VERNACULAR. Vol. No. Tahun 2024, 209-213 THE INFLUENCE OF COMMUNICATION AND ATTITUDES OF FOREIGN TOURISTS TOWARDS LOCAL COMMUNITIES PENGARUH KOMUNIKASI DAN SIKAP TURIS ASING TERHADAP MASYARAKAT LOKAL Ariel GintingA. JayantiA Psychology Department. Faculty of Psychology. Universitas Sumatera Utara1 English Literature Department. Faculty of Cultural Sciences. Universitas Sumatera Utara2 Jl. Dr. Mansyur No. Padang Bulan. Kec. Medan Baru. Kota Medan. Sumatera Utara 20222 Email: arieljosie4@gmail. com, jayanticia@gmail. Abstract In the era of rapid tourism industry growth, the increasing number of tourists visiting tourist destinations has had a significant impact on the economic aspect. However, it is important to note that the impact is not solely positive. In this regard, social and cultural impacts often become issues that require serious attention. Local communities often experience negative consequences due to interactions with tourists, especially foreign tourists, resulting in the erosion of traditional values and the emergence of negative responses towards the visitors. Communication between local communities and tourists is sometimes limited to commercial transactions, lacking in-depth cultural interactions. This often results in short-lived, business-driven positive attitudes. Additionally, the introduction of foreign cultural elements that are not in harmony with the local culture often creates tensions in Consequently, local communities may develop feelings of discomfort and dislike towards tourists. This research aims to further investigate the impact of communication and interactions between local communities and tourists, particularly foreign tourists. Keywords: Tourism. Tourist. Communication. Literature Review Abstrak Dalam era pertumbuhan industri pariwisata yang pesat, meningkatnya jumlah wisatawan yang mengunjungi destinasi pariwisata telah memberikan dampak signifikan pada aspek ekonomi. Namun, perlu diperhatikan bahwa dampaknya tidak hanya bersifat positif. Dalam hal ini, dampak sosial dan budaya seringkali menjadi isu yang memerlukan perhatian serius. Masyarakat lokal sering kali mengalami dampak negatif akibat interaksi dengan para wisatawan, khususnya wisatawan asing, yang mengakibatkan lunturnya nilai-nilai tradisional dan munculnya reaksi negatif terhadap para pendatang. Komunikasi antara masyarakat lokal dan para wisatawan terkadang terbatas pada transaksi komersial, tanpa adanya kedalaman interaksi budaya. Hal ini sering kali menghasilkan sikap positif yang bersifat sementara, sebatas kepentingan bisnis. Selain itu, masuknya unsur-unsur budaya asing yang tidak selaras dengan budaya lokal sering kali menciptakan ketegangan dalam komunikasi. Akibatnya, masyarakatmasyarakat lokal dapat mengembangkan perasaan ketidaknyamanan dan ketidaksukaan terhadap para Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki lebih lanjut dampak komunikasi dan interaksi antara masyarakat lokal dan wisatawan terutama wisatawan asing. Kata kunci: Pariwisata. Turis. Komunikasi. Literature Review VERNACULAR. Vol. No. Tahun 2024, 209-213 Pendahuluan Industri pariwisata telah berkembang menjadi sangat pesat saat ini. Keindahan alam, atraksi, tempat bersantai menjadi alasan orang mengunjungi tempat wisata. Saat ini industri ini berkembang menjadi sebagai salah satu sektor ekonomi terpenting di banyak negara di dunia. Dalam beberapa dekade terakhir, kedatangan wisatawan mancanegara menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan berbagai destinasi wisata. Peningkatan jumlah wisatawan yang mengunjungi suatu wilayah dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, termasuk peningkatan pendapatan lokal, peningkatan lapangan kerja, dan peningkatan infrastruktur. Namun dampak kedatangan turis asing tidak hanya terbatas pada aspek ekonomi saja. Interaksi yang terjadi antara wisatawan dan masyarakat lokal juga mempengaruhi faktor sosial, budaya, dan lingkungan. Salah satu aspek yang semakin mendapat perhatian adalah dampak kedatangan wisatawan asing terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Kesejahteraan mencakup berbagai aspek antara lain aspek sosial, ekonomi, budaya, dan ekologi. Oleh karena itu, penting untuk memahami dampak kedatangan wisatawan asing terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kedatangan wisatawan mancanegara terhadap kesejahteraan masyarakat dalam konteks yang lebih luas. Kami mempertimbangkan berbagai aspek kesejahteraan, termasuk aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan, serta bagaimana interaksi wisatawan asing dengan masyarakat lokal berdampak pada aspekaspek tersebut. Melalui studi ini, kami berharap dapat memperoleh wawasan yang lebih baik tentang bagaimana destinasi dapat mengelola pertumbuhan pariwisata dengan cara yangmeningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal sekaligus menjaga keberlanjutan destinasi. Studi ini mengkaji data empiris yang ada dan literatur terkait serta menganalisis hasilnya untuk memberikan rekomendasi dan panduan kebijakan yang berguna bagi para pengambil keputusan di tingkat lokal, regional, dan nasional. Dengan lebih memahami dampak kedatangan wisatawan asing, kita dapat mencapai keseimbangan yang lebih baik antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sehingga menciptakan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Metode Literature review adalah survei komprehensif dan interpretasi literatur mengenai topik tertentu . ermasuk mengidentifikasi pertanyaan penelitian melalui pencaria. terkait dengan temuan baru dan sebelumnya untuk mengidentifikasi bukti kemajuan atau kekurangan kemajuan dalam temuan penelitian. untuk Analisis literatur yang relevan menggunakan pendekatan sistematis (Randolph, 2. Penelitian ini dilakukan melalui pencarian database internet di Internet. Basis data yang digunakan adalah google scholar. Sebanyak 10 jurnal digunakan untuk review jurnal. Hasil dan Pembahasan Kedatangan wisatawan asing memang banyak membantu dalam menambah pendapatan negara atau membantu bidang ekonomi. Namun tidak sedikit dampak negatif yang didapat dalam interaksi antara wisatawan dan masyarakat lokal atau dalam bidang sosial budaya. VERNACULAR. Vol. No. Tahun 2024, 209-213 Berdasarkan penelitian mengenai AuDampak Masuknya Turis Asing Terhadap Budaya Asli Masyarakat Sekitar Lokasi Pantai Lakey Desa HuAou Kabupaten DompuAy yang dilakukan oleh Mintasrihard dan kawankawan . ditemukan bahwa kedatangan turis asing justru membawa dampak negatif baik dari pakaian yang terlalu terbuka, pola hidup yang konsumtif, dan bisa mengakibatkan kesenjangan sosial walau kedatangan turis asing membawa lapangan kerja baru bagi masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti untuk mengetahui bagaimana sikap dan perilaku masyarakat lokal kota Sabang dan wisatawan asing saat berkomunikasi didalam dinamika komunikasi antarbudaya . , maka ditemukan bahwa masyarakat cendrung bersikap positif pada wisatawan hanya untuk kepentingan bisnis, dan bersikap sopan saja. Selain itu, sikap negatif yang dimunculkan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain bedanya budaya yang dianut, adanya perasaan yang dilecehkan, adanya anggota grup yang tidak diharapkan. Dalam jurnal oleh Kenyo . , mengenai persepsi masyarakat lokal ditemukan. Dari perspektif pertukaran sosial, pelibatan masyarakat lokal merupakan hal yang mendasar bagi pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan karena penduduk setempat merupakan pihak yang paling banyak Apabila mereka mendapatkan lebih banyak dampak negatif daripada dampak positif, maka masyarakat setempat akan menolak kegiatan pariwisata apapun. Dalam jurnal mengenai AuKomunikasi Lintas Budaya Turis Asing dengan Penduduk LokalAy oleh Anindia dan teman-teman . , ditemukan bahwa faktor penghambat yang menjadi gangguan dalam proses komunikasi turis asing dengan penduduk lokal yaitu yang pertama sudah jelas dari perbedaan bahasa, bahasa sebenarnya juga mempermudah segala proses dalam setiap komunikasi yang terjadi, diketahui bahwa bahasa sangat mempengaruhi komunikasi antar kedua budaya penduduk lokal dan turis asing. Akan tetapi bahasa yang tidak di pahami akan menimbulkan suatu permasalahan diantara penduduk lokal dan juga turis asing, oleh sebab itu komunikasi yang digunakan turis dalam bentuk verbal . ecara langsun. adalah menggunakan Bahasa Inggris, sedangkan penduduk lokal terkadang ada juga yang tidak memahami Bahasa Inggris dengan baik, dan lebih mewujudkan komunikasi secara non verbal . idak langsun. melalui gesture tubuh, walau demikian tidak di pungkiri pula bahwa faktor kesalah pahaman terhadap bahasa juga masih sering terjadi. Dalam jurnal oleh Zulkifli . , hubungan antara wisatawan dengan masyarakat yang berada di kawasan hutan mangrove Desa Tongke-Tongke dapat dicirikan dalam beberapa hal seperti hubungan sementara, ada kendala ruang dan waktu yang menghambat hubungan merasa inferior. Dalam hubungan dengan evolusi sikap masyarakat terhadap wisatawan menggambarkan perubahan sikap masyarakat lokal terhadap wisatawan secara linier. Sikap yang mulanya positif berubah menjadi semakin negatif seiring dengan pertambahan jumlah wisatawan. Dampak yang terjadi dapat positif ataupun negatif, hal tersebut dikarenakan sudut pandang yang mungkin berbeda pada wisatawan ataupun masyarakat lokal. Dalam penelitian AuDampak Sosial Budaya Interaksi Wisatawan dengan Masyarakat Lokal di Kawasan Sosrowijayan. Ay . bahwa interaksi yang terjadi untuk keperluan wisata yaitu transaksi produk wisata menempati urutan tertinggi dalam hal intensitas, diikuti dengan interaksi pada saat wisatawan bertemu masyarakat lokal di suatu atraksi wisata, seperti cafe atau restoran di Sosrowijayan. Sedangkan interaksi untuk bertukar informasi, baik mengenai pariwisata maupun pengalaman pribadi, jarang berlangsung lama apabila tidak didahului atau diikuti dengan bentuk interaksi lainnya. Dalam jurnal AuEvaluasi Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat LokalAy . VERNACULAR. Vol. No. Tahun 2024, 209-213 ditemukan Perkembangan Taman Wisata Candi Borobudur memberikan berbagai dampak bagi kehidupan sosial masyarakat lokal sekitar. Dampak positif bagi perkembangan sosial yang diakibatkan dari perkembangan Destinasi Wisata Candi Borobudur adalah tingkat pendidikan yang semakin baik. terbukanya lapangan pekerjaan baru di sekitar kawasan wisata. meningkatnya kesempatan berusaha. Sedangkan dampak negatif pariwisata terhadap kehidupan sosial masyarakat adalah. Adanya alih profesi masyarakat sehingga dengan adanya pariwisata berpotensi menghilangkan kearifan lokal. degradasi nilai budaya. meningkatnya kepadatan masyarakat. dan ancaman terhadap keamanan. Kalau melihat dari sisi lain seperti pada harga barang juga mempengaruhi sikap dan komunikasi . Dampak yang terjadi dapat positif ataupun negatif, hal tersebut dikarenakan sudut pandang yang mungkin berbeda pada wisatawan ataupun masyarakat lokal berpengaruh signifikan terhadap sikap turis pada makanan lokal di kota Padang. Hal ini menunjukkan bahwa semakin ditingkatkannya nilai harga makanan maka akan semakin meningkat sikap turis pada makanan lokal di kota Padang. Selain dari pada harga barang, pengetahuan mengenai objek wisata juga mempengaruhi. Berdasarkan hasil penelitian yang tentang hubungan pengetahuan dan sikap tentang pelestarian lingkungan dengan perilakunya dalam menjaga kebersihan lingkungan pada wisatawan di objek wisata Cipanas Galunggung Kabupaten Tasikmalaya . , ditemukan ada hubungan yang positif antara pengetahuan dan sikap tentang pelestarian lingkungan dengan perilakunya dalam memelihara kesehatan Maka dari itu semakin tinggi pengetahuan tentang pelestarian lingkungan dan sikap dalam pelestarian lingkungan, maka semakin tinggi pula perilaku dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melihat lebih luas dalam masyarakat asia. Dalam jurnal AuPENGARUH NILAI BUDAYA ASIA DALAM KERAMAHTAMAHAN ASIAAy . Dalam proses interaksi inilah, di mana rasa hormat dan sopan santun diterima, memengaruhi seluruh pengalaman. dari membuat reservasi sampai check out, menjaga hubungan pelanggan yang baik mengarahkan hotel untuk menarik pelanggan, baik yang baru maupun lama untuk kembali. Memikat para pelanggan untuk loyal pada produk akan mengurangi biaya pemasaran dan operasi, meningkatkan kualitas dan efisiensi, sehingga mengarah pada peningkatan profitabilitas (Amonca 58, 2012. Higgin, 2. Simpulan Berkembangnya industri pariwisata saat ini menyebabkan banyak wisatawan yang datang ke daerahdaerah pariwisata. Hal ini membuat perkembangan pada bidang ekonomi, namun pada bidang sosial budaya justru menimbulkan dampak yang beragam. Sejumlah dampak negatif mempengaruhi banyak Tidak terkecuali pada masyarakat lokal. Komunikasi atau interaksi yang terjadi antara masyarakat lokal dan para wasatawan terutama wisatawan asing membuat sejumlah nilai luntur hingga cenderung memunculkan respon negatif terhadap para warga lokal. Sikap positif yang terjadi cenderung hanya sebatas masalah komunikasi dalam transaksi, namun hal hal yang dibawa masuk seperti nilai-nilai barat yang tidak sesuai membuat komunikais cendrung negatif. Hingga akhirnya para warga lokal cukup tidak suka dengan para wisatawan. VERNACULAR. Vol. No. Tahun 2024, 209-213 Rujukan