KESKOM. : 367-376 JURNAL KESEHATAN KOMUNITAS (J O U R N A L O F C O M M U N I T Y H E A L T H) http://jurnal. Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Kelas X SMA N 1 Pundong The Effect of Breast Cancer Education on the Knowledge and Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Among 10th Grade Students at SMA N 1 Pundong Devina Bellavania 1*. Dewi Rokhanawati 2 1,2 Universitas AoAisyiyah Yogyakarta ABSTRACT ABSTRAK Breast cancer is one of the most common cancers in Indonesia. Strategies for tackling breast cancer include health promotion, early detection, and case management. This research aimed to investigate the effect of breast cancer education on the knowledge and attitudes towards breast self-examination (BSE) among 10th-grade female students at SMA N . tate senior high schoo. 1 Pundong. This research employed a quasi-experimental with a pretest-posttest control group design. Subjects were chosen using proportional and simple random sampling, which resulted in a sample size of 110 female students. Data were collected using questionnaires. Data analysis was done using univariate and bivariate analysis. Wilcoxon test analysis resulted in a P value of 0. (P<0. for the knowledge variable and a P value of 000 (P<0. for the attitude variable, which indicated an influence of breast cancer education on knowledge and attitudes towards breast self-examination (BSE) among 10th-grade female students at SMA N 1 Pundong. MannWhitney test analysis yielded a P value of 0. 000 (P<0. for the knowledge variable and a P value of 0. (P<0. for the attitude variable, which indicated differences in knowledge and attitudes between the intervention and control groups among 10th-grade female students at SMA N 1 Pundong. It is hoped that the students will perform BSE regularly. Latar Belakang: Terlalu pendek untuk anak seusianya merupakan gejala stunting, yaitu ketidakmampuan untuk tumbuh sebagai akibat dari kekurangan gizi kronis yang dimulai sejak dalam kandungan. Prevalensi kasus Balita Stunting di Provinsi Banten sebesar 29,6%. Banyak penelitian yang sudah meniliti tentang faktor faktor yang memengaruhi kasus Stunting pada balita, akan tetapi belum ada yang fokus pada variabel pola asuh gizi dan Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh gizi, pola asuh kesehatan, dan pola asuh psikososial dengan kasus balita Stunting di wilayah kerja Puskesmas Cikulur. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain study cross sectional yang analisisnya dilakukan menggunakan uji Chi-square. Instrumen yang digunakan dalam mengukur variabel independen ialah kuisioner sementara variabel independen menggunakan microtoise dan KMS. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2020 dengan sampel sebanyak 137 ibu yang memiliki balita. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 51,8% balita mengalami stunting. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh gizi dengan kasus balita stunting dengan p-value 0,015 dan POR = 0,399 . % CI= 0,199-0,. , pola asuh kesehatan dengan p-value 0,022 dan POR= 0,425 . % CI: 0,214 Ae 0,. Tidak ada hubungan antara pola asuh psikososial dengan kasus stunting pada balita. Kesimpulan: Kasus balita stunting berkaitan dengan pola asuh gizi dan pola asuh kesehatan. Disarankan agar ibu selalu memantau memperhatikan asupan gizi yang diberikan, serta selalu menerapkan pola asuh kesehatan yang baik untuk balita. Keywords : Breast Cancer. Breast Self-Examination (BSE). Knowledge. Attitude. Adolecents Kata Kunci : Kanker Payudara. SADARI. Pengetahuan. Sikap. Remaja Correspondence : Devina Bellavania Email : dbellavania@gmail. A Received 23 Feb 2024 A Accepted 9 Juli 2024 A Published 19 September 2024 A p - ISSN : 2088-7612 A e - ISSN : 2548-8538 A DOI: https://doi. org/10. 25311/keskom. Vol10. Iss2. Copyright @2017. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4. 0 International License . ttp://creativecommons. org/licenses/by-nc-sa/4. which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) PENDAHULUAN Penyakit kanker adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi beban kesehatan di seluruh Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan adanya sel yang abnormal yang bisa berkembang tanpa terkendali dan memiliki kemampuan untuk menyerang dan berpindah antar sel dan jaringan Badan Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO) menyebutkan kanker sebagai salah satu penyebab kematian di seluruh dunia . Menurut WHO . 789 juta kasus baru dari dari 7. 844 total penduduk di seluruh dunia dengan 9. 133 juta kematian akibat kanker di seluruh dunia . Data GLOBOCAN (Global Burden of Cance. menunjukkan pada tahun 2020 kejadian kanker payudara sebanyak 2,26 juta . ,7%) kasus dengan kematian disebabkan oleh kanker payudara sebanyak 685. Kanker payudara sebagai penyumbang kanker nomor 1 di seluruh dunia . Menurut WHO . 789 juta kasus baru dari dari 7. 844 total penduduk di seluruh dunia dengan 9. 133 juta kematian akibat kanker di seluruh dunia . Data GLOBOCAN (Global Burden of Cance. menunjukkan pada tahun 2020 kejadian kanker payudara sebanyak 2,26 juta . ,7%) kasus dengan kematian disebabkan oleh kanker payudara sebanyak 685. Kanker payudara sebagai penyumbang kanker nomor 1 di seluruh dunia . Data GLOBOCAN tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68. 858 kasus . ,6%) dari total 396. 914 kasus baru kanker di Indonesia . Kanker payudara merupakan salah satu prevalensi kanker tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berdasarkan data cakupan deteksi dini kanker payudara dengan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) menurut Kabupaten / Kota dan Puskesmas di Provinsi D. I Yogyakarta tahun 2021 ditemukan adanya tumor / benjolan pada Kabupaten Kulonprogo 2 orang. Kabupaten Bantul 6 orang. Kabupaten Gunungkidul 1 orang. Kabupaten Sleman 8 orang, dan Kota Yogyakarta 0 . Pengenalan penyakit kanker menjadi penting karena untuk menurunkan kasus baru kanker Keskom. Vol 10. No 2, 2024 diperlukan upaya pencegahan dan deteksi dini yang akan lebih mudah dilakukan ketika faktor risiko dan gejala kanker sudah dikenali. Upaya pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut adalah meningkatkan upaya preventif dan promotif. Strategi penanggulangan kanker payudara Indonesia mencakup 3 fokus yaitu promosi kesehatan, deteksi dini, dan tata laksana kasus . Saat ini masyarakat Indonesia masih memiliki pengetahuan dan kesadaran rendah mengenai kanker payudara sehingga membuat masyarakat lebih banyak mempercayai rumor daripada fakta. Salah satu contohnya adalah meyakini rumor bahwa kanker payudara tidak dapat disembuhkan, tidak dapat dideteksi, tidak dapat dicegah. Faktanya pada saat ini kanker payudara dapat dideteksi lebih dini sehingga dapat dicegah melalui pengobatan sehingga lebih dapat disembuhkan karena lebih cepat terdeteksi . Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di SMA N 1 Pundong pada tanggal 15 Februari 2023 didapatkan informasi dari tanya jawab pada 10 siswi bahwa 9 dari 10 siswi tidak mengetahui tentang kanker payudara dan SADARI. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti bertujuan melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap pengetahuan dan sikap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X di SMA N 1 Pundong. METODE Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen dengan pretsetposttes control group design. Lokasi penelitian dilakukan di SMA N 1 Pundong dan waktu penelitian mulai dari Oktober 2022 sampai Februari 2024. Populasi adalah seluruh siswi kelas X SMA N 1 Pundong berjumlah 156 siswi dengan jumlah sampel Teknik menggunakan proportional sampling dan simple random sampling. Kriterita sampel adalah berusia 15-17 tahun, siswi kelas X di SMA N 1 Pundong, dan mengikuti semua kegiatan . retest, penyuluhan. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer menggunakan kuesioner. Analisis data adalah analisis univariat dan bivariat. Variabel dependen pada penelitian ini adalah penyuluhan Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) kanker payudara, variabel independen adalah pengetahuan dan sikap SADARI, dan menggunakan skala data interval. Alat dan bahan penelitian adalah kuesioner, media power point, dan pantom payudara. Ethical clearance penelitian dengan nomor No. 2813/KEP-UNISA/IV/2023. HASIL Karakteristik responden dalam penelitian ini di dasarkan pada umur. Berdasarkan tabel 1. menunjukkan bahwa responden pada penelitian ini paling banyak berusia 15 tahun, responden penelitian adalah dalam kategori remaja tengah yaitu pada kelompok intervensi sebanyak 39 orang . ,9%) di usia 15 tahun dan pada kelompok kontrol 47 orang . ,5%) di usia 15 tahun. Sebagian besar responden berada di usia 15 tahun. Tabel 1. Distribusi karakteristik subjek penelitian Kelompok Karakteristik Intervensi Kontrol Umur 15 tahun 39 70,9 47 16 tahun 15 27,3 8 17 tahun Total 55 100 55 Tabel 2. Pengetahuan dan sikap sebelum diberikan penyuluhan kesehatan pada remaja kelas X di SMA N 1 Pundong Kelompok Variabel Mean Median Modus Min-Max Intervensi 55 Pengetahuan 71,44 71,00 Sikap 79,31 77,00 Kontrol 55 Pengetahuan 70,49 71,00 Sikap Berdasarkan tabel 2 hasil pretest menunjukkan pada kelompok intervensi variabel pengetahuan memiliki nilai rata-rata 71,44, nilai minimal 46 dan maksimal 83, pada variabel sikap nilai rata-rata 79,31, nilai minimal 67 dan nilai Hasil pretest kelompok kontrol variabel pengetahuan memiliki nilai rata-rata 70,49, nilai minimal 50 dan maksimal 79, pada variabel sikap nilai rata-rata 76,22, nilai minimal 68 dan nilai maksimal 83. Tabel 3. Pengetahuan dan sikap sesudah diberikan penyuluhan kesehatan pada remaja kelas X di SMA N 1 Pundong Kelompok N Variabel Mean Median Modus Min-Max Pengetahuan 86. Intervensi Sikap Pengetahuan 71. Kontrol Sikap Berdasarkan tabel 3. hasil posttest menunjukkan pada kelompok intervensi variabel pengetahuan memiliki nilai rata-rata 86,25, nilai minimal 75 dan maksimal 100, pada variabel sikap nilai rata-rata 88,87, nilai minimal 75 dan nilai Hasil posttest kelompok kontrol variabel pengetahuan memiliki nilai rata-rata 71,29, nilai minimal 54 dan maksimal 79, pada Keskom. Vol 10. No 2, 2024 variabel sikap nilai rata-rata 76,42, nilai minimal 69 dan nilai maksimal 86. Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Tabel 4. Uji normalitas Uji Normalitas Pengetahuan Sebelum Sesudah Sikap Sebelum Sesudah Bersadarkan tabel 4. terdapat satu data yang beristribusi normal yaitu pada pretest sikap kontrol dengan p value 0,200 . >0,. dan data yang lain diperoleh tidak berdistribusi normal dengan p P value Intervensi Kontrol 0,000 0,001 0,000 0,000 0,003 0,019 0,200 0,048 value <0,05 hal ini menunjukkan bahwa uji tidak dapat menggunakan uji parametrik t test sehingga akan menggunakan uji non parametrik. Tabel 5. Hasil analisis uji wilcoxon pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA N 1 Pundong Pretest intervensi-postest kelompok intervensi Pretest kontrol-postest kelompok kontrol Negatif Ranks Positif Ranks Ties Total Negatif Ranks Positif Ranks Ties Total Bersadarkan tabel 5. pada pretest posttest kelompok intervensi menujukkan bahwa nilai p 0,000 . <0,. sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA N 1 Pundong pada kelompok intervensi. Pada pretest Nilai Signifikansi posttest kelompok kontrol menujukkan bahwa nilai p 0,123 . >0,. sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima yang artinya tidak ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA N 1 Pundong pada kelompok kontrol. Tabel 6. Hasil analisis uji wilcoxon sikap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA N 1 Pundong Nilai Signifikansi Pretest kelompok Negatif Ranks intervensi-postest Positif Ranks kelompok intervensi Ties Total Pretest kelompok Negatif Ranks kontrol-postest Positif Ranks kelompok kontrol Ties Total Keskom. Vol 10. No 2, 2024 Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI Bersadarkan tabel 6. pada pretest posttest kelompok intervensi menunjukkan nilai p 0,000 . <0,. maka disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap sikap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA N 1 Pundong pada kelompok Pada pretest posttest kelompok kontrol menujukkan bahwa nilai p 0,598 . >0,. sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima yang artinya tidak ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap sikap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA N 1 Pundong pada kelompok kontrol. Tabel 7. Hasil analisis uji mann whitney pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA N 1 Pundong Nilai Selisih Kelompok Intervensi Kelompok Kontrol Total Bersadarkan tabel 7. menunjukkan bahwa p value 0,000 . <0,. sehingga dapat disimuplkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya ada Mean Rank P value intervensi . iberikan penyuluhan kesehata. dan kelompok kontrol . idak diberikan penyuluhan Tabel 8. Hasil analisis uji mann whitney sikap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA N 1 Pundong Nilai Selisih Mean Rank P value Kelompok Intervensi Kelompok Kontrol Total Berdasarkan tabel 8. menunjukkan bahwa p value 0,000 . <0,. sehingga dapat disimuplkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya ada perbedaan sikap antara kelompok intervensi . iberikan penyuluhan kesehata. dan kelompok kontrol . idak diberikan penyuluhan kesehata. PEMBAHASAN Pengetahuan remaja sebelum diberikan intervensi dan kontrol. Berdasarkan disimpulkan bahwa hasil nilai jawaban responden tersebut adalah berdasarkan pengetahuan dan ilmu yang dimilikinya. Hal ini dilihat dari adanya perbedaan nilai rata-rata kelompok intervensi dan kelompok kontrol sehingga saat sebelum intervensi diberikan peneliti dapat menganalisis apakah penyuluhan kesehatan dapat mempengaruhi Keskom. Vol 10. No 2, 2024 pengetahuan seseorang. Sebagian besar dari pengetahuan yang dimiliki seseorang berasal dari pendidikan baik formal dan informal, pengalaman pribadi maupun orang lain, lingkungan, serta media massa . Rendahnya diketahuinya nilai minimal pada kelompok intervensi adalah 46 dan kelompok kontrol adalah 50, hal ini menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan tentang kanker payudara. Nilai pretset responden pada kelompok intervensi masih rendah pada item tujuan, tanda gejala, faktor risiko, dan cara melakukan. Nilai pretest responden pada kelompok kontrol masih rendah pada item tanda gejala, faktor risiko, dan cara melakukan. Kurangnya mendapat pengetahuan dari pendidikan formal maupun informal, salah satunya adalah di SMA N 1 Pundong selama ini belum pernah Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI dilakukan penyuluhan kesehatan tentang kanker payudara dari puskesmas ataupun instansi lain. Pengetahuan remaja sesudah diberikan intervensi dan kontrol Berdasarkan hasil tersebut terlihat adanya peningkatan nilai pengetahuan setelah diberikan penyuluhan kesehatan pada kelompok intervensi. Pengetahuan yang dimiliki manusia adalah hasil upaya yang dilakukan oleh manusia dalam mencari suatu kebenaran atau masalah yang dihadapi . Upaya yang dilakukan adalah mengikuti penyuluhan kesehatan sehingga mendapat ilmu pengetahuan dan terjumpanya suatu kebenaran. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hastuti . yang menyatakan bahwa ada peningkatan pengetahuan pada kelompok eksperimen dengan hasil saat pretest sebagian responden memiliki pengetahuan cukup baik sebanyak 20 orang . ,5%). Sedangkan pengetahuan saat dilakukan posttest seluruh respoonden memiliki pengetahuan baik sebanyak 21 orang . %) . Hasil pada kelompok kontrol ada sedikit peningkatan pengetahuan yaitu dilihat dari nilai rata-rata yaitu pada awalnya adalah 70,49 dan saat penilaian kembali meningkat menjadi 71,44. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh ada pertukaran informasi yang dilakukan oleh kelompok intervensi karena mereka adalah dalam satu kelas yang sama. Hal lain juga adalah kemungkinan saat jeda waktu antara pretest dan posttest . beberapa responden kelompok kontrol mencari wawasan melalui media lain seperti internet dan media sosial, hal ini tidak dapat dikendalikan oleh Sikap remaja sebelum diberikan penyuluhan kesehatan pada kelompok intervensi dan Hasil nilai pada responden tersebut adalah saat belum mendapatkan penyuluhan kesehatan tentang kanker payudara Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Nilai pretset responden pada Keskom. Vol 10. No 2, 2024 kelompok intervensi masih rendah pada item minat, cara, dan tanda gejala. Nilai pretset responden pada kelompok kontrol masih rendah pada item minat, cara, dan tanda gejala. Perbedaan nilai ini disebabkan oleh pengetahuan awal yang mendasari terbentuknya sikap pada diri seseorang, kurangnya pengetahuan sebagian responden tentang kanker payudara dan SADARI membentuk sikap yang sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Hal ini sejalan dengan pendapat Indrawati et al. yang menyatakan bahwa sikap adalah penilaian seseorang terhadap suatu objek yang membentuk perilaku . Pembentukan dipengaruhi oleh pengalaman . Salah satu pengalaman yang dapat membentuk sikap adalah dengan mengikuti penyuluhan kesehatan sehingga akan bertambahnya pengetahuan seseorang dan terbentuklah sikap dari hasil pengalaman tersebut, baik sikap positif ataupun sikap negatif. Penyuluhan kesehatan adalah suatu kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan cara menyampaikan pesan, memberikan pemahaman, sehingga seseorang bisa melakukan tindakan yang baik sesuai informasi baru yang diterimanya. Sikap remaja sesudah diberikan penyuluhan kesehatan pada kelompok intervensi dan Hal yang dapat memperkuat sikap adalah pengalaman langsung individu. Sikap dapat berubah karena kondisi atau pengaruh yang diberikan, sebagai hasil belajar sikap tidaklah terbentuk dengan sendirinya karena pembentukan sikap senantiasa akan berlangsung salam interaksi manusia berkenaan dengan objek tertentu . Sejalan dengan teori tersebut maka hasil nilai sikap pada kelompok intervensi setelah diberikan penyuluhan terdapat peningkatan nilai sikap, yang berarti setelah adanya penyuluhan tersebut membentuk sikap seseorang karena telah mendapat pengetahuan baru tentang kanker payudara dan SADARI. Sedangkan pada kelompok kontrol yang tidak diberikan penyuluhan, nilai sikap hanya ada sedikit Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI peningkatan nilai rata-rata yaitu dari 76,22 meningkat menjadi 76,42, hal ini berarti sikap kelompok kontrol tidak terbentuk karena tidak adanya interaksi dengan objek . yang membuat kelompok kontrol kemungkinan menjawab kuesioner posttest sama seperti jawaban Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan pada kelompok intervensi dan Hasil analisis dari uji statistik uji Wilcoxon pengetahuan pada kelompok intervensi didapatkan p value 0,000 . <0,. yang berarti ada pengaruh pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X di SMA N 1 Pundong. Adanya pengaruh tersebut berarti penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Aristanti tahun 2023 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh pemberian penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan SADARI remaja putri kelas XII SMA Negeri 1 Klirong dengan nilai signifikansi 0,000 . <0,. Penelitian Rahmi. Andika and Marniati . juga menyatakan ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kanker payudara di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam dengan hasil nilai signifikansi 0,000 (P<0,. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian penyuluhan kesehatan menggunakan media power point dan pantom payudara untuk demonstrasi SADARI. Penyuluhan kesehatan ini adalah salah satu upaya untuk menyampaikan pesan dengan tujuan agar sasaran penyuluhan dapat menambah wawasan dan pengetahuan dan bertambahnya sikap dan perilaku Penyuluhan dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk meningkatkan pengetahuan seseorang sehingga dapat mengubah perilaku kesehatan dari yang tidak sehat menjadi sehat . Pengetahuan seseorang mencakup dalam domain kognitif dengan 6 tingkatan yaitu tahu. Keskom. Vol 10. No 2, 2024 memahami, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi . Penyuluhan kesehatan adalah pemberian informasi kepada sasaran, dengan adanya informasi tentang kanker payudara ini sasaran diharapkan telah mengalami domain pengetahuan Menurut Musfiroh. Ratnasari and Rahmatika . bahwa pemberian informasi melalui penyuluhan baik dengan metode presentasi dengan power point, pamflet, atau audio visual merupakan salah satu yang memiliki andil dalam meningkatkan pengetahuan seseorang . Hasil analisis dari uji statistik uji Wilcoxon pengetahuan pada kelompok kontrol didapatkan p value 0,123 . >0,. yang berarti tidak ada Hal ini karena kelompok kontrol tidak diberikan penyuluhan kesehatan kanker payudara, tidak terpaparnya informasi tentang kanker payudara membuat responden hanya menjawab sesuai pengetahuan yang saat ini dimilikinya. Hal ini sejalan dengan penelitian Dyanti dan Suariyani . yang menyatakan resonden yang tidak pernah terpapar informasi / media masa tentang kanker payudara seluruhnya memiliki pengetahuan kurang yaitu 45 orang . %) . Pengetahuan dapat diperoleh melalui proses belajar yang didapat dari pendidikan. Pendidikan dapat didapat dalam proses belajar secara formal maupun informal . Hasil penelitian ini juga menjelaskan pada kelompok kontrol terdapat 14 siswi yang mengalami penurunan pengetahuan, terjadinya penurunan nilai siswi dapat disebabkan oleh mereka sudah tidak mengingat soal saat pretset pengetahuannya, dan juga kemungkinan responden mencari informasi dari internet yang belum tentu Menurut Kuswanti . faktor lain adalah kurangnya pendidikan, informasi tentang kanker payudara membuat kurangnya pengetahuan mereka . Berdasarkan pendapat tersebut peneliti menyimpulkan bahwa tidak diberikannya pengetahuan responden kurang sehingga tidak memahami apa itu kanker payudara dan SADARI sehingga terjadi penurunan nilai karena responden tidak mengetahui jawaban yang benar. Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI Terdapat 20 siswi yang mengalami peningkatan pengetahuan, terjadinya peningkatan nilai siswi dapat disebabkan oleh responden kemungkinan mencari informasi saat ada jeda waktu antara pretsest dan posttest. Menurut Rahmi. Andika dan Marniati . informasi yang didapatkan dari media massa mempengaruhi fungsi kognitif dan afektif seseorang, informasi juga bisa didapat dari pendidikan formal maupun non formal . Menurut Musfiroh. Ratnasari dan Rahmatika . remaja saat ini lebih banyak rasa ingin tahu dan rasa peduli terhadap kesehatan diri sendiri, sehingga remaja lebih menggali dan menemukan informasi kesehatan dari berbagai sumber untuk dijadikan bahan bacaan dan pembelajaran dari media elektronik. Dalam hal ini kemungkinan mendapat informasi dari pendidikan non formal seperti mencari di internet dan berdiskusi dengan teman . Terdapat 21 siswi yang memiliki nilai sama pada pretest dan posttest, nilai tetap pada siswi tersebut dapat disebabkan oleh responden hanya menjawab sesuai dengan apa yang diingat saat menjawab pretest. Menurut Gusti . kurangnya pengetahuan tentang SADARI karena kurangnya minat responden untuk mencari informasi tentang kanker payudara dan SADARI memalui media massa . Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap sikap pada kelompok intervensi dan kontrol Hasil analisis dari uji statistik uji Wilcoxon sikap pada kelompok intervensi didapatkan p value 0,000 . <0,. yang berarti ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap sikap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X di SMA N 1 Pundong. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Febriyanti and Puspitasari . yang menyatakan hasil analisa dengan uji wilcoxon sikap SADARI pada remaja putri di Pondok Pesantren Ibunul Qoyyim Putri dibuktikan dengan p value sebesar 0,000 . <0,. maka disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya pada penelitian ini ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap sikap SADARI pada Keskom. Vol 10. No 2, 2024 remaja putri di Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putri . Hasil penelitian Sari dan Utami . juga menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan antara penyuluhan kanker payudara terhadap sikap SADARI pda remaja putri di Pondok Pesantren Al Munawir Krapyak Bantul dengan p value sebesar 0,000 . <0,. Menurut Swarjana . bahwa sikap adalah pandangan atau opini atau perasaan terhadap objek, orang, atau suatu kejadian. Selanjutnya respons sikap seseorang biasanya ditunjukkan dalam derajat suka atau tidak suka, atau bisa juga menyangkut setuju atau tidak setuju . Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan sikap responden pada kelompok intervensi sesudah diberikan penyuluhan kesehatan kanker payudara. Oleh karena itu, peneliti berpendapat bahwa informasi yang diterima melalui penyuluhan kesehatan yang cukup jelas dan bisa diterima dan dimengerti oleh responden sehingga mempengaruhi pengetahuan yang dimilikinya dan pengetahuan tersebut yang mempengaruhi sikap responden. Sikap dikatakan sebagai respons evaluatif. Respons hanya akan timbul jika individu dihadapkan pada suatu stimulus yang menghendaki adanya reaksi individual dalam bentuk nilai baik-buruk, negatifpositif, menyenangkan-tidak menyenangkan, yang kemudian mengkristal sebagai potensi reaksi terhadap objek sikap . Hasil analisis dari uji statistik uji Wilcoxon sikap pada kelompok kontrol didapatkan p value 598 . >0,. yang berarti tidak ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap sikap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pengetahuan responden dalam kelompok kontrol tidak didapat dari penyuluhan. Hasil penelitian ini pada kelompok kontrol terdapat 18 siswi yang mengalami penurunan sikap, hal ini dapat disebabkan oleh pengetahuan yang kurang dari responden membuat tidak terbentuknya sikap akan SADARI. Menurut Azwar . pengetahuan adalah informasi dan pemahaman tentang sesuatu yang dimiliki Pengetahuan seseorang membentuk sikap, sikap membentuk perilaku. Tanpa adanya Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI penyuluhan sebagai pemberian ilmu tentang kanker payudara membuat kelompok kontrol membentuk sikap sebagaimana pengetahuan yang dimilikinya . Terdapat 22 siswi yang mengalami peningkatan sikap, hal ini dapat disebabkan oleh kemungkinan responden mencari informasi tentang kanker payudara dan SADARI sehingga pengetahuan meningkat dan membentuk sikap Menurut Kasmira. B dan Amin . sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan inilah yang membentuk sikap dan tindakan manusia . Terdapat 15 siswi yang memiliki nilai sama pada pretest dan posttest, hal ini dapat disebabkan oleh responden menjawab sama dengan apa yang dijawab saat pretest dan tidak terpapar informasi lain tentang kanker payudara dan SADARI sehingga sikap yang terbentuk tetap sama saat pretest dan posttest. Perbedaan pengetahuan pada kelompok intervensi dan kontrol Hasil uji beda Mann Whitney variabel pengetauan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol menunjukkan p value 0,000 . <0,. sehingga diartikan ada beda pengetahuan antara kelompok yang diberikan penyuluhan kesehatan dan tidak diberikan penyuluhan Sejalan dengan penelitian Purba . menyatakan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pengetauan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, dimana nilai p value 0,000 . <0,. maka Ho ditolak artinya ada perbedaan antara pengetahuan sebelum dan sesudah kelompok perlakuan dan kelompok kontrol . Hal ini juga sejalan dengan penelitian Pitaloka. Mariyasari dan Listina . yang SADARI pendidikan kesehatan anatara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol P Value 0,001 . <0,. Penelitian Wulandari and Arsy . juga menyatakan bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan pada kelompok intervensi dan Keskom. Vol 10. No 2, 2024 kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan SADARI dengan nilai p value 0,000 . <0,. Kelompok intervensi diberikan penyuluhan kesehatan adalah sebagai salah satu upaya tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam bidang kesehatan, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 8 Tahun 2019 tentang pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan yang berisi proses untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan individu, melalui pendekatan edukatif dan partisipatif terkait masalah kesehatan. Perbedaan sikap pada kelompok intervensi dan Hasil uji beda Mann Whitney variabel sikap pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol menunjukkan p value 0,000 . <0,. sehingga diartikan ada beda sikap antara kelompok yang diberikan penyuluhan kesehatan dan tidak diberikan penyuluhan kesehatan. Sejalan dengan penelitian Purba . menyatakan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara sikap pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, dimana nilai p value 0,000 . <0,. maka Ho ditolak artinya ada perbedaan antara sikap sebelum dan sesudah kelompok perlakuan dan kelompok kontrol . Sikap pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol berbeda karena pengetahuan tentang kanker payudara yang berbeda membentuk sikap sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Peningkatan sikap pada kelompok intervensi dapat disebabkan oleh adanya penerimaan materi akan penyuluhan kesehatan . Menurut Azwar . sikap terbentuk dari adanya interaksi sosial yang dialami oleh individu . Hal ini sesuai dengan penelitian Juwita and Prabasari . yang menjelaskan bahwa sikap bukan hanya terbentuk dari pengetahuan, tetapi keyakinan responden menganggap SADARI baik untuk kesehatan mereka yang menciptakan sikap yang positif . Berdasarkan beberapa penjelasan teori tersebut maka sebenarnya pembentukan sikap tidak hanya dari pendidikan saja tetapi banyak faktor Devina Bellavania, et al The Effect Of Breast Cancer Education On The Knowledge And Attitudes Towards Breast Self-Examination (BSE) Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI lain, akan tetapi dalam penelitian ini pada pembentukan sikap dari adanya pendidikan tentang kanker payudara. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak didapati pendidikan kanker payudara sehingga terbentuklah sikap yang berbeda dengan sikap kelompok intervensi. Menurut Kholid dalam penelitian Rozi. Kurniawan and Munfaati . diperlukan pengetahuan sebagai dorongan psikologis dalam menumbuhkan sikap dan perilaku, dalam menentukan sikap diperlukan adanya pengetahuan, pikiran, emosi dalam diri seseorang . Hal tersebut sejalan dengan penelitian ini yaitu adanya perbedaan sikap pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol karena pada kelompok kontrol tidak adanya informasi yang diberikan tentang kanker payudara sehingga terbentuklah sikap sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki. Sedangkan pada kelompok intervensi ada peningkatan sikap yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan karena adanya pemberian informasi yang meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap individu Dengan demikian, pemberian informasi melalui penyuluhan kesehatan merupakan upaya atau kegiatan untuk membantu individu, kelompok, atau masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap untuk mencapai perilaku hidup sehat . SIMPULAN Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kaner payudara terhadap pengetahuan dan sikap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X di SMA N 1 Pundong. Pengetahuan dan sikap SADARI remaja putri kelompok yang diberikan penyuluhan kesehatan lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang tidak diberikan penyuluhan Saran dalam penelitian ini adalah kepada remaja putri dapat menerapkan deteksi dini kanker payudara dengan SADARI secara rutin setiap 1 bulan sekali. Kepada peneliti selanjutnya untuk dapat memperbaiki cara menentukan pembagian Keskom. Vol 10. No 2, 2024 responden yang menjadi kelompok intervensi dan intervemsi dan kontrol berada dalam kelas yang berbeda agar tidak menjadi bias informasi. KONFLIK KEPENTINGAN Peneliti menyatakan tidak ada konflik kepentingan terhadap pihak manapun pada naskah yang telah disusun. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada SMA N 1 Pundong sebagai tempat penelitian, dan kepada seluruh responden serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA