Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. UJI SIFAT ALIR DAN STABILITAS SEDIAAN BODY BUTTER MINYAK ATSIRI JERUK KALAMANSI DENGAN VARIASI ASAM STEARAT DAN TRIETANOLAMIN Devi Melisa Siburian1. Delia Komala Sari1*. Charles Banon2. Yogie Andika Tri Nanda1. Septi Wulandari1. Desy Amalia1 Program Studi S1 Farmasi. Fakultas MIPA. Universitas Bengkulu Program Studi S2 Kimia. Fakultas MIPA. Universitas Bengkulu devimelisa@gmail. com, *2dkomalasari@unib. id, 3cbanon@unib. yananda@unib. id, 5septiwulandari@unib. id, 6damalia@unib. ABSTRAK Body butter merupakan sediaan kosmetika yang digunakan untuk perawatan kulit. Minyak atsiri jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa (Bung. Wijnand. memiliki kandungan senyawa limonen yang tinggi yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan sehingga dapat diformulasikan ke dalam sediaan body butter guna menjaga kesehatan kulit. Stabilitas sediaan body butter ini sangat dipengaruhi oleh konsentrasi emulgator yang terkandung di Penelitian ini bertujuan untuk megevaluasi sifat alir dan stabilitas sediaan body butter MAJK. Penelitian ini dilakukan dengan membuat sediaan body butter MAJK sebanyak 5 formula dengan konsentrasi asam stearat : trietanolamin dengan perbandingan F-1 . %:2%). F-2 . %:2,5%). F-3 . %:3%). F-4 . %:3,5%), dan F-5 . %:4%). Hasil penelitian pada uji sifat alir menunjukan bahwa sediaan body butter MAJK masuk kedalam tipe alir pseudoplastis dan hasil pengukuran nilai pH sediaan menujukkan bahwa semua formula memiliki nilai pH yang stabil selama 4 minggu penyimpanan. Pada pengukuran nilai viskositas menunjukkan bahwa sediaan tidak stabil selama 4 minggu penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sediaan body butter MAJK masuk kedalam tipe alir pseudoplastis dan sediaan tidak stabil pada uji viskositas. Kata Kunci: Body butter, emulgator, minyak atsiri. Citrofortunella microcarpa (Bung. Wijnands. Stabilitas. PENDAHULUAN Sebagai (Wilsya et al. , 2. Minyak atsiri Indonesia memiliki paparan sinar UV yang tinggi sepanjang tahun. Indeks paparan UV diindonesia termasuk dalam kategori sangat tinggi . Sinar UV ini memicu terbentuknya radikal bebas yang merusak kulit. Untuk menangkal dampak buruk radikal bebas dibutuh kan antioksidan Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu jeruk kalamansi merupakan salah satu bahan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan. Minyak atsiri jeruk kalamansi memiliki kandungan senyawa tertinggi yaitu limonen sebesar 76,02%, antioksidan (Sihotang, 2. Menurut penelitian Septiani et al, . hasil uji aktivitas antioksidan minyak atsiri jeruk Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. kalamansi didapat nilai IC50 sebesar Terdapat 50,31 g/mL yang termasuk kategori konsentrasi asam stearat dan TEA Memudahkan pemanfaatan dari minyak atsiri jeruk butter ekstrak etanol bunga telang kalamansi maka diperlukan sebuah (Sawiji sediaan kosmetika salah satunya body kombinasi asam stearat den TEA dapat mempengaruhi kestabilan krim maka Sediaan body butter memiliki Dhrik. Variasi diperlukan penelitian terkait AuUji Sifat Alir Dan Stabilitas Sediaan Body sehingga memiliki kemampuan yang Butter Minyak Atsiri Jeruk Kalamansi Penggunaan Dengan Variasi Asam Stearat Dan TrietanolaminAy. METODE PENELITIAN dalam formula body butter juga dapat Alat Bahan meningkatkan aktivitas tabir surya Alat-alat dari sediaan. Berdasarkan penelitian penelitian ini yaitu pH meter dan terdahulu nilai SPF beberapa minyak viskometer brookfield NDJ . S). nonvolatile lebih tinggi dari pada Bahan Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat sediaan body butter sering penelitian ini yaitu minyak atsiri jeruk digunakan sebagai tabir surya (Suena kalamansi, asam stearat, trietanolamin, et al. , 2. Komponen utama dari steareth-20, emulsi body butter adalah fase air dan cocoa butter. DMDM Hal Untuk pemisahan dua fase maka dibutuhkan phenoxyetanol, aquadest (Tekni. Emulgator yang biasa Jalannya Penelitian digunakan adalah asam stearat dan Formulasi trietanolamin (TEA). Kombinasi asam disajikan pada Tabel I. Masing- masing stearat dan TEA akan mengasilkan formula tersebut divariasi konsentrasi emulsi yang stabil. Asam stearat dan emulgator asam stearat dan trietanolamin trietanolamin dapat mempengaruhi F1. F2. F3. F4 dan F5. (Saryanti et al. , 2. Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. Tabel I. Formula Sediaan Body Butter Konsentrasi (%) Nama bahan Minyak atsiri jeruk Keterangan Zat aktif Asam stearat Emulgator Trietanolamin 2,5% 3,5% Emulgator Cetyl alcohol Stiffening agent Gliserin Humektan Oleum olivarum Emolien Steareth-20 0,4% Agen pengemulsi Cocoa butter Basis lemak Dimethicone Emolien DMDM hydantoin 0,1 % 0,5% Pengawet Pelarut Phenoxyetanol Aquadest ad. Proses pembuatan body berturut - turut fase minyak . sam stearat, cetyl alcohol, oleum olivarum, steareth-20, dipertahankan pada suhu 70 C. Fase air dengan melarutkan trietanolamin. DMDM Pengawet Evaluasi Sifat Alir Dan Stabilitas Sediaan Body Butter Uji Stabilitas Uji stabilitas dilakukan selama 4 minggu penyimpanan pada suhu ruang Pengukuran dilakukan selama 4 minggu, sediaan body butter disimpan dalam wadah aquadest, dipertahankan pada suhu 70AC, tertutup pada suhu ruang 25oC. Uji pH body butter dibuat dengan mencampurkan sediaan dilakukan setiap minggu pada fase minyak dan fase air ke dalam lumpang. semua formula (F1. F2. F3. F4, dan F. Aduk secara konstan dan cepat, kemudian menggunakan replikasi yang berbeda. suhu diturunkan menjadi 40oC ditambahkan Secara berurutan, minggu ke-1 diuji menggunakan replikasi 1 . dilakukan pengadukan hingga suhu dingin minggu ke-2 menggunakan replikasi 2 dan terbentuk massa kental, homogen, dan Kemudian masukkan sediaan ke dalam wadah. Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu . minggu ke-3 menggunakan replikasi 3 . dan minggu ke-4 Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. menggunakan replikasi 4 . Hasil pengujian dicatat pada setiap Standar uji viskositas menurut SNI 16- dilakukan dengan menggunakan pH 4399-1996 yaitu dengan batas range meter, dengan cara alat terlebih dahulu 000 cps (Purwaningsih et al. Pengukuran larutan dapar standar pH asam . H Uji viskositas dilakukan setiap 4,. , larutan dapar pH netral . H minggu selama 4 minggu berturut- 7,. , dan larutan dapar pH basa . H turut, pada semua formula (F1. F2. F3, 9,. hingga alat menunjukan angka F4, dan F. menggunakan replikasi pH tersebut (Setiawan et al. , 2. Sejumlah diencerkan dengan 5 mL aquadest, menggunakan pH meter. Standar uji pH menurut SNI 16-4399- 1996 yaitu dengan batas range 4,5-8,0 (Sari et Secara replikasi 1 . minggu ke-2 menggunakan replikasi 2 . minggu ke-3 menggunakan replikasi 3 . otol menggunakan replikasi 4 . Hasil pengujian dicatat pada setiap , 2. Data yang didapat diolah dan Uji Sifat alir ditentukan rheologinya. Uji sifat alir dilakukan dengan HASIL DAN PEMBAHASAN pengujian viskositas terlebih dahulu Penelitian ini dilakukan dengan membuat sediaan body butter minyak Brookfield dengan spindel nomor 4. atsiri jeruk kalamansi dengan variasi Sebanyak konsentasi emulgator asam stearat dan dimasukkan ke dalam gelas beker trietanolamin F1. F2. F3. F4 dan F5. kemudian spindel yang telah dipasang Evaluasi yang dilakukan untuk melihat stabilitas fisik dari sediaan sediaan Alat dan uji Uji pH bertujuan untuk 60 rpm lalu dibalik dari 60, 30, 12 dan 6 rpm. Setelah viskometer brookfield sediaan body butter yang dibuat. Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. yang terlalu asam dapat mengiritasi sediaan body butter minyak atsiri jeruk kulit sedangkan pH yang terlalu basa kalamansi (Citrofortunella microcarpa (Bung. Wijnand. dapat dilihat pada kering dan bersisik. Hasil uji pH Gambar 1. Perubahan pH Rata-Rata Tian Minggu Pada Berbagai Formula MINGGU 1 MINGGU 2 MINGGU 3 MINGGU 4 Gambar 1. Grafik hasil uji pH sediaan body butter minyak atsiri jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa (Bung. Wijnand. Berdasarkan hasil uji pH pada gambar asam stearat dan trietanolamin dapat 1 menunjukan adanya perbedaan pH dari tiap formula, semakin tinggi masing-masing formula, semakin tinggi trietanolamin dalam formula maka trietanolamin dalam formula maka pH pH sediaan juga akan semakin tinggi. Peningkatan semakin tinggi. yang dihasilkan juga akan dengan kenaikan konsentrasi asam Berdasarkan hasil uji pH pada stearat dan trietanolamin dapat terjadi gambar 1 menunjukan adanya penurunan karena sifat basa dari trietanolamin Semakin Penurunan dan penyimpanan. dihasilkan juga akan semakin basa. Sediaan yang disimpan pada suhu Hal ini sejalan dengan penelitian rendah dan suhu tinggi mengalami Sawiji perubahan pH kearah netral, sedangkan Dhrik menyatakan bahwa variasi emulgator Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. mengalami perubahan pH kearah asam (Marlina & Rosalini, 2. kalamansi pada minggu ke-4 lebih kental Penurunan nilai pH pada sediaan dibandingkan minggu ke-1 (Mardhiani body butter minyak atsiri jeruk et al. , 2. Sifat kosmetik menurut SNI yaitu 4,5-8,0 Hasil shearing stress . ekanan gese. dan Rate . ecepatan sediaan body butter minyak atsiri Tekanan geser dinyatakan dalam dyne adanya perbedaan viskositas pada dinyatakan dalam putaran per menit setiap formula. Semakin tinggi . (Muflihunna & Lating, 2. Hasil dari Shearing Stress (SS) dan trietanolamin dalam formula maka Shearing nilai viskositas sediaan juga akan perhitungan regresi linier terhadap kurva semakin tinggi. naik dan kurva turun antara SS sebagai Hasil menunjukan adanya kenaikan nilai viskositas sediaan selama 4 minggu penyimpanan pada suhu kamar . Hasil dari uji t menunjukan bahwa pada F1. F2 dan F3 nilai sig < 0,05 maka artinya terdapat perbedaan antara nilai sediaan di setiap rpm pada minggu ke-1 dengan nilai viskositas sediaan di setiap rpm pada minggu ke-4, perubahan nilai viskositas selama karena adanya pengaruh suhu yang basis sediaan menjadi lebih rapat sehingga sediaan Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Rate (SR), dan SR sebagai fungsi . dengan log SS sebagai fungsi . dan log SR sebagai fungsi . Setelah kemudian dibandingkan nilai koefisien korelasi . Dari hasil pengujian terhadap semua pseudoplastik, karena nilai koefisien korelasi . lebih besar pada kelompok log SS dan log SR dan nilai slope (B) Selanjutnya, menentukan tipe alir tiksotropik dapat dilihat pada kurva rheogram (Gambar ) berdasarkan rheogram sediaan body butter minyak atsiri jeruk kalamansi Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. disebelah kiri kurva yang meningkat Oleh karena itu, dapat yang artinya sediaan body butter disimpulkan bahwa sediaan body butter lebih dominan ke sifat alir pseudoplastis. Berdasarkan Tipe alir sediaan dapat dipengaruhi oleh pengamatan reologi pada sediaan suhu dan lama penyimpanan (Mardhiani body butter minyak atsiri et al. , 2. Sifat diinginkan untuk sediaan body butter Sifat alir sediaan body butter perlu diidentifikasi lebih lanjut keuntungan yaitu kemudahan pada saat untuk mentukan sifat alir yang paling mengambil body butter dari wadahnya dominan, dengan cara mutu sediaan viskositasnya menurun, sehingga sediaan kecepatan geser, menyerupai kondisi body butter menjadi lebih mudah diambil dan dipindahkan. Ketika dioleskan pada kulit dan digosokkan, gaya gesek antara membutuhkan waktu untuk kembali body butter dan kulit akan menurunkan Jika Hal pengaplikasian, maka sediaan tersebut membuat body butter menjadi lebih akan dominan tiksoktopik. Sebaliknya secaramerata di permukaan kulit. Setelah membutuhkan waktu untuk kembali ke dioleskan dan digosokkan, ketika gaya viskositas awal, maka sediaan tersebut gesek berkurang, viskositas body butter lebih dominan pseudoplastis. akan kembali meningkat. Ini membantu Berdasarkan body butter untuk tetap berada di yang telah dilakukan, didapat hasil bahwa sediaan body butter minyak lapisan pelindung yang melembapkan atsiri jeruk kalamansi kembali dengan (Anggraeni dan Betha, 2. cepat ke kekentalan awal setelah Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. Gambar 2. Rheogram sediaan body butter minyak atsiri jeruk kalamansi F1 . F2 . F3 . hubungan Shearing Stress vs Shearing Rate butter minyak atsiri jeruk kalamansi KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan disimpulkan bahwa sediaan body Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu pseudoplastis dan sediaan body butter minyak atsiri jeruk kalamansi tidak pada uji viskositas selama Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. 4 minggu penyimpanan pada suhu Disarankan untuk penelitian penyimpanan, lalu dapat dilanjutkan dengan pengujian stabilitas dengan waktu yang lebih panjang. DAFTAR PUSTAKA