ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13535-13538 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Tingkat Kedisiplinan Anak yang Mengikuti Pramuka dengan yang Tidak Mengikuti Pramuka di SMA Negeri 3 Batanghari Ridho Sapirman1. Akmal Sutja2. Freddi Sarman3 1,2,3 Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Jambi Email: ridosapirman1708@gmail. com1, akmalsutja. fkip@unja. freddisarman@unja. Abstrak Disiplin merupakan sikap mental mengandung kerelaan untuk mematuhi semua ketentuanketentuan, peraturan-peraturan dan norma-norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan tangung jawab. Disiplin dengan melalui latihan siswa dapat mengatur dirinya sendiri dengan pelajaran yang diperolehnya. Jenis penelitian ini adalah jenis deskriptif karena penelitian ini bertujuan menjelaskan peristiwa atau kejadian yang ada pada masa sekarang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 3 Batanghari yang berjumlah adalah 110 orang. Dengan sampel sebanyak 70 orang melalui tehnik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui angket dengan skala dikhotomis dan diolah dengan rumus persentase. Hasil . tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka di SMA Negeri 3 Batanghari berada pada tingkat tinggi . %) artinya tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka dengan disiplin tingkat tinggi dan . Tingkat kedisiplinan anak yang tidak mengikuti pramuka di SMA Negeri 3 Batanghari berada pada tingkat sedang . %) artinya tingkat kedisiplinan anak yang tidak mengikuti pramuka dengan disiplin tingkat sedang. Kata Kunci : Kedisiplinan. Pramuka Abstract Discipline is a mental attitude containing a willingness to comply with all applicable provisions, regulations and norms in carrying out duties and responsibilities. Discipline through practice students can regulate themselves with the lessons they get. This type of research is a descriptive type because this research aims to explain events or events that exist in the present. The population in this study were students of class X at SMA Negeri 3 Batanghari, which amounted to 110 people. With a sample of 70 people through a sampling technique with simple random sampling. The data in this study were collected through a questionnaire with a dichotomous scale and processed by the percentage formula. The results . the level of discipline of children who follow scouts at SMA Negeri 3 Batanghari is at a high level . %) meaning the level of discipline of children who follow scouts with a high level of discipline and . The level of discipline of children who do not follow scouts at SMA Negeri 3 Batanghari being at the moderate level . %) means the level of discipline of children who do not follow the scouts with a moderate level of discipline. Keywords : Discipline. Scouts PENDAHULUAN Pendidikan adalah hal terpenting dalam kehidupan seseorang, pendidikan juga dapat mewujudkan seseorang mencapai cita-cita yang dinginkan. Melalui pendidikan seseorang dapat dipandang terhormat, dapat mengembangkan potensi diri, kecerdasan, memiliki karir yang baik serta keterampilan untuk menjadikan dirinya berguna di dalam masyarakat. Disiplin merupakan sikap mental mengandung kerelaan untuk mematuhi semua ketentuan-ketentuan, peraturan-peraturan dan norma-norma yang berlaku dalam ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13535-13538 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 menunaikan tugas dan tangung jawab. Disiplin dengan melalui latihan siswa dapat mengatur dirinya sendri dengan pelajaran yang diperolehnya. Sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan dalam dirinya serta dapat mengendalikan dirinya sendri. Konsep Kedisiplinan Disiplin merupakan hal yang penting yang perlu di perhatikan dalam dunia pendidikan karena banyak siswa yang kurang disiplin di sekolah. Disiplin berasal dari kata Disciple yakni seseorang yang belajar atau suka rela mengikuti seorang pemimpin. seiring dengan perkembangan zaman, kata disipin mengalami perubahan menjadi discipline yang artiya kepatuhan atau yang menyangkut dengan tata tertip. Proses disiplin dilalui seseorang melalui tahapan latihan atau belajar. merupakan bagian dari proses keberlanjutan pengajaran atau pendidikan. proses pendidikan tidak akan berjalan lancar apabila siswa tidak memiliki disiplin dalam belajar (Khalsa 2008:. Berdasarkan keterakan para ahli diatas dapat dikatakan bahwa kedisiplinan adalah kerelaan untuk mematuhi semua ketentuan-ketentuan, peraturan-praturan dan norma-norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan tangung jawab. Disiplin sangat di perlukan oleh siswa dimana siswa dapat mengatur dirinya sendri sehingga kegiatan yang di lakasankan dapat berjalan dengan yang diharapkan. Hal tersebut tertung dalam tujuan disiplin anatara lain: Tujuan disiplin adalah melatih langsung anak agar ia dapat mengatur dirinya sendri, ia harus berdiri pelajar untuk percaya yaitu dirinya sendiri, serta mengendalikan dirinya sendri. disiplin dengan selalu latihan siswa dapat mengatur dirinya sendri dengan pelajaran yang di perolehnya, sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan dalam dirinya serta dapat mengendalikan dirinya sendri. Tujuan disiplin adalah membentuk perilaku sedemikian rupa hingga ia akan sesuai dengan peran-peran yang ditetapkan kelompok budaya, tempat induvidu diidentifikasikan (Sofyan 2012:. Konsep Kegiatan Pramuka Pramuka adalah nama organisasi yang merupakan wadah proses pendidikan kepramukaan yang dilaksanakan di indonesia. Pramuka dapat diartikan praja muda karana, yaitu rakyat muda yang suka berkarya. Pramuka merupakan sebutan bagi anggota kegiatan pramuka, yang berusia anatara 7 sampai dengan 25 tahun, dan berkedudukan sebagai peserta didik, yaitu sebagai pramuka siaga, pramuka penggalang, pembina penegak, dan pramuka pandega (Azrul Azwan, 2012:. Pramuka adalah suatu permainan yang menyenangkan di alam terbuka, tempat orangorang dewasa dan anak-anak pergi bersam-sama, mengadakan pengembangan sebagai kakak beradik, membina kesehatan, kebahagian, keterampilan dan kesediaan untuk memberikan pertolongan bagi yang membutuhkan (Badel Power Dalam Andri Bob Sunardi, 2013:. Kegiatan pramuka dapat memberikan lingkungan yang sehat kepada anggota pramuka dan mendorong mereka melakukan kegiatan-kegiatan sehat yang mampu meningkatkan daya intelektual sekaligus jasmani, atau kualitas moral secara alami (Lord Baden Powel Of Gillwell dalam Azrul Azwar, 2012:. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah jenis deskriptif karena penelitian ini bertujuan menjelaskan peristiwa atau kejadian yang ada pada masa sekarang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 3 Batanghari yang berjumlah adalah 110 orang. Dengan sampel sebanyak 70 orang melalui tehnik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui angket dengan skala dikhotomis dan diolah dengan rumus persentase. Alat Pengumpul Data Teknik Pengumpulan Data Data diambil dengan mengumpulkan informasi yang berasal dari angket penelitian, merupakan penjabaran dari variabel. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13535-13538 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 menyebarkan angket siswa mengikuti pramuka kepada 33 orang responden dan angket 37 siswa tidak mengikuti pramuka sebagai sampel penelitian pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Batanghari tahun pelajaran 2021/2022. Pembakuan Instrumen Penyusunan angket berdasarkan pada penjabaran variabel penelitian menjadi Setelah instrumen disusun dilakukan penimbangan . untuk menyempurnakan isi kalimat yang digunakan. Penimbangan dilakukan oleh tiga orang penimbang . yang berkompeten. HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tentang tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka dengan yang tidak mengikuti pramuka di SMA Negeri 3 Batanghari dengan sampel berjumlah 33 orang siswa yang mengikuti pramuka dan 37 orang siswa tidak mengikuti pramuka. HASIL PENELITIAN Hasil penelitian menunjukkan tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka dengan yang tidak mengikuti pramuka di SMA Negeri 3 Batanghari, hasil penelitian menunjukkan tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka di SMA Negeri 3 Batanghari, terungkap melalui jawaban responden dengan rata-rata adalah tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka berada pada tingkat tinggi sedangkan untuk siswa tidak mengikuti pramuka adalah berada pada tingkat sedang. PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka dengan yang tidak mengikuti pramuka indikator membiasakan hadir tepat waktu, membiasakan mematuhi aturan, menggunakan pakaian praktik sesuai dengan program studi keahliannya dan penyimpanan dan pengeluaran alat dan bahan belajar di SMA Negeri 3 Batanghari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka berada pada tingkat tinggi . %) dan tingkat kedisiplinan anak yang tidak mengikuti pramuka berada pada tingkat sedang . %). Hasil penelitian ini meliputi mendata kebutuhan siswa sesuai kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka dengan yang tidak mengikuti pramuka indikator membiasakan hadir tepat waktu, membiasakan mematuhi aturan, menggunakan pakaian praktik sesuai dengan program studi keahliannya dan penyimpanan dan pengeluaran alat dan bahan belajar bahwa disiplin memiliki unsur-unsur di dalamnya antara lain meliput: peraturan, hukuman, penghargaan dan konsistensi. Peraturan adalah pola yang ditetapkan untuk tingkah laku. pola itu dapat ditetapkan oleh orang tua, guru atau teman bermain. Tujuan peraturan adalah untuk menjadikan anak lebih berdisiplin dengan membekali pedoman perilaku yang disetujui dalam situasi tertentu. Setiap induvidu memiliki tingkat pemahaman yang berbeda. hal ini disebabkan oleh tingkat perkembangan induvidu yang berbeda meskipun usia yang sama. Oleh karena itu dalam memberikan peraturan harus melihat usia induvidu dan tingkat pemahaman masing-masing induvidu. SIMPULAN Tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka dengan indikator membiasakan hadir tepat waktu, membiasakan mematuhi aturan, menggunakan pakaian praktik sesuai dengan program studi keahliannya dan penyimpanan serta pengeluaran alat dan bahan belajar di SMA Negeri 3 Batanghari berada pada tingkat tinggi . %) artinya tingkat kedisiplinan anak yang mengikuti pramuka dengan disiplin tingkat tinggi dan . Tingkat kedisiplinan anak yang tidak mengikuti pramuka dengan indikator membiasakan hadir tepat waktu, membiasakan mematuhi aturan, menggunakan pakaian praktik sesuai dengan program studi keahliannya dan penyimpanan serta pengeluaran alat dan bahan belajar di ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13535-13538 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 SMA Negeri 3 Batanghari berada pada tingkat sedang . %) artinya tingkat kedisiplinan anak yang tidak mengikuti pramuka dengan disiplin tingkat sedang. Implikasi Hasil penelitian terhadap kegiatan bimbingan dan konseling Implikasi memberikan manfaat terhadap pendidikan yang selalu berkembang. Melalui penelitian ini dapat memberikan informasi bahwa peningkatan pembentukan karakter kedisiplinan siswa perlu adanya pengembangan pramuka, sehingga memberikan konstribusi yang positif dalam dunia pendidikan seperti siswa dapat mengatur waktu secara efektif, suka bermusyawarah, taat aturan yang ada, lebih peduli sesama manusia dan lingkungan di Peningkatan pembentukan karakter kedisiplinan siswa perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk memelihara dan membimbing siswa melalui kepramukaan dengan sebaik-baiknya dan sosialisasi mengenai pentingnya siswa mengikuti pramuka, pelaksanaan kegiatan perkemahan pada tingkat kabupaten, maupun provinsi. Karena pengalamanpengalaman baik yang didapat oleh siswa dari pramuka dapat diterapkan dalam kesehariannya termasuk dalam membentuk kedisiplinan siswa. DAFTAR PUSTAKA