Volume II No. 2 (Juli: 2. : SRODJA Pengaruh Persepsi Manfaat. Kepercayaan Dan Kemudahan Penggunaan Terhadap Minat Nasabah Menggunakan Mobile Banking Di Bri Kcp Universitas Jember (The Influence of Perceived Benefits. Trust, and Ease of Use on Customer Interest in Using Mobile Banking at BRI KCP Universitas Jembe. Dwi Ratnasari 1. Supranoto 2. Edy Wahyudi3. Panca Oktawirani4. Wheny Kristianto5 Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Institut Teknologi dan Sains Mandala. Jember Email: ratna02@itsm. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh Persepsi Manfaat. Persepsi Kepercayaan, dan Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap minat nasabah menggunakan layanan mobile banking di Bank Rakyat Indonesia KCP Universitas Jember. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada nasabah bank yang menggunakan layanan mobile banking. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dan uji t untuk mengevaluasi pengaruh variabel-variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil uji menunjukkan bahwa Persepsi Manfaat dan Persepsi Kepercayaan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap minat nasabah menggunakan mobile banking, sesuai dengan prediksi TAM. Namun. Persepsi Kemudahan Penggunaan tidak terbukti memiliki pengaruh signifikan dalam konteks sampel ini. Selain itu, uji simultan . ji F) menegaskan bahwa secara keseluruhan, variabel-variabel independen secara bersama-sama memberikan kontribusi yang signifikan terhadap variabilitas minat nasabah. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bank untuk memperkuat persepsi manfaat dan kepercayaan nasabah terhadap layanan mobile banking melalui strategi pemasaran yang tepat dan peningkatan keamanan sistem. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah, bank dapat meningkatkan adopsi teknologi perbankan digital dengan efektif. Kata Kunci: Mobile banking, minat nasabah. Persepsi Manfaat. Persepsi Kepercayaan. Persepsi Kemudahan Penggunaan. TechnologyAcceptance Model Abstract This study aims to investigate the influence of Perceived Benefits. Perceived Trust, and Perceived Ease of Use on customer interest in using mobile banking services at Bank Rakyat Indonesia KCP Universitas Jember. Data were collected through questionnaires sent to bank customers who use mobile banking services. Data analysis used multiple linear regression and t-test to illuminate the influence of independent variables on the dependent The test results showed that Perceived Benefits and Perceived Trust had a significant and positive influence on customer interest in using mobile banking, in accordance with TAM predictions. However. Perceived Ease of Use was not proven to have a significant influence in the context of this sample. In addition, the simultaneous test (F tes. confirmed that overall, the independent variables together contributed significantly to the variability of consumer interest. The implication of this study is the importance of banks to strengthen customer perceptions of benefits and trust in mobile banking services through appropriate marketing strategies and improved security systems. By understanding the factors that influence customer interest, banks can improve the implementation of digital banking technology effectively. Keywords: Mobile banking, customer interest. Perceived Benefits. Perceived Trust. Perceived Ease of Use. Technology Acceptance Model. adalah mempengaruhi sektor sosial dan ekonomi Pendahuluan yang awalnya berasal dari meningkatkan Perkembangan ilmu pengetahuan di bidang teknologi saat ini sangatlah cepat, seluruh kegiatan rata Ae rata dengan mudah dilakukan hanya dengan melalui media Pada era teknologi informasi saat ini perilaku konsumen banyak berubah dalam fleksibilitas, efisiensi, dan kesederhanaan. Teknologi informasi yang berkembang pada seluruh aspek kehidupan dan kegiatan bertujuan untuk mempermudah manusia aktivitasnya, seperti komunikasi, mencari informasi, pendidikan, transportasi, transaksi, serta keuangan dan Pesatnya perkembangan teknologi maupun ekonomi, yang awalnya dalam melakukan transaksi harus bertatap muka dan membawa sejumlah uang cash, kini dapat dilakukan secara jarak jauh dengan menggunakan aplikasi digital. Era Rakyat Indonesia (BRI) sebagai salah satu lembaga perbankan terkemuka di Indonesia juga telah mengadopsi teknologi mobile banking melalui aplikasi BRI Mobile. Aplikasi memberikan kemudahan dan efisiensi dalam layanan perbankan, serta menarik minat nasabah untuk menggunakan layanan digital Namun, meskipun mobile banking menawarkan berbagai manfaat, masih ada Persepsi nasabah terhadap manfaat, kepercayaan terhadap keamanan aplikasi, dan kemudahan penggunaan adalah faktorfaktor yang dapat mempengaruhi minat nasabah untuk menggunakan layanan mobile Di BRI KCP Universitas Jember, sebagai salah satu cabang BRI yang bagaimana ketiga faktor tersebut berperan dalam menentukan minat nasabah terhadap penggunaan mobile banking. Penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi manfaat, ekonomi digital dimana sudah memasuki teknologi yang semakin canggih. Bank tantangan dalam hal adopsi dan penggunaan. Teknologi interkonektivitas dari fungsi pekerjaan dan mengefisiensikan waktu. Ekonomi digital kepercayaan, dan kemudahan penggunaan menggunakan mobile banking di BRI KCP Universitas Jember. Bank Rakyat Indonesia, merupakan yang lebih mudah dan cepat ke layanan salah satu perusahaan perbankan milik perbankan, sementara yang lain mungkin pemerintah terbesar dan ter-integritas di Indonesia. dibandingkan dengan metode tradisional Perusahaan layanan yang prima, seperti datang langsung ke cabang bank. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persepsi didirikan di Purwokerto. Jawa Tengah oleh Raden BeiAria Wirjaatmadja tanggal 16 menggunakan mobile banking. Sebaliknya. Desember 1895, yang juga mempunyai bunyi visi AuMenjadi the most valuable bank nasabah mungkin tidak termotivasi untuk di Asia Tenggara dan home to the best beralih dari layanan konvensional. talentAy Aumemberikan Kepercayaan terbaik, layanan yang optimal, serta bekerja aplikasi mobile banking menjadi isu penting. dengan optimal dan baikAy . Nasabah mungkin khawatir tentang risiko Inovasi Isu-isu ini sering mempengaruhi informasi telah dilakukan oleh PT. BRI keputusan nasabah untuk menggunakan Cabang Jember, dimana penelitian ini akan Inovasi kepercayaan yang tinggi terhadap keamanan Kantor Cabang aplikasi dapat mendorong nasabah untuk Pembantu Universitas Jember pada dasarnya lebih aktif menggunakan mobile banking. adalah inovasi dalam mobile banking yang Sebaliknya, kurangnya kepercayaan dapat sudah ada, yaitu dengan adanya program BRImo. BRImo adalah aplikasi keuangan layanan ini. BRI digital, yang menggunakan data internet Kemudahan Tingkat sebagai media transaksi kapan saja dan mobile banking sangat berpengaruh pada dimana saja dilengkapi dengan program user interface serta user experience (UI/UX) terbaru . id, 2. mengurangi minat nasabah. Kemudahan Nasabah Aplikasi navigasi, tampilan antarmuka yang intuitif, pandangan yang berbeda tentang manfaat dan fitur yang mudah diakses menjadi faktor Beberapa merasa bahwa mobile banking kenyamanan pengguna. sangat bermanfaat karena memberikan akses Aplikasi yang mudah digunakan Nasabah cenderung menarik lebih banyak pengguna. mobile banking untuk membayar tagihan Nasabah lebih mungkin untuk mengadopsi telepon rumah, listrik, angsuran kredit mobile banking jika mereka merasa aplikasi rumah, mobil, motor, pinajaman bulanan, tersebut memudahkan proses transaksi dan asuransi jiwa, asuransi mobil, dan transaksi non-finansial lainnya. Mereka juga dapat Minat Nasabah merujuk pada sejauh mana nasabah tertarik dan bersedia untuk menggunakan transfer, antar rekening bank (Jumaini, mobile banking di BRI Kantor Cabang Pembantu Universitas jember, ini adalah Keyakinan akan kemanfaatan, yaitu hasil dari kombinasi manfaat. dan kemudahan penggunaan. Minat nasabah menggunakan teknologi atau sistem akan mencerminkan motivasi dan niat nabah meningkatkan kinerja mereka di tempat untuk mengadopsi teknologi. kerja, dikenal sebagai persepsi manfaat Mobile banking adalah salah satu (Davis, 1. Di sisi lain, persepsi manfaat jasa pelayanan perbankan yang disediakan juga dapat didefinisikan sebagai sejauh agar nasabah dapat bertransaksi setiap saat, menggunakan teknologi akan meningkatkan Mobile banking merupakan kinerja pekerjaannya (Jogiyanto, 2. Persepsi manfaat adalah keyakinan menggunakan teknologi maju, layanan ini berbasis teknologi seluler yang memberikan Mereka sistem jika mereka pikir itu bermanfaat. Banking tetapi jika mereka pikir itu tidak bermanfaat, bertujuan meningkatakan peleyanan kepada mereka tidak akan menggunakannya. Davis berpendapat bahwa persepsi manfaat dapat Mobile memberi kemudahan kepada nasabah untuk melakukan transakasi (Rianto, 2. meningkatkan kinerja pekerjaan, membuat Mobile banking adalah suatu layanan cara-cara tugas menjadi lebih mudah, dan menganggap perbankan yang dapat diakses langsung oleh keseluruhan bermanfaat. dengan menggunakan menu yang tersedia di Ada beberapa indikator yang dapat SIM card subcriber . uga dikenal sebagai digunakan untuk mengukur persepsi manfaat SIM toolkit atau menu layanan dat. sebagai berikut: Meningkatkan kinerja Widjana . menyatakan bahwa Menambah tingkat produktivitas persepsi kemudahan penggunaan sistem TI Meningkatkan efektivitas menunjukkan bahwa menggunakannya tidak Bermanfaat akan sulit atau membutuhkan banyak usaha Persepsi Kepercayaan (Free oF eFFor. Persepsi kemudahan komponen yang menunjukkan keamanan dan penggunaan merujuk pada seberapa mudah privasi pengguna. Persepsi Kepercayaan seseorang menganggap teknologi digunakan. didefinisikan sebagai perilaku seseorang saat Dengan mereka percaya bahwa transaksi dan privasi digunakan, mereka akan menggunakannya, berdampak pada keputusan mereka untuk menggunakan sistem teknologi tertentu. Keamanan dan sebaliknya (Jogiyanto, 2. Dengan demikian. Mobile Banking dianggap mudah digunakan dan tidak mencegah penipuan atau tindak kejahatan membutuhkan usaha yang besar untuk Karena Persepsi Kepercayaan telah Aplikasi Mobile Banking akan berdampak pada penerimaan menjadi lebih mudah digunakan. Persepsi Kepercayaan mengukur Persepsi Kemudahan Penggunaan Selain itu, alasan untuk menambah Indikator Persepsi Kepercayaan Mudah karena ada banyak modus penipuan dan responden yang menyatakan bahwa pengaman untuk kasus kesalahan yang tidak disengaja (Wang et al. , 2. Ada beberapa Mobile Banking. Indikator yang dapat digunakan untuk Mudah untuk mengendalikan, yaitu pendapat responden yang menyatakan menggunakan, kebutuhan Transaksi, dan mengendalikan/mengontrol Kerahasiaan data pribadi dan keuangan Mobile Banking. Jelas Davis . pendapat responden yang menyatakan bahwa menggunakan layanan Mobile seseorang percaya bahwa menggunakan Banking jelas dan mudah dipahami. teknologi informasi adalah sesuatu yang Mudah untuk menjadi terampil, yaitu mudah dan tidak memerlukan usaha yang pendapat responden yang menyatakan bahwa mudah untuk menjadi terampil dalam menggunakan layanan Mobile Banking Mudah responden yang menyatakan bahwa Mobile Banking Minat yaitu kecendurungan tertarik Rumusan hipotesis pada penelitian ini yaitu: pada sesuatu yang ralatif tetap untuk lebih H1: Persepsi manfaat (X. berpengaruh memperhatikan dan mengingat secara terus menerus yang diikuti rasa senang untuk menggunakan mobile banking (Y). H2: Persepsi kepercayaan (X. berpengaruh kepuasan penggunaan teknologi. Indikator menggunakan mobile banking (Y). menggunakan layanan mobile banking yaitu menggunakannya untuk masa depan. Terdapat H3: Persepsi kemudahan (X. berpengaruh menggunakan mobile banking (Y). H4: Persepsi manfaat (X. , kepercayaan Minat (Hanif, 2. , yaitu: Mobile banking serta manfaatnya Syarat dan ketentuannya mudah di (X. , dan kemudahan (X. berpengaruh secara simultan terhadap minat nasabah menggunakan mobile banking (Y). Metode Penelitian Dapat melakukan berbagai transaksi Populasi Populasi tanpa harus pergi ke bank penelitian ini adalah pengguna m-banking Bank Rakyat Indonesia Kcp. Universitas Jember Sampel Penelitian ini menggunakan metode sampling purposive, dengan sampel 100 responden Jumlah sampel dapat dihitung karena rtabel > rhitung. Hasil uji Validitas dengan menggunakan rumus Slovin. Persepsi Kemudahan Penggunaan (X. Penelitian ini menggunakan metode pengiriman kuesioner berstruktur kepada Responden pertanyaan yang telah disusun dengan baik melalui google Form, di mana mereka dapat No. Indikator Tabel Keterangan Hitung X3. 0,539 Valid X3. 0,526 Valid X3. 0,464 Valid X3. 0,670 Valid X3. 0,668 Valid Berdasarkan tabel 4. 10 diatas, dapat memilih salah satu dari lima alternatif di simpulkan hasil uji validitas dari variabel jawaban yang disediakan. Setiap pertanyaan Persepsi akan memiliki opsi jawaban seperti yang dinyatakan Valid karena rtabel > rhitung. terlihat pada tabel berikut: Hasil Kemudahan Uji Validitas Penggunaan Variabel Minat Menggunakan M-Banking (Y). Indikator Hitung Tabel Keterangan 0,622 Valid 0,734 Valid 0,664 Valid Berdasarkan tabel 4. 10 diatas, dapat di simpulkan hasil uji validitas dari variabel Persepsi HASIL PENELITIAN Kemudahan Penggunaan dinyatakan Valid karena rtabel > rhitung. Uji validitas dari hasil penyebaran PEMBAHASAN kuesioner pada 100 responden dengan df= 96 atau 0,1966 diperoleh hasil uji validitas Hasil uji parsial menunjukkan . , sebagai berikut ketiga variabel independen, yaitu Persepsi Tabel 4. 8 Hasil Uji Validitas Persepsi Manfaat. Persepsi Kepercayaan, dan Persepsi Manfaat (X. Kemudahan No Indikator R. Hitung R Tabel Keterangan 1 X1. 0,383 1966 Valid 2 X1. 0,651 1966 Valid 3 X1. 0,657 1966 Valid 4 X1. 0,675 0,1966 Valid Berdasarkan tabel 4. 9 diatas, dapat disimpulkan hasil uji validitas dari variabel Persepsi Kepercayaan dinyatakan Valid Penggunaan, terhadap variabel dependen dalam model Hasil uji menunjukkan bahwa Persepsi Manfaat memiliki nilai t sebesar 1,718 dengan signifikansi 0. 089, yang terhadap variabel dependen. Persepsi Kepercayaan, yang memiliki 0,89 > 0,05. Karena thitung < ttabel dan nilai t sebesar 3,673 dengan signifikansi nilai signifikansi > 0,05, hasil penelitian 000, menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan terhadap variabel dependen. Pada Manfaat tidak memiliki pengaruh yang Persepsi Kemudahan Penggunaan, hasil uji signifikan terhadap minat nasabah dalam menunjukkan nilai t sebesar 1,504 dengan menggunakan mobile banking. Ini berarti Nilai signifikansi ini bahwa perubahan dalam persepsi nasabah lebih besar dari alpha . , yang tentang manfaat mobile banking tidak secara berarti Persepsi Kemudahan Penggunaan signifikan mempengaruhi keinginan mereka tidak memberikan untuk menggunakan layanan tersebut. Persepsi terhadap variabel dependen dalam model Hasil ini mungkin disebabkan oleh fakta regresi ini. bahwa persepsi manfaat dari mobile banking Berdasarkan Tabel belum cukup kuat di mata nasabah. Bisa menunjukkan hasil uji simultan . ji F), diperoleh nilai Fhitung sebesar 12,824 keuntungan dari mobile banking tidak dengan signifikansi sebesar 0. Hasil ini cukup besar dibandingkan dengan cara tradisional, atau mereka mungkin belum simultan yang signifikan dari variabel cukup memahami atau merasakan manfaat independent (Persepsi Manfaat. Persepsi dari layanan tersebut. Kepercayaan. Persepsi Kemudahan Penggunaa. terhadap variabel dependen KESIMPULAN DAN SARAN (Minat Nasabah Menggunakan M-Banking Dengan di Bank Rakyat Indonesia KCP Universitas manfaat, bank diharapkan dapat mendorong Jembe. dalam model regresi ini. lebih banyak nasabah untuk memanfaatkan Berdasarkan hasil uji parsial . yang dilakukan pada variabel Persepsi Manfaat gilirannya dapat meningkatkan adopsi dan dalam penelitian mengenai minat nasabah penggunaan layanan ini secara lebih luas. menggunakan mobile banking di Bank Rakyat Indonesia KCP Universitas Jember, ditemukan bahwa variabel ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel minat nasabah. Dikarenakan nilai thitung 1,718 < ttabel 1,985 dan signifikansi sebesar DAFTAR PUSTAKA