ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 STRATEGI KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI LULUS UJI BENIH PADI BERSERTIFIKAT DI KECAMATAN BATANG ASAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT FARMERS' GROUP STRATEGIES IN INCREASING PRODUCTION OF PASSING THE CERTIFIED RICE SEED TEST IN DISTRICT BATANG ASAM DISTRICT TANJUNG JABUNG BARAT Rendra* . Jamaluddin. Rahmad Nurmansah Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Universitas Jambi Jalan Raya Jambi - Ma. Bulian. KM. Mendalo Indah. Jambi Email korespondensi: rendra_pertanian@unja. Diterima: 05-10-2023 Direvisi akhir: 29-11-2023 Disetujui terbit: 30-11-2023 ABSTRACT This research aims to determine the internal and external factors of passing the certified rice seed test and to determine the strategy of farmer groups in increasing production of passing the seed test in Rawa Medang Village. Batang Asam District. West Tanjung Jabung Regency. Sampling was carried out using purposive sampling technique. This research method uses SWOT analysis. Strength factors include high rice seed production, farmer experience, availability of facilities and infrastructure, cohesiveness of management and group members, and supporting land. Weakness factors include minimal capital for farmer groups, technology implementation that is not yet fully used, only producing a few seed varieties, lack of seed storage technology, lack of evaluation. Opportunity factors include government policy in institutional development, government assistance, availability of seed testing centers, demand for rice seeds, marketing cooperation and market Threat factors include unstable rice seed prices, climate change, pests and diseases, long seed testing times and production costs. The results show that the position of the strategy to increase production passing the certified rice seed test is in quadrant I, namely the SO . trength - Opportunitie. combination strategy. aggressive strategy is to take maximum advantage of opportunities. Alternative strategies to improve the irrigation system in the breeding area, increase farming experience, increase the use of facilities and infrastructure, increase the cohesiveness of management and members of farmer groups, increase seed Keywords: certified rice seeds, farmer groups. SWOT strategy ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal lulus uji benih padi bersertifikat dan untuk mengetahui strategi kelompok tani dalam meningkatkan produksi lulus uji benih di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Faktor kekuatan meliputi produksi benih padi yang tinggi, pengalaman petani, ketersediaan sarana dan prasarana, kekompakan pengurus dan anggota kelompok, dan lahan yang mendukung. Faktor kelemahan meliputi permodalan kelompok tani yang minim, penerapan teknologi belum sepenuhnya terpakai, hanya memproduksi beberapa varietas benih, kurangnya teknologi penyimpanan benih, kurangnya evaluasi. Faktor peluang kebijakan pemerintah dalam pengembangan kelembagaan, bantuan pemerintah, tersedianya balai pengujian benih, permintaan benih padi, kerja sama pemasaran dan jangkauan pasar. Faktor ancaman meliputi harga benih padi yang tidak stabil, perubahan iklim, hama dan penyakit, lama waktu pengujian benih dan biaya produksi. Hasil menunjukkan bahwa posisi strategi peningkatan produksi lulus uji benih padi bersertifikat berada pada kuadran I yaitu strategi kombinasi SO . trength - Opportunitie. Strategi agresif memiliki yaitu memanfaatkan peluang secara maksimal. Alternatif strategi meningkatkan sistem pengairan di lahan penangkaran, meningkatkan pengalaman berusahatani, meningkatkan penggunaan sarana dan prasarana, meningkatkan kekompakkan pengurus dan anggota kelompok tani, meningkatkan produksi benih. Kata Kunci: benih padi bersertifikat, kelompok tani, strategi SWOT Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 PENDAHULUAN Dalam meningkatkan produksi lulus uji benih padi yang dihasilkan oleh kelompok tani pemerintah perlu menaruh perhatian khusus. Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan produksi lulus uji benih padi. Pemerintah Provinsi Jambi juga berfokus pada usaha penangkaran benih padi. Sejalan dengan pendapat Laksmi et al. , bahwa penggunaan benih bersertifikat merupakan langkah awal yang sangat menentukan terhadap input berikutnya yang diharapkan pada proses produksi. Hal ini didukung dengan adanya hasil penelitian Prasetya dan Sunaryanto . , menunjukkan bahwa produktivitas panen padi per hektar yang menggunakan benih 6,396. menggunakan benih non sertifikat 6,339. 04 kg. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produksi yang menggunakan benih padi bersertifikat lebih tinggi daripada yang menggunakan benih padi non sertifikat. Kelompok tani penangkar benih padi berperan besar dalam memenuhi tercukupnya kebutuhan benih padi di Provinsi Jambi. Hasil penelitian Rismawati . menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang nyata antara fungsi kelompok tani dengan penerapan teknik penangkaran benih padi bersertifikat. Menurut Putra mengatakan bahwa keberhasilan kelompok tani penangkar benih dalam melaksanakan peran dan fungsinya dapat dilihat dari kapasitas penangkar benih sumber padi Kapasitas penangkar benih meliputi penguasaan inovasi teknologi, persiapan budidaya, penerapan komponen teknologi, berorientasi pemasaran hasil, menjalin kemitraan dan keberlanjutan usaha. Dalam usaha memproduksi padi tentunya tidak terlepas dari ketersediaan benih, karena benih menjadi salah satu faktor produktivitas tanaman. Menurut Randika et al. menyimpulkan dari hasil pengujian beberapa variabel yang mempengaruhi produksi padi sawah selain penggunaan urea, insektisida, tenaga kerja dan luas lahan adanya adanya penggunaan benih unggul baik secara parsial ataupun secara simultan terhadap semua variabel tersebut. Benih yang bermutu dan perlakuan sebelum disemai sangat berpengaruh dalam Budidaya padi. Untuk itu sangat diperlukan penggunaan benih bermutu dan perlakuan sebelum disemai. Peningkatan produksi padi ditunjang oleh banyak faktor antara lain penggunaan benih bermutu yang bersertifikat (Afrizon et al. Penggunaan benih bersertifikat pada saat ini untuk komoditi padi masih rendah dan belum mampu menyediakan benih sesuai dengan kriteria enam tepat yaitu tepat mutu, tepat varietas, tepat jumlah, tepat tempat, tepat waktu dan tepat harga. Guna mewujudkan hasil berkesinambungan mulai dari hulu hingga hilir, yaitu dari penciptaan varietas, produksi, penyaluran, sosialisasi benih sumber dan benih sebar serta pengawasan mutu di bidang produksi dan peredaran benih. Desa Rawa Medang merupakan Desa menjadi lokasi penangkaran benih padi bersertifikat yang ada di Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang hingga saat ini aktif melakukan kegiatan Namun, berdasarkan data terlihat setiap tahunnya tingkat kelulusan uji benih padi mengalami penurunan yakni pada tahun 2017 produksi lulus uji benih sebanyak 37,77 ton dengan persentase kelulusan sebesar 90,09%, pada tahun 2018 produksi lulus uji benih sebanyak 37,59 ton dengan persentase kelulusan sebesar 89,82%, pada tahun 2019 produksi lulus uji benih sebanyak 32,61 ton dengan persentase kelulusan sebesar 80,46%, pada tahun 2020 produksi lulus uji benih sebanyak 32,10 ton dengan persentase kelulusan 79,34% dan pada tahun 2021 produksi lulus uji benih sebanyak 29,97 ton dengan persentase kelulusan sebesar 75,64%. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 Penurunan tingkat kelulusan benih padi bersertifikat ini menjadi masalah serius yang dihadapi kelompok tani di Desa Rawa Medang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang ada dalam kelompok sehingga dapat ditemukan strategi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Maka penelitian ini dengan mengangkat judul Strategi Kelompok Tani Meningkatkan Produksi Lulus Uji Benih Padi Bersertifikat di Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal lulus uji benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan untuk mengetahui strategi kelompok tani dalam meningkatkan lulus uji benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. METODE PENELITIAN Penelitian dilakukan di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Ruang lingkup peneitian ini terfokus untuk mengetahui faktor internal . ekuatan dan kelemaha. dan faktor eksternal . eluang dan ancama. pada usahatani penangkaran benih padi dan alternatif strategi peningkatan produksi benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Responden penelitian adalah petani yang tergabung dalam kelompok kelompok tani Karya Mukti dan Mekar Sari. Untuk menjawab Tujuan pertama dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif menggunakan analisis SWOT untuk melihat keseluruhan evaluasi tentang kekuatan, kelemahan, peluang dan acaman pada kelompok penangkar benih padi. Analisis deskriptif dapat menjadi sarana untuk menggambarkan dan menjelaskan atau mendeskripsikan secara rinci sebuah kejadian di daerah peneliti. Untuk menjawab tujuan kedua digunakan analisis SWOT dengan menganalisis beberapa faktor, yaitu faktor menggunakan matriks IFAS dan EFAS. Penentuan bobot dilakukan dengan jalan mengajukan identifikasi faktor strategis internal dan eksternal tersebut. Menurut Rangkuti . penentuan bobot dapat dilakukan dengan cara yaitu sebagai berkut: Bobot = Total Jawaban Responden Total Data Kuisioner Menurut Rangkuti . penentuan rating dan skor dapat dilakukan dengan cara yaitu sebagai berkut: Rating = Total Jawaban Responden Jumlah Responden Skor = Bobot y Rating Alat yang digunakan untuk menyusun faktor-faktor strategi kelompok adalah matriks SWOT bagaimana peluang dan ancaman eksternal disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Dari matriks ini kemungkinan akan terbentuk empat kemungkinan alternatif Strategi SO (Strenghts-Opportunitie. Digunakan apabila kelompok berada pada kuadran I. Strategi ST (Streghts-Threa. , yaitu menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk menggatasi ancaman. Digunakan apabila kelompok berada pada kuadran II. Stratrgi WO (Weakness-Opportunitie. Digunakan apabila berada pada i. Strategi WT (Weakness-Threat. , yaitu menciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman. Digunakan apabila kelompok berada pada kuadran IV. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 Gambar 1. Pilihan strategi HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Daerah Penelitian Gambaran umum darerah penelitian meliputi kondisi geografis dan administrasi wilayah penelitian, keadaan penduduk di daerah penelitian, luas wilayah dan penggunaan lahan di daerah penelitian, sarana danprasarana di daerah penelitian serta kelembagaan pertanian di daerah Berikut gambaran umum daerah Desa Rawa Medang merupakan salah satu dari 13 Desa/kelurahan yang terletak di Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Desa Rawa Medang secara geografis terletak pada 0A52Ao - 1A13 Lintang Selatan dan 102A38 103A02 Bujur Timur dengan luas wilayah 10,95 Km2 atau sekitar 1,05% dari luas wilayah Kecamatan Batang Asam. Gambaran Umum Kelompok Tani Penangkar Benih Padi Bersertifikat di Daerah Penelitian Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam merupakan daerah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang memiliki prospek dan potensi dalam peningkatan usahatani dalam penelitian ini meningkatkan produksi lulus uji benih padi Desa Rawa Medang memiliki dua kelompok tani penangkar benih padi bersertifikat yakni Kelompok Tani Karya Mukti yang beranggota sebanyak 20 orang dan Kelompok Tani Mekar Sari yang beranggota sebanyak 24 Orang. Pengolahan lahan penangkaran benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang dikerjakan dengan cara bersama sama seluruh anggota kelompok Hal ini bertujuan untuk menekan biaya upah penanaman dan biaya upah jasa sopir Lama waktu pengolahan lahan yakni selama 25 hari yakni sama dengan umur bibit Pengolahan lahan yang dilakukan oleh kelompok tani penangkar benih padi bersertifikat menggunakan alat-alat seperti cangkul dan traktor. Tersedianya alat pengolah lahan atau biasa disebut dengan traktor, dapat bermanfaat untuk menekan biaya pengolahan. Para anggota kelompok tani yang kelompok tani penangkar benih padi di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Proses penanaman menggunakan benih padi viarietas Inpari 3. Baroma dan Inpari 32. Penanaman dilakukan dengan sistem jajar legowo perbandingan 6:1 yakni cara tanam enam baris tanam dan satu baris Pengaturan jarak tanam dilakukan dengan caplak, dengan lebar antar titik setelah dilakukan dengan membentuk tegel 25 x 25 cm. Tujuan dari tanam dengan sistem jajar legowo yakni meningkatkan populasi tanaman dengan mengatur jarak tanam, tanaman padi yang berada di pinggir memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang lebih, memberikan hasil produksi dan kualitas gabah yang tinggi, mengurangi serangan hama serta mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian hama/penyakit. Gambar 2. Penanaman padi sawah sistem jajar legowo 6 : 1 Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 Dari hasil penelitian ditemukan berbagai penyebab teknis dalam kegiatan penangkaran di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat diantaranya adalah kegiatan evaluasi pasca panen tidak berjalan dengan baik menyebabkan masalah yang terjadi saat proses penangkaran tidak dapat dikendalian dengan baik seperti proses pengendalian hama dan penyakit yang menyerang tanaman. Perubahan iklim yang sering terjadi menjadi ancaman bagi para kelompok tani penangkar benih padi bersertifikat maupun para petani padi sawah, kurangnya teknologi penyimpanan benih padi menyebabkan tingginya kadar air pada gabah pada saat musim penghujan. Gabah yang memiliki kadar air yang tinggi dapat menurunkan kualitas benih padi. Hama dan penyakit yang masih menjadi permasalahan bagi para petani penangkar benih padi bersertifikat maupun para petani padi sawah. Teknik pengedalian hama dan penyakit yang masih minim menyebabkan kualitas benih yang dihasilkan maupun tingkat hasil produksi padi menjadi Ketersediaan sarana dan prasarana tidak hanya bermanfaat bagi kelompok tani penangkar benih padi bersertifikat tetapi juga bermanfaat bagi petani padi sawah yang ada di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Faktor Internal Pada matriks IFAS menunjukkan faktor strategis kekuatan lebih dominan dibandingkan dengan strategi kelemahan dengan nilai bobot dengan nilai total bobot kekuatan sebesar 0,65 dan nilai total bobot kelemahan sebesar 0,35, maka faktor kekuatan lebih penting dari pada faktor strategi kelemahan. Berdasarkan hasil matriks IFAS pada faktor strategi kekuatan produksi benih padi yang tinggi dan ketersedian sarana dan prasarana memiliki skor tertinggi dengan nilai 0,46. Hal ini menunjukkan bahwa produksi benih padi yang tinggi menjadi sumber kekuatan utama dalam peningkatan produksi lulus uji benih padi bersertifikat. Produksi benih padi yang tinggi diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk meningkatkan produksi lulus uji benih padi Puspitasari . mengatakan bahwa penggunaan benih bersertifikat merupakan salah satu faktor pendukung untuk meningkatkan mutu dan hasil produksi, kualitas benih dengan mutu yang baik juga menentukan peningkatan produksi yang selanjutnya dapat meningkatkan pendapatan Sedangkan faktor kelemahan yang menjadi kelemahan utama dalam peningkatan produksi lulus uji benih padi bersertifikat yakni pada faktor permodalan kelompok tani yang minim memiliki skor 0,14. Hal ini menunjukkan jika permodalan kelompok tani di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat perlu menjadi perhatian pengurus kelompok tani agar dapat mengajukan bantuan kepada pemerintah maupun CSR dari pihak perusahaan. Penelitian ini sejalan dengan pendapat Mosher . yang menyatakan bahwa modal merupakan faktor penting dalam pertanian khususnya terkait pengadaan bahan produksi . nput pertania. Dengan demikian modal akan menentukan keberhasilan di Dengan modal yang cukup akan memberikan peluang untuk mendapatkan hasil secara optimal. Tingkat kelulusan benih padi berimbas pada hasil produksi benih padi. Benih yang tidak lulus uji laboratorium disebabkan oleh kadar air yang lebih dari 13% dikarenakan kurangnya proses penjemuran. Masalah yang dihadapi saat tanam yakni hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi sawah yang sulit untuk ditanggulangi oleh petani menyebabkan penurunan kualitas benih padi. Pada saat pasca panen masalah yang timbul yakni teknik penyimpanan benih padi saat penyimpanan benih yang buruk dapat berdampak pada kualitas benih padi yang akah diuji. Selain itu masalah yang masih sulit dihadapi oleh petani yakni proses penjemuran yang mengandalkan sinar matahari langsung dan tidak adanya tempat penjemuran khusus, sehingga ketika hujan dapat menghambat proses penjemuran. Permodalan para penangkar masih lemah, menyebabkan proses pemeliharaan . ulai Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 pengendalian hama dan penyaki. benih padi menjadi kurang memadai yang akan berimbas pada hasil produksi benih padi. Tabel. 1 Faktor internal benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Faktor Internal Bobot Kekuatan (Strengh. Produksi benih padi yang tinggi Pengalaman petani dalam Ketersediaan sarana dan Kekompakan dan anggota Lahan Penangkaran Benih padi Sub Total Kelemahan (Weaknesse. Permodalan tani yang Penerapan Hanya i beberapa Kurangnya n benih Kelompok tani kurang n evaluasi n benih Sub Total TOTAL 1,00 Rating Skor 3,50 20,42 3,27 19,10 3,52 20,56 3,48 20,29 3,36 19,63 100,00 29,49 1,57 Tabel. 2 faktor eksternal benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Faktor Internal 1,41 1,34 1,00 1,00 26,50 25,21 9,40 9,40 100,00 Faktor Eksternal Pada matriks EFAS menunjukkan foktor peluang lebih dominan dibandingkan dengan faktor strategis ancaman, dengan nilai bobot faktor strategis peluang sebesar 0,56 dan nilai bobot faktor strategis ancaman sebesar 0,44. Berdasarkan hasil mtriks EFAS pada faktor strategi peluang balai pengujian benih yang mendukung memiliki skor tertinggi dengan nilai 0,39. Hal ini menunjukkan jika dukungan dari balai pengujian benih merupakan peluang yang baik bagi kelompok tani penangkar benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sedangkan faktor strategi ancaman yang menjadi ancaman kelompok tani dalam meningkatkan produksi lulus uji benih padi bersertifikat yakni biaya produksi benih padi yang tinggi dengan skor 0,35. Biaya produksi yang tinggi menyebabkan permasalahan pengembangan usahatani penangkar benih padi bersertifikat. Biaya produksi yang tinggi mulai dari proses penyiapan lahan penangkaran, persemaian benih padi, pemeliharaan tanaman padi seperti pemberian pupuk maupun penanggulangan hama dan penyakit yang memerukan biaya yang cukup besar. Proses pemanenan benih padi juga membutuhkan biaya baik untuk biaya alat pemanenan hingga upah kerja pemanenan. Bobot Peluang (Opportunitie. Kebijakan Mendapat Balai benih yang Permintaan benih padi yang tinggi Kerja sama Sub Total Ancaman (Threat. Harga benih padi yang tidak stabil Perubahan iklim yang Rati Skor 31 17,64 36 20,06 39 21,76 34 19,20 38 21,34 78 100,00 16 15,56 4,86 Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Hama dan serius bagi Lama nya Biaya Produksi yang tinggi Sub Total TOTAL Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 12 12,18 34 33,09 35 34,32 02 100,00 Penentuan posisi strategi kelompok tani dalam meningkatkan produksi lulus uji benih padi bersertifikat Koordinat analisis internal . koordinat analisis total skor kekuatan-total skor kelemahan total skor peluang-total skor ancaman S-W 2,24 - 0,46 1,78 O-T 1,75 - 1,02 0,73 = 0,89 . 0,365 =x. Gambar 3. Diagram analisis swot peningkatan produksi lulus uji benih padi Posisi kuadran I pada hasil penelitian ini dapat diartikan kelompok tani penangkar benih padi dapat memanfaatkan peluang yaitu pengembangan kelembagaan, mendapat bantuan pemerintah, balai pengujian benih yang mendukung, permintaan benih padi yang tinggi, kerja sama pemasaran dan jangkauan pasar dan untuk menciptakan kekuatan berupa produksi benih padi yang tinggi, pengalaman petani dalam berusahatani, kekompakan pengurus dan anggota kelompok tani, lahan penangkaran benih padi yang Alternatif Strategi Peningkatan Produksi Lulus Uji Benih Padi Bersertifikat Adapun alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam peningkatan produksi lulus uji benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu, meningkatkan sistem pengairan di lahan penangkaran benih padi dengan memanfatkan bantuan dari pemerintah seperti pembangunan irigasi, meningkatkan pengetahuan petani untuk menambah pengalaman dalam berusahatani meningkatkan penggunaan sarana dan bersertifikat dengan memanfaatkan teknologi kelompok tani dengan memanfaatkan kerja sama pemasaran dan jangkauan pasar, meningkatkan lulus uji benih padi dengan memanfaatkan permintaan benih padi yang Dari beberapa alternatif strategi diatas yang mendapat perhatian utama adalah terkait dengan peran kelompok tani terhadap kapasitas penangkar benih baik dalam hal unit produksi, wadah kerja sama, kelas belajar dan unit pemasaran. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Saleh et al. , bahwa terdapat hubungan nyata peran kelompok tani dengan kapasitas penangkar benih sumber padi sawah di Kabupaten Lampung Timur, melalui strategi meningkatkan kapasitas kelompok tani penangkar benih sebagai belajar, wadah kerja sama, unit produksi benih, dan unit pemasaran hasil Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 Tabel 3. Matriks analisis SWOT kelompok tani dalam meningkatkan produksi lulus uji benih padi bersertifikat Kekuatan (Strengt. Kelemahan (Weaknes. Produksi benih padi yang tinggi Pengalaman petani dalam Ketersediaan sarana dan Kekompakan pengurus dan kelompok tani Lahan Penangkaran Benih padi yang Permodalan kelompok tani yang minim Penerapan teknologi belum Hanya varietas benih Kurangnya Kelompok tani Peluang (Opportunitie. Kebijakan Strategi SO (StrengthOpportunitie. Strategi WO (Weakness Opportunitie. Mendapat Balai pengujian benih yang Permintaan benih padi yang tinggi Kerja sama pemasaran dan Meningkatkan sistem pengairan di lahan benih padi bantuan dari irigasi (S5,O. Meningkatkan petani untuk dari pemerintah dan dukungan balai pengujian benih padi bersertifikat (S2. O1. Meningkatkan sarana dan benih padi benih (S3. Meningkatkan pengurus dan Memanfaatkan bantuan modal dari pemerintah ataupun CSR kelompok tani yang minim terutama dalam teknologi untuk (W1. W2. Memanfaatkan yang diberikan untuk proses benih (W5,O. Memanfaatkan kerja sama pemasaran dan pasar untuk menjual hasil produksi yang (W3,O. Memanfaatkan balai pengujian untuk menguji hasil produksi faktor yang pada tingkat IFAS EFAS Ancaman (Threat. Harga benih padi yang tidak Perubahan iklim yang sering terjadi Hama dan penyakit masih masalah serius bagi petani Lama nya Biaya Produksi yang tinggi kelompok tani kerja sama pemasaran dan jangkauan pasar (S4. Meningkatkan produksi benih lulus uji benih padi dengan permintaan benih padi yang tinggi (S1. lulus uji benih padi bersertifikat (W3,W5,O. Memanfaatkan benih padi yang tinggi untuk benih padi di gudang (W4,O. Strategi ST (StrengthThreat. Strategi WT (Weakness Threat. Meningkatkan sarana dan prasarana untuk kualitas benih akibat lamanya waktu pengujian benih (S3,T. Meningkatkan pengurus dan kelompok tani dalam swadaya modal pengkaran benih padi maupun mencari pemerintah untuk menekan biaya produksi yang tinggi (S4,T. Meningkatkan petani dengn petani dalam yang bermanfaat hama dan penyakit (S2,T. Mengoptimalkan benih padi dan produksi benih padi untuk harga benih padi (S1,S5,T. Memanfaatkan prasarana yang tersedia untuk perubahan iklim yang terjadi (S2. Menekan biaya produksi untuk benih padi bersertifikat (W1. Mengevaluasi benih padi yang berfokus hama dan penyakit (W5. Menerapkan teknologi yang belum terpakai produksi yang perubahan iklim yang sering terjadi (W2. Memproduksi varietas benih yang beragam penurunan hasil produksi yang berakibat pada harga benih padi (W3. Memperbaiki benih untuk kualitas benih lamanya waktu pengujian benih padi (W4. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 2, 30 November 2023 SIMPULAN Berdasarkan hasil identifikasi yang telah dilakukan faktor internal kekuatan meliputi produksi benih padi yang tinggi, pengalaman petani dalam berusahatani, kekompakan pengurus dan anggota kelompok tani, lahan penangkaran benih padi yang Faktor internal kelemahan meliputi permodalan kelompok tani yang sepenuhnya terpakai, hanya memproduksi beberapa varietas benih, kurangnya teknologi penyimpanan benih, kelompok tani kurang penangkaran benih. Faktor eksternal peluang kebijakan pemerintah dalam pengembangan kelembagaan, mendapat bantuan pemerintah, balai pengujian benih yang mendukung, permintaan benih padi yang tinggi, kerja sama pemasaran dan jangkauan pasar. Sedangkan faktor eksternal ancaman meliputi harga benih padi yang tidak stabil, perubahan iklim yang sering terjadi, hama dan penyakit masih menjadi masalah serius bagi petani, lama nya waktu pengujian benih, biaya produksi yang Berdasarkan hasil analisis SWOT yang telah dilakukan, strategi yang dapat dilakukan oleh kelompok tani dalam meningkatkan produksi lulus uji benih padi bersertifikat di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat berada pada kuadran I yang mendukung strategi agresif. Kelompok tani penangkar benih padi bersertifikat harus memanfaatkan peluang yang ada. DAFTAR PUSTAKA