Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Pencarian Makna Kata Pada Tafsir Al-QurAoan Digital Dengan Semantic Sultan Ravie Johansyah1,*. Nia Saurina2. Teguh Pribadi Ikhsan3 1,2,3 Program Studi Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Email: 1raviejhnsyh154@gmail. com, 2niasaurina@uwks. id, 3teguh@uwks. *Penulis Koresponden Abstrak Al-QurAoan sebagai pedoman hidup umat Islam mengandung nilai-nilai universal yang berlaku sepanjang Namun, perkembangan aplikasi Al-QurAoan digital saat ini masih menghadapi keterbatasan dalam menyajikan pemahaman ayat yang bersifat kontekstual dan sesuai dengan makna yang dibutuhkan oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem Pencarian Makna kata dalam tafsir Al-QurAoan digital dengan menerapkan pendekatan analisis semantik. Melalui metode seperti tokenisasi, embedding, dan cosine similarity, sistem yang dibangun mampu mengenali hubungan antar kata serta mengelompokkan dan merekomendasikan ayat-ayat berdasarkan kemiripan makna. Pendekatan ini memungkinkan aplikasi memberikan hasil pencarian yang lebih relevan, tidak hanya berdasarkan kata yang dicari secara langsung, tetapi juga berdasarkan makna yang terkandung dalam konteks ayat. Aplikasi ini dirancang dengan antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan oleh berbagai kalangan, serta dilengkapi fitur tambahan seperti rekomendasi ayat dan bacaan doa. Dengan mengintegrasikan teknologi analisis semantik ke dalam aplikasi berbasis teks keagamaan, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman pengguna dalam memahami isi Al-QurAoan secara lebih mendalam, relevan, dan sesuai kebutuhan pengguna di era Kata kunci: Tafsir Al-QurAoan Digital. Analisis Semantik. Makna kata. Rekomendasi Ayat. Pencarian Kontekstual. Abstract The Qur'an, as the guiding scripture for Muslims, contains universal values that remain relevant across time. However, the development of digital Qur'an applications still faces limitations in providing contextual understanding of verses that align with the meaning sought by users. This study aims to develop a semantic-based word meaning search system within a digital Qur'an tafsir application. By applying methods such as tokenization, embedding, and cosine similarity, the system can identify semantic relationships between words and recommend verses based on meaning similarity. This approach allows the application to present more relevant search results, not only based on literal words but also on the contextual meaning contained within the verses. The application is designed with a simple and user-friendly interface, accessible to a wide range of users, and includes additional features such as verse recommendations and suggested supplications . By integrating semantic analysis technology into a religious text-based application, this research is expected to contribute to a smarter and more contextual understanding of the Qur'an, enhancing the spiritual engagement and experience of users in the digital era Keywords: Digital Qur'an Tafsir. Semantic Analysis. Word Meaning. Verse Recommendation. Contextual Search. PENDAHULUAN Latar Belakang Al-QurAoan adalah dokumen agama umat Islam. Sebagai dokumen agama, ia adalah firman Allah SWT yang mengandung kebenaran dan diturunkan dalam kebenaran pula. Oleh karena itu, bentuk ajaran yang dibawanya adalah nilai ajaran yang bersifat universal, artinya nilai-nilai agama yang berlaku dari sejak diturunkannya sampai tibanya hari akhir. Data Science merupakan sebuah proses untuk memproduksi pengetahuan data . ata insigh. Untuk menghasilkan produk data yang benar data science memiliki terdiri dari tiga fase yaitu desain data, pengumpulan data, dan analisis data. Di sisi lain. Analisis Semantik, diungkapkan, adalah proses penggalian makna dari teks. Analisis gramatikal dan pengenalan hubungan antara kata-kata tertentu dalam konteks tertentu memungkinkan komputer untuk memahami dan menafsirkan frasa, paragraf, atau bahkan seluruh manuskrip dan inspirasi untuk aplikasi seperti chatbots, mesin pencari, dan analisis teks menggunakan pembelajaran mesin. Adanya kesenjangan antara kebutuhan user akan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan serta keterbatasan teknologi yang diterapkan dalam aplikasi Al-Qur'an saat ini menjadi motivasi utama penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengembangkan aplikasi Al-Qur'an yang memanfaatkan analisis semantik dan data sains untuk Halaman - 118 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 menyajikan ayat-ayat Al-Qur'an secara lebih kontekstual, personal, dan relevan, sehingga memberikan panduan yang komprehensif dan interaktif bagi user. Banyak aplikasi Al-QurAoan digital yang belum sepenuhnya mengadaptasi pencarian ayat berdasarkan perilaku user secara dinamis. Al-QurAoan Al-QurAoan merupakan sumber ajaran Islam yang pertama dan yang paling utama menurut kepercayaan umat Islam dan diakui kebenarannya. Al-QurAoan merupakan kitab suci yang di dalamnya terdapat firman-firman . Allah, yang disampaikan oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad sebagai rasul Allah secara berangsur-angsur yang bertujuan menjadi petunjuk bagi umat Islam dalam hidup dan kehidupannya guna mendapatkan kesejahteraan di dunia dan di akhirat. Tafsir Dari sudut pandang kebahasaan bahwa pengertian tafsir adalah Al-idhah . atau Altabyin atau Al-Bayan . eterangan/penjelasa. Dalam bahasa kamus tafsir berarti AuAl-Ibanah wa Kasyfu MugdhoAy . enjelaskan dan membuka yang tertutu. Kata Tafsir berasal dari akar kata Al-Fasr, kemudian diubah menjadi bentuk tafAol yakni menjadi kata Al-tafsir. Kata Al-Fasr berarti menyingkap sesuatu yang Sedangkan kata Al-tafsir berarti menyingkap sesuatu makna atau maksud lafal yang pelik/sulit. Atau dengan kata lain mengeluarkan makna yang tersimpan dalam ayat-ayat Al-QurAoan. Kitab ini tidak hanya diajarkan sebagai bahan pengajaran ilmu tafsir, tetapi juga dianggap sebagai modal penting bagi santri ketika mereka nantinya terjun ke masyarakat untuk berdakwah dan mengembangkan nilai-nilai Islam. Menariknya, meskipun terdapat banyak kitab tafsir baru, pesantren AlMuqri Assalafi tetap mempertahankan pengajaran Tafsir Jalalain dari generasi ke generasi, menjadikannya bagian dari tradisi keilmuan yang dijaga secara turun-temurun. Pyhton Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang cocok digunakan bagi pemula. Susunan dan struktur kode dari Python mirip dengan sintaks dalam bahasa Inggris dan memudahkan user. Python biasanya digunakan untuk keperluan website, pembuatan aplikasi, dan analisis data. Python menjadi salah satu bahasa pemrogr aman yang open source dan bisa dijalankan hampir di semua arsitektur sistem. Hal ini yang menjadikannya sebagai salah satu bahasa pemrograman yang mudah dan paling populer. Data Science Data Science merupakan bidang ilmu yang berfokus untuk mengekstrak informasi berharga dari big data. Dalam praktiknya, seorang data scientist sebaiknya memiliki keterampilan di bidang teknologi, matematika, bisnis, dan komunikasi agar mampu mengolah dan menganalisis data secara efektif. Dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, kemampuan mengelola dan menganalisis data menjadi semakin penting. Data Science kini telah menjadi komponen kunci dalam pengambilan keputusan berbasis data di berbagai industri. Analysis Semantic Analysis Semantic, yang sering disebut sebagai analisis makna, adalah proses yang digunakan dalam linguistik, ilmu komputer, dan analisis data untuk memperoleh dan memahami makna dari suatu teks atau serangkaian teks tertentu. Dalam ilmu komputer, analisis semantik digunakan secara luas dalam desain kompiler, yang memastikan bahwa kode yang ditulis mengikuti sintaksis dan Semantic bahasa pemrograman yang benar. Dalam konteks pemrosesan bahasa alami dan analisis data besar, analisis semantik menyelidiki pemahaman makna kontekstual dari kata-kata individual yang digunakan, kalimat, dan bahkan seluruh dokumen. Hal ini memungkinkan komputer untuk mempelajari nuansa dan makna yang terjadi selama komunikasi manusia. Selain itu, meskipun analisis Semantic merupakan proses yang memberikan kontribusi besar dalam berbagai alat pembelajaran mesin seperti chatbot, analisis teks, dan mesin pencari, teknologi ini juga dapat membantu perusahaan Anda dalam mengumpulkan informasi penting dari data yang tampaknya acak dalam email, umpan balik pelanggan, dan tiket dukungan. Yang membedakan analisis semantik dari teknologi lain adalah bahwa analisis ini lebih berfokus pada bagaimana bagianbagian data bekerja bersama, bukan hanya berfokus pada data sebagai kata-kata tunggal yang dirangkai menjadi satu. Halaman - 119 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 II. METODE PENELITIAN Pada penelitian ini dibutuhkan cara dan Langkah dalam penyelesaian masalah merancang sistem Pencarian Makna Kata pada Tafsir Al-QurAoan Digital secara Semantic Tahapan Penelitian Penelitian ini mengimplementasikan Embedding dan Cosine Similarity digunakan sebagai bagian dari pendekatan analisis Semantic untuk memahami konteks dan makna kata dalam pencarian ayat AlQurAoan sebagai dasar penelitian. Metode ini mempunyai beberapa tahapan penelitian seperti berikut : Gambar 1 Tahapan Penelitian Analisis Kebutuhan Sistem Setelah melakukan identifikasi masalah didapatkan data dan informasi yang berhubungan dengan Pencarian Makna Kata Pada Tafsir Al-QurAoan Digital Dengan Semantic. Maka analisis kebutuhan akan dipecah menjadi 2 bagian yaitu Analisis Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional. Kebutuhan Fungsional Analisa kebutuhan fungsional adalah menjelaskan mengenai layanan atau fungsi apa saja yang disediakan oleh sistem untuk memudahkan user dalam menggunakannya. Di dalam kebutuhan fungsional ini terdiri dari input, proses, output, database, dan kebutuhan user. Kebutuhan fungsional dapat diartikan sebagai fitur apa saja yang dimiliki sistem atau kebutuhan yang berisi tentang proses-proses apa saja yang nantinya dilakukan oleh sistem. Adapun proses yang ada pada sistem ini nanti yaitu : Pada perancangan Pencarian Makna Kata Pada Tafsir Al-QurAoan Digital Dengan Semantic ini memiliki fitur yang menerima input Makna Kata dari user dan menemukan ayat-ayat Al-QurAoan yang relevan berdasarkan hubungan makna menggunakan metode analisis semantik Pada perancangan Pencarian Makna Kata Pada Tafsir Al-QurAoan Digital Dengan Semantic ini Sistem menyajikan hasil pencarian dalam format yang mencakup nama surat, terjemahan, tafsir, dan informasi pendukung seperti nomor surah, dan nomor ayat . Pada perancangan sistem pencarian makna ayat dalam Tafsir Al-Qur'an Digital berbasis Analisis Semantik, sistem menggunakan referensi terpercaya seperti Tafsir Al-Jalalayn. Tafsir AlJalalayn menawarkan pemahaman yang ringkas dan langsung. Kelebihan ini membantu pengguna memahami konteks ayat dengan lebih lengkap dan efisien. Kebutuhan Non-Fungsional Kebutuhan non-fungsional merupakan kebutuhan diluar kebutuhan fungsional yaitu meliputi kebutuhan akan sistem, spesifikasi hardware dan kebutuhan software yang sangat mempengaruhi beroperasinya sistem. Adapun kebutuhan non-fungsional tersebut meliputi: Sistem memiliki tingkat akurasi tinggi dalam menampilkan ayat-ayat Al-QurAoan yang relevan dengan kata kunci berdasarkan hubungan makna menggunakan analisis semantik. Sistem mampu menampilkan hasil pencarian makna kata dari pengguna dalam waktu singkat, termasuk proses analisis semantik, rekomendasi ayat atau surat yang relevan dan penyajian informasi pendukung . urah, nomor ayat, dan terjemaha. sehingga user tidak mengalami penundaan yang signifikan. Antarmuka memiliki pencarian intuitif, sederhana, dan mendukung pengguna non-teknis, dengan navigasi yang memudahkan pencarian dan eksplorasi ayat-ayat. Desain Flowchart adalah diagram yang menunjukkan langkah-langkah dan keputusan untuk menyelesaikan suatu proses pemrograman. Setiap langkah disajikan dalam bentuk diagram dan dihubungkan dengan garis atau panah. Adapun Flowchart yang digunakan pada sistem ini nanti yaitu : Halaman - 120 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Gambar 2 Flowchart Sistem i. HASIL DAN PEMBAHASAN Aktivitas Sistem Pada proses aktivitas sistem yang terdapat dalam analisis semantik untuk menemukan makna kata pada tafsir dan terjemahan al-qurAoan digital Preprocessing Data Preprocessing data merupakan langkah awal yang penting dalam penelitian ini untuk memastikan bahwa data teks yang digunakan sudah dalam bentuk yang siap untuk dianalisis secara semantik. Tahapan ini dilakukan untuk membersihkan, menyederhanakan, dan menstandarisasi teks tafsir Al-QurAoan agar bisa digunakan pada proses embedding dan pengukuran similarity. Pengumpulan Data (Data Collectin. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari sumber utama: A Tanzil. net: Situs ini menyediakan teks Al-QurAoan yang terdiri dari bahasa Arab, transliterasi Latin, dan terjemahan dalam Bahasa Indonesia dalam format terstruktur (CSV). Berikut adalah tabel dari setiap Tabel 1 Sumber Dataset Data Set Sumber Refrensi Quran. https://tanzil. net/trans/ Id. https://tanzil. net/trans/ Id. https://tanzil. net/trans/ Pengambilan dan Ekstraksi Data XML Langkah awal dalam preprocessing data dimulai dengan proses pengambilan dan ekstraksi data dari file XML, khususnya file quran-simple. xml yang berisi teks Al-QurAoan dalam Bahasa Arab. File ini memiliki struktur XML yang mengelompokkan ayat-ayat berdasarkan suratnya. Penggabungan Terjemahan dan Tafsir Al-QurAoan (Data Parsing dan Mergin. Untuk mendukung sistem pencarian ayat berbasis makna, diperlukan data teks yang terdiri dari terjemahan Al-QurAoan,tafsir tafsir Jalalayn dalam Bahasa Indonesia. Gambar 3 Output Ekstrasi Data Named Entity Recognition Named Entity Recognition (NER) merupakan salah satu metode dalam pemrosesan bahasa alami yang digunakan untuk mengenali dan mengelompokkan entitas penting dalam teks. Dalam konteks penelitian ini. NER dimanfaatkan untuk mendeteksi entitas bernama yang terdapat dalam teks tafsir dan terjemahan ayat Al-QurAoan, seperti nama-nama nabi, kaum tertentu, atau tempat yang memiliki makna Identifikasi entitas ini menjadi bagian dari upaya memahami konteks dan makna kata secara lebih mendalam dalam tafsir dan isi ayat. Halaman - 121 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Gambar 4 Output Tafsir_Bersih dan Isi_Bersih Lalu lanjut ke Langkah berikutnya yaitu membantu mengidentifikasi kata atau frasa penting dalam tafsir, seperti nama nabi, tempat, atau peristiwa, sehingga dapat digunakan dalam sistem pencarian semantik dan rekomendasi ayat yang lebih bermakna dan kontekstual. Gambar 5 Output NER Cosine Similarty Pada tahap ini Cosine Simmilarty dilakukan untuk menemukan ayat dan tafsir Al-QurAoan yang memiliki kemiripan makna dengan kalimat atau kata yang dimasukkan oleh pengguna. Berikut adalah tabel intreprestasi nilai dari cosine simmilarty: Tabel 1 Nilai Intreprestasi Cosine Simmilarty Nilai Cosine Interpretasi Similarity Identik / sama persis Sangat mirip 7 Ae 0. Mirip 5 Ae 0. Cukup mirip 3 Ae 0. 0 Ae 0. Topik sama tapi konteks beda Tidak mirip Halaman - 122 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Untuk mendukung hal tersebut, digunakan Sentence-BERT (SBERT), dan cosine similarity untuk mengukur sejauh mana kemiripan makna antar dokumen. Lalu, pencarian semantik juga dilakukan dengan metode yang lebih memahami konteks makna kalimat, yaitu SBERT (Sentence-BERT), pada tahap ini, hasil embedding dari SBERT akan dibandingkan menggunakan cosine similarity, untuk menemukan ayat dan tafsir yang paling relevan secara makna terhadap Query atau makna kata yang dimasukkan user. Gambar 6 Output Skor Kemiripan Gambar diatas menampilkan hasil pencarian berbasis makna . emantic searc. dengan pendekatan SBERT (Sentence-BERT) dan perhitungan Cosine Similarity. Pada proses ini. Query yang dimasukkan adalah: Auallah janjikan surgaAy Sistem kemudian membandingkan Query tersebut dengan seluruh korpus teks . afsir dan terjemahan Al-QurAoa. untuk menemukan kalimat-kalimat yang paling relevan secara Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan sistem dalam menemukan ayat atau tafsir yang paling relevan secara semantik terhadap suatu Query, menggunakan model SBERT (Sentence-BERT) Implementasi Desain UI Implementasi antarmuka pengguna (UI) pada aplikasi Quran AI dilakukan berdasarkan perancangan sebelumnya dengan pendekatan antarmuka yang sederhana, responsif, dan ramah pengguna. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing halaman utama dalam aplikasi. Desain UI Halaman Beranda Halaman utama . merupakan tampilan awal aplikasi Quran AI. Halaman ini menampilkan sambutan singkat berupa teks "Welcome to the Quran AI", serta tombol aksi AuGet StartedAy untuk mengarahkan pengguna menuju fitur utama aplikasi. Terdapat juga menu navigasi di bagian atas yang terdiri dari tiga menu: Home. Pencarian, dan Daftar Surah. Gambar 7 UI Halaman Beranda Desain UI Halaman Pencarian Ayat Pada halaman ini, pengguna dapat mencari potongan ayat Al-QurAoan dengan memasukkan kata kunci tertentu. Input pencarian tersedia dalam bentuk kolom teks, dan hasil pencarian akan ditampilkan secara dinamis di bawahnya. Jika tidak ditemukan hasil, maka muncul notifikasi "Tidak ada hasil Halaman ini didesain untuk memudahkan pencarian cepat terhadap potongan ayat tertentu sesuai kebutuhan pengguna. Halaman - 123 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Gambar 8 UI Halaman Pencarian Ayat Halaman Daftar Surah Halaman ini menampilkan daftar surah lengkap dalam Al-QurAoan. Terdapat fitur pencarian nama surah di bagian atas dan daftar surah ditampilkan dalam bentuk kartu . Masing-masing kartu berisi nomor surah, nama surah, serta tautan "Ie lihat" untuk melihat isi surah lebih lanjut. Gambar 9 UI Daftar Surah Pengujian Sistem Pengujian sistem dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh fitur yang telah dikembangkan berjalan sesuai dengan fungsinya. Proses pengujian mencakup setiap halaman dalam aplikasi, mulai dari halaman utama, halaman pencarian, hingga halaman daftar surah. Pengujian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah tampilan dan interaksi pengguna telah berjalan dengan baik serta memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan user. Tabel Pengujain Halaman Beranda Halaman Beranda merupakan fitur utama yang memungkinkan user untuk mengakses Al-QurAoan Digital tertentu. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa fungsionalitas halaman beranda bekerja dengan baik. Tabel 2 Pengujian Halaman Beranda Fitur yang Langkah Hasil yang Diharapkan Hasil Aktual Status Diuji Pengujian Menampilkan teks Tampilan Buka aplikasi dan Halaman AuWelcome to the Quran arahkan ke halaman Valid AIAy dan tombol AuGet StartedAy Halaman Navigasi menu Klik menu AuHomeAy Halaman diarahkan Valid AuHomeAy di bagian kanan atas kembali ke halaman utama Klik menu Halaman Navigasi menu Halaman diarahkan ke fitur AuPencarianAy di Valid AuPencarianAy pencarian ayat bagian kanan atas Klik menu AuDaftar Halaman Navigasi Halaman diarahkan ke SurahAy di bagian Valid AuDaftar SurahAy daftar semua surah kanan atas Halaman - 124 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Tabel Pengujian Halaman Pencarian Halaman pencarian merupakan fitur utama yang memungkinkan pengguna untuk mencari ayatayat Al-QurAoan berdasarkan kata kunci tertentu. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa fungsionalitas pencarian bekerja dengan baik dan memberikan hasil yang sesuai dengan input pengguna. Tabel 3 Pengujian Halaman Pencarian Skenario Hasil yang Langkah Pengujian Hasil Aktual Status Pengujian Diharapkan Menampilkan Pengguna membuka Halaman pencarian Halaman menu "Pencarian" dari ditampilkan dengan Valid elemen input tersedia Pengguna menekan Tidak ada perubahan Input makna kata enter tanpa mengetik Tidak ada hasil atau hasil yang Valid apapun di kolom Halaman diarahkan Halaman Navigasi menu Klik menu AuHomeAy di kembali ke halaman Valid AuHomeAy bagian kanan atas Klik menu AuDaftar Halaman Navigasi AuDaftar Halaman diarahkan ke SurahAy di bagian kanan Valid SurahAy daftar semua surah Tabel Halaman Daftar Surah Halaman Daftar Surah merupakan fitur yang menyajikan seluruh surah dalam Al-QurAoan secara terstruktur dan mudah diakses oleh pengguna. Fitur ini bertujuan untuk memudahkan navigasi pengguna dalam memilih surah tertentu yang ingin dibaca atau ditelusuri lebih lanjut. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa daftar surah ditampilkan dengan benar, lengkap, dan setiap tautan pada nama surah mengarah ke halaman atau informasi yang sesuai. Tabel 4 Pengujian Halaman Daftar Surah Skenario Hasil yang Langkah Pengujian Hasil Aktual Status Pengujian Diharapkan Halaman daftar surah Menampilkan Pengguna memilih Halaman ditampilkan dengan halaman daftar menu AuDaftar SurahAy Valid daftar surah yang dari navigasi Menampilkan Semua surah dari AlDaftar Membuka halaman seluruh daftar Fatihah hingga An-Nas Valid tanpa input pencarian Pengguna menekan Tidak ada perubahan Input makna kata enter tanpa mengetik Tidak ada hasil atau hasil yang Valid apapun di kolom Halaman diarahkan Halaman Navigasi menu Klik menu AuHomeAy di kembali ke halaman Valid AuHomeAy bagian kanan atas Klik menu Halaman diarahkan Halaman Navigasi menu AuPencarianAy di bagian kembali ke halaman Valid AuPencarianAy kanan atas IV. KESIMPULAN Kesimpulan Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem Pencarian Makna Kata Pada Tafsir Al-QurAoan Digital Dengan Semantic. Sistem mampu menampilkan ayat-ayat yang relevan secara makna, bukan hanya secara kata, dengan antarmuka yang sederhana dan responsif. Hasil pengujian menunjukkan semua fitur berfungsi dengan baik sesuai tujuan. Ke depan, sistem ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur seperti rekomendasi ayat dan fitur bacaan doa. Saran Halaman - 125 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Sistem dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menerapkan metode machine learning atau deep learning yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi pencarian makna. Dataset juga perlu diperluas, baik dari sisi tafsir maupun variasi kata kunci, agar mampu menangani lebih banyak permintaan secara Selain itu, antarmuka aplikasi sebaiknya disempurnakan agar responsif di berbagai perangkat, termasuk mobile. REFERENSI