Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati JURNAL Edueco Universitas Balikpapan PERAN AGROWISATA DALAM LITERASI EKONOMI DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL KOTA BALIKPAPAN Dwi Surya Saputra1. Muhammad Aras 2. Prita Indriawati3 Universitas Balikpapan1. Universitas Balikpapan2. Universitas Balikpapan3 pos-el: dwisuryasaputra28@gmail. com1, muhammadaras@uniba-bpn. id2 prita@unibabpn. ABSTRAK Penelitian ini membahas peran agrowisata dalam meningkatkan literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat RT 37 di Kebun Sumber Berkah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi, peran pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal warga RT 37, tantangan dan hambatan, solusi dalam mengatasi hambatan pengelolaan pertanian. Metode penelitian pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik atau model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan: . tingkat partisipasi warga RT 37 sangat berkontribusi dalam melanjutkan keberlangsungan Kebun Sumber Berkah. peran pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat RT 37 sudah diterapkan dan berkontribusi positif dalam perkembangan Kebun Sumber Berkah baik berupa penyuluhan dan dukungan . hambatan dalam meningkatkan keterampilan berkebun, sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha agrowisata kebun sumber berkah. Hambatan ini terdapat dari beberapa faktor, salah satunya. Keempat. Solusi dalam pemberdayaan dan literasi ekonomi pertanian sebaiknya dilakukan melalui pelatihan berbasis praktik, didukung oleh pendampingan tokoh masyarakat tokoh masyarakat, serta diarahkan untuk memperkuat manajemen usaha kebun. Kata kunci : Agrowisata. Tingkat Partisipasi. Peran Pemerintah. Hambatan. Solusi ABSTRACT This study discusses the role of agrotourism in improving economic literacy and economic empowerment of the community of RT 37 in Kebun Sumber Berkah. This study aims to determine the level of participation, the role of the government in the economic empowerment of the local community of RT 37, challenges and obstacles, and solutions to overcome obstacles in agricultural management. The research method used is a qualitative approach and case study Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The data obtained was then analyzed using the Miles and Huberman technique or model. The results of the study show: . the level of participation of RT 37 residents greatly contributes to the sustainability of Kebun Sumber Berkah. The role of the government in the economic empowerment of the RT 37 community has been implemented and contributes positively to the development of Kebun Sumber Berkah in the form of counseling and infrastructure support. Obstacles in improving gardening skills greatly affect the sustainability of the Kebun Sumber Berkah agrotourism business. These obstacles arise from several factors, one of which is . Fourth, solutions in agricultural economic empowerment and literacy should be carried out through practice-based training, supported by guidance from community leaders, and directed at strengthening garden business management. Keywords: Agrotourism. Level of Participation. Role of Government. Obstacles. Solutions PENDAHULUAN Indonesia termasuk negara agraris dengan tanah yang subur, serta topografi yang bervariasi. Lahan pertanian di Indonesia dapat menjadi tempat untuk memajukan konsep pariwisata pertanian. Agrowisata disebut sebagai suatu konsep wisata yang menggabungkan pengelolaan berbagai Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati JURNAL Edueco Universitas Balikpapan memiliki produk pertanian seperti tanaman pangan, perkebunan besar dan hortikultura Menurut (Suwarsito et al. , 2. agrowisata dikenal sebagai wisata alternatif berkelanjutan yang mendayagunakan sektor pertanian sebagai daya tarik wisata yang pengalaman, rekreasi, serta membangun relasi bisnis di dalam industri pertanian. Hal tersebut berlandaskan pasal 33 ayat . UUD 1945 yang menegaskan bahwa AyBumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan sebesar-besar kemakmuran rakyatAy. Kebun Sumber Berkah mempunyai kapasitas yang dapat dikembangkan lebih baik lagi, seperti hasil kebunnya berupa: semangka, melon, tomat, jagung, labu, cabai. Namun, meskipun punya kapasitas yang menjanjikan, masih terdapat beberapa permasalahan yang perlu diatasi seperti rendahnya literasi ekonomi masyarakat dalam agrowisata, minimnya wawasan, dan keterampilan masyarakat untuk mengelola lahan pertanian dalam pemberdayaan masyarakat lokal. Berlandaskan observasi awal di agrowisata Kebun Sumber Berkah pada tanggal 4 Februari 2025, serta wawancara kepada pengelola kebun dan Ketua RT 37, menyatakan bahwasanya Kebun Sumber Berkah telah memberi kontribusi positif dalam literasi ekonomi. Namun, peneliti mengindikasikan adanya permasalahan pada sektor pertanian dan ekonomi lokal, sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua RT 37 yang menyampaikan bahwa pengembangan agrowisata dibalikpapan masih terbatas seperti rendahnya literasi ekonomi masyarakat dalam agrowisata, minimnya wawasan, dan keterampilan masyarakat untuk mengelola lahan pertanian dalam pemberdayaan masyarakat lokal, masih memerlukan dukungan pemerintah, dan keterlibatan masyarakat yang masih belum maksimal. Keberadaan industri pertanian juga sebagai pemberi kesempatan kerja yang mewujudkan kemajuan perekonomian yang lebih independen. Menurut (Pambudi et al. Sektor pertanian berperan strategis dalam menyerap tenaga kerja dan menjadi salah satu peluang untuk menaikkan ekonomi masyarakat lokal bagi sebagian besar rumah tangga masyarakat di Indonesia. Pernyataan ini didukung dengan pendapat, menurut (Mahardika et al. , 2. agrowisata tidak hanya sebagai usaha di bidang jasa yang memenuhi kebutuhan konsumen akan pemandangan alam yang indah dan udara segar, melainkan juga berfungsi sebagai media promosi produk pertanian, sarana pendidikan masyarakat. Dengan demikian, agrowisata punya dampak yang luas terhadap kesejahteraan masyarakat, memberikan sinyal bagi peluang pengembangan produk agrobisnis, serta berkapasitas menjadi kawasan eskalasi wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi, peran pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal warga RT 37, tantangan dan hambatan, pengelolaan pertanian. Penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya, menurut (Miranda et al. , 2. Penemuan ini banyak membahas konteks literasi ekonomi dalam pengelolaan usaha di sektor pertanian. Namun, belum banyak penelitian tersebut yang mengeksplorasi keterlibatan dan keterampilan masyarakat dalam meningkatkan literasi ekonomi terkait Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati JURNAL Edueco Universitas Balikpapan peran agrowisata. Maka berlandaskan tema yang diambil oleh peneliti mengenai Peneliti juga mendapatkan dugaan berupa permasalahan teknis dalam kegiatan berkebun, seperti tantangan yang dihadapi dalam mekanisme pemanenan hasil produksi pertanian, antara lain ialah: perubahan iklim, serangan hama, dan cuaca ekstrem, yang menjadi hambatan utama dalam pengelolaan Selain itu, hasil produksi pertanian yang bersifat musiman dan terdapat fasilitas wisata yang masih terbatas dalam Penjelasan penelitian diatas dapat disesuaikan dengan pendapat (Mansyur, 2. bahwa pemberdayaan dapat bisa menghasilkan suasana atau iklim yang memungkinkan masyarakat berkembang, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membangun melalui berbagai dukungan berupa bantuan dana, pelatihan, pembangunan memihak yang lemah untuk mencegah persaingan yang tidak seimbang Pendapat dari Mansyur masalah/resiko dari kegiatan teknis dalam berkebun dapat diatasi dengan melakukan evaluasi dan mendukung pemberdayaan masyarakat untuk menunjang kesulitan yang dilakukan dalam berkebun. Berdasarkan permasalahan dari hasil observasi dan wawancara penelitian ini. Peneliti tertarik untuk membuat judul penelitian, dengan tema agrowisata. Judul penelitian ini, ialah sebagai berikut AuPeran Agrowisata Dalam Literasi Ekonomi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal Kota Balikpapan (Studi kasus di Kebun Sumber Berkah RT 37 Kelurahan Batu Ampar. Balikpapan Utar. Ay. Berlandaskan judul penelitian di atas, maka dapat diperoleh tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, untuk mengetahui tingkat partisipasi warga RT 37 dalam upaya literasi ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di agrowisata Kebun Sumber Berkah. Kedua, untuk mengetahui peran pemerintah dalam literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat warga RT 37. Ketiga, untuk mengetahui kendala warga RT 37 dalam upaya literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Keempat, untuk mengetahui solusi dalam mengatasi pemberdayaan ekonomi masyarakat di RT 37 Batu Ampar Kota Balikpapan. karena penelitian ini mempunyai perbedaan dengan penelitian-penelitian Pada penelitian ini lebih menjelaskan tentang peran agrowisata dalam literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di sektor agrowisata. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 METODE PENELITIAN Pendekatan penelitian ini yang digunakan adalah dengan pendekatan penelitian ini mempergunakan jenis penelitian studi kasus yang bersifat Penelitian ini tujuannya untuk mandalami dan mengeksplorasi aspekAe aspek tertentu dengan lebih spesifik sehingga sangat sesuai untuk diterapkan Teknik pengumpulan data dillakukan melalui teknik wawancara, observasi dan Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Sumber Berkah. RT 037. Kelurahan Batu Ampar dengan rentang waktu dari 03 Februari 2025 Ae 28 Mei 2025. Berikut deskripsi objek penelitian di Kebun Sumber Berkah dan narasumber. Selama proses penelitian dan hingga pada tahap wawancara di Agrowisata Kebun Sumber Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati Berkah, terdapat sembilan narasumber yang bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan oleh peneliti. narasumber tersebut terbagi menjadi Ketua RT 37. Pengelola Kebun Sumber Berkah, 2 orang petani, 3 orang warga RT 37, 1 orang DLH dan 1 orang BPP. JURNAL Edueco Universitas Balikpapan bahwa informasi yang telah dikumpulkan dan akan digunakan dalam penyusunan laporan sesuai dengan maksud yang disampaikan oleh sumber data atau Keabsahan data dilakukan dengan melakukan perpanjangan pengamatan yang dapat memperkuat kredibilitas serta menambah kepercayaan terhadap data yang diperoleh. Peneliti melakukan pengamatan, dan melakukan wawancara ulang dengan sumber yang sebelumnya telah ditemui maupun yang sumber yang Triangulasi pengujian kredibilitas dapat diartikan sebagai proses verifikasi data yang dilakukan melalui berbagai sumber pada waktu yang berbeda. Ada tiga jenis triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan triangulasi waktu Membercheck dilakukan sebagai bagian dari keabsahan data yang digunakan untuk mengevaluasi seberapa akurat data yang didapat sesuai dengan Oleh karena itu, tujuan dari membercheck adalah untuk memastikan HASIL DAN PEMBAHASAN Tingkat partisipasi warga RT 37 dalam upaya meningkatkan literasi ekonomi dan keterampilan pemberdayaan masyarakat di agrowisata Kebun Sumber Berkah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa partisipasi warga RT 37 dalam upaya meningkatkan literasi ekonomi dan keterampilan pemberdayaan masyarakat di Agrowisata Kebun Sumber Berkah, menunjukkan keterlibatan yang aktif dan berkembang ke arah kemandirian. Hal ini terlihat dari rasa ingin tahu untuk belajar, keikutsertaan dalam budidaya tanaman, serta pemanfaatan hasil kebun untuk kebutuhan ekonomi keluarga. Hal didukung dengan konsep manfaat agrowisata menurut (Suwarsito et al. agrowisata punya manfaat untuk memperluas wawasan, pengalaman, serta rekreasi, sekaligus membangun relasi usaha dalam sektor pertanian. Tingkat partisipasi warga RT 37 masih tergolong belum merata, hanya beberapa kelompok warga yang terlibat. Spesifikasi penelitian menunjukkan bahwa aktivitas di Kebun Sumber Berkah setiap harinya berfokus pada pengajaran cara menanam melon dan berbagai jenis Hal ini dapat bermanfaat bagi kelompok wanita tani serta masyarakat secara umum. Masyarakat memandang Kebun Sumber Berkah sebagai sarana edukatif yang dapat menambah nilai dalam kehidupan. Salah satu narasumber menyampaikan AuAda, kami diajarkan cara menanam Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Tabel 1. Data Subjek Penelitian Subjek Penelitian Pengelola 1 (Sat. orang Petani Kebun Sumber Berkah Ketua RT 37 Perwakilan warga RT 37 Perwakilan lingkungan hidup Balai Penyuluhan Pertanian 2 (Sat. orang Jumlah 1 (Sat. orang 3 (Sat. orang 1 (Sat. orang 1 (Sat. orang Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati sayuran, seperti bayam, sawi, tomat. Kami mendapatkan edukasi tentang cara menanam sayuranAy. Hal ini sesuai dengan argumentasi (Habibuddin et al. , 2. pemberdayaan memperluas opsi bagi masyarakat. Perihal tersebut berarti bahwasanya masyarakat diberdayakan untuk dapat melihat dan memilih sesuatu yang bermanfaat bagi diri mereka. Gambar 1. Partisipasi Warga RT 37 Selain motivasi kognitif masyarakat, partisipasi warga tidak hanya untuk menghabiskan waktu luang, tetapi juga sebagai alat untuk belajar tentang pertanian demi memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pendapatan. Akan menyatakan bahwa partisipasi dalam kegiatan tersebut kadangkala terhambat Salah satu narasumber menyampaikan Auya selain mengisi waktu luang, kami juga belajar untuk menghasilkan sesuatu, namun kalau cuaca kurang bagus, seperti hujan saya tidak bisa menanam di kebunAy pernyataan ini didukung oleh pendapat (Saroy et al. , 2. Indonesia memiliki iklim tropis karena menganut dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau yang di dalamnya banyak Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian irigasi maupun hal lainnya. Dengan adanya dua musim tersebut para petani dapat meningkatkan pertanian mereka dan menyesuaikan tumbuhan atau jenis tanaman apa yang akan ditanam baik pada musim penghujan maupun kemarau. Tingkat partisipasi warga RT 37 bersifat fungsional. Masyarakat juga dapat berpartisipasi dan memperoleh keuntungan secara langsung, seperti lapangan kerja, kebutuhan dan hiburan. Salah satu narasumber mengatakan AuKehadiran petani melon disini sangat memberikan manfaat khususnya bagi masyarakat dan juga pribadi. Kebun ini menjadi tempat hiburan tempat untuk melepaskan penat setelah beraktivitasAy. Kemudian, narasumber lain juga mengatakan AuBiasanya digunakan untuk menambah kebutuhan sehari-hari. Pernyataan ini didukung oleh Menurut (Bantulu, 2. menjelaskan bahwasanya agrowisata ialah pariwisata dengan mendayagunakan lahan pertanian dalam kaitannya dengan kesejahteraan petani. Di sisi lain. Kebun Sumber Berkah juga memiliki kegiatan pembelajaran aktif dalam bidang pertanian yang didampingi oleh para senior serta dinas pertanian dan dinas lingkungan hidup yang mendukung Kebun Sumber Berkah. Hal ini sesuai berdasarkan pendapat yang diungkapkan oleh salah satu narasumber. AuIbu-ibu kwt sudah pernah mendapat pelatihan. Beberapa kali pelatihan sudah diadakanAy. Pernyataan ini didikung oleh argumentasi (Safri & Abdullah, 2. melalui program pemberdayaan ini, masyarakat didorong untuk melakukan perubahan Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati secara otonom dan diberikan pelatihan agar dapat menjadi lebih otonom. Keterampilan yang diperoleh dari berbagai pelatihan yang diselenggarakan tidak hanya meningkatkan kemampuan dalam bercocok tanam, tetapi juga membuka kesempatan untuk usaha di bidang pertanian. Salah satu narasumber mengatakan AuKarena saya tidak hanya bertani, tetapi juga berdagang. Jadi saya bisa mengambil melon disini untuk dijual kembaliAy. Hal ini juga sejalan dengan argumentasi (Firmansyah & Dede, 2. menjelaskan bahwasanya literasi ekonomi menginterpretasikan dan menjelaskan berbagai masalah ekonomi, dengan mengidentifikasi pilihan-pilihan yang tersedia, biaya dan keuntungan, serta ekonomi, kemudian mengumpulkan, mengorganisir data ekonomi dengan mengukur biaya dan manfaat yang ada. Peran pemerintah dalam literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat warga RT 37 Temuan menunjukkan bahwa pemerintah memiliki peran penting dalam mendukung Kebun Sumber Berkah melalui penyediaan sumber daya, seperti modal, bimbingan dalam bidang pertanian, fasilitas dan menciptakan hubungan bisnis disektor Selain berfungsi sebagai fasilitator, peran pemerintah juga kemampuan masyarakat RT 37. Hal ini didukung oleh argumentasi (Mansyur, 2. berpendapat bahwa pemberdayaan dapat bisa menghasilkan suasana atau iklim yang memungkinkan masyarakat Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan membangun melalui berbagai dukungan memihak yang lemah untuk mencegah persaingan yang tidak seimbang dan membentuk kemitraan saling menguntungkan. Bantuan dari pemerintah kota telah dilaksanakan dan memberikan kontribusi yang positif. Namun, bantuan ini masih terbatas dan belum dapat memenuhi kebutuhan warga RT 37, sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu AuBantuan memang ada, tapi belum menyentuh (SDM), selama ini yang baru disentuh hanya sebatas infrastrukturAy dan AuAda, berupa modal, selama ini apa yang kita tanam dan hasilkan, modalnya berasal dari pemerintah jadi kami diberi modal untuk menanam dan hasilnya dijualAy. Pernyataan ini sesuai dengan pendapat Totok Mardikanto dalam Diapepin, . 9, p. menyatakan bahwasanya pemberdayaan masyarakat ialah suatu strategi dalam paradigma pembangunan sosial serta pembangunan yang berfokus pada kerakyatan, dengan menempatkan manusia atau masyarakat sebagai subjek dalam mekanisme pembangunan. Dengan demikian upaya dari pemerintah masih perlu ditingkatkan agar lebih iklusif dan Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati Gambar 2. Sarana/prasarana Kebun Sumber Berkah Di sisi lain, dukungan yang diberikan oleh pemerintah kota telah memberikan kontribusi yang baik serta mendukung warga RT 37 melalui berbagai program yang dilaksanakan di Kebun Sumber Berkah, seperti program pembuatan kompos, penyediaan sarana/prasarana, dan pupuk bersubsidi serta pendidikan pertanian yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian. Salah satu narasumber mengatakan Auya bantuan tersebut tetap membantu meskipun belum maksimalAy. Terutama dalam program kompos yang bermanfaat untuk kesuburan tanahAy hal ini sejalan dengan pendapat (Aprilianto Widiastuti, pemberdayaan ekonomi rakyat ialah suatu masyarakat serta menaikkan produktivitas Di mana bantuan yang telah diberikan dapat mendukung kelangsungan kegiatan pertanian baik dalam hal edukasi Narasumber lainnya juga menyampaikan pendapatnya bahwa dukungan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah turut berkontribusi pada perekonomian warga RT 37. Hal ini seperti yang disampaikan oleh salah satu narasumber yang mengatakan Aukarena membantu dan menjangkau ekonomi warga sekitarAy hal ini juga didukung oleh (Ihsan & Rakhmanita, 2. manfaat agrowisata mencakup konservasi SDA, perlindungan terhadap teknologi lokal, serta memajukan pemasukan masyarakat Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan dan petani, sekaligus sebagai tempat Kegiatan pertanian telah memberikan dampak positif yang nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian keluarga Warga RT 37. Dalam kegiatan praktik latihan yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian serta para senior di Kebun Sumber Berkah, antusiasme warga tampak jelas. pelaksanaan kegiatan sehari-hari masih belum mencapai optimal. Salah satu sumber informasi menyatakan Aukendala yang utama adalah pada pemilahan sampah oleh masyarakat. Edukasi dilakukan secara intensif, namun praktik dirumah-rumah belum optimalAy dan Aukadang kalau kita undang atau apa, mereka banyak kesibukanAy. ini sejalan dengan pendapat (Diva Pramesti Putri & Tri Suminar, 2. faktor-faktor pemberdayaan tersebut antara lain ialah argumentasi, dan rendahnya komitmen dalam pengembangan desa wisata. Kurangnya menjadi penghambat yang dapat tidak berjalannya program yang diberikan. Warga RT 37 dan Kelompok Wanita Tani sudah pernah mengikuti pelatihan tentang pengelolaan hasil usaha kebun, namun masih ada beberapa warga yang mengelola hasil kebun mereka dengan cara yang sama seperti petani pada Salah satu narasumber mengatakan Ayada kami diajarkan cara menjual hasilnya, dan modal yang kami gunakan untuk menanam kembaliAy dan Ausecara tertulis belum, secara praktek dilakukan seperti para petani memutar keuangannyaAy. Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Hal ini sejalan dengan teori yang dikembangkan oleh National Council on Economic Education (NCEE) dalam Suminto, . 0, p. mengenai literasi ekonomi didefinisikan sebagai situasi di mana individu punya kecakapan untuk berbicara, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapinya secara efektif. Kecakapan ini mencakup persoalan-persoalan berkaitan dengan individu, keluarganya, maupun dalam konteks yang lebih luas, yaitu masyarakat. Peranan pemerintah kota dalam mendukung Kebun Sumber Berkah memiliki kontribusi yang signifikan dalam menciptakan kesempatan bisnis di sektor pertanian, bagi Kelompok Wanita Tani dan masyarakat RT 37 dengan menyediakan lapak penjualan pada eventevent tertentu serta memberikan edukasi mengenai pengelolaan hasil kebun agar tetap berkelanjutan. Pernyataan ini sesuai dengan informasi yang diberikan dari narasumber yang mengatakan AuIya, biasanya diperkenalkan melalui eventevent tertentu. Pemerintah membantu dengan menyediakan lapak atau tempat berjualan dalam event tersebutAy. Berdasarkan diberikan oleh narasumber di atas, hal tersebut dapat sejalan dengan argumentasi menurut (Devi Pertiwi Ananda Putri & Akhmad Sukardi, 2. kegiatan ekonomi melalui distribusi ialah salah satu elemen strategis dalam kehidupan pemasaran dan ekonomi yang tujuannya mempengaruhi dan mengingatkan pasar tentang taget pasar dan produk yang Tujuan dari mekanisme ini supaya pasar tersebut bersedia menerima, membeli serta tetap setia dengan produk yang ditawarkan. Sumber menyatakan bahwa pemerintah berharap Kebun Sumber Berkah dikembangkan menjadi wilayah . ero wast. bebas sampah dengan dukungan dari pemerintah kota. Selain itu, mereka menekankan pentingnya pelatihan teknik (BIMTEK) yang dilaksanakan di lokasi agar lebih praktis. Salah satu narasumber mengatakan AuHarapannya agar Kebun Sumber Berkah dapat menjadi area dengan konsep zero waste . ebas sampa. Ay. Auya memang kalau itu, mungkin lebih banyak pelatihan BIMTEK ya, agar memudahkan, mungkin pelatihan ditempat merekaAy. Hal ini sesuai dengan argumentasi (Raule et al. , 2. prinsip agrowisata dengan memberikan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya langkahlangkah konservasi. Mendorong praktik korporasi yang etis yang bekerja sama pemerintah untuk mengatasi masalah lokal dan membantu inisiatif konservasi. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Hambatan warga RT 37 dalam meningkatkan literasi ekonomi dan keterampilan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kendala yang dihadapi oleh warga RT 37 meliputi masalah teknis, kondisi lingkungan, dan kurangnya informasi yang menghalangi partisipasi dalam Efektivitas pertanian tidak hanya dipengaruhi oleh sosialisasi awal, tetapi juga oleh partisipasi aktif warga dan dukungan terhadap pola keberlanjutan. Walaupun demikian, partisipasi tetap muncul dalam situasi tertentu, terutama karena adanya Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati JURNAL Edueco Universitas Balikpapan kedekatan sosial serta dukungan dari pemerintah dan pengelola kebun. Pernyataan ini didukung dengan pendapat (Nasyah, 2. pemberdayaan masyarakat agrowisata ialah upaya Dengan memajukan konservasi lingkungan, serta komunitas ekonomi dan sosial. Sumber menyatakan bahwa aktivitas kebun sering kali terhambat oleh kurangnya inisiatif, serta oleh cuaca dan faktor lingkungan yang memengaruhi aspek teknis. Salah satu sumber informasi menyatakan. AuHambatanya itu, warga kadang malas, kalau tidak dipanggil atau diajak langsung, mereka enggan ikutAy dan Auhanya faktor cuaca kadang menjadi tantangan dan mempengaruhi hasil panen, memupuk tanaman di tempat jauh dan tangan terasa gatalAy. Pernyataan ini didukung oleh (Diva Pramesti Putri & Tri Suminar, 2. faktor-faktor yang menghambat pemberdayaan tersebut antara lain ialah kurangnya konsistensi semangat masyarakat, adanya perbedaan argumentasi, dan rendahnya komitmen dalam pengembangan desa wisata. Kemudian, pernyataan ini juga sesuai dengan argumentasi (Saroy et al. , 2. menyampaikan Indonesia memiliki iklim tropis karena menganut dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau yang di dalamnya banyak dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian irigasi maupun hal lainnya. Hambatan lingkungan dapat Dengan memahami dan mengatasi hambatan menciptakan system pertanian yang lebih ramah lingkungan, produktif, dan Selain faktor lingkungan, cuaca, dan kedekatan sosial, hambatan utama dari pemerintah kota adalah kurangnya penerapan langsung di tingkat rumah tangga, meskipun telah dilakukan edukasi yang mendalam. Keterbatasan manusia dalam proses edukasi hanya diwakili oleh sejumlah warga, sementara target kegiatan para ibu mengalami masalah waktu akibat kesibukan sehari-hari. Salah satu narasumber mengatakan AuEdukasi telah dilakukan secara intensif, namun praktiknya, dirumah-rumah belum optimalAy dan Aukarena kan mayoritas ibuibu kadang kita undang atau apa, mereka banyak kesibukan, jadi lebih ke perwakilanAy. Pernyataan ini didukung oleh (Diva Pramesti Putri & Tri Suminar, 2. faktor-faktor yang menghambat pemberdayaan tersebut antara lain ialah masyarakat, dan rendahnya komitmen dalam pengembangan desa wisata. Solusi dalam mengatasi hambatan dalam meningkatkan literasi ekonomi dan keterampilan pemberdayaan ekonomi masyarakat di RT 37 Batu Ampar Kota Balikpapan. Hasil temuan penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan komunitas ibu Kelompok Wanita Tani, dan warga RT 37 dapat dicapai lewat pelatihan yang berbasis pada praktik, bimbingan langsung, serta penguatan manajemen usaha kebun secara terus-menerus. Figur masyarakat dan pemerintah juga berperan penting dalam mengatasi tantangan utama seperti akses informasi, ketersediaan waktu, dan keterbatasan fasilitas. Oleh karena itu. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati JURNAL Edueco Universitas Balikpapan diperlukan kerjasama antara warga RT 037, tokoh masyarakat, dan pemerintah. Pernyataan ini sesuai dengan pendapat menurut (Raule et al. , 2. mendorong praktik korporasi yang etis yang bekerja sama dengan masyarakat dan lembaga pemerintah untuk mengatasi masalah lokal dan membantu inisiatif konservasi. Spesifikasi penelitian menunjukkan bahwa solusi untuk permasalahan yang dihadapi warga RT 37 dalam kegiatan di Agrowisata Kebun Sumber Berkah dapat dicapai melalui pelatihan terpadu. Pelatihan pengalaman yang mencakup manajemen usaha pertanian. Di samping itu, fasilitas pendukung diperlukan agar kegiatan kebun dapat berlangsung dengan efektif dan berkelanjutan. Salah satu narasumber mengatakan Auuntuk memanen, kita masih kekurangan fasilitas, misalnya, pengunjung dating dan harus disambut, tester buahAy hal ini sesuai dengan argumentasi (Satriyo et al. , 2. pemberdayaan masyarakat tujuannya untuk menaikkan keotonoman dan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini dilangsungkan dengan cara menaikkan wawasan, sikap, keterampilan, perilaku, kecakapan dan kesadaran masyarakat, serta mendayagunakan sumber daya yang Dengan kemampuan warga RT 37. Sebaliknya, fasilitas pendukung juga berperan penting dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, sehingga membantu meningkatkan produktivitas kebun tersebut. Selain pelatihan dan fasilitas, sumber informasi dapat berperan penting agar pelatihan dalam pengelolaan kebun dapat berlangsung dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kerja sama antara pemerintah kota dan tokoh masyarakat, serta mendorong ketua RT 37 agar dapat memperoleh informasi dan memantau warga, agar program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan Salah mengatakan Ausebenarnya perlu adanya pendampingan yang lebih intensif dari tokoh masyarakat setempat, seperti ketua RTAy. Hal ini sejalan dengan pendapat (Margayaningsih, mekanisme pemberdayaan tidak terjadi secara otomatis, melainkan memerlukan keikutsertaan dan partisipasi aktif masyarakat agar dapat berfungsi secara Narasumber lainnya juga menyatakan bahwa untuk mempermudah peningkatan antara pemerintah kota seperti dari dinas lingkungan hidup dan dinas pertanian serta masyarakat RT 037. Salah satu sumber informasi menyatakan Auuntuk pelatihan, kami perlu kerjasama dengan minimnya pengetahuan, tetapi waktu. Jika memungkinkan, kami terbuka untuk praktik langsung di kebunAy dan narasumber lain juga menyampaikan pendapatnya Aukedepannya kami akan melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terlebih dahulu, dari situ nanti kendala-kendala dilapanganAy. Hal ini sesuai dengan argumentasi (Rahabav et al. , 2. mewujudkan kondisi saling percaya antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah telah mengambil langkah yang aktif untuk mendukung masyarakat Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Sumber informasi lain yang berasal dari kelompok wanita tani ekonomi masyarakat dapat ditingkatkan melalui penguatan partisipasi masyarakat dalam pertanian secara kolektif serta kerjasama pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Salah satu narasumber mengatakan AuSaran saya, kita harus bekerjasama dalam mengelola kebun dan sering mengajak wargaAy dan Ausupaya lebih sejahtera perlu adanya campur tangan pemerintah untuk membimbing kami tidak hanya bisa mengandalkan ibu-ibu, karena keterbatasan kami bertani itu, butuh tenagaAy. Hal ini mnunjukkan perlu dukungan keterlibatan masyarakat dan keaktifan Pernyataan ini didukung oleh (Alhababy, 2. program pemberdayaan dikembangkan, dilaksanakan, dipantau, serta dinilai oleh masyarakat itu sendiri. Untuk mencapai tingkat ini, diperlukan kesabaran serta sistem pendukung dengan fasilitator yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat. Sumber lain menyatakan bahwa pemerintah kota berencana untuk melakukan evaluasi serta menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan juga melakukan studi Salah mengatakan Auke depannya, kami akan melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terlebih dahulu, dari situ nanti kendala-kendala dilapanganAy dan Aukalau mau melakukan program atau kegiatan, mungkin bagus juga kalau misalnya ada studi bandingAy pernyataan ini didukung oleh (Ristiana & Amin Yusuf, 2. ialah suatu mekanisme yang tujuannya untuk memajukan kecakapan dan keotonoman masyarakat secara bertahap. Melalui solusi ini, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan diri dan lingkungan di sekitarnya secara Solusi ini dapat dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan melalui mekanisme agar masyarakat dapat mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhan warga RT 37. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 KESIMPULAN Tingkat partisipasi warga RT 37 memiliki peranan penting dalam menjaga kelangsungan Kebun Sumber Berkah. Tingkat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kebun tidak hanya bertujuan untuk memperoleh pengetahuan di bidang pertanian, tetapi juga melibatkan faktorfaktor lain yang mendorong partisipasi aktif warga. Salah satunya adalah hubungan sosial yang erat dan memiliki potensi keuntungan finansial bagi warga RT 37. Peranan pemberdayaan ekonomi masyarakat RT 37 telah dilaksanakan dan memberikan dampak yang positif terhadap kemajuan Kebun Sumber Berkah, baik melalui pelatihan maupun dukungan terhadap Namun, evaluasi masih diperlukan mengenai penyuluhan edukasi yang masih kurang, sehingga penting dilaksanakan di Kebun Sumber Berkah. Kendala dalam literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dwi Surya Saputra. Muhammad Aras. Prita Indriawati kelangsungan usaha agrowisata Kebun Sumber Berkah. Hambatan ini muncul dari beberapa faktor, salah satunya adalah partisipasi masyarakat dalam kegiatan berkebun yang masih bersifat situasional, tergantung pada adanya dukungan dari pemerintah dan tingkat kedekatan sosial. Selain masyarakat serta peran tokoh masyarakat mendampingi dan mengawasi warga agar proses informasi program yang diberikan berjalan dengan efektif. Solusi dalam pemberdayaan dan literasi ekonomi pertanian sebaiknya dilakukan melalui pelatihan berbasis praktik, didukung oleh pendampingan tokoh masyarakat, serta diarahkan untuk memperkuat manajemen usaha kebun. Kendala akses terhadap informasi, waktu dan keterbatasan fasilitas, perlu diatasi melalui kerjasama antara masyarakat RT 37 dan pemerintah kota yang merupakan faktor penting dalam mengatasi hal Berdasarkan pengalaman langsung peneliti dalam penelitian ini, masih terdapat beberapa keterbatasan yang dialami seperti jumlah populasi dan sampel penelitian yang belum maksimal. Penelitian ini seharusnya masih bisa dikembangkan lagi melalui berbagai aspek yang berkaitan dengan penelitian agrowisata sebagai bahan edukasi. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengambil sampel yang lebih dari berbagai aspek-aspek agrowisata sebagai edukasi, seperti: berbagai aspek, seperti aspek budaya, politik dan kelembagaan. Sehingga, hasil penelitian menjadi lebih menyeluruh dan bermakna. Penelitian ini juga bisa dijadikan sebagai referensi dan masukan untuk kelangsungan agrowisata menjadi lebih baik lagi kedepannya. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan DAFTAR PUSTAKA