JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Penggunaan Kapasitor Bank untuk Perbaikan Profil Tegangan Pada Penyulang Makariki Area Masohi Dita Arisandy Muzakkir1. Marceau A F Haurissa2. Marselin Jamlaay3 1,2,3 (Teknologi Rekayasa Sistem Kelistrikan Minyak dan Gas Ae Politeknik Negeri Ambo. ditamuzakir06@gmail. com1, haurisamarceau@gmail. com2, marselin90@gmail. ARTICLE HISTORY Received: August 14, 2025 Revised December 16, 2025 Accepted: December 16, 2025 Online available: December 24, 2025 Keyword: Voltage Profile. Capacitor Bank. Makariki Feeder. Etap Software *Correspondence: Name: Marceau A F Haurissa E-mail: haurisamarceau@gmail. Kantor Editorial Politeknik Negeri Ambon Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jalan Ir. Putuhena. WailelaRumahtiga. Ambon Maluku. Indonesia Kode Pos: 97234 ABSTRACT In the implementation of electric power distribution, various issues are frequently encountered. The distribution of electric energy through the distribution network often faces problems such as voltage drops. Power delivery through the distribution network to the load is prone to several challenges, particularly voltage drop. The Makariki feeder is classified as a relatively long radial feeder, with a total line length from the ULPL Masohi substation to the terminal point in Beben. Moti, 37 km. Therefore, an analysis is needed to determine the voltage profile both before and after the use of a capacitor bank on the Makariki feeder distribution network. The longer the distribution line, the greater the voltage drop it experiences. The single-line diagram of the Makariki feeder was modeled in ETAP based on the obtained data. The simulation results showed that the voltage drop in the Makariki feeder under installed load conditions was 6. 30%, under peak load conditions was 4. 25%, and under off-peak load conditions was 3. Based on these results, it can be seen that the voltage drop under installed load conditions exceeds the SPLN NO. 72 standard of 1987, which sets a maximum of 5%. After corrective measures using capacitor banks were applied to the installed load condition, voltage drops were reduced to 3. 60% in scenario 1, 1. 55% in scenario 2, and 85% in scenario 3. Among the three scenarios, all improvements showed a reduction in voltage drop on the Makariki feeder voltage profile under installed load conditions. However, the voltage drop percentages differed across scenarios. Scenario 2 demonstrated the most effective reduction in voltage drop among the three. Keywords: Voltage Profile. Capacitor Bank. Makariki Feeder. Etap Software PENDAHULUAN ULP (Unit Layanan Pelangga. Masohi memiliki 5 Penyulang yaitu Penyulang Kota A. Penyulang Kota B. Penyulang Amahai. Penyulang Makariki. Penyulang Tamilow, dari data yang di lihat pada ULP Masohi tercatat jumlah pelanggan yang menggunakan listrik kurang lebih sebanyak 37. 876 pelanggan . Energi listrik yang disalurkan dari gardu induk sebesar 57. kWh, sedangkan energi listrik yang terjual sebesar 602 kWh, perbedaan jumlah tersebut dikarenakan adanya gangguan baik dari sistem ataupun Dita Arisandy Muzakkir et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. di luar sistem saat penyaluran energi listrik sehinggan mengakibatkan penurunan energi listrik. Dari data kondisi awal profil tegangan di penyulang Makariki area Masohi mengalami penurunan tegangan yang cukup besar yaitu 6,3 %. Menurut buku SPLN 72:1987 mengenai pengaturan tegangan dan jatuh tegangan dinyatakan besarnya turun tegangan pada JTM (Jaringan Tegangan Menenga. yang diperbolehkan adalah 2% dari tegangan kerja dengan sistim yang tidak memanfaatkan STB, yaitu spindle dan gugus serta 5% dari tegangan kerja bagi sistem yang memanfaatkan Penggunaan Kapasitor Bank untuk Perbaikan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. STB, yaitu sistem radial diatas tanah sistem simpul. Berdasarkan permasalahan itu maka dilakukan penelitian dengan judul Penggunaan Kapasitor Bank Untuk Perbaikan Profil Tegangan Pada Penyulang Makariki Area Masohi. Dengan ini penulis melihat atau meneliti kondisi awal dari profil tegangan pada penyulang makariki area masohi sebelum dan sesudah pemasangan kapasitor bank. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi awal profil tegangan penyulang Makariki sebelum dan sesudah pemasangan kapasitor bank. TINJAUAN PUSTAKA 1 Sistem Tenaga Listrik Kecenderungan sistem tenaga listrik saat ini adalah terbentuknya sistem interkoneksi antara satu pusat pembangkit dengan pembangkit lainnya dengan tujuan untuk meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik, yang selalu dituntut untuk dapat menyediakan dan menyalurkan energi listrik secara terus menerus kepada konsumen dalam jumlah dan mutu yang baik. (Reihand Arizal, 2. Sistem tenaga listrik terdiri dari 3komponen utama yaitu pembangkit tenaga listrik, transmisi dan Pada pusat listrik dilakukan pembangkitan tenaga dengan cara memanfaat generator sinkron. (Akbar Abadi. , dkk. , 2. 2 Sistem Distribusi Distribusi adalah semua bagian yang termasuk dalam peralatan sistem tenaga listrik yang mendistribusikan tenaga listrik dari gardu induk hingga ke kWh meter pada konsumen melalui system jaringan tegangan menengah dan sisem jaringan tegangan Sistem tenaga listrik dikatakan sebagai kumpulan atau gabungan yang terdiri dari komponenkomponen atau alat Aealat listrik seperti generator, transformator, saluran transmisi, saluran distribusi dan beban yang saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan sehingga membentuk suatu sistem. 3 Jatuh Tegangan Penurunan tegangan merupakan gangguan yang sering terjadi pada sistem distribusi. Hal ini dikarenakan letak pusat beban yang jauh dari generator atau gardu induk . emakin panjang saluran distribus. dan konfigurasi jaringan distribusi yang umumnya Besarnya beban juga mempengaruhi penurunan tegangan, semakin besar beban maka arus yang mengalir juga semakin besar. (Marceau A. Haurissa. , 2. 4 Aliran daya Studi aliran daya ialah analisis yang digunakan untuk menentukan dan menghitung tegangan, arus, daya, dan faktor daya atau daya reaktif Dita Arisandy Muzakkir et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. yang terdapat pada berbagi titik dalam suatu jaringan listrik pada keadaan pengoperasian normal, baik yang sedang berjalan maupun yang diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang. Analisa aliran daya sangat penting dalam perencanaan pengembangan suatu sistem tersebut banyak tergantung pada efek interkoneksi dengan sistem tenaga yang lain, beban yang baru, stasiun pembangkit baru, serta saluran transmisi baru, sebelum semuanya dipasang. (Arnawan Hasibuan. , dkk. , 2. 5 Kapasitor Bank Pemasangan bank kapasitor berfungsi untuk memperbaiki faktor daya jaringan menjadi satu. Untuk mengetahui lokasi penempatan yang paling optimal, perlu dilakukan pengujian dengan menempatkan bank kapasitor yang telah dihitung pada setiap gardu distribusi di sepanjang feeder tempat bank kapasitor akan dipasang. (Marceau A. Haurissa. , dkk. , 2. Kapasitor bank digunakan secara luas pada sistem tenaga listrik untuk perbaikan faktor daya dan profil Dengan pemasangan kapasitor bank, beban akan mendapatkan suplai daya reaktif. Kompensasi yang dilakukan olah kapastor bank, dapat mengurangi penyerapan daya reaktif sistem oleh beban. Dengan demikian jatu tegangan pada sistem dapat di kurangi. Namun perlu diperhatikan bahwa dalam pemasangan kapasitor perlu dibatasi dengan limitasi kapasitas dari kapasitor hanya boleh maksimal atau lebih kecil dari demand daya reaktif pada sistem. Karena ketika kapasitas yang dipasang terlalu besar, maka susut pada jaringan akan terjadi karena arus reaktif yang kembali mengalir disebabkan oleh kapasitas kapasitor yang terlalu besar, sistem yang awalnya lagging menjadi leading. (Aprianto. ,dkk. 3 Optimasi Kapasitor Optimasi Kapasitor digunakan untuk menentukan dimana lokasi yang cocok dan berapa besar kapasitas kapasitor yang harus dipasang . Tujuan optimasi ini adalah untuk meminimalkan biaya total yang diakibatkan oleh biaya kVA Substation, rugi-rugi energi sistem dan investasi kapasitor. METODOLOGI Penelitan dilakukan pada jaringan distribusi tegangan menengah 20 kV di penyulang Makariki area Masohi pengumpulan data, observasi dan wawancara. Setelah data terkumpul, data tersebut dimasukan pada perangkat lunak Electric Transient Analysis Program (ETAP) untuk dilakukan analisa aliran daya, agar dapat mengetahui kondisi pada penyulang Makariki. Proses analisa data pada perangkat lunak Electric Transient Analysis Program (ETAP) diawali Penggunaan Kapasitor Bank untuk Perbaikan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. dengan menggambar desain diagram garis tunggal penyulang Makariki, setelah itu data yang telah dikumpulkan dimasukan pada diagram garis tunggal yang telah digambar sesuai dengan parameter yang dibutuhkan untuk analisa aliran daya. Kemudian hasil simulasi diagram garis tunggal dilakukan analisa untuk menghitung penurunan tegangan dengan menggunakan metode Optimal Capasitor Placement (OCP) pada penyulang Makariki. Untuk fitur Optimal Capasitor Placement yang ada pada perangkat lunak Electric Transient Analysis Program (ETAP), dalam hal ini diagram garis tunggal sudah harus jadi terlebih dahulu untuk bisa di analisa penempatan dan jumlah serta besaran kapasitas kapasitor bank yang dibutuhkan. Pilih sala satu bus yang ditentukan untuk dilakukannya simulasi, kemudian masuk pada fitur run optimal capasitor placement, fitur ini dijalankan ketika fitur optimal capasitor placement dan edit study case sudah Fitur ini menjalankan perintah optimal capasitor placement menganalisi penempatan dan jumlah serta besaran kapasitor bank yang akan digunakan pada diagram garis tunggal. analisa aliran daya dilakukan untuk kondisi Beban Terpasang . Waktu Beban Puncak. Luar Waktu Beban Puncak dan kondisi setelah perbaikan. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Penelitian PLTMG Seram Speaker merupakan sebuah pembangkit listrik di area pulau seram tepatnya di Masohi yang menggunakan gas sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi listrik. Dengan kemampuan mesin bertenaga 10 MW buatan Jerman. Penyulang makariki adalah salah satu penyulang yang bersumber dari PLTMG Seram Speaker yang merupakan penyulang dengan jaringan yang cukup panjang pada Sistem Distribui Kota Masohi dengan melayani wilayah perkampungan seperti. Desa waipo. Makariki. KM1 sampai KM 12 dan lainnya Panjang saluran Penyulang Makariki dari pangkal sumber PLTMG Seram Speaker hingga ke ujung beban Desa Moti adalah 63,371 kms. Untuk jaringan Makariki menggunakan jenis aC-S dengan diameter saluran 50 mm2 dan 70 mm2 serta jenis aC dengan diamet saluran 50mm2 dan 70 mm2. Terdapat 67 gardu aktif dengan 2 beban 0 dan 1 gardu non aktif. Tabel 1. Jenis Penghantar aC Jenis Penghantar Diameter Penghantar aC aC Tabel 2. Jenis Penghantar aC-S Jenis Penghantar Diameter Penghantar aC-S Setelah data yang akan dimasukkan, maka langkah selanjutnya adalah membuat diagram garis tunggal pada perangkat lunak Electric Transient Analysis Program (ETAP) 21. Komponen yang dipakai atau digunakan dalam rangkaian diagram garis tunggal penelitian ini adalah Generator/Pembangkit. Transformator. Busbar. Kabel. Fuse. Switch dan Beban (Lump Loa. Pengaturan simulasi peringata menggunakan batas critical dan marginal yang telah ditentukan berdaarkan standar PLN ( SPLN 1 : 1995 ) dimana batas critical tegangan yang diatur dalam simulasi yaitu 5% ( Over Voltag. dan Ae 10% ( Under Voltag. dan untuk batas marginal tegangan yaitu 2% (Over Voltag. dan Ae 5% (Under Voltag. Sumber : Simulasi hasil ETAP,2024 Gambar 1. Hasil simulasi Penyulang Makariki di software ETAP (Dita Muzakkir. , 2. Dita Arisandy Muzakkir et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. Penggunaan Kapasitor Bank untuk Perbaikan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 2 Arus dan Tegangan Pada tabel 3 didapatkan besar nilai arus dan tegangan pada penyulang Makariki sebagai berikut : Tabel 3. Arus dan Tegangan penyulang Makariki Tegangan Sumber 20,04 . V) Jatuh Tegangan Penyulang Arus Pangkal & (A) Pangkal Tengah Ujung Ujung Gh Ulpl Gh Waipo Gh Waipia Moty Masohi Makariki 19,91 0,43% 19,75 1,26% 19,03 4,84% 18,65 6,73% 1,26 6,30 Sumber : (Simulasi hasil ETAP, 2. Dapat dilihat pada tabel 3, tegangan pada bus Ae bus tersebut mengalami penurunan tegangan yang cukup besar dari limit tegangan 20 kV menjadi 18kV, sehingga hal ini yang membuat profil tegangan menjadi tidak baik. 5 Penentuan Penggunaan Kapasitor Bank Penggunaan kapasitor bank ini dilakukan pada simulasi diagram garis tunggal beban terpasang atau beban tetap dari penyulang makariki dan merupakan diagram garis tunggal yang memiliki presentase penurunan tegangan paling besar di atas 5 % dari batas yang di tentukan oleh Standar SPLN 72: 1987. 6 Penentuan Optimal Penempatan Kapasitor Bank Penempatan kapasitor bank pada titik optimal ditentukan menggunakan metode optimal capacitor placement yang merupakan salah satu fitur di dalam perangkat lunak Electric Transient Analysis Program (ETAP). Dimana jumlah, ukuran dan lokasi penempatan kapasitor bank sudah dapat di ketahui dengan menggunakan fitur tersebut, hal itu sangat memudahkan dalam menganalisis kapasitor bank. Pemilihan bus pada penempatan kapasitor bank melihat pada area Ae area yang merupakan titik permasalahan pada penyulang makariki masohi. Brikut adalah calon kandidat bus yang akan dilakukan pemasagan kapasitor bank : Bus Moty berada pada posisi ujung dari penyulang makariki dan merupakan bus yang mengalami pernurunan tegangan paling besar, dengan tegangan sebesar 18,65 kV. Bus 234 berada pada posisi atau titik yang berada di tengah permasalahan yang terjadi, dengan tegangan sebesar 18,70 kV. Bus 222 berada pada posisi ata titik awal terjadinya permasalahan, dengan tegangan sebesar 18,82 kV. Dengan ketiga . titik ini yang menjadi kandidat penempatan kapasitor bank pada penyulang Dita Arisandy Muzakkir et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. 7 Optimal Capasitor Placement (OCP) 1 Skenario 1 OCP Bus Moty adalah bus yang menjadi salah satu kandidat penempatan capasitor bank, dan merupakan bus paling ujung pada penyulang makariki. Sumber : Simulasi hasil ETAP,2024 Gambar 2. Simulasi metode OCP pada bus moty s1 (Dita Muzakkir. , 2. Perhitungan kapasitor bank pada bus moty dengan metode Optimal Capasitor Placement (OCP) yang ada pada perangkat lunak Electric Transient Analysis Program (ETAP). Setelah di lakukan perhitungan dengan metode OCP, terlihat spesifikasi kapasitas kapasitor bank yang cocok untuk ditempatkan di bus moty dengan total 1 buah kapasitor sebesar 400 kvar untuk masing Ae masing kapasitor dan dapat dilihat kenaikan tegangan menjadi 18,88 kV. 2 Skenario 2 OCP Bus 234 adalah bus yang menjadi salah satu kandidat penempatan Kapasitor bank. Penggunaan Kapasitor Bank untuk Perbaikan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Sumber : Simulasi hasil ETAP,2024 Gambar 4. 29 Simulasi metode OCP pada bus 234 (Dita Muzakkir. , 2. Perhitungan kapasitor bank pada bus 234 dengan metode Optimal Capasitor Placement (OCP) yang ada pada perangkat lunak Electric Transient Analysis Program (ETAP). Setelah di lakukan perhitungan dengan metode OCP, terlihat spesifikasi kapasitas kapasitor bank yang cocok untuk ditempatkan di bus 234 dengan total 2 buah kapasitor sebesar 400 kvar untuk masing Ae masing kapasitor dan dapat dilihat kenaikan tegangan menjadi 19,29 kV. 3 Hasil Skenario 3 OCP Perhitungan dengan metode OCP ini dilakukan pada beban terpasang atau beban tetap pada penyulang Makariki, terlihat setelah penenpatan kapasitor bank pada bus 222 bus tegangan naik secara drastis pada Penyulang Sebelum Pemasangan Cap Bank Sumber : Simulasi hasil ETAP,2024 Gambar 4. 36 Simulasi metode OCP pada bus 222 (Dita Muzakkir. , 2. Perhitungan kapasitor bank pada bus 222 dengan metode Optimal Capasitor Placement (OCP) yang ada pada perangkat lunak Electric Transient Analysis Program (ETAP). Setelah di lakukan perhitungan dengan metode OCP, terlihat spesifikasi kapasitas kapasitor bank yang cocok untuk ditempatkan di bus 222 dengan total 2 buah kapasitor sebesar 400 kvar untuk masing Ae masing kapasitor dan dapat dilihat kenaikan tegangan menjadi 19,26 kV. 8 Tegangan dan Arus Perbandingan Sebelum dan Seteah dilakukan simulasi didapat besar nilai arus dan penurunan tegangan pada penyulang Makariki sebagai berikut : Tabel 4. Perbandingan Arus dan Tegangan penyulang Makariki Sebelum dan sesudah pemasangan Capasitor Bank Tegangan Sumber 20 . V) Arus (A) Pangkal Tengah Ujung Gh Ulpl Masohi 19,91 0,43% Gh Ulpl Masohi 19,98 0,11% Setelah Pemasangan 32,8 Cap Bank. Skenario 1 Setelah Gh Ulpl Pemasangan 34,1 Masohi Cap Bank, 20,04 Skenario 2 Setelah Gh Ulpl Pemasangan 33,9 Masohi Cap Bank. Skenario 3 Sumber : (Simulasi hasil ETAP, 2024 Gh Waipo 19,75 1,26% Gh Waipo 19,83 0,85% Gh Waipo 19,91 0,44% Gh Waipo 19,91 Dita Arisandy Muzakkir et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. 0,43% Gh Waipia 19,03 4,84% Gh Waipia 19,28 3,58% Gh Waipia 19,53 2,35% Gh Waipia 19,54 2,29% Moty 18,65 6,73% Moty 18,65 19,98% Moty 18,65 20,04% Moty 2,85% Jatuh Tegangan Pangkal & Ujung 1,26 6,3% 0,72 3,6% 0,26 1,55% 0,57 2,85% Penggunaan Kapasitor Bank untuk Perbaikan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 9 Hasil Perbandingan Berdasarkan hasil penelitian terkait penggunan kapasitor bank untuk perbaikan profil tegangan di penyulang Makariki area Masohi, dapat dilihat kondisi awal dari penyulang Makariki mengalami penurunan tegangan yang cukup besar yaitu 6,3 %, presentase ini tentunya melebihi batas yang di tentukan yaitu 5 % pada standar SPLN 72 : 1987. Kemudia setelah melakukan perbaikan menggunakan kapasitor bank dengan metode optimal capasitor placement pada software ETAP, dilakukan 3 skenario penempatan kapasitor bank yaitu pada bus moty skenario 1, bus 234 skenario 2 dan pada bus 222 skenario 3, pada 3 skenario ini presentase penurunan tegangan mengalami penurunan dari kondisi awal yaitu skenario 1 sebesar 3,60%, skenario 2 sebesar 1,55 %, dan skenario 3 sebesar 2,85%. Dari ketiga skenario yang diterapan didapat hasil dengan pesentase penurunan tegangan yang berbeda namun sama Ae sama dapat menurunkan jatuh teganga sehingga profil tegangan pada kondisi beban terpasang penyulang makariki semakin membaik. Namun terdapat perbedaan daya reaktif dan power factor Skenario 1 berbeda denga skenario 2 dan 3, selain itu adapun perbedaan pada penurunan tegangan critical alert yang ada pada skenario 1 , skenario dan skenario 3 yaitu. Skenario 1 pada bus Sambungan WTT penurunan tegangan awal 18,654 kV naik menjadi 19,250 kV dan pada bus Moty penurunan tegangan awal 18, 653kV naik menjadi 19,260 kV. Skenario 2. Pada bus Sambungan WTT penurunan tegangan awal 18,654 kV naik menjadi 19,610 kV dan pada bus Moty penurunan tegangan awal 18,653 kV naik menjadi 19,610 kV. Skenario 3. Pada bus Sambungan WTT penurunan tegangan awal 18,654 kV naik menjadi 19,430 kV dan pada bus Moty penurunan tegangan awal 18,653 kV naik menjadi 19,430 kV. Jika dilihat lagi dari ketiga skenario ini, penurunan tegangan pada skenario 2 turun jauh dari drop tegangan awal yang artinya profil tegangan pada skenario 2 setelah pemasangan kapasitor bank jauh lebih membaik. Namun jika dilihat dari berbagai permasalahan tertulis maupun tidak tertulis skenario 1 adalah titik pemasangan yang paling tepat. PENUTUP Kesimpula Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : Kondisi eksisting pada penyulang makariki di area masohi memiliki nilai tegangan yang cukup tinggi sebesar 6,3 % yang mana nilai tersebut sudah melebihi persentase Standar SPLN 72: 1987 sebear 5%, sehingga diperlukan perbaikan. Setelah dilakuan perbaikan meggunakan kapasitor bank dengan tiga skenario mendapatkan hasil Dita Arisandy Muzakkir et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. penurunan tegangan sebesar 3,60%, 1,55 % dan 2,85% yang mana presentase ini sudah memenuhi Standar SPLN 72 : 1987. Namun terdapat perbedaan pada penurunan tegangan critical alert skenario 2 jauh lebih meningkatkan tegangan pada bus yang mengalami critical alert dibanding dengan skenario 1 dan 3, scenario 2 juga jauh menurunkan penurunan tegangan dibanding dengan dua skenario lainnya. Saran Perlu mengevaluasi titik tertentu pada penyulang makariki yang terindikasi mengalami penurunan Memperbaiki titik yang terindikasi penurunan tegangan baik menggunakan kapasitor bank ataupun dengan cara lain. Melakukan perawatan dan evalusi sercara berkala. Pada penelitian berikutnya diharapkan untuk dapat mengumpulkan data - data selengkap mungkin agar pada saat pengolahan dan analisis data dapat memudahkan dan dan tidak terhambat. Saran adalah mengungkapkan kondisi khusus yang harus dilakukan bila penelitian ini akan dilaksanakan ulang atau merupakan pernyataan yang merupakan pedoman untuk penelitian selanjutnya dari masalah ini. Saran ditulis dalam satu paragraph. DAFTAR PUSTAKA