http://journal. id/index. php/anterior Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Motivasi Belajar Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Tinggi SDN Palangka The Influence of School Library Utilization and Student Learning Motivation on Learning Outcomes in Indonesian Language Subjects for Upper Grade Students of SDN Palangka Ratri Pramudita1 Bulkani Abstrak Nurul Hikmah Kartini *1,2,3 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Kalimantan Tengah. Indonesia *email: ratripramuditadita@gmail. Kata Kunci: Pemanfaatan perpustakaan motivasi belajar, hasil belajar Keywords: School library utilization, learning motivation, learning outcomes Penelitian ini bertujuan untuk: . mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, . mengetahui ada tidaknya pengaruh motivasi belajar peserta didik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, . mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah dan motivasi belajar peserta didik secara bersama terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V dan VI Sekolah Dasar Negeri di kota Palangka Raya. Kalimantan Tengah yang berjumlah 1117 peserta didik dari 6 Sekolah Dasar Negeri. Sampel penelitian ini terdiri dari 285 peserta didik sesuai tabel Krecjie Morgan. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: . ada pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah (X. terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia (Y), berdasarkan hasil uji regresi diperoleh nilai signifikansi . sebesar 0,001, yang lebih kecil dari 0,05 . < 0,. motivasi belajar peserta didik (X. tidak memiliki pengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y), berdasarkan hasil uji regresi non linier diperoleh nilai signifikansi . sebesar 0,106 menunjukkan bahwa p > 0,05. terdapat pengaruh antara pemanfaatan perpustakaan sekolah (X. dan motivasi belajar peserta didik (X. secara bersama terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia (Y), berdasarkan analisis regresi non linier berganda diperoleh nilai R regresi sebesar 0,199, nilai F regresi (F Chang. sebesar 5,842 dengan taraf signifikansi . atau sig. F Change sebesar 0,003, . < 0,. Abstract This study aims to: . determine whether there is an influence of utilizing the school library on learning outcomes in the Indonesian Language subject, . determine whether there is an influence of students' learning motivation on learning outcomes in the Indonesian Language subject, and . determine whether there is a combined influence of utilizing the school library and students' learning motivation on learning outcomes in the Indonesian Language subject. The population in this study consists of fifth and sixth-grade students from public elementary schools in Palangka Raya. Central Kalimantan, totaling 1,117 students from six public elementary The sample for this research includes 285 students, determined according to the Krejcie and Morgan table. The sampling technique used was proportional random sampling. The results of the study indicate that: . there is an effect of school library utilization (X. on learning outcomes in the Indonesian language subject (Y), based on the regression test results, the significance value . obtained is 0. 001, which is smaller than 0. < 0. student learning motivation (X. has no effect on learning outcomes in the Indonesian language subject (Y), based on the results of the nonlinear regression test, the significance value . obtained is 106, indicating that p > 0. there is an effect of both school library utilization (X. and student learning motivation (X. together on learning outcomes in the Indonesian language subject (Y), based on multiple nonlinear regression analysis, the regression R value is 0. 199, the regression F value (F Chang. 842, with a significance level . or sig. F Change of 0. < 0. A2025 The Authors. Published by Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. This is Open Access article under the CC-BY-SA License . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Anterior Jurnal. Volume 24 Special Issue I. Februari 2025. Page 40 Ae 50 p-ISSN: 1412-1395. e-ISSN: 2355-3529 PENDAHULUAN Pendidikan adalah proses memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan yang ditransfer dari generasi ke generasi melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kecerdasan, akhlak mulia, kepribadian, kekuatan mental, dan kemampuan yang bermanfaat bagi individu dan masyarakat. Pendidikan secara harfiah mengarah pada pembebasan setiap pengalaman yang berdampak positif terhadap pemikiran, perasaan, dan tindakan Selain itu, pendidikan juga harus mampu menggali potensi peserta didik secara maksimal dan menciptakan individu yang memiliki karakter dan keterampilan yang kuat. Perpustakaan adalah bagian penting dari lingkungan sekolah dan berperan sebagai fasilitas pendidikan yang mendukung aktivitas peserta didik serta membantu guru mencapai tujuan pendidikan. Kewajiban setiap sekolah untuk memiliki perpustakaan diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas PP No. Tahun 2005 Standar Nasional Pendidikan, terutama pada pasal 42. Sebagai sumber belajar penting, perpustakaan sekolah memungkinkan guru dan peserta didik untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan mereka melalui akses bahan pustaka yang tersedia. Perpustakaan sekolah merupakan instrumen dasar dalam pembelajaran. Saat pembelajaran sepi karena guru sedang rapat atau berhalangan hadir, peserta didik dapat memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai sarana belajar, dimulai dengan membaca tentunya. Dengan bantuan perpustakaan ini diharapkan pihak sekolah memberikan kontribusi yang sangat berharga untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dan kualitas pendidikan dalam pembelajaran yang diberikan, serta selalu membiasakan peserta didik dalam kegiatan membaca, memahami pelajaran dan memahami makna dari pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan yang berkualitas. Menggunakan perpustakaan dalam kegiatan belajar mengajar akan tercapai hasil belajar yang baik, atau dengan kata lain tercapainya keberhasilan akademik sangat dipengaruhi oleh pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber utama yang dapat memenuhi kebutuhan informasi Oleh karena itu, dalam pembelajaran guru harus mampu mengendalikan kemampuan peserta didik dalam menumbuhkan motivasi belajar peserta didik, sehingga peserta didik dapat mandiri dalam mencari informasi. Berdasarkan hasil observasi, penulis menemukan bahwa perpustakaan SDN 5 Palangka menawarkan buku-buku untuk pengajaran sekolah dari kelas 1 hingga kelas 6. Selain itu tersedia informasi lain seperti buku sejarah, cerita rakyat, bola dunia, dan peta Indonesia. Buku ini merupakan pemberian dari pemerintah serta upaya dari sekolah itu sendiri Jaya . , melakukan penelitian tentang pengaruh intensitas pemanfaatan perpustakaan sekolah dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia peserta didik Kelas IX MTs Ma'arif NU Kemiri Purworejo Tahun Pelajaran 2018/2019. Data dikumpulkan menggunakan angket dan nilai akhir peserta didik. Analisis menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan perpustakaan sekolah dan motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia, dengan nilai korelasi masing-masing sebesar 0. 651 dan 0. Terdapat juga hubungan signifikan antara intensitas pemanfaatan perpustakaan sekolah, motivasi belajar, dan prestasi belajar Bahasa Indonesia, dengan nilai r 753, menunjukkan hubungan yang kuat. Nasution . , melakukan penelitian tentang pengaruh pemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi peserta didik SMPN 3 Pulau Rakyat Kabupaten Asahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu Perpustakaan Sekolah (X) secara simultan memiliki pengaruh sebesar 38,2% terhadap variabel Prestasi Hasil Belajar (Y). Pengaruh yang diberikan dapat dikatakan tidak terlalu besar. Berdasarkan hasil penelitian skripsi dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: terdapat pengaruh yang positif antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dengan prestasi belajar peserta didik di SMP N 3 Pulau Rakyat. Penelitian tentang pengaruh pemanfaatan perpustakaan dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia penting dilakukan karena penelitian ini membantu dalam memahami peran penggunaan perpustakaan dan motivasi belajar terhadap kinerja akademik peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini membantu mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran Bahasa. Dengan memahami hubungan antara penggunaan perpustakaan, motivasi belajar, dan hasil belajar Bahasa Indonesia, lembaga pendidikan dan perpustakaan dapat meningkatkan program dan layanan mereka untuk lebih mendukung keberhasilan akademis peserta Dengan memperhatikan semua alasan ini, penelitian tentang pengaruh pemanfaatan perpustakaan dan motivasi belajar terhadap hasil belajar bahasa Indonesia menjadi penting untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan membantu peserta didik dalam mencapai potensi akademis mereka. METODOLOGI PENELITIAN Metode penelitian merupakan strategi umum untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang diperlukan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi dalam penelitian, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Ratri Pramudita. Bulkani dan Nurul Hikmah Kartini. Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Motivasi Belajar Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Tinggi SDN Palangka Menurut Sugiyono . metode korelasional adalah sebuah pendekatan dalam statistika yang digunakan untuk menemukan hubungan antara dua atau lebih variabel. Tujuan utamanya adalah untuk mengukur sejauh mana dua variabel bergerak bersama-sama. Metode ini dipilih oleh peneliti karena sesuai dengan tujuan pengumpulan informasi tentang variabel yang diteliti. Penelitian ini dilakukan dari bulan Mei sampai dengan bulan Oktober, tahun 2024. Penelitian ini dilakukan di kelas tinggi pada 6 SDN. Kota Palangka Raya. Kalimantan Tengah. Populasi adalah subjek dari seluruh penelitian. Populasi terdiri dari sekumpulan subjek yang menjadi pusat perhatian yang didalamnya terkandung informasi yang diinginkan. Tabel 3. Populasi Penelitian Nama Sekolah Dasar No. Jumlah Peserta Didik SDN 2 Palangka SDN 3 Palangka SDN 4 Palangka SDN 5 Palangka SDN 7 Palangka SDN 11 Palangka Jumlah Pada penelitian ini, sampel berjumlah 285 peserta didik berdasarkan tabel Krecjie Morgan. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Sebaran sampel adalah sebagai berikut: Tabel 3. Sampel Penelitian No. Nama Sekolah Dasar SDN 2 Palangka SDN 3 Palangka SDN 4 Palangka SDN 5 Palangka SDN 7 Palangka SDN 11 Palangka Jumlah Jumlah Sampel Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket untuk mengukur pemanfaatan perpustakaan sekolah dan mengukur tingkat motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Angket disusun dengan skor terhadap instrumen menggunakan skala bergradasi dan diberikan pilihan respon berdasarkan skala Likert Tabel 3. Kriteria Penilaian Angket Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Kriteria Skor Pernyataan Positif Selalu Sering Kadang Ae Kadang Jarang Tidak Pernah Skor Pernyataan Negatif Anterior Jurnal. Volume 24 Special Issue I. Februari 2025. Page 40 Ae 50 p-ISSN: 1412-1395. e-ISSN: 2355-3529 Tabel 3. Kriteria Penilaian Angket Motivasi Belajar Kriteria Sangat Setuju Setuju Netral Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Skor Pernyataan Positif Skor Pernyataan Negatif Untuk mengumpulkan data hasil belajar, peneliti menggunakan metode dokumentasi. Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi melibatkan pencatatan, pengumpulan, dan analisis data yang sudah ada atau sedang Uji Persyaratan Analisis Normalitas Uji normalitas merupakan uji yang dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi sebaran data dalam suatu kelompok data atau variabel, apakah sebaran data tersebut berdistribusi Normal atau tidak. Dalam penelitian ini menggunakan uji K/S (Kolmogorov-Smirno. dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05. Linearitas Uji linearitas bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan linier antara variabel terikat dengan masing-masing variabel bebas yang diuji Multikolinearitas Uji multikolinearitas adalah suatu metode dalam analisis regresi untuk mendeteksi adanya korelasi yang tinggi atau hubungan linear antar variabel independen . dalam model regresi. Pengujian Hipotesis Analisis Regresi Sederhana Analisis regresi sederhana dilakukan untuk menguji hipotesis pertama dan kedua sebagai berikut Pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah (X. terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Y. Pengaruh motivasi belajar peserta didik (X. terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Y. Untuk menguji besarnya pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah (X . terhadap hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia (Y) dan pengaruh motivasi belajar peserta didik (X . terhadap hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia (Y) dilakukan menggunakan analisis regresi sederhana dengan berbantuan SPSS. Analisis Regresi Berganda Analisis regresi berganda dilakukan untuk menguji hipotesis ketiga. Uji regresi berganda berfungsi untuk mencari tahu besarnya pengaruh dan kontribusi dua variabel independent (X 1 dan X. dengan variabel dependent (Y). Untuk menguji besarnya pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah (X . dan motivasi belajar peserta didik (X. terhadap hasil belajar bahasa Indonesia (Y) dilakukan menggunakan analisis regresi berganda dengan berbantuan SPSS HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas V dan VI dari 6 SD Negeri di Palangkaraya. Dari populasi 1117 peserta didik, sampel yang digunakan berjumlah 285 peserta didik sesuai tabel Krejcie Morgan. Data pemanfaatan perpustakaan sekolah diperoleh melalui angket berskala Likert dengan 23 butir pernyataan dari total 36. Setelah uji validitas dan reliabilitas, 13 butir pernyataan dinyatakan tidak valid, sementara 23 dinyatakan valid. Pada uji reliabilitas diperoleh nilai koefisien 0,940, yang termasuk kategori sangat baik. Data motivasi belajar diperoleh melalui angket berskala Likert dengan 25 butir pernyataan dari total 30. Setelah uji validitas dan reliabilitas, 5 butir pernyataan dinyatakan tidak valid, sedangkan 25 dinyatakan valid. Pada uji reliabilitas diperoleh nilai koefisien 0,904, yang termasuk kategori sangat baik. Sedangkan untuk data variabel hasil belajar Bahasa Indonesia diperoleh dari nilai ulangan harian peserta didik. Uji Prasyarat Uji Normalitas Ratri Pramudita. Bulkani dan Nurul Hikmah Kartini. Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Motivasi Belajar Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Tinggi SDN Palangka Uji Normalitas dilakukan untuk melihat apakah data setiap variabel dalam penelitian ini berdistribusi Normal atau tidak. Uji ini dilakukan dengan uji Kolmogorov-Smirnov pada taraf signifikansi 0,05 atau 5% menggunakan software SPSS versi 19. Dasar pengambilan keputusan dalam uji Normalitas K-S/Kolmogorov-Smirnov adalah sebagai berikut: Jika nilai signifikansi (Sig. ) > 0,05, maka data penelitian berdistribusi Normal. Jika nilai signifikansi (Sig. ) < 0,05, maka data penelitian tidak berdistribusi Normal. Uji Linearitas Uji linearitas digunakan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang linier antara variabel bebas . dan variabel terikat . , uji linearitas diuji dengan berbantuan SPSS 19. Kriteria pengujian uji linearitas adalah sebagai berikut: Jika signifikansi pada linearitas > 0,05, maka data tidak dapat dibentuk garis lurus dan tidak mempunyai hubungan linier. Jika signifikansi pada linearitas < 0,05, maka data dapat dibentuk garis lurus dan mempunyai hubungan yang linier. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas adalah suatu metode dalam analisis regresi untuk mendeteksi adanya korelasi yang tinggi atau hubungan linear antar variabel independen . dalam model regresi. Multikolinearitas terjadi ketika dua atau lebih variabel independen memiliki hubungan linear yang kuat, sehingga menyebabkan kesulitan dalam mengestimasi koefisien regresi dengan Uji multikolinearitas diuji dengan berbantuan SPSS 19. Kriteria pengambilan keputusan uji multikolinearitas adalah sebagai berikut: Jika nilai VIF < 10,00 dan nilai tollerence > 0,10 maka tidak terjadi multikolinearitas. Jika nilai VIF > 10,00 dan nilai tollerence < 0,10 maka terjadi multikolinearitas antar variabel independen dalam memengaruhi variabel dependen. Anterior Jurnal. Volume 24 Special Issue I. Februari 2025. Page 40 Ae 50 p-ISSN: 1412-1395. e-ISSN: 2355-3529 Berdasarkan hasil uji multikolinearitas pada variabel pemanfaatan perpustakaan sekolah (X . dan motivasi belajar (X. terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) diperoleh nilai Collinearity Statistics Tollerence sebesar 0,971 yang berarti nilai Tollerence > 0, 10 dan Collinearity Statistics VIF sebesar 1,030 yang berarti nilai VIF < 10, 00. Maka dapat disimpulkan bahwa data variabel pemanfaatan perpustakaan sekolah (X . dan motivasi belajar (X . terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) tidak terjadi Uji Hipotesis Uji Regresi X1 Terhadap Y Sebelum dilakukan uji hipotesis, maka hipotesis penelitian dinyatakan terlebih dahulu ke dalam hipotesis statistik sebagai Ho1 : Tidak ada pengaruh pemnfaatan perpustakaan (X. terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) pada peserta didik kelas tinggi Ha1 : Ada pengaruh pemanfaatan perpustakaan (X . terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) pada peserta didik kelas tinggi. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linear dengan berbantuan SPSS 19, dengan kriteria pengambilan keputusan sebagai berikut: Jika nilai signifikansi (Sig. ) < 0,05, maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara variabel X1 terhadap variabel Y. Jika nilai signifikansi (Sig. ) > 0,05, maka Ho1 diterima yang berarti tidak terdapat pengaruh antara variabel X1 terhadap variabel Berdasarkan tabel hasil uji regresi X1 Terhadap Y diperoleh nilai signifikansi . sebesar 0,001 < 0,05, maka . < 0,. sehingga dapat disimpulkan Ho1 ditolak dan Ha1 diterima, yang berarti ada pengaruh pemanfaatan perpustakaan (X. terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) pada peserta didik kelas tinggi. Uji Regresi X2 Terhadap Y Sebelum dilakukan uji hipotesis, maka hipotesis penelitian dinyatakan terlebih dahulu ke dalam hipotesis statistik sebagai berikut: Ho2 : Tidak ada pengaruh motivasi belajar (X. terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) pada peserta didik kelas tinggi Ha2 : Ada pengaruh motivasi belajar (X . terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) pada peserta didik kelas tinggi. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi non linier dengan berbantuan SPSS 19, dengan kriteria pengambilan keputusan sebagai berikut: Jika nilai signifikansi (Sig. ) < 0,05, maka Ho2 ditolak dan Ha2 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara variabel X2 terhadap variabel Y. Jika nilai signifikansi (Sig. ) > 0,05, maka Ho2 diterima yang berarti tidak terdapat pengaruh antara variabel X2 terhadap variabel Ratri Pramudita. Bulkani dan Nurul Hikmah Kartini. Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Motivasi Belajar Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Tinggi SDN Palangka Berdasarkan hasil uji kecocokan di atas dapat disimpulkan bahwa hasil data motivasi belajar X2 terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia Y dapat dijelaskan dengan model linear Berdasarkan tabel hasil uji regresi non linier (Linea. X2 terhadap Y diperoleh nilai signifikansi . sebesar 0,106 > 0,05 maka . > 0,. sehingga dapat disimpulkan Ho2 diterima, yang berarti tidak ada pengaruh motivasi belajar (X. terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) secara linear pada peserta didik kelas tinggi. Uji Regresi X1 dan X2 Terhadap Y Sebelum dilakukan uji hipotesis, maka hipotesis penelitian dinyatakan terlebih dahulu ke dalam hipotesis statistik sebagai Ho3 : Tidak ada pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah (X. dan motivasi belajar peserta didik (X. terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) pada peserta didik kelas tinggi kota Palangkaraya Ha3 : Ada pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah (X. dan motivasi belajar peserta didik (X. terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (Y) pada peserta didik kelas tinggi kota Palangkaraya. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi non linier berganda dengan berbantuan SPSS 19 dan Excel untuk menguji kecocokan model regresi non linier berganda, dengan kriteria pengambilan keputusan sebagai berikut: Jika nilai signifikansi (Sig. ) < 0,05, maka Ho3 ditolak dan Ha3 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Jika nilai signifikansi (Sig. ) > 0,05, maka Ho3 diterima yang berarti tidak terdapat pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Anterior Jurnal. Volume 24 Special Issue I. Februari 2025. Page 40 Ae 50 p-ISSN: 1412-1395. e-ISSN: 2355-3529 Berdasarkan uji kecocokan model regresi non linier berganda berbantuan aplikasi excel di atas maka dapat disimpulkan bahwa hasil data pemanfaatan perpustakaan sekolah (X. dan motivasi belajar peserta didik (X. terhadap hasil belajar bahasa Indonesia (Y) dapat dijelaskan dengan model linear Berdasarkan tabel di atas didapatkan nilai R regresi sebesar 0,199, nilai F regresi (F Chang. sebesar 5,842 dengan taraf signifikansi . atau sig. F Change sebesar 0,003, maka . < 0,. maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dapat disimpulkan bahwa Ho3 ditolak dan Ha3 diterima yang berarti ada pengaruh antara pemanfaatan perpustakaan sekolah (X . dan motivasi belajar peserta didik (X. terhadap hasil belajar bahasa Indonesia (Y) pada peserta didik kelas tinggi kota Palangkaraya Uji Determinansi (Sumbangan Efektif dan Sumbangan Relati. Sumbangan efektif dalam statistika merujuk pada kontribusi atau pengaruh masing-masing variabel terhadap hasil atau model yang sedang dianalisis. Untuk mengetahui sumbangan efektif masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen menggunakan rumus: Nilai Beta x Zero Order x 100%. Sumbangan relatif dalam statistika merujuk pada kontribusi masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen yang dinyatakan dalam bentuk proporsi atau perbandingan. Untuk mengetahui sumbangan relatif masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen menggunakan rumus: Sumbangan Efektif X (%) / R Square. Untuk sumbangan koefisien determinan . umbangan efekti. dua variabel secara bersama-sama yaitu pemanfaatan perpustakaan sekolah dan motivasi belajar peserta didik terhadap hasil belajar berdasarkan uji regresi berganda adalah sebesar 40 Hasil ini didapat dari nilai R Square sebesar . ,40 x 100%) . Untuk bobot Sumbangan Relatif (SR%) dan Sumbangan Efektif (SE%) dari variabel bebas pada variabel terikat dirangkum dalam tabel berikut: Ratri Pramudita. Bulkani dan Nurul Hikmah Kartini. Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Motivasi Belajar Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Tinggi SDN Palangka Pembahasan Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X. Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia (Y) Hasil regresi non linier . dengan berbantuan SPSS 19 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar Bahasa Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun motivasi belajar merupakan faktor penting dalam proses belajar, dalam konteks penelitian ini, tidak terbukti ada pengaruh langsung yang signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. Dengan demikian, meskipun motivasi belajar memiliki peran penting dalam proses pendidikan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruhnya terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia dalam konteks ini tidak signifikan. Penyebab tidak sesuainya hasil dengan hipotesis penelitian ini dikarenakan sampel yang terlalu kecil, sampel yang kecil cenderung tidak mewakili populasi secara Hal ini dapat mengakibatkan hasil yang tidak akurat dan menjadikan generalisasi dari temuan sulit dilakukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menggali pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar dengan jumlah sampel dan populasi yang lebih luas. Pengaruh Motivasi Belajar Peserta Didik (X. Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia (Y) Hasil regresi non linier . dengan berbantuan SPSS 19 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar Bahasa Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun motivasi belajar merupakan faktor penting dalam proses belajar, dalam konteks penelitian ini, tidak terbukti ada pengaruh langsung yang signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. Dengan demikian, meskipun motivasi belajar memiliki peran penting dalam proses pendidikan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruhnya terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia dalam konteks ini tidak signifikan. Penyebab tidak sesuainya hasil dengan hipotesis penelitian ini dikarenakan sampel yang terlalu kecil, sampel yang kecil cenderung tidak mewakili populasi secara Hal ini dapat mengakibatkan hasil yang tidak akurat dan menjadikan generalisasi dari temuan sulit dilakukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menggali pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar dengan jumlah sampel dan populasi yang lebih luas. Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Motivasi Belajar Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Hasil analisis regresi non liner . berganda dengan berbantuan SPSS 19 menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah (X. dan motivasi belajar peserta didik (X. terhadap hasil belajar bahasa Indonesia (Y). Hasil ini menunjukkan bahwa, meskipun secara individual motivasi belajar mungkin tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, ketika digabungkan dengan pemanfaatan perpustakaan sekolah, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar. Ryan . menunjukkan bahwa kombinasi motivasi yang baik dengan dukungan sumber daya pendidikan, seperti perpustakaan, dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar peserta didik. Ini menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah, sebagai sumber daya penting, dapat membantu meningkatkan hasil belajar, terutama jika didukung dengan motivasi yang memadai dari peserta Dengan demikian, hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya perpustakaan sekolah sebagai fasilitas pendidikan yang dapat memaksimalkan hasil belajar, terutama jika didukung oleh motivasi belajar yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa upaya untuk meningkatkan kualitas perpustakaan dan mendorong motivasi belajar peserta didik secara bersamaan dapat menghasilkan dampak yang positif terhadap pencapaian akademis mereka. Anterior Jurnal. Volume 24 Special Issue I. Februari 2025. Page 40 Ae 50 p-ISSN: 1412-1395. e-ISSN: 2355-3529 KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada 6 SDN kota Palangka Raya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Berdasarkan hasil uji regresi linier berbantuan SPSS 19 diperoleh nilai signifikansi . sebesar 0,001, yang lebih kecil dari 0,05 . < 0,. Dengan demikian disimpulkan, terdapat pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia peseta didik kelas tinggi se-kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil uji regresi non linier . berbantuan SPSS 19 diperoleh untuk hipotesis penelitian kedua, nilai signifikansi . sebesar 0,106 menunjukkan bahwa p > 0,05. Dengan demikian disimpulkan, tidak ada pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas tinggi se-kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil analisis regresi non linier . berganda menggunakan SPSS 19 menunjukkan nilai R regresi sebesar 0,199 dan nilai F Change sebesar 5,842 dengan signifikansi 0,003 . < 0,. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah dan motivasi belajar peserta didik terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas tinggi se-kota Palangka Raya. DAFTAR PUSTAKA