Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 DETERMINAN MINAT MAHASISWA AKUNTANSI MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAK) DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Ikang Murapi Universitas Bumigora ikangmurapi11@universitasbumigora. Dewa Ayu Oki Astarini Universitas Bumigora oki@universitasbumigora. Hairil Fahrurrohmi Universitas Bumigora erilyo039079@gmail. ABSTRACT This research aims to examine the factors that influence students' interest in participating in Professional Accounting Education (PPA. Accounting professional education is further education after completing a bachelor's degree majoring in accounting. This research is quantitative research. The sample in this study was students from the undergraduate economics and business faculty of accounting at least semester 7 at a university in Lombok. Determination of the sample in this study used the Slovin formula. The number of samples used in this research was 5 universities, with a total of 55 students as respondents. This research is aimed at testing and analyzing the influence of education costs, length of education, and parental influence on students' interest in pursuing professional accounting education with motivation as a moderating variable. The data analysis techniques used are Moderated Regression Analysis (MRA), descriptive statistical analysis, classical assumption test, coefficient determination test (R. and hypothesis test . and f test. Based on the results of this research, it shows that education costs and motivation can weaken students' interest in participating in PPAk. The length of education and motivation are not able to strengthen the relationship with students' interest in participating in PPAk. Parental influence and motivation were unable to strengthen the relationship with students' interest in participating in PPAk. Based on the empirical results in this research, it shows that education costs have an influence on students' interest in participating in PPAk. The length of education has an influence on students' interest in participating in PPAk. Parental influence has no effect on students' interest in participating in PPAk. Keywords: Tuition Fees. Length of Education. Parental Influence. PPAk. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 Motivation. Student Interest ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Pendidikan profesi akuntansi adalah pendidikan lanjutan setelah selesai menempuh pendidikan sarjana S1 jurusan akuntansi penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis strata 1 akuntansi minimal semester 7 universitas yang ada dilombok. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus slovin. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 5 universitas, dengan jumlah responden sebanyak 55 mahasiswa. Pada penelitian ini ditujukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh biaya pendidikan, lama pendidikan, dan pegaruh orang tua terhadap minat mahasiswa mengikuti pendidikan profesi akuntansi dengan motivasi sebagai variabel Teknik analisis data menggunakan yaitu Moderated Regression Analysis (MRA), analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji determinasi koefisien (R. dan uji hipotesis . dan uji f. Berdasarkan hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa Biaya pendikan dan motivasi mampu memperlemah minat mahasiswa mengikuti PPAk. Lama pendidikan dan motivasi tidak mampu memperkuat hubungan terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Pengaruh orang tua dan motivasi tidak mampu memperkuat hubungan terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Berdasarkan hasil empiris pada penelitian ini menunjukkan bahwa Biaya pendikan memiliki pengaruh terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Lama pendikan memiliki pengaruh terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Pengaruh orang tua tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Kata kunci: Biaya Pendidikan. Lama Pendidikan. Pengaruh Orang Tua. PPAk. Motivasi. Minat Mahasiswa PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami Masyarakat Ekonomi Asean. MEA adalah suatu keadaan dimana terjadinya pasar perdagangan bebas oleh negara- negara ASEAN yang menimbulkan kenaikan persaingan di dunia kerja pada bermacam profesi. Di Indonesia terdapat berbagai profesi akuntansi seperti Akuntan Publik. Konsultan Keuangan. Perpajakan. Perbankan serta lembaga keuangan yang lainnya (Inayah, 2. Berdasarkan jurnal Afni . mengatakan bahwa Profesi akuntan sebagai salah satu profesi yang ada di Indonesia tentunya juga terdampak oleh MEA. Oleh sebab itu, pendidikan akuntansi hendaknya wajib bisa menyesuaikan diri dengan cepatnya perubahan kondisi yang terjadi sehingga dapat menciptakan akuntan yang mampu menjawab segala tantangan yang ada di Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 masa depan. Berdasarkan data dari Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) Tahun 2023 bahwa komposisi anggota IAI yang masih Aktif di tahun 2023 berjumlah 9. orang dan anggota Non Aktif sebanyak 11. Anggota utama seorang akuntan profesional yang telah memiliki register negara sesuai dengan perundang-undangan serta mempunyai sertifikat Chartered Accountant (CA). Anggota madya yaitu seseorang yang mempunyai register akuntan tetapi belum mempunyai sertifikat Chartered Accountant (CA), lulusan Di/DIV/S1/S2/S3 program studi akuntansi atau pendidikan akuntansi, memiliki sertifikat lulus ujian akuntansi yang dilaksanakan atau diakui IAI dan ditetapkan pada peraturan organisasi IAI. Anggota muda adalah mahasiswa Di/DIV/S1 Akuntansi program studi akuntansi (IAI. Berdasarkan data yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK, 2. tentang informasi profesi akuntan pada tahun 2023 menunjukan bahwa jumlah akuntan publik aktif sebanyak 937 dan jumlah akuntan publik yang tidak aktif Data kantor akuntan publik yang masih aktif ditahun 2023 sebanyak 313 dan kantor akuntan publik yang tidak aktif sebanyak 76 kantor akuntan publik. Pada penelitian Kusno . , pendidikan tinggi program studi akuntansi adalah program studi yang banyak diminati. Hal ini juga diikuti dengan jumlah lulusan jurusan akuntansi di Indonesia yang tentunya juga semakin meningkat Namun, tidak dengan jumlah akuntan publik. Oleh sebab itu, seharusnya semakin banyak lulusan akuntansi maka pertumbuhan akuntan publik juga semakin meningkat (Kirowati & Setia, 2. Berdasarkan data Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. yang diambil dari Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (FEUA) mengenai jumlah mahasiswa yang mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. menunjukkan lebih banyak penurunan setiap tahunnya daripada kenaikan dari jumlah mahasiswa Berdasarkan data dari penyelenggaraan PPAk FEUA diketahui bahwa masih banyak mahasiswa lulusan akuntansi yang tidak berminat untuk melanjutkan Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. (Tanjung, 2. Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. adalah pendidikan yang ditempuh setelah pendidikan strata satu akuntansi dengan tujuan untuk mendapatkan gelar Akuntan (A. Tujuan diadakannya PPAk agar mamu meningkatkan keprofesionalan calon akuntan dan membentuk lulusan yang menguasai keahlian bidang profesi akuntansi. Lulusan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 PPAk akan memiliki kualitas kerja yang lebih baik dibandingkan dengan yang lulusan yang hanya menempuh pendidikan strata satu akuntansi (Anggraini, 2. Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. bisa meningkatkan kualitas diri mahasiswa jurusan akuntansi, hal ini disebabkan oleh PPAk mampu memberikan lulusan profesi akuntansi menjadi seorang akuntan yang profesional. Mengingat pentingnya Pendidikan Profesi Akuntansi menurut mahasiswa akuntansi, maka dibutuhkannya motivasi dari dalam diri mahasiswa terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk. Mengikuti PPAk dibutuhkan dukungan orang tua mahasiswa, pertimbangan karir yang layak, faktor sosial baik berupa dukungan teman maupun lingkungan tempat tinggal yang memiliki mayoritas orang-orang berpendidikan tinggi, serta berpeluang tinggi untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus untuk mahasiswa lulusan Strata satu akuntansi yang mengikuti PPAk (Selfiana, 2. Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. bisa dipengaruhi oleh minat, minat adalah kemauan yang besar terhadap sesuatu, minat merupakan salah satu aspek psikis manusia yang bisa mendesak untuk mencapai tujuan (Whitney. Seseorang yang berminat terhadap objek, merasa bahagia kepada objek Minat bisa jadi sebab aktivitas serta karena partisipasi dalam aktivitas itu (Whitney, 2. minat merupakan keinginan kuat yang muncul dari dalam diri seseorang karena adanya ketertarikan atau kesukaan untuk mencapai tujuan tertentu ( Amiroh, 2. Terdapat keterkaitan antara motivasi dan minat. Motivasi adalah keinginan yang menggerakkan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Motivasi membutuhkan proses yang bertahap sehingga keinginan dapat tercapai dengan maksimal. Motivasi dapat diartikan suatu faktor internal dan eksternal yang merangsang hasrat dan energi seseorang yang berkomitmen pada suatu peran, pekerjaan, subjek, dan terus-menerus melakukan keinginan untuk mencapai tujuannya (Business dictionary, 2. Motivasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik (Janus, 2. Motivasi ekstrinsik adalah motivasi dari luar diri orang tersebut. seperti, termotivasi melakukan sesuatu karna akan mendapatkan imbalan (Janus, 2. Motivasi ekstrinsik dapat berefek negatif, jika tidak mendapatkan motivasi dari luar, orang itu tidak akan melakukan perbuatan tersebut. Motivasi intrinsik adalah aktivitas yang dilakukan agar kebutuhan seseorang dapat terpuaskan dengan segera. Motivasi intrinsik dibedakan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 menjadi dua, yakni motivasi intrinsik berdasarkan kesenangan . dan motivasi intrinsik berdasarkan tantangan atau kewajiban (Whitney, 2. Pada Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. ada beberapa faktor yang mampu mempengaruhi minat mahasiswa mengikuti PPAk Pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Amiroh, 2. , ditemukan beberapa faktor seperti motivasi, biaya pendidikan, dan pengaruh orang tua terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk dan pada penelitian ini menggunakan faktor lama pendidikan, biaya pendidikan, pengaruh orang tua dan motivasi sebagai variabel moderasinya. Biaya pendidikan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan pada minat mahasiswa dalam memilih mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Tanpa biaya pendidikan, pendidikan akan sulit ditempuh. Oleh karena itu. Untuk meningkatkan pendidikan diperlukan pengelolaan biaya pendidikan yang baik, suaya kualitas pendidikan yang diinginkan sesuai standar pembiayaan pendidikan dari peraturan pemerintah. Pembiayaan memiliki peran yang signifikan dalam sebuah lembaga, termasuk di lembaga pendidikan (Dea, 2. Mahasiswa lulusan strata satu akuntansi untuk mengembangkan profesionalisme dalam bidang akuntansi membutuhkan biaya pendidikan yang tidak sedikit jika dilihat dari tingginya kebutuhan terutama dengan penduduk yang berpenghasilan rendah, apalagi di daerah lombok yang belum disediakannya pendidikan profesi akuntansi, mahasiswa ketika ingin melanjutkan pendidikannya perlu melakukan pertimbangan seperti kebutuhan sehari-hari di luar daerah jika ingin melanjutkan pendidikan profesi akuntansi dan ditambah dengan biaya transportasi dan biaya pendidikan tentunya akan memberatkan mahasiswa dan orang tua mahasiswa jika ingin melanjutkan pendidikan profesi akuntansi (Ambarwati, 2. Biaya pendidikan tentunya menjadi salah satu pengaruh mahasiswa ingin melanjutkan PPAk,terlebih lagi biaya untuk kebutuhan sehari hari dan biaya transport yang mahal tentunya menjadi masalahan, dikarenakan biaya pendidikan untuk melanjutkan ke pendidikan profesi akan lebih mahal dibandingkan dengan biaya pendidikan strata satu dikarenakan mahasiswa yang ada di NTB harus melanjutkan PPAk keluar Oleh sebab itu, biaya pendidikan menjadi pertimbangan bagi mahasiswa dan orang tua, apakah calon mahasiswa PPAk akan melanjutkan ke Pendidikan Profesi Akuntansi setelah lulus strata satu akuntansi atau mahasiswa akan memilih Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 untuk bekerja terlebih dahulu sebelum langsung melanjutkan ke Pendidikan Profesi Akuntansi. Biaya pendidikan ini sangatlah berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk (Ambarwati, 2. Lama pendidikan merupakan suatu proses yang harus diselesaikan oleh seorang mahasiswa agar dapat menyelesaikan pelatihan profesional akuntansi dan memperoleh gelar profesional sebagai akuntan. Setelah menyelesaikan pelatihan dasar , waktu yang diperlukan untuk mengikuti pelatihan akuntansi khusus dapat diselesaikan dalam waktu 1 hingga 1,5 tahun. Mahasiswa mengatakan jika ditambah 4. 444 jam studi S1 dan 4. 444 jam waktu PPAk untuk belajar, maka akan memakan waktu lama untuk melihat hasil akhirnya. Melanjutkan menyelesaikan PPAk Lulusan S1- harus rela meluangkan waktunya bekerja setelah menyelesaikan gelar Ak (Nanda, 2. Tujuan PPak adalah melatih akuntan profesional dengan standar kualitas akuntan di Indonesia. membandingkan, mempertimbangkan kebutuhannya. Keadaan pikiran dan sikap mental manusia yang meliputi pemberian tenaga, disadari atau tidak, dengan mengatur tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan pemuasan. Pengaruh orang tua merupakan dorongan orang tua untuk mempengaruhi anaknya agar mencapai tujuan yang baik di masa depan (Selfian. Menurut Septiani . pada penelitiannya tentang Pengaruh Motivasi Karir Terhadap Minat Mahasiswa Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi hasil penelitiannya menunjukkan bahwa Karir secara simultan berpengaruh terhadap minat mahasiswa mengikuti pendidikan PPAk. Penelitian ini sejalan dengan penelitian (Aryani & Erawati, 2. , bahwa Motivasi karir berpengaruh positif pada minat mahasiswa mengikuti PPAk. Namun, hasil penelitian yang berbeda dalam penelitian Arifah . , bahwa Motivasi karir tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk. Penelitian yang dilakukan oleh Hasanah & Aji . , pada penelitiannya menunjukkan bahwa biaya pendidikan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk. Penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Ambarwati, 2. , bahwa biaya pendidikan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Akuntansi mengikuti PPAk. Namun, terdapat perbedaan dari hasil penelitian yang dilakukan (Rivandi, 2. bahwa biaya pendidikan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Pada penelitian Hasanah & Aji Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 . , menyatakan bahwa pengetahuan akuntan publik berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk. Pada penelitian Mulyati . pengetahuan akuntan publik berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi. Penelitian ini didukung oleh Latifa . bahwa pengetahuan tentang akuntan publik berpengaruh terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Penelitian ini merupakan kebaruan dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Hasanah & Aji . pada penelitiannya tentang pengaruh motivasi, biaya pendidikan, dan pengetahuan tentang akuntan publik terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Namun, terdapat perbedaan antara penelitian sekarang dengan penelitian sebelumnya, yaitu terdapat pada tahun, lokasi, populasi dan sampel. Pada penelitian sebelumnya penelitian dilakukan pada tahun 2021 di Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Sedangkan pada penelitian sekarang dilakukan pada tahun 2023 di Universitas yang ada jurusan Strata 1 Akuntansi di Lombok. Objek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan strata 1 akuntansi yang ada di Lombok. Berdasarkan objek penelitian yang akan dilakukan penulis diharapkan bisa memberikan data yang cukup relevan. Meskipun ini adalah lulusan strata 1 diharapkan dapat memberikan data yang bagus dan relevan. Selain itu, diharapkan penelitian ini bisa membantu penelitian selanjutnya guna mendapatkan data perbandingan untuk kedepannya. Berdasarkan data yang didapatkan dalam website id khususnya di daerah lombok belum ada universitas maupun perguruan tinggi yang mengadakan Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. , oleh karena itu berdasarkan fenomena tersebut penelitian ini ditujukan untuk semua Universitas dan Perguruan Tinggi yang ada jurusan Strata 1 Akuntansi di lombok. Berdasarkan latar belakang maka motivasi penelitian ini disebabkan khususnya di daerah lombok belum ada satupun universitas Strata 1 Akuntansi yang menyediakan Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Adanya kesenjangan perbedaan penelitian terdahulu antara penelitian yang satu dengan yang lainnya, penelitian terdahulu tidak menggunakan variabel moderasi tetapi pada penelitian ini menggunakan variabel moderasi. Oleh sebab itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji dan menganalisis minat mahasiswa terhadap lama pendidikan. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 biaya pendidikan dan pengaruh orang tua dengan motivasi sebagai variabel TELAAH LITERATUR Inayah . melakukan penelitian tentang motivasi karir, lama pendidikan, dan biaya pendidikan terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti pendidikan profesi akuntansi. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Uji hipotesis yang digunakan adalah koefisien determinasi . ji R. , uji secara simultan . ji F), dan uji parsial . Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur angkatan 2018 sebanyak 224 mahasiswa. Simpulan, motivasi karir dan lama pendidikan berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk, sedangkan biaya pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk. Rivandi . , tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh motivasi, biaya pendidikan dan lama pendidikan terhadap minat mahasiswa menempuh pendidikan profesi akuntansi (PPA. di Universitas Dharma Andalas Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah 152 mahasiswa Jurusan Akuntansi 2015-2017 Universitas Dharma Andalas. Teknik purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini adalah 117 mahasiswa akuntansi angkatan 2015-2017 Universitas Dharma Andalas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Analisis regresi linier berganda digunakan dalam penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat siswa mengikuti PPAk, sedangkan biaya pendidikan dan lama pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat siswa mengikuti PPAk. Ambarwati . , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi yang terdiri dari motivasi karir, motivasi kualitas, motivasi ekonomi, biaya pendidikan dan lamanya pendidikan mempengaruhi mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Akuntansi 2016 dan 2017, dihitung dengan menggunakan rumus Slovin mendapatkan hasil 96 responden. Teknik pengambilan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 sampel menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan kuesioner atau a five point likert scale. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi karir, biaya pendidikan dan lamanya pendidikan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Akuntansi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Sedangkan variabel motivasi kualitas dan motivasi ekonomi berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Arifah . , tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kualitas, motivasi karir, dan motivasi ekonomi terhadap minat mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang . Jenis data yang dibutuhkan adalah data primer dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif berupa hasil jawaban responden yang diperoleh dari para mahasiswa akuntansi angkatan 2015-2017 di UIN Walisongo Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Motivasi kualitas dan motivasi ekonomi berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Sedangkan Motivasi karir tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Mulyati . , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan pengetahuan akuntan publik terhadap minat mahasiswa akuntansi universitas pulau riau batam untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi. Menggunakan studi populasi atau studi sensus sampel yang digunakan sebanyak 69 responden. Data diperoleh dengan mengumpulkan data primer dalam bentuk kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini adalah model regresi linier berganda. Pengetahuan akuntan publik berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa akuntansi universitas riau batam untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi. Motivasi dan pengetahuan akuntan publik memiliki pengaruh positif signifikan pengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi universitas riau batam pulau untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi. Umriatun . , tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan UU Akuntan Publik, biaya pendidikan, lamanya pendidikan, persepsi profesi Akuntan, pertimbangan pasar kerja terhadap minat mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Populasi penelitian adalah mahasiswa jurusan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 Akuntansi tahun 2013 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang sebanyak 237 mahasiswa. Sampel dari penelitian ini sebanyak 150 mahasiswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling. Metode pengumpulan data penelitian berupa angket. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan Structural Equation Modelling (SEM) dengan Partial Least Square (PLS) Regresi Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan UU Akuntan Publik, biaya pendidikan, lamanya pendidikan dan persepsi profesi Akuntan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk. Sedangkan pertimbangan pasar kerja tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk. Berlinasari . , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kualitas, motivasi karir, motivasi ekonomi, biaya pendidikan dan lama pendidikan pada minat mahasiswa akuntansi mengikuti pendidikan profesi akuntansi . tudi empiris pada mahasiswa akuntansi program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayan. Sampel penelitian ini adalah 65 responden dengan metode penentuan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisis dapat diambil kesimpulan bahwa variabel motivasi kualitas, motivasi karir dan motivasi ekonomi berpengaruh positif pada minat mahasiswa akuntansi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi sedangkan variabel biaya pendidikan dan lama pendidikan berpengaruh negatif pada minat mahasiswa akuntansi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Aryani . , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kualitas, motivasi karir, motivasi ekonomi, dan biaya pendidikan pada minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Sampel penelitian ini terdiri atas 47 mahasiswa PPAk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada seluruh mahasiswa PPAk angkatan XXII dan XXi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis, bahwa motivasi kualitas berpengaruh positif pada minat mahasiswa mengikuti PPAk. Motivasi karir berpengaruh positif pada minat Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 mahasiswa mengikuti PPAk. Motivasi ekonomi berpengaruh positif pada minat mahasiswa mengikuti PPAk. Biaya pendidikan berpengaruh negatif pada minat mahasiswa mengikuti PPAk. Latifa . , penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan pengetahuan tentang profesi akuntan publik terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Responden dalam penelitian ini adalah para mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis tahun 2011-2012 di Universitas Sumatera Utara. Jumlah mahasiswa akuntansi yang menjadi sampel penelitian ini adalah 100 mahasiswa akuntansi yang telah mengikuti Auditing dari Universitas Sumatera Utara angkatan 2011-2012. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah proporsional random sampling, dengan menggunakan rumus Slovin, sedangkan metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi dan pengetahuan tentang profesi akuntan publik berpengaruh secara parsial terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Variabel yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi adalah pengetahuan tentang profesi akuntan publik. Galuh . , penelitian ini bertujuan untuk memahami apa itu motivasi, seperti motivasi kualitas, motivasi karir, dan motivasi ekonomi berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir . di Universitas Dian Nuswantoro dan Universitas Stikubank. Jumlah responden adalah 163 mahasiswa S1 jurusan Akuntansi. Dari jumlah responden, didapat 49 mahasiswa yang berminat mengikuti PPAk hanya mahasiswa angkatan akhir. Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik perhitungan dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh motivasi terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Tidak ada pengaruh motivasi kualitas terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 METODOLOGI PENELITIAN Jenis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner secara langsung kepada mahasiswa akuntansi jurusan strata satu akuntansi di lombok. Kuesioner yang disebarkan berupa daftar pertanyaan dan pernyataan tertulis kepada responden mengenai Lama Pendidikan. Biaya Pendidikan. Pengaruh Orang Tua, motivasi dan minat mahasiswa mengikuti PPAk. Skala pengukuran yang digunakan pada penelitian ini adalah skala Likert, dalam pengukuran jawaban responden, pengisian kuesioner diukur dengan menggunakan skala likert, dengan tingkatan Sangat Setuju (SS) sampai Sangat Tidak Setuju (STS). Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa jurusan strata satu akuntansi semester 7 keatas yang sedang menempuh pendidikan di universitas yang ada di lombok. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling . emilihan sampel secara tidak acak karena peneliti mempunyai target atau tujuan tertent. Penulis telah merumuskan kriteria teknik pengambilan sampel pada penelitian ini, yaitu : Mahasiswa jurusan akuntansi minimal semester 7. Mahasiswa yang telah menempuh mata perkuliahan pengantar akuntansi. Mahasiswa yang telah menempuh mata perkuliahan teori akuntansi. Mahasiswa yang telah menempuh mata perkuliahan auditing. Jumlah sampel ditetapkan dengan menggunakan persamaan Slovin (Sugiyono, 2. sebagai Keterangan: n = Jumlah sampel N= Jumlah Populasi e = Batas kesalahan maksimal yang ditoleransi dalam sampel . %) Sampel dalam penelitian ini, yaitu : = 485/. = 485/. 1,2. = 485/2,2125= 219 Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui bahwa jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini, yaitu sebesar 55. Untuk mengantisipasi resiko terjadinya kesalahan pada penelitian ini maka penulis membulatkan jumlah sampel yang akan diambil sebesar 219 responden mahasiswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada penelitian ini terdapat 7 universitas yang ada dipulau lombok yang menjadi populasi pada penelitian ini. Namun, pada penelitian ini ada 1 universitas yang tidak mengisi kuesioner, hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu penelitian. Oleh sebab itu, pada penelitian ini hanya ada 5 universitas yang dapat diteliti dengan jumlah responden yang didapatkan sebanyak 55 responden. Berikut adalah daftar universitas yang ada pada penelitian ini: Tabel 1 Daftar Universitas No. Nama Universitas 1 Universitas Mataram 2 Universitas Bumigora 3 Universitas Gunung Rinjani 4 Universitas Islam Al azhar 5 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM Sumber : pddikti. Analisis statistik deskriptif pada penelitian ini menggunakan 55 responden. Lama Pendidikan. Biaya Pendidikan. Pengaruh Orang Tua merupakan variabel dependen. Minat Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. independen, dan Motivasi sebagai variabel moderasi. Hasil analisis statistik deskriptif akan ditampilkan pada tabel berikut. Tabel 2 Hasil Uji Descriptive Statistics Descriptive Statistics Variabel Lama Pendidikan Biaya Pendidikan Pengaruh Orang Tua Motivasi Minat Mahasiswa Mengikuti PPAk 16,85 14,87 17,15 11,07 Std. Deviation 2,360 3,221 2,297 2,116 16,78 1,863 Minimum Maximum Mean Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 Valid N . Sumber : SPSS 25. Data primer diolah 2023 Berdasarkan tabel 2 diatas untuk variabel Minat Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. (Y) memiliki nilai minimum sebesar 13 dan nilai maximum sebesar 20, yang artinya tiap-tiap responden memberikan jumlah secara keseluruhan penilaian terendah dalam menjawab pertanyaan untuk variabel minat mengikuti pendidikan profesi akuntansi adalah sebesar 13 dan memberikan jumlah secara keseluruhan penilaian maximum dalam menjawab pertanyaan untuk variabel minat mengikuti pendidikan profesi akuntansi adalah sebesar 20. Nilai rata-rata sebesar 16,78 yang berarti dari semua responden yang memberikan jawaban atas variabel minat mengikuti pendidikan profesi akuntansi, rata-rata responden memberikan penilaian sebesar 16,78. Standar deviasi sebesar 1,863 untuk variabel minat mengikuti pendidikan profesi akuntansi yang memiliki arti bahwa variasi jawaban responden untuk variabel minat mengikuti pendidikan profesi akuntansi adalah sebesar 1,863. Pengujian validitasnya bertujuan mengukur kualitas kuesioner yang diberikan kepada responden yang menjadi instrumen penelitian, dengan begitu bisa dinyatakan instrumennya sudah valid. Sebuah pernyataan dinyatakan valid jika nilainya rhitung > rtabel. Pengujiannya memakai software SPSS Statistic 25. Adapun hasil pengujiannya akan ditampilkan di bawah ini: Tabel 3 Uji Validitas Data Variabel Item rHitung X1. 0,805 X1. 0,797 Lama Pendidikan X1. 0,764 (X. X1. 0,799 X1. 0,691 X2. 0,843 X2. 0,816 Biaya Pendidikan X2. 0,880 (X. X2. 0,829 X2. 0,818 X3. 0,775 X3. 0,625 Pengaruh Orang Tua (X. X3. 0,829 X3. 0,908 rTabel Keterangan 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid 0,2609 Valid Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 Variabel Item rHitung rTabel Keterangan X3. 0,774 0,2609 Valid 0,842 0,2609 Valid 0,734 0,2609 Valid Motivasi (Z) 0,662 0,2609 Valid 0,487 0,2609 Valid 0,640 0,2609 Valid 0,802 0,2609 Valid Minat Mahasiswa Mengikuti PPAk 0,764 0,2609 Valid (Y) 0,702 0,2609 Valid 0,508 0,2609 Valid Sumber : SPSS 25. Data primer telah diolah 2023 Pada tabel 3 diatas, dapat diketahui besarnya koefisien korelasi dari seluruh butir pertanyaan variabel-variabel penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan, koefisien korelasi seluruh butir pertanyaan memiliki signifikansi Pearson Correlation lebih besar dari rtabel, dimana rtabel yaitu 0,2609 . hitung > rtabe. Hasil tersebut memperlihatkan jika semua item pertanyaan bisa dipergunakan menjadi instrumen Disini uji reliabilitas dilaksanakan untuk melihat apakah kuesioner yang disebarkan pada responden sudah reliabel ataupun belum. Sebuah kuesioner Uji reliabilitas dengan Cronbach Alpha, suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach alpha > 0,6. Berdasarkan hasil uji reliabilitas dengan bantuan program aplikasi SPSS 25 dapat dirincikan seperti pada tabel berikut: Tabel 4 Uji Reliabilitas Data Sumber : SPSS 25. Data primer telah diolah 2023 Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 Berdasarakan ringkasan hasil uji reliabilitas pada tabel 4 maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel memiliki nilai Cronbach alpha lebih besar dari 0,6 sehingga semua pertanyaan dalam variabel penelitian adalah handal. Oleh karena itu, pertanyaan-pertanyaan dalam variabel penelitian dapat digunakan untuk peneltian Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data terdistribusi dengan normal atau tidak. Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah dalam sebuah model regresi, nilai residual memiliki distribusi normal atau tidak. Pada penelitian ini menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov Test. Apabila hasil Kolmogorov-Smirnov Test lebih besar dari 0,05 maka nilai residual normal tetapi jika hasil hasil Kolmogorov-Smirnov Test <0,05 maka nilai residual tidak normal. Hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 5 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Test Statistic ,070 Asymp. Sig. -taile. ,200c,d Sumber : SPSS 25. Data primer telah diolah 2023 Berdasarkan tabel 5 maka dapat disimpulkan bahwa, untuk uji normalitas pada penelitian ini. Hasil tersebut lebih besar dari 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa nilai residual telah terdistribusi normal atau lolos uji normalitas, karena nilai signifikansinya adalah 0,200 > 0. Dengan begitu model regresinya bisa dikatan Uji Multikolinieritas dilakukan dengan tujuan melihat apakah dalam model regresinya terdapat hubungan antara variabel bebas. Model regresi yang baik tidak berkorelasi dengan variabel bebas. Dalam pengujiannya menggunakan indikator nilai tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF). Data penelitian dinyatakan bebas multikoliniearitas apabila nilai tolerance > 0. 1 dan VIF < 10 (Mardiatmoko. Uji multikoliniearitas pada variabel penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS Statistic 25. Berikut adalah tabel hasil dari uji multikolinearitas: Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 Tabel 6 Uji Multikolinieritas Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance VIF Lama Pendidikan ,641 1,560 Biaya Pendidikan ,928 1,077 Pengaruh Orang Tua ,637 1,570 Motivasi ,770 1,299 Sumber : SPSS 25. Data primer telah diolah 2023 Berdasarkan hasil pengujian diatas memperlihatkan jika nilai tolerance dari seluruh variabel > 0,1 dan nilai VIF dari seluruh variabel < 10. Sehingga bisa disimpulkan bahwa model regresi pada penelitian ini tidak mengalami gejala multikolinearitas yang berarti tidak berkorelasi antar variabel bebasnya Dengan demikian model regresi dalam peneitian ini dinyatakan bebas dari uji multikolonialitas. Pengujian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui apakah didalam model regresi tidak terjadi ketidaksamaan dari residual satu dengan lainnya, di mana jika nilai signifikansinya > 0. 05 variabel terkait dikatakan terbebas dari gejala Apabila mengalami gejala heteroskedastisitas, berarti variasi variabel dalam modelnya berbeda. Pengujian ini dilakukan dengan software SPSS Adapun hasil pengujiannya akan ditampilkan di bawah ini. Tabel 7 Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Model Sig. (Constan. 1,825 ,074 Lama Pendidikan 1,315 ,194 Biaya Pendidikan -,670 ,506 Pengaruh Orang Tua -,818 ,417 Motivasi 1,368 ,177 Sumber : SPSS 25. Data primer telah diolah 2023 Berdasarkan hasil uji heterokedastisitas pada tabel 7, diperoleh hasil signifikasi Lama Pendidikan (X. sebesar 0,194. Biaya Pendidikan (X. sebesar 0,506. Pengaruh Orang Tua (X. sebesar 0,417, dan Motivasi (Z) sebesar 0,177, oleh Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 sebab itu dapat disimpulkan pada variabel penelitian ini tidak mengalami gejala heteroskedastisitas karena taraf signifikansinya > 0,05. Uji Moderated Regression Analysis (MRA) merupakan aplikasi khusus regresi berganda linear dimana dalam regresinya mengandung unsur interaksi . erkalian dua atau lebih independe. yang bertujuan untuk mengetahui apakah variabel moderating akan memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen dan variabel dependen (Ghozali, 2. Berikut adalah tabel hasil pengujian MRA : Tabel 8 Hasil Moderated Regression Analysis (MRA) Sumber : SPSS 25. Data primer diolah 2023 Berdasarkan hasil regresi Moderated Regression Analysis (MRA) pada tabel 8 menunjukkan nilai konstanta adalah sebesar 6,513. Hal ini artinya adalah jika variabel Lama Pendidikan, biaya pendidikan. Pengaruh Orang Tua dianggap konstan maka minat mahasiswa mengikuti PPAK sebesar 6,513. Pada model regresi linear berganda ini akan diketahui besarnya kontribusi untuk variabel bebas . ariabel independe. terhadap variabel terikat . ariabel depende. dengan cara melihat besarnya koefisien determinasi totalnya (R. Jika (R. yang diperoleh mendekati 1 . maka dapat dikatakan semakin kuat model tersebut menerangkan hubungan antara variabel bebas . terhadap variabel terikat . ariabel depende. Sebaliknya jika (R. makin mendekati 0 . maka dapat dikatakan semakin lemah pengaruh variabel bebas . ariabel independe. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 terhadap variabel terikat . ariabel depende. Berikut ini hasil uji koefisien determinasi model regresi linear berganda dan hasil uji koefisien determinasi model regresi moderasi: Tabel 9 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Regresi Moderasi Model ,665a Model Summary Adjusted R R Square Square ,443 ,410 Std. Error of the Estimate 1,431 Sumber : SPSS 25. Data primer diolah 2023 Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi model regresi moderasi tabel 9 menunjukan bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,410 atau 41%. Hal ini menunjukkan bahwa variable X4. X5. X6. Z score: Lama Pendidikan. Z score: biaya pendidikan. Z score: Pengaruh Orang Tua terhadap variabel motivasi dapat memengaruhi sebesar 41% terhadap variabel minat mahasiswa mengikuti PPAk (Y). Uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh kemungkinan bisa atau tidaknya digunakan dalam meramalkan nilai variabel bebas . ariabel independe. terhadap variabel terikat . ariabel depende. Berikut adalah tabel hasil pengujian Uji Kelayakan Model (Uji F): Tabel 10 Uji Kelayakan Model (Uji F) ANOVAa Model Regression Sum of Squares 82,955 Mean Square 27,652 Residual 104,427 2,048 Total 187,382 13,504 Sig. ,000b Sumber : SPSS 25. Data primer telah diolah 2023 Berdasarkan tabel 10 diatas, dapat dilihat nilai signifikansi sebesar 0,000 yang artinya nilai Sig. < 0. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel independen (Lama Pendidikan, biaya pendidikan. Pengaruh Orang Tu. memiliki pengaruh secara simultan atau bersama-sama terhadap variabel dependen . inat mahasiswa mengikuti PPA. karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian mengenai Determinan Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Dengan Motivasi Sebagai Variabel Moderasi Studi Kasus Pada Universitas Strata 1 Akuntansi Di Pulau Lombok Dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Lama Pendidikan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Artinya. Lama Pendidikan tidak dapat mempengaruhi minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. hal ini bisa dilihat dari variable Lama Pendidikan memiliki nilai signifikan sebesar 0,808 nilai tersebut lebih besar dari 0,05 sehingga menunjukkan tidak ada pengaruh antara Lama Pendidikan terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Biaya Pendidikan dapat memperlemah minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Artinya, biaya pendidikan dapat mempengaruhi minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. hal ini bisa dilihat dari variable biaya pendidikan memiliki nilai signifikan sebesar 0,019 nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga menunjukkan bahwa ada pengaruh antara biaya pendidikan terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Pengaruh Orang Tua tidak dapat mempengaruhi minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Artinya. Pengaruh Orang Tua tidak dapat mempengaruhi minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. hal ini bisa dilihat dari Variable Pengaruh Orang Tua memiliki nilai signifikan sebesar 0,914 nilai tersebut lebih besar dari 0,05 sehingga menunjukkan tidak ada pengaruh antara Pengaruh Orang Tua terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Motivasi tidak mampu memoderasi hubungan antara Lama Pendidikan terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Artinya, motivasi tidak mampu memperkuat hubungan antara Lama Pendidikan terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. hal ini dapat dilihat dari variable Lama Pendidikan dan motivasi sebesar 0,690. Nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa motivasi tidak mampu memoderasi hubungan antara Lama Pendidikan terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Motivasi mampu memoderasi hubungan antara biaya pendidikan terhadap minat Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 91-112 mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Artinya, motivasi mampu memperlemah hubungan antara biaya pendidikan terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. hal ini dapat dilihat dari variable biaya pendidikan dan motivasi sebesar 0,025. Nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat kita simpulkan bahwa motivasi mampu memoderasi hubungan antara biaya pendidikan terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Motivasi tidak mampu memoderasi hubungan antara Pengaruh Orang Tua terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. Artinya, motivasi tidak mampu memperkuat hubungan antara Pengaruh Orang Tua terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA. hal ini dapat dilihat dari variable Pengaruh Orang Tua dan motivasi sebesar 0,274. Nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05 sehingga dapat kita simpulkan bahwa motivasi tidak mampu memoderasi hubungan antara Pengaruh Orang Tua terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. DAFTAR PUSTAKA