Jurnal Pendekar nusantara P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 Mei 2024 PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA GUNA MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA Nolla Puspita Dewi1. Benni Sumarman 2. Nurhatisyah. Widyanti Diah Lestari 4 Nicha Suwalla5 Universitas Batam. Batam. Indonesia 1,2,3,4,5 nollapuspitadewi@univbatam. Keywords : Human Resource Capacity. Competitiveness. Business Kata Kunci : Kapasitas Sumber Daya Manusia. Daya Saing. Usaha Abstract In today's fast-changing and competitive business era, the application of an effective human resource management approach is essential to sustain business Furthermore, this dedication report explores the various ways in which organizations can achieve sustainable progress by implementing human resource management strategies that emphasize innovation, sustainability, and ethics. The method of implementing community service uses a qualitative approach with the type of Participatory Action Research (PAR). Participatory Action Research is a relevant method related to community empowerment with the application of three steps, including planning, action, and evaluation. Furthermore, community service activities that focus on increasing the capacity of human resources to increase competitiveness as business capital run in a systematic way. Abstrak Dalam era bisnis yang cepat berubah dan kompetitif saat ini, penerapan pendekatan manajemen sumber daya manusia yang efektif sangat penting untuk mempertahankan kemajuan usaha. Selanjutnya, laporan pengabdian ini mengeksplorasi berbagai cara di mana organisasi dapat mencapai kemajuan yang berkelanjutan dengan menerapkan strategi manajemen sumber daya manusia yang menekankan inovasi, keberlanjutan, dan etika. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Participatory Action Research (PAR). Participatory Action Research merupakan metode relevan terkait pemberdayaan masyarakat dengan penerapan tiga langkah, diantaranya adalah planning, action, dan evaluation. Selanjutnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk meningkatkan daya saing sebagai modal usaha berjalan dengan cara yang sistematis, penuh semangat, dan lancar Adanya wawasan pengetahuan baru, yang tidak hanya dimiliki oleh peserta, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi narasumber tentang dinamika daya saing bisnis, ditunjukkan oleh komunikasi yang positif dan dinamika interaksi yang baik antara narasumber dan peserta. Kegiatan pengabdian ini menyarankan bahwa program ini harus dilaksanakan secara lebih terstruktur untuk mengembangkan usaha yang berdaya saing secara global. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 Mei 2024 PENDAHULUAN Dalam era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, setiap bisnis sangat menginginkan pertumbuhan organisasi. Kelangsungan hidup dan kesuksesan jangka panjang sebuah organisasi bergantung pada pertumbuhan yang berkelanjutan. Manajemen sumber daya manusia (SDM) tetap sangat penting untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Karena kualitas, keterampilan, dan kinerja sumber daya manusia berdampak langsung pada efisiensi, produktivitas, dan inovasi suatu perusahaan, penting untuk menemukan strategi manajemen sumber daya manusia yang efisien untuk membantu perusahaan berkembang secara konsisten. Manajemen SDM menghadapi tantangan tambahan dalam menemukan cara baru untuk memenuhi kebutuhan perusahaan karena perkembangan teknologi, perubahan demografi tenaga kerja, dan tuntutan pasar yang terus berubah (Setiyowati, 2. Strategi manajemen SDM yang tepat dapat membantu perusahaan mengatasi masalah sambil memaksimalkan potensi karyawan. Strategi manajemen SDM yang baik harus sesuai dengan visi, misi, dan prinsip perusahaan. Strategi ini berpusat pada pembangunan budaya kerja yang positif, inklusif, dan inovatif. Selain itu, pengembangan kompetensi dan keterampilan karyawan akan meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global jika strategi manajemen SDM diterapkan (Driyantini et al. , 2. Perkembangan organisasi tidak hanya berkaitan dengan uang, tetapi juga mengembangkan karyawan sebagai aset berharga. Bisnis dapat menggunakan strategi manajemen sumber daya manusia yang berpusat pada pembelajaran dan pengembangan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendorong karyawan untuk meningkatkan kinerja dan menjadi lebih termotivasi. Strategi manajemen SDM yang fleksibel dan responsif terhadap perubahan menjadi kunci untuk mempertahankan daya saing perusahaan dalam persaingan global. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah fleksibilitas dalam pengaturan tenaga kerja, pembuatan sistem kompensasi yang menarik, dan penggunaan teknologi informasi yang canggih. Organisasi harus dapat mempertahankan karyawan berpotensi dan berkompeten dalam lingkungan bisnis yang terus berubah. Untuk strategi manajemen SDM yang berhasil, harus ada rencana retensi karyawan yang menarik, seperti program mentorship, sistem penghargaan, dan kesempatan untuk berkembang dalam karir. Strategi manajemen SDM memerlukan pengembangan kepemimpinan selain mempertahankan karyawan. Kepemimpinan yang baik dapat menciptakan budaya kerja yang inspiratif dan mendorong karyawan untuk mencapai tujuan bersama (Firman et al. , 2. Oleh karena itu, strategi manajemen SDM harus mempertimbangkan program pengembangan kapasitas sumberdaya manusia. Strategi manajemen SDM yang efektif tidak hanya berfokus pada karyawan saat ini tetapi juga melihat ke depan dengan menentukan kebutuhan SDM untuk masa depan. Berdasarkan pada fenomena tersebut, kegiatan pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi permasalahan pada UMKM strategi kapasitas SDM yang efektif untuk mendukung peningkatan daya saing usaha dalam rangka pertumbuhan organisasi yang berkelanjutan. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari penerapan strategi manajemen SDM yang efektif pada kinerja dan daya saing usaha. METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Participatory Action Research (PAR). Participatory Action Research merupakan metode relevan terkait pemberdayaan masyarakat dengan penerapan tiga langkah, diantaranya adalah planning, action, dan evaluation yang secara komprehensif bertujuan untuk memberikan pemahaman dan alternatif penyelesaian masalah di lingkungan masyarakat (Muhtarom, 2019. Rahman dkk. , 2. Pengumpulan data pengabdian dilakukan dengan teknik sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat secara langsung. Teknik ini relevan dengan pendekatan penyelesaian masalah dan peran serta . dalam memberdayakan masyarakat memahami potensi peningkatan daya saing, serta This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 Mei 2024 juga dapat mengidentifikasi kualitas sumber daya manusia . Metode kegiatan pengabdian masyarakat diimplementasikan dalam beberapa tahapan, antara lain: . Tahap perencanaan . , terdiri atas: identifikasi masalah, focus group discussion dan analisis masalah. serta penyusunan program . Tahap pelaksanaan . dimana tim pengabdian melakukan sosialisasi kegiatan pengabdian di Koperasi Budidaya Laut Kepulauan Riau. Tahap evaluasi . Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilihat dari beragam indikator kegiatan, diantaranya: kesesuaian program yang dibutuhkan peserta, relevansi visi misi lembaga, kesesuaian materi dengan kegiatan pengabdian, antusiasme peserta dalam mengikuti sosialisasi, dan kompetensi narasumber pengabdian (Utomo dkk. , 2. Sedangkan indikator untuk mengetahui pemahaman peserta dalam mengetahui strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam peningkatan daya saing usaha, antara lain: memotivasi pelaku usaha, mengajak pelaku usaha mempraktekkan usahanya, memahami bakat dan minat masyarakat, adanya umpan balik positif, dan pengajaran sederhana (Rosidah, 2. Kriteria keberhasilan kegiatan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat pelaku usaha dibawah binaan Koperasi Budi Daya Kepri ini menggunakan kriteria menurut Aqib . dengan klasifikasi sebagai berikut: . 0-30%: kurang baik. 31-59%: cukup baik. 60-79%: baik. 80-100%: sangat baik. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dengan mitra dan sasaran pengabdian adalah pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang tergabung dalam Koperasi budidaya laut Kepulauan Riau. Saat ini ini usaha mikro kecil dan menengah yang tergabung dalam Koperasi koperasi budidaya laut Kepulauan Riau belum memiliki pengetahuan terkait metode pemasaran digital sehingga perlu dilakukan transformasi media pemasaran produk UMKM ini dengan pembuatan mengenalkan social media sebagai sarana pemasaran dan penjulan produk secara online dengan aplikasi e-commerce sebagai media berbasis teknologi digital. disamping itu belum adanya pengetahuan yang luas terkait penelolaan keuangan usaha menjadi point penting alasan dilakukan pengabdian masyarakat ini. Garis besar alur metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dilihat pada gambar 1. Identifikasi Masalah Focus Group Discusion dan Analsisi Masalah Penyususnan Program Kegiatan Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi Kegiatan Gambar 1. Metode Pelaksanaa Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Dilihat dari model kerja kegiatan pengabdian masyarakat. Fase 1 identifikasi masalah, melakukan survei untuk mengetahui dan mendalami permasalahan mitra dan pengumpulan data yang menjadi hal penting untuk mendapatkan data yang akurat sehingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi menarik dan mampu meningkatkan daya saing . Fase 2. Fokus group discussion dan analisis masalah, tahap ini dilakukan sebagai dasar penyusunan program kegiatan pengabdian Fase 3, penyusunan dan mendesain kegiatan sesuai dengan tujuan penyelesaian Fase 4. Tahap Pelaksanaan Kegiatan, penyuluhan peningkatan SDM. Praktek strategi pemasaran secara digital, praktik pengelolaan keuangan usaha untuk meningkatkan daya saing This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 Mei 2024 usaha, dalam rangka menjawab tantangan global. Fase 4. Evaluasi Kegiatan, dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah program dilaksanakan. Fase 5 Laporan kegiatan, pada fase ini menyiapkan laporan dan dokumentasi kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Sosialisasi program ini dimanifestasikan sebagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Batam sebagai bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi dan mendukung indikator kinerja utama Dosen berkegiatan di luar kampus. Lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaku UMKM dibawah binaan KoperasiBudidaya Laut Kepulauan Riau selaku mitra kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Kamis, 30 Desember 2021 dengan rentangan waktu Pukul 09. 00 secara onsite. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM binaan Budidaya Laut Kepulauan Riau yang berjumlah 50 orang. Topik kegiatan pengabdian masyarakat adalah AuPeningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Guna Meningkatkan Daya Saing Sebagai Modal Mengembang Usaha Ay. Tim pengabdian terdiri atas 6 anggota, dimana 5 anggota Dosen dan dibantu 1 anggota mahasiswa. Adapun hasil pengabdian kepada masyarakat, antara lain: 1. Perencanaan a. Tim pengabdian melakukan identifikasi terhadap problem yang dihadapi masyarakat, khususnya masalah kapasitas SDM. Permasalahan yang diketemukan ini berdasar hasil wawancara tim pengabdian dengan pelaku UMKM binaan Koperasi Budidaya Laut Kepulauan Riau. Pengurus Koperasi Budidaya Laut Kepulauan Riau menceritakan bahwa rendahnya daya saing usaha UMKM, dimana masih rendahnya kapasitas sumberdaya manusia yang dimiliki oleh UMKM. Tim pengabdian melakukan pemetaan peluang serta kekuatan dalam memahami kapasitas SDM. Pemetaan dilakukan dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas SDM. Faktor internal, seperti halnya pengetahuan mengenai usaha yang kurang baik diantaranya adalah pengetahuan akan strategi pemasaran, pemahaman terkait pengelolaan keuangan dan relasi. Tim pengabdian melakukan focus group discussion dan analisis masalah dengan melakukan diskusi dengan pengurus koperasi Budidaya Laut sebagai mitra pengabdian. Pengurus Koperasi menginginkan agar orang pemilik dana tau pelaku usaha dapat berperan aktif meningkatkan pengetahuan dalam membangun usahanya, sehingga mmapu membuat produk berdaya saing. Hasil riset menunjukkan bahwa kapsitas SDM memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing Tim pengabdian menyusun program kegiatan sesuai dengan hasil analisis masalah dengan konsep strategi peningkatkan kapasitas SDM agar produk berdaya saing yang merupakan modal utama Tim pengabdian kepada masyarakat melakukan sosialisasi dengan cara memberikan pengetahuan kepada pelaku UMKM binaan koperasi Budidaya Laut Kepulauan Riau dan tentang strategi peaku UMKM dalam menumbuhkan motivasi menciptakan produk yang daya sainng tinggi sehingga mampu menembus pasar global. Kegiatan pelaksanaan pengabdian dilaksanakan sebanyak dua sesi, dimana sesi pertama oleh narasumber Dr. Nolla Puspita Dewi,SE,M. Ak terkait dengan kapasitas sumberdaya manusia dan daya saing kolaborasi dengan Ibu Dr. Nurhatisyah. Kom serta dengan Bapak Benni Sumarman,SE,M. Ak dan Ibu Dr. Widiyanti Diah Lestari,S. ,MM tentang pengelolaan keuangan UMKM. Konsep kolaborasi adalah adanya kombinasi pengetahuan tentang kapasitas SDM dalm meningkatkan daya saing produk yang disampaikan narasumber dan pengalaman narasumber dalam membangun usahanya. Kegiatan sharing session ini memunculkan partisipasi aktif dari peserta untuk bertanya serta menceritakan pengalaman dalam berwirausaha. Sesi kedua disampaikan oleh serta dengan Bapak Benni Sumarman,SE,M. Ak dan Ibu Dr. Widiyanti Diah Lestari,S. ,MM tentang pengelolaan keuangan UMKM dengan materi pengelolaan keuangan UMKM. Anggota mahasiswa bertugas dalam membantu menjadi moderator acara dan menceritakan pengalaman sebagai wirausaha Berikut Gambar kegiatan pengabdian masyarakat : This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 Mei 2024 Tabel 1. Gambar Kegiatan Pengabdian Kebutuhan solusi terkait permasalahan daya saing usaha tidak akan nada habisnya. Peran banyak pihak diantaranya pemerintah dapat meminimalkan masalah-masalah yang ada pada pelaku Oleh karena itu, kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan daya saing dan memberikan solusi permasalahan yang dialami pelaku usaha. Situasi saat pelaksanaan kegiatan Kegiatan pengabdian masyarakat ini berbasis partisipasi aktif dan sharing session antara narasumber dan peserta pengabdian. Kolaborasi yang menarik dalam penyampaian materi oleh narasumber membuat peserta pengabdian memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dalam memotivasi Interaksi yang penuh kesederhanaan ketika ada peserta yang bertanya dan kemudian dijelaskan oleh narasumber membuat peserta meningkat rasa percaya diri. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian, diberikan kepada peserta dalam bentuk kuesioner setelah selesainya kegiatan penjelasan Hasil evaluasi dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Hasil Evaluasi Kegiatan Pengabdian INDIKATOR Kesesuaian Program Relevansi Kesesuaian materi dengan kegiatan Kompetensi Narasumber Antusias Peserta Rata-rata PROSENTASE (%) KLASIFIKASI Sangat Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan yang terangkum pada tabel 1 menunjukkan hasil sangat Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan program pengabdian masyarakat ini sudah relevan, sesuai, dan tersistem serta yang paling mendasar adalah sudah sesuai dengan kebutuhan peserta dalam memahami materi kegiatan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 Mei 2024 KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk meningkatkan daya saing sebagai modal usaha berjalan dengan cara yang sistematis, penuh semangat, dan lancar terkendali. Adanya wawasan pengetahuan baru, yang tidak hanya dimiliki oleh peserta, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi narasumber tentang dinamika daya saing bisnis, ditunjukkan oleh komunikasi yang positif dan dinamika interaksi yang baik antara narasumber dan peserta. Kegiatan pengabdian ini menyarankan bahwa program ini harus dilaksanakan secara lebih terstruktur untuk mengembangkan usaha yang berdaya saing di seluruh Untuk meningkatkan daya saing yang terlihat dalam program scale up usaha, pihak-pihak terkait harus mendukung pembentukan pelaku usaha yang berkapasitas SDM tinggi. Untuk membangun program dan menciptakan komunikasi yang positif, diperlukan keterlibatan dan konsistensi. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Mitra dalam hal ini koperasi Budidaya Laut Provinsi Kepulauan Riau dan LPPM Universitas Batam yang telah membantu dan memfasilitasi sehingga pelaksanaan PKM ini dapat terwujud KONFLIK KEPENTINGAN Pembuatan alat penjernihan air dengan metode filtrasi ini tidak menerima hibah khusus dari lembaga pendanaan di sektor publik, komersial, atau bagian nirlaba. DAFTAR PUSTAKA