Pelaksanaan Gotong Royong Dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Di Kelurahan Pematang Gubernur: KKN-T Unived 2025 Anggun Ayu Lestari . Berliana Oktafia . Jerry Kurnia Illahi . Panji Sadewo . Tharisa Qhumayira . Siti Hanila . Karona Cahya Susena . Suwarni . 1,2,3,4,5,6,7,. Universitas Dehasen Bengkulu Email: 1 anggunayulestari44@gmail. 2 berlianaoktafia13@gmail. 3 jerrykurniaillahi09@gmail. panjibkl070@gmail. 5 tharisaqhumayira94@gmail. 6 st. hanila@gmail. 7 karona. cs@unived. 8 suwarni@unived. ARTICLE HISTORY Received . Juni 2. Revised . Juli 2. Accepted . Juli 2. KEYWORDS Mutual Cooperation. Environmental Cleanliness. Lifestyle. This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Dehasen Bengkulu Kelompok 12 tahun 2025 dilaksanakan di RT007/RW04 Kelurahan Pematang Gubernur. Kecamatan Muara Bangkahulu. Kota Bengkulu, mulai tanggal 11 Juni hingga 4 Juli 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan mempererat gotong royong di masyarakat. Masalah utama yang dihadapi adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah sembarangan, yang mengakibatkan lingkungan kotor dan penyumbatan selokan, terutama saat musim hujan. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelaksanaan langsung, dan pendampingan dalam kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan. Mahasiswa KKN-T bersama aparat setempat terlibat aktif dalam membersihkan pekarangan, jalan umum, selokan dari sampah dan rumput liar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan serta melestarikan budaya gotong royong. Diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah, dan bebas dari penyakit serta bencana banjir, serta memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungannya. ABSTRACT The Thematic Community Service Program (KKN-T) of Dehasen University Bengkulu Group 12 in 2025 was held in RT007/RW04 Pematang Gubernur Village. Muara Bangkahulu District. Bengkulu City, from June 11 to July 4, 2025. This program aims to improve clean living behavior and strengthen mutual cooperation in the community. The main problem faced is the low level of public awareness in littering, which results in a dirty environment and clogged gutters, especially during the rainy season. The methods used include initial observation, socialization, direct implementation, and assistance in environmental cleanliness mutual cooperation activities. KKNT students together with local officials were actively involved in cleaning yards, public roads, gutters from garbage and weeds. The results of the activity showed an increase in community participation and awareness of the importance of maintaining cleanliness and preserving the culture of mutual cooperation. It is hoped that this activity can create a clean, healthy, beautiful environment, and free from disease and flood disasters, as well as strengthen the sense of ownership and responsibility of the community towards their environment. PENDAHULUAN Kebersihan lingkungan merupakan isu yang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Kesadaran akan menjaga lingkungan tetap bersih merupakan tanggung jawab semua Masyarakat. Hingga kini, masih umum ditemukan perilaku masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan, baik di jalanan maupun di selokan-selokan hingga dapat mengakibatkan lingkungan menjadi kotor, serta selokan dapat tersumbat karena dipenuhi oleh banyaknya sampah. (Ronald Darlly Hukubun et al. Dampak dari pada bertambahnya jumlah populasi manusia dan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sangat dirasakan ketika musim penghujan tiba. Pada saat musim hujan, selokan-selokan mulai terjadi penyumbatan hingga dapat mengakibatkan banjir di pemukiman (Rahman and Lestariono 2. Walaupun sudah sering dilakukan himbauan terhadap masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memilah sampah berdasarkan jenisnya, tetapi masalah yang sama selalu terjadi. Salah satu kampanye kebersihan lingkungan adalah melalui kegiatan kerja bakti atau gotong royong(Muniarty et al. Istilah gotong royong, dalam ingatan kita merupakan suatu istilah yang sangat tidak asing, akrab dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat kita. Kita memilki memori ingatan bahwa gotong royong, ya ciri khas dan kepribadian milik bangsa Indonesia. Hal ini disebabkan karena bangsa Indonesia identik dengan gotong royong atau dengan bahasa yang lain, identitas gotong royong tersebut yang membedakan bangsa Indonesia berbeda dengan bangsa dengan yang lain di dunia ini (Sumiati et al. Gotong royong identik dengan bekerja bersama antara anggota satu dengan yang lain dalam masyarakat yang diikat oleh tali persaudaraan kehidupan komunal dalam entitas ikatan sosial masyarakat. Dalam konteks gotong royong, hanya satu atau segelintir orang saja, tentunya gotong royong tersebut tidak bisa muncul. Menurut (Gado. Aburman, and Tan 2. bahkan banyak orang pun, akan tetapi tidak ada ikatan persaudaraan antara satu dengan yang lain dalam masyarakat, gotong royong itu sendiri juga tidak bisa menjelma. Kondisi tersebut bisa terwujud, hanya Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 2 Juli 2025 page: 353 Ae 358 | 353 jika ada ikatan sosial dan dilakukan oleh sekelompok masyarakat tertentu yang sama-sama ingin melaksanakan gotong royong. Dalam konteks lokal. Kelurahan Pematang Gubernur. Kecamatan Muara Bangkah Hulu. Kota Bengkulu, merupakan salah satu wilayah padat penduduk yang sudah menerapkan perilaku gotong royong yang baik. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh tim mahasiswa KKNT kelompok 12 UNIVED 2025, sebagian besar masyarakat sangat antusias dalam ke giatan gotong royong yang di adakan oleh mahasiswa. Setelah menyampaikan usulan program kepada Ketua RT dan jajarannya, maka kegiatan gotong royong /kerja bakti yang merupakan salah satu dari program mahasiswa KKN-T Universitas Dehasen Bengkulu yang ditempatkan di Pematang Gubernur RT007/RW04 disambut baik dan diizinkan untuk dilaksanakan. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, juga dapat mempererat sikap gotong royong antar dalam kehidupan bermasyarakat di RT007/RW04. Kegiatan kerja bakti yang dilakukan secara bersama juga menggambarkan nilai budaya gotong royong. Budaya gotong royong ini didasarkan atas rasa memiliki lingkungan di tempat tinggal yang terus dipelihara. Meskipun budaya ini masih kuat di dalam kehidupan masyarakat setempat, akan tetapi masih ada beberapa warga setempat yang tidak pernah mengikuti kegiatan kerja bakti yang dilakukan secara gotong royong dan beradaptasi sebagaimana mestinya di lingkungan sekitar. Hasil akhir dari kerja bakti di lingkungan adalah menjadikan lingkungan bersih, sehat, indah, bebas dari rawan penyakit dan bencana seperti banjir. METODE Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN-T) ini dilaksanakan mulai tanggal 11 Juni hingga 4 juli 2025 di RT007/RW04. Kecamatan Muara Bangka Hulu. Kota Bengkulu. Di RT ini dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam, yang menjadi komoditas utama masyarakat Kegiatan KKN ini dilakukan dengan menggunakan metode sosialisasi, pelaksanaan langsung, serta pendampingan dalam kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan. Beberapa kegiatan utama dalam program ini mencakup: . Observasi dan pengecekan lokasi untuk menentukan area yang akan dilaksanakan kegiatan gotong-royong di RT007/RW04. Kecamatan Muara Bangka Hulu. Kota Bengkulu, dan . Pelaksanaan kegiatan royong membersihkan lingkungan masyarakat setempat. Kegiatan gotong royong di RT007/RW04 ini direncanakan dan dilaksanakan secara terstruktur, dimulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan mahasiswa KKN-T Angkatan 2022 dari Universitas Dehasen Bengkulu, bersama dengan aparat setempat, sangat penting dalam memastikan keberhasilan program ini. Para mahasiswa dan aparat turun langsung untuk terlibat dalam kegiatan tersebut, menciptakan kolaborasi yang efektif dalam membersihkan dan memperbaiki kondisii lingkungan di RT tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Aktivitas Mahasiswa KKN-T kelompok 12 Kelurahan Pematang Gubernur yang berjumlah 10 orang melakukan penyusunan program kerja yang salah satunya gotong royong dalam rangka menunjang kebersihan kelurahan Pematang Gubernur. Perilaku hidup bersih dan sehat adalah kumpulan perilaku yang dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari baik bagi individu maupun di masyarakat sehingga terciptanya peningkatan derajat kesehatan di masyarakat. Menurut (Ghefira Nurfatimah et al. Perilaku merupakan konsep dasar kehidupan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku yang baik akan meningkatkan kualitas kehidupan seseorang baik dari segi sosial maupun individu. Perilaku sangat dipengaruhi oleh banyak faktor terutama pengetahuan dan norma yang berlaku di lingkungan individu tersebut. Kegiatan gotong royong ini di inisiasi dan diikuti oleh 10 orang mahasiswa KKN-T angkatan i (Tig. Tahun 2025 Universitas Dehasen Bengkulu yang di tempatkan di RT 007/RW04. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN-T di RT007/RW04, yang bertujuan untuk membuat lingkungan sekitar terlihat bersih dan asri, sehingga akan berdampak positif pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat dan juga berdampak positif pada ekosistem di sekitarnya. Selain itu, tujuan dilaksanakannya kegiatan gotong royong ini adalah menyadarkan masyarakat akan pentingnya budaya gotong royong. Setelah di ijinkan oleh RT dan oleh warga masyarakat, kegiatan ini dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang disepakati. 354 | Anggun Ayu Lestari. Berliana Oktafia. Jerry Kurnia Illahi. Panji Sadewo. Tharisa Qhumayira. Siti Hanila. Karona Cahya Susena. Suwarni. Pelaksanaan Gotong Royong Dalam Meningkatkan Perilaku HidupA Kegiatan gotong royong dapat dilaksanakan sesuai jadwal, dengan kondisi cuaca cerah yang mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan kerja bakti dimulai dengan membersihkan lingkungan pekarangan dari sampah, jalan umum serta selokan yang dipenuhi dengan sampah, serta pembersikan rumput-rumput liar yang tumbuh disepanjang jalan. (Maharani. Saraka, and Wahyuni 2. Pembersihan sampah di lingkungan merupakan langkah penting untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan keindahan Umumnya kerja bakti disuatu lingkungan secara tidak langsung merupakan bagian dari upaya penyuluhan dan kesadaran masyarakat tentang tanggung jawab menjaga lingkungannya, menyadarkan masyarakat tentang pemilahan sampah yang sesuai tempatnya, pentingnya penempatan tempat sampah di lokasi umum yang strategis, pelestarian budaya gotong royong, peran aktif perangkat (Lestanata. Zitri, and Susiana 2. Gotong royong yang berlangsung lancar ini melibatkan masyarakat sehingga dapat memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungannya, dan juga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat bagi seluruh masyarakat Pematang Gubernur RT007/RW04. Gambar 1. Kordinasi Awal Persiapan Kuliah Kerja Nyata Pelaksanaan program KKN-T yang telah diseminarkan sebagai program final yang akan dilaksanan selama kegiatan dan disesuaikan dengan jadwal yang telah disusun sebelumnya. Maka pelaksanaannya meliputi: A Sosialisasi pengelolaan sampah organic dan non-organik A Gotong Royong A Pembuatan plang RT dan plang nama gang. A Pembuatan titik maps gang jalan. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 2 Juli 2025 page: 353 Ae 358 | 355 Gambar 2. Aktifitas Gotong Royong Kuliah Kerja Nyata Adapun Tujuan akhir dari pengabdian masyarakat dalam bentuk kkn sendiri mempunyai tujuan sendiri seperti: A Keterlibatan dalam masyarakat secara langsung A Mahasiswa dapat perfikir secara kritis berdasarkan ilmu. A Meningkatkan hubungan baik antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah. A Perguruan tinggi memperoleh umpan balik dari masukan yang dapat berguna untuk meningkatkan relevansi pendidikan dan penelitian. 356 | Anggun Ayu Lestari. Berliana Oktafia. Jerry Kurnia Illahi. Panji Sadewo. Tharisa Qhumayira. Siti Hanila. Karona Cahya Susena. Suwarni. Pelaksanaan Gotong Royong Dalam Meningkatkan Perilaku HidupA Gambar 3. Aktivitas Kemasyarakatan Penyelesaian Masalah Dengan adanya kehadiran Mahasiswa KKN-T Unived 2025 di RT. 007 RW. 04 Kelurahan Pematang Gubernur, dapat sedikit memberikan wawasan tentang bagaimana pentingnya gotong royong agar lebih bermanfaat dan dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Meskipun di sisi lain, masi banyak masyarakat yang masih belum berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong, tapi paling tidak dengan adanya ssosialisasi ini dapat menimbulkan gagasan yang baik, yang dalam hal ini dapat menjadi kebaikan kedapannya dalam menanggulangi sampah yang beserakan. Pemberian sosialisasi dapat diselerasikan untuk menjadi pengetahuan tambahan bagi masyarakat tentang gotong royong yang baik dan benar. KESIMPULAN DAN SARAN Pelaksanaan program KKN-T Unived 2025 di RT. 007 RW. 04 Kelurahan Pematang Gubernur telah memberikan wawasan mengenai pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui sosialisasi dan kegiatan gotong royong langsung, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan menguatkan kembali budaya gotong royong. Kegiatan kerja bakti yang melibatkan mahasiswa dan aparat setempat ini juga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat, serta memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab masyarakat terhadap Meskipun masih ada warga yang belum berpartisipasi penuh, inisiatif ini diharapkan dapat memicu gagasan positif untuk penanggulangan sampah di masa mendatangdan hambatan. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 2 Juli 2025 page: 353 Ae 358 | 357 UCAPAN TERIMA KASIH Dalam proses Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik kami banyak mendapat bantuan moral maupun material dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada : Ibu Dosen Pembimbing Lapangan Siti Hanila ,S. E,. Bapak Ketua RT. 007 RW. Totonri Pemerintah RT. 007 RW 04 Kel Pematang Gubernur Kec Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. Masyarakat RT. 007 RW 04 Kel Pematang Gubernur Kec Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. DAFTAR PUSTAKA