Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 PENGARUH TINGKAT EMOTIONAL QUOTIENT (EQ). INTELLIGENCE QUOTIENT (IQ) DAN REWARD TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DIVISI FRONTLINER PT. BANK MEGA SYARIAH SELURUH INDONESIA Nur Afifa1. I Made Bagus Dwiarta2 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya1,2 Email : madebagus@unipasby. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tingkat Emotional Quotient. Intelligence Quotient dan Reward terhadap Prestasi Kerja karyawan Divisi Frontliner PT. Bank Mega Syariah Seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia dengan jumlah 152 karyawan. 70 responden di ambil dari populasi dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan uji instrumen, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t dan uji F dengan bantuan software SPSS (Statistical Package for Social Scienc. Berdasarkan analisis data menggunakan uji-t disimpulkan bahwa variabel Emotional Quotient. Intelligence Quotient dan Reward berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Prestasi Kerja. Dengan hasil variabel Emotional Quotient memiliki nilai thitung sebesar 1,698 dengan nilai signifikan sebesar 0,004 sehingga . ,004<0,. , variabel Intelligence Quotient memiliki nilai thitung 1,422 dengan nilai signifikan sebesar 0,005 sehingga . ,005<0,. dan variabel Reward memiliki nilai thitung 2,557 dengan nilai signifikan sebesar 0,013 sehingga . ,013<0,. Sedangkan pengujian secara simultan uji-F disimpulkan bahwa Emotional Quotient. Intelligence Quotient dan Reward diperoleh nilai F-hitung sebesar 181,068 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 sehingga . ,000<0,. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Emotional Quotient. Intelligence Quotient dan Reward berpengaruh terhadap Prestasi Kerja. Kata Kunci : Emotional Quotient. Intelligence Quotient. Reward dan Prestasi Kerja ABSTRACT This study aims to determine and analyze the effect of the level of Emotional Quotient. Intelligence Quotient and Reward on Work Performance of Frontliner Division employees of PT. Mega Syariah Bank throughout Indonesia. This study uses a descriptive quantitative approach. The population in this study were all employees of the frontliner division of PT. Bank Mega Syariah throughout Indonesia with 152 employees. 70 respondents were taken from the population with a non-probability sampling technique using purposive sampling. Data collection techniques using questionnaires, observation and documentation were then analyzed using instrument tests, classical assumptions, multiple linear regression, t-test and F-test with the help of SPSS (Statistical Package for Social Scienc. Based on data analysis using t-test, it can be concluded that the variables Emotional Quotient. Intelligence Quotient and Reward partially and significantly affect work performance. With the results of the Emotional Quotient variable having a tcount of 1. 698 with a significant value of 0. 004 so . 004<0. , the Intelligence Quotient variable has a tcount of 1. 422 with a significant value of 0. 005 so . 005<0. and the Reward variable has a tcount of 2,557 with a significant value of 0. 013 so . 013 <0. While the simultaneous testing of the F-test concluded that Emotional Quotient. Intelligence Quotient and Reward obtained an F-count value of 181. 068 with a significant value of 0. 000 so . 000 <0. So that it can be concluded that Emotional Quotient. Intelligence Quotient and Reward have an effect on Work Performance. Keywords: Emotional Quotient. Intelligence Quotient. Reward and Job Performance Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 PENDAHULUAN Perkembangan dunia bisnis di Indonesia semakin pesat, dimana teknologi semakin canggih dan modern yang persaingannya semakin ketat serta segala menghadirkan banyak perubahan kearah yang lebih positif. Untuk menyikapi hal perusahaan-perusahaan diharapkan mampu mengelola berbagai rangkaian kegiatan dan menyusun beberapa strategi serta mengembangkan kualitas sumber daya manusianya untuk dapat menghasilkan produk jasa maupun barang yang berkualitas. Bisnis perbankan merupakan sebuah bisnis kepercayaan, karena bank adalah tempat mengelola dana masyarakat dengan cara menghimpun dana dan menyalurkan dana masyarakat dalam bentuk pinjaman. Jadi, kepercayaan masyarakat kepada bisnis perbankan merupakan suatu motivasi agar tidak ditinggalkan oleh para Oleh karena itu, untuk menjaga kepercayaan dari masyarakat maka bisnis perbankan perlu mengelola sumber daya manusia dengan baik sehingga memiliki integritas, kredibilitas dan akuntabilitas yang tinggi. Prestasi kerja bukan hanya dilihat dari kemampuan namun juga motivasi, karena motivasi merupakan suatu faktor penting yang mempengaruhi prestasi kerja Agar memperoleh prestasi kerja karyawan yang maksimum sesuai dengan harapan dan tujuan perusahaan serta perusahaan, maka perusahaan perlu memberikan sebuah apresiasi penghargaan . kepada karyawan atas prestasi kerja karyawannya. Untuk menilai tinggi rendahnya prestasi kerja karyawan dibutukan sebuah Dimana dengan adanya penilaian prestasi kerja tersebut, karyawan akan mengetahui kelemahan-kelemahan yang ISSN : 2746 Ae 8607 dimilikinya dan mendapatkan berbagai informasi mengenai seberapa baik ia bekerja jika dibandingkan dengan standart Dengan kata lain karyawan akan mendapatkan umpan balik atas pekerjaan tersebut berupa prestasi kerja. Dalam hal ini perusahaan yang akan dibahas adalah PT. Bank Mega Syariah yang bergerak dalam bidang perbankan Syariah yang cukup dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia yang berlokasi di Jl. R Rasuna Said Kav. Jakarta 12950. Prestasi kerja karyawan PT. Bank Mega Syariah dapat dikatakan belum Oleh karena itu. PT. Bank Mega Syariah karyawannya agar mampu memotivasi diri sendiri melalui Emotional Quotient (EQ) dan menunjukkan kemampuan logika berfikir untuk menemukan fakta obyektif, akurat, mampu memprediksi resiko serta melihat konsekuensi dari setiap keputusan Disamping itu, untuk mendapatkan prestasi kerja karyawan yang maksimum. PT. Bank Mega Syariah juga harus melakukan penilaian kerja untuk mengukur prestasi penghargaan . sebagai motivasi dan semangat kerja bagi masing-masing PT. Bank Mega Syariah perlu melakukan penilaian prestasi kerja karyawan dengan benar dan tepat serta memberikan suatu motivasi kepada karyawan dengan cara memberikan penghargaan . agar karyawan semakin giat dalam menjalankan tanggung jawabnya dan karyawan akan lebih bekerja semaksimal mungkin karena hasil dari kerja keras yang diberikan telah dihargai oleh Terhadap permasalahan yang telah dijelaskan diatas, maka peneliti berminat mengkaji lebih lanjut mengenai judul di atas. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS Menurut Hasibuan . menyatakan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni yang mengatur tentang hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efektif dalam membantu demi terwujudnya tujuan suatu perusahaan, karyawan dan masyarakat. Menurut Robbins dan Judge . mengemukakan bahwa emotional (EQ) seseorang dalam berpikir untuk mengukur serta mengelola petunjuk-petunjuk dari informasi emosional. Wechler dalam Dartisah . mendefinisikan bahwa intelligence quotient (IQ) adalah kemampuan seseorang untuk bertindak dengan tujuan tertentu, berfikir secara rasional dan menghadapi lingkungan dengan efektif. Irham Fahmi . menyatakan bahwa reward adalah bentuk pemberian balas jasa yang telah diberikan kepada karyawan atas prestasi kerja yang sudah dikerjakan, baik dalam bentuk finansial maupun non finansial. Menurut Heriyanto dan Hidayati . , prestasi kerja merupakan hasil kerja yang diperoleh secara kualitas dan kuantitas yang telah dicapai oleh sumber daya manusia persatuan periode waktu dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan oleh Menurut mangkunegara . , sumber daya manusia merupakan suatu pengembangan, pemberian balas jasa . pengintegrasian, pemeliharaan dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Menurut Daniel Goleman . , emotional quotient (EQ) adalah kecakapan emosional yang meliputi kemampuan seseorang untuk memotivasi diri sendiri dan memiliki daya tahan ketika menghadapi suatu rintangan, mampu mengendalikan ISSN : 2746 Ae 8607 dorongan hati dan tidak cepat merasa puas, mampu mengatur suasana hati dan mampu mengganggu kemampuan seseorang dalam berpikir, serta mampu berempati dan Luthans . , menyatakan bahwa intelligence quotient (IQ) adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah atau menciptakan suatu hal baru yang bernilai dalam satu atau beberapa latar belakang budaya. Siagian . 5:4-. mengemukakan reward merupakan pekerjaan itu sendiri, upah, peluang untuk promosi, pengawasan, dan rekan kerja. Reward adalah usaha untuk menumbuhkan pengakuan yang diterima didalam perusahaan. Hidayat dan Nurasyiah . menyatakan bahwa prestasi kerja adalah proses evaluasi pegawai yang dilakukan oleh perusahaan. Satrianegara, . mendefinisikan bahwa emotional quotient (EQ) adalah pembentukan keterampilan dalam diri seseorang yang mudah merasakan terhadap sesuatu hal yang belum diketahuinya sehingga dianggap seseorang tersebut mampu membuat keputusan secara rasional. Adhitomo Wirawan dkk . mendefinisikan bahwa reward adalah suatu elemen penting yang bertujuan untuk berkontribusi menuangkan ide-ide inovasi yang baik dan sebagai fungsi bisnis yang lebih baik untuk meningkatkan kinerja perusahaan baik secara finansial maupun non finansial. Menurut Latifah dan Nurmalasari . mendefinisikan bahwa pretasi kerja adalah suatu hasil kerja yang telah melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan dan kesanggupan serta waktu. yang telah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 Kerangka Konseptual Emotional Quotient (X. Prestasi Kerja (Y) Intelligence Quotient (X. ISSN : 2746 Ae 8607 Bila populasi besar maka peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada keterbatasan dana, tenaga, dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi tersebut. Oleh sebab itu peneliti menggunakan seluruh karyawan sebagai responden untuk mengisi Reward (X. Gambar 1. Kerangka Konseptual Hipotesis Berdasarkan kerangka konsep yang telah dijelaskan diatas, maka secara keseluruhan hipotesis dari penelitian ini adalah sebagai berikut: H1 : Emotional Quotient (X. berpengruh terhadap prestasi kerja (Y) karyawan pada divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. H2 : Intelligence Quotient (X. berpengruh terhadap prestasi kerja (Y) karyawan pada divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. H3 : Reward (X. berpengruh terhadap prestasi kerja (Y) karyawan pada divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. H4 : Emotional Quotient. Intelligence Quotient dan Reward berpengruh secara simultan terhadap prestasi kerja karyawan pada divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. METODE PENELITIAN Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia yang terdiri dari Teller dan Customer Service dengan jumlah 152 karyawan. Teknik Pengambilan Sampel Teknik sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan menggunakan purposive Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel secara sengaja dimana sampel diambil dengan menentukan kriteria-kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan sampel ini adalah karyawan customer service pada PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. Instrumen Penelitian Dalam menggunakan data kuisioner yang terdiri dari pernyataan yang bersumber dari tiaptiap indikator dari variabel penelitian. Kuisioner diberikan kepada para responden yang digunakan untuk memperoleh data dari Emotional Quotient (X. Intelligence Quotient (X. Reward (X. dan Prestasi Kerja (Y). Metode pengukuran yang digunakan untuk mengukur kuisioner adalah skala likert. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1 Hasil Uji Validitas Item Rhitung X1_1 Valid X1_2 Emotional Quotient (X. 0,000 0,235 ,744** ,618** 0,000 0,235 X1_3 ,646** 0,000 0,235 Valid X1_4 ,528** 0,000 0,235 Valid X1_5 ,737** 0,000 0,235 Valid X1_6 ,716** 0,000 0,235 Valid Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Sig. Rtabel Keterangan Valid Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 X1_7 ,786** 0,000 0,235 Valid X1_8 ,712** 0,000 0,235 Valid X1_9 ,786** 0,000 0,235 Valid X1_10 ,712** 0,000 0,235 Valid X2_1 Intelligence Quotient (X. ,746** 0,000 0,235 Valid X2_2 ,765** 0,000 0,235 Valid X2_3 ,373** 0,000 0,235 Valid X2_4 ,765** 0,000 0,235 Valid X2_5 ,598** 0,000 0,235 Valid X2_6 ,675** 0,000 0,235 Valid X2_7 ,627** 0,000 0,235 Valid X2_8 ,718** 0,000 0,235 Valid Reward (X. X3_1 ,673** 0,000 0,235 Valid X3_2 ,572** 0,000 0,235 Valid X3_3 ,809** 0,000 0,235 Valid X3_4 ,794** 0,000 0,235 Valid X3_5 ,875** 0,000 0,235 Valid X3_6 ,575** 0,000 0,235 Valid X3_7 ,875** 0,000 0,235 Valid X3_8 ,575** 0,000 0,235 Valid X4_1 ,526** 0,000 0,235 Valid X4_2 ,796** 0,000 0,235 Valid X4_3 ,740** 0,000 0,235 Valid X4_4 ,835** 0,000 0,235 Valid X4_5 ,553** 0,000 0,235 Valid X4_6 ,835** 0,000 0,235 Valid X4_7 ,606** 0,000 0,235 Valid X4_8 ,329** 0,000 0,235 Valid Prestasi Kerja (Y) Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa semua item dari setiap pernyataan mempunyai nilai r hitung>r dinyatakan valid. Berdasarkan tabel diatas, diperoleh nilai koefisien reliabilitas cronbach alpha pada variabel emotional quotient (X. sebesar 0,882, intelligence quotient (X. sebesar 0,806, reward (X. sebesar 0,865 dan prestasi kerja sebesar 0,779 (Y). Dari semua variabel mempunyai nilai cronbach alpha >0,6. Dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan pada instrumen yang digunakan dinyatakan reliabel. Tabel 3 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Mean 0E-7 Normal Parametersa,b Std. Deviation 1,29844974 Absolute ,126 Most Extreme Positive ,060 Differences Negative -,126 Kolmogorov-Smirnov Z 1,053 Asymp. Sig. -taile. 0,217 Test distribution is Normal. Calculated from data. Berdasarkan hasil pengujian asumsi klasik untuk uji normalitas menunjukkan nilai asymp. -taile. ,217>0,. Dapat disimpulkan pada hasil tes diatas asymp. Sig. -taile. memenuhi syarat sehingga data dapat dinyatakan berdistribusi normal. Tabel 4 Hasil Uji Multikolinearitas Model Coefficientsa Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constan. Emotional Qoutient (EQ) 0,531 Intelligence Quotient (IQ) 0,467 Reward 0,736 Dependent Variable: Prestasi Kerja Karyawan Tabel 2 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Cronbach Alpha Nilai Kritis Ket EQ (X. IQ (X. Reward (X. Prestasi Kerja (Y) 0,882 0,806 0,865 0,779 Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel 2,394 2,142 2,441 Berdasarkan multikolinearitas, dapat diketahui bahwa nilai VIF pada variabel emotional quotient (X. sebesar 2,394, variabel intelligence quotient (X. sebesar 2,142, variabel reward (X. sebesar 2,441 mempunyai Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 nilai (VIF<10,. Dapat disimpulkan bahwa regresi berganda terbebas dari gangguan Multikolineritas. Tabel 6 Hasil Analisis Linear Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Uji Heteroskedastisitas (Constan. 2,483 Std. Error 1,600 0,306 0,180 1 Emotional Qoutient (EQ) Intelligence Quotient (IQ) 0,027 0,064 Reward 0,511 0,200 Dependent Variable: Prestasi Kerja Karyawan Gambar 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan pada gambar 2 diatas diketahui bahwa titik-titik menyebar secara acak pada angka 0 dan sumbu Y dan tidak Dapat disimpulkan model regresi tidak terjadi Tabel 5 Hasil Uji Autokorelasi Model ,944a ,887 1,32763 Tabel 7 Uji t Hipotesis 1 Coefficientsa Model Sig. (Constan. 2,483 1,600 Emotional Quotient (X. 0,306 0,180 Dependent Variable: Prestasi Kerja Karyawan (Y) Model Summaryb Adjusted R Std. Error of DurbinSquare Square Watson Estimate ,892 Berdasarkan hasil analisis pada tabel diatas, didapatkan model persamaan regresi sebagai berikut : Y = 2,483 0,306x1 0,027x2 0,511x3 e Sehingga dapat dihasilkan perhitungan dibawah ini : 1,813 Predictors: (Constan. Reward . Intelligence Quotient (IQ). Emotional Qoutient (EQ) Dependent Variable: Prestasi Kerja Karyawan Dari hasil pengujian yang diperoleh yaitu nilai DW (Durbin Watso. sebesar 1,813. Dimana nilai DW berada di tengahtengah antara nilai Du dan 4-Du . ,703 dan 2,. sehingga disimpulkan bahwa model regresi berganda pada penelitian ini tidak terkena autokorelasi. Berdasarkan dari hasil pengujian uji t pada tabel 4. 15 diatas menunjukkan bahwa nilai t-hitung untuk variabel emotional quotient (X. sebesar 1,698 dengan nilai 0,004 0,004<0,05. Dari hasil tersebut maka dapat dinyatakan hipotesis diterima, artinya emotional quotient berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan pada divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 Tabel 8 Uji t Hipotesis 2 Coefficientsa Model Sig. (Constan. 2,483 1,600 Intelligence Quotient (X. 0,027 0,064 Dependent Variable: Prestasi Kerja Karyawan (Y) Berdasarkan tabel 4. 16 diatas diperoleh nilai t-hitung untuk variabel intelligence quotient (X. sebesar 1,422 dengan nilai signifikan sebesar 0,005 sehingga 0,005< 0,05. Dari hasil tersebut maka dapat dinyatakan hipotesis diterima, artinya intelligence quotient berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan pada divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. ISSN : 2746 Ae 8607 Berdasarkan dari hasil data uji F pada tabel 4. 18 diatas menunjukkan bahwa nilai F-hitung sebesar 181,068 dengan nilai 0,000 0,000<0,05. Dari hasil tersebut maka dapat dinyatakan hipotesis diterima, artinya emotional quotient, intelligence quotient dan reward berpengaruh secara simultan terhadap prestasi kerja karyawan pada divisi frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. KESIMPULAN Berdasarkan pada penelitian dan perhitungan serta kesimpulan yang dijelaskan, pada variabel X1 diperoleh nilai t-hitung sebesar 1,698 dengan nilai signifikan sebesar 0,004 sehingga 0,004<0,05. Dari hasil tersebut maka dapat Tabel 9 dinyatakan hipotesis diterima, artinya emotional quotient berpengaruh terhadap Uji t Hipotesis 3 Coefficientsa prestasi kerja karyawan pada divisi Model Sig. frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. (Constan. 2,483 1,600 Reward (X. 0,511 0,200 Pada hasil pengujian uji t variabel (X. Dependent Variable: Prestasi Kerja Karyawan (Y) memperoleh nilai tes sebesar 1,422 dengan nilai signifikan sebesar 0,005 sehingga 0,005< 0,05. Dari hasil tersebut maka dapat Berdasarkan tabel 4. 17 diatas dinyatakan hipotesis diterima, artinya diperoleh nilai t-hitung untuk variabel reward intelligence quotient berpengaruh terhadap sebesar 2,557 dengan nilai signifikan prestasi kerja karyawan pada divisi frontliner sebesar 0,013 sehingga 0,013<0,05. Dari PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. hasil tersebut maka dapat dinyatakan Pada hasil pengujian uji t variabel X3 nilai t-hitung sebesar 2,557 berpengaruh terhadap prestasi kerja dengan nilai signifikan sebesar 0,013 karyawan pada divisi frontliner PT. Bank sehingga 0,013<0,05. Dari hasil tersebut Mega Syariah seluruh Indonesia. maka dapat dinyatakan hipotesis diterima, artinya reward berpengaruh terhadap Tabel 10 prestasi kerja karyawan pada divisi frontliner Uji-f Hipotesis 4 ANOVAa PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. Model Sum of Mean Sig. Pada pengujian uji F, diperoleh nilai Squares Square F-hitung sebesar 181,068 dengan nilai Regression 957,454 3 319,151 181,068 0,000b signifikan 0,000 0,000<0,05. Dari hasil tersebut maka dapat Residual 116,332 1,763 dinyatakan hipotesis diterima, artinya Total 1073,786 69 emotional quotient, intelligence quotient dan Dependent Variable: Prestasi Kerja Karyawan berpengaruh secara simultan Predictors: (Constan. Reward . Intelligence Quotient (IQ). Emotional Qoutient (EQ) terhadap prestasi kerja karyawan pada divisi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 frontliner PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. IMPLIKASI Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan mengambil suatu keputusan karena ditemukan hal-hal baru yang bermanfaat bagi perusahaan dan juga bermanfaat bagi peneliti lain di waktu mendatang. KETERBATASAN PENELITIAN Berdasarkan pengalaman peneliti dalam penelitian ini, terdapat beberapa keterbatasan yang dialami, yaitu sebagai Responden yang digunakan dalam penelitian ini terbatas yaitu berjumlah 70 karyawan customer service di PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. Dalam proses pengambilan data serta informasi yang diberikan oleh responden melalui kuesioner masih kurang menunjukkan pendapat responden yang sesungguhnya. Objek pada penelitian ini hanya berfokus pada satu perusahaan yaitu PT. Bank Mega Syariah seluruh Indonesia. DAFTAR RUJUKAN Fahmi. Irham. Manajemen Sumber Daya Manusia Teori dan Aplikasi. Bandung:Alfabeta. ISSN : 2746 Ae 8607 Hasibuan. Malayu S. Manajemen SDM. Edisi Revisi-Cetakan ke Tujuh. Jakarta: PT Bumi Aksara. Hasibuan. Malayu S. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: PT Bumi Aksara. Luthans. Perilaku Organisasi. Jakarta:Penerbit Andi. Mangkunegara. Manajemen Sumber Daya Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Mangkunegara. Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sadili. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung:Pustaka Setia. Sedarmayanti. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung:Refika Aditama. Siagian. Sondang. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:Bumi Aksara. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Bandung:CV Alfabeta. Triana. Neni dan Suryalena. Pengaruh Penilaian Kinerja Karyawan dan Reward Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada Hotel Sapadia Pasir Pengaraian. Jurnal JOM Fisip, 4. , hal 1-9. Goleman. Daniel. Kecerdasan Emosional. (Alih Bahasa: T. Hermay. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya