MAHSEER: Vol 6 No 1 Januari 2024 41-49 e-ISSN: 2809-8234. p-ISSN : 2809-8374 Received 19 Desember 2023 / Revised 26 Desember 2023 / Accepted 09 Januari 2024 Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan https://jurnal. id/index. php/mahseer KINERJA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA MERAH ( Oreochromis niloticus ) DENGAN METODE PEMUASAAN BERBEDA [Growth performance and survival of red tilapia (Oreochromis niloticu. with different fasting Munawarah1A. Iwan Hasri2,3. Suraiya Nazlia1. Abdillah Syahie1. Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Kelautan dan Perikanan. Universitas Syiah Kuala Dosen Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Gajah Putih. Takengon Aceh Tengah Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah Email : Munawarah9@mhs. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemuasaan terhadap kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan ikan nila merah (Oreochromis niloticu. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan Lukup Badak Dinas Perikanan Aceh Tengah. Pemberian pakan dengan metode pemuasaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan 3 ulangan. A . iberi pakan setiap har. B . atu hari dipuasakan satu hari diberi paka. C . atu hari dipuasakan dua hari diberi paka. D . atu hari dipuasakan tiga hari diberi paka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuasaan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, dan laju peertumbuhan harian. Pertumbuhan terbaik terdapat pada perlakuan B . atu hari dipuasakan satu hari diberi paka. yaitu 100% dan perlakuan C . ua hari diberi pakan sehari dipuasaka. Kata Penting : Pertumbuhan. Kelangsungan Hidup. Pemuasaan. Ikan Nila ABSTRACT The purpose of this study was to analyze the effect of fasting on the survival and growth rate of red tilapia (Oreochromis niloticu. This research was carried out at the Lukup Badak Fish Seed Center. Central Aceh Fisheries Service. Feeding using this fasting method uses a Completely Randomized Design with 4 treatments and 3 replications, namely. A . ed every da. B . ne day fasted, one day fe. C . ne day fasted, two days fe. D . ne day fasted, three days fe. The results of the study showed that satisfaction had a significant effect on absolute length growth, absolute weight growth and daily growth rate. The best growth was found in treatment B . ne day fasted, one day fe. 100% and treatment C . wo days fed, one day faste. Keywords: Growth. Survival Rate. Starvation. Tilapia Fish Munawarah, et al. Kinerja Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus ) Dengan Metode Pemuasaan Berbeda PENDAHULUAN Ikan (Oreochromis niloticu. adalah ikan budidaya yang sudah mulai digemari di Indonesia karena membudidayakannya yang relatif mudah dan rasanya enak. Beberapa masalah yang dihadapi oleh pembudidaya adalah tingginya biaya pakan yang menyebabkan menipisnya keuntungan yang didapatkan. Metode pemberian dan cara pemberian pakan yang tepat merupakan salah satu cara untuk menurunkan biaya pakan (Hadi et al. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan metode atau cara pemberian pakan sehingga dapat menurunkan biaya pakan. Pemuasaan adalah salah satu meningkatkan kecepatan pertumbuhan ikan, hal ini disebabkan oleh pertumbuhan kompensatori yaitu pertumbuhan yang pemberian pakan normal (Siegers et al. Pemuasaan secara periodik mampu meningkatkan kecepatan pertumbuhan ikan setara bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanpa pemuasaan (Rachmawati et al. , 2. Jika dikaitkan dengan efisiensi pemberian pakan maka memanfaatkan makanan saat dilakukan proses pemuasaan untuk beberapa periode waktu tertentu sehingga mengarah kepada peningkatan laju pertumbuhan tubuh dan proses metabolisme protein dari pakan dapat dicerna secara lebih optimal lagi. Ikan yang saat ini paling banyak Nila (Oreochromis niloticu. Pemuasaan merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengurangi penggunaan dan konsumsi pakan pada budidaya dan juga untuk mengurangi zat Ae zat ammonia yang dihasilkan dari pakan yang berlebih (Mulyani et al. , 2. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ikan Nila yang dipuasakan dan dibatasi pemberian pakannya akan tumbuh lebih cepat dan lebih optimal dibandingkan dengan ikan Nila yang diberi pakan secara biasa (Purbomartono et al. , 2. Ikan yang berada pada fase pemberian pakan menyerap nutrien lebih tinggi dari pada ikan yang tidak dipuasakan (Yuwono et , 2. Pada pemuasaan erat hubungannya dengan sistem digesti, pada ikan gurami (Osphronemus gouram. yang memperoleh daur pemuasaan satu dan dua hari dalam seminggu menghasilkan aktivitas enzim digesti baik protease maupun amilase yang tidak berbeda dengan ikan yang diberi pakan setiap hari (Susilo et al. ,2. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kinerja pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila merah dengan waktu dan metode pemuasaan yang berbeda. METODE PENELITIAN Bahan dan Metode Penelitian Rancangan Acak Lengkap dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan dengan menggunakan wadah bersirkulasi. Perlakuan tersebut didasarkan pada hasil uji pendahuluan sebelumnya yaitu periode pemuasaan satu hari. Adapun perlakuan dalam penelitian pemuasaan ikan Nila A: Pemberian pakan tanpa pemuasaan B: Pemberian pakan 1 hari dipuasakan 1 C: Pemberian pakan 2 hari dipuasakan 1 Jurnal MAHSEER. Vol 6 No 1 Januari 2024 hal 41-49 D: Pemberian pakan 3 hari dipuasakan 1 Lt = Panjang rata-rata ikan pada akhir penelitian . Penelitian dilaksanakan di Balai Benih Ikan Lukup Badak Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan November 2023. Pengujian pertumbuhan dilakukan ikan nila merah dilakukan di system resirkulasi berupa akuarium dengan ukuran 45x45x45 cm3. L0 = Panjang rata-rata ikan pada awal penelitian . Benih ikan nila merah digunakan berukuran 3-5 sm . padat tebar yang digunakan 1 ekor/liter. Benih ikan nila merah merupakan hasil pijahan di Balai Benih Ikan Lukup Badak. Air yang digunakan berasal dari mata air di BBI lukup Badak yang sebelum diguakan dilakukan aerasi selama 24 jam. Elama pemeliharaan ikan diberi pakan komersil berupa pellet terapung dengan kandungan protein 35%. Pakan diberikan Pakan diberikan sebanyak 5% bobot tubuh per hari dengan frekuensi pemberian pada pagi dan sore hari. Pengambilan sebanyak 9 kali sampling yaitu dimulai dari hari ke 0, 7, 14, 21, 28, 35, 42, 49 dan Data yang dikumpulkan berupa pengukuran panjang dan berat. Ikan yang diukur masing-masing 5 ekor per wadah. Parameter Penelitian Pertumbuhan Panjang Mutlak Pertumbuhan dihitung dengan menggunakan rumus menurut Lucas et al. sebagai Lm = Lt Ae L0 Dimana : Lm = Pertumbuhan panjang mutlak . Pertumbuhan Berat Mutlak Pertumbuhan berat mutlak (W) menggunakan rumus menurut Effendie . , sebagai berikut: Wm = Wt Ae W0 Dimana : Wm = Pertumbuhan berat mutlak . Wt = Berat rata-rata ikan pada akhir penelitian . W0 = Berat rata-rata ikan pada awal penelitian . Laju Pertumbuhan Harian Penghitungan laju pertumbuhan dikemukakan oleh Hariati . , sebagai berikut : SGR = x 100 % Dimana : SGR = Laju pertumbuhan harian (%) Wt = Bobot ikan penelitian . W0 = Bobot ikan penelitian . = Lama waktu pemeliharaan Koefisien Keragaman Keragaman nilai ini merupakan persentase dari simpangan baku panjang ikan contoh terdapat nilai tengahnya dengan menggunakan rumus yang dikemukakan oleh Steel dan Torrie . sebagai berikut : Munawarah, et al. Kinerja Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus ) Dengan Metode Pemuasaan Berbeda Dimana : KK = koefisien Keragaman S = Simpangan baku = rata-rata Efisiensi Pakan Efisiensi pakan menggunakan rumus menurut Afrianto & Evi . Mulyadi . , sebagai berikut: EP = x 100 % Dimana : EP = Efisiensi pakan Wt = Bobot ikan pada akhir penelitian W0= Bobot ikan pada awal penelitian . D = Bobot ikan mati . F = Jumlah pakan yang dikonsumsi . Kelangsungan Hidup Penghitungan kelangsungan hidup pada ikan Nila merah dilakukan pada awal dan akhir penelitian. Rumus perhitungan menurut Lucas et al. sebagai SR = x 100 % Dimana : SR = Tingkat kelangsungan hidup (%) Nt = Jumlah ikan yang hidup pada akhir pemeliharaan (%) N0 = Jumlah ikan yang hidup pada awal pemeliharaan (%) HASIL Pertambahan panjang dan berat ikan nila merah dengan metode pemuasaan berbeda disajikan pada Gambar 1 dan 2. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi pertambahan panjang maupun berat ikan nila selama penelitian. Pertambahan panjang dan berat metode pemusaan lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa metode Pertambahan panjang tertinggi pada perlakuan C . ua hari diberi pakan sehari dipuasaka. 64 cm. Pertumbuhan berat tertinggi terdapat pada perlakuan B . atu hari dipuasakan satu hari diberi paka. 93 g dan perlakuan C . ua hari diberi pakan sehari dipuasaka. 91 g. Berdasarkan ANOVA menunjukkan bahwa metode pemusaan pada ikan nila berpengaruh nyata terhadap panjang mutlak, berat mutlak. SGR dan . <0. Metode berpengaruh nyata (P>0. terhadap Koefesien keragaman panjang dan kelangsungan hidup. (Tabel . Berdasarkan menunjukkan bahwa metode pemuasaan pada ikan nila merah untuk parameter panjang mutlak terbaik pada perlakuan D namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan C. berat mutlak menunjukkan perlakuan terbaik pada perlakuan C namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan B dan C. parameter SGR terbaik pada perlakuan C namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan B. perlakuan terbaik pada parameter efesiensi pakan adalah perlakuan B namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan C dan D (Tabel . Jurnal MAHSEER. Vol 6 No 1 Januari 2024 hal 41-49 6,00 5,50 Panjang . 5,00 4,50 4,00 3,50 3,00 2,50 2,00 H14 H21 H28 H35 H42 H49 H56 Waktu Sampling Gambar 1. Pertumbuhan Panjang Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticu. selama 56 hari 3,50 3,00 Berat . 2,50 2,00 1,50 1,00 0,50 0,00 H14 H21 H28 H35 H42 H49 H56 Waktu Sampling Gambar 2. Pertumbuhan Berat Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticu. selama 56 hari Tabel 1. Pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak. SGR, koefisien keragaman panjang, efisiensi pakan dan kelangsungan hidup Perlakuan Panjang Mutlak . Berat Mutlak . 58A0. 00A0. 22A0. 86A0. 42A0. 96A0. 12A0. 66A0. Parameter Koefesien Keragaman Efesiensi Kelangsungan SGR (%) Panjang Pakan (%) Hidup (%) (%) 66A0. 01A0. 81A7. 0A34. 79A0. 80A2. 59 a 58. 07A7. 0A00. 90A0. 20A2. 17 a 55. 71A3. 0A00. 75A0. 90A1. 66 a 47. 91A0. 0A3. Keterangan : superscript yang diikuti oleh huruf yang sama berarti tidak berbeda nyata Munawarah, et al. Kinerja Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus ) Dengan Metode Pemuasaan Berbeda PEMBAHASAN Meningkatnya panjang mutlak, berat mutlak dan pertumbuhan spesifik ikan nila merah pada penelitian metode pemuasaan berbeda, mununjukkan bahwa metode pemusaan lebih baik dibandingkan dengan tidak Pertumbuhan ikan ditandai dengan perubahan ukuran panjang dan berat dalam satu periode tertentu (Effendie, 1. Pertumbuhan ikan dipengaruhi oleh faktor ekternal dan internal (Hepher,1. Pakan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi Penyerapan nutrisi oleh tubuh sangat mempengaruhi pertumbuhan Pada metode pemuasaan ikan nila merah nutrisi pada pakan dapat diserap dan dimanfaatkan lebih baik dibandingkan dengan tanpa metode pemuasaan. Metode pemuasaan dengan interval pemuasaan berbeda dapat meningkatkan respon memaksimalkan fungsi penyerapan nutrisi. Berdasarkan Rachmawati et al. , . interval pemuasaan pada ikan nila mengalami pertumbuhan kompensatori (Compensatory pertumbuhan ikan yang sangat cepat sekali, setelah ikan puasa kemudian diberikan pakan secara normal. Ikan yang dipuasakan memiliki pertumbuhan panjang dan berat lebih tinggi dibandingkan tidak dipuasakan disebabkan karena penggunaan energy yang efesien oleh ikan. Menurut Robisalmi . ikan yang mengalami penggunaan energi menjadi efisien karena laju metabolismenya menurun, pada saat mendapat pakan kembali energi yang berasal dari protein pakan akan dimanfaatkan untuk pertumbuhan. Dalam beberapa kali daur pemuasaan ikan akan terhadap tidak adanya asupan pakan, sehingga mampu menghemat energi yang Dalam beberapa kali daur pemuasaan diduga ikan akan beradaptasi dengan kondisi tidak ada pakan sehingga mampu meminimalkan penggunaan energi dengan menurunkan aktivitas dan metabolisme hingga ikan memperoleh pakan kembali (Yuwono et al. , 2. Walaupun ikan dipuasakan namun ikan tersebut mampu mengalami catch-up ikan-ikan mengalami pemuasaan dapat mencapai berat tubuh sama bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan ikan yang tidak dipuasakan (Anin et al. , 2. Ikan yang mengalami periode pemuasaan tidak memperoleh pakan setiap hari, sehingga pada kondisi puasa, ikan akan mengalami kelaparan. Dalam beberapa kali daur pemuasaan ikan akan terhadap tidak adanya asupan pakan, sehingga mampu menghemat energi yang Penghematan menurunkan aktivitas dan metabolisme. Demikian yang terjadi pada penelitian ini, pengurangan pemberian pakan pada ikan meningkatkan efisiensi pakan tanpa (Yuwono et al. , 2. Metode menyebabkan pertumbuhan dan efesiensi pakan lebih baik hal ini disebabkan karena penyesuaian dalam hal pemanfaatn energi tubuh ikan. Berdasarkan Sari et al. , . Jurnal MAHSEER. Vol 6 No 1 Januari 2024 hal 41-49 ikan nila yang dipuasakan menyebabkan laju metabolism didalam tubuhnya menurun akibat energi yang digunakan oleh tubuh akan lebih efesien akan perkembangbiakan, fungsi dan fisiologi serta penggantian sel-sel tubuh yang sudah Ikan dipuasakan mengalami Hiperfagia dimana nafsu makan ikan akan mengalami peningkatan setelah dilakuakn pemuasaan (Kusriyani, 2. Menurut penelitian Purbomantoro et al . , menunjukkan bahwa ikan nila merah yang satu hari dipuasakan dan satu kelangsungan hidup tertinggi yaitu sebesar Hasil penelitian Rosniar . terhadap ikan kerapu macan yang dipuasakan satu hari memiliki angka kelangsungan hidup tertinggi yaitu sebesar 98,48% dibandingkan dengan pemuasaan dua hari atau lebih dan ataupun yang diberi pakan setiap hari KESIMPULAN Pengaruh mutlak dan panjang mutlak ikan nila yang dipuasakan secara periodik untuk ikan nila yang diberi pakan dua hari dan dipuasakan satu hari . erlakuan C) menghasilkan pertumbuhan bobot dan panjang mutlak yang terbaik. Untuk perlakuan pemuasaan terbaik terdapat pada perlakuan sehari dipuasakan sehari diberi pakan (B) dan satu hari dipuasakan dua hari diberi pakan (C). DAFTAR PUSTAKA