n AGRIFLORA. Vol. No. November 2025 : 17-25 ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. Available online at w. id/agriflora ISSN 2549-757X (Onlin. Universitas Abulyatama Jurnal Agriflora PROSPEK PENGEMBANGAN USAHATANI PINANG DI DESA TEULADAN KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR Sahiran1. Nasir Ismail*2. Teuku Fadhla3 Mahasiswa Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Abulyatama. Aceh Besar, 23372. Indonesia. Dosen Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Abulyatama. Aceh Besar, 23372. Indonesia. Dosen Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Abulyatama. Aceh Besar, 23372. Indonesia. *Email korespondensi: nasirmaya_fp@abulyatama. Diterima 09 Maret 2025. Disetujui 20 Mei 2025. Dipublikasi 30 Mei 2025 Abstract: Plantation crops play an important role in the agricultural economy and have great potential for development in Indonesia. One of the agricultural sectors with significant potential to improve farmersAo economic welfare is the forestry sector, particularly areca nut production. This study aims to analyze the feasibility and break-even point of areca nut farming in Teuladan Village. Lembah Seulawah Subdistrict. Aceh Besar District. The methodology used is a case study approach with both quantitative and qualitative methods. Data were obtained from 18 respondents through observation and questionnaires. The results of this study show that areca nut farming is feasible to be developed, with an NPV of Rp 59,929,816. 08, a Net B/C ratio of 1. 46, an IRR of 1%, and a break-even point achieved at 7 years and 9 months. The technical aspects also support that areca nut cultivation has the potential to increase farmersAo income. Keywords: Development Prospects. Areca Nut Farming. Feasibility Abstrak: Tanaman perkebunan memegang peranan penting dalam perekonomian pertanian dan mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Salah satu sektor pertanian khususnya subsector perkebunan yang mempunyai potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani yaitu produksi pinang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan break event point usahatani pinang di Desa Teuladan Kecamatan Lembah Seulawah kabupaten Aceh Besar. Metodologi ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh dari 18 responden melalui observasi dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usahatani pinang layak dikembangkan dengan NPV Rp 59. 816,08, Net B/C 1,46. IRR 17,1%, dan break even point dicapai pada umur 7 tahun 9 bulan, dan aspek teknis juga mendukung budidaya usahatani pinang ini berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Kata kunci : prospek pengembangan. Usahatani Pinang, kelayakan Prospek pengembangan usahatani. (Sahiran. Ismail. Fadhla, 2. - 17 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. Prospek pertumbuhan menarik yang patut termasuk perubahan harga pasar, biaya produksi, dan dipertimbangkan adalah pinang, selain dimanfaatkan manajemen usaha yang buruk. Akibatnya, untuk secara lokal, pinang di Indonesia juga sebagai Pinang atau dikenal juga dengan nama diperlukan analisis ekonomi yang menyeluruh. Areca catechu merupakan tanaman palem yang Tujuan Penelitian untuk mengetahui kelayakan tumbuh subur di Asia dan Afrika bagian timur usahatani pinang di Desa Teuladan Kecamatan (Kusmiyanti et al. , 2. Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar, dan Ekspor produk pinang Indonesia periode Januari sampai Mei 2024 mencapai USD 49,1 juta. Sedangkan pada 2023 tercatat sebesar USD 127, 39 juta dengan negara tujuan ekspor terbesar pinang Indonesia, yaitu Iran . ,11 perse. India . ,82 untuk mengetahui pada tahun berapa petani pinang di Desa Teuladan agar tidak mengalami kerugian. Kajian teori Pinang perse. Tiongkok . ,81 perse. Bangladesh . ,41 Pinang merupakan tanaman family Arecaceae perse. , dan Malaysia . ,86 perse. Provinsi Aceh yang memiliki ketinggian mencapai 15 Ae 25 meter merupakan salah satu sentra budidaya pinang di dengan batang yang bentuk bulat dan lurus. Indonesia. Perkebunanan pinang di Aceh di dominasi Pembentukan batangnya terjadi selama 2 tahun dan oleh perkebunan rakyat. Perkebunan rakyat dicirikan berbuah pada umur 4-30 tahun yang tergantung pada dengan . Perkebunan rakyat memiliki luas areal jenis tanah. Bunganya berbentuk tandan yang yang diusahakan secara kecil dan perorangan . terletak dibawah pelapah daun. Setiap berbunga Pengelolaannya masih menggunakan teknologi yang tandannya ditutupi oleh seludung . yang sederhana dan tradisional. Perkebunan rakyat memiliki kepanjangan rata-rata mencapai 75 cm. Pinang merupakan salah satu tanaman monokotil pemasaran dan kualitas produksinya (Firmanda et al. dan termasuk famili palmaceae (Wahyuni et al. Desa Teuladan Kecamatan Lembah Seulawah. Kabupaten Aceh Besar, memiliki potensi Net Present Value ( NPV) budidaya pinang yang sangat besar. Faktor Net Present Value (NPV) digunakan untuk lingkungan seperti kesuburan tanah, iklim, dan menghitung selisih dari nilai arus kas masuk ketersediaan lahan yang luas sangat membantu sekarang atau present value (PV) arus benefit dengan pertumbuhan tanaman pinang. Namun, petani di arus kas yang keluar atau present value (PV) arus Desa Teuladan tantangan saat mengelola usahatani pinang. Ini (Septianingtyas, 2. Net Present Value (NPV) ini - 18 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. ycAycEycO 1 dapat dihitung melalui rumus berikut ini (Rahmat et IRR pada 12%= i 1 NPV 1 Oe NPV 2 . 2-i. , 2. Ket: IRR NPV1 NPV2 aAycOeyay. ycAycEycO = Oc ntOe1 . Ket: NPV = Net Present Value Bt = Penerimaan kotor tahun ke-t Ct = Biaya kotor tahun ke-t = Umur ekonomis = Tahun = Tingkat suku bunga (%) = Internal Rate of Return = Net Present Value positif = Net Present Value negatif = Discount factor positif = Discount factor negatif Break Even Point Analisis Break Even Point (BEP) adalah metode analisis yang digunakan untuk menentukan Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Rati. penjualan yang harus dicapai suatu perusahaan agar bukan hanya tidak menderita Menyatakan bahwa Net B/C Ratio digunakan kerugian tetapi juga memperoleh keuntungan untuk membandingkan antara manfaat/benefit yang (Khanifah, 2. diperoleh oleh pelaku usaha dengan biaya yang Rumus secara matematis yaitu berikut ini(Putra. Semakin besar nilai perbandingan Net . I W. Sukanata, 2. B/C Ratio, maka suatu usaha akan semakin menguntungkan . (Wulandari et al. , 2. Net B/C Ratio ini dapat dihitung melalui rumus Dimana: berikut ini (Pamuji et al. , 2. ycAyceyc yaA/ya = Ket: Net B/C NBt ( ) NBt (-) BEP Tp-1 TCi (R. BICP Ocycu ycn=1 ycA yaACA( ) Ocycu ycn=1 ycA yaA (O. = Net Benefit-Cost Ratio = Net Benefit positif tahun ke-t = Net Benefit negatif tahun ke-t Internal Rate of Return Metode ini juga memperhitungkan nilai waktu = Komulatif benefit yang telah di-discount sebelum BEP (R. = Jumlah benefit pada saat BEP berada (R. = Periode . , 1, 2,A. = Jumlah tahun . mur proye. METODE PENELITIAN uang, sehingga arus kas didiskontokan atas dasar Kemampuan = Break Event Point . = tahun sebelum terdapat BEP . = Komulatif total cost yang telah di-discount Penelitian ini dilakukan di Desa Teuladan Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh returns, atau tingkat keuntungan, yang dapat Besar. Penentuan lokasi dilakukan secara "Purposive dicapainya juga dapat ditunjukkan oleh Internal Rate Sampling", dalam konteks pendekatan penelitian, of Return (IRR) (Lakamisi dan Umasugi, 2. peneliti menggunakan metode studi kasus . ase IRR dapat di hitung menggunakan rumus Penelitian studi kasus bertujuan untuk berikut ini (Mardalena et al. , 2. mengeksplorasi mengkaji suatu kasus yang spesifik. Prospek pengembangan usahatani. (Sahiran. Ismail. Fadhla, 2. - 19 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. khas dan unik. Kasus digali secara mendalam untuk bahwa di tinjau dari aspek teknis, yang menyangkut mendapatkan informasi dan fakta yang sebenarnya Ph tanah, suhu, curah hujan, dan kelembapan di mengenai suatu kejadian, apa dan mengapa suatu dearah penelitian tersebut layak untuk dikembangkan kasus tersebut bisa terjadi (Fauziah Nur, 2. usahatani pinang karena keadaan iklim, tanah dan Objek penelitian ini adalah petani di lokasi topografi yang dibutuhkan tanaman pinang sesuai Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada dengan daerah penelitian. pendapatan, titik impas, produksi, biaya investasi. Analisi Usahatani Pinang biaya operasional, biaya pemeliharaan, dan tenaga Biaya Investasi kerja di Desa Teuladan Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Data Tanaman pinang mulai memberikan hasil pada umur tanaman ke 3,5 tahun. Biaya yang dikeluarkan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer pada tahun pertama itu merupakan biaya investasi . uisioner, lapanga. dan data sekunder . uku usahatani pinang. Biaya pada masa tanaman belum literatur, jurnal, hasil laporan penelitian dan Lembaga menghasilkan (TBM) adalah biaya yang digunakan lain yang berhubungan dengan penelitian in. untuk mengganti sewa tanah, biaya kawat duri, biaya Diduga usahatani pinang di Desa Teuladan gronjong dengan perkiraan jumlah biaya yang Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh dikeluarkan sebesar Rp. 000 itu merupakan Besar layak untuk dikembangkan. Diduga Break biaya yang dikeluarkan pada awal investasi. Event Point usahatani pinang di Desa Teuladan Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Penggunaan Bibit Besar mengalami titik impas pada tahun ke- 6. Bibit merupakan faktor yang paling utama dalam kegiatan usahatani pinang biaya, pembelian Hasil Dan Pembahasan bibit pinang dilakukan sekali pada awal kegiatan Aspek Teknis kelayakan Usahatani Pinang Dengan jarak tanam tanaman pinang Berikut keadaan aspek teknis daerah yaitu 3 m x 3 m, untuk luas lahan satu hektar kebun penelitian dan yang dibutuhkan tanaman pinang: pinang maka dibutuhkan bibit pinang sebanyak 850 Tabel 1. Aspek Teknis Di Daerah Penelitian. Adapun jumlah biaya yang digunakan untuk Aspek Teknis Daerah Penelitian Tanaman Pinang Ph Tanah 6,6 Ae 7,0 4,0 Ae 8,0 Suhu 24AC - 34AC 20AC - 32AC Curah Hujan 1588 mm 750 mm Ae 4. Ketinggian Tempat 000 mdpl 0 Ae 1000 mdpl Kelembapan 65% - 86% 50% - 90% pembelian bibit dalam satu hektar adalah sebesar Rp. 000 dengan jumlah bibit sulaman pada tahun 1 yaitu 80 Batang bibit pinang sebesar Rp. 000 dengan demikian total jumlah biaya bibit adalah Rp. Sumber: data primer,2025. Berdasakan tabel 1 diatas maka dapat di lihat Peralatan - 20 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. Peralatan merupakan suatu alat yang digunakan Biaya Tenaga Kerja pada saat melakukan kegiatan usahatani pinang. Biaya tenaga kerja yang dikerluarkan oleh peralatan yang digunakan pada usahatani pinang antara lain yaitu cangkul, parang, gergaji, palu, paku pemupukan, pembersihan gawangan, pemanenan semprotan tangan, kereta sorong. Adapun total biaya dan pengangkutan hasil serta penjemuran dan Adapun total biaya yang dikeluarkan hektar selama 25 tahun yaitu Rp. Biaya untuk biaya tenaga kerja per-Ha selama 25 tahun peralatan yang paling besar dikeluarkan adalah untuk yaitu Rp. pembelian Semprotan tanaman yaitu dengan harga Pupuk biaya sarana produksi Rp. budidaya tanaman pinang, dengan tanpa adanya melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan pupuk maka tanah akan kekurangan unsur hara jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri, keluarga sehingga tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik. atau masyarakat. Tenaga kerja persiapan lahan. Pupuk yang digunakan oleh petani pinang di daerah pembuatan lubang tanam, dan penanaman, yang penelitian yaitu pupuk urea dan pupuk phonska. dilakukan dengan menggunakan tenaga kerja pria. Pemupukan Diketahui jumlah biaya tenaga kerja persiapan lahan, pembuatan lubang tanam, dan penanaman adalah pemupukan dilakukan pada awal musim hujan atau pada akhir musim hujan. Pupuk urea diberikan, pada investasi untuk tahun 0. tanaman pinang berumur dua bulan sampai umur Biaya Operasional dua tahun dengan dosis 180 gam/pohon. Untuk Biaya operasional adalah biaya habis pakai pupuk ponska diberikan pada umur lima bulan dalam satu kali proses produksi. Biaya operasional dengan dosis 180 gram/ pohon. pada penelitian ini yaitu merupakan biaya yang Pada sat umur dua tahun sampai berumur 20 dikeluarkan selama kegiatan proses usahatani masih tahun, pupuk urea dan pupuk phonska diberikan terus dilakukan dan diluar biaya investasi. Biaya dengan dosis yang sama yaitu 500 gram/pohon. operasional terdiri dari kegiatan biaya tenaga kerja. Adapun jumlah pupuk yang digunakan pada penyiangan, biaya pupuk, biaya herbisida. Biaya usahatani pinang ini pada tahun pertama adalah Rp operasional dihitung mulai dari tahun ke 1. Prospek pengembangan usahatani. (Sahiran. Ismail. Fadhla, 2. memiliki peranan yang sangat penting dalam teknik Tenaga kerja merupakan setiap orang yang bagi tanaman untuk tumbuh kembangnya. Pupuk Lubang Tanam, dan Penanaman mengandung satu atau lebih unsur hara atau nutrisi Tenaga kerja Persiapan Lahan. Pembuatan Rp. Biaya Penggunaan Pupuk sebesar Rp. - dengan demikian total jumlah - 21 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. Total Biaya Operasional Total biaya operasional meliputi biaya tenaga kerja dan biaya pupuk. Biaya tenaga kerja yang paling banyak dikeluarkan pada saat tanaman pinang = Rp. 816,08 Kriteria yang digunakan adalah: Jika NPV > 0 maka usaha layak untuk diusahakan. Jika NPV < 0 maka usaha belum layak untuk diusahakan. Jika NPV = 0 maka usaha mengalami titik impas. sudah menunjukkan produktivitas yang normal yaitu Investasi pada umur ke delapan sebesar Rp. 000, dan biaya pupuk serta pestisida yang paling besar pengembangan pinang dengan umur ekonomis 25 dikeluarkan pada tahun ke tiga sebesar Rp. tahun yang menunjukkan nilai NPV positif. Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Rati. Produksi dan Proyek Usahatani Pinang Produksi merupakan penerimaan kotor oleh petani dari usaha yang diusahakan, yaitu usahatani PV Cash Flow ( ) Net B/C Ratio pada 12% = PV Cash Flow (O. pinang yang dihitung dalam suatu kilogram per Rp. Rp. 917,93 tahun, sedangkan yang dimaksud dengan pengertian = 1,46 proyeksi merupakan suatu taksiran atau perkiraan Kriteria yang digunakan adalah: Jika Net B/C > 1 maka usaha layak untuk diusahakan. Jika Net B/C < 1 maka usaha belum layak untuk Jika Net B/C = 1 maka usaha mengalami titik impas. mengenai terjadinya suatu kejadian . ilai dari suatu variabl. untuk waktu yang akan datang pada usahatani pinang. Adapun jumlah produksi pada Usahatani pinang di Desa Teuladan usahatani pinang di daerah penelitian selama 25 tahun adalah sebesar 51. 075/kg, dan rata-rata adalah Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar "layak" karena nilai yang dihasilkan > 1. 964/kg. Nilai Produksi Usahatani Pinang Nilai dari hasil produksi merupakan pendapatan kotor petani pinang yang diperoleh dari hasil Internal Rate of Return (IRR) IRR pada 12% = 0 ,12 816,08 . ,20 - 0 ,. 816,08Oe(Oe34. perkalian antara produksi dengan harga yang berlaku 816,08 = 0 ,12 94. 160,58 . dan diukur dalam rupiah. Dimana harga jual biji = 0 ,12 0,637 . kering pinang yang berlaku didaerah penelitian yaitu Rp. 000/kg. Adapun rata-rata nilai produksi pinang selama 25 tahun Yaitu sebesar Rp. Aspek Finansial Usahatani pinang Net Present Velue (NPV) NPV pada 12% = Rp. 734 Ae Rp. 917,93 = 0,171 atau 17,1% Kriteria yang digunakan adalah: Jika IRR > Discount Factor maka usahalayak untuk Jika IRR < Discount Factor maka usaha belum layak untuk diusahakan. Jika IRR = Discount Factor maka usaha mengalami titik impas. Usahatani pinang layak untuk dikembangkan - 22 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. karena nilai IRR tersebut lebih besar dari nilai suku suku bunga bank . %), menandakan efisiensi bunga yang berlaku pada saat penelitian (> 12%). finansial yang baik. Break Event Point (BEP) BEP Selain aspek finansial, faktor lingkungan di = 7 tahun 36. 500/46. Desa Teuladan seperti curah hujan tinggi, tanah = 7,78 = 7 tahun 9 bulan keunggulan komparatif dalam budidaya pinang. Hasil perhitungan manfaat diperoleh BEP Hasil ini sejalan dengan penelitian Halfia ( 2. dan Komulatif dicapai pada umur 7 Tahun 9 Bulan. Yang Safitri et al. yang menyatakan bahwa artinya usahatani pinang relatif pengembalian modal usahatani pinang memberikan keuntungan yang baik dengan umur ekonomis mencapai 25 tahun. dan layak secara finansial. Tantangan utama yang Analisis sensitivitas dihadapi petani adalah keterbatasan modal, fluktuasi Hasil Perhitungan Analisis Sensitivitas Yaitu harga, dan pengelolaan pascapanen yang masih Nilai Kriteria Investasi: Untuk meningkatkan prospek, perlu Nilai NPV (Rp. B/C Ratio . , dukungan pemerintah dalam bentuk pelatihan IRR . ,6%) dan BEP komulatif . tahun 2 bula. budidaya modern, akses pembiayaan, dan penguatan pada kondisi cost naik 10%, benefit tetap. kelembagaan tani agar usahatani pinang dapat Nilai NPV (Rp. B/C Ratio . , menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi IRR . ,4%) dan BEP komulatif . tahun 2 bula. masyarakat Desa Teuladan. pada Kondisi Benefit Turun 10%. Cost Tetap. Berdasarkan perhitungan diatas dapat di lihat Kesimpulan bahwa perubahan dasar perhitungan dalam biaya dan Berdasarkan data yang di Analisis dan hasil manfaat, nilai kriteria investasi pada NPV. Net B/C, pembahasan pada penelitian ini maka dapat IRR dan BEP komulatif masih layak dikembangkan. diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pada aspek teknis di Desa Teuladan Kecamatan HASIL DAN PEMBAHASAN Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar layak Nilai NPV sebesar Rp 59,9 juta menunjukkan untuk diusahakan karena sesuai dengan kriteria tanaman pinang. menghasilkan manfaat ekonomi yang signifikan Net Present Value dengan suku bunga 12% dibandingkan biaya yang dikeluarkan. Net B/C diperoleh NPV Sebesar Rp59. 816,08. Hal ini sebesar 1,46 mengindikasikan bahwa setiap Rp 1 berarti bahwa usahatani pinang AulayakAy untuk investasi akan menghasilkan keuntungan sebesar Rp dikembangkan karena nilai NPV positif. 1,46. IRR sebesar 17,1% juga menunjukkan bahwa tingkat pengembalian investasi lebih tinggi daripada Prospek pengembangan usahatani. (Sahiran. Ismail. Fadhla, 2. - 23 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. Net B/C Ratio yang dihasilkan sebesar 1,46 . Analisis Pemasaran Pinang di yang artinya setiap satu rupiah investasi pada proyek Kabupaten Bireuen. Provinsi Aceh. Jurnal ini akan memberikan manfaat sebesar 1,46 rupiah. Agribisnis Indonesia, 10. , 126Ae141. Artinya Net B/C Ratio usahatani pinang " Layak" https://doi. org/10. 29244/jai. untuk dikembangkan. IRR yang dihasilkan sebesar 17,1% Artinya Halfia. Analisis Pendapatan Usahatani lebih besar dari pada nilai discount rate . %) yang Pinang Di Kabupaten Tanjung Jabung berlaku pada saat penelitian, dengan demikian Timur. Universitas Jambi. usahatani pinang layak untuk dikembangkan. Khanifah. dan Nani S. Profit Break Event Point (BEP) dicapai pada umur 7 Planning Anlalysis with Break Even Point tahun 9 bulan Artinya perkebunan pinang rakyat Approach (BEP) Banana Chips relatif cepat pengembalian modal dengan umur Business "Berkah Jaya" in Metro City. ekonomis 25 tahun. Jurnal Ilmiah Keuangan dan Perbankan. Saran Vol 2 . : 52-68. Berdasarkan hasil pembahasan dan kesimpulan Kusmiyanti. Lelu. Agribisnis. dari penelitian ini maka ada beberapa hal yang dapat Pertanian. , & Tunggadewi. disarankan yaitu, untuk meningkatkan hasil panen Prospek pinang yang baik maka diharapkan kepada petani Tanaman Pinang Di Hutan Bongok Desa dalam melakukan pemeliharaan dan perawatan Jetak Kecamatan Montong Kabupaten secara intensif agar produksi lebih baik. Tuban. Pengembangan Usahatani pada penelitian ini para petani di sarankan agar Lakamisi. Dan Umasugi. Analisis lebih aktiv dalam mengikuti kegiatan penyuluhan Kelayakan Finansial Usaha Pengolahan Kelapa Parut Kering (Desiccated Coconu. meningkatkan kemampuan dalam pemeliharaan (Studi Kasus Pada Pt. Gailolo Coco pinang, karena bisa menjadi investasi dalam jangka Industri Di Desa Luari Kecamatan Tobelo panjang yang sangat menguntungkan. Utar. DAFTAR PUSTAKA