JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. ITAMA BEKASI Atik Budi Paryanti1,Tri Erie Wardhani2. Eliza3. Danang Djoko Susilo4 Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, atikbudiparyanti@gmail. Akademi Pariwisata Patria Indonesia, riewardhani76@gmail. Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia, elizanayla@gmail. Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia, danang@stpi-pajak. Abstrak Perusahaan dapat meningkatkatkan dan memaksimalkan kinerja karyawan, saat karyawan memiliki Disiplin kerja dan Lingkungan kerja karyawan yang baik dalam melaksanakan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Disiplin kerja dan Lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh Disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dan pengaruh Lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Staf Divisi Warehouse PT. Itama Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Populasi penelitian 35 orang dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1 sampai dengan 5 dengan menyebarkan kuisioner dan Metode analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial yang terdiri dari analisis regresi linear berganda,dengan uji t dan uji F sebagai pengujian hipotesis dengan bantuan SPSSversi 22. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Disiplin kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 52,2%. Lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 79,7%. kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan staf divisi warehouse PT. Itama Bekasi. Besar kontribusi disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 68,9%, sedangkan sisanya sebesar 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata kunci : disiplin kerja. lingkungan kerja. Abstract Companies can improve and maximize employee performance, when employees have good work discipline and work environment in carrying out their work. This research aims to determine the influence of work discipline and the work environment on employee performance, the influence of work discipline on employee performance and the influence of the work environment on employee Warehouse Division Staff PT. Itama Bekasi. This research uses associative quantitative methods. The research population was 35 people with a saturated sampling technique. Data collection used a questionnaire with a Likert scale of 1 to 5 by distributing questionnaires and Descriptive statistical analysis method and inferential analysis consisting of multiple linear regression analysis, with t test and F test as hypothesis testing with the help of SPSS version Based on the results of data analysis and hypothesis testing that has been carried out, from this research the following conclusions can be drawn. research shows that: Work discipline partially has a positive and significant effect on employee performance by 52. The work environment partially has a positive and significant effect on employee performance by 79. Work discipline and work environment simultaneously have a positive and significant effect on the performance of PT warehouse division staff employees. Itama Bekasi. The contribution of work discipline and work environment to employee performance was 68. 9%, while the remaining 31. 1% was influenced by other variables not discussed in this research. Key words: work discipline. work environment. 65 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 PENDAHULUAN PT. Itama keletihan fisik karyawan berdampak pada Ranoraya kinerja karyawan tersebut. Dengan demikian, perusahaan publik di bidang kesehatan yang disiplin kerja dan lingkungan kerja yang memiliki risiko tinggi berpengaruh terhadap Tbk perlengkapan medis berteknologi tinggi sejak awal tahun 2000. Komitmen perusahan ini adalah menjadi penyedia layanan kesehatan KERANGKA TEORI yang paling andal dan selalu berorientasi pada Kinerja pelanggan di Indonesia. Komitmen tersebut Menurut Mangkunegara, . terbukti dalam portofolio perusahaan, dimana mengemukakan istilah kinerja berasal dari kata Job Performance atau Actual Performance bahwa kinerja adalah hasil kerja secara kualitas terkemuka baik lokal maupun internasional. dan kuantitas yang dicapai oleh seorang Namun, berdasarkan manajemen PT. Itama karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai diketahui bahwa rendahnya tingkat kinerja karyawan dalam suatu staf divisi warehouse dapat dilihat dari tingkat disiplin kerja yang produktivitas dan hasil kerja karyawan saat ini dimiliki karyawan. Karyawan yang memiliki namun juga mendapat hasil kerja karyawan dari tingkat disiplin kerja yang baik akan berusaha waktu ke waktu sehingga diketahui sejauh mana menunjukkan suatu sikap kejujuran, tanggung kerja karyawan dan perbaikan yang harus jawab, disiplin serta hubungan baik antar dilakukan agar di masa mendatang menjadi karyawan dengan karyawan, maupun karyawan lebih baik. Menurut Edison. et al. , . dengan atasan, dan juga jam kerja yang sesuai, kinerja adalah hasil dari suatu proses yang sehingga dapat memberikan pelayanan dengan mengacu dan diukur selama periode waktu Selain itu faktor lain yang juga dapat tertentu berdasarkan ketentuan dan kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Menurut lingkungan kerja. Berbagai tuntutan dan beban Siswanto dalam Sandy Martha, . kerja yang tinggi seorang karyawan staf divisi kinerja berasal dari kata job performance yang warehouse PT. Itama Bekasi menyebabkan berarti prestasi kerja yang dicapai oleh karyawan sangat rentan terjadinya keletihan seseorang dalam melaksanakan tugas dan dalam bekerja. Masih banyaknya karyawan staf pekerjaan yang diberikan kepadanya. Bukan divisi warehouse PT. Itama Bekasi yang kurang Berdasarkan uraian tentang pengertian memperhatikan ketepatan datang ketempat kinerja menurut para ahli di atas disintesiskan kerja, serta masih ada karyawan yang pulang kinerja adalah prestasi kerja yang dicapai oleh lebih awal, dan karyawan yang tidak masuk seorang karyawan kuantitas sesuai tugas yang diberikan secara kualitas maupun 66 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 yang telah ditetapkan oleh pimpinan perusahaan selama periode tertentu berdasarkan ketentuan dan kesepakatan perusahaan, yang seseorang dalam memenuhi segala peraturan tercermin dari dimensi-dimensi: kerjasama. perusahaan, dengan dimensi dan indikator kuantitas kerja. kualitas, dengan indikator- sebagai berikut: Frekuensi kehadiran. Tingkat indikator : ketelitian. hasil kerja. peraturan kerja, dengan indikator-indikator : Ketaatan kehadiran karyawan tepat waktu di tempat Disiplin Kerja hati-hati dalam Menurut Siswanto, . disiplin pemahaman karyawan atas peraturan menghargai, patuh, dan taat terhadap peraturan- peraturan kerja. peraturan yang berlaku baik yang tertulis Lingkungan Kerja maupun yang tidak tertulis serta sanggup Lingkungan kerja adalah segala sesuatu menjalankannya dan tidak mengelak menerima yang ada disekitar para pekerja dan yang dapat sanksi-sanksi apabila ia melanggar tugas dan mempengaruhi dirinya dalam mengerjakan wewenang yang diberikan kepadanya. Menurut tugas-tugas Hasibuan, . disiplin adalah kesadaran . Sedangkan menurut Mangkunegara, dan kerelaan seseorang dalam dalam menaati . lingkungan kerja non fisik adalah semua peraturan perusahaan dan norma-norma semua aspek fisik sosial yang berlaku. Sedangkan menurut peraturan kerja yang dapat mempnegaruhi Handoko, . disiplin adalah kegiatan kepuasaan kerja dan pencapaain produktivitas. manajemen untuk menjalankan standar-standar Lingkungan kerja non fisik dibagi menjadi 2 Dari pendapat ini standar bagian yaitu waktu jumlah jam kerja dan waktu peraturan perusahaan akan ternilai dengan istirahat kerja. tingkat disiplin karyawan, apakah karyawan . mengatakan bahwa lingkungan kerja sudah menjalankan standar dan prosedur yang dapat mempengaruhi suatu kinerja karyawan berlaku atau tidak, serta keefektifan standar temuan disiplin kerja karyawan. Berdasarkan Selain Sunyoto. Sedarmayanti, sehingga dicapai suatu hasil yang optimal apabila ditunjang oleh suatu kondisi lingkungan dikemukakan oleh para pendapat ahli diatas, yang sesuai. Dengan demikian, lingkungan maka dapat disintesiskan disiplin kerja adalah kerja adalah sesuatu yang ada dilingkungan suatu sikap menghormati, menghargai, patuh, para karyawan yang dapat mempengaruhi dan taat terhadap peraturan-peraturan dari kinerja karyawan tersebut. organisasi baik tertulis maupun yang tidak 67 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Berdasarkan uraian tentang pengertian lingkungan kerja menurut para ahli diatas, sampel bukan berasal dari populasi yang berdistribusi normal. disintesiskan lingkungan kerja adalah kondisi di sekitar karyawan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam tugas yang menjadi tanggung jawabnya, tercermin dari dimensi-dimensi: lingkungan kerja temporal. lingkungan kerja psikologis. dengan indikator: waktu jumlah jam kerja. waktu istirahat kerja. pekerjaan yang monoton. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Mean 118,17 113,34 118,31 Std. 12,559 15,074 13,460 Deviation Most Extreme Absolute ,120 ,111 ,121 Differences Positive ,090 ,075 ,054 Negative -,120 -,111 -,121 Test Statistic ,120 ,111 ,121 Asymp. Sig. -taile. ,200c,d ,200c,d ,200c,d Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Sumber : Data Primer yang diolah SPSS, 2022 METODE PENELITIAN Uji Linearitas Penelitian ini menggunakan pendekatan Uji kuantitatif dengan metode survei. Populasi mengetahui apakah ada hubungan yang linier sebanyak 35 karyawan staf divisi warehouse antara variabel bebas dengan varibael terikat. PT. Itama Bekasi. Teknik sampling jenuh Kriteria yang digunakan untuk menyatakan dipilih karena jumlah sampel kurang dari 100, linearitas garis regresi adalah menggunakan maka semua anggota populasi digunakan harga koefisien signifikansi dari Deviation from sebagai sampel (Widodo, 2017:. Metode linearity dan dibandingkan dengan nilai alpha pengumpulan data menggunakan kueisioner yang dipilih yaitu 0,05. Jika harga Fhitung lebih dengan skala Likert 1 sampai dengan 5. kecil dari harga Ftabel taraf signifikansi 5% Sedangkan metode analisis data menggunakan maka terdapat hubungan linearitas antara analisis deskriptif dengan bantuan software variabel bebas dengan variabel terikat. Excell dan SPSS 22. Hasil Uji Linearitas atas Disiplin Kerja HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Normalitas Uji Normalitas bertujuan untuk menguji apakah sampel yang digunakan mempunyai distribusi normal atau tidak. dalam model regresi linear, asumsi ini ditunjukan oleh nilai berdistribusi normal atau mendekati normal. Y Between (Combine. Groups Linearity Deviation Linearity Within Groups Total ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square 4662,305 25 186,492 2,395 ,087 2395,416 Sig. 1 2395,416 30,769 ,000 2266,888 24 94,454 700,667 9 5362,971 34 77,852 1,213 ,400 Sumber : Data Primer yang diolah SPSS, 2022 Setelah Data dikatakan normal apabila signifikansi analisis terhadap persamaan regresi kinerja (Y) yang diperoleh > 0,05, maka sampel berasal dari atas disiplin kerja (X. , dari hasil perhitungan Jika diperoleh Deviation from Linearity sig. signifikansi yang diperoleh < 0,05, maka 0,400 lebih besar dari 0,05. Nilai sig. 68 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 0,400 > 0,05. Maka disimpulkan bahwa ada Berdasarkan tabel tentang hasil olah data hubungan linear secara signifikan antara diperoleh persamaan regresi linear berganda variabel Disiplin Kerja (X. dengan Kinerja sebagai berikut: Y = 26,671 0,525 X1 0,797 X2 A (Y). Hasil Uji Linearitas atas Lingkungan Kerja ANOVA Table Sum of Squares Betw Grou (Combi Linearit Deviati on from Linearit Within Groups Total X1 = Disiplin Kerja Mean Square Sig. 5191,138 28 185,398 6,474 ,013 3694,104 3694,10 ,000 1497,034 27 55,446 1,936 ,209 171,833 6 5362,971 34 28,639 X2 = Lingkungan Kerja Hasil analisis dijelaskan sebagai berikut: Nilai 26,671 menyatakan bahwa jika variabel bebas Disiplin Kerja (X. dan Lingkungan Kerja (X. sama dengan 0 maka nilai Sumber : Data Primer yang diolah SPSS, 2022 Setelah Y = Kinerja Kinerja (Y) adalah 26,671. Artinya analisis terhadap persamaan regresi kinerja (Y) variabel bebas Disiplin Kerja (X. dan Lingkungan Kerja (X. tidak ada atau perhitungan diperoleh Deviation from Linearity masing-masing nilainya adalah 0, maka adalah 0,209 lebih besar dari 0,05. Nilai sig. nilai Kinerja (Y) adalah 26,671. (X. sebesar 0,209 > 0,05. Maka disimpulkan bahwa Koefisien regresi Disiplin Kerja (X. ada hubungan linear secara signifikan antara sebesar 0,525 artinya jika variabel variabel lingkungan kerja (X. dengan kinerja Disiplin Kerja (X. bertambah 1 maka (Y). Kinerja (Y) akan mengalami kenaikan Pengujian Hipotesis sebesar 0,525. Analisis Regresi Linear Berganda Analisis Lingkungan Kerja bertambah 1 maka pengaruh variabel disiplin kerja dan lingkungan Kinerja (Y) akan mengalami kenaikan kerja terhadap variabel kinerja, dengan hasil sebesar 0,797. Koefisien regresi Lingkungan Kerja (X. pengolahan sebagai berikut: 0,797 Hipotesis Parsial Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta Sig. 1 (Constan. 26,671 10,974 2,431 ,021 ,525 ,142 ,430 3,174 ,000 ,797 ,160 ,854 4,996 ,000 Dependent Variable: Y Sumber : Data Primer yang diolah SPSS, 2022 Hasil Uji Hipotesis Parsial Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta Sig. 1 (Constan. 26,671 10,974 2,431 ,021 ,525 ,142 ,430 3,174 ,000 ,797 ,160 ,854 4,996 ,000 Dependent Variable: Y Sumber : Data Primer yang diolah SPSS, 2022 69 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Disiplin Kerja (X. secara parsial pengolahan data diatas menunjukkan berpengaruh terhadap Kinerja (Y) nilai Fhitung sebesar 35,465 > Ftabel Hasil uji t untuk Disiplin Kerja (X. sebesar 2,90 dan nilai signifikansi terhadap kinerja (Y) menunjukkan nilai sebesar 0,000 < 0,05 yang dinyatakan thitung sebesar 3,174 > ttabel 2,039, dan bahwa hipotesis dalam penelitian ini Ho nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. ditolak dan Ha diterima. Hal ini dapat Maka dapat disimpulkan H1. H0 ditolak dan Ha diterima, artinya AuDisiplin Kerja menyatakan secara simultan variabel secara parsial berpengaruh positif dan Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja signifikan terhadap Kinerja PT. Itama Ranoraya TbkAy. terhadap Kinerja karyawan. bersama-sama Lingkungan Kerja (X. secara parsial berpengaruh terhadap Kinerja (Y) Hasil Uji Koefisien Determinasi Hasil uji t untuk Lingkungan Kerja (X. terhadap Kinerja (Y) menunjukkan nilai thitung sebesar 4,996 > ttabel 2,039, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan H1. H0 ditolak AuLingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja PT. Itama Ranoraya TbkAy. Model Summaryb Adjusted R Model R Square Square Predictors: (Constan. X2. X1 Dependent Variable: Y Std. Error of the Estimate Sumber : Data Primer yang diolah SPSS, 2022 Berdasarkan tabel di atas, diperoleh koefisien determinasi (R. 689 atau . ,9%). Hal ini menunjukkan bahwa 68,9% variabel kinerja dipengaruhi oleh variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja, sedangkan Hipotesis Simultan 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak Hasil Uji Hipotesis Simultan ANOVAa Sum of Mean Model Squares Square Sig. 1 Regression 3695,684 2 1847,842 35,465 ,000b Residual 1667,288 32 52,103 Total 5362,971 34 Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X2. X1 Sumber : Data Primer yang diolah SPSS, 2022 dimasukkan dalam model penelitian ini. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Analisis hipotesis pertama menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif Disiplin Kerja (X. dan Lingkungan terhadap kinerja. Pengaruh disiplin kerja Kerja (X. berpengaruh terhadap Kinerja (Y) terhadap kinerja sebesar 52,5%. Artinya. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh Fhitung signifikansi sebesar 0,000. Berdasarkan tabel F dengan taraf signifikan () = 5%, mengakibatkan meningkatnya kinerja. Hal ini memberikan penegasan dan interpretasi secara disiplin kerja karyawan staf divisi warehouse . = n-k = 35-3 = 2,90 maka, 70 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS PT. Itama Bekasi Vol. Nomor 1 Januari 2024 Secara teoretis hasil penelitian ini selaras PT. Itama Bekasi kinerjanya meningkat. dengan pendapat Siswanto, . yang Secara teoretis hasil penelitian ini selaras menyatakan bahwa disiplin kerja merupakan dengan pendapat Sunyoto, . yang suatu sikap menghormati, menghargai, patuh, menyatakan bahwa lingkungan kerja adalah dan taat terhadap peraturan-peraturan yang segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja berlaku baik yang tertulis maupun yang tidak dan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengerjakan tugas-tugas yang dibebankan. mengelak menerima sanksi-sanksi apabila ia Sedarmayanti, . mengatakan bahwa melanggar tugas dan wewenang yang diberikan lingkungan kerja dapat mempengaruhi suatu . disiplin kinerja karyawan karena seorang manusia akan adalah kesadaran dan kerelaan seseorang dalam mampu melaksanakan kegiatannya dengan dalam menaati semua peraturan perusahaan dan baik, sehingga dicapai suatu hasil yang optimal norma-norma sosial yang berlaku. Secara apabila ditunjang oleh suatu kondisi lingkungan yang sesuai. Secara empiris hasil penelitian ini Hasibuan. Krisyanto, . mendukung penelitian Farizki & Wahyuati, . yang menyimpulkan bahwa lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kerja berpengaruh positif dan kinerja karyawan. terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, secara teoretis dan Dengan demikian, secara teoretis dan pembuktian secara empiris, penelitian ini pembuktian secara empiris, penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial disiplin menunjukkan bahwa secara parsial lingkungan kerja berpengaruh kerja berpengaruh positif dan positif dan terhadap kinerja karyawan staf divisi warehouse terhadap kinerja karyawan staf divisi warehouse PT. Itama Bekasi. PT. Itama Bekasi. Pengaruh Kinerja Lingkungan Kerja Analisis hipotesis kedua menunjukkan Pengaruh Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Analisis hipotesis ketiga menunjukkan bahwa lingkunngan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. Pengaruh lingkungan kerja bahwa disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja sebesar 79,7%. Artinya, signifikan terhadap kinerja sebesar 68,9%. mengakibatkan meningkatnya kinerja. Hal ini Sedangkan sebesar 31,1% dipengaruhi oleh memberikan penegasan dan interpretasi secara variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja 71 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 signifikan oleh disiplin kerja dan lingkungan Dengan kerja secara simultan akan mengakibatkan peningkatan kinerja. karyawan PT. Itama Bekasi. KESIMPULAN Berdasarkan Secara teoretis hasil penelitian ini selaras Mangkunegara, disiplin kerja dan meningkatnya lingkungan . sebagai berikut: Disiplin kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan berpengaruh positif dan signifikan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan terhadap kinerja karyawan staf divisi dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan warehouse PT. Itama Bekasi sebesar tanggung jawab yang diberikan kepadanya. 52,5%. Sedangkan menurut Siswanto, . yang Lingkungan menyatakan bahwa disiplin kerja merupakan berpengaruh positif dan signifikan suatu sikap menghormati, menghargai, patuh, terhadap kinerja karyawan staf divisi dan taat terhadap peraturan-peraturan yang warehouse PT. Itama Bekasi sebesar berlaku baik yang tertulis maupun yang tidak 79,7%. tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak Disiplin kerja dan lingkingan kerja mengelak menerima sanksi-sanksi apabila ia secara simultan berpengaruh positif dan melanggar tugas dan wewenang yang diberikan signifikan terhadap kinerja karyawan Selain itu, menurut Sunyoto, staf divisi warehouse PT. Itama Bekasi . yang menyatakan bahwa lingkungan sebesar 68,9%. Sedangkan sebesar kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain para pekerja dan yang dapat mempengaruhi yang tidak dibahas dalam penelitian ini. dirinya dalam mengerjakan tugas-tugas yang Secara empiris hasil penelitian ini DAFTAR PUSTAKA