Volume 2 Nomor 1. Hal 36 - 39 . e-ISSN: 2615-8868 Homepage:https://ojs. stiem-Bongaya. id/index. php/JAB Pelatihan Sistem Akuntansi Dasar dan Pelaporan Keuangan Pertenunan Cia Collection Al Hayu Lestari. Isza Fina Alfiani. Natalia Casha. Hendri Hermawan Adinugraha UIN K. Abdurrahman Wahid Pekalongan alhayulestari45@gmail. com, iszafina@gmail. com, nataliacasha2512@gmail. hermawan@iainpekalongan. ABSTRAK : Laporan keuangan sangat menentukan lancar atau tidaknya suatu kegiatan usaha. Informasi yang terdapat dalam laporan keuangan dan sangat dibutuhkan sebuah perusahaan adalah informasi mengenai perkembangan usaha, kondisi keuangan dan hasil usaha yang telah Program ini dilaksanakan di UMKM Cia Collection yang bertempat di Kelurahan Taman Kecamatan Pemalang. Kendala yang ditemui dalam mitra yaitu belum mengenal dan belum mendapatkan pelatihan terkait sistem pembukuan dan laporan keuangan yang memenuhi standar SAK EMKM. Kegiatan ini dilakukan dengan tiga metode yaitu metode ceramah, metode tutorial, dan metode diskusi. Materi pelatihan sistem akuntansi dasar dan pelaporan keuangan meliputi penatalaksanaan bukti-bukti transaksi, penjurnalan, buku besar, dan penyusunan laporan keuangan. Kegiatan ini memberikan perubahan bagi para pelaku usaha baik dari segi pengetahuan maupun ketrampilan dalam hal pembukuan dan pelaporan keuangan. Setelah adanya kegiatan ini UMKM Cia Collection sudah mencoba membuat pembukuan untuk periode tahun berjalan yang tentunya sesuai dengan standar SAK EMKM. Kata kunci: Akuntansi. Laporan Keuangan ABSTRACT : Financial statements really determine the smooth or not of a business activity. The information contained in the financial statements and very much needed by a company is information about business development, financial condition and business results that have been achieved. This program is implemented at the Cia Collection UMKM which is located in the Taman Village. Pemalang District. Constraints encountered in partners are not familiar with and have not received training related to accounting systems and financial reports that meet SAK EMKM standards. This activity is carried out with three methods, namely the lecture method, tutorial method, and discussion method. The training materials for basic accounting and financial reporting systems include the management of transaction evidence, journalizing, ledgers, and preparation of financial reports. This activity provides changes for business actors both in terms of knowledge and skills in terms of accounting and financial reporting. After this activity. MSME Cia Collection has tried to make books for the current year period which of course is in accordance with SAK EMKM standards. Keywords: Accounting. Financial reports PENDAHULUAN Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Cia Collection yang berada di Kelurahan Taman. Pemalang merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh sebagian penduduk untuk meningkatkan Al Hayu Lestari. Isza Fina Alfiani. Natalia Casha. Hendri Hermawan Adinugraha taraf perekonomian guna mengurangi angka kemiskinan. Usaha ini bergerak dalam bidang pertenunan, produknya berupa sarung tenun. Rata-rata produksi sarung tenun per bulan sebanyak 600 pcs. Metode jual beli barang hasil UMKM pun masih sangat sederhana, yaitu penduduk membuat dan menghasilkan barang, mereka menjual produk ke Wabarejo, dan menerima pemesanan untuk masyarakat lokal di lingkup Kelurahan Taman. Hal ini menunjukkan bahwa pola pemasaran produk masih kurang maksimal, karena produk hanya di setor kepada Wanarejo selaku usaha pusat. Cia Collection ini memiiki 30 karyawan, 22 karyawan diantaranya bekerja di rumah masing-masing. Usaha ini sangat potensial untuk dikembangkan karena sarung tenun sendiri menjadi ciri khas daerah Pemalang. Saat ini perusahaan memiliki 17 buah peralatan mesin yang memadai. Pola manajemen perusahaan dilakukan hanya berdasarkan pengalaman pemilik dalam bidang usaha ini, pengelolaan industri ditangani pemilik mulai dari pembelian bahan baku samapai pengiriman barang jadi ke konsumen dan dibantu oleh beberapa karyawan. Perencanaan dan pengambilan keputusan kurang didukung oleh data dan informasi yang relevan dan akurat(Ernawati et al. , 2. Perkembangan usaha mikro kecil menengah yang sangat pesat memberikan sebuah kontribusi yang sangat penting besar bagi tingkat pendapatan masyarakat Indonesia dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Agar usaha mikro kecil ini dapat tumbuh dan juga berkembang baik jumlah maupun kualitas daya saing produknya, maka diperlukan pemberdayaan dan pengembangan yang berkelanjutan. Usaha mikro kecil menengah berpotensi besar dalam mengendalikan pergerakan kegiatan ekonomi masyarakat, sehingga pemberdayaan umkm ini menjadi sangat strategis, karena umkm juga menjadi tumpuan bagi sebagian besar masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Di negara berkembang seperti Indonesia ini, usaha mikro kecil menenah ini menjadi sangat penting karena dapat mengatasi berbagai masalah ekonomi maupun sosial misalnya mengurangi tingkat pengangguran, pemberantas kemiskinan, dan pemerataan pendapatan(Amin & Astuti, 2. Agar semua kegiatan usaha dapat berjalan dengan baik dan lancar, suatu perusahaan memerlukan informasi mengenai keadaan seluruh kegiatan perusahaan secara cepat dan dapat Salah satu informasi yang sangat penting dan diperlukan oleh perusahaan adalah informasi mengenai perkembangan usaha, kondisi keuangan dan hasil usaha yang telah dicapai. Kendala atau masalah yang kami temui dalam mitra yaitu belum mengenal dan belum mendapatkan pelatihan terkait sistem pembukuan dan laporan keuangan yang memenuhi standar SAK EMKM. Minimalnya kemampuan pengelolaan keuangan, terutama dalam hal penerapan sistem akuntansi dasar dan pelaporan keuangan menjadi masalah tersendiri bagi Cia Collection. Selama ini pencatatan dilakukan secara manual dan sangat sederhana, dan belum ada karawan khusus untuk melakukan pembukuan. Pembukuan belum ada dan belum dilakukan, hanya dilakukan pencatatan keuangan secara sederhana yaitu mencatat penerimaan kas, pengeluaran kas untuk pembelian bahan baku dan pengeluaran-pengeluaran kas yang lain. Cia Collection belum melakukan penyusunan laporan keuangan(Anggarani & Puspitosarie, 2. METODE PENELITIAN Program ini dilaksanakan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi dengan langkahlangkah kegiatan yang dijelaskan sebagai berikut: Langkah pertama, dengan menggunakan metode ceramah yaitu Peserta diberikan pengetahuan dan materi dari tim pengabdian agar mitra memiliki bekal keterampilan mengenai sistem akuntansi dasar dan penyusunan laporan keuangan. Langkah kedua, dengan menggunakan metode tutorial yaitu Mitra yang mengikuti program ini diberikan contoh dan didampingi secara langsung untuk mempraktekan bagaimana cara menyusun laporan keuangan . Al Hayu Lestari. Isza Fina Alfiani. Natalia Casha. Hendri Hermawan Adinugraha c. Langkah ketiga, dengan menggunakan metode diskusi yaitu Mitra disediakan waktu berdiskusi guna mendiskusikan kendala atau masalah mitra yang berhubungan dengan pembukuan(Suprapti & Rumijati, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pelayanan ini berjalan dengan sukses dan lancar karena terkait dengan peningkatan kebutuhan akan pemahaman tentang akuntansi keuangan Kebutuhan peningkatan pemahaman pembukuan keuangan bagi pengelola Usaha Cia Collection di Desa Taman di Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan klasikal pada saat materi pengenalan pengelolaan keuangan dan pendekatan individual yang dilakukan pada saat metode diskusi agar peserta lebih interaktif untuk menyampaikan masalah apa yang dijumpai selama mengelola keuangan perusahaan. Hal ini dilakukan agar tujuan pengabdian bisa efektif. Hasil dari pelaksanaan program ini diawali dengan mengadakan pelatihan sistem akuntansi dasar dan pelaporan keuangan sebanyak 1 . hari, yaitu pada hari Sabtu tanggal 18 Juni 2022, yang meliputi penatalaksanaan bukti-bukti transaksi, penjurnalan, buku besar, dan penyusunan laporan keuangan. Materi pelatihan meliputi: Konsep dasar, prinsip, dan tata cara pembukuan sederhana. Penatalaksanaan bukti-bukti transaksi. Pengenalan sistem akuntansi dasar. Penyusunan laporan keuangan Pemahaman masih belum dapat dikatakan sempurna sehingga masih memerlukan pendampingan. Gambar. 1 Kegiatan pengabdian diskusi Perubahan yang terjadi pada mitra setelah dilakukan program ini dapat dilihat dari segi pengetahuan dan segi ketrampilan. Dari segi pengetahuan peserta yang sebelumnya belum tahu dan belum mengenal tentang pembukuan akuntansi dengan standar SAK EMKM menjadi tahu akan hal tersebut mulai dari pencatatan jurnal hingga laporan keuangan. Dari segi ketrampilan Peserta mampu mempraktekkan sistem pembukuan laporan keuangan yang baik dan benar, seperti membuat dan menyusun neraca perusahaan (Aset lancar. Aset tetap, total asset, kewajiban, hutang dan ekuita. dan laporan laba rugi perusahaan yang meliputi pembuatan dan penyusunan yang terdiri dari pendapatan, laba kotor pendapatan, biaya usaha dan laba bersih usaha yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil dan Menengah (SAK EMKM) yang mana pengetahuan tersebut diperoleh setelah mengikuti kegiatan ini. Al Hayu Lestari. Isza Fina Alfiani. Natalia Casha. Hendri Hermawan Adinugraha Gambar. 2 Foto Bersama Setelah Acara Selesai KESIMPULAN Simpulan dari pelaksanaan program ini adalah dengan adanya kegiatan ini akan menambah pengetahuan dan ketrampilan para pelaku usaha dalam hal pembukuan dan pelaporan keuangan usaha. Pada kegiatan kali ini tim pengabdian fokus dalam pelatihan penerapan sistem akuntansi dasar dan pelaporan keuangan agar dapat mengetahui modal, biaya operasional, dan laba secara akurat untuk mempermudah pelaku usaha dalam membuat berbagai keputusan dalam usahanya. Yang terjadi di lapangan, ternyata pelaku usaha Cia Collection ini belum pernah melakukan pembukuan, hanya melakukan pencatatan yang sangat sederhana. Setelah adanya kegiatan ini UMKM Cia Collection sudah mencoba membuat pembukuan untuk periode tahun berjalan yang tentunya sesuai dengan standar SAK EMKM. DAFTAR PUSTAKA