KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPORT SEBAGAI VARIABEL INTERVERNING DI KABUPATEN ROKAN HILIR Alexander1. Marihot Manullang2. Wita Dwika Listihana3 Magister Manajemen. Sekolah Pascasarjana. Universitas Lancang Kuning. Indonesia Jln. Yos Sudarso Km 08 Rumbai Telp. 52581 Fax. E-mail : alexander@gmail. com (Korespondin. Abstract: This study aims to analyze the influence of transformational leadership on employee job satisfaction and examine the role of Perceived Organizational Support (POS) as an intervening variable in public sector organizations in Rokan Hilir Regency. The research is based on the importance of leaders in creating a supportive and conducive work environment, allowing employees to feel valued and cared for by the organization. A quantitative approach was used with Structural Equation ModelingAePartial Least Square (SEM-PLS) as the analysis Data were collected through the distribution of questionnaires to civil servants working within the Government of Rokan Hilir Regency. The findings indicate that transformational leadership has a positive and significant effect on POS and job satisfaction. Furthermore. POS is proven to serve as an intervening variable that strengthens the influence of transformational leadership on job satisfaction. These results emphasize the importance of developing leadership capacity and fostering a more supportive organizational culture to sustainably enhance employeesAo well-being and job satisfaction Keywords: Transformational Leadership. Job Satisfaction. Perceived Organizational Support Kepemimpinan memiliki dampak yang Kepemimpinan yang efektif tentunya akan memberikan pengaruh pada keberlangsungan organisasi serta sikap Salah satu ciri kepemimpinan yang efektif adalah terciptanya kepuasan kerja kepemimpinan yang efektif, seorang mengadopsi berbagia gaya kepemimpinan yang mampu memberikan kepuasan kepada Gaya menjadikan karyawan merasa dihargai dan bahagia dalam pekerjaan mereka ketika para pemimpin dapat melihat perbedaan tertentu pada setiap orang dan memberikan penghargaan yang sesuai untuk pencapaian mereka (Andreani & Petrik 2. Kepemimpinan adalah salah satu tipe atau gaya kepemimpinan yang di anggap mampu menciptakan kepuasan kerja karyawan. Hal ini dikarenakan kepemimpinan transformasional memiliki ciri pengaruh ideal . dealized influenc. , motivasi inspirasional . nspirational motivatio. , . ntellectual stimulatio. , dan pertimbangan individual . ndividualized consideratio. Munandar . menyatakan bahwa secara garis besar terdapat beberapa corak interaksi pimpinan dengan Kepemimpinan traksaksional ditandai dengan interaksi pimpinan dan bawahan melalui proses transformasional ditandai dengan adanya interaksi pimpinan dan bawahan yang bertujuan untuk mengubah perilaku bawahan menjadi seseorang yang merasa mampu dan bermotivasi tinggi serta Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning di Kabupaten Rokan Hilir (Alexander. Marihot Manullang. Wita Dwika Listihan. berupaya mencapai prestasi yang tinggi dan Gaya transformasional yang dibangun di atas kepuasan kerja dapat berdampak pada kinerja karyawan. Jika gaya kepemimpinan transformasional didukung oleh kepuasan kerja karyawan (Ramli, 2. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan adalah kepemimpinan. Chang dan Lee kepemimpinan dapat mengatur perilaku karyawan dan dapat memprediksi kepuasan kerja karyawan. Chang dan Lee . juga mengemukakan bahwa kepemimpinan yang kepemimpinan transformasional. Kepuasan kerja juga menurun. Akibatnya, manajer harus lebih memperhatikan masalah ini (Jufrizen & Azila, 2. Kepuasan kerja adalah sikap atau perasaan karyawan terhadap aspek-aspek menyenangkan mengenai pekerjaan yang sesuai dengan penilaian masing-masing (Hoboubi et al. , 2. Faktor lain yang yang dapat menibgkatkan kepuasan kerja karyawan Perceived organization support yang rendah bagi karyawan dapat menjadikan karyawan yang memiliki semangat kerja rendah akan sulit mencapai menguntungkan organisasi (Elayati:2. Selain dukungan sosial, perceived (POS) dukungan organisasi yang dirasakan juga merupakan determinan penting dalam mempengaruhi kepuasan kerja dan kinerja (Agustinar et al. , 2024. Alie et al. , 2022a. Anwar Perceived organizational support adalah persepsi karyawan terhadap sejauh mana organisasi menghargai kontribusi mereka dan peduli terhadap kesejahteraan mereka (Bakti et al. 2022, 2023. Bakti. Novalita, et al. , 2. Karyawan yang merasa didukung oleh Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. organisasi cenderung memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar dan loyalitas yang tinggi terhadap organisasi (M. Ekatama et al. , 2024. Hairudin et , 2023. Hairudin & Oktaria, 2022. Hal ini terjadi karena dukungan organisasi yang dirasakan menimbulkan perasaan aman dan dihargai, yang mendorong karyawan untuk bekerja dengan lebih optimal dan berdedikasi penuh dalam mencapai tujuan perusahaan. Perceived organizational support (POS) mencakup persepsi karyawan mengenai sejauh mana suatu organisasi peduli dengan kesejahteraan mereka dan menghargai kontribusi mereka (Rhoades dan Eisenberger, 2002. Eisenberger et al. Kepedulian organisasi dalam menghargai karyawan sangatlah penting Perceived Organizational adalah persepsi umum tentang seberapa besar organisasi menghargai kontribusinya dan karyawannya (Sun, 2. Perceived Organizational Support menunjukkan perlakuan positif dari organisasi yang menciptakan tugas luas berdasarkan norma timbal balik dari karyawan untuk peduli dan melayani organisasi mereka dengan baik sebagai balasannya. a (Sun. Perceived Organizational Support berasal dari teori pertukaran sosial, di mana karyawan didorong untuk membalas perlakuan yang baik dan merasa berkewajiban untuk membantu organisasi mencapai tujuannya ketika mereka membentuk keyakinan positif tentang organisasi (Mustika & Rahardjo, 2. Fenomena yang kerap terjadi dalam oraganisasi terutama organisasi publik termasuk Pemerintah daerah adanya rasa ketidak adilan seperti dalam promosi, pembagian beban kerja serta kurangnya dukungan organisasi kepada Sehingga permasalahan ini membuat kepemimpinan transformasional ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning di Kabupaten Rokan Hilir (Alexander. Marihot Manullang. Wita Dwika Listihan. kehilangan peran dalam memberikan kepuasan kepada karyawan. Berdasarkan uraian literature di atas serta fenomena yang terjadi di lapangan peneliti tertarik untuk mengetahui sejauh mana Kepemimpinan Transformasional mempengaruhi Kepuasan Kerja karyawan Perceived Organizational (Variabel M) sebagai intervening . variabel yang mempengaruhi hubungan antara variabel independen (Variabel X) Kepemimpinan Transformasional dan variabel dependen (Variabel Y) Kepuasan Kerja karyawan secara langsung. Maka Judul Penelitian Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning Di Kabupaten Rokan Hilir. METODE Penelitian Pendekatan kuantitatif dipilih karena fokus penelitian adalah menguji hubungan antar variabel secara empiris dan objektif melalui data numerik Penelitian dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini nonprobability sampling dengan jenis Purposive Sampling. Menurut Jogiyanto . teknik pengambilan sampel bertujuan . urposive samplin. teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan mengambil sampel dari populasi berdasarkan suatu kriteria tertentu. Teknik ini tidak memberi kesempatan atau peluang yang sama untuk setiap anggota populasi yang bisa dipilih menjadi sampel. HASIL Penelitian ini mengumpulkan data pada waktu dan sumber yang sama. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa data tersebut masih berpotensi menghasilkan common method variance (CMV) (Podsakoff et al. , 2003, 2. Untuk memastikan bias Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. penelitian ini menggunakan full collinearity variance inflation factors (VIF. untuk mengevaluasi apakah data dalam penelitian memiliki masalah CMV atau tidak (Kock. Tabel 4. 4 Hasil pengujian full collinearity VIFs Pemimpin Kepuasan Pos Hasil (Tabel 4. hasil pengujian full collinearity VIFs menunjukkan bahwa Kecerdasan Emosional pada angka 2. Kinerja pada angka 2. 376 dan Kreativitas pada angka 2. Masing-masing variabel memiliki nilai full collinearity VIFs lebih rendah dari 3. Dengan demikian, data dalam penelitian ini tidak berpotensi menghasilkan common method variance (CMV) (Kock, 2. Hasil pengujian model fit and quality Tabel 4. 5 menampilkan pengujian model fit and quality indices dalam analisis PLS pada penelitian ini meliputi average Rsquare (ARS), average path coefficient (APC), dan average variance inflation (AVIF). Hasil menunjukkan bahwa model cocok dengan data [ARS =0. 444,( P<0. APC =0. (P<0. AVIF =1. Nilai VIF yang lebih rendah dari 3. 3 menunjukkan bahwa model tersebut bebas dari masalah multikolinearitas (Hair et al. , 2. Tabel 4. Hasil pengujian model fit and quality indices Parameter Nilai Rule of thum Avarage path coefficien (APC) Avarage R-squared (ARS) Avarage block VIF (AVIF) Tenenhaus GoF (GoF) P<0. P<0. p-value<0,05 Ou 0,10 . mall effect siz. Ou 0,25 (Medium effect siz. , dan Ou 0,36 . arge effect siz. >0 ( acceptable Q-Square (QA) ISSN: 2407-800X p-value<0,05 <3,3 ISSN: 2541-4356 Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning di Kabupaten Rokan Hilir (Alexander. Marihot Manullang. Wita Dwika Listihan. Kepuasa Pos predictive mode. Hasil pengujian juga menghitung indeks Goodness of Fit (GoF). Indeks GoF bertujuan untuk mengevaluasi kecocokan model outer dan inner pada PLS (Tenenhaus et al. , 2. Nilai batas untuk GoF adalah 10 . , 0,25 . , dan 0. (Wetzels et al. , 2. Nilai GoF dalam penelitian ini adalah 0. 504, yaitu berada pada kategori sedang dari nilai ambang batas 052. Hasil ini menunjukkan bahwa model dalam penelitian ini berkinerja baik (Wetzels et al. Selain itu, koefisien Q2 pada tabel 4. menunjukkan nilai yang lebih besar dari nol, yang menjelaskan bahwa model memiliki nilai prediksi yang dapat diterima (OAoCass & Weerawardena, 2. Hasil pengujian model pengukuran Pada analisis SEM-PLS, pengujian mengevaluasi validasi skala pengukuran setiap variabel (Hair et al. , 2. Evaluasi model pengukuran dilakukan dalam tiga Tabel 4. 6 Evaluasi model pengukuran Catatan: CR = Composite reliability, = Cronbarch alpha. AVE = average variances *** signifikan pada level 0,001 Tahap pertama adalah menguji atau mengevaluasi konsistensi internal dari reliabilitas setiap variabel. Sebuah skala pengukuran variabel dikatakan reliabel reliability (CR) dan nilai cronbach alpha () diatas 0,7. Hasil pada table 4. 6 dapat dilihat bahwa seluruh nilai CR dan pada setiap variabel berada diatas 0,7. Hal ini dapat dijelaskan bahwa skala pengukuran variabel dalam penelitian ini memiliki konsistensi reliabilitas yang baik. Tabel Crossloading Hasil PEMIM KEPUA Variabel Item Loadings AVE Kepemimpinan Transformasional Kepuasan Perceived Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. ISSN: 2407-800X POS Loadings Type Reflec <0. Reflec Reflec Reflec <0. <0. <0. Reflec Reflec Reflec <0. <0. <0. Reflec <0. Reflec Reflec <0. <0. Reflec <0. Reflec Reflec Reflec Reflec Reflec Reflec Reflec Reflec <0. <0. <0. <0. <0. <0. <0. <0. ISSN: 2541-4356 Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning di Kabupaten Rokan Hilir (Alexander. Marihot Manullang. Wita Dwika Listihan. Selanjutnya, tahap kedua adalah pengujian validitas pada setiap variabel. Uji validitas variabel terdiri dari dua pengujian: uji validitas konvergen. uji validitas Pada pengujian validitas konvergen, setiap item pertanyaan dikatakan valid apabila memiliki nilai loading diatas sama dengan 0,50 (Chin, 2. Pada table 6 dapat dilihat bahwa seluruh item pertanyaan yang ada pada penelitian ini memiliki nilai loading diatas 0,50 Selain itu, pengujian validitas konvergen juga dapat dilihat dari nilai average variances extracted (AVE). Sebuah variabel dikatakan valid secara konvergen apabila memiliki nilai AVE diatas sama dengan 0,50 (Chin, 2. Pada table 4. dapat dilihat bahwa nilai AVE setiap variabel adalah diatas 0,50. Berdasarkan kedua hasil tersebut . ilai loadings dan AVE), maka dapat disimpulkan bahwa item pertanyaan yang ada pada skala pengukuran variabel pada penelitian valid secara konvergen. Table 4. Hasil Pengujian Hipotesis Model 1:Full Model Selanjutnya. Tabel 4. Gambar 4 dan Gambar 4. mengungkapkan nilai koefisien jalur yang dihasilkan oleh analisis SEM-PLS dari model penelitian yang diusulkan dalam penelitian ini. Hipotesis pertama (H. Kepemimpinan Transformasional Berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Kepuasan kerja Hasil pada table 9 Tabel tersebut menunjukkan bahwa tanpa variabel mediasi, secara langsung Kepemimpinan Transformasional secara positif menyebabkan Kepuasan Kerja Pegawai dengan angka statistik ( = 0. (P=0. Hipotesis kedua (H. Kepemimpinan Transformasional berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Perceived organizational support. Hasil pada table 4. 9 dan gambar 4. menunjukkan bahwa hipotesis ini didukung secara statistik ( = 0. 709 (P<0. Tabel tersebut menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan Transformasional secara Perceived organizational support Pengaruh Langsung Kepemimpinan Transformasonal Ie Kepuasan Kerja Kepemimpinan Transformasional Ie Perceived organizational support . (P<0. Perceived organizational Ie Kepuasan (P<0. Model 2: Pengaruh Tidak Langsung Kepemimpinan Transformasional Ie Perceived organizational supportIe Kepuasan (P<0. signifikan pada level 0,001. Hasil pengujian model struktural Setelah melakukan evaluasi terhadap model pengukuran, penelitian ini selanjutnya mengevaluasi model struktural. Seperti yang telah disebutkan pada bab sebelumnya bahwa evaluasi pada model struktural bertujuan untuk menguji seluruh hipotesis yang telah Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Hipotesis ketiga (H. Perceived organizational support berpengaruh Positif dan Sifnifikan terhadap Kepuasan. Hasil pada table 4. 9 dan gambar 5 menunjukkan bahwa hipotesis ini didukung secara statistik ( = 0. (P<0. Tabel tersebut menunjukkan bahwa variabel Kreativitas kerja secara positif menyebabkan peningkatan Kinerja. Hipotesis ketempat (H. Perceived organizational support berpengaruh Positif dan Sifnifikan dalam Kepemimpinan Transformasioal terhadap Kepuasa Kerja. Hasil pada table 4. 9 dan gambar 4. menunjukkan bahwa hipotesis ini didukung secara statistik ( = 0. 314(P<0. Tabel tersebut menunjukkan bahwa variabel Kreativitas kerja secara positif memediasi ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning di Kabupaten Rokan Hilir (Alexander. Marihot Manullang. Wita Dwika Listihan. hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja. PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk kepuasan kerja pegawai, serta menilai peran perceived organizational support (POS) sebagai variabel intervening. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa seluruh hipotesis yang diajukan didukung secara statistik, dengan temuan yang memperkuat teori-teori organisasi dan perilaku kepemimpinan modern. Pengaruh Langsung Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja Hasil pengujian hipotesis pertama (H. menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai = 0. 181 dan p = 0. Meskipun nilai koefisien tergolong sedang, signifikansi statistik ini mengindikasikan bahwa gaya kepemimpinan yang inspiratif, memotivasi, dan penuh perhatian terhadap kebutuhan pegawai, mampu menciptakan rasa puas terhadap pekerjaan yang dijalankan. Temuan ini sejalan dengan teori kepemimpinan transformasional (Bass & Avolio, 1. yang menekankan pentingnya pemimpin dalam membentuk iklim kerja yang mendukung, memberikan makna dalam pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis pegawai. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Perceived Organizational Support Hipotesis kedua (H. menunjukkan memiliki pengaruh positif yang sangat kuat terhadap perceived organizational support, dengan nilai = 0. 709 dan p < 0. Ini menunjukkan bahwa ketika pemimpin Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. kontribusi pegawai, maka pegawai akan merasakan bahwa organisasi secara keseluruhan peduli terhadap kesejahteraan dan kebutuhan mereka. Temuan ini memperkuat argumen bahwa gaya kepemimpinan berperan penting dalam membentuk persepsi individu terhadap organisasi. Dengan demikian, pemimpin berperan sebagai perpanjangan tangan dari organisasi dalam membangun citra dukungan yang dirasakan Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Kepuasan Kerja Hipotesis ketiga (H. juga didukung secara statistik, dengan nilai = 0. 443 dan p < 0. 001, yang menunjukkan bahwa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Semakin tinggi persepsi dukungan organisasi, semakin tinggi pula tingkat kepuasan kerja pegawai. Hasil ini sesuai dengan teori dukungan organisasi (Eisenberger et al. yang menyatakan bahwa ketika individu merasa dihargai dan didukung oleh organisasi, mereka akan menunjukkan sikap positif terhadap pekerjaan, merasa nyaman, dan lebih puas dalam menjalankan Peran Mediasi Perceived Organizational Support Hubungan Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja Hipotesis (H. menunjukkan bahwa POS memediasi secara positif dan signifikan hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja, dengan nilai = 0. 314 dan p < 0. Artinya, selain memiliki transformasional juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kepuasan kerja melalui peningkatan persepsi dukungan Ini kepemimpinan transformasional terhadap ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning di Kabupaten Rokan Hilir (Alexander. Marihot Manullang. Wita Dwika Listihan. kepuasan kerja menjadi lebih kuat ketika pegawai merasakan bahwa organisasi mendukung mereka. Peran POS sebagai mediator menunjukkan bahwa persepsi terhadap organisasi adalah kanal penting yang menghubungkan kepemimpinan dengan kepuasan kerja. Implikasi Teoritis dan Praktis Temuan ini memiliki implikasi teoritis yang kuat terhadap pengembangan model perilaku organisasi. Penelitian ini menempatkan perceived organizational support sebagai penghubung psikologis antara gaya kepemimpinan dan hasil kerja Secara praktis, organisasi publik seperti pemerintah daerah perlu: Meningkatkan melalui pelatihan dan pengembangan pemimpin yang mampu menjadi panutan dan motivator. Membangun budaya organisasi yang suportif, agar setiap tindakan dengan sistem dan lingkungan kerja yang menunjukkan dukungan nyata terhadap pegawai. Memastikan bahwa pegawai merasa dihargai dan didukung, tidak hanya oleh pemimpin, tetapi juga oleh sistem organisasi secara keseluruhan. SIMPULAN Berdasarkan hasil pengujian model struktural dengan pendekatan SEM-PLS, penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan Kepuasan Kerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara langsung, gaya kepemimpinan transformasional mampu meningkatkan kepuasan kerja pegawai di lingkungan ASN Kabupaten Rokan Hilir ( = 0. p = 0. Ini mengindikasikan bahwa Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. pemimpin yang mampu memberikan individual, dan stimulasi intelektual berkontribusi terhadap rasa puas pegawai terhadap pekerjaannya. Kepemimpinan Transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Organizational Support (POS). Pengaruh positif yang kuat dari terhadap persepsi dukungan organisasi ( = 0. 709, p < 0. menandakan bahwa gaya kepemimpinan yang transformatif dapat meningkatkan perasaan pegawai bahwa organisasi menghargai kontribusi mereka dan peduli terhadap kesejahteraan mereka. Perceived Organizational Support berpengaruh positif dan signifikan Kepuasan Kerja. Temuan ini ( = 0. 443, p < 0. menegaskan bahwa ketika pegawai merasa mendapat dukungan dari organisasi, mereka akan merasa lebih puas dalam menjalankan pekerjaannya. Hal ini menunjukkan pentingnya membangun persepsi positif mengenai dukungan organisasi sebagai upaya peningkatan kepuasan kerja. Perceived Organizational Support memediasi secara positif dan signifikan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja. Hasil mediasi ( = 0. 314, p < 0. kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kepuasan kerja menjadi lebih kuat ketika persepsi dukungan organisasi ikut terbentuk. Ini berarti transformasional terhadap kepuasan kerja tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung melalui peningkatan POS. Secara keseluruhan, penelitian ini Kepemimpinan Transformasional Perceived ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning di Kabupaten Rokan Hilir (Alexander. Marihot Manullang. Wita Dwika Listihan. Organizational Support merupakan dua Kepuasan Kerja pegawai ASN di Kabupaten Rokan Hilir. Oleh karena itu, organisasi perlu mendorong praktik kepemimpinan yang transformatif sekaligus memperkuat persepsi dukungan organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang memuaskan DAFTAR RUJUKAN Abdillah. Metode Penelitian: Perspektif Sains Organisasi. Pekanbaru. Riau: Unilak Press. Abdillah. Effects of Altruistic Leadership on Knowledge Hiding among Subordinates: Testing a Dual Mediation Mechanism. (Doctoral dissertation. Da-Yeh University. Taiwa. Retrieved https://hdl. net/11296/g3e8ug Abdillah. Anita. , & Anugerah. Dampak iklim organisasi terhadap stres kerja dan kinerja Jurnal Manajemen, 20. , 121-141. Anita. Abdillah. , & Zakaria. Authentic leader and internal whistleblowers: testing a International Journal of Ethics and Systems, 37. , 35-52. https://doi. org/10. 1108/IJOES-032020-0036 Aswara. , & Kurniawan. Pengaruh Motivasi Intrinsik. Motivasi Ekstrinsik, dan Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 5. , 348-356. Annisa Lubis. Pengaruh Leader Member Exchange Terhadap Kepuasan Kerja Melalui Perceived Organizational Support Pada Perusahaan Daerah Pasar Kota Medan. Jurnal Akuntansi. Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Manajemen Dan Ilmu Ekonomi (Jasmie. , 3. , 114-125. Aristiyani. Nurdin. Assa. Sugiarti. , & Suhariadi, . Pengaruh work life balance, perceived organizational support terhadap keterlekatan kerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada anggota Instansi Jurnal Cahaya Mandalika ISSN , 4. , 1188-1199. Aristiyani. Nurdin. Assa. Sugiarti. , & Suhariadi, . Pengaruh work life balance, perceived organizational support terhadap keterlekatan kerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada anggota Instansi Jurnal Cahaya Mandalika ISSN , 4. , 1188-1199. Alangkajeng. Asmony. , & Saufi. PENGARUH Kepemimpinan Transformasional. Self Efficacy. Dan Work Engagement Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Yang Dimoderasi Oleh Lingkungan Kerja Pada Pegawai. Jmm Unram-Master Of Management Journal, 12. , 111125. Candana. Afuan. Purwasih. & Ikwal. The Pengaruh Self Efficacy dan Perceived Organizational Support terhadap Kepuasan Kerja Pegawai. Jurnal Ekobistek, 433-440. Deddy. Pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi. Jurnal Manajemen Terapan Dan Keuangan, 11. , 171-185. Goni. Analisis Peranan Perceived Organizational Support (POS) dan Beban Kerja terhadap Turnover Intention ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Suport Sebagai Variabel Interverning di Kabupaten Rokan Hilir (Alexander. Marihot Manullang. Wita Dwika Listihan. Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. i Manado: The Analysis Of Role Of Perceived Organizational Support (POS) and Workload on Turnover Intention with Job Satisfaction as an Intervening Variable Bhayangkara Tk. i Manado Hospital. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi. Sosial. Budaya, dan Huku. , 7. , 475-486 Khotimah. Mas. , & Purwanto. Analisis Pengaruh Leadership Style Dan Perceived Organizational Support Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dengan Memperhatikan Komitmen Organisasi (Studi pada Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolingg. JEMBA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis Dan Akuntansi, 4. , 369-392. Loliyani. Loliyana. , & Enzovani. Pengaruh Social Support. Perceived Organizational Support Terhadap kepuasan Kerja Dan Kinerja Pada PT. Budi Berlian Sejahtera. Jurnal Manajemen dan Bisnis (JMB), 5. , 101-119. Noor. , & Jufrizen. LeaderMember Exchange Terhadap Kepuasan Kerja: Mediasi Komitmen Organisasi Dan Perceived Organizational Support. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis, 24. , 26-41. Purwono. Utari. , & Prasetyo. Pengaruh organizational support terhadap kepuasan kerja. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 1. , 153162. Ratnaningrum. Haryanti. , & Nurhidayat. Pengaruh transformasional dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. dengan kepuasan kerja sebagai Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi, 2. , 76-86. Setiago, . Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Perceived Organizational Support Sebagai Variabel Mediasi Di Restoran Platinum Grill (Doctoral Petra Christian Universit. Sulistyawati. Dewi. & Sihombing. Pengaruh Perceived Organizational Support Dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Organizatioal Citizenship Behavior Di Plataran Ubud Hotel & Spa. Jurnal Kepariwisataan, 22. Septiani. , & Wijono. Perceived Organizational Support (Po. Dengan Kepuasan Kerja Selama Masa Pandemi Covid19. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10. , 538-548 Qoim. Askafi. , & Talkah. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Tranformasional Dan Transaksional Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Pegawai IAIN Kediri. Otonomi, 23. , 321-335. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356