ISSN: 2746-3656 Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika Model PISA Menggunakan Konteks Labuhanbatu Yulia Rahmayani1* Pendidikan dan Evaluasi Pendidikan. Universitas Negeri Semarang. Semarang, 50229. Indonesia *Coresponding Author: tengkuyulia9@gmail. Diterima 20 Agustus 2025, disetujui untuk publikasi 25 Oktober 2025 Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan instrumen tes literasi matematika model Programme for International Student Assessment (PISA) berbasis konteks lokal Labuhanbatu. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan dengan observasi serta wawancara terhadap siswa kelas Vi-A dan tiga guru matematika di SMP Negeri 1 Bilah Barat. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi matematika siswa masih rendah, terutama dalam memahami dan menyelesaikan soal kontekstual. Guru belum familiar dengan konsep literasi matematika model PISA dan masih menggunakan soal prosedural dari buku teks, sementara fasilitas pendukung pembelajaran kontekstual masih terbatas. Studi pustaka menegaskan pentingnya pengembangan instrumen berbasis konteks lokal karena dapat meningkatkan motivasi, pemahaman, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Potensi lokal Labuhanbatu seperti sektor pertanian, perikanan, dan budaya daerah memiliki nilai edukatif tinggi untuk dijadikan konteks soal. Oleh karena itu, pengembangan instrumen literasi matematika berbasis konteks lokal Labuhanbatu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan literasi matematis siswa. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan. Literasi Matematika. PISA. Konteks Lokal. Labuhanbatu Citation : Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika Model PISA Menggunakan Konteks Labuhanbatu. Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika: 6. , 85 Ae 94, 10. 24114/jfi. Pendahuluan Tahapan awal yang dilakukan peneliti langkah yang tepat dalam melanjutkan penelitian diperoleh dapat menghasilkan kesimpulan yang untuk mengidentifikasi dan menentukan langkahanalisis peneliti untuk perangkat pembelajaran (Handayani & Lestari, (Widoyoko, 2. Instrumen tes adalah alat Analisis kebutuhan penting dilakukan agar instrumen tes yang dikembangkan benar-benar mengukur pemahaman dan penguasaan peserta sesuai dengan karakteristik peserta didik, tujuan didik terhadap materi pelajaran. (Aziz, dkk. , 2. pembelajaran, serta konteks sekolah. Melakukan Evaluasi hasil tes memiliki peran penting dalam analisis kebutuhan bertujuan untuk memperoleh mengidentifikasi kelemahan instrumen maupun pendekatan pembelajaran yang digunakan, serta memecahkan masalah yang muncul (Handayani & pembelajaran di masa mendatang (Mardapi, 2. Lestari, 2. Hasil evaluasi membantu guru mengenali kesulitan Pengembangan memodifikasi alat ukur yang sudah ada guna belajar siswa dan menyesuaikan pembelajaran agar lebih efektif dan adaptif. Dalam memperoleh data penelitian yang valid dan reliabel kemampuan literasi matematika menjadi salah satu (Handayani & Lestari, 2. Instrumen berfungsi indikator utama dalam menilai kualitas pendidikan Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 2. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 suatu negara. Literasi matematika tidak hanya mencerminkan penguasaan konsep dan prosedur pengembangan instrumen tes literasi matematika matematika, tetapi juga kemampuan peserta didik yang tidak hanya mengacu pada model PISA, tetapi juga menggunakan konteks lokal yang dekat memecahkan permasalahan kehidupan sehari-hari Oleh dengan keseharian siswa. (OECD, 2. Hasil PISA 2022 menunjukkan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi matematika siswa Indonesia masih rendah, kebutuhan pengembangan instrumen tes literasi dengan skor 366 dari rata-rata internasional 472, matematika model PISA dengan menggunakan menempati peringkat 70 dari 81 negara. Hal ini konteks Labuhanbatu. Adapun rumusan masalah menegaskan perlunya peningkatan pembelajaran dari penelitian ini ialah: Bagaimana hasil analisis matematika yang kontekstual dan berfokus pada kebutuhan pengembangan instrumen tes literasi literasi matematis. (OECD, 2. matematika model PISA menggunakan konteks Rendahnya hasil PISA matematika siswa Labuhanbatu? Indonesia dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Instrumen PISA penggunaan instrumen tes yang kontekstual dan Salah relevan dengan kehidupan nyata. Instrumen yang instrumen PISA adalah penggunaan masalah kurang mencerminkan situasi sehari-hari membuat matematika berbasis konteks kehidupan nyata. siswa kesulitan mengaitkan konsep matematika Konteks pekerjaan, atau ilmiah, sehingga siswa dituntut berpikir kritis dan pemecahan masalah mereka belum berkembang secara maksimal. Instrumen mereka secara fleksibel dalam situasi nyata (Putra, yang digunakan dalam pembelajaran cenderung & Vebrian, 2. Soal-soal dalam PISA juga bersifat abstrak dan tidak dikaitkan dengan mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi konteks lokal, sehingga siswa kesulitan dalam (HOTS) seperti penalaran, pemecahan masalah, dan komunikasi matematis. serta mengaplikasikan matematika dalam kehidupan nyata. Penggunaan konteks Instrumen ini dikembangkan berdasarkan dalam pembelajaran sangat penting karena dapat tiga aspek utama, yaitu konten, proses, dan mendorong motivasi siswa dalam mempelajari Konten mencakup bidang matematika seperti quantity . , change and relationship meningkatkan hasil belajar mereka (Maulidia & . erubahan dan hubunga. , space and shape . uang Lestari, 2. Kabupaten Labuhanbatu sebagai salah satu . etidakpastian dan dat. Proses mencakup tiga daerah di Sumatera Utara memiliki kekayaan menerapkan . , dan menafsirkan . Konteks Labuhanbatu Konteks Sementara . , ditemukan pada kehidupan sosial dan alam, publik, pekerjaan, dan saintifik (Adhasri, dkk. Kabupaten Labuhanbatu hingga saat ini. Konteks- konteks tersebut berpotensi dijadikan sebagai latar Selain itu, instrumen literasi matematika dalam pengembangan soal literasi matematika PISA menggunakan soal berbentuk uraian dan yang lebih bermakna dan sesuai dengan kehidupan pilihan ganda kompleks, yang memungkinkan sehari-hari siswa menunjukkan proses berpikir mereka, bukan hanya hasil akhir. Penyusunan soal juga dilakukan Saat berbasis konteks lokal Labuhanbatu masih sangat Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika 6. - 2025 menjamin kesesuaian dengan tujuan pengukuran pesisir pantai. Aspek budaya juga menjadi sumber serta keadilan bagi seluruh siswa, terlepas dari konteks yang potensial. latar belakang sosial ekonomi mereka (Susan & Wibowo, 2. Dengan mengintegrasikan potensi lokal ke dalam instrumen tes literasi matematika, peserta Pengembangan didik diberikan kesempatan untuk berpikir kritis matematika yang kontekstual dan relevan dengan terhadap realitas di sekitar mereka. Pendekatan ini kehidupan peserta didik menjadi aspek penting sejalan dengan prinsip PISA yang mengedepankan dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Konteks penggunaan matematika untuk menyelesaikan lokal merujuk pada lingkungan fisik, sosial, budaya, dan ekonomi yang akrab dan dekat (OECD, 2. sehari-hari dengan kehidupan peserta didik. Penggunaan Metode Penelitian keterlibatan, pemahaman, dan motivasi belajar siswa (Kusumastuti, dkk. , 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan dekriptif kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berfokus pada pengkajian Kontekstual Labuhanbatu objek dalam situasi alamiah (Deviana, 2. Penerapan konteks lokal dalam instrumen melalui dua cara yaitu studi Pustaka dan studi pengetahuan matematika dengan situasi nyata lapangan (Darmalaksana, 2. Penelitian ini yang mereka alami. Konteks seperti budaya lokal, dilakukan dengan cara studi pustaka dan studi kebiasaan masyarakat, lingkungan alam sekitar, lapangan menggunakan observasi dan wawancara. serta kegiatan ekonomi di daerah tertentu dapat Studi pustaka penelitian ini menggunakan menjadi bahan yang kuat dalam menyusun soal metode penelusuran literatur sebagai bagian dari yang bermakna (Rahayu & Wulandari, 2. Soal- soal literasi matematika yang hanya menampilkan landasan teoretis dan empiris penelitian. Studi konteks asing atau global cenderung menyulitkan pustaka merupakan teknik pengumpulan data yang memanfaatkan berbagai sumber literatur keterbatasan referensi atau pengalaman. Oleh yang relevan dengan topik penelitian, seperti jurnal sebab itu, integrasi konteks lokal menjadikan soal ilmiah, prosiding, buku, dan referensi akademik lebih inklusif dan relevan (Wahyuningtyas, dkk. sekunder yang berfungsi memberikan pemahaman Metode penelitian kualitatif dapat dilaksanakan Data Kabupaten Labuhanbatu, yang terletak di konseptual sekaligus mendukung argumen empiris Provinsi Sumatera Utara, memiliki berbagai potensi Proses penelusuran literatur dilakukan lokal yang khas dan kaya, baik dari segi sumber dengan menentukan kata kunci yang relevan untuk daya alam, budaya, maupun sosial ekonomi memastikan hasil pencarian sesuai dengan fokus Potensi-potensi ini sangat sesuai untuk Kata kunci yang digunakan mencakup dijadikan konteks dalam penyusunan soal literasi istilah seperti Aupengembangan instrumen literasi matematika,Ay Salah satu potensi utama Labuhanbatu Autes PISA,Ay dan Ausoal kontekstual berbasis budaya,Ay serta padanan dalam bahasa Inggris seperti khususnya kelapa sawit, karet, dan nenas pane. Audevelopment of PISA-like mathematical literacy testAy Konteks ini dapat diangkat dalam soal literasi dan Aulocal context mathematical literacy. Ay Kombinasi matematika, misalnya dalam menghitung luas kata kunci tersebut digunakan dalam berbagai lahan, hasil panen, dsb. Selain itu. Labuhanbatu basis data ilmiah yang kredibel seperti Google juga memiliki potensi perikanan dan perairan yang Scholar. Garuda (Garba Rujukan Digita. , dan berkembang di sekitar sungai Bilah dan kawasan Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 2. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 DOAJ (Directory of Open Access Journal. dengan pelaksanaan pembelajaran dan kesiapan sekolah. pembatasan tahun publikasi antara 2019Ae2025 agar Selain itu, tersedia kolom catatan lapangan yang literatur yang digunakan bersifat mutakhir. Selanjutnya, dilakukan proses pemilihan secara kualitatif, seperti perilaku siswa, metode guru, dan potensi integrasi budaya lokal dalam internasional bereputasi yang relevan dengan menjadi dasar dalam menentukan arah dan fokus pengembangan instrumen asesmen. Tahap seleksi artikel dilakukan berdasarkan kesesuaian topik, berbasis konteks Labuhanbatu. Hasil Wawancara memberikan pertanyaan secara langsung kepada yang digunakan Dalam hal ini, wawancara dalam Langkah penelitian ditujukan kepada 3 guru matematika SMP Negeri 1 Bilah Barat, wawancara terkait dengan analisis kebutuhan instrumen tes literasi Labuhanbatu. Studi kontribusinya terhadap pengembangan instrumen memastikan bahwa literatur matematika model PISA menggunakan konteks lapangan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bilah Barat pada semester genap tahun Teknik analisis data yang digunakan teknik ajaran 2024/2025. Adapun subjek dalam penelitian analisis data oleh Miles & Huberman. Miles & ini adalah siswa-siswi kelas Vi-A dan 3 orang Huberman dalam (Rohmadi, 2. memaparkan guru matematika di SMP Negeri 1 Bilah Barat. bahwa analisis data kualitatif mencakup empat Observasi merupakan teknik pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan langsung di reduksi data, penyajian data, serta penarikan Instrumen observasi dalam penelitian ini Hasil Penelitian SMP Observasi Bilah Barat mengenai kondisi pembelajaran matematika di Negeri Peneliti instrumen tes literasi matematika berbasis konteks matematika berbasis PISA kepada siswa-siswi kelas Labuhanbatu. Observasi dilakukan secara langsung Vi-A SMP Negeri 1 Bilah Barat untuk melihat dengan menggunakan lembar observasi terstruktur bagaimana proses siswa dalam mengerjakan soal- yang memuat empat aspek utama, yaitu: . soal literasi matematika. Hasil observasi yang konteks pembelajaran matematika, . kebutuhan dilakukan selama proses pembelajaran matematika instrumen literasi matematika, . integrasi konteks di kelas Vi-A menunjukkan bahwa tingkat literasi lokal Labuhanbatu, dan . kesiapan sumber daya matematika siswa di sekolah ini masih tergolong Keempat aspek tersebut dijabarkan ke Hal ini terlihat dari beberapa indikator dalam 16 butir pernyataan indikator yang menilai aktivitas guru, keterlibatan siswa, pemanfaatan dalam memahami, menafsirkan, dan menerapkan konteks budaya lokal, dan dukungan fasilitas konsep matematika dalam konteks kehidupan sekolah terhadap pembelajaran berbasis literasi sehari-hari. matematika model PISA. Pertama, sebagian besar siswa kesulitan Setiap pernyataan pada lembar observasi dalam memahami soal cerita yang mengandung dinilai menggunakan skala Likert empat tingkat . informasi kontekstual. Saat diberikan soal berbasis = Kurang, 2 = Cukup, 3 = Baik, 4 = Sangat Bai. masalah nyata, siswa cenderung terfokus pada untuk memberikan gambaran kuantitatif mengenai Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika 6. - 2025 angka-angka yang menampilkan data, grafik, atau infografis pertanyaan inti yang ditanyakan. Kedua, siswa sederhana yang dapat merangsang minat dan menunjukkan keterbatasan dalam menggunakan berbagai strategi penyelesaian masalah. Dalam matematika dalam konteks nyata. beberapa kasus, siswa hanya mengandalkan satu metode yang telah diajarkan guru tanpa mencoba Wawancara mencari alternatif strategi yang lain yang lebih Berdasarkan hasil wawancara yang saya efisien dalam menyelesaikan masalah. Siswa takut lakukan kepada 3 guru matematika terkait literasi Ketiga. SMP Negeri guru-guru Bilah Barat, proses dan hasil berpikir matematis juga masih mengetahui ataupun meneliti terkait soal-soal literasi matematika model PISA sebelumnya. Guru- menjelaskan alasan di balik jawaban yang mereka Banyak guru hanya menggunakan dan memanfaatkan soal- pilih, baik secara lisan maupun tertulis. Beberapa soal numerasi yang ada di buku pelajaran untuk siswa bahkan cenderung menyalin jawaban dari tugas 89atihan siswa ataupun tugas di rumah. teman tanpa memahami prosesnya. Hanya saja soal-soal yang ada dibuku pelajaran Dari menunjukkan lemahnya spesifik kontekstual dengan kehidupan sehari-hari siswa. Soal-soal literasi matematika di buku pelajaran dibuat dengan konteks umum yang menyeluruh sebelum mencoba menyelesaikannya. tidak dekat dengan siswa, sehingga siswa kurang Menurut relevan dengan konteks soalnya. Guru-guru juga mempengaruhi rendahnya literasi matematika ini belum pernah membuat soal literasi matematika berdasarkan kedaerahan tempat tinggal siswa. mengaitkan materi dengan konteks nyata yang Faktanya adalah siswa SMP Negeri 1 Bilah Barat dekat dengan kehidupan siswa. Soal-soal yang masih banyak yang belum bisa membaca, dan selama ini diberikan oleh guru kurang kontekstual. masih banyak pula siswa yang tidak mengetahui Selain itu, berdasarkan hasil observasi di matematika dasar. Sehingga guru-guru sulit untuk lingkungan SMP Negeri 1 Bilah Barat, ditemukan memberikan soal matematika berbasis literasi dan bahwa kurangnya fasilitas seperti sarana fisik, hanya memberikan soal-soal yang tidak memiliki media pembelajaran, serta sumber belajar yang penalaran mendalam. dapat menunjang pemahaman konsep matematika secara kontekstual. Perpustakaan sekolah belum Studi Pustaka menyediakan buku-buku penunjang yang relevan Penelitian ini mengkaji tentang analisis dengan literasi matematika, seperti buku cerita kebutuhan pengembangan instrumen tes literasi bermuatan numerasi atau buku soal kontekstual model PISA menggunakan konteks Labuhanbatu. yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa. Berikut lima artikel yang peneliti analisis berkaitan Lingkungan pengembangan instrumen tes literasi dimanfaatkan sebagai sumber belajar matematika. matematika sesuai dengan konteks lokal siswa Tidak ada pojok numerasi atau papan informasi . Tabel 1. Artikel yang Dianalisis Penulis (Tahu. Nama Jurnal Aini, dkk. Jurnal Pendidikan Matematika Judul Artikel Temuan/Hasil Penelitian AuDeveloping PISA-like Math Problems in the Content of Space and Shape Through the Context of Historical AuPenelitian ini bertujuan mengembangkan soal literasi matematis model PISA pada konten space and shape menggunakan konteks bangunan bersejarah. Hasil validasi menunjukkan soal termasuk kategori valid dan reliabel. Uji Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 2. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 BuildingsAy Annisa & Nindiasari . Jurnal Pendidikan Matematika RAFA AuAnalisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Literasi Matematis Konteks Budaya Lokal pada Siswa SMPAy Trinawati, dkk. Jurnal Didaktik Matematika AuPengembangan Instrumen Literasi Matematis dengan Konteks Ekonomi Lokal pada Siswa SMPAy Wahyuningtyas & Syamsuri . Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan AuPengembangan Instrumen Literasi Matematis Menggunakan Konteks Permainan Tradisional Banten untuk Siswa SMPAy AuPengembangan Instrumen Literasi Matematis Model PISA dengan Konteks Batik Krakatoa Cilegon untuk Siswa SMPAy AuDevelopment of the PISALike Mathematical Literacy Test Based on Yogyakarta Socio-CultureAy Cendana, dkk . Himpunan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Sari, dkk. , . Absis: Mathematics Education Journal Wahyuningtyas, dkk. WILANGAN: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika AuEfektivitas Pendekatan Kontekstual Berbasis Karakter dan Budaya Lokal terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMPAy Shaumi & Syamsuri . Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Wirawan, dkk. , . Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika. AuPengembangan Instrumen Literasi Matematis dengan Konteks Kue Tradisional Banten pada Tingkat SMPAy AuPengembangan Instrumen Literasi Numerasi Konten Budaya Banten Materi Perbandingan untuk Siswa SMPAy Berdasarkan hasil telaah terhadap sembilan coba memperlihatkan bahwa siswa mampu mengaitkan konsep ruang dan bentuk dengan konteks nyata, serta meningkatkan kemampuan representasi, penalaran, dan pemodelan matematisAy AuPenelitian ini melakukan analisis kebutuhan pengembangan instrumen literasi matematis berbasis budaya lokal. Hasil menunjukkan lebih dari 80% guru dan siswa menyatakan perlunya soal matematika kontekstual yang sesuai lingkungan Disimpulkan bahwa pengembangan instrumen berbasis budaya lokal dapat meningkatkan keterkaitan konsep matematis dengan kehidupan nyata serta memperkuat karakter dan kearifan lokal. Ay AuArtikel ini mengembangkan instrumen literasi matematis model PISA dengan konteks ekonomi lokal menggunakan model pengembangan 4D (Define. Design. Develop. Disseminat. Hasil validasi menunjukkan koefisien validitas 0,83 dan reliabilitas 0,82. Siswa yang diuji menunjukkan peningkatan kemampuan reflektif dan pemecahan masalah matematis melalui konteks ekonomi di daerahnyaAy AuMenghasilkan 8 soal literasi matematis model PISA yang valid (AikenAos V Ou 0,. dan reliabel. Instrumen menunjukkan potensi meningkatkan kemampuan representasi, berpikir kritis, dan interpretasi data siswaAy AuMenghasilkan 8 butir soal literasi matematis dalam konteks Batik Krakatoa Cilegon yang valid dan reliabel. Instrumen memperkuat kemampuan berpikir komputasional, pemecahan masalah kompleks, serta integrasi representasi grafis dan simbolikAy AuPenelitian ini mengembangkan 7 soal literasi matematis model PISA berbasis sosio-kultural Yogyakarta menggunakan model 4D. Hasil validasi menunjukkan instrumen valid (VAiken = 0,. dan reliabel. Uji coba menunjukkan bahwa siswa dapat memahami konteks lokal dengan baik dan memperlihatkan peningkatan kemampuan literasi matematis setelah menggunakan instrumen tersebutAy AuPenelitian kuasi-eksperimen kemampuan literasi matematis siswa yang belajar dengan pendekatan kontekstual berbasis karakter dan budaya lokal jauh lebih baik dibandingkan pembelajaran ekspositori. Peningkatan kemampuan literasi matematis juga signifikan, dan siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran Ay AuMenghasilkan 8 soal literasi matematis model PISA yang valid dan reliabel dengan konteks Kue Tradisional Banten. Dampak potensial terlihat pada peningkatan kemampuan siswa dalam operasi campuran, perbandingan, interpretasi data, dan representasi visual. Ay AuMenghasilkan instrumen literasi numerasi dengan reliabilitas tinggi ( = 0,. , tingkat kesukaran sedang . , dan daya pembeda baik . Instrumen dinyatakan valid dan layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman numerasi berbasis budaya lokalAy kesamaan arah dalam mengembangkan instrumen artikel yang relevan (Tabel . , dapat disimpulkan memperhatikan konteks lokal dan budaya daerah. penelitian-penelitian PISA Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika 6. - 2025 Fokus utama dari seluruh penelitian adalah konteks sosial-budaya daerah. Meskipun banyak penelitian berfokus di wilayah Jawa dan Banten, siswa melalui soal-soal yang bermakna dan dekat belum ada yang mengangkat konteks Sumatera dengan kehidupan nyata mereka. Misalnya. Aini. Utara, khususnya Labuhanbatu. Hal ini membuka . Trinawati, . Anda menekankan pentingnya integrasi konteks ekonomi melakukan analisis kebutuhan dan pengembangan dan lingkungan nyata, sedangkan Annisa & instrumen literasi matematis berbasis konteks Nindiasari . menyoroti perlunya analisis Labuhanbatu, guna memperluas penerapan model kebutuhan sebelum pengembangan agar instrumen PISA yang lebih kontekstual, inklusif, dan relevan yang dihasilkan sesuai karakteristik siswa dan dengan keragaman budaya Indonesia. guru di daerah setempat. Dari Pembahasan penelitian menggunakan model pengembangan 4D Berdasarkan hasil studi pustaka, observasi, (Define. Design. Develop. Disseminat. Model ini dan wawancara yang dilakukan, pengembangan instrumen tes literasi matematika model PISA Labuhanbatu kebutuhan hingga uji coba terbatas. Nilai validitas meningkatkan kualitas asesmen dan relevansi yang diperoleh berada pada kisaran AikenAos V Ou pembelajaran matematika di sekolah. Studi pustaka 0,75 0,80, menunjukkan bahwa penerapan konteks lokal dalam pengembangan soal literasi matematika melalui proses pengujian yang kuat. Beberapa penelitian, seperti yang dilakukan oleh Wirawan, konseptual dan motivasi belajar siswa (Nurwahid & Ashar, 2022. Gradini, dkk. , 2. Potensi lokal psikometrik yang lebih detail dengan tingkat LabuhanbatuAiseperti sektor pertanian, perikanan, kesukaran dan daya pembeda butir yang baik. dan budaya daerahAimemiliki nilai edukatif yang . Konteks lokal menjadi ciri khas penelitian- tinggi untuk dijadikan konteks bermakna dalam penelitian di Indonesia ini. Cendana, dkk. pengembangan soal yang menyerupai model PISA. menggunakan konteks Batik Krakatoa Cilegon. Hasil observasi di SMP Negeri 1 Bilah Shaumi & Syamsuri . memanfaatkan Kue Barat menunjukkan bahwa kemampuan literasi Tradisional Banten, sementara Wahyuningtyas & Syamsuri . mengembangkan soal dengan khususnya dalam memahami soal kontekstual dan Pendekatan menerapkan konsep pada situasi nyata. Guru juga belum terbiasa menyusun soal berbasis konteks, keterlibatan dan motivasi siswa serta memperkuat serta belum mengenal konsep literasi matematika (HOTS), sebagaimana yang diukur dalam PISA. Hal ini representasi, penalaran, dan interpretasi data. diperparah dengan keterbatasan fasilitas dan Penelitian sumber belajar yang mendukung pembelajaran berbasis literasi matematis. Wawancara dengan Wahyuningtyas, . guru matematika memperkuat temuan tersebut, di efektivitas pembelajaran literasi mana guru cenderung mengandalkan soal dari matematis dibandingkan metode ekspositori. Secara buku teks yang bersifat prosedural dan belum tersebut memberikan landasan teoretis dan empiris Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan yang kuat bahwa pengembangan instrumen literasi matematis model PISA perlu disesuaikan dengan Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 2. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 penguasaan rumus atau algoritma, tetapi juga berbasis konteks lokal yang lebih bermakna, serta mendorong pihak sekolah untuk menyediakan menafsirkan konsep matematika dalam konteks sumber belajar yang relevan dan mendukung lokal (OECD, 2. pembelajaran kontekstual. Di tingkat kebijakan. Dengan mengacu pada temuan tersebut, temuan ini dapat menjadi dasar bagi dinas pendidikan dan MGMP untuk menyusun pelatihan matematika di Labuhanbatu sejalan dengan prinsip serta kebijakan asesmen yang menekankan literasi PISA yang mencakup tiga komponen utama: matematis berbasis konteks daerah. konten matematika . ilangan, ruang dan bentuk, beberapa keterbatasan. Cakupan penelitian hanya proses kognitif . erumuskan, dilakukan di satu sekolah, yaitu SMP Negeri 1 menerapkan, dan menafsirkan masala. , serta Bilah Barat, dengan subjek terbatas pada satu kelas konteks lokal . ersonal, sosial, pekerjaan, dan dan tiga guru, sehingga hasilnya belum dapat Soal yang dikembangkan diharapkan digeneralisasi secara luas. Desain penelitian yang berbentuk uraian dan pilihan ganda kompleks bersifat deskriptif kualitatif juga belum mampu dengan stimulus yang relevan dengan kehidupan masyarakat Labuhanbatu, seperti perhitungan hasil instrumen terhadap peningkatan hasil belajar panen, pengelolaan sumber daya air, atau analisis Selain itu, penelitian ini masih berfokus data perdagangan. Pendekatan ini terbukti efektif pada tahap analisis kebutuhan tanpa melakukan uji dalam penelitian sebelumnya yang mengaitkan validitas dan reliabilitas instrumen. Potensi bias dapat muncul dari hasil observasi dan wawancara kemampuan berpikir tingkat tinggi (Pratama & yang bersifat subjektif, serta keterbatasan waktu Yelken, 2024. Rahayu & Wulandari, 2. Dengan penelitian yang relatif singkat. Dari sisi literatur, penelusuran dibatasi pada rentang tahun 2019Ae konteks Labuhanbatu diharapkan dapat menjadi 2025 sehingga kemungkinan masih ada sumber relevan yang belum terjangkau. Di samping itu, matematika yang lebih kontekstual, bermakna, dan karena konteks penelitian berfokus pada daerah berakar pada kehidupan nyata siswa. Labuhanbatu, hasil dan rekomendasi penelitian ini Namun demikian, penelitian ini memiliki Hasil penelitian ini memiliki beberapa perlu disesuaikan kembali apabila diterapkan di implikasi penting baik secara teoretis, metodologis, wilayah lain dengan kondisi sosial dan budaya maupun praktis. Secara teoretis, penelitian ini yang berbeda. memperkuat kerangka literasi matematika model PISA yang menekankan aspek konten, proses, dan Penutup konteks dalam pengembangan instrumen asesmen. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan Hasilnya menunjukkan bahwa konteks lokal, seperti potensi pertanian, perikanan, dan budaya di pengembangan instrumen tes literasi matematika Kabupaten Labuhanbatu, dapat menjadi stimulus model PISA dengan menggunakan konteks lokal Labuhanbatu merupakan kebutuhan yang sangat berpikir tingkat tinggi siswa. Secara metodologis. Rendahnya kemampuan siswa dalam penelitian ini menegaskan pentingnya analisis pengembangan instrumen agar selaras dengan kontekstual menunjukkan perlunya inovasi dalam penyusunan instrumen pembelajaran. Potensi lokal Dari sisi praktis, hasil penelitian Labuhanbatu, perkebunan nenas pane, makanan tradisuonal, dan budaya daerah memiliki relevansi yang tinggi untuk soal-soal perkebunan kelapa Rahmayani. Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Tes Literasi Matematika. Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika 6. - 2025 Deviana, . Analisis Modul Kebutuhan matematika yang bermakna. Dengan demikian. Pengembangan instrumen tes literasi matematika berbasis PISA yang Berbasis disesuaikan dengan konteks lokal siswa, khususnya Tulungagung untuk Kelas V SD Tema Labuhanbatu diharapkan dapat meningkatkan kualitas Bangga Sebagai Bangsa Indonesia. Jurnal pembelajaran serta kemampuan literasi matematika Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD). , 47 Ae 56. Kearifan Pembelajaran Lokal Kabupaten Gradini. Firmansyah, & Syahputra. Daftar Pustaka Adhasri. Pengembangan Zamsir. Tenriawari, . Pengembangan Soal Matematika Model PISA Pertama. Siswa Jurnal Sekolah Menengah Pembelajaran Berpikir Aini. Zulkardi. Putri. , & Yuniawati. Developing Literasi Matematis Menggunakan Soal PISA-LIKE Konteks Kultur Lokal. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al-Qalasadi, 5. , 29 Ae 43. Kusumastuti. Lutfi. Saleh. Laila. Pengembangan instrumen literasi Matematika, 10 . , 111 Ae 122. Tes PISA-like matematis kontekstual berbasis kearifan lokal untuk siswa SMP. Jurnal Pendidikan problems in the content of space and shape Indonesia. through the context of historical buildings. https://doi. org/10. 61291/jpi. Journal on Mathematics Education. , 723 Mardapi. Pengukuran. Penilaian, dan Ae http://jme. id/index. php/jme Annisa. Emilianur. Winarno. , . Analisis Evaluasi Pendidikan. Ae Yogyakarta: Nuha Medika. Maulidia. , & Lestari. Study Literasi Literatur: Hasil Belajar pada Penggunaan Membaca dan Numerasi Berbasis Asesmen Media Pembelajaran Komik Matematika. Kompetensi Minimum Berbantuan Quizizz Riyadhiyyat: Jurnal Pendidikan Matematika. Kebutuhan Instrumen Materi Dinamika Tes Gerak. Jurnal 70Ae80. Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika 6. https://doi. org/10. 47766/arriyadhiyyat. Ae Nurwahid. , & Ashar. A literature https://doi. org/10. 31851/gkwdtt79 Aziz. Lestari. , & Kustiono. Need review: Efforts to overcome studentsAo Analysis for Development of a Cube and mathematical literacy. JEP: Jurnal Eksakta Beam Volume Assesment in Macromedia Pendidikan. Flash https://doi. org/10. 24036/jep/vol6-iss2/666 Based Elementary Mathematics Learning. Journal of Educational Research and 6. Ae OECD. PISA 2018 Assesment and Analytical Framework: Science. Reading. Mathematic and Evaluation. Cendana S. Syamsuri. , & Pujiastuti. Financial Literacy. Paris: OECD Publishing. Literasi OECD. Equity in education in PISA 2022. Matematis Model PISA dengan Konteks PISA 2022 Results (Volume I): The State of Batik Krakatoa Cilegon untuk Siswa SMP. Learning and Equity in education (Vol. Jurnal Paris: OECD Publishing. Pengembangan Ilmiah Instrumen Mahasiswa Pendidikan Pratama. , & Yelken. Effectiveness Matematika. , 29 Ae 40. Darmalaksana. Metode Kualitatif Studi of ethnomathematics-based learning on Pre-Print studentsAo mathematical literacy: A meta- Digital Library UIN Sunan Gunung Djati analysis study. Discover Education, 3, 202. Bandung. Hal 1-6 https://doi. org/10. 1007/s44217-024-00309-1 Pustaka