Kekerapan Angiodysplasia dan Penatalaksanaannya di RS Yarsi Jakarta. A Year Spectrum of Endoscopic Gastrointestinal Diagnostic Finding in RS Yarsi Jakarta Syafruddin A. Lelosutan1. Ayu Annisa Charantia2. Siti Farhanah Aulia3. 1 Department of Internal Medicine YARSI University. Head of Endoscopic Installation YARSI Hospital. Jakarta. Indonesia 2,3 Faculty of Medicine YARSI University. Jakarta. Indonesia Corresponding author: hsyaf. 2012@gmail. com charantiaayu@gmail. farhanaaulia@rocketmail. KATA KUNCI Angiodisplasia. Nyeri perut. Occult bleeding KEYWORDS Angiodysplasia. Abdominal pain. Occult bleeding ABSTRAK Gejala dan tanda angiodisplasia (ADP) berupa kelemahan umum, nafas terasa sesak dan nafas pendek karena anemia, adanya perdarahan tersamar pada pemeriksaan feses, perdarahan saluran cerna masif dari ringan sampai berat berupa muntah darah . , buang air besar hitam atau warna maroon-tua . dan atau merah terang . kasus jarang dengan gejala nyeri perut, maupun tanpa Patogenesis ADP melibatkan patofisiologi dengan gambaran klinis yang tidak khas, patologi anatomi dan etiologi nya yang tumpang tindih dan tidak spesifik. Umumnya 70% kasus ADP ditemukan di mukosa kolon kanan Ae khususnya di sekum dan kolon asendens proksimal Ae dibanding mukosa bagian-bagian saluran cerna lainnya, sehingga umum dikenal sebagai ADP kolon dan ditemukan dengan pemeriksaan kolonoskopi. Berdasarkan kepustakaan. ADP secara umum memberikan kontribusi sumber perdarahan saluran cerna sebesar 2060% kasus, 10-30% kasusnya berasal dari perdarahan saluran cerna bagian bawah (PSCBB). Gambaran klinis perdarahan saluran cerna dalam Laporan Tahunan IERSY 2021-2022 merupakan jumlah kasus yang cukup banyak, yakni 44 kasus . 1%) dari 72 kasus total tindakan endoskopi gastrointestinal dengan keluhan dan tanda meliputi hematemesis melena . 1%). 8%). 7%) dan nyeri perut sebesar 20. 8% yang dipersepsikan dengan perdarahan Dalam laporan ini penyebab yang dominan dari nyeri perut dan anemia adalah temuan ADP pada kolonoskopi. Untuk keadaan ADP aktif . aat perdarahan berlangsun. , angiografi merupakan baku emas untuk mendapatkan etiologi nya. begitupun tindakan kolonoskopi segera, bisa menjadi andalan diagnostik dengan sensitivitas 80-90% sekaligus sebagai tindakan terapeutik seperti pemasangan hemoclips, maupun ligasi . and ligatio. atau skleroterapi IERSY telah melakukan tindakan hemoklips terhadap beberapa kasus perdarahan pada ADP ABSTRACT Symptoms and signs of angiodysplasia (ADP) in the form of general weakness, shortness of breath and shortness of breath due to anemia, occult bleeding on stool examination, massive gastrointestinal bleeding from mild to severe in the form of vomiting blood . , black or maroon-colored stools dark . and or bright red . rare cases with symptoms of abdominal pain, or without symptoms. The pathogenesis of ADP involves pathophysiology with atypical clinical features, overlapping and non-specific pathological anatomy and Generally 70% of cases of ADP are found in the mucosa of the right colon Ae especially in the cecum and proximal ascending colon Ae compared to the mucosa of other parts of the digestive tract, so it is commonly known as colonic ADP and is found by colonoscopy. Based on the literature. ADP generally contributes to the source of gastrointestinal bleeding by 20-60% of cases, 10-30% of cases come from lower gastrointestinal bleeding. The clinical picture of gastrointestinal bleeding in the 2021-2022 IERSY Annual Report represents a considerable number of cases, namely 44 cases . 1%) out of 72 cases of total gastrointestinal endoscopy with complaints and signs including hematemesis melena . 1%). 8%). 7%) and abdominal pain by 20. 8% which were perceived with occult bleeding. this report the predominant cause of abdominal pain and anemia is the finding of ADP on colonoscopy. For active ADP states . hen bleeding is ongoin. , angiography is the gold standard for obtaining the etiology. as well as immediate colonoscopy, can be a mainstay of diagnostics with 80-90% sensitivity as well as therapeutic measures such as placing hemoclips, as well as ligation . and ligatio. or sclerotherapy IERSY has performed hemoclips in several cases of bleeding in ADP colon. PENDAHULUAN Kasus Angiodisplasia (ADP) mengingat bahwa ADP merupakan salah satu faktor risiko perdarahan saluran cerna pada kelompok usia produktif yang tidak khas gejala dan tandanya, bahkan lebih sering terjadi perdarahan yang tanpa keluhan . pada penderita yang ditemukan ADP pada kolonoskopi (Elta, 2. Umumnya gejala dan tanda ADP yang bisa dicermati adalah berupa kelemahan umum . eakness, fatigue, . dan nafas pendek karena anemia . hortness of breath due to anemi. , adanya perdarahan tersamar . ccult bleedin. pada pemeriksaan feses, perdarahan saluran cerna masif dari ringan sampai berat berupa muntah darah . , buang air besar . hitam atau warna maroon-tua . dan atau merah terang . kasus jarang dengan gejala nyeri perut . symptomatic or no pain associate. (AuAngiodysplasia of Colon,Ay n. Berikut ini disampaikan masalah dan penatalaksanaan ADP colon berdasar data laporan di IERSY tahun 2022, semoga bermanfaat. PATOGENESIS DAN TEMUAN ENDOSKOPI ANGIODYSPLASIA KOLON Patogenesis Angiodysplasia (ADP) didasarkan atas pengkajian terhadap suatu abnormalitas pembuluh darah di dalam saluran cerna meliputi mulut, kerongkongan, lambung, usus halus dan usus besar serta anus. Patogenesis ADP gambaran klinis yang tidak khas, patologi anatomi dan penyebab . nya yang tumpang tindih dan tidak spesifik. Umumnya 70% kasus ADP ditemukan di mukosa kolon kanan . ight side colo. Ae khususnya di sekum dan kolon asendens proksimal Ae bagian-bagian saluran cerna lainnya, sehingga umum dikenal sebagai angiodysplasia colon dan ditemukan dengan pemeriksaan Berdasarkan kepustakaan. ADP secara umum memberikan kontribusi sumber perdarahan saluran cerna sebesar 20-60% kasus, 10-30% kasusnya berasal dari perdarahan saluran cerna bagian bawah (PSCBB) (Elta, 2. Pengkajian Patofisiologi dan Gambaran Klinis Angiodysplasia (ADP) paling umum dihubungkan dengan faktor usia dan kerusakan pembuluh darah yang terjadi pada wanita menopause dan terutama pada sisi berkembang adalah faktor terjadinya kekejangan kolon yang menyebabkan teregang dan pembengkakan . menimbulkan pembesaran lumen pembuluh darah. Jika pembengkakan menjadi bertambah berat dinding pembuluh darah jadi menipis terutama pada sambungan langsung arteriovenous . anpa penghubung kapile. , malformations (AVM. of the colon wall yang mudah pecah dan menimbulkan nama lain sering dikenal sebagai vascular ectasia. AVMs atau ADP dilaporkan oleh Lee dan Saltzman sebagai 3-40% kasus penyebab PSCBB dengan patofisiologi berupa pecahnya pembuluh submukosa yang memiliki hubungan langsung antara arteri dan vena-vena tanpa campur-tangan kapiler-kapiler (Lee and Saltzman, 2. Secara klinis, gejala dan tanda sangat bervariasi mulai dari tanpa gejala . , sampai pasien yang merasakan kelemahan umum . eakness, fatigu. dan nafas menjadi pendek-pendek . hortness of breat. kehilangan darah secara tersamar . bscure bleedin. Tanda yang jelas adalah perdarahan masif . mulai dari ringan sampai perdarahan berat melalui tampilan muntah darah . , feses berwarna coklat tua . atau hitam . atau perdarahan segar melalui anus . yang dikenal sebagai hematochezia. Nyeri perut . bdominal pai. umumnya adalah gejala yang jarang dihubungkan dengan ADP kolon (AuAngiodysplasia of Colon,Ay n. Lee and Saltzman, 2. Sejak awal beroperasinya RS Yarsi tahun 2018, kegiatan pelayanan medik GastroenterologiHepatologi (GEH) dengan tindakan perasat endoskopi gastrointestinal (EGI) di bawah Instalasi Endoskopi RS Yarsi (IERSY) dilaksanakan secara aktif. Namun laporan kegiatan IERSY ini baru tercatat satu sesi dan dibukukan per 1 Juli 2021 sampai 30 Juni 2022. Salah dilaporkan adalah kasus ADP kolon yang cukup banyak selama setahun ini, yakni 10 kasus dari keseluruhan 72 kasus tindakan EGI . 9%). Gambaran klinis perdarahan saluran cerna sebagaimana dalam Laporan Tahunan IERSY 2021-2022 merupakan jumlah kasus yang cukup banyak, yakni 44 kasus . 1%) dari 72 kasus total tindakan endoskopi gastrointestinal dengan keluhan dan tanda meliputi hematemesis melena . 1%). 8%). 7%) dan nyeri perut . bdominal pai. yang dipersepsikan dengan occult . erdarahan Ternyata dalam laporan ini . penyebab yang dominan dari nyeri perut . bdominal pai. dan anemia adalah temuan ADP pada kolonoskopi (Lelosutan, 2. Tabel 1. Gambaran Klinis Perdarahan Saluran Cerna di RS Yarsi. No. Klinis Perdarahan Hematemesis Ae Melena Abdominal pain Occult Bleeding Perception Anemia Occult Bleeding Perception Hematoskhezia Pengkajian Patologi Anatomi Kerusakan pembuluh darah berupa pembengkakan dan kerapuhan pada usia tua dimungkinkan karena perubahan hormonal dan penyakitpenyakit degeneratif yang umum terjadi pada usia yang lebih tua . i atas Frekuensi 60 tahu. Faktor kehilangan hormon estrogen pada wanita menopause, mikroangiopati diabetik, meningkatnya tumpukan plak pada kondisi dislipidemia dan hipertensi kronik kerusakan dinding pembuluh darah. Gangguan fungsional motilitas dan menimbulkan kekejangan . menimbulkan pembengkakan dan penipisan dinding pembuluh darah. Keseluruhan perdarahan saluran cerna (PSC) sesuai kepustakaan berturut-turut . adalah ADP . -60%). Ulcerations . 0%). dan Neoplasia . -10%) (Elta. Tabel 2. Sumber Perdarahan Saluran Cerna Sesuai Kepustakaan. No. Sumber Perdarahan Angiodysplasia Ulcerations (NSAIDs. IBD. Variceal ruptured, etc. Neoplasia Temuan tindakan endoskopi gastrointestinal (EGI) terhadap 44 . 8%) kasus perdarahan saluran cerna di RS Yarsi selama tahun 2021/2022 . mendapatkan kekerapan spektrum diagnosis berupa Pecah Varises Esofagus . Frekuensi 20 Ae 60 % 10 Ae 40 % 1 Ae 10 % 1%). Gastritis ulcerative et erosive . kasus, 18. 1%). ADP kolon . kasus, 9%). IBD (Inflammatory Bowel Diseas. sebanyak 3 kasus . 2%). Pecah Hemoroid interna . kasus, 2. (Lelosutan, 2. Tabel 3. Spektrum Penyebab Perdarahan Saluran Cerna di RS Yarsi. No. Sumber Perdarahan Variceal ruptured (Pecah Varises Esofagus. PVE) Ulcerations (Ulkus dan Erosi Lambung. NSAIDs. Angiodysplasia colon (Lihat gambar 1. a dan 1. IBD dan Pecah Hemorrhoids interna (PHI) Frekuensi Gambar 1. Angiodysplasia kolon Pengkajian Etiologi Angiodysplasia Gangguan hormonal, usia tua . i atas 60 tahu. , malformasi arteri-venosus, gangguan kronik motilitas dan peristaltik saluran cerna, trauma fisik dan atau kimia pada saluran cerna dapat dipikirkan sebagai penyebab yang umum, begitupun gangguan akibat stenosis aorta dan Chronic Kidney Disease (CKD). tidak satupun penyebab yang pasti bisa disimpulkan (Lee and Saltzman, 2. Untuk keadaan AVMs atau ADP aktif . ada saat perdarahan masih berlangsun. , angiografi merupakan baku emas . old standar. utk mendapatkan etiologi nya. tindakan kolonoskopi segera, bisa menjadi andalan diagnostik dengan sensitivitas 80-90% sekaligus sebagai tindakan terapeutik (Lee and Saltzman. PENATALAKSANAAN ANGIODYSPLASIA. Penatalaksanaan pada umumnya meliputi tindakan diagnostik, terapeutik dan edukasional. Uraian masing-masing adalah sebagai berikut. Penatalaksanaan Diagnostik Pada kasus yang umum dan ringan, perdarahan spontan bisa juga berhenti sendiri dengan spontan tanpa diobati . pontaneous bleeding and ceased Namun adalah sangat penting untuk mengetahui segera penyebab perdarahan karena ini merupakan kasus emergensi dengan kecepatan yang tinggi untuk kejadian kehilangan darah. Terkait gambaran klinis, maka sangat penting dan pemeriksaan Angiografi . fektif pada saat perdarahan aktif kolo. Hitung darah lengkap (CBC/complete blood count atau DPL), serta Feses Lengkap (FL) termasuk Feces Occult Bleeding Test (FOBT). dan sebagai golden standard adalah melakukan tindakan kolonoskopi segera. Penatalaksanaan Terapeutik Dalam penatalaksanaan terapeutik, segera pasien masuk rawat inap dengan terapi cairan dan replacement Angiografi dan kolonoskopi dapat pula sebagai tindakan terapeutik memblok perdarahan dan sebagai jalur menghantarkan obat-obat. Kauterisasi . auterizing burning/thermal therap. per kolonoskopi terhadap pembuluh darah yang pecah merupakan tindakan terapeutik yang sangat membantu. tindakan lain bisa pula berupa pemasangan hemoclips, maupun ligasi . and ligatio. atau skleroterapi . rgon plasma coagulatio. IERSY (Gambar . telah melakukan tindakan hemoclips terhadap beberapa kasus perdarahan pada (ADP) (Lelosutan, 2. Pada kasus tertentu, mungkin diperlukan . tindakan bedah berupa right hemicolectomy pada kasus (AuAngiodysplasia of Colon,Ay n. Lee and Saltzman, 2. Gambar 2. Angiodysplasia kolon dan terapi hemoclips. Gambar 2. dari kepustakaan (Elta, 2. yang dilakukan di RS Yarsi (Lelosutan, 2. Obat-obat traneksamat dapat digunakan sebagai anti perdarahan dengan dosis terbagi mulai dari 1500 mg hingga 6000 mg perhari dengan mempertimbangkan efek samping dan benefit obat. Octreotide, angiografi maupun kolonoskopi. dengan dosis 100 mcg subkutan 3 . kali/hari untuk selama 24 pekan . atau mungkin bisa berlanjut . n goin. sampai perdarahan betul-betul Pengobatan dengan Thalidomide. Estrogens dan hormon teraphy jangka panjang dapat menolong terutama pada kasus wanita menopause yang mengalami ADP (AuAngiodysplasia of Colon,Ay n. Linda S. Lee and John R. Saltzman, 2. Penatalaksanaan Edukasional AVMs ADP perdarahan dan tidak ada keluhan atau riwayat perdarahan tidak dilakukan . othing Prognosis dan kemungkinan komplikasi adalah sangat tergantung perdarahan yang terjadi. Umumnya prognosis dubia at bonam jika perdarahan dapat dikontrol dan berhenti dengan baik. komplikasi bisa terjadi mulai dari Anemia, pengobatan sampai kejadian fatal/ meninggal dunia. Tidak dikenal pengobatan pencegahan . pada kasus Edukasi ditujukan untuk kehati-hatian pada orang dengan usia lebih tua dan mengalami berbagai penyakit metabolik dan kurang bugar. KESIMPULAN Telah disampaikan masalah kasus Angiodysplasia (ADP) atau Arteriovenous Malformations (AVM. atas temuan pada tindakan endoskopi gastrointestinal (EGI) perdarahan saluran cerna (PSC) di Instalasi Endoskopi RS Yarsi (IERSY) selama setahun . Juli 2021 sampai 30 Juni 2. ADP merupakan spektrum kekerapan ketiga terbanyak . sebagai penyebab PSC di RS Yarsi saat ini . dan frekuensinya masih lebih rendah dibanding frekuensi yang dilaporkan pakar pada tahun 2004 2018. Yang menarik adalah bahwa masalah nyeri perut . bdominal pai. yang jarang sebagai keluhan pada ADP, malahan ditemukan cukup banyak . 8%) pada laporan di IERSY. Telah disampaikan pula penatalaksanaan ADP secara komprehensif dan yang dikerjakan di IERSY. Dipertimbangkan bahwa ADP tetap sebagai kasus yang memerlukan kewaspadaan emergensi kedepan DAFTAR PUSTAKA