Analisis Framing Berita Fatwa MUI tentang Vaksin Covid-19 Jenis AstraZeneca di Media Online Kompas. com dan iNews. id Edisi Maret 2021 Nurul Azizah Institut Agama Islam Negeri Madura noerulazzh@gmail. Abstrak Analisis framing adalah suatu pendekatan untuk melihat bagaimana realitas dibingkai oleh Kegiatan analisis framing yang peneliti lakukan yaitu terhadap berita-berita terkait fatwa MUI tentang vaksin AstraZeneca di media online Kompas. com dan iNews. id edisi Maret 2021 menggunakan model framing Robert N. Entman. Penelitian ini bertujuan untuk: . Mengetahui framing berita fatwa MUI tentang vaksin AstraZeneca di media online Kompas. com dan iNews. id edisi Maret 2021, . mengetahui perbedaan frame yang terjadi di antara kedua media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan Kompas. com mengframe berita seakan-akan khalayak ditekan untuk harus berpartisipasi dalam program vaksin AstraZeneca, sedangkan frame berita yang disajikan iNews. id yaitu menyampaikan kepada khalayak bahwa vaksin AstraZeneca Tanpa adanya penekanan frame yang khusus seperti yang dilakukan Kompas. Kata kunci: Analisis Framing. Fatwa MUI. Vaksin AstraZeneca. Berita. Abstrak Framing analysis is an approach to seeing how reality is framed by the media. The frame analysis activity that the researchers carried out was on news related to the MUI fatwa on the AstraZeneca vaccine in online media kompas. com and iNews. id March 2021 edition by using the Robert N Entman framing model. This study aims to: . find out the framing of the MUI fatwa news about the AstraZeneca vaccine in the online media kompas. com and iNews. March 2021 edition, . find out the differences in frames that occur between the two media. This study uses an interpretive qualitative research method. The results show that Kompas. com frames the news as if the audience is pressured to participate in the AstraZeneca vaccine program, while the news frame presented by iNews. id is to convey to the public that the AstraZeneca vaccine is useful, without any special emphasis on frames like what Kompas. com did. Keyword: Framing analysis. MUI fatwa. the AstraZeneca vaccine. News. terbit di media online Kompas. com dan Pendahuluan Penelitian beredar pada masa pandemi ini. Disini iNews. Maret menggunakan pisau analisis teks media, yaitu analisis framing. peneliti akan mengkaji lebih dalam berita- Salah satu pemberitaan yang sedang beritayang bermunculan mengenai fatwa booming dan sangat menyita perhatian MUI tentang vaksin Astrazeneca yang khalayak dari awal tahun 2020 hingga saat VOL. 3 NO. Page 29 / 77 ini di media online yaitu tentang covid-19 atau dikenal dengan istilah corona disease. Bapak Joko Widodo. Tak Virus yang berasal dari kota kecil di Cina vaksinasi berjalan, muncul polemik lagi, yaitu Wuhan dengan cepat melumpuhkan dalam pemberitaan yang beredar vaksin perekonomian Cina dan menimbulkan sinovac persediaannya terbatas, sehingga Indonesia harus mendatangkan vaksin akhirnya menyerang negara-negara lain jenis baru, yaitu vaksin AstraZeneca. akibat perpindahan manusia dari tempat Banyak kalangan yang menolak untuk satu ketempat lainnya, termasuk juga divaksin AstraZeneca, termasuk ormas- Indonesia. ormas Islam Indonesia, karena disinyalir Virus Semua media di dunia memberitakan wabah corona ini, termasuk juga mediamedia di Indonesia. Media online menjadi AstraZeneca mengandung tripsin babi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) salah satu media yang banyak diakses pusat pun angkat bicara menjawab polemik karena kecepatan dan kemudahannya. tentang vaksin AstraZeneca yang beredar di Salah Meski mengeluarkan fatwa Indonesia untuk melawan covid-19 adalah haram terhadap vaksin jenis AstraZeneca, dengan mengadakan vaksin bagi seluruh masyarakat Indonesia. Akan tetapi upaya penggunaan vaksin AstraZeneca dengan MUI Sebagaimana dengan munculnya berita-berita hoax di berbagai media 2 . Setelah banyaknya telah terlampir dalam fatwa MUI nomor 14 pemberitaan yang simpang siur tentang tahun 2021 tentang vaksin covid-19 produk vaksin covid-19 akhirnya pada tanggal 13 AstraZeneca, 4 yaitu Januari 2021 Indonesia resmi melakukan program vaksin pertamanya di istana diperbolehkan . Negara Jakarta, dan orang yang pertama Selain MUI pusat. MUI wilayah Jawa kali mendapatkan vaksin jenis sinovac Timur pun ikut serta mengeluarkan fatwa adalah Presiden Republik Indonesia, yakni Mulai dilakukan. Presiden Orang Pertama Penerima Suntikan Vaksin Covid-19,Ay diakses dari https://p2p. id/program-vaksinasicovid-19-mulai-dilakukan-presiden-orang-pertamapenerima-suntikan-vaksin-covid-19/, pada tanggal 07 Mei 2021 pukul 18. 30 WIB. AuFatwa MUI No 14 Tahun 2021 tentang Hukum Penggunaan Vaksin Covid-19 Produk AstraZeneca. ,Ay diakses dari https://mui. pada tanggal 08 April 2021 pukul 08. 49 WIB . Kheyene Molekandella Boer. Mutia Rahmi Pratiwi, dan Nalal Muna. AyAnalisis Framing Pemberitaan Generasi Milenial dan Pemerintah Terkait Covid-19 di Media Online,Ay Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. No. 1 (Juni, 2. : 86. Rochani Nani Rahayu. Sensusiyati. AuVaksin Covid-19 di Indonesia: Analisis Berita Hoax,Ay Jurnal Ekonomi. Sosial, & Humaniora Vol. No. (Februari, 2. : 39. Agus Suprapto. AyProgram Vaksinasi Covid-19 VOL. 3 NO. Page 30 / 77 AstraZeneca. Pada tanggal 21 maret 2021 MUI wilayah Jatim menggelar rapat Kompas. com adalah salah satu pionir membahas hukum vaksin AstraZeneca. media online di Indonesia yang pertama Keesokan harinya pada 22 maret 2021, kali hadir di platform digital pada 14 MUI Jatim resmi meliris fatwa mengenai September vaksin AstraZeneca. Menurut fatwa MUI Jatim, hukum vaksin AstraZeneca adalah dibawah naungan Yayasan Bentara Rakyat halal dan baik, karena dalam proses yang merupakan bagian dari Kompas pembuatannya telah mengalami istihylah Gramedia dan memilih netral terhadap . roses perubahan bentu. pandangan politik. Media Sutta Kompas. Dharmasaputra Dari kedua fatwa yang dikeluarkan Tak berbeda jauh dari Kompas. oleh MUI pusat dan MUI Jatim, terdapat media online iNews. id juga ikut serta perbedaan dalam segi hukumnya, namun dalam pemuatan berita yang sedang hangat sama-sama tersebut, media online iNews. id itu sendiri dibolehkan, dengan alasan-alasan yang adalah stasiun televisi swasta yang fokus telah di musyawarahkan terlebih dahulu. pada konten berita selama 24 jam di Munculnya Indonesia milik media Nusantara Citra dan vaksin AstraZeneca tersebut tentu tidak merupakan bagian dari MNC Group dan akan lepas dari incaran media, seluruh terdiri atas portal berita nasional dan portal perusahaan media berlomba-lomba untuk memberitakan hal tersebut. Berita tentang menyajikan berita dan fitur online yang vaksin AstraZeneca menjadi isu yang enak dibaca, mendalam, akurat, dan juga sangat hangat selama bulan Maret 2021 ini. menginspirasi siapa saja, dimana saja, dan Salah kapan saja. MUI memberitakan hal tersebut adalah media Kompas. Kompas. Visi Kedua media di atas, sama-sama Media memberitakan isu fatwa MUI tentang AstraZeneca. Vaksin memberitakan berbagai peristiwa yang AstraZeneca adalah jenis vaksin covid-19 terjadi di seluruh Indonesia, termasuk kedua yang digunakan di Indonesia setelah berita tentang covid-19, polemik yang vaksin sinovac diberitakan langka, namun terjadi didalamnya, sampai ke proses dalam keadaannya vaksin ini menimbulkan Hisam Malik. AuFatwa MUI Jawa Timur Vaksin AstraZeneca Halal,Ay diakses dari https://jatim. id/read/fatwa-mui-jawatimur-vaksin-astrazeneca-halal, pada tanggal 08 April 2021 pukul 09. 00 WIB. AuProfil Kompas. com,Ay https://inside. com/about-us, tanggal 28 Maret 2021 pukul 18. 15 WIB. VOL. 3 NO. AuProfil iNews. id,Ay https://w. id/page/tentang-kami, pada tanggal 28 Maret 2021 pukul 18. 23 WIB. Page 31 / 77 pro dan kontra dalam kalangan masyarakat aspek kualitas, nilai, atau makna yang Indonesia yang mayoritas beragama islam terdapat di balik fakta. kualitas, nilai, atau karena diragukan kehalalannya, sehingga makna hanya dapat diungkapkan dan MUI turun tangan dan mengeluarkan fatwa dijelaskan melalui linguistik, bahasa, atau bahwa vaksin jenis AstraZeneca boleh kata-kata. Sedangkan interpretatif digunakan Alasan kenapa penelitian ini memilih untuk menggambarkan, menafsirkan dan media online Kompas. com dan iNews. dikarenakan Kompas. com adalah salah peneliti mengenai pembingkaian berita fatwa MUI Pusat Maupun Jatim tentang AstraZeneca memberitakan vaksin AstraZeneca secara Kompas. com dan iNews. id edisi Maret Tidak berbeda jauh, media online 2021, dalam fatwa antara MUI Pusat dan iNews. id juga intens dalam memberitakan MUI Jatim memang berbeda. MUI Pusat masalah-masalah covid-19, hingga jaringan channel iNews. id yang berada di Jawa Timur yaitu Menghukumi zat vaksin Astrazeneca halal, penghargaan sebagai AuLembaga Penyiaran namun hukum penggunaannya sama, yaitu Peduli Pencegahan Covid-19 di JatimAy. boleh digunakan. iNewsJatim. AstraZeneca MUI Jatim Dari konteks penelitian di atas. Langkah selanjutnya, peneliti akan peneliti tertarik untuk menganalisis berita- menganalisa lebih dalam frame berita yang berita yang dilampirkan oleh media online disajikan oleh Kompas. com dan iNews. Kompas. com dan iNews. id tentang vaksin analisis framing yang akan peneliti lakukan AstraZeneca edisi Maret 2021, bagaimana disini yaitu pada 6 berita terkait fatwa MUI berita dikonstruksi oleh kedua media tentang vaksin AstraZeneca edisi Maret tersebut, maka kemudian terbentuk sebuah 2021 di media online Kompas. com dan judul AuAnalisis Framing Berita Fatwa MUI iNews. tentang Vaksin Covid-19 Jenis AstraZeneca di Media Online tersebut membingkai berita fatwa MUI Kompas. com dan Tujuannya iNews. id Edisi Maret 2021. tentang vaksin AstraZeneca di tengah- Metode Penelitian tengah polemik vaksin AstraZeneca yg Penelitian ini menggunakan metode terjadi di masyarakat. penelitian kualitatif interpretatif. Kualitatif Sumber data penelitian ini yaitu berarti sesuatu yang berkaitan dengan berita-berita mengenai fatwa MUI tentang Muh. Fitrah. Luthfiyah. Metodologi Penelitian: Penelitian Kualitatif. Tindakan Kelas, & Studi Kasus (Sukabumi: CV Jejak, 2. , 44. VOL. 3 NO. Page 32 / 77 vaksin covid-19 jenis AstraZeneca yang Ada empat skema framing dalam terlampir di media online Kompas. com dan model Robert N Entman. Define problem iNews. Data . endefinisian masala. Diagnose causes . emperkirakan masalah atau sumber Maret dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan cara memperoleh informasi . embuat keputusan mora. Treatment dari berbagai macam sumber tertulis atau dokumen yang ada pada responden. Selain itu, peneliti juga menggunakan Make . enekankan DISKUSI DAN HASIL Temuan penelitian yang peneliti terhadap suatu objek yang diteliti, baik paparkan berasal dari pengumpulan dan secara langsung ataupun tidak, dengan Dalam berhubungan dengan fatwa MUI tentang penelitian ini, yang peneliti amati adalah vaksin covid-19 jenis AstraZeneca yang berita-berita terkait fatwa MUI tentang dimuat oleh media online Kompas. com dan vaksian AstraZeneca di media online iNews. id edisi Maret 2021. Kompas. com dan iNews. id edisi Maret Selanjutnya berita-berita tehnik analisis data berupa analisis framing Setelah data terkumpul, kemudian dengan model Robert N Entman terhadap peneliti melakukan teknik analisis data, berita-berita tersebut yang penyajiannya dengan menggunakan analisis framing diruntut sesuai dengan urutan waktu model Robert N Entman terhadap berita- diterbitkannya berita yang bersangkutan MUI masing-masing AstraZeneca di media online Kompas. Kompas. com dan iNews. dan iNews. id edisi Maret 2021. berita di media Kompas. com dan 6 berita di Model Robert Entman media iNew. id yang akan peneliti analisis. memfokuskan pada penggambaran proses Berikut Framing seleksi isu dan penonjolan aspek tertentu berita terkait fatwa MUI tentang vaksin dari suatu berita yang dikonstruksi oleh AstraZeneca di media online Kompas. media, sehingga nanti akan diketahui Analisis bagaimana cara pandang yang digunakan Framing Berita Kompas. Judul : Fatwa MUI: Meski Mengandung menuliskannya dalam sebuah berita. Babi. Danu Eko Agustinova. Memahami Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik (Yogyakarta: Calpulis, 2. , 48. 10 Ibid. , 45. 11 Dedy Mulyana. Eriyanto. Analisis Framing: VOL. 3 NO. Vaksin AstraZeneca Boleh Konstruksi. Ideologi, dan Politik Media (Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara, 2. , 223227. Page 33 / 77 digunakan. Publikasi : JumAoat, 19 Maret 2021 Pukul pemerintah tidak memiliki keleluasaan 00 WIB. memilih vaksin yang halal dan suci. Editor : Icha Rastika Treatement Define Problem (Pendefinisian Masala. Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Treatement recommendation yang Define disajikan Kompas. com yaitu. Pemerintah Kompas. Majelis Ulama wajib mengikhtiarkan persediaan vaksin Indonesia (MUI) menyebutkan bahwa covid-19 yang halal dan suci. vaksin AstraZeneca boleh digunakan meski Analisis mengandung babi Diagnose (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. disebut MUI ada di Vaksin AstraZeneca ?Ay13 Publikasi : Sabtu, 20 Maret 2021 Pukul 17:02 WIB Asrorun Editor : Sumartiningtyas AstraZeneca hukumnya haram karena Judul : AuApa Fungsi Tripsin Babi yang Kompas. com dimana ketua bidang fatwa. Niam Berita Kompas. Causes Diagnose Framing Holy Define Kartika Problem Nurwigati (Pendefinisian Masala. memanfaatkan tripsin babi, namun hukum Define penggunaannya pada saat ini adalah di Kompas. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Mora. Make AstraZeneca. disajikan Kompas. com yaitu. Terdapat 5 alasan diperbolehkannya menggunakan Diagnose Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Diagnose vaksin AstraZeneca. Yaitu kedaruratan Kompas. com yaitu. Ketua bidang fatwa, syarAoi, vaksin covid-19 di Indonesia yang Asrorun halal dan suci tidak mencukupi, demi kekebalan masyarakat bersama, dijamin AstraZeneca hukumnya haram karena 12https://amp. com/nasional/read/202 yang-disebut-mui-ada -di-vaksin-AstraZeneca, diakses pada tanggal 23 September 2021 pukul 15:42 WIB. 1/03/19/18003021/fatwa-mui-meskimengandung-babi-vaksin-astrazeneca-bolehdigunakan, diakses pada tanggal 23 September 2021 pukul 12:17 WIB. 13https://w. com/sains/read/2021/ 03/20/170200623/apa-fungsi-tripsin-babi- VOL. 3 NO. Niam Page 34 / 77 dalam Kompas. Majelis Ulama memanfaatkan tripsin babi, namun hukum Indonesia (MUI) melalui Fatwa Nomor 14 penggunaannya pada saat ini adalah Tahun 2021 telah menetapkan bahwa vaksin Covid-19 dari AstraZeneca adalah Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Mora. Make Diagnose Kompas. Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Proses Diagnose causes yang disajikan AstraZeneca Kompas. com yaitu. Ketua bidang fatwa, mengandung tripsin babi yang berfungsi Asrorun sebagai pelepasan sel dari proses pembuluh astraZeneca hukumnya haram Kemudian Dr Siti R Fadhila BMeds Niam (Hon. selaku anggota IDAI mengatakan memanfaatkan tripsin babi, namun hukum bahwa hukum dari vaksin AstraZeneca penggunaannya pada saat ini adalah adalah halal karena telah mengalami istilahah/istihlak . erubahan bentu. Make Moral Judgement (Membuat Treatement Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Keputusan Mora. Make Treatement recommendation yang Kompas. disajikan Kompas. com yaitu. Pemerintah MUI wajib mengikhtiarkan persediaan vaksin menyatakan hukum penggunaan vaksin covid-19 yang halal dan suci. AstraZeneca Analisis Framing Berita Kompas. MUI Bolehkan Penggunaan Vaksin Covid- dikeluarkan dengan 5 alasan mendasar. Treatement Judul: AuMeski Haram. Berikut 5 Alasan Izin Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Treatement recommendation yang 19 AstraZeneca14 Publikasi: Sabtu, 20 Maret 2021 Pukul tentang vaksin AstraZeneca telah selesai 30 WIB. dibahas oleh MUI kemudian diserahkan Editor : Sari Hardiyanto kepada Pemerintah untuk dijadikan acuan. Define Problem (Pendefinisian Masala. Define problem yang Kompas. Analisis Framing Fatwa Berita Kompas. Judul: Au4 Fakta Vaksin AstraZeneca yang 14https://w. com/tren/read/2021/0 covid-19, diakses pada tanggal 23 September 2021 pukul 16:51 WIB. 3/20/193000165/meski-haram-berikut -5alasan-mui-bolehkan-penggunaan-vaksin- VOL. 3 NO. Page 35 / 77 dinyatakan Mubah digunakan oleh MUIAy15 Indonesia, termasuk wilayah 3T . Publikasi: Minggu, 21 Maret 2021 Pukul terluar, dan tertingga. Indonesia telah 00 WIB Editor : Rendika Ferri Kurniawan AstraZeneca Define Problem (Pendefinisian Masala. Treatement Define Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Kompas. com yaitu. Vaksin AstraZeneca Treatement recommendation yang disajikan Kompas. com yaitu. Indonesia akan menerima sebanyak 11. 000 dosis Diagnose Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Diagnose Kompas. vaksin jadi. Analisis Framing Majelis Ulama Judul: AstraZeneca Hukumnya HalalAy16 Indonesia (MUI) AuKetua MUI Editor : Krisiandi produksi AstraZeneca mubah digunakan. Define Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Mora. Jatim: Vaksin Publikasi: Senin, 22 Maret 2021 Pukul 13:25 WIB Kompas. terpercaya terkait vaksin tersebut, dan Make Berita Problem (Pendefinisian Masala. Define problem yang disajikan Kompas. Majelis Ulama disajikan Kompas. com yaitu, ada empat Indonesia (MUI) Jawa Timur menyebut bahwa vaksin Covid-19 AstraZeneca halal Astrazeneca Indonesia yang mubah digunakan . Vaksin AstraZeneca telah mendapat izin Diagnose penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 22 Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Diagnose Februari. MUI telah mengeluarkan Kompas. com yaitu. Ketua MUI Jatim. Hasan Mutawakkil Alallah Mengatakan AstraZeneca digunakan di Tanah Air. ketika mendapat kunjungan dari presiden Vaksin AstraZeneca Jokowidodo Bahwa Vaksin AstraZeneca hukumnya halalan thayyiban. 15https://w. com/tren/read/2021/0 16https://amp. com/nasional/read/202 3/21/170000365/4-fakta-vaksin-astrazenecayang-dinyatakan-mubah-digunakan-oleh-mui, diakses pada tanggal 23 September pukul 00 WIB. 1/03/22/13252491/ketua-mui-jatim-vaksinastrazeneca-hukumnya-halal, diakses pada tanggal 23 September pukul 17. 25 WIB. VOL. 3 NO. Page 36 / 77 c. Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Mora. Make Kompas. kiai sepuh, para kiai dari MUI Jawa Timur Sudah AstraZeneca dimanfaatkan untuk program vaksinasi Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Mora. Make moral judgermernt yang ialah untuk menjaga jiwa dan keselamatan Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Kompas. Sudah AstraZeneca dimanfaatkan untuk program vaksinasi Sebab tujuannya tidak lain Treatement recommendation yang ialah untuk menjaga jiwa dan keselamatan disajikan Kompas. com yaitu. Pada hari ini MUI akan menerbitkan fatwa penggunaan Treatement vaksin AstraZeneca. Analisis AstraZeneca bisa digunakan, halal dan Sebab, tujuannya tidak lain Treatement Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Framing Berita Kompas. Treatement recommendation yang disajikan Kompas. com yaitu. Penggunaan Judul: AuJokowi: MUI Jatim Sampaikan vaksin Covid-19 produk AstraZeneca pada Vaksin AstraZeneca Halal dan ToyyibAy17 saat ini hukumnya dibolehkan. Publikasi: Senin 22 Maret 2021 Pukul 17:07 Hasil analisis framing berita yang WIB berkaitan dengan fatwa MUI tentang Editor : Diamanty Meriliana Define Kompas. com dapat disimpulkan sebagai Problem (Pendefinisian Masala. AstraZeneca Define Kompas. Majelis Ulama Masala. Frame menyampaikan bahwa vaksin Covid-19 AstraZeneca halal digunakan. Diagnose AstraZeneca. Causes (Memperkirakan Indonesia (MUI) Jawa Causes Timur (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Diagnose Diagnose causes yang disajikan Kompas. Presiden . Define Jokowi Problem (Pendefinisian isu-isu MUI Masalah atau Sumber Masala. Media Kompas. mengatakan sudah bertemu dengan para membingkai berita fatwa MUI tentang 17https://amp. com/nasional/read/202 thayyib, diakses pada tanggal 23 September 2021 pukul 17:28 WIB. 1/03/22/17073481/jokowi-mui-jawa-timursampaikan-vaksin-astrazeneca-halal-dan- VOL. 3 NO. Page 37 / 77 vaksin AstraZeneca dari segi hukum vaksin Kompas. com adalah hukum penggunaan AstraZeneca itu sendiri. Hal itu bisa dilihat vaksin AstraZeneca adalah diperbolehkan. pada point diagnose causes Kompas. Berikut Framing lebih menekan kepada penjelasan hukum berita terkait fatwa MUI tentang vaksin penggunaan vaksin AstraZeneca adalah AstraZeneca di media online iNews. Analisis Framing Berita 1 iNews. Make Moral Judgement (Membuat Judul: AuMUI: AstraZeneca Haram. Tapi Keputusan Mora. Media Boleh digunakan!Ay18 Kompas. Publikasi: JumAoat, 19 Maret 2021 Pukul memandang berita fatwa MUI tentang 15:48 WIB vaksin AstraZeneca sebagai keharusan Editor : Zen Teguh yang harus dijalankan oleh masyarakat, hal Define itu dapat dilihat dari cara Kompas. Kompas. endefinisian membingkai berita-berita tersebut di point Problem Define problem yang disajikan oleh iNews. id yaitu. Vaksinasi virus Covid-19 menambahkan data-data penguat seperti penegas-penegas dari para tokoh, dan terutama soal bahan pembuatan vaksin. fakta-fakta tentang vaksin AstraZeneca. Diagnose penambahan data penegas yang dihadirkan Kompas. Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Diagnose Causes yang disajikan khalayak menghilangkan keraguan tentang oleh iNews. id yaitu. Komisi Fatwa Majelis vaksin AstraZeneca. Ulama Treatement Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Dalam Indonesia (MUI) vaksin asal perusahaan farmasi inggris. AstraZeneca yang bakal digunakan untuk program vaksinasi covid-19 pemerintah Kompas. haram sebab mengandung unsur babi memberikan solusi agar masyarakat ikut dalam pembuatannya. Make Moral Judgement (Membuat AstraZeneca. Seleksi Keputusan Mora. Make Moral Judgement Kompas. com yaitu isu-isu MUI yang disajikan oleh iNews. id yaitu. MUI tetap memberikan lampu hijau penggunaan AstraZeneca, sedangkan penonjolan aspek- AstraZeneca 18https://w. id/news/nasional/mui- astrazeneca-haram-tapi-boleh-digunakan. VOL. 3 NO. diakses pada tanggal 24 September 2021 pukul 15:48 WIB. Page 38 / 77 mengendalikan Make Moral Judgement (Membuat (SARS-CoV-. di Indonesia. Keputusan Mora. Treatement Make Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Moral Judgement disajikan oleh iNews. id yaitu. Terkait halal Treatement Recommendation yang atau haramnya vaksin astraZeneca, yang disajikan oleh iNews. id yaitu. Vaksin perlu diperhatikan adalah fatwa MUI AstraZeneca memang mengandung unsur mengenai kebolehan menggunakan vaksin. vaksin dari babi, sehingga hukumnya Sedangkan Namun boleh digunakan karena AstraZeneca, dalam kondisi darurat untuk mencegah bahaya pandemi Covid-19. Harbuwono untuk menjelaskannya. Analisis Framing Berita 2 iNews. Treatement Judul: AuPolemik Wapres: Vaksin Astrazeneca. Dipersoalkan MaAoruf Dante Saksono Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Bukan Kehalalan Tapi KebolehanAy19 Publikasi: Senin, 22 Maret 2021 Pukul Treatement 13:28 WIB disajikan oleh iNews. id yaitu. Vaksin Editor : Nur Ichsan Yuniarto AstraZeneca Sudah mulai didistribusikan Define ke beberapa daerah. Problem . endefinisian Recommendation Analisis Framing Berita 3 iNews. Define problem yang disajikan oleh Judul: Audi Depan Presiden Jokowi. MUI iNews. id yaitu. Pemerintah buka suara Jatim HalalAy20 Pastikan Vaksin AstraZeneca AstraZeneca yang mengandung enzim Publikasi: Senin, 22 Maret 2021 Pukul tripsin dari babi. 14:10 WIB Diagnose Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Diagnose Causes yang disajikan Editor : Ihya Ulumuddin Define Problem . endefinisian oleh iNews. id yaitu. Wakil Presiden RI. Define problem yang disajikan oleh Ma'ruf Amin, mengatakan bahwa yang iNews. id yaitu. Majelis Ulama Indonesia seharusnya dipersoalkan adalah boleh atau (MUI) Jawa Timur (Jati. memastikan tidaknya, bukan halal atau haramnya vaksin AstraZeneca. 19 https://lampung. id/berita/polemik- 20https://jatim. id/berita/di-depan- vaksin-astrazenca-wapres-yang-dipersoalkanbukan-kehalalan-tapi-kebolehan, diakses pada tanggal 24 September 2021 Pukul 13:28 WIB. presiden-jokowi-mui-jatim-pastikan-vaksinastrazeneca-halal, diakses pada tanggal 24 September 2021 pukul 14:10 WIB. VOL. 3 NO. AstraZeneca Page 39 / 77 b. Diagnose Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Editor : Ihya Ulumuddin Define Diagnose Causes yang disajikan Problem . endefinisian oleh iNews. id yaitu. Ketua MUI Jatim KH Define problem yang disajikan oleh Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan iNews. id yaitu. Majelis Ulama Indonesia dihadapan presiden Jokowi bahwa MUI (MUI) Jatim sudah melakukan kajian terhadap mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin vaksin AstraZeneca dan hasilnya hukum AstraZeneca. vaksin tersebut halalan thayyiban. Diagnose Make Moral Judgement (Membuat Timur Causes (Jati. (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Keputusan Mora. Make Jawa Diagnose Causes yang disajikan Moral Judgement oleh iNews. id yaitu. Ketua komisi fatwa disajikan oleh iNews. id yaitu. Sudah MUI AstraZeneca mengatakan, vaksin covid-19 yang dalam dimanfaatkan untuk program vaksinasi rangkaian uji penemuan dan produksinya Sebab Jatim Makruf menjaga jiwa dan keselamatan masyarakat. Treatement . stihalah/istihla. adalah halal dan tidak Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Treatement Recommendation yang disajikan oleh iNews. id yaitu. Jokowi Chozin Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Mora. mengatakan bahwa para kiai dan pengasuh Make Moral Judgement pondok pesantren di Jatim siap untuk disajikan oleh iNews. id yaitu. Makruf menerima vaksinasi AstraZeneca. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan di Jatim AstraZeneca. Selain itu makruf juga sudah sudah siap untuk mensukseskan program menjelaskan perbedaan fatwa yang terjadi antara MUI Jatim dan MUI pusat. Analisis Framing Berita 4 iNews. Treatement Judul: AuMUI Jatim Resmi Keluarkan MUI Jatim Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Fatwa Halal Vaksin AstraZeneca. Ini Treatement Recommendation yang penjelasannya!21 disajikan oleh iNews. id yaitu. Perbedaan Publikasi: Senin, 22 Maret 2021 Pukul 15:25 WIB dikeluarkan MUI Jatim dan MUI pusat 21https://jatim. id/berita/mui-jatim- astrazeneca-ini-penjelasannya, diakses pada tanggal 24 September 2021 pukul 15:25 WIB. resmi-keluarkan-fatwa-halal-vaksin- VOL. 3 NO. AstraZeneca Page 40 / 77 kesimpulan akhirnya adalah sama-sama kompeten dan terpercaya, tentang adanya bahaya . isiko fata. , jika tidak segera Analisis Framing Berita 5 iNews. Judul: Au 5 Alasan MUI Berikan Fatwa Ketersediaan vaksin Covid-19 yang halal Terkait Vaksin Covid-19 AstraZenecaAy22 dan suci tidak mencukupi guna ikhtiar Publikasi: Selasa, 23 Maret 2021 Pukul mewujudkan kekebalan kelompok (Herd 15 WIB Immunit. Ada jaminan keamanan Editor : Dyah Ayu Pamela Define Problem . endefinisian Covid-19. Pemerintah tidak memiliki keleluasaan memilih jenis vaksin Covid-19, mengingat Define problem yang disajikan oleh iNews. id yaitu. Vaksin AstraZeneca aman Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah Treatement Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Treatement Recommendation yang No. tahun 2021 terkait mewajibkan umat Islam berpartisipasi vaksin Covid-19 AstraZeneca yang saat ini dalam program vaksinasi Covid-19 yang diperbolehkan . Diagnose Causes keterbatasan vaksin yang tersedia. (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. iNews. MUI mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah Covid-19. Diagnose Causes yang disajikan Analisis Framing Berita 5 iNews. oleh iNews. id yaitu. Pemerintah Indonesia Judul: AuImbau Masyarakat Tak Ragu mendapat isu miring terkait dengan varian Gunakan Vaksin AstraZeneca. Wamenag: baru vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca. Sudah Dapat Fatwa MUIAy23 Make Moral Judgement (Membuat Publikasi: Selasa, 23 Maret 2021 Pukul Keputusan Mora. Make Moral 54 WIB Judgement disajikan oleh iNews. id yaitu. Lima alasan MUI Define Problem . endefinisian Define problem yang disajikan oleh Indonesia. Ada kebutuhan kondisi yang iNews. id yaitu. Wakil Menteri Agama mendesak dan menduduki kondisi darurat (Wamena. syarAoi. Ada keterangan dari ahli yang mengimbau masyarakat Indonesia tidak https://w. id/lifestyle/health/5alasan-mui-berikan-fatwa-terkait-vaksincovid-19-astrazeneca, diakses pada tanggal 24 September pukul 14:15 WIB. 23https://w. id/news/nasional/imbau VOL. 3 NO. AstraZeneca Editor : Muhammad Fida Ul Haq Zainut Tauhid Sa'adi -masyarakat-tak-ragu-gunakan-vaksinastrazeneca-wamenag-sudah-mendapat-fatwamui, diakses pada tanggal 24 September pukul 45 WIB. Page 41 / 77 ragu menggunakan vaksin AstraZeneca. Diagnose Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. Media online iNews. id membingkai berita yang berkaitan dengan fatwa MUI tentang vaksin AstraZeneca yaitu dari segi Diagnose Causes yang disajikan oleh hukumnya, hal itu bisa dilihat pada point iNews. id yaitu. Vaksin AstraZeneca sudah diagnodse causes yang disajikan iNews. yaitu tentang hukum vaksin AstraZeneca Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan izin darurat dari yang difatwakan oleh MUI. Badan Pengawas Obat dan Makanan . Make Moral Judgement (Membuat (BPOM) untuk digunakan. Keputusan Mora. Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Mora. Make Moral Media online iNews. id memandang berita yang berkaitan dengan fatwa MUI Judgement AstraZeneca disajikan oleh iNews. id yaitu. Zainut khalayak boleh saja mengikuti program tersebut dan boleh saja tidak. Hal itu terlihat dari cara iNews. id memframe digunakan karena ada unsur kedaruratan dan kebutuhan syar'i yang mendesak. Mengalir begitu saja tanpa ada penekanan- Treatement penekanan yang khusus. Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Treatment Treatement Recommendation yang disajikan oleh iNews. id yaitu. Wamenag AstraZeneca. Recommendation (Menekankan Penyelesaia. Dalam mengimbau kepada seluruh masyarakat recommendation iNews. id memberikan Indonesia untuk ikut mendukung program solusi kepada masyarakat untuk ikut serta terbebas dari virus Corona. vaksin AstraZeneca halal dan aman. Hasil analisis framing berita yang Seleksi berkaitan dengan fatwa MUI tentang iNews. id yaitu AstraZeneca, sedangkan penonjolan aspek- AstraZeneca iNews. id yaitu: Define hal-hal terkait aspek tertentu yang dikemas oleh iNews. Problem (Pendefinisian Masala. yaitu tentang hukum vaksin AstraZeneca yang difatwakan oleh MUI. Frame yang dipilih oleh iNews. Perbedaan Frame Terjadi dalam point define problem yaitu hal-hal antara Media Online Kompas. terkait vaksin AstraZeneca. dan iNews. Diagnose Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masala. VOL. 3 NO. Setelah peneliti melakukan analisis berita-berita Page 42 / 77 berhubungan dengan fatwa MUI tentang Kompas juga memandang berita fatwa vaksin AstraZeneca edisi Maret 2021. MUI tentang vaksin AstraZeneca sebagai keharusan yang seakan harus dijalankan Kompas. com dan iNews. id yaitu: oleh masyarakat. Kemudian dalam point Perbedaan yang terjadi terletak pada treatment recommendation Kompas. memberikan solusi agar masyarakat ikut Kompas. com mengframe berita seakan- AstraZeneca. Seleksi AstraZeneca, hal itu bisa dilihat dari cara Kompas. com yaitu isu-isu MUI yang Kompas. data-data penguat seperti penegas-penegas dari para AstraZeneca tokoh, dan fakta-fakta tentang vaksin AstraZeneca. penambahan data penegas Indonesia. yang dihadirkan Kompas. com seakan bisa Berbeda iNews. AstraZeneca Kompas. keraguan tentang vaksin AstraZeneca, berkaitan dengan fatwa MUI tentang sehingga khalayak seakan digiring untuk vaksin AstraZeneca dari segi hukum, hal itu berpartisipasi dalam program vaksinasi bisa terlihat pada point diagnodse causes AstraZeneca. Sedangkan frame berita yang yang disajikan iNews. id, yaitu tentang dilakukan media iNews. id menimbulkan efek frame yang seakan hanya memandang AstraZeneca memandang berita yang berkaitan dengan fatwa MUI tentang vaksin AstraZeneca sebagai sesuatu yang bermanfaat untuk AstraZeneca media Kompas. recommendation iNews. id memberikan KESIMPULAN solusi kepada masyarakat untuk ikut serta telah peneliti ulas, maka dapat diambil iNews. frame yang khusus seperti yang dilakukan Dari beberapa pembahasan yang MUI. vaksin AstraZeneca halal dan aman. kesimpulan sebagai berikut. Kompas. Seleksi isu yang dipilih oleh iNews. membingkai berita fatwa MUI tentang yaitu hal-hal terkait vaksin AstraZeneca, vaksin AstraZeneca dari segi hukum. Hal itu bisa dilihat pada poin diagnose cause, tertentu yang dikemas oleh iNews. id yaitu Kompas. tentang hukum vaksin AstraZeneca yang penjelasan hukum penggunaan vaksin AstraZeneca yang nyatanya di perbolehkan. VOL. 3 NO. aspek-aspek difatwakan oleh MUI. Perbedaan frame yang terjadi antara Page 43 / 77 media Kompas. com dan iNews. id terletak Antow. Angelina F. AyPengaruh pada efek frame yang akan dihasilkan. Layanan Online Shop (Belanja Onlin. Kompas. com mengframe berita seakan- terhadap Konsumerisme Siswa SMA Negeri 9 manado. Ay Jurnal: Acta Diurna Komunikasi, 5, . AstraZeneca, sedangkan frame berita yang Boer. Kheyene Molekandella, dipilih iNews. id efek frame yang dihasilkan . Pemberitaan Generasi Milenial dan AstraZeneca Pemerintah Media adanya penekanan frame yang khusus AyAnalisis Terkait Online. Ay Framing Covid-19 Jurnal Ilmu Komunikasi, 4 . Rahayu. Rochani Nani dan Sensusiyati. AuVaksin Covid-19 di Indonesia: Kompas. Analisis Berita Hoax. Ay Jurnal Ekonomi. Sosial, & Humaniora, 2 . REFERENSI