Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Volume 20. Nomor 2. Desember 2025: 41-49 https://jurnal. univpgri-palembang. id/index. php/ikan CATATAN PERTAMA Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. DI PULAU MENDANAU. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG First Record of Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. on Mendanau Island. Bangka Belitung Archipelago Agus Budi Santoso1. Tiara Puspa Anjani1. Olivia Khanati1. Dona Lista1. Eva Lestari1. Lindiatika1. Ardiansyah Kurniawan1* Prodi Akuakultur. Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan. Universitas Bangka Belitung *Corresponding author: ardianturen@yahoo. ABSTRAK Kepulauan Bangka Belitung memiliki kekayaan ikan natif dan endemik yang tinggi. Belum semua wilayah di kepulauan ini telah teridentifikasi iktiofaunanya. Salah satu spesies ikan air tawar natif populer adalah Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. dari famili Cyprinidae yang memiliki sebaran luas di Paparan Sunda. Spesies dengan nama dagang internasional Blue line rasbora telah lama menjadi salah satu jenis ikan hias yang diimpor Amerika Serikat dari Asia. Di Kepulauan Bangka Belitung, spesies ini memiliki catatan keberadaannya di Pulau Bangka dan Belitung. Namun belum pernah diidentifikasi keberadaannya di Pulau Mendanau yang berada di antara Pulau Bangka dan Belitung. Ekplorasi R. enthovenii di Pulau Mendanau bertujuan untuk melaporkan catatan pertama keberadaannya di Pulau Mendanau dan menambah informasi mengenai distribusi Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus tahun 2024. Proses ekplorasi ikan dilakukan pada perairan umum air tawar yang berada di Pulau Mendanau. Kabupaten Belitung. Identifikasi ikan menggunakan karakter morfologi pada morfometrik menggunakan aplikasi TPSDig dan meristik pada jari-jari sirip dan Keberadaan R. einthovenii ditemukan pada perairan umum di Pulau Mendanau. Spesimen yang ditemukan di Pulau Mendanau memiliki karakter morfometrik panjang total 5,35 A 0,24 cm dan panjang standar 4,37 A 0,13 cm. Pemastian spesies R. einthovenii melalui karakter meristiknya D. II. II. 16, dan LL. Publikasi ini menjadi catatan pertama R. einthovenii di Pulau Mendanau. Temuan ini menambah informasi distribusi geografis spesies ini di Kepulaua Bangka Belitung dan Indonesia. Keberadaannya di pulau kecil seperti Pulau Mendanau menunjukkan kemampuan adaptasi ikan yang tinggi. Kehadiran R. einthovenii dapat menjadi alternatif sumber asal broodstock pada domestikasinya. Kata Kunci: Bangka Belitung. Geografis. Mendanau. Rasbora einthovenii. ABSTRACT The Bangka Belitung Islands possess a high diversity of native and endemic freshwater fish species. However, not all areas within the archipelago have been explored for their ichthyofaunal composition. One of the popular native freshwater fish species is Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. of the family Cyprinidae, which has a wide distribution across the Sunda Shelf. This species, internationally known as the Blue Line Rasbora, has long been among the ornamental fish exported from Asia to the United States. In the Bangka Belitung Islands. einthovenii has previously been recorded on Bangka and Belitung Islands, but not yet on Mendanau Island, which lies between the two. The exploration of R. e-ISSN 2620-4622 p-ISSN 1693-6442 Catatan Pertama Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. Di Pulau Mendanau. Agus Budi Santoso et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember: 41-49 einthovenii on Mendanau Island aimed to report the first record of its occurrence there and to provide additional information on its geographic distribution. The study was conducted from July to August 2024 in freshwater public waters of Mendanau Island. Belitung Regency. Species identification was carried out based on morphological characteristics through morphometric analysis using TPSDig software and meristic counts of fin rays and the lateral line. The presence of R. einthovenii was confirmed in freshwater habitats on Mendanau Island. The specimens exhibited morphometric characteristics with a total length 35 A 0. 24 cm and a standard length of 4. 37 A 0. 13 cm. Species confirmation was based on meristic characters: D. II. II. 16, and LL. This publication represents the first record of R. einthovenii from Mendanau Island. The finding expands the known geographic distribution of this species in the Bangka Belitung Islands and Indonesia. Its occurrence on a small island such as Mendanau demonstrates the speciesAo high adaptive The presence of R. einthovenii also suggests its potential as an alternative source of broodstock for domestication programs. Keywords: Bangka Belitung. Geographic. Mendanau. Rasbora einthovenii. PENDAHULUAN Kepulauan Bangka Belitung memiliki kekayaan ikan natif dan endemik yang tinggi. Berbagai riset eksplorasi ikan air tawar menemukan keanekagaraman iktiofauna yang tinggi. Salah satu ikan natif populer di gugusan kepulauan ini adalah Rasbora einthovenii. Tampilannya menjadikannya sebagai ikan hias. Bahkan spesies ini diperdagangkan secara global sebagai ikan hias dengan nama dagang Blue line rasbora (Chapman et al. , 1. Spesies ini juga disebut Brilliant Rasbora atau Slender Rasbora dalam perdagangan Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. merupakan ikan air tawar berukuran kecil dari famili Cyprinidae yang tersebar luas di sungaisungai dataran rendah dan hutan rawa di wilayah Asia Tenggara, terutama di Sumatra. Kalimantan, dan Semenanjung Malaya. Meskipun geografis yang cukup luas, catatan kehadiran spesies ini masih terbatas dan umumnya berasal dari wilayah yang telah banyak diteliti. Di Kepulauan Bangka Belitung, spesies ini memiliki catatan keberadaannya di Pulau Bangka dan Belitung. Temuan di Pulau Bangka telah dikonfirmasi oleh Syarif et al. , . Reza et al. , . , dan Khasana et al. Bahkan spesies ikan ini juga ditemukan populasinya pada kolong bekas tambang timah dengan keasaman air yang tinggi (Kurniawan et al. , 2. Sementara keberadaan di Pulau Belitung terdapat pada temuan Erika et al. , . dalam eksplorasinya di Sungai Lenggang. Selain Bangka dan Belitung, terdapat pulau besar yang potensial menjadi habitat ikan-ikan natif dan endemik Kepulauan Bangka Belitung, yaitu Pulau Mendanau. Pulau Mendanau merupakan salah satu pulau besar di luar Pulau Belitung yang berada di wilayah administrasi Kabupaten Belitung yang berada di antara Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Pulau ini memiliki luas wilayah 097,18 ha (Akhrianti et al. , 2. Tidak seperti daratan Pulau Bangka dan Belitung. Pulau Mendanau tidak memiliki pertambangan timah. Kondisi ini menjadikan keaslian perairan tawarnya terjaga dari kerusakan eksistem akibat kekeruhan yang dihasilkan penambangan Pada wilayah-wilayah yang tidak umumnya memiliki keanekaragaman ikan lokal yang tinggi (Khanati et al. , 2. Minimnya kegiatan manusia yang berdampak pada perairan darat di Pulau Mendanau menjadikan perairan umum di Catatan Pertama Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. Di Pulau Mendanau. Agus Budi Santoso et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember: 41-49 pulau ini potensial sebagai habitat ikanikan natif termasuk Rasbora einthovenii. Namun hingga saat ini belum pernah ada publikasi dan riset yang mengidentifikasi keberadaan ikan air tawar di Pulau Mendanau. Sebagian besar riset dari pulau ini mengerucut pada pemanfaatan perikanan tangkap dan Minimnya pemanfaatan lahan darat selain perkebunan, memungkinkan untuk ditemukannya habitat-habitat alami yang menjadi rumah bagi ikan natif dan endemik Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini direncanakan untuk mengeksplorasi ikan R. einthovenii yang terdapat pada lokasi-lokasi perairan tawar di Pulau Mendanau. Diharapkan temuan dalam penelitian ini dapat melaporkan catatan pertama keberadaan R. di Pulau Mendanau, sekaligus menambah informasi mengenai distribusi geografis spesies ini dan menekankan pentingnya eksplorasi keanekaragaman hayati pada ekosistem perairan tawar yang masih kurang terdata. METODE PENELITIAN Pelaksanaan dilakukan pada bulan Juli-Agustus tahun Kegiatan penelitian diawali dengan proses ekplorasi ikan di perairan di Pulau Mendanau. Belitung pada kordinat 2A53Ao25. 4Ay S 107A26Ao30. 0Ay E (Gambar . Gambar 1. Lokasi sampling R. einthovenii di Pulau Mendanau Spesies ikan dengan ciri R. einthovenii yang ditemui difoto dan diamati secara morfologi dalam kondisi hidup di lokasi sampling. Identifikasi menggunakan karakter morfologi yang dimiliki oleh masing-masing spesies ikan yang didapatkan. Pengamatan karakter morfometrik mengacu pada Syarif dan Prasetiyono . dan pengamatan karakter meristik mengacu pada Kottelat et al. , . serta Weber dan Beaufort . Pengamatan meristik meliputi jumlah jari-jari pada sirip punggung . , sirip dubur . , sirip perut . , sirip dada . , sirip ekor . dan gurat sisi . inea laterali. dengan mengunakan teknik hitung secara Pengamatan menggunakan software TpsDig pada 25 karakter yaitu: panjang total, panjang standar, panjang kepala, tinggi kepala, tinggi badan, tinggi batang ekor, diameter mata, jarak mata ke tutup insang, jarak mulut ke mata, jarak mulut ke pangkal sirip dorsal, jarak mulut ke pangkal sirip pectoral, jarak mulut ke pangkal sirip ventral, jarak sirip dorsal ke pangkal sirip caudal, jarak sirip ventral ke pangkal sirip anal, jarak sirip anal ke pangkal sirip Catatan Pertama Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. Di Pulau Mendanau. Agus Budi Santoso et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember: 41-49 caudal, panjang dasar sirip dorsal, tinggi sirip dorsal, panjang dasar sirip pectoral, tinggi sirip pectoral, panjang dasar sirip anal, tinggi sirip anal, panjang dasar sirip ventral, tinggi sirip ventral, panjang dasar sirip caudal, dan tinggi sirip caudal. Hasil dari analisa karakter meristik dan HASIL DAN PEMBAHASAN Pada lokasi sampling di Pulau Mendanau. Rasbora mendominasi dibandingkan spesies ikan lainnya (Gambar . Berdasarkan hasil pengamatan karakteristik morfologi Rasbora einthovenii asal Pulau Mendanau yang memiliki ciri fisik bentuk tubuh yang ramping memanjang dan bentuk kepala hampir segitiga. Tubuh bagian atas memiliki warna coklat tua, bagian bawah kekuningan dan dipisahkan oleh pita hitam memanjang dari moncong hingga ujung sirip ekor, terletak di bawah tengah badan dan melengkung ke bawah dengan pinggiran yang tidak rata. Sampel ikan asal Pulau Mendanau, secara visual memiliki kesamaan morfologi terhadap Rasbora einthovenii sebagaimana dideskripsikan oleh Weber dan Beaufort . yaitu memiliki ciri tubuh bagian atas berwarna coklat tua, bagian bawah kekuningan dan dipisahkan oleh pita hitam memanjang dari moncong hingga ujung sirip ekor. Gambar 2. Rasbora einthovenii yang ditemukan di Pulau Mendanau. Tabel 1. Morfometrik R. einthovenii asal Pulau Mendanau. No Karakter Panjang . Panjang Total 5,35 A 0,24 Panjang Standar 4,37 A 0,13 Panjang Kepala 4,37 A 0,13 Tinggi Kepala 0,77 A 0,06 Tinggi Badan 1,09 A 0,04 Tinggi Batang Ekor 0,56 A 0,02 Diameter mata 0,33 A 0,02 Jarak Mata ke Tutup Insang 0,54 A 0,01 Jarak Mulut ke Mata 0,22 A 0,04 10 Jarak Mulut ke Pangkal Sirip Dorsal 2,30 A 0,14 11 Jarak Mulut ke Pangkal Sirip Pektoral 1,14 A 0,25 12 Jarak Mulut ke Pangkal Sirip Ventral 2,13 A 0,11 13 Jarak Sirip Dorsal ke Pangkal Sirip Caudal 1,46 A 0,06 14 Jarak Sirip Ventral ke Pangkal Sirip Anal 0,48 A 0,13 15 Jarak Sirip Anal ke Pangkal Sirip Caudal 0,79 A 0,08 16 Panjang Dasar Sirip Dorsal 0,59 A 0,08 Catatan Pertama Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. Di Pulau Mendanau. Agus Budi Santoso et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember: 41-49 Karakter Tinggi Sirip Dorsal Panjang Dasar Sirip Pektoral Tinggi Sirip Pektoral Panjang Dasar Sirip Anal Tinggi Sirip Anal Panjang Dasar Sirip Ventral Tinggi Sirip Ventral Panjang Dasar Sirip Caudal Tinggi Sirip Caudal Panjang . 0,91 A 0,01 0,20 A 0,01 0,89 A 0,10 0,53 A 0,09 0,74 A 0,03 0,42 A 0,04 0,65 A 0,03 0,67 A 0,04 1,02 A 0,01 Ikan Rasbora enthovenii asal Pulau Mendanau pada pengukuran morfometrik rata-rata panjang total 5,35 A 0,24 cm dan panjang standar 4,37 A 0,13 cm (Tabel . Hasil ini berbeda dengan penelitian Syarif dan Prasetiyono . yang memperoleh data panjang R. enthovenii sebesar 3,77 A 0,19 cm. Timbulnya perbedaan ukuran ikan diduga disebabkan oleh pakan yang tersedia di alam. Hal ini didukung pernyataan Muttaqin et al. , . , bahwa ukuran ikan yang berbeda disebabkan oleh jumlah pakan yang masuk, serta kandungan nutrien yang ada di perairan. Spesies R. einthovenii dapat dipastikan melalui karakter meristik. Pada pengamatan meristik, ikan teridentifikasi memiliki 2 jari-jari keras dan 7 jari-jari lemah pada sirip punggung, 3 jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah sirip anal, dan 16 jari-jari lemah sirip caudal. Linea literalis ikan berjumlah 30 sisik (Tabel . Tabel 2. Karakter Meristik R. einthovenii asal Pulau Mendanau Karekter Hasil perhitungan 1 Jari-jari Sirip Dorsal II. 2 Jari-jari Sirip Anal i. 3 Jari-jari Sirip Ventral II. 4 Jari-jari Sirip Pektoral 5 Jari-jari Sirip Caudal 6 Linea Leteralis LL. * Weber dan Beaufort . Kottelat et al. , . Pola ini sesuai dengan deskripsi diagnostik R. einthovenii yang dilaporkan oleh Kottelat . dan Weber dan Beaufort . dalam kajian taksonomi ikan air tawar Asia Tenggara, yakni memiliki dua jari-jari keras dan tujuh jarijari lemah pada sirip punggung, tiga jarijari keras dan lima jari-jari lemah pada sirip anal, serta sekitar 30Ae32 sisik pada Karakter membedakan R. einthovenii dari spesies congeners seperti R. elegans dan R. borapetensis yang memiliki variasi pada jumlah jari-jari lemah sirip punggung . Ae . dan jumlah sisik linea lateralis lebih dari 32 (Rainboth, 1. Kesamaan hasil Karakter Literatur II. II. LL. 29-321,2 meristik antara spesimen dari Pulau Mendanau dan deskripsi referensial menunjukkan bahwa individu yang ditemukan termasuk dalam spesies R. einthovenii dengan tingkat kesesuaian morfologi yang tinggi. Selain sebagai penentu identitas mencerminkan variasi geografis dan adaptasi populasi terhadap kondisi lingkungan perairan (Nelson et al. , 2. Jumlah jari-jari sirip dan sisik lateral yang konsisten dengan spesimen dari Bangka dan Belitung (Akhrianti & Gustomi, 2. mengindikasikan bahwa populasi di Pulau Mendanau kemungkinan berasal Catatan Pertama Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. Di Pulau Mendanau. Agus Budi Santoso et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember: 41-49 berkesinambungan di wilayah Paparan Sunda. Stabilitas karakter meristik ini menegaskan bahwa spesies memiliki kemampuan adaptasi morfologis terhadap perairan tawar pulau kecil dengan tekanan ekologis terbatas. Dengan demikian, temuan ini tidak hanya memperkuat identifikasi taksonomi R. tetapi juga menambah informasi penting tentang keseragaman karakter populasi spesies ini di Kepulauan Bangka Belitung dan potensi adaptasinya terhadap variasi habitat perairan tawar insulaR. Temuan R. einthovenii di Pulau Mendanau merupakan catatan pertama keberadaan spesies ini di pulau tersebut, yang sebelumnya hanya dilaporkan dari Pulau Bangka dan Pulau Belitung (Akhrianti & Gustomi, 2018. Hadiaty & Wirjoatmodjo, 2. Kehadiran spesies ini di pulau kecil di antara dua pulau adanya konektivitas historis perairan tawar di wilayah Paparan Sunda selama masa glasial, yang memungkinkan persebaran spesies secara alami (Kottelat. Selain itu, kemampuannya beradaptasi pada habitat air tawar pulau kecil menegaskan daya toleransi ekologis yang tinggi terhadap variasi kondisi lingkungan, seperti pH, kejernihan air, dan ketersediaan vegetasi riparian. Catatan pertama di Pulau Mendanau juga dikuatkan dengan peta distribusi spesies Rasbora einthovenii berdasarkan Gbif. org (Gambar . , belum ada tercatat penemuannya di Pulau Mendanau. Catatan terdekat berada di Pulau Belitung. Rasbora einthovenii merupakan spesies natif Sundaland yang memiliki sebaran yang luas di Kalimantan. Sumatera, dan Semenanjung Malaya (Gambar . Penemuan terdekat R. einthovenii terdapat di Pulau Belitung (Erika et al. , 2. pulau besar terdekat dengan Pulau Mandanau. Gambar 3. Sebaran catatan penemuan Rasbora einthovenii . Populasi ikan ini mendominasi pada habitatnya di Pulau Mendanau dengan banyaknya tangkapan baik menggunakan bubu maupun tanggok. Kelimpahan populasi R. einthovenii yang tinggi juga ditemui pada perairan umum di Pulau Belitung. Kalimantan dan Semenanjung Malaya (Erika et al. , 2018. Zakaria et al. dan Haryono, 2. Keberadaan dan tingginya populasi di pulau kecil seperti Pulau Mendanau menunjukkan kemampuan adaptasi ikan yang tinggi. Rasbora einthovenii, sering disebut sebagai ikan seluang oleh masyarakat lokal di Bangka dan Belitung, juga ditemukan pada perairan kolong yang memiliki perairan yang cenderung asam (Kurniawan et al. , 2. Bahkan spesies Catatan Pertama Rasbora einthovenii (Bleeker, 1. Di Pulau Mendanau. Agus Budi Santoso et al. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. Vol. Desember: 41-49 ini masih mampu tumbuh saat berada pada air dengan pH rendah ekstrim (Irawan et al. , 2. Ketahanan dan kemampuan adaptasi ini yang dinilai berperan pada kemampuannya bermigrasi pada wilayah yang luas. Spesies dengan nama dagang internasional Blue line rasbora telah lama menjadi salah satu ikan hias yang diimpor Amerika Serikat dari Asia (Chapman et , 1. Distribusi lintas benua pada spesies ini yang telah lama terjadi, memungkinkan ekploitasi berlebihan seiring meningkatnya permintaan pasaR. Proses domestikasi R. einthovenii yang dirintis Syarif & Prasetiyono . Irawan et al. , . , dan Ravelia et al. dapat menjadi jalan spesies ini menuju proses produksinya dalam Kehadiran R. einthovenii dari beberapa pulau berbeda memberikan SIMPULAN Keberadaan R. einthovenii di Pulau Mendanau dilaporkan pertama kali pada publikasi ini. Spesimen yang ditemukan di Pulau Mendanau memiliki karakter morfometrik panjang total 5,35 A 0,24 cm dan panjang standar 4,37 A 0,13 cm. Pemastian spesies R. einthovenii melalui karakter meristiknya D. II. II. 16, dan LL. Temuan ini menambah informasi distribusi geografis spesies ini di Indonesia. DAFTAR PUSTAKA Akhrianti. Franto. Nurtjahya. Syari. Deteksi Perubahan Tutupan Lahan Menggunakan Citra Landsat ETM (Enhanced Thematic Mappe. Multi Temporal di Pesisir Utara Pulau Mendanau dan Pulau Batu Dinding. Kabupaten Belitung. Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 12. , 53-60. Project Final Report. University of Florida. Akhrianti. , & Gustomi. Identification of biodiversity and potential freshwater fishes in Bangka Island. Jurnal Akuatik: Sumberdaya Perairan, 12. , 75Ae83. Chapman. Fitz-Coy. Thunberg, . Rodrick. Adams. , & Andre. An analysis of the United States America international trade in ornamental fish. SARAN Identifikasi dapat ditingkatkan lebih einthovenii di Pulau Mendanau dengan pulau lainnya di Paparan Sunda. UCAPAN TERIMA KASIH