Al Basirah Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. Nomor 2. November 2021 Hal. ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI TPQ WONOGIRI Fajarwati Kusuma Adi Siyasah Syariah. Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri fajarwatikusuma034@gmail. Titik Vitriani Siyasah Syariah. Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri titikvitriani98@gmail. Muhammad Daqok Siyasah Syariah. Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri Muhammaddaqo@gmail. Abstrak Bahasa Arab dan Al-Qur'an merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi satu sama lain, sehingga saling berkaitan satu sama lain. Apabila menguasai Bahasa arab maka dapat diidentifikasikan dengan penguasaan Al-qurAoan, karena Bahasa yang dipakai dalam Al-qurAoan adalah Bahasa Arab. Jika kita mempelajari Bahasa Arab serta Al-qurAoan maka diharapkan dapat meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, karena hal tersebut juga terdapat dalam tuntunan sholat dan doa yang dipakai. Sesuai dengan Undang-Undang Dasar Pasal 31 Tentang Pendidikan bahwa setiap warga Negara berhak atas pendidikan formal dan non formal, hal tersebut didapatkan melalui pembelajaran di sekolah maupun diluar Dalam pendampingan TPQ (Taman Pendidikan Al-qurAoa. di Wonogiri ini masuk dalam kategori non formal karena cara pembelajarannya diluar jam sekolah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode deskriptif kualitatif dengan didukung undang-undang, buku dan jurnal. Dengan cara pengambilan contoh untuk pelaksanaan kegiatan, pendampingan pembelajaran bahasa arab dan wawancara kepada guru atau pengajar bahasa arab di TPQ dan siswa yang belajar serta masyarakat yang menyekolahkan anaknya dalam lembaga TPQ. Pendampingan yang penulis berikan mempunyai implikasi berupa input mendidik anak-anak dalam pembelajaran bahasa arab, serta meningkatkan kualitas agama sejak dini di lingkungan tempat tinggal dan mengisi kegiatan secara positif untuk meningkatkan keilmuan dan keimanan. Kata Kunci : Taman Pendidikan Al-qurAoan. Hak Pendidikan. Bahasa Arab Abstract Arabic and the Qur'an are a unit that complements each other, so that they are related to each If you master Arabic, it can be identified with mastery of the Qur'an, because the language used in the Qur'an is Arabic. If we study Arabic and the Qur'an, it is hoped that it can increase our devotion to Allah SWT, because this is also contained in the prayer and prayer guidelines used. In accordance with Article 31 of the Basic Law concerning Education that every citizen has the right to formal and non-formal education, this is obtained through learning at school and outside school. In mentoring the TPQ (Al-qur'an Fajarwati Kusuma Adi dkk Education Par. in Wonogiri is included in the non-formal category because the way of learning is outside school hours. The method used in this service is a qualitative descriptive method supported by laws, books, journals and the internet. By taking samples for the implementation of activities. Arabic language learning assistance and interviews with Arabic language teachers or teachers at TPQ (Al-qur'an Education Par. and students who are studying and people who send their children to school in the TPQ (Al-qur'an Educational Par. The assistance that the author provides has implications in the form of input in educating children in learning Arabic, as well as improving the quality of religion from an early age in the living environment and filling positive activities to increase knowledge and faith. Keywords: Al-qur'an Education Park. Educational. Arabic PENDAHULUAN Bahasa Arab merupakan bahasa universal bagi umat Islam. Karena pondasi belajar Al-qurAoan adalah dengan menggunakan Bahasa Arab. Apalagi Indonesia sebagai Negara muslim terbesar di dunia memiliki keterikatan khusus dengan Al-qurAoan. Pendidikan di Indonesia juga terbentuk dalam pendidikan formal dan non formal. Ada beberapa sekolah yang mempunyai pendidikan agama yang secara langsung diberikan di sekolah sehingga tidak memerlukan pembelajaran tambahan di luar, akan tetapi juga terdapat sekolah yang hanya memberikan pendidikan dasar saja sehingga anak-anak membutuhkan pendampingan pembelajaran sekolah di luar pendidikan formal yaitu dengan pembelajaran bahasa arab di TPQ (Taman Pendidikan AlqurAoa. Al-qurAoan adalah pondasi landasan utama bagi umat muslim di dunia sehingga dibutuhkan cara untuk mempelajarinya, salah satu contohnya adalah dengan penguasaan Bahasa Arab. Karena dengan mempelajari Bahasa Arab maka ilmu agama dapat Bahasa Arab dan Al-Qur'an merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi satu sama lain, sehingga menjadi hal yang tidak saling berkaitan satu sama lain. Apabila menguasai Bahasa arab maka dapat diindentifikasikan dengan penguasaan Al-qurAoan, karena Bahasa yang dipakai dalam Al-qurAoan adalah Bahasa Arab. Jika kita mempelajari Bahasa Arab serta Al-qurAoan maka diharapkan dapat meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, karena hal tersebut juga terdapat dalam tuntunan sholat dan doa yang dipakai. (Tayar Yusuf dan Saiful Anwar, 1. Pendidikan adalah hak yang diberikan kepada pemerintah kepada warganya. Oleh sebab itu setiap warga Negara berhak atas pendidikan 9 (Sembila. tahun di lingkungan sekolah formal dalam kaitan pembelajaran bahasa arab di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Menurut Al-Fauzan, dkk (Abdurrohman Bin Inrahim Alfauzan, 2. faktor-faktor yang mempengaruhi Bahasa Arab adalah sebagai berikut : Bahasa Arab adalah bagian dari Al-qurAoan Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Fajarwati Kusuma Adi dkk Ibnu Taimiyah berkata. Aumempelajari Bahasa arab adalah termasuk fardhu kifayahAy. Sebagaimana dikatakan oleh Umar bin Khattab. AuSesungguhnya bahasa Arab itu bagian dari agamaAy. Mengetahui serta mmepelajari Bahasa arab adalah kewajiban umat Muslim. Sebab, memahami Al-QurAoan dan Al-Hadits hukumnya wajib, dan hal itu tidak dapat dipahami kecuali dengan bahasa Arab. Dengan mengetahui bahasa Arab, dapat dijadikan perantara agar terhindar dari perkara syubhat dan bidAoah. Imam SyafiAoi berkata. Aumanusia yang berakal adalah manusia yang tidak meninggalkan Bahasa Arab dan lebih condong kepada AristotelesAy. Hal ini dikuatkan pula oleh As-Suyuti dengan ucapannya. Ausungguh aku telah mendapatkan orang-orang sebelum SyafiAoi dan mereka memberi isyarat bahwa sebab terjadinya bidAoah adalah tidak mengetahui bahasa ArabAy. Bahasa Arab adalah cara umat Islam untuk melakukan syiar Kemuliaan Bahasa Arab terletak dari Bahasa Arab Bahasa Arab adalah Bahasa Universal bagi kaum muslim Bahasa Arab sebagai Bahasa akulturasi/kebudayaan manusia Pembelajaran adalah segala sesuatu yang bersifat proporsional. Sehingga para guru/pengajar dapat merancang apa saja yang diperlukan dengan pemberian materi kepada orang-orang yang diajarkannya kaitannya dalam hal ini dalah anak didiknya. Sehingga diharapkan pembelajaran yang didapat adalah memotivasi dan meningkatkan gairah belajar. ( Abd. Gafar. Irpan dan Jamil. Muhammad. Pendidikan Bahasa Arab mempunyai beberapa hal pendukung dalam kelancaran Sebagai contohnya adalah kualitas pembelajaran dalam melaksanakan metode Bahasa arab yang beragam agar para pengajar lebih termotivasi dalam mengemban tugas serta Berbagai metode pembelajaran Bahasa Arab bisa dikategorikan menjadi beberapa bagian yang penting, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi para pengajar/guru yang (Hermawan, 2. Program pembelajaran Bahasa Arab bisa menjadi sukses atau tidaknya adalah dengan menilai sisi metode yang menyatukan isi dan cara mengajarkan Bahasa Arab ke dalam penyampaian anak didiknya atau sisa yang didampingi sehingga tercipta komunikasi yang dinamis terhadap guru pengajar pada anak didiknya. (Effendy, 2. Penerapan metode pembelajaran menggunakan Teknik yang berbeda-beda tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi para guru pengajar kepada muridnya sehingga dapat diharapkan mempertinggi mutu dan efektivitas metode tertentu menjadi bagian yang Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Fajarwati Kusuma Adi dkk penting dalam penyampaian pembelajaran aktif kepada siswa atau murid yang didampingi. (Yusuf dan Anwar, 2. Pembelajaran Bahasa Arab bisa kita lihat pada sekolah formal maupun non formal dengan memperhatikan metode dan mutu dari pendidikannya. Hal tersebut bisa dilihat dari TK sampai perguruan tinggi yang menggunakan Bahasa Arab sebagai pondasi belajar disekolah mereka. Hal tersebut menunjukkan bahwa keseriusan dalam mempelajari Bahasa Arab sudah sangat diminati dari berbagai kalangan, tidak hanya disektor sekolah formal akan tetapi juga disekolah non formal yang memperhatikan kemajuan sistem pembelajaran dan mutunya. (Hermawan, 2. Berdasarkan PP No. 55 Tahun 2007 tentang pendidikan agama dan pendidikan keagamaan terdapat cara dan metode pembelajaran Bahasa Arab. Tidak hanya berdasarkan manuskrip Al-qurAoan dan buku keagamaan melainkan juga pengembangan praktek kedalam baca tulis Al-qurAoan dengan pendampingan sekolah formal maupun non formal. Fenomena hal tersebut didukung dengan keberadaan pondok pesantren yang bayak didirikan tersebar diseluruh Indonesia. Sebagai tujuan untuk peningkatan ilmu pengetahuan Bahasa Arab. Akan tetapi dengan perkembangan zaman berdirilah Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) yang tugasnya memberikan pendampingan pembelajaran bahasa Arab secara intens dan lebih dini pada usia anak-anak. (Srijatun, 2. Dukungan dari berbagai pihak sangatlah diperlukan mulai dari keluarga, lingkungan sekolah, anak didik maupun guru pengajarnya juga sangat diperlukan demi kemajuan Bersama karena proses pembelajaran Bahasa Arab yang sangat penting adalah mempunyai fungsi sebagai berikut : (Cooper. Berfungsi sebagai perencanaan . t-takhthit. Penerapan lingkungan/implementasi . t-tanfid. Pemberian evaluasi . t-taqwi. Uraian di atas menjadikan penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai peran pendidik dalam pembelajaran bahasa Arab di Taman Pendidikan Al-qurAoan (TPQ) dua kecamatan di Wonogiri dan apa saja metode yang digunakan pendidikan dalam menumbuhkembangkan minat anak untuk mempelajari Bahasa Arab. METODE Metode dalam penulisan pengabdian ini adalah dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat prodi hukum tata Negara yang telah dilakukan, dan data sejumlah informasi dimedia online, dan artikel ilmiah mengenai riset pembelajaran bahasa arab di Taman Pendidikan Al-Qur-an (TPQ) Wonogiri. Riset pengabdian ini dilakukan oleh Prodi Hukum Tata Negara melalui program pengabdian masyarakat. Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Fajarwati Kusuma Adi dkk bekerjasama dengan Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) Wonogiri untuk memberikan pemahaman dan keterampilan untuk pendampingan sekolah non formal dalam mempelajari bahasa arab. Pengabdian ini dikhususkan untuk memberikan pendampingan dan pemahaman tentang pendidikan bahasa arab dilingkungan non formal atau diluar sekolah yang berwujud Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) Subjek pengabdian ini adalah para pengajar dan siswa serta masyarakat yang menyekolahkan anak-anaknya di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ). Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan memberikan pemaparan dan penjelasan tentang manfaat dan pentingnya melakukan pendampingan pembelajaran bahasa arab di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) Di Wonogiri. Materi disampaikan melalui paparan presentasi dan pendampingan secara langsung kepada anak didik yang kemudian dilanjutkan diskusi dan Tanya jawab antara peserta dan narasumber. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pendampingan pembelajaran di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) Wonogiri Dari Kegiatan pengabdian ini diharapkan : Bagi Tenaga Pendidik di Taman Pendidikan Al-qurAoan (TPQ) Supaya terbentuk tenaga pendidik Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) yang lebih profesional, efektif dan efisien. Pendidik bisa lebih mengerti tentang peran pendidik yang sesungguhnya serta memahami tentang metode apa yang seharusnya digunakan agar bisa menumbuhkembangkan minat anak dalam belajar, khususnya belajar Bahasa Arab. Bagi Institusi Perguruan Tinggi Dari program pengabdian ini diharapkan terjalin hubungan yang positif antara masyarakat Kabupaten Wonogiri . hususnya di Kecamatan Ngadirojo dan Nguntoronad. dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri, sehingga mahasiswa semakin mudah melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Wonogiri dalam kaitan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Adapun bentuk pengabdian ini berupa pembelajaran di tiap TPQ dua Kecamatan di Wonogiri yaitu Kecamatan Ngadirojo dan Kecamatan Nguntoronadi. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 1 Juli 2021 sampai dengan tanggal 1 Agustus 2021. Melihat uraian masalah tersebut diatas, maka penulis mencantumkan tabel jadwal pembelajaran di tiap TPQ (Taman Pendidikan Al-Qura. dua Kecamatan di Wonogiri, yaitu sebagai berikut: Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Fajarwati Kusuma Adi dkk Tabel 1 Jadwal Pembelajaran HARI Senin Selasa Rabu Kamis JumAoat WAKTU Sabtu Ahad TEMPAT TPQ ROUDHOTUL ULUM. Karang Jati. Gebang. Nguntoronadi. TPQ AL-HIDAYAH. Gledegan. Pondok Ngadirojo. TPQ AL-AMIN. Dongwuluh. Gemawang. Ngadirojo. TPQ AT TAQWA. Glogok. Gemawang. Ngadirojo. TPQ AT TAQWA. Glogok. Gemawang. Ngadirojo. TPQ AL-HIDAYAH. Gledegan. Pondok Ngadirojo. TPQ AT TAQWA. Glogok. Gemawang. Ngadirojo. TPQ BAITUR RAHMAN. Pencil. Gedong. Ngadirojo. TPQ ROUDHOTUL ULUM. Karang Jati. Gebang. Nguntoronadi . bu-ib. TPQ ROUDHOTUL ULUM. Karang Jati. Gebang. Nguntoronadi . nak-ana. TPQ BAITUR RAHMAN. Pencil. Gedong. Ngadirojo. TPQ DARUL KAROMAH. Gobeh. Gedong. Ngadirojo. TPQ AL-AMIN. Dongwuluh. Gemawang. Ngadirojo. Peran Pendidik dalam Pembelajaran Bahasa Arab Pendidik, guru atau pengajar memiliki peran yang diinginkan berdasarkan keterampilan serta keahliannya menuju keprofesionalannya, yang mana pendidik memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam proses pembelajaran di sekolah, pesantren maupun tempat belajar lainnya. Sebagai seorang pendidik seharusnya memainkan berbagai peran dalam pembelajaran yang dilaksanakan, yang mana pendidik berperan sebagai organisator, koordinator, fasilitator, komunikator, dan motivator pada setiap proses pembelajaran. ttps://w. Dalam penelitian Bajrami (Bajrami L, 2. , seorang pengajar/pendidik berfungsi sebagai fasilitator dalam pengembangan mandiri dalam rangka penyusunan strategi pembelajaran serta strategi yang Guru pendidik mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengatur setiap jadwal aktivitas kepada murid/siswanya dalam kegiatan pembelajaran yang aktif. Guru pendidik bisa berperan sebagai manajer maupun sebagai sahabat dalam mendampingi belajar anak-anak didiknya. Sehingga mereka akan nyaman dalam belajar tanpa rasa minder atau tidak percaya diri. Jika kedekatan guru dan anak didik bisa dilakukan seperti orangtua kepada anak-anaknya maka kenyamanan juga tercipta. Tentunya sebagai seorang pendidik atau guru ingin melihat anak didiknya mendapatkan ilmu yang seharusnya mereka dapatkan. Maka dari itu ada beberapa peran pendidik dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Arab di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ). Pertama, pendidik sebagai pengajar. Pendidik berfungsi untuk memberikan pengajaran dengan menyampaikan materi pembelajaran Bahasa Arab kepada anak didiknya. Dalam setiap penyampaian materi, pendidik harus berusaha agar anak didik bisa memahami atas materi yang telah disampaikan. Kedua, pendidik sebagai pembimbing. Pendidik Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Fajarwati Kusuma Adi dkk diharuskan untuk memberikan bantuan kesetiap anak didik, agar anak didik tersebut mampu untuk menyelesaikan setiap kesulitan yang dihadapinya dalam proses belajar. Ketiga, pendidik sebagai Pendidik dianggap sebagai orang yang paling berpengetahuan, dimana seorang pendidik bukan hanya sekedar menyampaikan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki kepada anak didiknya, tetapi juga harus mengembangkan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya. Keempat, pendidik sebagai motivator. Pendidik sangat berperan untuk mendorong semangat belajar setiap anak didiknya agar selalu aktif pada setiap pertemuan yang diadakan. Dengan memberikan motivasi kepada anak didik untuk lebih bersemangat dalam pertemuan. Sudah sangat jelas, bahwa peran pendidik dalam pembelajaran Bahasa Arab menjadi salah satu faktor penting dalam proses belajar mengajar. Peran pendidik di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) sangatlah besar bagi anak didik saat proses pembelajaran berlangsung. Karena Bahasa Arab merupakan bahasa asing atau bahasa kedua bagi anak didik, jadi dalam proses pembelajaran tentu mengalami beberapa kesulitan. Dan disinilah peran pendidik diperlukan untuk mengatasi kesulitan tersebut serta untuk menumbuhkembangkan minat anak dalam mempelajari Bahasa Arab. Untuk memenuhi peran pendidik tersebut, maka diperlukan metode yang sesuai agar anak didik mampu memahami materi dari pembelajaran Bahasa Arab yang telah disampaikan. Pendampingan Pempelajaran Bahasa Arab Kegiatan belajar mengajar menggunakan beberapa metode atau teknik agar bisa disampaikan dan dapat diterima dengan baik oleh anak-anak didiknya. Karena jika metode yang diterapkan benar maka anak-anak didik bisa menerima dengan baik dan bisa mempelajarinya dengan mudah akan tetapi jika penyampaiannya kurang bisa diterima maka anak-anak didik akan menjadi jenuh dan merasa hambar dalam mempelajarinya (Hamid, 2. Fungsi dari proses pembelajaran adalah dengan melakukan serangkaian kegiatan yang dilakukan seorang pendidik yang berlangsung pada waktu tertentu agar bisa mendapatkan tujuan yang diinginkan. (Usman,1. Penerapan metode yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Arab pada anak usia dini di Taman Pendidikan Al-Qur-an (TPQ) yaitu metode hafalan, metode permainan dan metode bernyanyi. Karena kebanyakan anak-anak dalam mempelajari sesuatu dengan cepat merespon adalah dengan mendengar dan melihat, karena cara itu lebih efektif dibandingkan dengan cara membaca. Ketiga metode yang digunakan ini akan berjalan dengan lancar apabila dipersiapkan dengan matang. Adapun manfaat dari ketiga metode tersebut, yaitu sebagai berikut: Hafalan berfungsi melatih daya pikir anak, daya ingat anak serta memberikan rangsangan pada syarat motoris untuk mengingat dan menirukan, bisa dengan suara atau hafalan. Sehingga car aini dianggap efektif. Karena dengan hafalan anak akan terus berusaha menghafal doAoa-doAoa dan surat- Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Fajarwati Kusuma Adi dkk suratan sampai mereka bisa. Dengan hal itulah daya ingat anak akan bekerja dan kosakata yang dikuasai anak pun akan bertambah. Permainan berfungsi untuk melatih konsentrasi dan meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf-huruf Arab. Karena dunia anak adalah dunia bermain. Sehingga jika dalam pengenalan huruf dilakukan dengan bermain, maka anak akan lebih berkonsentrasi dan Selain itu kemampuan mengenal huruf anak dapat mudah meningkat. Bernyanyi berfungsi untuk membangkitkan motivasi anak, melatih kemampuan seni pada anak, menambah kosakata pada anak, melatih kreativitas dan melatih daya ingat anak. Biasanya dengan bernyanyi, anak akan mudah menghafal dan mengingat. Disamping dengan menggunakan metode ini, pendidik tentunya juga harus sabar dan telaten dalam mengajar. Karena proses penerimaan ilmu anak satu dengan anak yang lainnya berbeda-beda. Jadi pendidik harus benar-benar memperhatikan kemampuan anak didiknya. Jika dalam penyampaian materi masih terdapat banyak anak yang belum paham, maka materi tersebut harus diulang kembali sampai mereka benar-benar paham. Tidak perlu tergesa-gesa untuk melanjutkan materi yang baru, karena percuma jika materi yang sebelumnya belum dipahami oleh anak. Berikut contoh pembelajaran bahasa arab yang diajarkan oleh guru pendidik di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) : Gambar 1 Materi Pembelajaran Bahasa Arab Dengan adanya pendampingan terhadap pembelajaran Bahasa Arab Di Wonogiri sebagaimana penulis telah ketahui dengan wawancara terhadap guru pengajar yang mendampingi, maka dapat dilihat hasil yang memadai bahwa Tempat Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) adalah sarana belajar efektif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini. Karena anak-anak menjadi lebih rajin dan lebih menggali bakat minat dalam belajar Bahasa Arab. Ketertarikan ini adalah langkah positif bagi guru pengajar Bahasa Arab menjadi lebih semangat dalam mengemban Amanah dan tanggungjawabnya. Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Fajarwati Kusuma Adi dkk Gambar 2. Pendampingan Kegiatan Pembelajaran Bahasa Arab antara guru dengan anak didiknya. Gambar 3 kegiatan non formal Bahasa Arab oleh guru pengajar Gambar 4 Perolehan prestasi Bahasa Arab Melalui teknik wawancara yang dilakukan penulis kepada informan mengenai pendampingan Bahasa Arab di Taman Pendidikan Al-qurAoan (TPQ) dapat dilihat bagaimana anak-anak belajar dengan sungguh-sungguh dan semangat yang tinggi. Sehingga orangtua menjadi sangat berminat terhadap pendidikan non formal yang diselenggarakan Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) di Wonogiri. Prestasi dan lomba yang didapat juga meningkatkan kualitas nama baik bagi semua kalangan baik guru pengajar. Taman Pendidikan Al-qurAoan (TPQ) KESIMPULAN Peran pendidik di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) sangatlah besar bagi anak didik saat proses pembelajaran berlangsung. Karena Bahasa Arab merupakan bahasa asing atau bahasa kedua bagi anak didik, jadi dalam proses pembelajaran tentu mengalami beberapa kesulitan. Dan disinilah peran pendidik diperlukan untuk mengatasi kesulitan tersebut serta untuk menumbuhkembangkan minat anak dalam mempelajari Bahasa Arab. Untuk memenuhi peran pendidik tersebut, maka diperlukan metode Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Fajarwati Kusuma Adi dkk yang sesuai agar anak didik mampu memahami materi dari pembelajaran Bahasa Arab yang telah Dengan adanya Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) di Wonogiri dapat meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. Serta membuat minat dan bakat anak sejak usia dini terhadap Bahasa Arab, dan membuat anak-anak menjadi lebih rajin dalam hal belajar. Penerapan metode yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Arab pada anak usia dini di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ) yaitu metode hafalan, metode permainan dan metode bernyanyi. Ketiga metode yang digunakan ini akan berjalan dengan lancar apabila dipersiapkan dengan matang. samping dengan menggunakan metode ini, pendidik tentunya juga harus sabar dan telaten dalam Karena proses penerimaan ilmu anak satu dengan anak yang lainnya berbeda-beda. Jadi pendidik harus benar-benar memperhatikan kemampuan anak didiknya. Jika dalam penyampaian materi masih terdapat banyak anak yang belum paham, maka materi tersebut harus diulang kembali sampai mereka benar-benar paham. DAFTAR PUSTAKA