Journal of Applied Management Studies (JAMMS) Vol. 6 No. 1 Desember 2024: 14-26 Recruitment and Selection Strategy for Freelance Workers in the Field of Fanliza Wedding Organizer Services: Engagement Variable Moderation Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo Corresponding author: 31421122. mhs@unusida. Abstract This research aims to analyze the influence of recruitment, selection and involvement on freelance performance at Fanliza Wedding Organizer. This research uses quantitative methods by collecting data through questionnaires. The research sample was 57 freelance employees of Fanliza Wedding Organizers. Data analysis was carried out using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) which showed valid and reliable results. The research results show that recruitment has an insignificant positive effect on freelancers, selection has an insignificant positive effect on freelancers, and engagement has an insignificant positive effect on freelancers. Engagement has a significant negative effect on recruitment and is weakened by freelance. Engagement also has an insignificant negative effect on selection and is weakened by freelance. This research concludes that recruitment, selection and engagement have an important role in improving freelance performance. However, the role of engagement needs to be reconsidered because it has a negative influence on recruitment and selection. The suggestion for Fanliza Wedding Organizers is to improve recruitment, selection and engagement strategies in order to maximize freelance performance and achieve organizational goals. Keywords: Recruitment. Selection. Freelance. Engagement PENDAHULUAN Dinamika persaingan dalam bisnis Wedding Organizer (WO) sangat ketat, diwujudkan dalam organisasi yang berorientasi pada layanan atau organisasi yang membantu dan mengkoordinasikan berbagai tren yang sedang populer di industri pernikahan agar pernikahan dapat dilaksanakan dengan lancar dan juga terorganisir dengan baik. Wedding organizer sendiri juga memiliki peran dalam mengelola beberapa bidang di dalam sebuah acara pernikahan mulai dari perjanjian pranikah, upacara pernikahan, jasa catering, tata rias pengantin, dokumentasi dll. Wedding organizer mempunyai peranan dalam mengatur acara pernikahan agar terlaksana sesuai keinginan dari pihak klien. Seorang Wedding Organizer bisa dikatakan sukses dalam penyelenggaraan sebuah acara jika mendapat kepuasan serta nilai positif dari pihak klien dan juga pihak lain yang terlibat pada rangkaian acara pernikahan tersebut. Fanliza Wedding Organizer merupakan salah satu organisasi di bidang Wedding Organizer (WO) yang populer di Kabupaten Pasuruan untuk menyelenggarakan acara pernikahan atau event. Fanliza sendiri menciptakan bisnis 14 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . perencanaan pernikahan untuk memfasilitasi acara pernikahan. Namun pada awal berkembangnya organisasi ini terdapat permasalahan pada sistem rekrutmennya, karena sistem rekrutmen hanya berdasarkan saran dari teman atau seller untuk mempromosikan teman atau kerabatnya kepada Fanliza Wedding Organizer sebagai tim/kru fanliza tanpa strategi seleksi dan rekrutmen. sistem rekrutmen Wedding Organizer fanliza tahun 2023, di mana dari 100 kandidat yang ada, terpilih 10 kandidat tim Wedding Organizer Fanliza. tahun lalu. Fanliza tidak menerapkan sistem rekrutmen dan seleksi, yakni menerima calon potensial dari vendor pernikahan lain. Tabel 1. Recruitmen karyawan Fanliza Wedding Organizer Tahun 2021-2024 Tahun Jumlah WO Daerah Pasuruan Pasuruan Mojokerto Pasuruan Mojokerto Pasuruan Mojokerto Sumber: CV Fanliza Organizer, data diolah 2024 Menurut penelitian dari Salsabila, . , rekrutmen berdampak positif pada kemampuan organisasi dalam menarik dan juga mempertahankan talenta yang memiliki kualitas tinggi, khususnya pekerja lepas, serta menurut penelitian dari Suryalena & Zuliarni, . , seleksi dianggap penting bagi kandidat terpilih karena mereka dapat menawarkan keterampilan khusus mereka yang tidak tersedia di organisasi. Pada saat yang sama Langenberg, . , pada penelitiannya menyatakan bahwa terdapat persepsi negatif yang signifikan terhadap rekrutmen dan juga seleksi independen bahwa pekerja lepas sering kali diperlakukan tidak adil dan tidak mendapatkan kesempatan atau peluang yang setara seorang dengan karyawan tetap, seperti mendapatkan gaji yang lebih rendah dan sumber daya serta pelatihan yang terbatas. Terdapat perbedaan pendapat mengenai apakah memiliki banyak pelamar merupakan beban atau keuntungan bagi organisasi. Walaupun beberapa orang memiliki pendapat bahwa hal ini bisa sangat membebani, penelitian lain menunjukkan bahwa jumlah pelamar yang besar dapat meningkatkan peluang organisasi dalam melakukan perekrutan talenta terbaik. Disebutkan dalam hasil penelitian oleh Satriyani & Atmaja, . di mana hal ini memungkinkan Freelance untuk mengembangkan karier yang memuaskan dan sesuai dengan kebutuhan pribadi mereka serta membangun bakat mereka, dan pada saat yang sama juga memungkinkan organisasi untuk merespons perubahan kebutuhan pasar memiliki tenaga kerja yang terlibat dan mudah beradaptasi secara fleksibel De Vos & Van der Heijden, . Secara khusus, pekerja lepas dalam bisnis Fanliza Wedding Organizer (WO) dianggap sebagai elemen penting dalam meningkatkan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk keberhasilan proses rekrutmen dan seleksi adalah mendapatkan karyawan dengan kualifikasi yang diperlukan, karena yang terpenting adalah kelanggengan organisasi dan kelancaran fungsi manajemen SDM. Karyawan yang cerdas dan imajinatif dapat menawarkan ide - ide dan solusi inventif yang membantu organisasi mengatasi hambatan. Dalam penelitian ini penulis memanfaatkan metode kuantitatif dengan cara membagikan kuesioner berbentuk 15 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . google form bagaimana cara melakukan rekrutmen untuk pekerja lepas (Freelance ) di Fanliza Wedding Organizer. Kontribusi dari penelitian ini adalah mendiskusikan peran Wedding Organizer (WO) dalam mengorganisir acara pernikahan dan pentingnya strategi rekrutmen untuk tenaga kerja Freelance yang profesional. Menurut penelitian ini, tenaga kerja lepas yang terampil dapat membantu bisnis mengatasi tantangan dan memaksimalkan prospek masa depan mereka. Selain itu, jumlah pelamar yang banyak dalam proses rekrutmen dan seleksi dapat menguntungkan organisasi dengan meningkatkan peluang mereka merekrut talenta-talenta luar biasa. Dengan adanya strategi rekrutmen yang tepat, organisasi dapat memastikan bahwa mereka memiliki tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan. Maka, kontribusi utama penelitian ini adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya rekrutmen tenaga kerja Freelance yang profesional dan bagaimana hal tersebut dapat membantu Wedding Organizer (WO) dalam mencapai kesuksesan dalam mengorganisir acara pernikahan. TINJAUAN PUSTAKA Recruitment Menurut Roidah Lina, . , rekrutmen merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang mempunyai tujuan untuk mencari dan menarik calon karyawan potensial ke perusahaan. Dalam proses ini, ditentukan keterampilan, kualifikasi, motivasi, kemampuan, dan kesadaran calon yang telah disesuaikan dengan kriteria yang ditetapkan perusahaan itu sendiri, dan menurut Sudarta et al. , . rekrutmen merupakan suatu aktivitas yang di mana dilakukan oleh perusahaan ataupun organisasi yang memiliki tujuan mencari, memperoleh, menemukan serta menarik kebutuhan pekerjaan pada perusahaan tersebut. Selection Menurut Eka et al. , . , seleksi sendiri adalah tahapan di mana perusahaan melakukan pemilihan dari sekelompok pelamar kerja yang paling memenuhi persyaratan dari perusahaan untuk ditempatkan pada posisi yang Praktik penyeleksian skala besar perusahaan dapat meluas tergantung pada efisiensi dan tujuan dari perusahaan, di mana hasil akhirnya dibagi menjadi 2 kelompok atau grup, yaitu calon potensial yang memenuhi kriteria dan melaksanakan tugas yang diminta, dan selebihnya ditolak perusahaan Abbasi et al. Freelance Menurut Christover Ramanda Moa, . , pekerja lepas merupakan orang yang bekerja tanpa kontrak jangka panjang dengan suatu perusahaan. Freelancer atau pekerja mandiri dapat bekerja secara fleksibel . ekerja kapan saja, di mana saja dan tanpa terikat jam kerja haria. Pekerjaan Freelance merupakan sebuah profesi yang di mana merupakan kombinasi tipe pekerja dan wirausaha. Di satu sisi mereka merupakan pekerja karena mereka hampir selalu bekerja di suatu perusahaan besar yang hanya menjual keterampilan yang tidak berwujud, tidak seperti pengusaha dan pengusaha lain yang menjual produk berwujud kepada 16 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . Engagement Menurut Ramadhani. Shavina, . , keterlibatan merupakan suatu kondisi kerja yang menghadirkan hal-hal baru dalam pekerjaan, sumber daya manusia membantu karyawan untuk berpartisipasi dan juga dapat bertindak sebagai penyangga terhadap tuntutan. Secara umum, persyaratan pekerjaan bisa dilihat sebagai beban dan hambatan, atau tantangan yang membatasi, dan yang mendorong perilaku yang diinginkan namun tergantung pada kemampuan karyawan untuk Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga keseimbangan kebutuhan sumber daya agar karyawan tetap terlibat dalam pekerjaan yang menuntut berbagai inovasi. METODE PENELITIAN Metode penelitian kuantitatif merupakan metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini, dan penelitian yang dilakukan ini dipilih untuk Fanliza Wedding Organizer. Populasi utama penelitian ini adalah karyawan Fanliza Wedding Organizer yang berjumlah 57 orang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang di mana menekankan analisis data berupa angka yang selanjutnya diproses dengan metode statistik menggunakan 5 skala likert dengan 57 karyawan Fanliza Wedding Organizer. Lokasi penelitian ini adalah Jl. Surabaya - Malang KM 40,5 Dusun Kecicang. RT. 001/RW. 003 Desa Ngerong. Kecamatan Gempol. Kabupaten Pasuruan No. Data dalam penelitian ini adalah data primer. Pada penelitian data primer sendiri diperoleh dengan mengisi kuesioner. Penelitian ini dimulai dari tanggal 28 April 2024 dengan 5 responden asli pada minggu pertama penyebaran survei. Pada minggu kedua, jumlah responden bertambah dari 5 responden pada minggu pertama menjadi 9 responden pada minggu kedua, menjadi 25 responden pada minggu ketiga, dan menjadi 25 responden pada minggu keempat. Kuesioner mencapai 57 sesuai sampel. Penulis menganalisis data yang telah dikumpulkan dalam penelitian dengan SmartPLS 4. (Software Partial Square. dengan menggunakan ukuran Convergent Validity. Cronboach Alpha. Composite Reability serta Average Variance Extracted (AVE) serta pengaruh di antara variabel untuk melakukan uji validitas dan reliabilitas. Menggunakan ukuran R-Square dan F-Square. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan dari data yang didapatkan dari penyebaran kuesioner yang telah penulis lakukan, didapatkan distribusi frekuensi dan demografi berjumlah 57 responden yang ditunjukkan pada tabel 2. Tabel 2. Distribusi frekuensi dan demografi responden kru Fanliza Wedding Organizer. Jenis Kelamin Frekuensi Persentase Laki-laki Perempuan Pendidikan Frekuensi Persentase SMA Sumber: Data primer, data diolah 2024 17 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . Penilaian Outer Model Berdasarkan data yang terkumpul, uji validitas dan reliabilitas dilakukan dengan menggunakan estimasi model eksternal dengan PLS-SEM. Model eksternal dievaluasi dengan memeriksa nilai Convergent Validity, nilai Average Variance Extracted (AVE), nilai Cronbach's Alpha serta nilai Composite Realibility dengan kriteria yang digunakan outer loading >0. AVE >0. CronbachAos alpha >0. Composite Reliability >0. 7 Hair et al. , . Tabel 3. Pengujian Validitas serta Reliabilitas Variable Item Kami menggunakan wawancara tidak Recruitment terstruktur kesesuaian kandidat untuk posisi yang kosong Saat merekrut kandidat untuk suatu afirmatif diikuti Kami merekrut karyawan potensial dari perguruan tinggi, teknisi dan Kami menggunakan wawancara kesesuaian kandidat untuk posisi . erlaku wawancara forma. Rekrutmen kandidat untuk diiklankan posisi dilakukan bersamaan dengan rekrutmen agensi Dalam organisasi kami, metode Selection seleksi digunakan . ormulir aplikasi, pusat penilaian, psikometri tes, wawancara, data CV, referensi, wawancara kelompo. Deskripsi dan spesifikasi pekerjaan didefinisikan dengan baik. Proses menyeleksi talenta-talenta terbaik Program induksi terstruktur dengan baik untuk membantu karyawan baru Tersedia cukup banyak talenta Karena pengalaman saya sebagai Freelance pekerja lepas, saya tahu cara Outer Loading Cronbach Alpha AVE 18 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . sebuah permulaan Pengalaman dalam pekerjaan lepas memenuhi kebutuhan dan tuntutan Saya mengidentifikasi peluang bisnis di bidang yang saya geluti yang saya punya pengalaman Saya memiliki kemampuan untuk Freelancing saya keahlian dan saya dapat memikirkan karier wirausaha Menjadi keuntungan daripada kerugian bagi Saya mengerahkan semua yang saya Engagement miliki ke dalam pekerjaan saya Saya bekerja sangat keras pada apa yang saya lakukan Saya bangga dengan pekerjaan yang saya lakukan Saya merasa termotivasi dalam Saya tertarik dengan pekerjaan saya Di tempat kerja, saya merasa penuh energi Dalam pekerjaan saya. Saya terinspirasi oleh pekerjaan saya 0. Saya senang dengan pekerjaan yang telah saya capai Sumber: hasil olah data PLS 4. 0, 2024 peneliti Tabel 3 Hal ini menunjukkan hasil uji validitas dan reliabilitas terlihat hampir keseluruhan indikator mempunyai nilai external loading lebih dari 0,6 yang berarti bahwa semua indikator bisa dipakai untuk mengukur variabel. Ditunjukkan juga pada data tersebut nilai AVE lebih dari 0,5. Cronbach alpha lebih dari 0,7, dan nilai Composite Reliability lebih dari 0,7. Berdasarkan dari hasil evaluasi bisa di ambil kesimpulan di mana hasil yang valid dan juga reliabel ditunjukkan oleh keseluruhan indikator untuk melakukan pengukuran konstruk. Penilaian Inner Model Variance Inflation Factor (VIF) VIF digunakan untuk melakukan evaluasi kolinearitas. Pada penelitian ini multikolonieritas dinyatakan sebagai mana dua variabel atau lebih dari variabel eksogen berkorelasi tinggi dapat menyebabkan kemampuan perkiraan model Sehingga nilai multikolonieritas tinggi jika bernilai 5 atau lebih tinggi Hair et al. , . 19 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . Tabel 4. R-Square Variabel Recruitment -> Freelance Selection -> Freelance Engagement -> Freelance Engagement x Recruitment -> Freelance Engagement x Selection -> Freelance VIF Sumber: hasil olah data PLS 4. 0, 2024 peneliti Pada dari tabel 4, ditunjukkan bahwa dalam penelitian ini nilai VIF dari seluruh variabel bernilai <5 yang di mana dapat dinyatakan bahwa model di dalam penelitian ini terhindar dari masalah multikolonieritas. Hasil yang didapatkan ini menguatkan hasil dari perkiraan indikator pada SEM PLS yang memiliki sifat Tidak Bias . R-Square Menurut Hair et al. , . , penggolongan R-square dapat dibagi menjadi lemah . dengan nilai batas 0,25, sedang . dengan nilai batas 0,5, serta kuat . dengan nilai batas 0,75. Tabel 5. R-Square Variabel R-Square R-Square Adjusted Freelance Sumber: hasil olah data PLS 4. 0, 2024 peneliti Berdasarkan hasil dari tabel 5 di atas, hasil nilai dari R-Square variabel Freelance bernilai 0,803 atau 80%, maka hasil yang diperoleh nilai R-Square variabel Freelance dalam kategori kuat (Stron. Path Coeficients Menurut Hair et al. , . , nilai antara -1 dan 1 merupakan nilai koefisien jalur yang diharapkan, yang di mana hubungan yang lebih kuat antara variabel eksogen dan endogen digambarkan oleh nilai yang lebih tinggi. Statistik t-value atau p-value digunakan untuk pengujian hipotesis antar variabel. Apabila dari hasil pengujian didapatkan nilai t hitung yang lebih besar dari 1,96 . -tabe. atau nilai pvalue bernilai lebih rendah dari 0,05, berati terdapat pengaruh yang signifikan antar 20 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . Gambar 1. Path Coeficients Sumber: hasil olah data PLS 4. 0, 2024 peneliti Berdasarkan dari data tersebut variabel Recruitment memperoleh nilai 355 dengan nilai positif terhadap Freelance. Variabel Selection sebesar . dan bernilai positif terhadap Freelance. Variabel Freelance sebanyak . dengan nilai positif terhadap Engagement. Variabel Engagement terhadap Recruitment dimoderasi variabel Freelance sebesar (-0. dan bernilai negatif. Variabel Engagement terhadap Selection dimoderasi variabel Freelance sebesar . dan bernilai negatif, yang di mana memiliki arti secara langsung dan juga secara tidak langsung berpengaruh positif dan juga negatif pada Freelance, dijelaskan sebagai berikut: Variabel Recruitment mendapatkan nilai t-statistic: 3. 357 < 1,96 serta nilai p-value: 0. menandakan Recruitment berpengaruh positif dan signifikan terhadap Freelance. Variabel Selection mendapatkan nilai t-statistic: 2. 897 < 1,96 serta nilai pvalue: 0. 004, menandakan Selection berpengaruh positif dan signifikan terhadap Freelance. Variabel Engagement mendapatkan nilai t-statistic: 2. 469 < 1,96 serta nilai p-value: 0. 014, menandakan Engagement memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap Freelance. Variabel Engagement x Recruitment mendapatkan nilai t-statistic: 0. 1,96 serta nilai p value: 0. 344, menandakan Freelance memiliki pengaruh negatif serta tidak signifikan terhadap Recruitment, dan diperlemah oleh variabel Engagement. Variabel Engagement x Selection mendapatkan nilai t-statistic: 1. 013 < 1,96 serta nilai p-value: 0. 311, menandakan Freelance memiliki pengaruh negatif serta tidak signifikan terhadap Selection, dan diperlemah oleh variabel Engagement. 21 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . Recruitment memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Freelance Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perekrutan membantu para pekerja lepas, artinya perusahaan dapat merekrut pekerja terampil di bidang Oleh karena itu pihak Wedding Organizer Fanliza mencari Freelance yang dapat bekerja sesuai kebutuhan acara. Organisasi perencanaan pernikahan afiliasi dapat mempekerjakan pekerja lepas jika mereka menerapkan strategi rekrutmen yang efektif. Beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan perekrutan antara lain tingkat pendapatan Freelance, lokasi dan perusahaan, serta waktu yang dihabiskan di media sosial. Meskipun hal ini membantu pekerja yang kurang dikenal atau pekerja lepas baru, hal ini juga membantu pekerja yang sudah mapan. Hal ini berdampak positif pada semakin besarnya jumlah pekerja lepas, pasar tenaga kerja dan praktik rekrutmen strategis Fanliza cenderung meningkatkan kualitas Freelance, yang tidak selalu signifikan secara statistik karena variabilitas dan kompleksitas efeknya. Selaras dengan hasil penelitian Ren et al. , . dan Lukac & Grow, . menjelaskan bahwa Recruitment dapat berdampak positif tidak signifikan terhadap Freelance. Selection memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Freelance Hasil survei menunjukkan bahwa pilihan membantu para pekerja lepas. dengan kata lain proses seleksi mencari Freelancer yang berkualitas. Perencana pernikahan Fanliza memilih Freelancer untuk mencari kandidat yang cocok untuk tim, karena kualitas pekerjaan meningkat dan kepuasan pelanggan meningkat. Memilih pekerjaan berbasis lokasi juga dapat menjadi tantangan karena melalui seleksi yang efektif, pekerja lepas dapat membantu pekerja lepas memilih pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan minatnya, sehingga memungkinkan mereka untuk lebih sukses dan mencapai tujuan mereka di organisasi Fanliza Wedding Organizer. Selaras dengan hasil penelitian Ghosh, . dan Nierling et al. , . menjelaskan bahwa Selection dapat berdampak positif tidak signifikan terhadap Freelance. Engagement memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Freelance Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Engagement memiliki dampak positif terhadap Freelancer, oleh karna itu keterlibatan mempunyai dampak yang signifikan terhadap Freelance di organisasi Faliza Wedding Organizer melalui peningkatan visibilitas, kepercayaan, komunikasi yang lebih baik, peluang jaringan, pertumbuhan pribadi dan profesional, keunggulan kompetitif, pengelolaan waktu yang lebih efektif, dan kepuasan kerja yang lebih besar Selain itu, pengaturan kerja yang fleksibel juga dapat mempengaruhi keterikatan karyawan, terutama di kalangan karyawan Freelance muda. Selain itu, faktor-faktor seperti upah dan keseimbangan kehidupan kerja juga dapat mempengaruhi keterlibatan kerja yang Selaras dengan hasil dari penelitian oleh Izwardy et al. , . dan Winarsih et al. , . menjelaskan Engagement dapat berdampak positif tidak signifikan terhadap Freelance. 22 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . Pengaruh Recruitment terhadap Freelance, diperlemah oleh Engagement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Engagement berdampak negatif terhadap rekrutmen yang diperlemah oleh Freelance, sehingga Engagement yang tinggi dalam rekrutmen karyawan sering kali dikaitkan dengan rendahnya pergantian karyawan di Fanliza Wedding Organizer. Ketika karyawan merasa terlibat dan puas dengan pekerjaannya, sering kali mereka cenderung meninggalkan organisasi untuk mencari organisasi baru untuk meningkatkan keterampilannya, yang berujung pada kebutuhan akan karyawan baru di dalam Fanliza Wedding Organizer. Setiap kali ada karyawan yang keluar dari organisasi Fanliza, pekerja lepas sering kali tidak sama dengan hubungan emosional atau komitmen untuk menjadi karyawan penuh waktu yang meningkatkan pergantian karyawan, dan kebutuhan akan tambahan karyawan tetap ada pada organisasi Fanliza Wedding Organizer. Selaras dengan hasil penelitian Barlage et al. , . dan Lang et al. menjelaskan bahwa Recruitment terhadap Freelance berdampak negatif signifikan dan diperlemah oleh Engagement. Pengaruh Selection terhadap Freelance, diperlemah oleh Engagement. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Engagement memiliki pengaruh negatif terhadap pilihan, yang dilemahkan oleh pekerja lepas. Dengan kata lain. Engagement dapat mempunyai dampak negatif yang dapat diabaikan pada proses seleksi, terutama di dalam organisasi Fanliza Wedding Organizer situasi di mana seleksi lebih berfokus pada kompetensi dan kemampuan teknis dibandingkan pada keterlibatan emosional atau motivasi. komitmen dalam konteks independen dalam organisari Fanliza Wedding Organizer lebih berkaitan dengan hasil proyek individu dibandingkan komitmen jangka panjang terhadap organisasi dalam pilihan independen. lebih banyak penekanan ditempatkan pada keterampilan dan spesialisasi yang diperlukan untuk suatu proyek Fanliza Wedding Organizer tertentu dari pada komitmen. Menurut Kost et al. , . dan Saks, . menjelaskan bahwa Selection terhadap Freelance berdampak negatif signifikan dan diperlemah oleh Engagement. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Hasil dari penelitian yang telah penulis lakukan menunjukkan bahwa rekrutmen berdampak positif terhadap pekerja lepas, artinya ketika organisasi merekrut pekerja terampil di bidang tertentu, rekrutmen dapat memberikan dampak positif yang dapat diabaikan terhadap Freelance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan tersebut berpengaruh positif terhadap para Freelancer yaitu. seleksi mencari Freelance yang memenuhi persyaratan, seleksi tersebut dapat memberikan dampak positif yang dapat diabaikan bagi para Freelancer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Engagement memberikan dampak positif bagi para Freelance, dengan demikian Engagement memberikan dampak yang signifikan terhadap para Freelance di organisasi perencana pernikahan Fanliza, meningkatkan visibilitas, kepercayaan, komunikasi yang lebih baik, peluang Networking, 23 | J A M M S Journal of Applied Management Studies (JAMMS). Vol 6. No 1. Desember 2024 (Wahyu Islamuddin. Wahyu Eko Pujianto. 14 - . pertumbuhan pribadi dan profesional, keunggulan kompetitif, manajemen yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Kepuasan kerja yang lebih besar, keterlibatan mungkin memiliki efek positif yang tidak signifikan sebagai pekerja lepas. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa komitmen memiliki pengaruh negatif terhadap rekrutmen yang dilemahkan dengan pekerjaan Freelance, sehingga komitmen rekrutmen yang tinggi sering dikaitkan dengan rendahnya Turnover karyawan di Fanliza Wedding Organizer. Hasilnya menunjukkan bahwa komitmen berpengaruh negatif terhadap pilihan yang dilemahkan oleh para Freelance. Saran Penelitian ini dilakukan hanya pada satu organisasi perencanaan Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan beberapa Wedding Organizer yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang lebih umum. Dan memperdalam analisis data dengan mengamati faktor-faktor lainnya yang juga dapat mempengaruhi kinerja Freelance seperti motivasi, kepuasan kerja dan budaya organisasi. Saat ini, teknologi berkembang dan semakin mempengaruhi banyak bidang kehidupan, termasuk kita dapat mengeksplorasi dampak teknologi terhadap rekrutmen, seleksi. Engagement, dan Freelance. DAFTAR PUSTAKA