Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 4 Desember 2017 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ KEEFEKTIFAN KALIMAT SURAT DINAS (Kajian pada Surat Masuk di Program Stud. Syahriandi dan Trisfayani FKIP Universitas Malikussaleh Aceh ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dan mendeskripsikan perihal kefektifan kalimat di dalam surat masuk pada prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Unimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat-surat masuk pada prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Unimal. Data diambil dengan menggunakan teknik dokumentasi. Teknik penganalisisan data pada penelitian ini berupa . tahap pengumpulan/pengidentifikasian data, . tahap reduksi/klasifikasi data, . tahap penyajian dan analisis data, dan . tahap penyimpulan/verifikasi. Hasil penelitian terlihat bahwa kesalahan keefektifan kalimat berupa kesalahan . ketidaklogisan kalimat, . ketidakpaduan kalimat, . ketidaklengkapan unsur kalimat, . keambiguan kalimat, dan . pemenggalan dan kehematan kalimat. Kata Kunci: Keefektifan. Kalimat. Surat Masuk PENDAHULUAN Bahasa tulis merupakan realisasi dari bahasa lisan. Ketika bahasa tulis direalisasikan secara sempurna, informasi yang diterima oleh pembaca pun menjadi sempurnya, tetapi sebaliknya jika bahasa tulis tersebut tidak sempurna direalisasikan, informasi yang diterima oleh pembaca menjadi tidak sempurna. Makanya, dalam penggunaan bahasa tulis haruslah menerapkan aturan-aturan penulisan yang sudah dikodifikasikan agar tidak terjadi kesalahan dalam menyampaikan informasi. Salah satu aturan yang paling penting adalah aturan dalam penulisan kalimat . alam hal ini disebut dengan keefektifan kalima. Keefektifan kalimat sangat memengaruhi makna sebuah Kalimat yang tidak efektif dapat menyebabkan kesalahpahaman pembaca terhadap informasi . alam kalima. yang dituliskan oleh penulis. Hal itu sesuai dengan pengertian kalimat efektif, yaitu satuan bahasa yang secara tepat mewakili gagasan atau perasaan penulis sehingga si pembaca dapat mengerti sebagaimana yang si penulis maksudkan. Walaupun demikian, banyak penulisan-penulisan yang sifatnya resmi masih menghiraukan penggunaan kalimat efektif secara tepat. Banyak penulisan-penulisan tersebut seperti mengabaikan fungsi dari kalimat efektif sehingga banyak dari pembaca yang menafsirkan berbeda dari yang dimaksudkan oleh penulis. Begitu juga halnya dalam surat dinas, masih banyak surat-surat tersebut membingungkan penerima surat. Penerima surat kurang memahami apa maksud dari isi surat tersebut sehingga informasi di dalam surat tersebut tidak tersampaikan secara sempurna. Ketidaktepatan penggunaan kalimat efektif dalam surat memnag disebabkan, salah satunya, penulisan surat bersifat menyontek surat yang ada sebelumnya. Hal ini seperti dikatakan oleh Harijaty . alam Wasila, 2004:. , ia mengatakan ada beberapa sebab kesalahan bahasa dalam surat dinas, yaitu hal tersebut disebabkan, antara lain . kecenderungan meniru surat yang telah ada, . pengaruh bahasa tutur atau bahasa daerah, dan . tidak mengetahui kata yang Bahkan. Finoza . mengemukakan bahwa masih banyak kesalahan yang terjadi pada penulisan surat. Kesalahan yang mewarnai surat-surat, baik pada instansi pemerintah maupun lembaga sosial dan perusahaan-perusahaan, sudah menjadi Aypenyakit administrasiAy pada lembaga-lembaga tersebut. Berdasarkan uraian di atas, penulis ingin melihat dan mendeskripsikan perihal keefektifan kalimat dalam surat masuk pada Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Surat masuk yang Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 4 Desember 2017 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ diambil tidak semuanya, hanya beberapa surat yang dianggap dapat mewakili surat-surat METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode ini digunakan agar dengan mudah mendeskripsikan hasil yang diperoleh dari lapangan. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Arikunto . bahwa metode deskriptif merupakan penelitian yang benarbenar hanya memaparkan apa yang terdapat atau terjadi dalam sebuah kancah lapangan, atau wilayah tertentu. Dengan metode tadi, penulis akan memaparkan berbagai kesalahan penggunaan kalimat efektif dalam surat masuk di Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Unimal. Sumber Data Sumber data dalam penelitian ini adalah surat-surat masuk pada Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Unimal. Akan tetapi, surat yang diambil tidak semuanya, hanya beberapa surat yang mewakili beberapa kesalahan keefektifan kalimat. Teknik Pengumpulan Data Data diambil dengan menggunakan teknik dokumentasi. Hal ini dikarenakan objek yang diteliti adalah dokumen-dokumen. Arikunto . 0: . , menjelaskan bahwa. AuTeknik dokumentasi adalah teknik yang digunakan untuk mencari data, hal-hal variabel yang berupa catatan, buku-buku, majalah, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat dan lain-lainAy. Dokumen-dokumen tersebut hanya dipilih yang berupa surat masuk. Teknik Penganalisisan Data Teknik penganalisisan data pada penelitian ini menggunakan teknik yang dikemukakan oleh Milles dan Hubberman, yaitu . tahap pengumpulan/pengidentifikasian data, . tahap reduksi/klasifikasi data, . tahap penyajian dan analisis data, dan . tahap penyimpulan/verifikasi. Mengidentifikasi kesalahan keefektifan kalimat dalam surat masuk. Mengklasifikasi kesalahan keefektifan kalimat dalam surat masuk. Menganalisis kesalahan keefektifan kalimat dalam surat masuk, lalu membahas hasil Kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengumpulan data, ditemukan beberapa model kesalahan yang umumnya terjadi dalam penulisan surat dinas yang masuk ke prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Adapun contoh kesalahan yang umumnya terjadi dapat dilihat pada kalimat-kalimat berikut . Sehubungan dengan datangnya surat ini, kami ingin mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada acara lomba baca puisi yang diadakan oleh mahasiswa. Kalimat . di atas merupakan kalimat yang tidak logis. Ketidaklogisannya terlihat pada kata Kata datangnya menandakan makna bahwa surat tersebut datang sendiri . Hal tersebut merupakan perihal yang tidak masuk akal . idak mungkin terjad. Seyogyanya, surat itu diantarkan oleh seseorang. Semestinya, kata datangnya diganti dengan kata Kata sampainya menyatakan makna bahwa surat tersebut telah sampai kepada seseorang yang diantarkan oleh seseorang. Kemudian, kata ingin pun menjadi perihal Kata ingin menyatakan bahwa Abelum pastiA atau Asesuatu yang masih diniatkanA. Jadi, surat tersebut menyatakan belum tentu mengundang Bapak/Ibu. Seharusnya, kata ingin jangan digunakan agar surat tersebut menyatakan perihal sudah pasti mengundang. Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 4 Desember 2017 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Oleh karena itu, kalimat tersebut seharusnya ditulis AuSehubungan dengan sampainya surat ini, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada acara lomba baca puisi yang diadakan oleh Ay . Sehubungan dengan pentingnya penilaian artikel untuk kepangkatan melalui jurnal on line, maka bersama ini ketua Jurusan Ekonomi. mengundang Bapak/ibu Editor dan Admin untuk mengikuti pelatihan. Kalimat . merupakan kalimat yang tidak memiliki kepaduan. Yang dimaksud kepaduan adalah jumlah konjungsi tidak boleh sama dengan jumlah predikat, apalagi melebihinya. Jumlah konjungsi harus lebih sedikit dari jumlah predikat. Akan tetapi, kalimat tersebut memiliki satu predikat dan satu konjungsi. Kata mengundang sebagai predikat, sedangkan kata maka sebagai konjungsi. Sehubungan dengan pentingnya penilaian artikel untuk kepangkatan melalui jurnal on line merupakan konjungsi parafrasa sehingga tidak dapat dihitung sebagai predikat. Oleh sebab itu, kalimat . tersebut dikatakan sebagai kalimat tidak Agar menjadi kalimat yang efektif, kata maka pada kalimat . tersebut harus dihilangkan. Jadi, kalimat . tersbut dituliskan menjadi AuSehubungan dengan pentingnya penilaian artikel untuk kepangkatan melalui jurnal on line, bersama ini ketua Jurusan Ekonomi. Bapak/ibu Editor dan Admin untuk mengikuti pelatihan. Ay . Puji syukur ke hadirat Allah swt. yang telah melimpahkan rahmad dan hidayah-Nya kepada kita semua. Dalam kalimat . di atas tidak terdapat predikat sehingga kalimat tersebut dikatakan sebagai kalimat yang tidak memiliki kelengkapan unsurnya. Dengan kata lain, kalimat tersebut bukanlah kalimat yang efektif. Kata melimpahkan tidak dapat dikatakan sebagai predikat karena sebelum kata melimpahkan terdapat pewatas yang. Pewatas yang merupakan penyambung dari unsur sebelumnya. Unsur sebelum kata melimpahkan adalah unsur keterangan . e hadirat Allah swt. ) sehingga kata melimpahkan menjadi unsur keterangan juga. Agar kalimat . di atas menjadi kalimat yang efektif haruslah ditampilkan predikat, yaitu dengan menambahkan predikat yang baru, seperti kata penulis ungkapkan. Jadi, kalimat tersebut menjadi AuPuji syukur penulis ungkapkan ke hadirat Allah swt. yang telah melimpahkan rahmad dan hidayah-Nya kepada kita semua. Ay . Sehubungan dengan akan diadakannya kegiatan Sosialisasi E-Journal EBSCO . embawa laptop untuk latihan akses e-journal EBSCO), maka kami mengundang Bapak/Ibu untuk dapat hadir. Kalimat . merupakan kalimat yang dapat menimbulkan keambiguan pembaca. Keambiguan tersebut terlihat pada penggunaan tand kurung yang bukan pada tempatnya. Tanda kurung dipakai sebagai mengapit keterangan untuk kata/frasa sebelumnya. Namun, jika diperhatikan pada kalimat di atas, tanda kurung dipakai sesudah kata EBSCO. Berarti tanda kurung tersebut sebagai keterangan dari kata EBSCO. Menjadi aneh, jika klausa membawa laptop untuk latihan akses e-journal EBSCO merupakan klausa yang menerangkan EBSCO karena membawa laptop untuk latihan akses e-journal EBSCO bukalah pengertian dari EBSCO. Jadi, agar kalimat tersebut menjadi efektif klausa membawa laptop untuk latihan akses e-journal EBSCO harus dipindahkan sehingga kalimatnya menjadi AuSehubungan dengan akan diadakannya kegiatan Sosialisasi E-Journal EBSCO, kami mengundang Bapak/Ibu untuk dapat hadir dengan membawa laptop untuk latihan akses e-journal EBSCO. Ay . Mahasiswa yang terlambat dalam pembayaran sesuai jadwal tersebut di atas, diberikan dispensasi untuk mengajukan cuti akademik sampai dengan tanggal 19 Februari 2016. Pada kalimat . di atas terdapat dua kesalahan, yaitu kesalahan pmenggalan kalimat dan kesalahan kehematan kalimat. Pemenggalan kalimat terlihat pada penggunaan tanda koma yang bukan pada tempatnya sehingga antara subjek dan predikat kalimat tersebut menjadi Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 4 Desember 2017 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Hal seperti itu tidak dibenarkan dalam kalimat efektif. Jadi, agar kalimat tersebut menjadi efektif, tanda koma tersebut harus dihilangkan. Kemudian, perihal kehematan terlihat pada penggunaan kata sesuai yang menyalahi aturan dalam ungkapan idiomatik. Dalam ungkapan idiomatik kata sesuai harus diikuti oleh kata dengan sehingga menjadi sesuai dengan. Makanya, kalimat tersebut pada kata sesuai harus diikuti oleh kata dengan. Jadi, kalimat di atas yang benarnya adalah AuMahasiswa yang terlambat dalam pembayaran sesuai dengan jadwal tersebut di atas diberikan dispensasi untuk mengajukan cuti akademik sampai dengan tanggal 19 Februari 2016. Ay Berdasarkan penjelasan di atas dapat dilihat ada beberapa kesalahan yang umumnya terjadi dalam penulisan surat dinas . urat masuk di prod. Kesalahan-kesalahan tersebut berupa kesalahan . ketidaklogisan kalimat, . ketidakpaduan kalimat, . ketidaklengkapan unsur kalimat, . keambiguan kalimat, dan . pemenggalan dan kehematan kalimat. PENUTUP Simpulan Kalimat yang efektif merupakan kalimat yang jelas dalam penggunaan aturan dan penyampaian informasi. Kalimat efektif harus mengikuti berbagai kaidah yang terdapat dalam penulisan bahasa tulis. Ketika kalimat tersebut efektif, antara informasi yang dituliskan oleh penulis dan informasi yang diterima oleh pembaca tentunya akan sejalan. Dalam surat resmi . urat masuk di prod. yang diteliti terdapat beberapa kesalahan yang umumnya terjadi dalam penulisan. Kesalahan-kesalahan tersebut berupa kesalahan . ketidaklogisan kalimat, . ketidakpaduan kalimat, . ketidaklengkapan unsur kalimat, . keambiguan kalimat, dan . pemenggalan dan kehematan kalimat. Saran Dalam penulisan surat resmi haruslah melihat kembali aturan-aturan dalam penulisan, baik aturan ejaan, diksi, bahkan kalimat. Janganlah meniru surat yang sudah ada jika surat tersebut belum tepat kaidahnya dalam penulisan. DAFTAR PUSTAKA