Proceedings Series on Social Sciences & Humanities. Volume 20 Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto ISSN: 2808-103X Keberfungsian Definisi dalam Teks Opini pada Era VUCA Agus Budi Wahyudi1*. Eko Purnomo1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Muhammadiyah Surakarta ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: Keberfungsian definisi dalam sebuah teks opini sangat dipertimbangkan seorang penulis opini, karena opini mampu menggiring publik . embaca teks opin. Definisi . dalam Cambridge Dictionary, sebagai pernyataan makna kata/kelompok kata/tanda/simbol. Artikel ini mengkaji secara kualitatif mengenai definisi sebagai komponen kebahasaan dalam Masalah utama yang dibahas yakni keberfungsian definisi dalam teks opini pada era vuca. Artinya, penggunaan definisi dalam teks secara Tujuan yang dicapai menjelaskan keberfungsian definisi dalam teks opini pada era vuca. Sumber data dari teks opini pada era vuca . rtikel opini dalam Solopos dan Kompas, yang terbit bulan Juni dan Juli 2. Data berupa paragraf yang mengandung definisi, yang dikumpulkan dengan metode simak dan menggunakan teknik catat (Sudaryanto, 2. Analisis data menggunakan metode agih . eknik distribusiona. dan metode padan . Simpulan yang didapatkan. Fungsi definisi yang ditemukan dapat dibagi menjadi dua yaitu fungsi menguatkan judul dan fungsi untuk Adapun pola pembentukan kalimat definisi yang ditemukan dapat dibagi menjadi tiga yaitu . di awal teks opini, . di tengah teks opini, dan . pola campuran di tengah, awal, dan akhir. Pemberfungsian definisi sebagai alat kebahasaan wacana dalam teks opini menjadi unsur yang tidak bisa ditinggalkan dalam teks opini pada era vuca. DOI: 30595/pssh. Submitted: June 20, 2024 Accepted: November 10, 2024 Published: November 30, 2024 Keywords: Keberfungsian. Definisi Teks Opini. Era Vuca This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Corresponding Author: Agus Budi Wahyudi Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Yani. Mendungan. Pabelan. Sukoharjo. Jawa Tengah 57162. Indonesia Email: abw186@ums. PENDAHULUAN Era vuca menjadi begitu sangat penting dalam sudut pandangan pemerhati bahasa dan sastra Indonesia, karena kondisi dunia berubah yang disebabkan perubahan teknologi yang begitu cepat. Setiap individu tidak bisa menghindar ciri-ciri kehidupan yang berbasis digital. Ketertinggalan menjadi momok yang dihindari setiap individu yang hidupa pada masa kini. Dalam era VUCA (Volatility. Uncertainty. Complexity. Ambiguit. yang ditandai dengan perubahan cepat dan ketidakpastian, kemampuan untuk menyampaikan pendapat dengan jelas dan tepat menjadi semakin Teks opini, sebagai salah satu bentuk komunikasi yang umum digunakan dalam media massa dan platform digital, berperan signifikan dalam membentuk persepsi publik serta memengaruhi opini masyarakat. Namun, efektivitas teks opini tidak hanya terletak pada argumen yang disampaikan, melainkan juga pada kejelasan dan ketepatan definisi yang digunakan. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X Kalimat mempunyai peran penting dalam kegiatan berbahasa melalui lisan dan tulis. Satuan gagasan, ide, atau amanat dalam kalimat harus mampu tersampaikan dengan jelas oleh seorang penutur dan penulis (Fatkhan and Susanto 2. Salah satu jenis kalimat yang perlu dipelajari adalah kalimat definisi. Kalimat definisi merupakan kalimat yang menjelaskan suatu hal, baik benda hidup maupun benda mati secara umum (Septiandari and Khaerunnisa 2. Definisi berfungsi untuk membedakan penggunaan suatu kata dari kata lainnya dengan menjelaskan Oleh karena itu, definisi harus mengandung informasi, konsep, atau ide yang akurat. Melalui definisi ini, pembelajar bahasa dapat memahami arti kata. Tingkat kebenaran sebuah definisi diukur berdasarkan kelogisannya (Amilia 2. Definisi yang tepat dalam teks opini berfungsi sebagai fondasi dalam menyampaikan ide-ide kompleks, terutama dalam konteks isu-isu yang rumit dan multidimensional. Dalam situasi VUCA, di mana informasi seringkali bersifat ambigu dan bisa disalahartikan, penggunaan definisi yang jelas dapat membantu penulis menegaskan posisi mereka serta mengurangi potensi kesalahpahaman. Salah satu rubrik yang cukup banyak mengandung kalimat definisi adalah rubrik opini. Opini merupakan tulisan tentang pandangan atau opini seseorang dari berbagai profesi. Seseorang yang menulis pendapat di koran belum tentu mengetahui apakah maksudnya dapat tersampaikan kepada pembaca atau tidak (Hidayah. Ahmad, and Arifin 2. Opini merupakan pendapat pribadi seseorang yang tidak dilandasi fakta, tetapi lebih dilandasi selera pribadi oleh penulis (Naimah et al. Dalam menulis opini penulis dapat terdiri dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari organisasi pendidikan, pemerhati bahkan masyarakat kalangan pelajar sesuai dalam bidang keahlian masing-masing (Syaifullah and Noorahim 2. Rubrik opini dalam surat kabar menjadi pilihan penelitian karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan mereka kepada publik (Apriliani 2. Dengan menganalisis teks-teks opini yang muncul dalam berbagai media, penelitian ini akan membahas strategi-strategi yang digunakan penulis untuk menyusun definisi dan dampaknya terhadap pemahaman pembaca. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan cara-cara untuk memperkuat kualitas komunikasi dalam teks opini di tengah tantangan yang dihadapi oleh masyarakat saat ini. Membahas opini berarti menilai kemampuan seseorang dalam berargumentasi mengenai berbagai peristiwa yang terjadi di masyarakat. Kemampuan penulis dalam merangkai kata-kata dan menghubungkan satu kata dengan yang lain menjadi kalimat yang efektif adalah aspek yang paling mendasar (Apriliani 2. Teks opini . ebagai wujud wacan. yang dalam artikel ini menjadi bagian penting dalam kehidupan Kehidupan literasi media sosial yang dalam salah satu berupa teks opini dalam era vuca. Era teknologi telah mengubah seluruh kehidupan dengan berbasis digital dan internet. Teks opini menjadi andalah bagi surat kabar. Penulis opini sebagai seseorang yang peduli terhadap fenomena kehidupan masyarakat. Apabila lahir masalah-masalah di masyarakat, maka para penulis opini terpanggil untuk memberikan pandangan, pendapat, penyelesaian masalah. Barisan ilmuan, kaum intelektual, tokoh Aeagama, politik, masyarakat, dan insan bijaksana menjadi pemegang peranan dalam kolom opini yang disediakan oleh media sosial . oran Solopos dan Kompa. alam penelitian in. Penerbitan yang berskala lokal dan berskala nasional. Teks opini terdiri atas komponen . struktur teks Aeyang bisa dibedakan menjadi tiga bagian Aeyaitu bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Sedangkan komponen . komponen kebahasaan yang mengisi teks opini. Komponen kebahasaan ini menjadi substansi dari teks opini sehingga dapat diperhatikan bahwa teks opini memiliki keunggulan, karena memuat pendapat, pendangan, pemecahan masalah sesuai dengan subyektivitas Penulis teks opini biasanya orang-orang yang sesuai dengan bidang keahlian masing-masing penulis. Komponen kebahasaan yang menjadi pembahasan penelitian ini berupa definisi, artinya definisi yang terdapat dalam teks opini. Definisi tersebut sudah berfungsi, karena difungsikan oleh penulis opini. Kekuatan teks opini ditunjang oleh keberfungsian definisi yang digunakan para penulis. Penelitian mengenai teks opini telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya. Winarty. Ubhayni, and R . meneliti struktur teks eksposisi dalam kolom opini. Fathonah . meneliti gaya Bahasa dalam kolom opini Surat Kabar Harian Radar Tarakan. Apriati and Siagian . meneliti struktur kalimat aktif pada rubrik opini Dalam Koran Digital Kompas. Perwitasari and Kurniawan . meneliti struktur penalaran Kolom Opini dalam surat kabar dan pemanfaatan dalam bahan ajar. Aliya et al. menganalisis opini karangan siswa. Berdasarkan beberapa penelitian terdahulu dapat diismpulkan bahwa keberfungsian kalimat definisi dalam teks opini belum pernah dilakukan. Oleh karena itu, kebaruan dari penelitian ini adalah mampu mengetahui bagaimana penggunaan definisi dalam teks opini di surat kabar terutama Solopos dan Kompas. Berdasarkan penyajian di atas, maka ada teks opini yang mengandung definisi dan ada teks opini yang tidak mengandung definisi Aedalam komponen kebahasaan keberfungsian definisi dimanfaatkan dan tidak Teks opini yang mengandung definisi, dapat ditemukan keberfugsian definisi pada beberapa posisi . ecara distribusiona. Oleh karena itu, dapat ditegaskan bahwa keberfungsian definisi sebagai berikut: Pemberfungsian definisi dalam teks opini dalam era vuca sebagai alat kebahasaan wacana Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X . Definisi difungsikan sebagai penjelas konsep sehingga tidak terjadi miskonsepsi dari pembaca teks opini dalam era vuca . Pemberfungsian definisi sebagai alat kebahasaan wacana menjadi unsur yang tidak bisa ditinggalkan dalam teks opini pada era vuca Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana keberfungsian definisi dalam teks opini dapat meningkatkan kejelasan komunikasi dan efektivitas penyampaian METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan teknik deskriptif. Penelitian kualitatif yaitu data yang dianalaisis berupa kata-kata, kalimat atau paragaraf (Mahsun 2. Diperkuat Lofland & Lofland . alam Moelong, 2. bahwa sumber data penelitian kualitatif berupa kata-kata selebihnya dapat berupa dokumen serta tindakan-tindakan. Sugiyono . menyatakan bahwa penelitian kualitatif disebut juga dengan penelitian interpretasi yaitu penelitian yang menekankan interpretasi data . umber dat. yang ada di Sumber data dalam penelitian ini adalah teks opini pada era vuca . rtikel opini dalam koran Solopos dan Kompas, yang terbit bulan Juni dan Juli 2. Data berupa paragraf yang mengandung definisi, yang dikumpulkan dengan metode simak dan menggunakan teknik catat (Sudaryanto 2. Penyimakan dilakukan oleh peneliti dengan cara membaca dengan seksama teks opini yang telah diklasifikan berdasarkan bulan Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih . eknik distribusiona. dan metode padan . HASIL DAN PEMBAHASAN Definisi sebagai bentuk kebahasaan dan sarana menghilangkan miskonsepsi digunakan penulis teks opini, baik koran Solopos maupun Kompas. Dengan demikian secara fungsional terbukti bahwa definisi memiliki keberfungsian dalam teks opini. Berikut ini disajikan keberfungsian definisi dalam teks opini. Adalah berfungsi menghubungkan/menjelaskan bagian kalimat, sedangkan yaitu berfungsi menghubungkan/memperjelas antara kalimat lengkap dan rinciannya (Mastang and Muslimin 2. Di bawah ini diklasifikasikan beberapa keberfungsian definisi teks opini dalam surat kabar Solopos dan Kompas. Keberfungsian Definisi di Teks Opini dalam Solopos dan Kompas Definisi yang terdapat dalam alinea teks opini ditemukan dalam teks dan tidak ditemukan dalam teks. Kedua surat kabar memuat teks opini, bila diperhatikan maka ada dua temuan. Pertama, teks opini yang dibaca tanpa disertai dengan pemfungsian definisi, sedangkan yang kedua penulis teks opini menggunakan kalimat pemfungsian definisi. Adapun pemfungsian definisi diletakkan pada bagian awal teks, bagian tengah teks, dan bagian akhir teks, bisa pula kombnasi letak alinea berpola pikir definsi. Fungsi Definisi untuk Menguatkan Judul Definisi dibagian awal teks adalah penggunakan kalimat definisi yang diletakkan penulis di awal alinea. Penggunaan kalimaf definisi diawal kalimat dapat dijelaskan pada contoh di bawah ini. Liburan sekolah adalah saat orang tua dan anak-anak, bahkan sanak kelurga, berkumpul dan melaKukan aktivitas bersama-sama (Liburan Sekolah. Mengoptimalkan Pengasuhan. Solopos, 9 Juli 2. Contoh data . di atas adalah teks definisi yang diletakkan oleh penulis diawal paragraf. Penulis mengfungsikan definisi tersebut sebagai penjelas judul. Pendefinisian ini dimaksudkan agar pembaca dapat memahami terlebih dahulu inti dari tulisan yang akan disampaikan pada alinia berikutnya. Judul sudah merujuk pada liburan sekolah dan langsung diikuti dengan pendefinisan mengenai liburan sekolah. Fungsi Definisi untuk Memerinci Definisi selain befungsi sebagai penguatan judul juga dapat difungsikan sebagai pemerinci dalam suatu teks Penulis opini kadang memerinci argumen menggunakan definisi-definisi yang disusun secara rinci sesuai dengan topik yang dibicarakan. Menurut Frans Magnis-Suseno . , dalam menjalankan dalil luhur tersebut dapat melalui empat dalil sikap. Pertama, sikap batin yang tepat. Batin yang tepat dapat diartikan sebagai cara berpikir yang benar, direalisasikan melalui waswas diri, yaitu sikap batin yang mengintrospeksi tentang keadaan dari individu Kedua, tindakan yang tepat, yaitu perwujudan dari rame ing gawe yang berarti rajin bekerja menjalani kewajiban untuk kepentingan seluruh masyarakat. (Kearifan Loka. Mencegah Bullying. Solopos, 10 Juli 2. Teks opini berjudul AuTidak Mengesampingkan KetegasanAy (Ridwan Mahendra. Solopos. Rabu Legi 3 Juli 2024 hlm . keberfungsian definisi pada bagian awal dan bagian tengah . Definisi difungsikan Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X sebagai penjelasan konsep guru, suka guru, dan ketegasan guru. Pemfungsiannya berturut-turut alinea ke-1, ke-2, ke-4, ke-5, seorang penulis opini yang berprofesi guru sehingga menyukai penjelasan terhadap masalah yang Perhatikan kutipan berikut. AuGuru adalah seorang yang terdidik dalam mengembangkan minat, bakat, serta akhlak yang mulia bagi generasi penerus. Guru pada era saat ini harus mampu menjadi teladan bagi siswa dan bukan sekadar menyengankan di dalam lingkup sekolah. Ay ASalah satu cara efektif agar siswa menyukai suatu pelajaran adalah dengan cara terlebih dahulu mencitai guru yang mengajar mata pelajaran itu. Ay 2 Pola Pengisian Kalimat Definisi dalam Teks Opini Definisi di Bagian Awal Teks Opini AuDalam konteks pemilihan kepala daerah atau pilkada di Indonesia, salah satu hal yang akan membawa demokrasi mati perlahan-lahan adalah feomena kotak kosongAy. (Kotak Kosong dan Depotisme Baru. Azwar Aswin, 17 Juli 2024. Kompas. Pada data di atas peletakkan definisi berada pada awal paragraph. Selain di awal paragraph sudah tidak ada lagi kalimat definisi yang disajikan oleh penulis. Peletakkan definisi di ataspun juga hanya definisi singkat saja. Penulis memberikan paparan terlebih dahulu baru memberikan definisinya. Definisi di Bagian Tengah Teks Opini Penulis teks opini keberfungsian definisi dalam teks sehingga dapat ditafsirkan penulis memiliki keinginan pembaca tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahami teks opini yang ditulis. Penulis teks opini yang tidak memfungsikan definisi menganggap pembaca sudah memiliki kemampuan dalam memahami teks opini yang Definisi difungsikan berurutan dalam teks opini . eralinea 20 aline. ditempatkan ada posisi bagian tengah alinea ke-15 dan ke-16 sebagai tanggapan/respons tidak sepakat dan mengoreksi, koreksi bukan pembenahan total, tetapi pembenahan hanya sebagian. AuSaya tidak sepakat dengan pernyataan otoritas di SMAN 1 Cawas dan menjadi headline di Koran Solopos edisi 11 Juli 2024. SMAB 1 Cawas Lakukan Pembenahan Total. Begitu judul beritanya. Pernyataan otoritas ini adalah pembenahan yang dimaksud hanya merujuk infrastruktur kolam dan jaringanAy (Solopos. AuDosa Besar Dunia PendidikanAy. Hidfriah Al Wakhidah, 3 Juli 2024. Hal: . Penulis opini merasa butuh memfungsikan definisi untuk memberikan fakta yang sesungguhnya terjadi di lokasi . hat dan ho. Pada teks opini di atas penulis memfungsikan definisi pada tengah teks opini karena defisi tersebut difungsikan sebagai penjelas dalam kalimat sebelumnya. Pada data di atas definisi memiliki arti bukan mendefisikan suatu teori atau pengertian semata namun difungsikan sebagai pendefinisian penolakan terhadap kebijakan yang dilakukan oleh sebuah kebijakan yang ada. Data berikutnya adalah peletakkan kalimat definisi yang terletak dibagian tengah teks opini yang difungsikan sebagai penjelasan teori pada alinia sebelumnya dan alinia selanjutnya. DRPA adalah desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak dala tata Kelola penyelenggaraan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkesinambungan. (Solopos. Henrico Fajar Kristiarji Wibowo/25Ai2024/Mencegah Perkawinan Ana. Pada data di atas penulis meletakkan kalimat definisi pada tengah teks opini. Pola peletakkan kalimat opini pada tengah teks ini dimaksudkan untuk menjelaskan DRPA pada alinia berikutnya. Jadi peletakkan ini sebagai penanda penjelasanan topik-topik berikutnya. Jadi definisi dalam pola yang ditetakkan di tegah teks memiliki fungsi sebagai pembuka penjelasan pada alinia berikutnya. Definisi di Bagian Campuran Teks Opini Teks opini berjudul AuMeningkatkan Kapasitas FiskalAy (Bambang Priyambodo. Kompas. Rabu, 3 Juli 2024. Hlm . ter, keberfungsian definisi pada bagian Alinea dan bagian sebelum Alinea terakhir teks opini. Teks terdiri atas 33 alinea letak definisi ada alenia 1. Alinea 4. Alinea 15, dan Alinea 33. Alinea 1 AuKapasitas fiskal adalah kemampuan keungan negara untuk memupuk pendapatan negara guna membiaya program pembangunan bagi peningatan kesejahteraan rakyat. Ay Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X Alinea 16 AyFilipina adalah negara dengan pendapatan per kapita lebih rendah dari IndonesiaAy a. a Alinea Terakhir AuSubsidi yang kurang tepat sasaran harus dipertajam agar penerima subsidi adalah kelompok masyarakat yang benar-benar berhak. Pada data di atas penulis melatakkan definisi tidak hanya pada satu posisi saja. Namun, peletakkan kalimat definisi ini diletakkan secara beragam. Ada di awal, di tengah, dan di akhir teks opini. Peltakkan kalimat definisi yang beragam ini dimaksudkan agar para pembaca pemula memhami maksud mengani berbagai definisi yang dirasa masih asing bagi para pembaca pemula atau pembaca yang tidak ahli dalam bidang yang sedang dibhasa. Sehingga teks opini yang disajikan menjadi sangat beragam kalimat definisinya dan mudah dipahami oleh KESIMPULAN Berdasarkan pada pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam teks opini di koran Solopos dan Kompas terpadat beragam fungsi teks definisi. Keberfungsian definisi dalam teks opini dalam era vuca sebagai alat kebahasaan wacana. Teks opini dalam Solopos dan Kompas menjelaskan kata/istilah, ide, atau konsep yang berposisi di bagian awal, di bagian awal dan atau tengah, di bagian tengah, di bagian awal dan atau akhir, di bagian akhir teks opini. Definisi difungsikan sebagai penjelas kata/istilah, ide atau konsep sehingga tidak terjadi miskonsepsi dari pembaca teks opini dalam era vuca. Fungsi definisi yang ditemukan dapat dibagi menjadi dua yaitu fungsi menguatkan judul dan fungsi untuk memerinci. Adapaun pola pembentukan kalimat definisi yang ditemukan dapat dibagi menjadi tiga yaitu . di awal teks opini, . di tengah teks opini, dan . pola campuran di tengah, awal, dan akhir. Pemberfungsian definisi sebagai alat kebahasaan wacana dalam teks opini menjadi unsur yang tidak bisa ditinggalkan dalam teks opini pada era vuca. Pembelajaran bahasa Indonesia diharapkan menyentuh keberfungsian definisi ini sehingga sejak awal siswa memiliki pemahaman bahwa belajar bahasa sebagai proses belajar aspek kebahasaan dan yang pada akhirnya diterapkan dalam penyusunan teks opini dan teks-teks yang lain. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan dukungan atas terlaksananya penelitian ini. Selain itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang sudah memberikan fasilitas dan dukungannya terhadap penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA