Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 8 Nomor 1. April 2025 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Analisis Tingkat Kepuasan Aplikasi SISDMK Di UPTD Puskesmas Cempaka Menggunakan Metode End- User Computing Satisfaction (EUCS) Santoso1. Ari Muzakir2 Program Studi Sistem Informasi,Fakultas Sains Teknologi. Universitas Bina Darma1,2 Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 3, 9/10 Ulu. Kecamatan Seberang Ulu I. Kota Palembang. Sumatera Selatan. Indonesia1,2 email: dekadika2014@gmail. com1, arimuzakir@binadarma. Kata Kunci : Aplikasi. SISDMK. UPTD Puskesmas Cempaka. Tingkat Kepuasan EUCS ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi SISDMK di UPTD Puskesmas Cempaka. Dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengevaluasi kepuasan pengguna berdasarkan model End-User Computing Satisfaction (EUCS) yang dikembangkan oleh Doll dan Torkzadeh pada 1988. Pengumpulan data dilakukan melalui survei untuk mengukur persepsi pengguna, dengan melibatkan 55 responden sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pengguna dinilai berdasarkan lima dimensi EUCS, yaitu konten, akurasi, format, kemudahan penggunaan, dan ketepatan Aplikasi ini memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi akses data, pencatatan informasi yang lebih sistematis, serta kemudahan dalam pemantauan tenaga medis. Selain itu, aplikasi ini membantu mengurangi kesalahan pencatatan, melacak riwayat kesehatan pasien, dan mempercepat proses pelaporan. Meski demikian, beberapa kendala teknis masih ditemukan, terutama terkait kecepatan akses saat digunakan secara bersamaan oleh banyak pengguna. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi sistem guna meningkatkan performa aplikasi dan pengalaman pengguna secara Keywords Application. SISDMK. UPTD Puskesmas Cempaka. EUCS Satisfaction Level ABSTRACT This study aims to analyse the level of user satisfaction with the SISDMK application at UPTD Puskesmas Cempaka. Using descriptive methods and quantitative approaches, this study evaluates user satisfaction based on the End-User Computing Satisfaction (EUCS) model developed by Doll and Torkzadeh in 1988. Data collection was conducted through a survey to measure user perceptions, involving 55 respondents as samples. The results showed that user satisfaction was assessed based on five EUCS dimensions, namely content, accuracy, format, ease of use, and timeliness. This application provides benefits in improving the efficiency of data access, more systematic recording of information, and ease of monitoring medical In addition, the app helps reduce recording errors, track patients' medical history, and speed up the reporting process. However, some technical issues were still encountered, especially regarding access speed when used simultaneously by multiple users. Therefore, system optimisation is needed to improve application performance and overall user experience. ---Jurnal JISTI @2025--- Research (Santos. : AuAnalisis Tingkat Kepuasan Aplikasi SISDMK Di UPTD Puskesmas Cempaka Menggunakan Metode End- User Computing Satisfaction (EUCS)Ay Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 8 Nomor 1. April 2025 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 PENDAHULUAN Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan kesehatan. SDMK berperan dalam penyelenggaraan layanan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat dalam menjalani hidup sehat guna mencapai tingkat kesehatan yang optimal. Pada tahun 2021, jumlah SDMK di Indonesia mencapai 926 orang, terdiri dari 1. 621 tenaga kesehatan . ,2%) dan 587. 830 tenaga penunjang kesehatan . ,8%), meningkat 25% dibandingkan tahun 2020. Ketersediaan tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan (Faske. di Indonesia masih terbatas dan tidak merata, terutama di Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah Daerah. Data dari Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SI SDMK) per 29 April 2022 menunjukkan bahwa jumlah tenaga kesehatan di berbagai daerah masih rendah. Terdapat 586 Puskesmas . ,65%) yang belum memiliki dokter, 5. 498 Puskesmas . %) belum memenuhi standar dengan 9 jenis tenaga kesehatan, serta 268 rumah sakit umum daerah . ,49%) yang belum memiliki 7 jenis dokter Penyediaan data SDMK yang lengkap, valid, dan terkini sangat penting untuk mendukung pengelolaan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Oleh karena itu, validasi data secara berkelanjutan diperlukan guna memastikan keakuratan informasi. Dengan kemajuan teknologi informasi dan regulasi, setiap daerah dituntut untuk menyebarluaskan informasi kesehatan melalui berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Namun, tanpa integrasi yang baik dari tingkat Faskes hingga pusat, risiko miskomunikasi dalam penyampaian informasi kesehatan semakin besar. SI SDMK dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI melalui BPPSDMK untuk menganalisis dan mengintegrasikan informasi terkait SDMK guna meningkatkan kualitas serta keselarasan data. Sistem ini dirancang untuk memperkuat peran Pemerintah Daerah dalam menganalisis kondisi SDMK di wilayahnya serta mendukung penyusunan regulasi yang sesuai dengan kewenangannya dalam pengembangan dan pemberdayaan tenaga kesehatan. Puskesmas berperan strategis sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar dan mendukung keberhasilan program kesehatan nasional. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Puskesmas harus mengoptimalkan kinerja tenaga kesehatannya, termasuk dokter, perawat, bidan, ahli gizi, dan farmasi. Tim kerja yang solid dan bersemangat sangat diperlukan guna mewujudkan pelayanan berkualitas sesuai dengan tujuan Kementerian Kesehatan RI. (Depkes, 2. Berdasarkan latar belakang tersebut maka Peneliti tertarik untuk melaksanakan penelitian terkait Bagaimana Pelaksanaan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan SISDMK di puskesmas cempaka. KAJIAN PUSTAKA Sistem Informasi Kesehatan Sistem merupakan kumpulan prosedur atau sekelompok individu yang berkolaborasi secara terorganisir untuk mencapai tujuan tertentu. Informasi adalah hasil pengolahan data yang lebih bermakna dan berguna dalam proses pengambilan keputusan. Sementara itu, informasi kesehatan merujuk pada data yang telah diproses sehingga memiliki nilai dalam mendukung pengembangan sektor kesehatan. (Depkes, 2. Pengertian End User Computing Satisfaction (EUCS) EUCS adalah model yang efektif dan banyak digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna. Model ini telah diterapkan secara luas dalam menilai kepuasan terhadap berbagai sistem informasi. Research (Santos. : AuAnalisis Tingkat Kepuasan Aplikasi SISDMK Di UPTD Puskesmas Cempaka Menggunakan Metode End- User Computing Satisfaction (EUCS)Ay Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 8 Nomor 1. April 2025 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 seperti pemasaran digital, media sosial, layanan kesehatan, sistem informasi akuntansi, perangkat lunak ERP dan bisnis, perbankan online, industri elektronik, serta aplikasi komputer di berbagai sektor industri. (Doll & Torkzadeh, 1. Pengertian SISDMK SISDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehata. adalah sistem yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menyediakan informasi mengenai tenaga kerja di sektor kesehatan. Sistem berbasis web ini menerapkan struktur data standar dan mengadopsi standar internasional guna mendukung interoperabilitas serta integrasi data dari berbagai sumber tenaga kesehatan. Pengertian Puskesmas Puskesmas berperan dalam membentuk pola hidup sehat di masyarakat dengan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk menjalankan perilaku sehat. Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, tinggal di lingkungan yang bersih dan sehat, serta mencapai kondisi kesehatan yang optimal, baik secara individu, keluarga, maupun komunitas. (Depkes, 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menilai kepuasan pengguna aplikasi SISDMK berdasarkan model End-User Computing Satisfaction (EUCS) yang dikembangkan oleh Doll dan Torkzadeh . Data dikumpulkan melalui survei untuk mengukur persepsi serta tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi tersebut, dengan sampel penelitian berjumlah 55 responden. HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Penelitian Data diperoleh melalui kuesioner yang melibatkan 55 responden, yaitu pegawai yang menggunakan aplikasi SISDMK di UPTD Puskesmas Cempaka. Selain itu, penelitian ini juga mencakup observasi terhadap pelaksanaan layanan serta dokumentasi aktivitas operasional aplikasi SISDMK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah End User Computing Satisfaction (EUCS). Deskripsi Data Jenis Kelamin Dalam penelitian ini, responden yang terlibat adalah pegawai atau staf yang menggunakan Aplikasi SISDMK di UPTD Puskesmas Cempaka. Berdasarkan karakteristik demografis yang diperoleh, mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, dengan jumlah 45 orang, sementara 10 orang lainnya adalah laki-laki. Dari segi usia, distribusi responden terbagi dalam beberapa kelompok Sebanyak 15% responden berusia antara 20 hingga 30 tahun, yaitu 16 orang. Kelompok usia 30 hingga 40 tahun mencakup 35% responden, dengan total 15 orang. Selanjutnya, 25% responden berada dalam rentang usia 40 hingga 50 tahun, yang terdiri dari 13 orang. Terakhir, 15% responden lainnya berusia antara 50 hingga 60 tahun, yakni 11 orang. Demografi ini memberikan gambaran mengenai variasi usia dan jenis kelamin dari pengguna aplikasi SISDMK di Puskesmas Cempaka Research (Santos. : AuAnalisis Tingkat Kepuasan Aplikasi SISDMK Di UPTD Puskesmas Cempaka Menggunakan Metode End- User Computing Satisfaction (EUCS)Ay Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 8 Nomor 1. April 2025 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Tabel 1. Jenis Kelamin NO Jenis Kelamin Jumlah Presentase Laki-laki 10 orang 18,18% Perempuan 45orang 81,82% Usia 20Ae30 30Ae40 40Ae50 50Ae60 Tabel 2. Usia Jumlah 16 orang 15 orang 13 orang 11 orang Presentase Aksesibilitas Layanan Lokasi Sebanyak 90% responden menyatakan bahwa lokasi UPTD Puskesmas Cempaka mudah diakses dan strategis. Letaknya yang berada di tepi jalan raya memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan dengan cepat tanpa perlu menghabiskan banyak waktu atau biaya. Pelayanan Sebanyak 95% responden menilai bahwa pelayanan di Puskesmas Cempaka sudah sangat baik, didukung oleh tenaga kesehatan yang kompeten, ramah, dan bersikap hangat. Selain itu, responden juga menyatakan bahwa fasilitas ruangan sudah memadai dan bahkan telah dilengkapi dengan layanan rawat inap. Fasilitas Ruangan Responden juga mengatakan bahwa fasilitas ruangan sudah memadai dan susah memiliki fasilitas tawat inap. Kepuasan Pengguna Layanan Sebanyak 95% responden merasa puas dengan pelayanan di UPTD Puskesmas Cempaka, dengan alasan utama pelayanan yang cepat, ramah, dan efisien. Selain itu, 90% responden menyatakan bahwa penggunaan aplikasi SISDMK di UPTD Puskesmas Cempaka memenuhi harapan mereka dan memberikan pengalaman yang memuaskan. Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi SISDMK Di UPTD Puskesmas Cempaka Tingkat kepuasan pengguna aplikasi SISDMK di UPTD Puskesmas Cempaka dapat dinilai melalui lima dimensi utama metode End-User Computing Satisfaction (EUCS): konten, akurasi, format, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu. Evaluasi ini memberikan gambaran komprehensif tentang pengalaman pengguna serta dukungan aplikasi dalam kebutuhan kerja. Dimensi pertama, konten, berfokus pada informasi relevan untuk pengelolaan data sumber daya manusia Informasi harus sesuai kebutuhan pengguna dalam menyelesaikan tugas administratif, karena kesesuaian konten secara signifikan memengaruhi kepuasan. Pengguna, dengan beragam usia dan pengalaman, membutuhkan informasi yang mudah diakses, lengkap, dan spesifik untuk pengambilan keputusan. Penelitian menunjukkan bahwa konten aplikasi umumnya telah memenuhi kebutuhan pengguna, meski ada ruang pengembangan, khususnya dalam menyediakan informasi yang lebih mendalam dan interaktif. Research (Santos. : AuAnalisis Tingkat Kepuasan Aplikasi SISDMK Di UPTD Puskesmas Cempaka Menggunakan Metode End- User Computing Satisfaction (EUCS)Ay Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 8 Nomor 1. April 2025 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Akurasi menjadi dimensi kedua yang memainkan peran penting dalam tingkat kepuasan pengguna (Hadiutama,2. Data yang disajikan oleh aplikasi SISDMK harus akurat dan dapat diandalkan untuk memastikan kepercayaan pengguna. Akurasi menjadi aspek penting dalam kepuasan pengguna (Hadiutama, 2. Data pada aplikasi SISDMK harus akurat dan andal untuk menjaga kepercayaan. Informasi yang salah atau tidak konsisten dapat menurunkan produktivitas dan menciptakan ketidakpuasan. Pengguna UPTD Puskesmas Cempaka memanfaatkan data untuk pelaporan, perencanaan sumber daya manusia, dan evaluasi kinerja. Tingkat kepuasan terhadap akurasi aplikasi terbilang tinggi karena data dianggap valid dan relevan, meskipun beberapa pengguna menilai validasi data perlu ditingkatkan untuk mengurangi kesalahan dan duplikasi. Format aplikasi menjadi aspek lain yang dievaluasi. Antarmuka aplikasi memengaruhi interaksi pengguna dan pemahaman informasi. Tata letak yang jelas, struktur logis, dan visualisasi menarik mempermudah navigasi. Responden menilai format SISDMK cukup baik, tetapi menyarankan peningkatan estetika dan keteraturan. Beberapa pengguna mengusulkan penambahan grafik atau diagram untuk mempermudah interpretasi data, terutama bagi mereka dengan latar belakang teknis minim. Kemudahan penggunaan menjadi salah satu dimensi penting yang dinilai dalam penelitian ini. Aplikasi SISDMK harus dirancang sedemikian rupa agar dapat diakses dan dioperasikan dengan mudah oleh seluruh pengguna, tanpa memandang tingkat keterampilan teknis mereka. Aspek seperti navigasi yang sederhana, panduan penggunaan yang jelas, dan responsivitas sistem memiliki pengaruh besar terhadap tingkat kepuasan pengguna sebagaimana diungkapkan oleh Rosiana . Pengguna di UPTD Puskesmas Cempaka memberikan penilaian positif terkait kemudahan penggunaan aplikasi ini. Mayoritas pengguna menyatakan bahwa aplikasi memiliki navigasi intuitif serta fitur yang mudah dipahami. Meski begitu, beberapa masukan disampaikan, terutama mengenai kebutuhan akan tutorial atau panduan penggunaan yang lebih mendetail untuk membantu pengguna baru mengoperasikan aplikasi dengan lebih lancar di tahap awal. Ketepatan waktu menjadi dimensi terakhir yang dianalisis dalam penelitian ini. Aplikasi SISDMK diharapkan mampu menyediakan informasi dan layanan secara cepat sehingga pengguna dapat menyelesaikan tugas mereka dengan lebih efisien. Penilaian responden menunjukkan apresiasi tinggi terhadap dimensi ini karena aplikasi dapat memproses data serta menghasilkan output dalam waktu relatif singkat. Tingginya ketepatan waktu ini membantu pengguna meningkatkan efisiensi kerja secara signifikan. Namun demikian, terdapat beberapa kasus di mana pengguna mengalami keterlambatan akibat kendala teknis atau masalah jaringan. Hal ini menggarisbawahi pentingnya pemeliharaan sistem yang optimal serta dukungan infrastruktur yang memadai guna mendukung kelancaran operasional aplikasi. Kelima dimensi tersebut saling terhubung dalam menentukan tingkat kepuasan pengguna aplikasi SISDMK di UPTD Puskesmas Cempaka. Kepuasan tinggi pada salah satu dimensi dapat memberikan efek positif pada dimensi lainnya. Sebagai ilustrasi, konten yang relevan dan akurat tidak hanya membangun kepercayaan pengguna tetapi juga mempermudah navigasi dan meningkatkan efisiensi kerja. Sebaliknya, jika terdapat kelemahan pada salah satu dimensi, hal ini berpotensi menurunkan kepuasan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pengelola aplikasi perlu memperhatikan semua dimensi ini secara menyeluruh untuk memastikan pengalaman pengguna yang optimal. Karakteristik demografis responden juga memberikan pandangan tambahan dalam menganalisis tingkat kepuasan. Sebagian besar responden adalah perempuan, menunjukkan bahwa aplikasi memainkan peran penting dalam mendukung tugas administratif, yang mayoritas dikerjakan oleh pegawai perempuan di UPTD Puskesmas Cempaka. Selain itu, kelompok usia dominan yakni 30Ae40 tahun memiliki kemampuan adaptasi teknologi yang baik, sehingga mampu memberikan masukan Research (Santos. : AuAnalisis Tingkat Kepuasan Aplikasi SISDMK Di UPTD Puskesmas Cempaka Menggunakan Metode End- User Computing Satisfaction (EUCS)Ay Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 8 Nomor 1. April 2025 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 yang bermanfaat terkait penggunaan aplikasi. Keberagaman usia responden menggarisbawahi pentingnya pengembangan aplikasi yang fleksibel dan mudah diakses oleh berbagai kelompok pengguna, terlepas dari tingkat pengalaman teknologi mereka. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem informasi kesehatan, khususnya aplikasi SISDMK. Tingginya tingkat kepuasan pengguna menunjukkan potensi besar aplikasi dalam mendukung operasional di UPTD Puskesmas Cempaka. Namun, masukan pengguna mengindikasikan perlunya perbaikan, baik dari aspek teknis maupun lingkungan kerja. Integrasi masukan ini diharapkan menciptakan sistem yang lebih responsif dan mendukung layanan kesehatan yang lebih Aplikasi SISDMK terbukti penting untuk pengelolaan data SDM kesehatan, dengan analisis lima dimensi EUCS membantu mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan. Peningkatan berkelanjutan diperlukan agar aplikasi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna. Pengalaman di UPTD Puskesmas Cempaka dapat menjadi contoh bagi institusi kesehatan lain. Studi ini juga membuka peluang penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak aplikasi terhadap produktivitas atau manfaat jangka panjangnya. Aspek-aspek yang menjadi kelebihan dan kekurangan aplikasi SISDMK Aplikasi SISDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehata. menjadi alat penting bagi instansi kesehatan di Indonesia, termasuk UPTD Puskesmas Cempaka. Sumatera Selatan. Aplikasi ini membantu mengelola data tenaga medis yang tersebar di berbagai puskesmas, dengan sejumlah keunggulan seperti akses data yang efisien, penyimpanan terstruktur, dan kemudahan pemantauan kinerja tenaga medis. Sistem ini juga meminimalkan kesalahan pencatatan melalui validasi otomatis, melacak riwayat pasien, mengatur jadwal kerja, dan meningkatkan kualitas layanan. Puskesmas Cempaka, di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, merasakan manfaat aplikasi ini dalam pelaporan yang lebih cepat dan terpusat. Data seperti jumlah tenaga medis, riwayat pendidikan, pelatihan, hingga kinerja dapat diakses dengan mudah, mendukung penjadwalan tugas, distribusi kerja, dan evaluasi tenaga medis yang lebih objektif. Aplikasi SISDMK memiliki keunggulan, tetapi menghadapi sejumlah tantangan yang perlu Salah satu kendala utama adalah masalah teknis, seperti performa lambat saat digunakan di waktu sibuk atau oleh banyak pengguna sekaligus, yang dapat mengganggu operasional puskesmas karena data yang diperlukan sering bersifat mendesak. Antarmuka aplikasi juga dianggap kurang intuitif bagi pengguna yang tidak terbiasa dengan teknologi, mempersulit adaptasi tenaga medis dan staf administrasi yang sebelumnya menggunakan metode manual. Tantangan lainnya adalah minimnya integrasi data dengan sistem lain di Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan atau instansi terkait. Data dalam aplikasi SISDMK sering kali tidak langsung dapat diakses oleh pihak lain, seperti untuk laporan tingkat provinsi atau pusat. Akibatnya, pengguna harus memasukkan data berkali-kali di berbagai sistem, meningkatkan beban kerja dan risiko kesalahan. Meski begitu, aplikasi ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi layanan kesehatan di UPTD Puskesmas Cempaka dan instansi lainnya. Agar potensi ini terealisasi, perlu adanya perbaikan teknis, antarmuka pengguna, integrasi sistem, fitur analisis, pelatihan pengguna, serta keamanan data. Langkah-langkah pengembangan ini dapat menjadikan SISDMK lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan Berikut adalah tabel skor rata-rata kepuasan pengguna berdasarkan analisis dengan metode End-User Computing Satisfaction (EUCS). Research (Santos. : AuAnalisis Tingkat Kepuasan Aplikasi SISDMK Di UPTD Puskesmas Cempaka Menggunakan Metode End- User Computing Satisfaction (EUCS)Ay Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 8 Nomor 1. April 2025 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Tabel 3. Rata-Rata Skor Kepuasan Untuk Setiap Dimensi Dimensi EUCS Rata-rata Skor Kepuasan Kategori Kepuasan Konten Puas Akurasi Puas Format Puas Kemudahan Penggunaan Cukup Ketepatan Waktu Puas Berdasarkan tabel, pengguna menunjukkan kepuasan pada dimensi Konten. Akurasi. Format, dan Kemudahan Penggunaan aplikasi SISDMK. Namun, pada dimensi Ketepatan Waktu, penilaian hanya berada pada tingkat cukup puas. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan pada aspek tersebut guna meningkatkan kepuasan pengguna secara menyeluruh. Data yang dianalisis mencakup daftar absensi pegawai UPTD Puskesmas Cempaka, yang meliputi pK dan PNS. Informasi ini memuat identitas pegawai, jabatan, golongan, serta kehadiran mereka pada apel pagi dan siang. Responden dalam penelitian ini terdiri dari berbagai jabatan teknis, seperti staf kesehatan, kepala puskesmas, bendahara, dan tenaga administrasi. Sebanyak 55 responden dengan latar belakang dan golongan pekerjaan yang beragam turut berpartisipasi dalam penelitian ini. Variasi jabatan serta tingkat pengalaman dalam menggunakan aplikasi SISDMK memengaruhi persepsi mereka terhadap lima dimensi kepuasan pengguna. Data ini juga memastikan representasi populasi yang cukup menyeluruh, mencakup staf di tingkat operasional hingga manajemen. SIMPULAN DAN SARAN Dapat disimpulkan bahwa SISDMK adalah sistem berbasis web yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk mengelola data tenaga kesehatan dengan standar internasional guna mendukung integrasi yang optimal. Kepuasan pengguna aplikasi ini di UPTD Puskesmas Cempaka dievaluasi melalui lima dimensi metode EUCS, yaitu konten, akurasi, format, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu. Aplikasi ini memberikan manfaat seperti akses data yang lebih efisien, pencatatan informasi yang lebih terstruktur, serta kemudahan dalam pemantauan tenaga Selain itu, sistem ini membantu mengurangi kesalahan pencatatan, melacak riwayat kesehatan pasien, dan mempercepat proses pelaporan. Namun, beberapa kendala teknis masih ditemukan, terutama terkait kecepatan akses saat digunakan oleh banyak pengguna secara bersamaan. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi sistem untuk meningkatkan kinerja dan pengalaman pengguna. DAFTAR PUSTAKA