TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 DOI : 10. 34010/telekontran. TELEKONTRAN, VOL. NO. APRIL 2023 p-ISSN : 2303 Ae 2901 e-ISSN : 2654 Ae 7384 Prototipe Turntable Otomatis dengan Kontroller PWM Motor DC Berbasis Arduino Uno R3 Prototype Automatic Turntable with Controller PWM Motor DC Based on Arduino Uno R3 Akbar Nur Apriyanto*. Gaguk Pratama Yudha. Mohammad Erik Echsony. Adiratna Ciptaningrum Politeknik Negeri Madiun. Jl. Serayu No. Pandean. Taman. Pandean. Kec. Taman. Kota Madiun. Jawa Timur Email* : akbar@pnm. Abstrak - Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang penting dalam sektor transportasi. Dalam operasinya, terdapat kebutuhan yang signifikan untuk menggunakan turntable, ang merupakan suatu perangkat yang memungkinkan erputaran lokomotif dan gerbong. Namun, saat ini masih terdapat kesenjangan antara kebutuhan tersebut dan penggunaan turntable yang masih manual, sehingga terdapat kebutuhan yang mendesak untuk mengembangkan prototipe otomatis dengan kontroller PWM Motor DC berbasis Arduino Uno R3 untuk mengontrol putaran turntable secara otomatis. Prototipe ini menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi kehadiran objek, terutama lokomotif, dan meresponsnya dengan menggerakkan motor DC untuk memutar turntable. Komponen lain yang digunakan meliputi LED RGB. LCD, buzzer, dan I2C, dengan merancang dan mengimplementasikan sistem kendali yang sesuai serta melakukan pengujian untuk mengukur performa dan kinerja prototipe. Penggunaan kontroller PWM pada Arduino Uno R3 memungkinkan pengaturan kecepatan putaran motor DC dengan baik. Prototipe ini dapat mendeteksi kehadiran objek dengan menggunakan sensor ultrasonik yang bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang ultrasonik. Durasi pantulan gelombang ultrasonik diukur dan dikonversi menjadi jarak sebenarnya menggunakan rumus yang telah ditentukan. Selama pengujian, prototipe menunjukkan respons yang cepat dan akurat terhadap deteksi Faktor konversi ini dihasilkan berdasarkan kecepatan suara sekitar 343 m/s dalam udara dan membagi dengan faktor skala 2 untuk menghitung jarak satu arah. Penggunaan sensor ultrasonik dalam prototipe ini memiliki peran penting dalam mendeteksi kehadiran objek. Dengan konversi durasi pantulan gelombang ultrasonik menjadi jarak sebenarnya menggunakan rumus yang tepat, prototipe dapat memberikan hasil pengukuran jarak yang akurat, sehingga memungkinkan prototipe untuk merespons kehadiran objek dengan tepat dan menjalankan fungsi kendali turntable secara otomatis. Kata kunci: prototipe, turntable otomatis, kontroler PWM, motor DC. Arduino Uno R3. Abstract - The railway is one of the transportations used in Indonesia. It requires maintenance of facilities and infrastructure such as turntables. Turntable serves to change the direction of the train by rotating. This research aims to develop an automatic prototype with a PWM Motor DC controller based on Arduino Uno R3 to control the rotation of the turntable automatically. This prototype uses ultrasonic sensors to detect the presence of objects, especially locomotives, and responds by driving a DC motor to rotate the turntable. Other components used include RGB LEDs. LCD, buzzer, and I2C. This research is conducted by designing and implementing a suitable control system and conducting tests to measure the performance and performance of the prototype. An automatic prototype with a PWM motor controller based on Arduino Uno R3 was successfully developed and tested in this research. The use of the PWM controller on the Arduino Uno R3 allows for good regulation of the DC motor rotation speed. This prototype can detect the presence of objects using ultrasonic sensors that work based on the principle of ultrasonic wave reflection. The duration of the ultrasonic wave reflection is measured and converted into the actual distance using a predetermined formula. During testing, the prototype showed a fast and accurate response to object detection. This conversion factor is generated based on the speed of sound of about 343 m/s in air and dividing by a scale factor of 2 to calculate the one-way distance. In conclusion, the use of ultrasonic sensors in the automatic turntable prototype has an important role in detecting the presence of objects. With the conversion of ultrasonic wave reflection duration into actual distance using the right formula, the prototype can provide accurate distance measurement results. TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 The use of ultrasonic sensors and this conversion formula allows the prototype to respond appropriately to the presence of objects and perform the turntable control function automatically. Keywords: prototype, automatic turntable. PWM controller. DC motor. Arduino Uno R3. PENDAHULUAN Turntable perkeretaapian di Daerah Operasi (DAOP) adalah perangkat yang digunakan untuk memutar arah lokomotif atau gerbong kereta api di depot atau stasiun. Turntable ini biasanya berupa struktur berbentuk melingkar dengan landasan rel yang memungkinkan pergerakan 360 derajat . Fungsi utama turntable di DAOP adalah memfasilitasi perubahan arah gerakan kereta api. Ketika lokomotif atau gerbong kereta perlu berubah arah, mereka ditempatkan di atas landasan turntable dan kemudian diputar menggunakan mekanisme penggerak. Setelah diputar, lokomotif atau gerbong kereta dapat melanjutkan perjalanan dalam arah yang diinginkan . Penggunaan turntable ini memiliki manfaat penting dalam operasional kereta api, yaitu efisiensi perawatan, maneuver dan penanganan, serta pemanfaatan lahan yang efektif. Untuk efisiensi perawatan, turntable memungkinkan kereta api diputar atau dibalik arahnya dengan Hal ini memudahkan dalam melakukan pemeriksaan, perbaikan, atau perawatan rutin pada lokomotif atau gerbong kereta . Selanjutnya untuk manuver dan penanganan, turntable memfasilitasi manuver kereta api di area depot atau stasiun yang memiliki ruang terbatas. Dengan menggunakan turntable, kereta api dapat dengan mudah mengubah arah tanpa harus melakukan pergerakan yang rumit. Kemudian pada pemanfaatan lahan yang efektif, turntable dapat mengurangi kebutuhan untuk area pemutar balik yang luas. Dengan memutar arah kereta api menggunakan turntable, lahan dapat dimanfaatkan secara lebih efektif di depot atau stasiun . Penggunaan turntable pada perkeretaapian di DAOP dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional kereta api dan memudahkan perawatan serta manuver kereta. Turntable merupakan salah satu infrastruktur penting yang digunakan dalam pengelolaan sistem perkeretaapian . Dengan adanya beberapa manfaat penting dalam operasional kereta api, dan membutuhkan efektifitas maka diperlukan turntable otomatis. Turntable otomatis adalah perangkat yang secara otomatis mengatur rotasi dan arah putaran pada turntable kereta api tanpa perlu intervensi Sistem turntable otomatis ini menggantikan atau meningkatkan sistem manual yang memerlukan penggerakan manual atau mekanik untuk mengatur perputaran turntable . Pada penelitian oleh . yang berjudul AuDoubleNeuro Sliding Mode Position Control for Direct Drive Turning Table Servo System Based on AlgorithmAy mengembangkan pendekatan kontrol posisi berbasis mode geser neuro ganda untuk sistem servo turntable tanpa perantara . irect driv. Penelitian ini juga menggunakan algoritma genetika untuk mengoptimalkan parameter Hasil pengujian dianalisis dan dievaluasi untuk mengevaluasi keefektifan metode kontrol yang diusulkan. Perbandingan dilakukan dengan metode kontrol lain yang ada untuk menunjukkan keunggulan dari pendekatan neuro-sliding mode yang dioptimalkan dengan algoritma genetika. Selanjutnya penelitian oleh . yang berjudul "Research on Servo Turning Table Control Method Based on Optimal Fuzzy Reasoning and Disturbance Observer" mengembangkan metode kontrol untuk sistem meja putar servo berdasarkan pemodelan fuzzy optimal dan pengamat gangguan. Penelitian tersebut membangun model fuzzy optimal untuk sistem meja putar servo. Pemodelan ini melibatkan pemodelan keadaan dan tindakan kontrol dengan menggunakan variabel linguistik dan aturan fuzzy. Metode fuzzy optimal digunakan untuk mengoptimalkan fungsi keanggotaan dan aturan fuzzy agar menghasilkan respons kontrol yang Sementara pengamat gangguan . isturbance observe. dikembangkan untuk memperkirakan dan mengkompensasi gangguan yang mungkin terjadi pada sistem. Pengamat ini menggunakan model sistem dan umpan balik dari sensor untuk mempengaruhi kinerja meja putar. Selanjutnya pada kontrol fuzzy optimal dan merancang sistem kontrol meja putar servo. Pengontrol fuzzy menggunakan data masukan dari sensor dan pemodelan fuzzy untuk menghasilkan sinyal kendali yang optimal. Pengamat gangguan mengkompensasi gangguan yang mungkin terjadi. Sehingga TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 diimplementasikan pada sistem meja putar servo. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi kinerja kontrol dalam mencapai posisi target dengan akurasi tinggi, respons cepat terhadap perubahan referensi, dan ketahanan terhadap gangguan. Hasil pengujian dianalisis dan dievaluasi untuk mengevaluasi keefektifan metode kontrol yang Perbandingan dilakukan dengan metode kontrol lain yang ada untuk menunjukkan keunggulan dari pendekatan fuzzy optimal dan ketidakpastian dan gangguan pada sistem meja putar servo. Selanjutnya penelitian oleh . , penelitian ini berfokus pada pergerakan rotasi antara bogie dan carbody dalam sistem kendaraan. Dalam penelitian ini, digunakan teori dinamika sistem kendaraan dan rumus faktor resistensi rotasi yang diturunkan untuk berbagai kondisi pegas udara . ir sprin. Dilakukan pengujian laboratorium dan hasil yang diperoleh dibandingkan dengan perhitungan Faktor resistensi rotasi . otation resistance facto. untuk kendaraan motor dan trailer dalam kondisi muatan AW0 dan AW4 dengan berbagai keadaan pegas udara . erkembang, kempis, dan memvalidasi rumus yang diajukan serta menguji dan mendiskusikan sumber kesalahan . rror source. Faktor resistensi rotasi pada bogie terkait dengan sudut rotasi dan kecepatan. Semakin cepat kecepatan rotasi, maka semakin besar faktor resistensi rotasi. Semakin besar sudut rotasi, maka semakin besar pula faktor resistensi rotasi. Faktor resistensi rotasi maksimum adalah 0,094 untuk trailer car pada kecepatan rotasi 1 derajat/detik dan kondisi muatan AW0 dengan pegas udara dalam keadaan kempis. Faktor resistensi rotasi maksimum saat pegas udara dalam keadaan kempis jauh lebih besar dibandingkan dengan keadaan pegas udara yang terkembang pada kecepatan rotasi 1 derajat/detik. Faktor resistensi rotasi maksimum yang diperoleh pada kecepatan rotasi 1 derajat/detik jauh lebih besar daripada pada kecepatan rotasi 0,2 derajat/detik. Keadaan pegas udara yang terlalu kembung memiliki sedikit pengaruh pada resistensi rotasi bogie. Hasil mempertimbangkan keadaan pegas udara yang terkembang dan terlalu kembung sedikit lebih kecil dibandingkan dengan hasil pengujian, dengan selisih maksimum 0,02. Untuk keadaan pegas udara yang kempis, hasil perhitungan dan pengujian pada trailer car sejajar, sedangkan hasil perhitungan sedikit lebih besar daripada hasil pengujian pada motor car, dengan selisih maksimum sekitar 0,02. Rumus teoritis harus mempertimbangkan sifat dinamis dari kekakuan . pegas dan efek redaman . pegas udara. Efek dari komponen suspensi lainnya Pengujian laboratorium atau pengujian lapangan setelah perakitan merupakan persyaratan penting. Perbandingan antara hasil pengujian dan perhitungan teoritis memvalidasi rumus yang diajukan dan memungkinkan pembahasan mengenai sumber kesalahan . Berdasarkan uraian penelitian sebelumnya diatas, pada penelitian ini yang berjudul AuPrototipe Turntable Otomatis Dengan Kontroller PWM Motor DC Berbasis Arduino Uno R3Ay dapat memberikan metode kontrol yang efektif dan responsif untuk sistem meja putar servo. Sistem ini dirancang untuk mengontrol pergerakan turntable berdasarkan deteksi objek kereta oleh sensor ultrasonik dan sensor infrared. Dalam perancangan sistem ini. Arduino Uno berfungsi sebagai otak utama yang mengambil input dari sensor ultrasonik dan sensor infrared, dan memberikan output untuk menggerakkan motor DC serta mengendalikan buzzer. Sensor ultrasonik digunakan untuk mendeteksi jarak objek kereta dari turntable. Jika sensor ultrasonik mendeteksi adanya objek kereta pada jarak tertentu, informasi akan diteruskan ke sensor Sensor infrared kemudian akan mendeteksi keberadaan objek kereta secara langsung. Jika sensor infrared mendeteksi objek kereta. Arduino Uno akan memberikan sinyal keluar untuk menggerakkan motor DC, sehingga turntable akan Selain itu, buzzer juga akan berbunyi sebagai indikasi bahwa sistem telah mendeteksi objek kereta. Sistem ini akan beroperasi secara otomatis dan akan berhenti ketika sensor infrared kedua mendeteksi objek kereta pada posisi tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa turntable telah mencapai posisi yang diinginkan. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah sistem kendali turntable kereta api otomatis yang mampu menggerakkan motor DC berdasarkan deteksi objek kereta oleh sensor ultrasonik dan sensor Sistem ini dapat memberikan pengendalian yang akurat dan otomatis terhadap pergerakan turntable. II. METODOLOGI Penelitian ini berubpa riset eksperimental yakni perancangan prototype menyebrupai bentubk asli TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 dari balat yang ditiru pada bagian cara kebrja. Metode penelitian dalam peracangan Prototipe Automatic Turntable terdapat tahapan penelitian yang tersusun secara sistematis seperti pada Gambar 1. Instalasi dan konfigurasi perangkat lunak Arduino IDE untuk memprogram Arduino Uno. Menulis kode program menggunakan bahasa pemrograman Arduino yang mengontrol semua komponen dan fungsi sistem. Kode program mencakup pembacaan sensor infrared dan ultrasonik, pengendalian motor DC, pengaturan LED RGB, tampilan LCD, dan pengendalian buzzer. Memastikan kode program memiliki algoritma yang benar untuk menangani logika dan tindakan yang sesuai berdasarkan input sensor. Mulai Perancangan Perangkat Keras Perancangan Perangkat Lunak Pembuatan Prototype Pengujian dan Evaluasi Analisis Data Diskusi dan Kesimpulan Selesai Gambar 1. Diagram alir penelitian. Pada dasarnya peneliti melakukan tahapan penelitian untuk sistem kendali turntable kereta api secara otomatis berbasis Arduino Uno dengan menggunakan motor DC, sensor infrared, sensor ultrasonik. LED RGB. LCD. I2C, dan buzzer yang Perancangan Perangkat Keras . Pengumpulan komponen yang diperlukan, termasuk Arduino Uno, sensor infrared, sensor ultrasonic. LED RGB. LCD. I2C, motor DC, dan buzzer karena sensor ini lebih mudah ditemukan di dalam negeri. Rancang menghubungkan komponen tersebut secara sesuai, termasuk penempatan dan koneksi yang . Membuat layout Printed Circuit Board (PCB) yang sesuai dengan skematik elektronik. Perancangan Perangkat Lunak Pembuatan Prototipe . Bangun rangkaian hardware sesuai dengan desain perangkat keras yang telah dibuat. Menghubungkan komponen dengan benar dan pastikan koneksi yang stabil. Memprogram Arduino Uno dengan kode program yang telah ditulis. Menguji prototipe secara menyeluruh untuk memastikan semua komponen bekerja dengan baik dan berinteraksi dengan benar. Pengujian dan Evaluasi . Melakukan serangkaian pengujian untuk menguji kinerja prototipe. Menguji sistem dalam berbagai situasi, termasuk deteksi objek oleh sensor infrared dan ultrasonik, pengendalian motor DC dengan presisi, tampilan informasi pada LCD, dan keluaran suara buzzer. Mengamati dan mengevaluasi kinerja prototipe, termasuk keandalan, akurasi, dan respons terhadap situasi yang berbeda. Mencatat hasil pengujian dan evaluasi dengan Analisis Data . Analisis hasil pengujian dan evaluasi . Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan sistem, serta kemungkinan peningkatan dan perbaikan yang dapat dilakukan. Diskusi dan Kesimpulan . Mendiskusikan temuan dan hasil penelitian yang didapatkan dari implementasi prototipe turntable otomatis ini. Membauat kesimpulan berdasarkan analisis data dan temuan penelitian. Membahas implikasi dan manfaat dari penelitian ini. TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini memberikan eksperimen berupa proses Turntable menggunakan kontrol berbasis mikrokontroler. Turntable merupakan tempat untuk memutar posisi lokomotif. Rangkaian dikontrol menggunakan mikrokontroler Arduino UNO R3 yang dijalankan dengan membangun program pada software Arduino IDE. Adapun hasil Rotations Per Minute (RPM) pada prototipe turntable otomatis dapat dilihat pada Tabel I. Tabel I. Hasil RPM pada prototipe turntable otomatis. Pengujian Tegangan Input Kecepatan Putaran (RPM) Dalam tabel tersebut, kolom Percobaan mengacu pada nomor percobaan atau pengukuran yang dilakukan, kolom Tegangan Input mengacu pada tegangan yang diberikan ke motor DC, dan kolom Kecepatan Putaran mencatat kecepatan putaran yang terukur dalam satuan RPM. Dari hasil Tabel I tersebut, dapat dilihat bahwa hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai PWM, semakin tinggi tegangan yang diberikan ke motor DC, yang pada gilirannya meningkatkan kecepatan putaran, sehingga dapat dilihat hubungan antara tegangan input dan kecepatan putaran, apakah ada keterkaitan linier atau fungsi transfer tertentu yang dapat Gambar 2. Scatter plot tegangan input terhadap kecepatan putaran . Selanjutnya, kecepatan putaran meningkat seiring dengan peningkatan nilai PWM, menunjukkan bahwa prototipe mampu mengatur dan mengendalikan kecepatan putaran dengan baik, sehingga analisis dapat dilakukan untuk melihat pola atau tren dalam data kecepatan Misalnya, apakah ada kenaikan kecepatan yang proporsional terhadap peningkatan tegangan input atau apakah ada batasan kecepatan tertentu yang tercapai pada tegangan tertentu. Dalam prototipe ini dapat dianalisis bahwa apakah terdapat hubungan linier atau non-linier antara tegangan input dan kecepatan putaran. Hal ini dapat membantu dalam penentuan karakteristik sistem dan koreksi yang mungkin diperlukan, sehingga dapat mengidentifikasi batas maksimum kecepatan putaran yang dapat dicapai dengan tegangan input yang diberikan dapat dilihat pada Gambar 2. Dalam rangkaian prototipe automatic turntable, penggunaan sensor ultrasonik memiliki peran penting dalam mendeteksi kehadiran lokomotif atau objek yang mendekati turntable. Sensor gelombang ultrasonik dan mendeteksi pantulan gelombang tersebut untuk mengukur jarak antara sensor dan objek yang terdeteksi. Dalam sistem ini, jarak diukur dengan menggunakan durasi pantulan gelombang Konversi durasi tersebut menjadi jarak sebenarnya dapat dilakukan dengan menggunakan rumus tertentu. Dalam contoh yang Anda berikan, rumus yang digunakan adalah dengan membagi durasi dengan 58,2. Gambar 3 merupakan flowchart sistem Automatic Turntable dan Gambar 4. Hasil scatter plot durasi terhadap jarak. TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 Gambar 3. Prinsip Kerja Automatic Turntable Gambar 4. Scatter plot durasi terhadap jarak. TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 Rumus tersebut mungkin didasarkan pada kecepatan suara dalam udara, di mana kecepatan suara sekitar 343 m/s . ergantung pada kondisi Dengan menggunakan rumus : ycycaycycayco = . ccycycycaycycn y ycoyceycayceycyycaycycaycu ycycycaycyc. dan membagi dengan faktor skala 2 untuk menghitung jarak satu arah, kita dapat memperoleh faktor konversi sekitar 58,2 . Adapun hasil yang pengukuran jarak dengan menggunakan durasi pantulan gelombang ultrasonik dan mengonversinya menjadi jarak sebenarnya berdasarkan rumus yang diberikan . urasi / 58,. dapat dilihat pada Tabel II. Pada Tabel II, kolom Percobaan mengacu pada nomor percobaan atau pengukuran yang dilakukan. Kolom Durasi . mencatat durasi pantulan gelombang ultrasonik yang terukur, dan kolom Jarak . mencatat jarak sebenarnya yang dihasilkan setelah mengonversi durasi dengan menggunakan rumus durasi / 58,2. Tabel II. Hasil RPM pada prototipe turntable otomatis. Pengujian Durasi . Jarak . Tabel II tersebut adalah contoh sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat hasil pengukuran dan konversi durasi menjadi jarak sebenarnya. Pastikan untuk melakukan pengukuran yang konsisten dan menggunakan rumus yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan parameter sensor ultrasonik yang digunakan. Gambar 5. Kondisi Kereta Datang Namun, penting untuk dicatat bahwa faktor konversi tersebut tergantung pada kecepatan suara dalam medium yang digunakan . isalnya, udar. dan dapat bervariasi dalam praktiknya. Oleh karena itu, sebaiknya mengacu pada dokumentasi atau spesifikasi dari sensor ultrasonik yang digunakan untuk memastikan faktor konversi yang tepat. Pada Gambar 5 apabila kondisi kereta datang pada turntable otomatis, prototipe otomatis dengan kontroler PWM Motor DC berbasis Arduino Uno R3 yang telah dirancang akan merespons dengan mengaktifkan sensor ultrasonik untuk mendeteksi kehadiran objek, terutama lokomotif. Sensor gelombang ultrasonik dan mengukur durasi Dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan, durasi pantulan gelombang akan dikonversi menjadi jarak Apabila jarak yang terukur menunjukkan adanya objek, dalam hal ini kereta, prototipe akan merespons dengan menggerakkan motor DC untuk memutar turntable seperti yang terlihat pada Gambar 4. Selama proses ini, kontroler PWM pada Arduino Uno R3 akan mengatur kecepatan putaran motor DC sesuai dengan instruksi yang telah Hal ini memungkinkan prototipe untuk merespons kehadiran kereta dengan tepat dan menjalankan fungsi kendali turntable secara Dengan demikian, prototipe otomatis dengan kontroler PWM Motor DC berbasis Arduino Uno R3 akan memberikan respons yang cepat dan akurat saat kereta datang pada turntable, memungkinkan putaran turntable secara otomatis untuk mengakomodasi kedatangan kereta dengan TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 Gambar 6. Kondisi Motor DC Berputar Dengan menggunakan pengukuran jarak yang diperoleh dari sensor ultrasonik, sistem dapat mengambil tindakan yang sesuai ada kondisi normal tanpa pengotor, seperti mengaktifkan motor DC untuk memutar turntable atau memberikan sinyal peringatan jika jarak objek terlalu dekat. Hal ini memungkinkan prototipe automatic turntable untuk secara otomatis merespons kehadiran lokomotif atau objek yang mendekati turntable dengan tepat waktu. menggerakkan motor DC untuk memutar turntable. Untuk kecepatan dan responsivitas, prototipe ini menunjukkan kecepatan dan responsivitas yang baik dalam merespons deteksi objek. Motor DC dapat dengan cepat menggerakkan turntable sesuai dengan kebutuhan. Untuk akurasi pengukuran jarak, dengan menggunakan sensor ultrasonik, prototipe ini mampu mengukur jarak dengan baik tiap kenaikan 5 ms. Konversi durasi pantulan gelombang ultrasonik menjadi jarak sebenarnya menggunakan rumus yang tepat memberikan hasil yang akurat. Kemudian untuk kontrol yang presisi, kontroller PWM motor DC pada Arduino Uno R3 memberikan kontrol yang bagus terhadap kecepatan putaran motor berdasarkan hasil pada tabel dan grafik yang linear. Hal ini memungkinkan prototipe untuk mengatur putaran turntable dengan tingkat keakuratan yang tinggi dalam kondisi normal. Selanjutnya integrasi komponen, prototipe ini berhasil mengintegrasikan berbagai komponen seperti sensor inframerah, sensor ultrasonik. LED RGB. LCD. I2C, dan buzzer. Kedepannya, potensi pengembangan, prototipe ini memberikan potensi pengembangan lebih Dengan melibatkan fitur tambahan, fungsionalitas, prototipe ini dapat digunakan dalam aplikasi yang lebih kompleks dan spesifik. Dalam kesimpulannya, prototipe otomatis dengan Kontroller PWM Motor DC berbasis Arduino Uno R3 telah menunjukkan kinerja yang baik dengan kecepatan, responsivitas, akurasi pengukuran jarak, kontrol yang presisi dengan adanya kenaikan tiap 5 ms. Prototipe ini dapat menjadi dasar yang solid untuk pengembangan lebih lanjut dalam mengoptimalkan sistem kendali turntable secara otomatis. Gambar 7. Turntable berhenti berputar DAFTAR PUSTAKA