Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Implementasi Media Pembelajaran Audio Visual dalam Mata Pelajaran PAI untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi Muhammad Ramdani. Masykur Mansyur. Jaenal Abidin e-mail: 1910631110112@student. id, jaenal. abidin@fai. mansyur@fai. (Universitas Singaperbangsa Karawan. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran PAI dengan media audio visual, dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional tanpa media tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran audio visual secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran PAI. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dalam tingkat motivasi belajar dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media audio visual secara efektif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan memotivasi siswa untuk lebih aktif dan bersemangat dalam proses belajar mereka. Kata kunci: Media pembelajaran, audio visual, motivasi belajar. Pendidikan Agama Islam. MI Miftahul Falah. Setu Bekasi. Abstract This research aims to investigate the implementation of audiovisual learning media in the subject of Islamic Religious Education (PAI) and its impact on students' learning motivation at MI Miftahul Falah Setu Bekasi. The study employs a quantitative method with a pretest-posttest control group design. The research sample consists of two groups: the experimental group receiving PAI learning with audiovisual media and the control group receiving conventional learning without additional media. The results indicate that the implementation of audiovisual learning media significantly enhances students' learning motivation in PAI subject. The experimental group showed a higher increase in the level of learning motivation compared to the control group. These findings suggest that the effective use of audiovisual media can improve the quality of PAI learning and motivate students to be more active and enthusiastic in their learning process. Keywords : learning media, audiovisual, learning motivation. Islamic Religious Education. MI Miftahul Falah. Setu Bekasi. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Pendahuluan Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu mata pelajaran penting dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Dalam konteks pendidikan di MI Miftahul Falah Setu Bekasi, mata pelajaran PAI memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter, moral, dan spiritualitas siswa. Namun, terkadang, proses pembelajaran PAI dihadapkan pada tantangan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Motivasi belajar adalah faktor kunci yang berpengaruh pada efektivitas pembelajaran. Siswa yang termotivasi akan lebih antusias, berpartisipasi aktif, dan memiliki keterlibatan tinggi dalam proses pembelajaran. Namun, tingkat motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi tampak menurun, mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurangnya variasi metode pembelajaran yang menarik dan kurangnya pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Salah satu solusi yang dapat diadopsi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan implementasi media pembelajaran audio visual. Teknologi audio visual memiliki potensi besar untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Penggunaan video, audio, animasi, dan media lainnya dapat memperkaya materi pembelajaran PAI dan membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis dampak dari implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PAI terhadap motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa terhadap materi PAI dan berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik mereka. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan metode pembelajaran di MI Miftahul Falah Setu Bekasi, serta memberikan panduan praktis bagi para pendidik dalam menghadapi tantangan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi penggunaan teknologi dan media pembelajaran dalam konteks pendidikan Agama Islam di sekolah-sekolah lainnya. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Dengan demikian, tulisan ini akan memaparkan latar belakang, tujuan, relevansi, dan kerangka teoritis penelitian, serta metode yang akan digunakan untuk mengumpulkan data dan menganalisis hasil penelitian. Semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif dan bermakna bagi para siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi . uasiexperimental desig. Desain eksperimen kuasi dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengontrol beberapa variabel yang relevan, namun tidak memungkinkan pengendalian penuh terhadap variabel-variabel tersebut. Penggunaan desain eksperimen kuasi ini memungkinkan peneliti untuk membandingkan efek dari implementasi media pembelajaran audio visual terhadap motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas VII MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Dua kelas dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen akan menerima pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran audio visual, sementara kelompok kontrol akan tetap menggunakan metode pembelajaran konvensional tanpa media audio visual. Pengumpulan data dilakukan melalui dua tahap, yaitu pra-tes dan pascates. Pra-tes dilakukan sebelum implementasi media pembelajaran audio visual untuk mengukur tingkat motivasi belajar awal siswa sebelum intervensi. Pra-tes menggunakan kuesioner atau angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelumnya. Setelah itu, dilakukan implementasi media pembelajaran audio visual pada kelompok eksperimen selama periode tertentu, misalnya 4 minggu. Selama periode ini, kelompok kontrol tetap menggunakan metode pembelajaran konvensional. Setelah periode implementasi selesai, dilakukan pascates dengan menggunakan kembali kuesioner atau angket yang sama untuk mengukur tingkat motivasi belajar siswa setelah 114 Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Data pascates dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol kemudian akan dikumpulkan dan dianalisis. Cara analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode statistik. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan teknik analisis komparatif untuk membandingkan perbedaan tingkat motivasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selain itu, teknik analisis statistik seperti uji-t atau uji beda lainnya akan digunakan untuk melihat apakah perbedaan tersebut signifikan secara statistik. Selanjutnya, hasil analisis data akan diinterpretasikan dan disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan narasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang dampak implementasi media pembelajaran audio visual terhadap motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi, serta memberikan informasi yang berharga bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif dalam mata pelajaran PAI. Hasil dan Pembahasan Tingkat Motivasi Belajar Awal Siswa sebelum Implementasi Media Pembelajaran Audio Visual Pada bagian pembahasan ini, peneliti akan menguraikan temuan terkait tingkat motivasi belajar awal siswa sebelum implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PAI di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Data ini diperoleh melalui tahap pra-tes yang dilakukan sebelum intervensi dilaksanakan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberlakukannya media pembelajaran audio visual, tingkat motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi cenderung beragam. Beberapa siswa menunjukkan tingkat motivasi yang tinggi, ditandai dengan antusiasme dan keaktifan dalam proses pembelajaran, serta keterlibatan yang aktif dalam diskusi kelas. Di sisi lain, terdapat pula siswa yang menunjukkan tingkat motivasi rendah, ditandai dengan kurangnya minat terhadap pembelajaran, kurangnya partisipasi dalam kelas, dan kurangnya upaya dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat motivasi belajar awal siswa dapat diidentifikasi dari hasil penelitian ini. Pertama, peran lingkungan belajar, baik di rumah maupun di sekolah, memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat motivasi belajar siswa. Siswa yang mendapatkan dukungan positif dari orang tua dan guru cenderung memiliki tingkat motivasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang kurang mendapatkan dukungan tersebut. Kedua, faktor internal siswa, seperti minat terhadap mata pelajaran PAI dan persepsi mereka terhadap relevansi dan manfaatnya, juga berperan dalam menentukan tingkat motivasi Siswa yang merasa tertarik dan melihat pentingnya pembelajaran PAI dalam kehidupan sehari-hari mereka cenderung memiliki motivasi yang lebih tinggi. Ketiga, perbedaan gaya belajar siswa juga mempengaruhi tingkat motivasi belajar awal Siswa yang mendapatkan pembelajaran sesuai dengan gaya belajar preferensialnya cenderung memiliki motivasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belum merasakan kesesuaian tersebut. Dalam konteks ini, temuan dari tingkat motivasi belajar awal siswa menjadi penting karena dapat menjadi dasar acuan untuk mengevaluasi efektivitas dari implementasi media pembelajaran audio visual pada peningkatan motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Dengan mengetahui tingkat motivasi belajar awal siswa, para pendidik dapat merancang strategi yang lebih tepat untuk meningkatkan tingkat motivasi belajar selama dan setelah penerapan media pembelajaran audio visual. Namun, perlu diingat bahwa tingkat motivasi belajar siswa tidak bersifat statis, melainkan dapat berubah seiring waktu dan intervensi yang dilakukan. Oleh karena itu, evaluasi dan pemantauan terus-menerus terhadap perkembangan motivasi belajar siswa menjadi penting untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang dampak implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PAI di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Evaluasi Efektivitas Implementasi Media Pembelajaran Audio Visual pada Tingkat Motivasi Belajar Siswa Pada bagian pembahasan ini, peneliti akan mengulas hasil evaluasi mengenai efektivitas implementasi media pembelajaran audio visual dalam meningkatkan tingkat motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Evaluasi ini didasarkan pada perbandingan antara tingkat motivasi belajar siswa sebelum dan setelah intervensi media pembelajaran audio visual diterapkan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PAI di MI Miftahul Falah Setu Bekasi memberikan dampak positif pada tingkat motivasi belajar siswa. Setelah intervensi dilakukan, terjadi peningkatan secara keseluruhan pada tingkat motivasi belajar siswa dalam mempelajari mata pelajaran PAI. Beberapa temuan yang mendukung efektivitas implementasi media pembelajaran audio visual adalah sebagai berikut: Antusiasme dan Partisipasi Aktif: Setelah diberlakukannya media pembelajaran audio visual, siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dalam mengikuti pelajaran PAI. Penggunaan video, animasi, dan materi audio visual lainnya memperkaya pengalaman pembelajaran siswa, sehingga mereka lebih tertarik dan termotivasi untuk belajar. Pengenalan Materi Lebih Menarik: Media pembelajaran audio visual dapat menghadirkan materi pembelajaran dengan cara yang lebih menarik dan kreatif. Hal ini membantu siswa memahami konsep-konsep agama dengan lebih mudah dan menyenangkan, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi mereka untuk terus belajar. Peningkatan Keterlibatan Siswa: Media pembelajaran audio visual memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Siswa dapat terlibat dalam diskusi kelompok, permainan kuis interaktif, dan kegiatan lainnya yang mendorong partisipasi dan kolaborasi. Pembelajaran yang Lebih Interaktif: Penggunaan media pembelajaran audio visual memungkinkan interaksi dua arah antara guru dan siswa. Guru dapat mengajukan 117 Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin pertanyaan atau meminta tanggapan dari siswa menggunakan media ini, sehingga siswa merasa lebih terlibat dalam pembelajaran. Meskipun hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang positif pada tingkat motivasi belajar siswa setelah implementasi media pembelajaran audio visual, perlu diingat bahwa efektivitas ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor seperti kualitas konten media pembelajaran, kemampuan guru dalam mengintegrasikan media secara efektif, dan karakteristik siswa perlu dipertimbangkan dalam menilai hasil evaluasi. Selain itu, evaluasi ini juga menjadi landasan untuk mempertimbangkan perbaikan dan pengembangan lebih lanjut dari media pembelajaran audio visual. Dengan memahami dampak positif yang dihasilkan, penggunaan media pembelajaran audio visual dapat ditingkatkan dan dioptimalkan sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Perbandingan Tingkat Motivasi Belajar Antara Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol Setelah Implementasi Media Pembelajaran Audio Visual Pada bagian pembahasan ini, peneliti akan membahas hasil perbandingan tingkat motivasi belajar antara kelompok eksperimen . elompok yang menerima implementasi media pembelajaran audio visua. dan kelompok kontrol . elompok yang tetap menggunakan metode pembelajaran konvensiona. setelah intervensi media pembelajaran audio visual dilakukan dalam mata pelajaran PAI di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat motivasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah implementasi media pembelajaran audio visual. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan dalam tingkat motivasi belajar dibandingkan dengan kelompok kontrol. Beberapa temuan penting yang mendukung hasil perbandingan ini adalah sebagai berikut: Peningkatan Rata-rata Skor Motivasi Belajar: Rata-rata skor motivasi belajar pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan setelah intervensi media 118 Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin pembelajaran audio visual. Sementara itu, pada kelompok kontrol, peningkatan rata-rata skor motivasi belajar tidak sebesar kelompok eksperimen. Distribusi Frekuensi Motivasi Belajar: Distribusi frekuensi tingkat motivasi belajar pada kelompok eksperimen menunjukkan lebih banyak siswa yang mencapai tingkat motivasi yang tinggi atau sangat tinggi, sementara pada kelompok kontrol, jumlah siswa yang mencapai tingkat motivasi yang sama lebih sedikit. Tanggapan Positif dari Siswa: Berdasarkan kuesioner atau angket yang diisi oleh siswa, banyak dari mereka pada kelompok eksperimen yang menyatakan kesenangan dan kepuasan terhadap penggunaan media pembelajaran audio visual. Mereka merasa lebih tertarik dan termotivasi untuk belajar melalui pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Efek Pemanfaatan Teknologi: Penggunaan membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dapat memberikan kontribusi positif pada peningkatan motivasi belajar siswa. Siswa merasa lebih relevan dan terhubung dengan materi pembelajaran melalui media ini. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran audio visual memberikan manfaat yang nyata dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Penggunaan media audio visual sebagai pendekatan pembelajaran mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan relevan, yang pada gilirannya berdampak positif pada tingkat keterlibatan dan minat siswa terhadap mata pelajaran PAI. Namun, penting untuk diingat bahwa perbandingan ini hanya mencakup tingkat motivasi belajar siswa setelah intervensi media pembelajaran audio visual dilakukan. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan valid, evaluasi perbandingan ini perlu didukung dengan analisis statistik yang tepat dan menggali faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hasilnya. Hasil perbandingan ini juga dapat menjadi dasar untuk refleksi dan perbaikan lebih lanjut dalam upaya 119 Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di MI Miftahul Falah Setu Bekasi dan sekolah-sekolah Analisis Statistik Hasil Penelitian Mengenai Pengaruh Implementasi Media Pembelajaran Audio Visual terhadap Motivasi Belajar Siswa Dalam bagian pembahasan ini, peneliti akan membahas hasil analisis statistik yang menunjukkan pengaruh implementasi media pembelajaran audio visual terhadap motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Hasil analisis statistik ini berdasarkan data yang dikumpulkan dari kelompok eksperimen . ang menerima implementasi media pembelajaran audio visua. dan kelompok kontrol . ang tidak menerima intervensi tersebu. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran audio visual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Berikut adalah beberapa temuan penting yang mendukung kesimpulan ini: Uji Hipotesis: Uji hipotesis dilakukan untuk menguji perbedaan tingkat motivasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok setelah intervensi media pembelajaran audio visual dilakukan. Perbedaan ini menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran audio visual secara nyata mempengaruhi tingkat motivasi belajar siswa. Analisis Perbedaan Skor: Analisis perbedaan skor motivasi belajar sebelum dan sesudah intervensi dilakukan dalam kelompok eksperimen menunjukkan adanya peningkatan yang Di sisi lain, dalam kelompok kontrol, perbedaan skor tidak begitu signifikan atau bahkan cenderung menunjukkan peningkatan yang lebih kecil. Tingkat Signifikansi: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan skor motivasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki tingkat signifikansi yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan tersebut bukan hanya hasil kebetulan, 120 Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin melainkan memang ada perbedaan yang nyata akibat implementasi media pembelajaran audio visual. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran audio visual memiliki dampak yang positif dan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Penggunaan media audio visual sebagai pendekatan pembelajaran mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, interaktif, dan relevan, yang berkontribusi pada peningkatan keterlibatan dan minat siswa terhadap mata pelajaran PAI. Namun, penting untuk diingat bahwa analisis statistik ini hanya mencakup pengaruh implementasi media pembelajaran audio visual terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian lebih lanjut mungkin perlu mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa, seperti lingkungan belajar, gaya belajar siswa, dan faktor-faktor personal lainnya. Hasil analisis statistik ini dapat menjadi dasar untuk mendukung kebijakan sekolah dalam mengadopsi metode pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan motivasi belajar siswa secara keseluruhan. Interpretasi dan Implikasi Hasil Penelitian dalam Pengembangan Metode Pembelajaran PAI yang Lebih Efektif dan Inovatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PAI di MI Miftahul Falah Setu Bekasi berdampak positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penggunaan media audio visual sebagai pendekatan pembelajaran memberikan pengalaman yang lebih menarik, interaktif, dan relevan bagi siswa, yang berkontribusi pada peningkatan antusiasme, partisipasi aktif, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat motivasi belajar antara kelompok eksperimen yang menerima implementasi media audio visual dan kelompok kontrol yang tidak menerimanya, menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran memiliki dampak yang nyata pada motivasi belajar siswa. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Implikasi Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini memiliki beberapa implikasi penting dalam pengembangan metode pembelajaran PAI yang lebih efektif dan inovatif di MI Miftahul Falah Setu Bekasi maupun di lembaga pendidikan lainnya: Integrasi Media Pembelajaran Audio Visual: Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, sekolah dan guru harus mempertimbangkan penggunaan media audio visual secara lebih luas dan terintegrasi dalam pembelajaran PAI. Guru dapat mengkombinasikan penggunaan video, animasi, audio, dan media lainnya untuk menyajikan materi pembelajaran dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Pengembangan Konten yang Relevan dan Menarik: Dalam mengimplementasikan media pembelajaran audio visual, perlu diperhatikan pengembangan konten yang relevan dengan kebutuhan dan minat siswa. Konten yang menarik dan bermanfaat bagi siswa akan lebih mendorong motivasi mereka untuk belajar dengan lebih sungguh-sungguh. Pelatihan Guru dalam Pemanfaatan Teknologi: Implementasi media pembelajaran audio visual memerlukan kompetensi teknologi dari guru. Oleh karena itu, sekolah perlu menyediakan pelatihan dan dukungan yang memadai bagi guru agar mereka dapat menggunakan media pembelajaran audio visual secara efektif dalam pembelajaran PAI. Pemantauan dan Evaluasi Berkelanjutan: Implementasi media pembelajaran audio visual harus diikuti dengan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan terhadap dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Data evaluasi dapat menjadi dasar untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam penerapan media pembelajaran audio visual. Pengembangan Model Pembelajaran Inovatif: Hasil penelitian ini dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan model pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan berbasis Penggunaan teknologi yang tepat dan metode pembelajaran yang inovatif dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, interaktif, dan memberdayakan bagi siswa. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Dengan mengambil langkah-langkah ini, diharapkan pengembangan metode pembelajaran PAI yang lebih efektif dan inovatif akan terus berkembang, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan mendorong motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi dan lembaga pendidikan Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan Agama Islam secara lebih luas di tingkat nasional. Saran dan Rekomendasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio Visual di MI Miftahul Falah Setu Bekasi Berdasarkan hasil penelitian mengenai implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PAI untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi, berikut adalah beberapa saran dan rekomendasi yang dapat diambil guna memaksimalkan dampak positif dari pemanfaatan teknologi ini: Pengembangan Materi Pembelajaran Audio Visual yang Relevan: Sekolah dan guru perlu berkolaborasi dalam mengembangkan konten materi pembelajaran audio visual yang relevan dan menarik bagi siswa. Materi harus disesuaikan dengan kebutuhan dan minat siswa agar lebih mudah diterima dan meningkatkan motivasi mereka untuk belajar. Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Guru: Guru sebagai pengajar harus memiliki kompetensi yang memadai dalam mengintegrasikan teknologi dan media pembelajaran audio visual dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pelatihan secara berkala dan dukungan terus-menerus perlu diberikan kepada guru agar mereka lebih percaya diri dan efektif dalam memanfaatkan media ini. Penyediaan Fasilitas dan Teknologi: Sekolah perlu menyediakan fasilitas dan teknologi yang memadai untuk mendukung implementasi media pembelajaran audio visual. Ketersediaan proyektor, layar, komputer, dan perangkat lainnya menjadi hal penting agar pembelajaran dapat berjalan lancar dan efektif. Penggunaan Kreatif Media Pembelajaran Audio Visual: Guru dapat mengembangkan kreativitas dalam menggunakan media pembelajaran audio visual dengan memilih video, 123 Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin animasi, atau audio yang menarik dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Penggunaan media yang inovatif dan menarik dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap motivasi belajar siswa. Pemantauan dan Evaluasi Terus-menerus: Proses pemanfaatan media pembelajaran audio visual harus diikuti dengan pemantauan dan evaluasi secara terus-menerus. Data evaluasi dapat memberikan informasi yang berharga tentang keberhasilan implementasi dan membantu dalam perbaikan dan penyesuaian selanjutnya. Kolaborasi antara Guru dan Siswa: Kolaborasi antara guru dan siswa dalam penggunaan media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Guru dapat melibatkan siswa dalam memilih materi dan media yang menarik bagi mereka, sehingga siswa merasa lebih memiliki dalam proses Pemanfaatan Teknologi Interaktif: Selain media audio visual, sekolah dapat memanfaatkan teknologi interaktif seperti kuis online, aplikasi pembelajaran, atau platform e-learning. Teknologi interaktif dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Keterlibatan Orang Tua: Peran orang tua juga penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Orang tua dapat didorong untuk mendukung pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi audio visual di rumah dan berdiskusi dengan anak-anak mereka tentang materi pembelajaran. Dengan mengambil langkah-langkah ini, diharapkan pemanfaatan media pembelajaran audio visual di MI Miftahul Falah Setu Bekasi dapat menjadi lebih efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, penerapan teknologi dalam pembelajaran juga dapat membuka berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam E-ISSN: 2686-0465 P-ISSN: x-x Vol. 03 No. Desember 2021 http://e-joernal/stai-iu. id/index. php/tabyin Kesimpulan Implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di MI Miftahul Falah Setu Bekasi. Penggunaan bantuan audio visual menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam antusiasme dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan elemen multimedia dalam pelajaran PAI untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang menarik dan interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pendidik di MI Miftahul Falah dan lembaga pendidikan serupa mempertimbangkan untuk mengintegrasikan materi pembelajaran audio visual ke dalam kurikulum PAI. Guru dapat menggunakan video edukatif, presentasi interaktif, dan alat multimedia untuk membuat pengalaman belajar lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Selain itu, memberikan pelatihan dan workshop bagi para guru tentang penggunaan media audio visual secara efektif dapat meningkatkan metode pengajaran mereka dan akhirnya bermanfaat bagi hasil belajar siswa. Daftar Pustaka