transparansi mengenai status inventaris. Penelitian Hersyaputra dkk. menunjukkan bahwa integrasi sistem inventaris pintar yang memanfaatkan model Economic Order Quantity (EOQ) bersama teknologi Radio Frequency Identification (RFID) dapat meningkatkan pengelolaan stok vaksin. Lebih jauh, penerapan sistem inventaris multi-tenant telah diidentifikasi sebagai pendekatan yang layak untuk mengelola inventaris secara efektif dalam Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah . Manfaat pengelolaan inventaris barang yang efektif DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Manajemen inventaris merupakan komponen penting dari manajemen organisasi di sektor publik dan Manajemen inventaris yang efektif memungkinkan organisasi untuk memastikan ketersediaan barang yang diperlukan untuk operasi yang tidak terganggu, mengurangi risiko yang terkait dengan kelebihan atau kekurangan stok, dan mengurangi biaya yang terkait dengan penyimpanan dan pengadaan inventaris. Studi empiris menunjukkan bahwa manajemen inventaris yang efektif dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan manufaktur secara signifikan . Di sektor ritel, termasuk minimarket dan perusahaan kimia, praktik manajemen inventaris harus memperhitungkan sifat mudah rusak produk. Selain itu, perusahaan kecil dan menengah memerlukan sistem manajemen inventaris yang efisien untuk memfasilitasi keberlanjutan operasional mereka . PEMBAHASAN DAN HASIL Gambar 1. Diagram Konteks Diagram Aliran Data (DAD) Konteks menunjukkan gambaran umum aliran data dari dan ke sistem, dengan hanya satu proses utama yang mewakili keseluruhan sistem inventaris barang. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 2. Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang digunakan dalam pemodelan basis data untuk menggambarkan struktur logis suatu sistem dengan menunjukkan hubungan antar entitas di dalamnya. ERD terdiri dari beberapa komponen utama. Gambar 3. Form masukan barang Form Masukan Barang adalah antarmuka pengguna . ser interfac. yang digunakan dalam sistem manajemen inventaris untuk memasukkan data baru mengenai barang yang akan ditambahkan ke dalam sistem Form ini berfungsi untuk memfasilitasi proses pendataan barang, mulai dari identifikasi barang, kategori, jumlah stok yang tersedia, hingga harga barang yang terkait dengan inventaris perusahaan. Tujuan dari form ini adalah untuk memastikan bahwa setiap barang yang ditambahkan ke sistem memiliki informasi yang DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. lengkap dan terstruktur dengan baik, yang nantinya akan digunakan dalam pengelolaan stok, pencatatan transaksi, dan pembuatan laporan inventaris. Gambar 4. Form Data Client Form Data Client adalah formulir yang digunakan untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi terkait dengan klien atau pelanggan dalam suatu sistem. Formulir ini biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengelola data klien agar dapat memberikan layanan yang lebih baik dan lebih terorganisir. Gambar 5. Form Data Barang Form Data Barang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan dan mengelola informasi yang berkaitan dengan barang atau produk dalam sistem manajemen inventaris atau kerangka kerja manajemen barang. Formulir ini penting untuk menjamin bahwa setiap item dalam sistem disertai dengan informasi yang komprehensif dan terorganisasi secara sistematis. Formulir ini memudahkan pengelolaan tingkat stok, pengadaan, transaksi penjualan, dan aktivitas pelaporan terkait. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 6. Form Data Barang Masuk dan Keluar Formulir ini sangat berguna untuk meningkatkan efisiensi operasional dalam sistem inventaris dan membantu perusahaan untuk memantau aliran barang secara real-time. Setelah sistem inventaris barang dikembangkan dan diterapkan di PT Alpha Romeo Teknologi, beberapa hasil dan pembahasan utama yang dapat ditinjau adalah Efektivitas Sistem dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional Penerapan sistem manajemen inventaris otomatis meningkatkan efisiensi dan ketepatan proses manajemen barang. Sistem ini memfasilitasi pemantauan tingkat stok secara real-time, sehingga mengurangi kemungkinan kesalahan dalam manajemen inventaris. Akurasi Data Inventaris Peningkatan akurasi data membantu mengurangi risiko kehilangan barang atau stok yang hilang dari Hal ini penting untuk menjaga integritas data dan memudahkan pelacakan barang dalam skala besar. Pengurangan Biaya Operasional Dengan pengelolaan stok yang lebih baik dan otomatis, perusahaan dapat mengurangi biaya operasional yang terkait dengan pemborosan stok dan penumpukan barang yang tidak perlu. Pengurangan Biaya Operasional Manajemen inventaris yang efisien mengurangi kebutuhan untuk overstocking dan biaya yang timbul dari penyimpanan barang yang berlebihan. Pengelolaan stok yang optimal juga mengurangi risiko kerugian akibat barang yang rusak atau kadaluwarsa. Kemudahan Pelaporan dan Analisis Data Sistem menyediakan laporan inventaris yang dapat diakses secara real-time dan dapat menghasilkan laporan secara otomatis untuk analisis bulanan atau tahunan. Laporan otomatis ini mendukung analisis data secara cepat dan memudahkan manajemen dalam membuat keputusan berdasarkan tren data. Misalnya, tren permintaan barang tertentu dapat dianalisis sehingga perusahaan dapat menyesuaikan strategi stok dan pembelian dengan lebih tepat. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Pengembangan dan implementasi sistem inventaris barang di PT Alpha Romeo Teknologi berhasil meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, serta mengurangi biaya operasional. Sistem ini memberikan manfaat dalam hal kemudahan pelaporan, peningkatan kepuasan pengguna, dan keamanan data yang lebih baik. Meskipun ada tantangan seperti adaptasi pengguna dan pemeliharaan sistem, secara keseluruhan, sistem baru ini telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi perusahaan. IV. KESIMPULAN Pengembangan sistem inventaris barang pada PT Alpha Romeo Teknologi merupakan langkah strategis yang dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan melalui inovasi teknologi. Dengan implementasi sistem yang terintegrasi dan berbasis teknologi, perusahaan dapat mengelola pergerakan barang dengan lebih efektif, mempercepat proses pencatatan dan pemantauan stok barang, serta mengurangi kesalahan manusia yang dapat terjadi dalam pengelolaan manual. Dengan adanya sistem yang terotomatisasi, proses pencatatan barang yang masuk dan keluar menjadi lebih cepat dan akurat. Hal ini berkontribusi pada penghematan waktu dalam operasional harian dan memudahkan dalam pengelolaan inventaris. Sistem memungkinkan perusahaan untuk memantau stok barang secara real-time, sehingga dapat meminimalkan terjadinya kelebihan atau kekurangan stok. Pemantauan stok yang lebih efisien juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait pembelian atau distribusi barang. Sistem yang terintegrasi membantu mengurangi potensi kesalahan dalam pencatatan transaksi barang, baik barang masuk maupun barang keluar, yang sering terjadi pada sistem manual. Akurasi data menjadi lebih terjaga, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas laporan dan proses audit. Dengan sistem inventaris yang lebih baik, perusahaan dapat memberikan layanan yang lebih responsif terhadap permintaan pelanggan, karena informasi tentang ketersediaan barang selalu terbarui. REFERENASI Muhammad Jibril and M. Amin. AuPENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI STOK BARANG PADA TOKO MATRIX KOMPUTER,Ay JURNAL PERANGKAT LUNAK, vol. 4, no. 2, pp. 50Ae58. Jul. 2022, doi: 32520/jupel. Ardiwinata and I. Sujana. AuPengaruh Kemampuan Teknik Personal. Keterlibatan Pemakai. Pelatihan Dan Pendidikan Pada Kinerja Sistem Informasi Akuntansi,Ay E-Jurnal Akuntansi, vol. 27, no. 3, pp. 1867Ae1896. Rina. Syamsudin, and D. Hidayat. AuAnalisis Implementasi Sistem Just In Time (JIT) Pada Persediaan Bahan Baku Untuk Memenuhi Kebutuhan Produksi Pada Zidane Meubel Palangka Raya,Ay Jurnal Manajemen Sains dan Organisasi, vol. 2, no. 1, pp. 64Ae72. Jul. 2021, doi: 10. 52300/jmso. Wira Satria and I. Asmara Putra. AuPengaruh Kemampuan Teknik Personal. Keterlibatan Pemakai. Pendidikan dan Pelatihan pada Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi,Ay E-Jurnal Akuntansi, p. Jan. 2019, doi: 10. 24843/EJA. Putu Ardiwinata and I. Sujana. AuPengaruh Kemampuan Teknik Personal. Keterlibatan Pemakai. Pelatihan Dan Pendidikan Pada Kinerja Sistem Informasi Akuntansi,Ay E-Jurnal Akuntansi, p. Jun. doi: 10. 24843/EJA. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 2 (December 2. Journal of Information System. Informatics and Computing Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Tamara. Indriyati, and N. Bahtiar. AuSISTEM INFORMASI JADWAL SARANA TRANSPORTASI UNTUK KOTA SEMARANG BERBASIS MOBILE APPLICATION,Ay JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA, vol. 3, no. Oct. 2012, doi: 10. 14710/jmasif. Novianti and S. Amin. AuRancangbangun Sistem Informasi Surat Perintah Perjalanan Dinas pada Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Papua Barat Berbasis Web,Ay Syntax Literate . Jurnal Ilmiah Indonesia, vol. 6, no. 6, p. Jun. 2021, doi: 10. 36418/syntax-literate. Muhammad Jibril and M. Amin. AuPENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI STOK BARANG PADA TOKO MATRIX KOMPUTER,Ay JURNAL PERANGKAT LUNAK, vol. 4, no. 2, pp. 50Ae58. Jul. 2022, doi: 32520/jupel. Khoiriyah and A. Priana. AuImplementasi Teknologi Business Process Model Notation (BPMN). Teks. Flowchart dan Rich Picture pada Bisnis Startup,Ay Jurnal Teknologi Informasi, vol. 4, no. 2, pp. 356Ae361. Dec. 2020, doi: 10. 36294/jurti. Wira Satria and I. Asmara Putra. AuPengaruh Kemampuan Teknik Personal. Keterlibatan Pemakai. Pendidikan dan Pelatihan pada Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi,Ay E-Jurnal Akuntansi, p. Jan. 2019, doi: 10. 24843/EJA. Utamajaya. Aprilianur, and N. Sakir. AuEVALUASI MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI PADA M-BANKING BRI BALIKPAPAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5,Ay Sebatik, vol. 25, no. 2, pp. 426Ae433. Dec. 2021, doi: 10. 46984/sebatik. Wahidah and M. Safirin. AuANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE FUZZY INVENTORY CONTROL (PT. XX PROBOLINGGO),Ay JUMINTEN, vol. 1, no. 4, pp. 117Ae129. Jul. 2020, doi: 10. 33005/juminten. Hersyaputra. Ripanti, and H. Muhardi. AuSmart Inventory System untuk Distribusi Vaksin dengan Metode Economic Order Quantity,Ay Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN), vol. 7, no. 3, p. Dec. 2021, doi: 10. 26418/jp. Baswardono. AuAnalisa dan Perancangan Warehouse Inventory System Untuk UMKM Berbasis Multi Tenant,Ay Jurnal Algoritma, vol. 15, no. 2, pp. 67Ae78. Feb. 2019, doi: 10. 33364/algoritma/v. Daniel Kolawole. Busola Akomolafe, and B. Johnson Olusipe. AuInventory Management: An Impetus for Increased Profitability in Manufacturing Firms,Ay International Journal of Accounting. Finance and Risk Management, vol. 4, no. 4, p. 110, 2019, doi: 10. 11648/j. Silitonga and E. Sembiring. AuInventory Policy for Retail Stores: A Multi-Item EOQ Model Considering Permissible Delay in Payment and Limited Warehouse Capacity,Ay Jurnal Optimasi Sistem Industri, 21, no. 1, pp. 28Ae37. May 2022, doi: 10. 25077/josi. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional.