JURNAL COMM-EDU ISSN : 2622-5492 (Prin. 2615-1480 (Onlin. Volume 7 Nomor 3. September 2024 PENDAMPINGAN PEMBUATAN KONTEN DALAM PEMBELAJARAN ILMU FIQIH BERBASIS PLATFORM TIK TOK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SANTRI MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH Rima Febrianti1. Dinno Mulyono2 IKIP Siliwangi. Cimahi. Jawa Barat. Indonesia opingnengsih@gmail. Received: September, 2022. Accepted: September, 2024 Abstract The use of Tik Tok as a learning medium is the background of this research, with the aim that the use of renewable media through digital media based on the Tik Tok platform can streamline the learning process and can increase the creativity of each student. The sample taken is 5 children, consisting of ten year old children in class Salahudin Al Ayubi TPQ Majis Darut Tauhid Al Ihsan Padalarang. The research method this time uses descriptive qualitative methods, with the results of observing, accompanying, documenting and interviewing there are results that can be concluded with the stages that have been passed. The importance of this research, because of the large number of uses of the tik tok application at various ages, at the age of these children, it was investigated for ways to increase creativity through things that children like in the learning process with assistance in content creation. Keywords: Mentoring. Tik Tok based learning media. Creativity. Madrasah Abstrak Penggunaan Tik tok sebagai media pembelajaran adalah latar belakang dari penelitian kali ini, dengan tujuan bahwasanya dengan pemanfaatan media yang terbarukan melalui media digital berbasis platform Tik Tok bisa mengefektifkan proses pembelajaran serta dapat meningkatkan daya kreativitas masingmasing dari siswa. Sampel yang diambil berjumlah 5 anak, terdiri dari anak-anak berumur sepuluh tahun di kelas Salahudin Al Ayubi TPQ Majis Darut Tauhid Al Ihsan Padalarang. Metode penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif deskripsif, dengan hasil mengamati, mendampingi, mendokumentasi serta wawancara terdapat hasil yang bisa disimpulkan dengan tahapan-tahapan yang telah dilalui. Pentingnya penelitian ini, karena banyaknyaa penggunaan aplikasi tik tok dalam berbagai usia, di usia anak-anak ini, diteliti untuk cara meningkatkan kreativitas melalui hal yang disukai anakanak dalam proses pembelajaran dengan pendampingan pembuatan konten. Kata Kunci: Pendampingan, media pembelajaran berbasis aplikasi Tik Tok. Kreativitas. Madrasah. How to Cite: Febrianti. & Mulyono. , . Pendampingan Pembuatan Konten Dalam Pembelajaran Ilmu Fiqih Berbasis Platform Tik Tok Untuk Meningkatkan Kreativitas Santri MDTA. Comm-Edu (Community Education Journa. , 7 . , 357-365. PENDAHULUAN Sekarang ini, banyak kemajuan yang terjadi dalam segi bidang kehidupan sebagai akibat dari perkembangan era revolusi 4. Salah satunya dalam bidang pendidikan, ditambah fakta yang mengharuskan seluruh masyarakat untuk work from home dan learn from home yang di akibatkan menyebarnya wabah Covid-19, sehingga dimaksudkan bisa meminimalisir penyebaran yang ada dengan meminimalkan terjadinya sebuah pertemuan secara langsung. Sebagai sebuah bentuk solusi dari permasalahan tersebut, penggunaan media digital terkait erat dengan keseharian yang dilakukan masyarakat. 358 Febrianti & Mulyono. Pendampingan Pembuatan Konten Dalam Pembelajaran Ilmu Fiqih Berbasis Platform Tik Tok Untuk Meningkatkan Kreativitas Santri MDTA Menurut Sulisworo . dalam peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah No 17 tahun 2010 Pasal 48 dan 59 menyatakan bahwa dengan perkembangannya system teknologi, dapat di maksimalkan penggunaan sistem teknologi dan informasinya dalam bidang pendidikan. Sebagai bentuk menjadikan tutor lebih professional dalam proses pengajarannya sehingga mampu meningkatkan kecerdasan dan daya saing bangsa Indonesia Aji . Media digital juga digunakan dalam bidang pendidikan, salah satunya untuk proses pembelajaran di kelas, hal tersebut termasuk kedalam teknik pengajaran yang baru. Menurut (Doak, 2. yang dikutip Sri Nurhayati . Social Shared Cognitive Theory (SSCT) adalah satu diantara teori lainnya sebagai teori pembelajaran digital, menjadikan teknologi sebagai peran utama dalam proses komunikasi kognitif antar komunitas belajar. Peran pendidik mengajak siswa berhubungan dengan menggunakan teknologi. Salah satu media digital yang sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia saat ini, media digital berbasis aplikasi yaitu Tik Tok. Tik tok merupakan salah satu platform yang disukai oleh kebanyakan masyarakat Indonesia dengan isi konten berupa tempat berbagi video atau dalam artian menjadi sebuah platform berbagi media audiovisual. Konten-konten yang ada mencakup banyak hal, salah satunya juga mencakup bidang pendidikan. Dengan adanya media dipergunakan dalam proses pembelajaran, terdapat manfaat yang dihasilkan menurut Ani Cahyadi . sebagai bentuk peningkatan kualitas dalam proses pembelajaran, yaitu dengan menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan berkesan mendalam, menjadi sebuah jembatan pemahaman yang baik antara peserta dan tutor, serta memperkaya sejumlah pengalaman peserta dalam proses pembelajarannya. Media audiovisual ini kemudian menjadi alternative lain dalam penggunaanya sebagai salah satu media pembelajaran. Menurut Ani Cahyadi . Media audiovisual disebut juga sebagai media video, dalam media tesebut terdapat dua unsur yaitu audio dan visual, audio memaksimalkan peserta untuk mendengarkan materi yang disampaikan oleh tutor menggunakan pendengaran sedangan visual memungkinkan peserta untuk melihat materi yang disampaikan oleh tutor menggunakan penglihatan mata. Sedangkan dalam Hayati . mengutip pendapat (Febliza & Afdal, 2015:. mengenai ahli Miarso dalam bukunya yang menyatakan sekitar pertengahan abad ke-20 adalah waktu perkiraan masuknya pengaruh teknologi audio dengan kemudian lahirlah alat peraga audio visual yang mengutamakan mengenai kesan mendapatkan pengalaman secara nyata untuk menghindarkan verbalisme. Hayati . menyatakan munculnya berbagai media pembelajaran yang dapat mendukung proses suatu pembelajaran merupakan dampak dari sebuah perkembangan sebuah jaman yang begitu cepat, menjadikan dunia teknologi sekarang ini meningkat dalam modernitasnya. Dan salah satu media belajar yang berkembang yaitu media pembelajaran audio visual. Dalam proses pembelajaran yang menggunakan media audiovisual sebagai media pembelajaran terdapat pengembangan yang harus disesuaikan berdasarkan tingkatan kelas peserta yang sedang akan diberi suatu materi oleh tutor. Penyesuaian ini dirancang oleh tutor berdasarkan kebutuhan serta kekurangan yang ada dalam proses untuk memaksimalkan proses Pengembangan ini sangat penting adanya untuk mengatasi keterbatasan persediaan sumber media yang ada. Pengembangan manajemen ini diharuskan berdasarkan LMS. Nurhayati . menjelaskan bahwa LMS yaitu sebuah alat yang digunakan untuk menjadi pengelola, penyedia untuk menjadi sebuah jembatan ke sumber daya yang ada, alat Volume 7. No. September 2024 pp 357-365 penilaian serta pelacak proses pembelajaran berbasis internet. Tutor menjadikan platform Tik tok sebagai media pembuat serta pembuklikasikan konten pembelajaran ilmu fiqih. Sehingga menjadikan proses pembelajaran ini menjadi lebih mudah dipahami, menarik focus peserta didik, serta meningkatkan kreativitas para peserta secara maksimal dengan contoh-contoh konten media audiovisual yang banyak di platform tersebut. Dengan dukungan keadaan, akibat dari learn form home. Tutor mengarahkan peserta untuk membuat konten yang memuat isi dari pembelajaran ilmu fiqih yang telah diajarkan oleh tutor dalam kelasnya, membuat peserta aktif dalam prosesnya untuk mendiskusikan, mengobrol, berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan kelas untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Merangsang kemampuan kognitif mereka secara perlahan. Tujuan dari pembelajaran pembuatan konten dalam sebuah platform tik tok ini memiliki sebuah target agar peserta dapat focus dalam proses pembelajarannya, memberikan kesan yang mendalam dalam sebuah materi yang disampaikan serta merangsang kreativitas peserta yang masih anak-anak ini dalam prosesnya, mengimplementasikan imajinasi mereka dalam pembelajaran ilmu fiqih dengan caranya masing-masing sehingga peserta dapat mengingat dengan kesan yang didapat dan dimaksudkan peserta dapat mengamalkan ilmu-ilmu yang telah diberikan oleh tutor dalam kehidupan sehari-harinya. METODE Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu sebuah penelitian yang hasilnya berupa penggambaran suatu peristiwa, kejadian, gejala, yang terjadi saat ini oleh Sudjana dan Ibrahim, . 9 :. Didalam ranah pendidikan, penelitian ini memiliki fungsi dalam pemecahan solusi secara praktis dari pada pengembangan ilmu pengetahuan. Soendari . Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan proses peningkatan kreativitas peserta MDTA dalam pembelajaran ilmu fiqih menggunakan platform Tik tok. Subjek penelitian kali ini merupakan sejumlah 5 orang peserta didik remaja yang berusia 10 tahun dari kelas Salahudin Al ayubi di Madrasah DTA. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, dokumentasi hasil pembuatan konten yang berisi pembelajaran ilmu fiqih di MDTA oleh peserta didik. Teknik observasi yang digunakan merupakan teknik observasi terus terang yang dimana peneliti mengemukakan secara langsung sedang melakukan penelitian terhadap peserta. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menurut Pernyataan Kaelan dalam Utami . menyatakan bahwa teknik analasis data merupakan sebuah proses pencarian data secara sistematis dari sebuah hasil teknik pengumpulan data dokumentasi, wawancara dan observasi yang kemudian di susun dan dijabarkan secara mengorganisasikan sebuah data kemudian memilah data yang penting setelahnya disimpulkan untuk mempermudah diri sendiri serta orang lain dalam membaca informasi yang kita sajikan dalam sebuah proses penelitian. 360 Febrianti & Mulyono. Pendampingan Pembuatan Konten Dalam Pembelajaran Ilmu Fiqih Berbasis Platform Tik Tok Untuk Meningkatkan Kreativitas Santri MDTA HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat digambarkan proses pembelajaran melalui aplikasi Konten Tiktok oleh Tutor kepada peserta didik adalah sebagai Tabel 1. Jadwal Pendampingan Pembuatan Konten Tik Tok Oleh Tutor Terhadap Peserta Didik Hari Jumat Jumat Tanggal 15 Feb 2022 22 Feb 2022 Kelas Salahudin Al Ayubi Pertemuan ke Keterangan Pemberian Materi Pendampingan pembuatan konten tik tok Pendampingan Pembuatan Konten Oleh Tutor Terhadap Peserta Didik Menggunakan Platform Tik Tok Platform Tik Tok merupakan sebuah aplikasi digital yang diluncurkan oleh Zhang Yiming pada bulan September 2016, berasal dari negeri Tiongkok dan menjadi wadah masyarakat untuk berbagi video singkat, sebuah momen yang telah direkam, diedit untuk menjadi terlihat indah, disertakan efek audio atau musik. Sepanjang tahun 2019, aplikasi Tik tok sudah di unduh sebanyak 45,8 juta kali. Dilansir tekno. com ada sekitar 10 juta pengguna aktif yang berasal dari Indonesia Aji . Dalam proses pendampingan pembuatan konten, diharuskan terlebih dahulu peserta meng instal aplikasi Tik Tok tersebut. Berikut langkah-langkahnya : Gambar 1. Mendowload aplikasi Tik Tok dengan basis data 65mb, untuk yang ruang gadget tidak mencukupi bisa download versi Lite dengan data 8,5mb di aplikasi Google Playstore, kemudian klik Instal. Pastikan aplikasi sudah terpasang dengan baik di handphone. Volume 7. No. September 2024 pp 357-365 Gambar 1. Sign In, mendaftar akun dengan salah satu dari 4 cara lainnya. Bisa memilih akun yang Gambar 1. Setelah masuk, tampilan nya seperti gambar di atas. Lalu klik symbol ( ) untuk menambah video yang akan diupload. Konten Tik Tok Yang Telah Di buat Oleh Peserta Didik Video berisikan materi dalam pembelajaran ilmu fiqih yang sebelumnya telah diberikan oleh tutor, yaitu materi yang menfokuskan mengenai adab makan dan minum dalam agama islam. Video tersebut berupa sekumpulan materi yang diedit menggunakan efek music, penjelasan secara ringkas, serta animasi karakter yang berbeda-beda dalam setiap videonya. Dengan menggunakan akun tik tok yang dimiliki oleh tutor @rimafebrianti575. Berikut ini isi materi ilmu fiqih yang akan dibuat video konten tik tok oleh peserta didik, adab makan dan minum dalam agama islam yaitu . Mengkonsumsi hidangan yang halal. Mencuci tangan sebelum . Membaca doa sebelum makan. Makan menggunakan tangan kanan. ) Tidak mencela makanan. Segera makan makanan yang telah dihidangkan. Akhiri dengan membaca doa setelah makan. Terdapat lima video konten yang telah dipilih oleh tutor untuk di upload dalam akun tik tok milik tutor yang dibuat oleh peserta didik. Berikut ini data diri dari peserta didik yang videonya telah dipilih : 362 Febrianti & Mulyono. Pendampingan Pembuatan Konten Dalam Pembelajaran Ilmu Fiqih Berbasis Platform Tik Tok Untuk Meningkatkan Kreativitas Santri MDTA Tabel 2. Daftar Peserta Didik Peserta Pendampingan Nama Jenis Kelamin Umur Kelas Alya Dita Perempuan 10 tahun Salahudin Al Ayubi Neng Siti Solihat Perempuan 10 tahun Salahudin Al Ayubi Aini Sarah Amalia Perempuan 10 tahun Salahudin Al Ayubi Fadli Ghaisan Firas Epwansyah Laki-laki 10 tahun Salahudin Al Ayubi Khairah Siti Nafidzah Perempuan 10 tahun Salahudin Al Ayubi Gambar 1. Contoh video konten adab makan dan minum karya Fadli Ghaisan Firas Epwansyah Proses pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajari materi Fiqih yang akan diunggah dalam media sosial. Penguasaan materi tersebut penting agar dalam proses komunikasi yang disampaikan melalui aplikasi tiktok tersebut dapat berjalan dengan baik dan mampu menyampaikan pesan dengan baik. Sedangkan untuk proses pelaksanaan unggah, tutor juga tetap menjadi pendamping utama untuk memastikan bahwa peserta didik mengerjakan proyek sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Pembahasan Penggunaan Aplikasi Tik Tok Dalam Pembelajaran Ilmu Fiqih Untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Dalam proses pembelajaran terdapat media belajar yang digunakan oleh tutor yang digunakan untuk memudahkan tutor dalam proses penyampaian materi serta informasi sehingga penyampaian tersebut bisa diterima dengan pemahaman yang baik oleh peserta didik. Hal tersebut dimanfaatkan oleh tutor sebagai media belajar yang interaktif dan menyenangkan. Agar penggunaan serta pemanfaatan media belajar dalam proses pembelajaran efektif. Terdapat langkah-langkah perancangan yang perlu diperhatikan sebelum pelaksanaan proses Volume 7. No. September 2024 pp 357-365 Berikut langkah-langkah dalam proses pengembangan media belajar yang efektif menurut Arief dalam (Ani Cahyadi, 2. : . Mengobservasi kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran. Menyusun kebutuhan dengan . nstructional objectiv. tujuan intruksi yang sesuai. Menyusun materi yang akan disampaikan secara detail untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Membuat skala pengukur ketercapaian peserta didik. Menulis naskah media. Melaksanakan ujian dan melakukan pengulangan. Penggunaan media pembelajaran ini dimulai awalnya dengan berbasis manusia, yaitu proses pembelajaran dengan menggunakan teknik tutor sebagai pembicara atau sebagai sumber pembelajaran satu-satunya, kemudian muncul media pembelajaran degan basis yang rumit, salah satunya yaitu penggunaan media digital yang disebabkan karena perkembangan kemajuan teknologi informasi. Menurut Kemp. E J. dalam Muthmainanah yang dikutip oleh Kurniasih . bahwasanya media belajar memiliki tiga manfaat yaitu menampilkan materi pembelajaran, membuat rangsangan motivasi dalam pembelajaran, dan yang ketiga untuk memberikan sebuah intruksi. Menurut Ani Cahyadi . pemanfaatan sebuah media belajar yang maju seperti media digital merupakan sebuah kemajuan yang berdampak terhadap kualitas proses pembelajaran, menjadikan peserta didik antusias serta berperan aktif dalam proses pembelajaran. Terdapat proses interaksi yang intens antara peserta didik dengan tutor, peserta didik berdiskusi dengan sesama peserta didik untuk memahami lebih lanjut pemahaman mengenai materi yang disampaikan oleh tutor. Akan tetapi dengan fakta lapangan, bahwasanya adanya kebijaksanaan untuk membawa alat elektronik, termasuk gadget kedalam ruang kelas. Menjadikan peserta didik, hanya focus terhadap proses pembelajaran secara ceramah oleh tutor dengan media pembelajaran berbasis manusia serta papan tulis. Penelitian kali ini dilakukan setelah jam pembelajaran, atau diluar kelas pembelajaran ilmu fiqih secara resmi yang disediakan oleh pihak madrasah secara resmi. Penggunaan Tik Tok Sebagai Media Belajar Pengguna internet di Indonesia berdasarkan hasil survei lembaga (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet, 2. menyatakan bahwa pada setiap tahunnya, pengguna jasa internet memiliki jumlah peningkatan dengan data ditahun 2018 terdapat 171,17 juta jiwa atau 64,8% penduduk di Indonesia telah memiliki akses terhadap internet (Nurhayati et al. , 2. Dengan jumlah pengguna internet yang banyak serta kemajuan teknologi yang ada, di Indonesia seiring berjalannya waktu memiliki sebuah perubahan terhadap keseluruhan aspek dalam hal teknologi. Salah satunya yaitu dibidang pendidikan, dengan focus tutor menjadikannya sebagai media belajar. Agar penggunaan media belajar dapat berjalan efektif, tutor harus melakukan pencarian, menemukan, serta pemilihan selektif terhadap media yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik sehingga dapat menarik minat anak untuk belajar serta media belajar tersebut sesuai dengan perkembangan mentalnya yang kemudian dapat menjadikannya pengalaman belajar yang mengesankan (Aji, 2. Ditahun 2019 Tik Tok memasuki pasar Indonesia dan berhasil memiliki banyak pengguna, hal tersebut menjadikan tutor menarik perhatiannya memilih platform tersebut menjadi sebuah media belajar terbarukan sebagai sebuah proses pembelajaran yang dapat meningkatkan minat 364 Febrianti & Mulyono. Pendampingan Pembuatan Konten Dalam Pembelajaran Ilmu Fiqih Berbasis Platform Tik Tok Untuk Meningkatkan Kreativitas Santri MDTA belajar peserta didik, menjadikan suasana kelas lebih menyenangkan dan mampu mengefektifkan proses pembelajaran. Tik tok memiliki banyak fitur rekam suara, rekam video atau gambar, latar belakang music, serta pengeditan. dengan fitur rekam suara, peserta didik dapat belajar untuk meningkatkan kepercayaan dirinya dengan merekam suaranya sendiri untuk ditampilkan dalam sebuah video dan akan didengar oleh banyak orang, fitur rekam video atau gambar untuk merekam gambar yang akan ditampilkannya, fitur latar belakang music atau backsound untuk merekam dan menyesuaikan suara yang cocok untuk video yang akan dibuat, dan fitur pengeditan untuk proses mengubah video menjadi lebih indah dan lebih enak didengar oleh semua orang. Proses perekaman, pembuatan konten, serta penampilan konten bisa dilakukan dimana saja. Dengan fakta tersebut, menjadikan platform tik tok dapat menyesuaikan kondisi setiap peserta didik yang ada, dengan mendapatkan hak yang sama untuk belajar, kapan dan dimana saja tanpa adanya keterbatasan ruang lingkup serta keterbatasan waktu yang ada. Dengan semua penjelasan fitur platform tik tok di atas, tik tok dapat digunakan sebagai media belajar yang efektif, karena . Platform tik tok memenuhi kebutuhan belajar peserta dimana dan kapan saja. Dengan fitur-fitur yang terbarukan, tik tok menarik minat belajar peserta didik dalam proses pembelajarannya. perkembangan platform tik tok sesuai dengan kematangan dan pengalaman yang dibutuhkan peserta didik (Aji, 2. Dalam proses pembelajaran, tik tok dapat meningkatkan kreativitas peserta didik dengan menirukan, melihat, mecontoh, serta membuat ulang video konten yang telah di tonton untuk dibuat menurut pandangan atau versi tersendiri peserta didik. Kemudian dengan kemudahan yang ada, kegiatan pembelajaranpun bisa dilakukan tanpa melakukan tatap muka atau bertemu secara langsung (Luisandrith & Yanuartuti, 2. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan dalam proses pembelajaran, suasana belajar yang menarik bisa meningkatkan focus dengan menyajikan hal yang mereka sukai. Serta kreatifitas peserta didik juga di asah melalui pembelajaran pendampingan pembuatan konten. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan (Marlini, 2. dalam Anditiasari . bahwasanya kemampuan berpikir kreatif peserta didik dapat dilihat sebagai sebuah hasil dalam bentuk gagasan atau berupa menciptakan suatu inovasi, perkembangan dari yang sudah ada menjadi lebih baru. Untuk merangsang kreatifitas peserta didik, menurut (Habibah et al. , 2. yang dikutip oleh Anditiasari . penggunaan media dalam suatu proses pembelajaran sangat diperlukan, untuk meningkatkan focus peserta didik serta merangsang peserta didik dalam berpikir kreatif. Dalam hal pembelajaran, terdapat media yang digunakan. Di era Revolusi 4. 0, terdapat banyak kemajuan yang dihasilkan oleh pengaruh globalisasi ini, salah satunya kemajuan dalam teknologi informasi. Dengan kemajuan yang ada, pengaruhnya terhadap media dalam bidang pendidikan, terdapat penyatuan metode terbarukan, terciptanya suatu inovasi dari tutor yang merangsang peserta didik untuk menjadi lebih berkreatifitas dalam mengekspresikan jati dirinya dalam sebuah video konten tik-tok. KESIMPULAN Pendampingan pembuatan konten tik tok di madrasah DTA pada penelitian kali ini ternyata membuktikan bahwa, dengan pembuatan konten saja tidak bisa memacu secara maksimal untuk mengasah kreatifitas peserta didik, dengan fakta madrasah tidak memperbolehkan Volume 7. No. September 2024 pp 357-365 peserta didik membawa gadget ke dalam ruang lingkup madrasah. Hal tersebut mengurangi factor peserta didik dalam berekspresi melalui platform tik tok. DAFTAR PUSTAKA