Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 Posisi Najwa Shihab Pada Acara Mata Najwa di Trans7 (Najwa Shihab's Position at the Mata Najwa Event on Trans. Deri Wan Mintoa,1* dan Rica Azwar a,2 Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat. Padang. Indonesia deriwan014@gmail. 2ricaazwar@gmail. *Corresponding Author Article info ABSTRACT Article history: Received: 22-09-2021 Revised : 14-10-2021 Accepted: 19-11-2021 This study aims to describe the position of Najwa Shihab at the Mata Najwa event on Trans7. This qualitative research uses the descriptive method. The results showed the forms of pronouns for the contra and pro camps. This finding explains in detail and in total the ideology, position, and characteristics of the Mata Najwa event on Trans7. Najwa is neutral and has no political Kata kunci : Mata Najwa Najwa Shihab Trans7 Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan posisi Najwa Shihab pada acara Mata Najwa di Trans7. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kata ganti kubu kontra dan kubu pro. Temuan ini menjelaskan secara rinci dan utuh terkait: ideologi, posisi, dan karakteristik acara Mata Najwa di Trans7. Najwa bersifat netral dan tidak memiliki kepentingan politik. Copyright A 2021 Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon. All rights reserved. PENDAHULUAN Media sebagai salah satu sumber berita memiliki kebebasan untuk menyampaikan realitas yang terjadi dalam masyarakat (Ariputra. Rohmadi, & Sumarwati, 2018. Fay. Akhavan, & Goldberg, 2016. Sari, 2. Dialog interaktif biasanya memuat hal yang berkaitan dengan kritik dan saran (Setiawan, 2. Kritik dapat dilihat dari penggunaan kosakata, bentuk kalimat, dan interaksi Mata Najwa merupakan program talkshow yang disiarkan secara langsung setiap Rabu malam, pukul 20. 30 WIB di Trans7. Dialog yang dilakukan dapat dikategorikan sebagai wacana. Wacana merupakan hubungan keterkaitan rentetan aspek kalimat dengan konsep kesatuan dan kepaduan makna bahasa secara utuh (Ariputra. Rohmadi, & Sumarwati, 2018. Baryadi, 2. yang menggambarkan serta mengungkapkan halhal secara kohesi dan koheren melalui non-segmental dalam sistem bahasa (Rico. Sobur, 2011. Zulmi, 2. Analisis wacana (Critical Discurse Analys/CDA), bertujuan untuk membentuk hubungan antara bahasa, kekuasaan, keinginan, dan ideologi (Ariyani, 2020. Badara, 2. Gambar 1 merupakan wacana yang dideskripsikan oleh Van Dijk, meliputi: teks, kognisi sosial, dan konteks. Pada aspek teks, digunakan tiga strategi. Pertama, aspek makro yaitu makna umum teks yang digunakan untuk mengutamakan tema dan teks dalam talkshow. Kedua, superstruktur gambaran kerangka yang disusun dalam konteks wacana secara utuh. Ketiga, struktur mikro bentuk wacana yang dapat diamati secara rinci, antara lain kata atau kata ganti, kalimat, paragraf, anak kalimat, preposisi, dan Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 Teks Kognisi Sosial Konteks Gambar 1. Analisis Wacana Van Dijk METODE Penelitian ini berjenis kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan-tuturan para pelibat wacana di dalam acara Mata Najwa yang berjudul Undang-Undang Omnibus Law dalam acara Mata Najwa di Trans7 pada tanggal 8 Oktober 2020. Sumber data penelitian ini video Mata Najwa di Trans7 yang berjudul AuMenduga-duga Cipta Kerja: Kejar Tayang UndangUndang Cipta KerjaAy yang diunduh dari situs Youtube dan ditranskripkan dalam tulisan (Moleong, 2. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan cara sebagai berikut. Pertama, mengunduh video Mata Najwa melalui youtube yang berjudul AuMerekareka Cipta Kerja: Di Balik Kejar Tayang UU Cipta KerjaAy Kedua, video ditranskripsi ke dalam bentuk tulisan. Ketiga, data yang sudah ditranskrip dibaca secara jelas. Keempat, menandai data berdasarkan struktur mikro, yaitu penggunaan kata ganti dan bentuk kalimat. Kelima, melakukan pencatatan data dengan menggunakan format pencatatan data. Berikut tahap dalam menganalisis data: . mengidentifikasi data, yang dimaksud yaitu mengeindentifikasi data yang telah dikumpulkan dari youtobe video Mata Najwa tentang UU Omnibus Law Cipta Kerja dalam acara Mata Najwa di Trans7 pada tanggal 8 Oktober 2020 yang berjudul AuMereka-reka Cipta Kerja: Di Balik Kejar Tayang UU Cipta KerjaAy. mengelompokkan data sesuai dengan tujuan penelitian, . menginterpretasi data, yaitu mengartikan atau menafsirkan data yang sudah ada dalam bentuk kajian wacana kritis pada tentang UU Omnibus Law Cipta Kerja dalam acara Mata Najwa di Trans7 yang berjudul AuMereka-reka Cipta Kerja: Di Balik Kejar Tayang UU Cipta KerjaAy. menyimpulkan hasil Keabsahan data penelitian menggunakan teknik ketekunan dan pengamatan, yakni dengan mencari dan menganalisis data secara konsisiten, terarah, dan interpretasi (Moleong, 2. Proses analisis yang konstan menjadikan data valid dan terukur. Ketekunan ini dilakukan dengan perekaman dan pengamatan serta memperhatikan dengan teliti secara berulang-ulang sehingga diperoleh data yang benar-benar sah dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut ini merupakan temuan penelitian berdasarkan metode yang telah Kata Ganti Pro/Setujuh (Terlibat Langsung Perwakilan Pemerinta. Kata ganti yang digunakan oleh Najwa Shihab terhadap orang yang terlibat langsung dalam undang-undang ini/perwakilan pemerintah (Bahlil Lahadialia Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 selaku Kepala BKPM. Supratman selaku Ketua Badan Legislasi DPR, dan Hariadi Sukandani Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesi. yaitu berjumlah 37 kata ganti. Kata ganti tersebut yaitu, kata ganti orang pertama sabanyak 23 kata yang terdiri dari 14 kata ganti orang pertama tunggal dan 9 kata ganti orang pertama jamak. Tabel 1. Pro/Setuju (Terlibat Langsung Perwakilan Pemerinta. Tema: MerekaReka Cipta Kerja Kata Ganti Orang Pertama . Orang Kedua . Total Keberpihakkan Orang Ketiga . Jumlah . ,32%) Jumlah . ,98%) 36 . %) Kata ganti orang kedua sebanyak 13 yang terdiri dari 11 kata ganti orang kedua tunggal dan dua kata ganti orang kedua jamak. Kata ganti orang ketiga sebanyak satu yang terdiri dari 0 kata ganti orang ketiga tunggal dan satu kata ganti orang ketiga jamak. Berdasarkan dari keseluruhan kata ganti yang digunakan dalam dialog tersebut, terdapat sembilan buah kata ganti berpihak dan 27 kata ganti tidak Jika dipersentasikan sebanyak 24,32% berpihak dan 72,98% tidak Kata Kontra/Tidak Setuju (Kerap Menyuarakan Penolaka. Tabel 2. Kontra/Tidak Setuju (Kerap Menyuarakan Penolaka. Tema: Merekareka Cipta Kerja Orang Pertama . Total Keseluruhan Kata Ganti Orang Kedua . Orang Ketiga . %) Keberpihakan Jumlah Jumlah ketidak . ,39%) . ,61%) 61 . %) Kata ganti yang digunakan saat dialog interaktif dalam acara Mata Najwa di Tran7 kelompok kontra/tidak setuju atau kerap menyuarakan penolakan berjumlah 61 kata ganti. Kata ganti tersebut yaitu, kata ganti orang pertama sabanyak 31 kata yang terdiri dari 21 kata ganti orang pertama tunggal dan 10 kata ganti orang pertama jamak. Kata ganti orang kedua sebanyak 27 yang terdiri dari 21 kata ganti orang kedua tunggal dan enam kata ganti orang kedua jamak. Kata ganti orang ketiga sebanyak tiga yang terdiri dari 0 kata ganti orang ketiga tunggal dan tiga kata ganti orang ketiga jamak. Dari keseluruhan kata ganti yang digunakan dalam dialog tersebut, terdapat 10 atau sebanyak 16,39% kata ganti berpihak dan 51 atau sebanyak 83,61% kata ganti tidak berpihak. Bentuk Kalimat Terhadap Keberpihakan Penutur dalam Acara Mata Najwa Di Tran7 Tentang UU Omnibus Low Cipta Kerja Bentuk Kalimat Pro/Setuju (Terlibat Langsung Perwakilan Pemerinta. Tabel 3. Pro/Setujuh (Terlibat Langsung Perwakilan Pemerinta. Tema: Mereka-reka Cipta Kerja Jumlah Data Total Keseluruhan Kalimat Aktif Kalimat Pasif Berpihak Tidak berpihak Bentuk kalimat yang ditemukan dalam dialog interaktif terhadap keberpihakan penutur dalam acara Mata Najwa di Tran7 Pro/Setuju terlibat Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 langsung dalam undang-undang ini berjumlah 35 kalimat. Kalimat tersebut yaitu, aktif berpihak berjumlah enam kalimat, kalimat pasif berpihak berjumlah dua Kalimat aktif tidak berpihak berjumlah 19 buah kalimat, dan kalimat pasif tidak berpihak berjumlah 8 buah kalimat. Bentuk Kalimat Kelompok Kontra/Tidak Setuju (Kerap Menyuarakan Penolaka. Tabel 4. Bentuk Kalimat Kelompok Tidak Setuju (Kerap Menyuarakan Penolaka. Tema:Mereka-reka Cipta Kerja Jumlah Data Total Keseluruhan Kalimat Aktif Kalimat Pasif Berpihak Tidak berpihak Bentuk kalimat yang ditemukan dalam dialog interaktif tentang penggunaan kalimat terhadap keberpihakan penutur dalam acara Mata Najwa di Tran7 kelompok kontra/tidak setuju berjumlah 41 kalimat. Kalimat tersebut yaitu, aktif berpihak berjumlah 7 kalimat, kalimat pasif berpihak berjumlah 2 kalimat. Kalimat aktif tidak berpihak berjumlah 23 buah kalimat, dan kalimat pasif tidak berpihak berjumlah 9 buah kalimat. Penggunaan Kata Ganti Terhadap Keberpihakan Penutur dalam Acara Mata Najwa Di Tran7 Tentang UU Omnibus Low Cipta Kerja Penggunaan bentuk sintaksis dalam ilmu linguistik. Kata ganti bersifat memanipulasi konsep bahasa dengan menciptakan komunikatif secara imajinatif. Kata ganti dijadikan alat oleh komunikator atau pembawa acara untuk menunjukkan posisi seseorang dalam wacana tersebut atau pembicaraan tersebut (Widiastuti. Koagouw, & Kalangi, 2. Berbagai kata ganti bisa digunakan secara stategis sesuai kontek situasi dan kondisi yang ada. Penggunaan Kata Ganti Terhadap Keberpihakan Penutur Contoh untuk kata ganti Kita Aukita akan fokus ke soal buruh dulu. Saya ingin lempar ke bang Supratman, bagaimana bang Supratman politiknya tidak berpihak kepada buruh, tidak menempatkan buruh pada marwahnya. Silahkan? . /NS/UU-OL/Part. Ay Kata ganti kita memberikan kesan atau penilaian berbeda terhadap khalayak. Kata ganti kita dipakai untuk menciptakan kesan keberpihakan Najwa terhadap Pro/Setuju yang berarti terlibat langsung dalam undang-undang ini/perwakilan Sikap tersebut sebagai bentuk representasi dari sikap bersama dalam suatu komunitas tertentu. Sikap ini mempunyai implikasi menumbuhkan solidaritas dan satu paham bersama. Makna kata ganti orang pertama jamak, seperti kita dan kami menyatakan satu kubu, sejalan atau kelompok. Analisis penataan kalimat dan penggunaan bentuk kata ganti yang sifatnya di ramu sedemikian rupa sehingga segala aspeknya dapat tercapai (Payuyasa, 2. Kata ganti berpihak yang ditemukan dalam dialog interaktif pada pro/setuju ini berjumlah sembilan kata ganti. Artinya, media menggunakan strategi keberpihakan dalam wawancara. Total penggunaan kata ganti pada tim pro/setuju berjumlah 37 bentuk kata ganti. Kata ganti tersebut yaitu, orang pertama tunggal bentuk kata ganti 14 . %) bentuk kata ganti, orang pertama jamak bentuk kata ganti 9 . %) bentuk kata ganti, orang kedua tunggal bentuk kata ganti 11. %). Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 orang kedua jamak 2 . %), orang ketiga tunggal 0 % dan orang ketiga jamak berjumlah 1. %) bentuk kata ganti. Bentuk Keberpihakan Kata Ganti Tim Pro/Setuju (Terlibat Langsung dalam Undang-undang Ini/Perwakilan Pemerinta. Orang Pertama Tunggal Orang Pertama Jamak Orang Kedua Tunggal Orang Kedua Jamak Orang Ketiga Tunggal Orang Ketiga Jamak Gambar 2. Penggunaan Kata Ganti Kelompok Pro/Setuju Kata ganti dipengaruhi oleh situasi, intelektual seorang pewara (Fitriana. Berdasarkan data yang ditemukan dalam acara Mata Najwa, kata ganti tidak berpihak, seperti: Anda, dia, mereka dan kalian pada dialog interaktif tim pro/setuju Penggunaan kata kita, kami, dan beliau secara tidak langsung menyatakan tidak satu kubu, kecuali pengaruh situasi dan kondisi. Total penggunaan kata ganti berpihak seperti kita pada dialog interaktif tim pro/setuju berjumlah sembilan. Jadi, jika dibuatkan ke dalam bentuk persentase ketidakberpihakkan Najwa terhadap tim pro/setuju berjumlah 75,67%. Persentase berpihakkan Najwa terhadap tim pro/setuju berjumlah 24,32%. Penggunaan Kata Ganti Kelompok Kontra/Tidak Setuju Contoh untuk kata ganti AusayaAy AuSelamat Malam! Terima kasih telah bergabung di Mata Najwa. Ada banyak hal yang saya ingin bahas malam ini, dan memang sengaja mengundang tiga lawan tiga. Karena saya tahu bahwa tiga pro atau yang terlibat langsung tentang undang-undang ini dan yang tiga lagi yang kerap kali menyuarakan penolakannya. Saya ingin mulai membahas, sebelum masuk substansi. /NS/UU-OL/Part. Ay. Kata ganti saya memberikan kesan atau penilaian berbeda terhadap khalayak. Struktur sintaksis dengan konsepsi kalimat yang sangat pendek memerlukan kata ganti tertentu (Nisa, 2. Kata ganti ini dipakai untuk menciptakan kesan ketidakberpihakkan Najwa terhadap kelompok kontra/tidak setuju yang kerap menyuarakan penolakan. Makna kata gati kita, beliau, dan kami menyatakan satu kubu, sejalan atau kelompok. Hal ini dapat diketahui ketika Najwa meminta penjelasan langsung kepada tim kontra. Adapun perihal yang ingin diinterogasi dengan kata-kata Ausaya ingin ke ibu Lidia. Ibu Lidia, yang jelas tidak terbuka, cepat, kilat, dadakan. Anda-kan mengalami dan mengamati dan terlibat Apakah penilaian itu tepat?Ay Berdasarkan wawancara di atas. Najwa jelas tidak berpihak dan memojokkan lawan bicara dengan kata-kata Autidak terbuka, cepat, kilat, dadakan dan Anda-kan mengalami dan mengamati dan terlibat langsung. Apakah penilaian itu tepat?Ay Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 Artinya Najwa mengukur aspek tanggung jawab lawan bicara. Hal itu jelas bahwa Najwa tidak berpihak terhadap lawan bicaranya. Contoh untuk kata ganti Kita AuKalau tadi yang anda tugaskan untuk merumuskan begitu. Waktunya terlalu mepet untuk merumuskan dan untuk mengsingkronisasi berbagai pasal luar biasa banyaknya. Bagaimana kita tahu kualitasnya bisa sesuai? Setelah pariwara? Tetap disini. /NS/UU-OL/Part. Ay Kata ganti kita memberikan kesan berpihak. Makna kata gati Aukita, beliau dan kamiAy menyatakan satu Aukubu, sejalan atau kelompok atau komunitas. Berdasarkan data yang diperolah ganti AuAykita dipakai untuk menciptakan kesan berpihakan terhadap kualitas UU Cipta Kerja dan dengan ekplisit terhadap kelompok kontra . erap menyuarakan penolaka. Sikap Najwa pada dialog ini mencoba untuk menyamakan persepsi dengan lawan bicara atau disebut juga dengan kelompok kontra/tidak setuju. Najwa terakhir berpihak kepada kelompok kontra dengan mengkritik kualitas UU tersebut. Total penggunaan kata ganti pada kelompok kontra/tidak setuju berjumlah 61 bentuk kata ganti. Kata ganti tersebut yaitu, orang pertama tunggal bentuk kata ganti 21 . %) bentuk kata ganti, orang pertama jamak bentuk kata ganti 10 . %) bentuk kata ganti, orang kedua tunggal bentuk kata ganti 21 . %), orang kedua jamak 6 . , orang ketiga tunggal 0 dan orang ketiga jamak berjumlah 3 . %) bentuk kata ganti. Kata ganti tidak berpihak seperti kalian, anda, dia, dan mereka dan pada dialog interaktif pada kelompok kontra/tidak setuju. Kata ganti kita dan kami hanya dipakai untuk menciptakan kesan satu posisi, kubu dan kelompok tertentu. Berdasarkan data yang diperoleh kata ganti adalah 61 kata ganti. Total penggunaan kata ganti berpihak seperti kita pada dialog interaktif pada kelompok kontra/tidak setuju berjumlah 10 kata ganti. Jadi, jika dibuatkan ke dalam bentuk persentase ketidakberpihakkan Najwa kelompok kontra/tidak setuju berjumlah 84% sedangkan persentase berpihakkan Najwa terhadap kelompok kontra/tidak setuju . erap menyuarakan penolaka. berjumlah 16% untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram di bawah. Bentuk Kalimat Wacana Dialog Interaktif dalam Acara Talkshow Mata Najwa di Trans7 Tentang Kelompok Pro/Setujuh Struktur sintaksis berkaitan dengan penataan bentuk atau susunan. Bentuk kalimat merupakan cara berpikir logis dari segi sintaksis, yaitu prinsip kausalitas. Bentuk kalimat bukan hanya persoalan teknis kebenaran tata bahasa, tetapi menentukan pemaknaan yang digunakan oleh susunan kalimat secara utuh. Pro/Setuju (Terlibat Langsun. Contoh aktif berpihak AuKalau kita melihat itu ada masih tidak percaya AuDPR hianati rakyatAy bahkan kemudian ada kata-kata tidak pantas juga bersiliwuran di dunia maya dan saya tau anda menerima langsung berbagai komentar . /NS/UU-OL/Part. Data kalimat aktif berpihak yang ditemukan dalam dialog interaktif Najwa Shihab dengan terhadap kelompok pro/setuju. Kontruksi sosial media merupakan revisi atau perbaikan dari kontruksi sosial atau realitas yang terjadi (April. April, & Khasanah, 2018. Rumata, 2. Semua itu bergantung pada situasi, wawasan, dan kondisi penutur (Mukhlis et al. , 2. Cara wartawan menonjolkan posisi subjek Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 merupakan salah satu cara memperlihatkan secara jelas bentuk keberpihakan. Hal ini terlihat dari bentuk perlakukan Najwa Shihab terhadap kelompok pro dalam wawancara pengesahan UU Cipta Kerja tersebut. Sejalan dengan konsep bahasa, subjek pada kalimat aktif ditonjolkan dan mengenai pelaku (Yusar. Sukarelawati, & Agustini, 2. Hal itu didasar oleh kondisi, pemikiran dan situasi sosial yang ikut memengaruhi suatu kegiatan. Penggunaan imbuhan me-pada kata AulihatAy dalam kalimat AuKalau kita melihat itu ada masih tidak percaya AuDPR hianati rakyatAy. Bahkan kemudian ada kata-kata tidak pantas juga bersiliwuran di dunia maya dan saya tahu Anda menerima langsung berbagai komentar ituAy menjadi pokok yang dipandang penting sehingga menonjolkan bentuk keberpihakan. Data dari kalimat aktif tersebut menunjukkan keberpihakan Najwa terhadap pasangan kelompok pro/setuju. Bagian akhir sangat jelas menunjukkan sifat keberpihakan dengan digunakannya kata AukitaAy yang sudah memiliki prinsip kesamaan. Contoh aktif tidak berpihak: AuOke, bang Subratman, mengatakan ini sudah transparan, terbuka, tetapi bahkan anggota DPR sendiri ada yang terkaget-keget ketika melihat hasil undang-undang yang digarap ini. /NS/UU-OL/Part. Kata AumengatakanAy terdiri atas imbuhan me-kan yang merupakan bentuk Posisi subjek pada kelompok pro lebih terkesan ditonjolkan (April. April, & Khasanah, 2. Konstruksi sosial media massa merupakan revisi atau perbaikan dari konstruksi sosial atau realitas yang dapat dikembangkan oleh masyarakat sosial (Sari, 2018. Wiharja, 2. Di media, pilihan bentuk kalimat sesuai dengan kebutuhan pewara (Ardianto & Ramadhan, 2. Akibat dari fenomena itu, subjek lebih terkesan disudutkan. Hal itu sesuai dengan pernyataan yang dilontarkan oleh pembawa acara Auini sudah transparan, terbuka, tetapi bahkan anggota DPR sendiri ada yang terkaget-keget ketika melihat hasil undang-undang yang digarap iniAy yang dilontarkan oleh Najwa Shihab lewat kata Auterkaget-kagetAy. Hal ini secara langsung memengaruhi makna dari kalimat tersebut dan menimbulkan makna ketidakberpihakan Najwa terhadap kelompok Pro/setuju. Pernyataan Najwa ini seolah-olah menyatakan bahwa kelompok Pro/setuju tidak transparan dan terkesan diam-diam dalam pengesahan UU. Tersirat makna anggota DPR telah tertipu. Hal ini berbeda dengan tugas dari anggota DPR yang seharusnya justru menyelidiki ini. Contoh pasif berpihak. AuSaya kasih kesempatan karena tidak ada Pak Luhut di sini. Ay . /NS/UU-OL/Part. Pada kalimat dengan kode data 02/NS/UU-OL/Part. AuSaya kasih kesempatan karena tidak ada pak Luhut di siniAy sebagai subjek tidak begitu ditonjolkan di dalam kalimat. Pewara memiliki cara tersendiri untuk menggali sesuai dengan situasi dan kondisi (Arsyandikayani & Sumarlam, 2020. Wiharja. Cara media melakukan dialog tidak terlalu menonjolkan posisi subjek karena sdihilangkan dengan menggunakan kata ganti AusayaAy yang secara jelas menunjukkan keberpihakan Najwa Shihab terhadap kelompok pro/setuju. Hal ini sesuai dengan konsep kalimat aktif dan pasif. Kalimat pasif jika menggunakan imbuhan di-, ter-, dan ke-an (Saidi, 2016. Sholekha & Mulyono, 2. Penggunaan kata Ausaya kasih kesempatanAy secara tidak langsung menyatakan setuju. Selanjutnya Ausaya kasih kesempatan karena tidak ada Pak Luhut di siniAy. Hal itu Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 menjadi hal yang menjadi pokok yang dipandang penting sehingga menonjolkan bentuk keberpihakan karena mewakili orang lain juga (Jamaludin. Ermanto, & Juita, 2. Artinya, data berupa kalimat pasif tersebut menunjukkan keberpihakan Najwa terhadap kelompok pro/setuju. Pasif tidak berpihak contoh : AuBang Supratman pertanyaan saya terakhir, apakah DPR masih peduli dengan berbagai penilaian dan persepsi buruk rakyat terhadap wakilnya? . /NS/UU-OL/Part. Data kalimat pasif tidak berpihak pada data . /NS/UU-OL/Part. AuBang Supratman pertanyaan saya terakhir, apakah DPR masih peduli dengan berbagai penilaian dan persepsi buruk rakyat terhadap wakilnyaAy. Bang Supratman sebagai mewakili tim pro/setuju sebagai subjek pembicaraan dipojokkan dengan kata-kata Auapakah DPR masih peduli dengan berbagai penilaian dan persepsi buruk rakyat terhadap wakilnyaAu. Dalam hal sebagai tim ketua pro. Najwa menanyakan secara menantang dengan sebutan Aupertanyaan saya terakhirAy. Najwa berusaha menggali dan mencari tahu seberapa penting UU ini. Sikap Najwa yang demikian memperlihatkan bentuk ketidakberpihakan Najwa terhadap tim pro/yang terlibat dalam penyusunan UU ini. Kalimat yang ditemukan dalam dialog interaktif tentang Undang-Undang Omnibus Low Cipta Kerja dalam acara Mata Najwa di Trans7 pada kelompok pro/setuju berjumlah 35. Kalimat tersebut yaitu, aktif berpihak berjumlah enam dan kalimat pasif berpihak berjumlah dua. Kalimat aktif tidak berpihak berjumlah 19 buah kalimat, dan kalimat pasif tidak berpihak berjumlah delapan. Kontra/Tidak Setuju (Kerap Menyuarakan Penolaka. Contoh aktif berpihak. AuBaik. Kami tadi meminta dan belum dapat karena saya pikir tadinya. Wa? Mungkin kalian media belum dapat! Kalau bahkan anggota Balegnya sendiri belum dapat maka? Itu perlu dijawab nanti. Ay. /NS/UU-OL/Part. Data . /NS/UU-OL/Part. dapat mewakili kalimat aktif berpihak dalam dialog interaktif Najwa Shihab terhadap kelompok tim kontra. Contoh AuKami tadi meminta dan belum dapat karena saya pikir tadinya. Wa? Mungkin kalian media belum dapat!Ay. Pernyataan Aukami memintaAy sebagai subjek lebih ditonjolkan dalam kalimat aktif tersebut. Cara wartawan menonjolkan posisi subjek memperlihatkan secara jelas bentuk keberpihakan. Jika kalimat itu aktif, subjek ditonjolkan dan mengenai pelaku. Sebaliknya, jika kalimat itu pasif, objeknya mengenai subjek. Penggunaan imbuhan me- pada kata AumemintaAy dalam kalimat Aukami tadi memintaAy menjadi pokok yang dipandang penting sehingga menonjolkan bentuk Artinya, data dari kalimat aktif tersebut menunjukkan keberpihakan Najwa terhadap pasangan kelompok kontra. Keberpihakan ditunjukkan pada kata AukamiAy yang menjelaskan secara langsung bahwa Najwa atau pembawa acara sudah memiliki prinsip kesamaan sehingga menggunakan kata AukitaAy. Contoh aktif tidak berpihak AuSaya ingin mulai membahas, sebelum masuk substansi, saya ingin membahas soal proses, prosedur, awal mula kemudian undang-undang ini di sorot publikAy . /NS/UU-OL/Part. Ay Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 Kata AumembahasAy merupakan kalimat aktif. Artinya, subjek tidak berpihak (Suprato, 2012. Sholekha & Mulyono, 2. Hal itu diakibatkan kondisi atau situasi yang membuat pembawa acara menggunakan kalimat tersebut sesuai dengan kebutuhan (Arsyandikayani & Sumarlam, 2020. Mardiansyah & Fitriyah, 2. Inilah yang menjadi menjadi pokok cara Najwa atau pembawa acara. Berikutnya, penggunaan kata AusayaAy pada pernyataan kedua seolah menyudutkan tim kontra. Penyataan Ausaya ingin membahas soal proses, prosedur, awal mula kemudian undang-undang ini disorot publikAy. Hal ini secara langsung memengaruhi makna kalimat tersebut dan menimbulkan makna ketidakberpihakan Najwa terhadap pasangan tim kontra. Contoh pasif berpihak. AuMaaf! Kita lanjutkan setelah pariwara, setelah ini akan menjadi Kalau tadi yang anda tugaskan untuk merumuskan begitu, waktunya terlalu mepet untuk merumuskan dan untuk mengsingkronisasi berbagai pasal luar biasa banyaknya. Bagaimana kita tahu kualitasnya bisa sesuai? Setelah pariwara? Tetap disini. /NS/UU-OL/Part. Ay. Terdapat dua data kalimat pasif yang menyatakan berpihak pada dialog interaktif Najwa Shihab dengan kelompok kontra. Pada data . /NS/UUOL/Part. kata-kata Aukita lanjutkan setelah pariwara, setelah ini akan menjadi menarikAy. Kata AukitaAy menunjukkan keberpihakan pembawa acara kepada lawan Selanjutnya kalimat tersebut menjelaskan posisi subjek yang menyatakan AukitaAy sebagai lanjutan kalimat Aubagaimana kita tahu kualitasnya bisa sesuai? Setelah pariwara? Tetap disiniAy. Posisi sebagai subjek lebih ditonjolkan menjadi sorotan yang lebih penting. Kalimat yang disampaikan Najwa juga menegaskan keberpihakan, yakni dengan mengedepankan kata AukitaAy. Contoh. Pasif tidak berpihak AuBaik, tahan dulu Bang Subratman. Mohon di tahan dulu, supaya langsung ditanggapi silahkan Mbak Lidia? . /NS/UU-OL/Part. Data kalimat pasif yang tidak berpihak juga ditemukan dalam dialog interaktif Najwa Shihab dengan kelompok kontra. Kalimat dengan kode data . /NS/UUOL/Part. Aumohon di tahan dulu, supaya langsung ditanggapi silahkan Mbak Lidia?Ay menunjukkan sikap Najwa yang mencoba untuk menggali dan mencari tahu sikap kelompok kontra, apakah menyetujui atau tidak. Kalimat Autahan dulu Bang Subratman. Mohon di tahan dulu, supaya langsung ditanggapi silakan Mbak Lidia?Ay yang dilontarkan oleh Najwa berusaha menjebak lawan bicara. Najwa memancing jawaban dari Lidia dan berusaha melihat ekspresi lawan bicaranya ketika menanggapi pernyataan tersebut. Pernyataan Najwa tersebut memberikan sikap implisit terhadap subjek sehingga berpengaruh terhadap makna yang ditimbulkan dan terkesan tidak berpihak (Widiastuti. Koagouw, & Kalangi, 2. Hal ini menjelaskan bahwa dalam melakukan interogasi, pewara menggunakan makna tersembunyi (MusyafaAoah, 2017. Payuyasa, 2017. Sudiyana. Widayati, & Sudiatmi, 2. Penggunaan kata ganti yang secara tidak langsung menyatakan sikap, seperti satu AukubuAy atau merasa satu pikiran. Bentuk kalimat yang ditemukan dalam dialog interaktif keberpihakan penutur dalam acara Mata Najwa di Trans7 tentang UU Omnibus Low Cipta Kerja pada kelompok kontra/tidak berpihak berjumlah 41t. Kalimat tersebut yaitu, aktif Deri Wan Minto dkk (Posisi Najwa Shihab A ) DOI: 10. 24235/ileal. Indonesian Language Education and Literature e-ISSN: 2502-2261 http://w. id/jurnal/index. php/jeill/ Vol. No. Desember 2021, 127 Ae 138 berpihak berjumlah tujuh kalimat, kalimat pasif berpihak berjumlah dua. Kalimat aktif tidak berpihak berjumlah 23 buah kalimat, dan kalimat pasif tidak berpihak berjumlah sembilan. Diagram Persentase Bentuk kalimat dalam Dialog Mata Najwa Tentang UU Omnibuslow Cipta Kerja Pasif Tidak Berpihak Pasif Berpihak Aktif Berpihak Aktif Tidak Berpihak Aktif Berpihak Aktif Tidak Berpihak Pasif Berpihak Pasif Tidak Berpihak Gambar 3. Diagram. Persentase Bentuk Kalimat dalam Dialog Mata Najwa Secara umum dinyatakan dalam data, bentuk kalimat dalam acara Mata Najwa di Trans7 tentang UU Umnibus Low, kelompok setuju dan kelompok tidak setuju berjumlah 174 kalimat. Kalimat itu terdiri dari 17 . %) kalimat pasif berpihak, 19 . %) buah kalimat pasif tidak berpihak, 42 . %) buah kalimat aktif berpihak, dan 96 . %) kalimat aktif tidak berpihak. Berdasarkan Gambar 3 dapat dimaknai bahwa media Mata Najwa bersifat tidak berpihak atau netral. Hal itu terlihat dari jumlah kalimat yang paling besar persentasenya, yaitu 55% atau sebanyak 96 kalimat aktif tidak berpihak. Artinya, pembawa acara Mata Najwa tidak berpihak. SIMPULAN Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa pada acara Mata Najwa. Najwa Shihab bersifat netral dan tidak memiliki kepentingan politik. Hal ini hasil analisis dengan menggunakan pendekatan Van Dijk. Kata ganti dan bentuk kalimat yang digunakan menggambarkan ideologi, posisi, dan karakteristik Najwa Shihab. Temuan ini menjelaskan secara utuh konsep acara dikemas oleh tuan rumah Mata Najwa. Secara tidak langsung, simpulan ini dapat mematahkan persepsi masyarakat terkait keberpihakan Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa di Trans7. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi yang telah membiayai penelitian ini berdasarkan SK: 071/SP2H/LT/DRPM/2021 tanggal 18 Maret 2021 dan kontrak nomor 080/LL0/PG-PDTT/2021 tanggal 14 Juli 2021. DAFTAR PUSTAKA