Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH KOMUNIKASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT FANAYAMA KABUPATEN NIAS SELATAN Yulia Juni Arnita Harefa Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Nias Raya Email: yuliajuniarnitaharefa7@gmail. Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kantor Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan dalam menangani komunikasi dan disiplin kerja menjadi tujuan utama penelitian ini. Penelitian kuantitatif yang didasarkan pada statistik digunakan untuk mengkarakterisasi dampak setiap variabel. Tiga puluh pekerja yang menjadi sampel penelitian dan populasi itulah yang menyediakan data untuk penelitian ini. Untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini, kuesioner akan dikirimkan kepada staf di Kantor Kecamatan Fanayama yang akan diminta untuk berpartisipasi. Analisis regresi berganda digunakan untuk analisis data. Persamaan regresi linier berganda Y = 5,1 0,649X1 0,73X2 merupakan produk dari penelitian ini. Efektivitas staf Kantor Kecamatan Fanayama dipengaruhi, setidaknya sebagian, oleh kualitas komunikasi mereka satu sama dengan nilai 4,631 > 1,703 , disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Fanayama dengan nilai ,686 > 1,703 Secara simultan komunikasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan dengan nilai 16,86 3,354. Kata Kunci: komunikasi. disiplin kerja. kinerja pegawai Abstract Finding out how the Fanayama Subdistrict Office in South Nias Regency handles communication and work discipline is the main goal of this study. Quantitative research, which is based on statistics, is used to characterize the impact of each variable. Thirty workers make up the research sample and population for this study. In order to gather data for the study, questionnaires will be sent out to the staff at the Fanayama Subdistrict Office who will be asked to participate. Multiple regression analysis is the data analysis approach that is used. Y = 5. 73 is the multiple linear regression equation that was derived from this study. Work discipline at the Fanayama Subdistrict Office has a substantial influence on employee performance at 4,686 > 1,703, and communication at the same office has a significant effect on employee performance at 4,631 > 1. With a score of 16. 86 > 3. 354, the influence of both work discipline and communication is Keywords: communication. work discipline. employee performance. Pendahuluan Mempertahankan dan meningkatkan Orang kinerja staf sangat penting untuk efektivitas perusahaan, baik tetap maupun tidak tetap, proses kerja. Kinerja yang tidak memadai berdasarkan perjanjian atau kontrak kerja (Maerdiamo, https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X Kinerja difasilitasi oleh disiplin. Mempersiapkan dengan informasi yang benar tentang pekerja yang sering terlambat merupakan salah satu contoh penerapan disiplin kerja. Baik Disiplin variabel internal . ang berasal dari dalam diri pegawa. maupun variabel eksternal memenuhi tujuan dalam upaya apa pun. ang Dalam Atribut sehari-hari pekerja, aspek kedisiplinan jelas menjadi hal yang krusial. Pekerja yang memiliki disiplin diri akan menyelesaikan pekerjaan bahkan ketika tidak ada orang yang melihat, tidak akan membuang waktu untuk aktivitas yang tidak berhubungan berdampak pada output mereka. Jika dengan pekerjaan, dan akan mengikuti berbicara tentang kapasitas otak seseorang, semua peraturan dan ketentuan di tempat aspek internal ini sebagian besar bersifat kerja tanpa ragu. perasaan berkewajiban. Meskipun aspek internal ini dan dalam jangka panjang, pekerja dengan pada akhirnya tergantung pada orangnya, disiplin kerja yang kuat mengungguli rekan-rekan mereka yang kurang disiplin stimulus yang tepat. Contoh pengaruh karena mereka memanfaatkan jam kerja eksternal antara lain gaya manajemen dan mereka secara efisien untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan tujuan yang telah komunikasi, serta aspek fisik dan teknologi di tempat kerja. Komunikasi dan disiplin Pada 013:163. Fahmi kerja merupakan dua dari sekian banyak Aukomunikasi adalah proses penyampaian pesan atau maksud melalui suatu pihak atau orang kepada pihak atau orang lain, baik secara langsung maupun melalui Kedua terhadap seberapa baik pekerja melakukan mediaAy. Komunikasi interpersonal merupakan Komunikasi bukanlah satu-satunya salah satu jenis komunikasi. Istilah Aulalu lintas dua arahAy menggambarkan jenis melakukan yang terbaik. disiplin kerja juga komunikasi yang terjadi dalam hubungan sama pentingnya. Secara umum, disiplin kerja merupakan hal yang harus dimiliki penerima pesan terlibat dalam tanggapan oleh setiap sumber daya manusia. Hal ini timbal balik satu sama lain, komunikasi semacam ini disebut komunikasi dua arah. Ketika pencapaian tujuan organisasi keduanya https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X Keberhasilan suatu organisasi ditentukan mereka harus mampu berkomunikasi satu pada jenis komunikasi ini. sama lain. Kurangnya Lingkungan yang saling pengertian dan permasalahan umum dalam kehidupan komunikasi yang efektif. Melihat kenyataan Karena ini adalah sarana utama tersebut, pentingnya fungsi komunikasi yang melaluinya anggota organisasi dapat tugas-tugas Kesalahpahaman manajemen, komunikasi yang efektif sangat . dalam komunikasi dua penting untuk setiap keberhasilan bisnis. arah antara atasan dan bawahan dalam Pembentukan organisasi merupakan hal yang lumrah masalah komunikasi tidak boleh diabaikan. Agar masa kini. Suasana organisasi yang ideal akan ditandai dengan tingkat kepercayaan yang komunikasi yang baik adalah kuncinya. tinggi, keyakinan, keterbukaan, kejujuran. Untuk ditetapkan, penting bagi suatu organisasi keterlibatan, dan aspirasi yang tinggi. untuk memiliki prosedur, pola, dan saluran Tujuan utama komunikasi antara atasan komunikasi yang mapan. dan bawahan adalah untuk menemukan. Efektivitas penyelesaian suatu tugas hubungan yang menguntungkan kedua komunikasi yang berlangsung. Selama hal belah pihak. tersebut merupakan bagian dari uraian Metode Penelitian tugas, akan ada peluang bagi pekerja untuk berkomunikasi satu sama lain dan dengan Jenis Penelitian Peneliti penelitian kuantitatif dalam penelitian ini. direncanakan, ada arahan tertentu, dan "Sugiyono 019:16" Salah satu pengertian perlu ada tindakan. Begitu pula ketika teknik penelitian kuantitatif adalah teknik suatu proses penilaian pekerjaan dilakukan yang menganut paham positivisme dan dengan tujuan untuk menyusun rencana Maksud, visi, dan sasaran organisasi penelitian untuk mengumpulkan data serta menjadi dasar pertukaran intelektual yang analisis statistik dan kuantitatif terhadap data tersebut. Menurut filsafat positivis, perumusan rencana dan kebijakan untuk ada hubungan sebab akibat antara gejala. Langkah Semuanya Jika bagian-bagian organisasi ingin bekerja sama secara efektif, dikategorikan, tetap, nyata, dapat diamati, dan dapat diukur (Sugiyono 019:. https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X Membuat dan menguji representasi Kuesioner matematis dari hipotesis, model, atau instrumen utama untuk mengumpulkan informasi untuk penelitian ini. Kuesioner penelitian kuantitatif. Cabang statistik ini adalah suatu metode pengumpulan data pertanyaan masyarakat dengan menguji serangkaian pertanyaan atau komentar tertulis (Sugiyono 019:. Menggunakan variabel numerik dan analisis statistik untuk memastikan kebenaran generalisasi mendapatkan data dari kuesioner skala prediktif teori tersebut. Penelitian yang Satu item pertanyaan berkaitan dengan komunikasi, satu item berkaitan hubungan antara banyak variabel dikenal dengan disiplin kerja, dan satu item sebagai penelitian kuantitatif asosiatif. berkaitan dengan kinerja pegawai. Jenis Dan Sumber Data Penelitian ini menggunakan data Dalam berupaya menjelaskan hubungan antar menggeneralisasi fenomena yang diteliti, data kuantitatif adalah data dalam bentuk numerik yang dapat mengukur satu atau lebih variabel. Data penelitian ini. Dermawan mendefinisikan data primer sebagai bahan yang belum diolah dan diperoleh dari wawancara atau keterangan langsung lainnya mengenai fenomena nyata atau fenomena implisit. Populasi Dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah Fanayama Kabupaten Kantor Camat Nias Selatan pegawai pada Kantor Camat Fanayama Kabupaten Nias Selatan yang berjumlah 30 orang yang sekaligus menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil Dan Pembahasan Pengujian Instrumen Uji Valeditas Salah kuesioner adalah sejauh mana data yang diperoleh mengevaluasi konstruk yang diklaim dimilikinya. Kuesioner secara akurat mengungkapkan data dari faktorfaktor yang diteliti. (Sugiyono 018:. menjelaskan bahwa Auvaliditas adalah tingkat kemampuan suatu instrumen mengungkapkan sesuatu yang menjadi sasaran utama pengukuran yang dilakukan dengan instrumen ituAy. Berdasarkan hasil olahan data pada item-total statistik yang bersumber dari 30 responden, maka diperoleh nilai koefisien item- total 1 sampai 1 bernilai positif, pernyataan variabel , dan variabel Y dikatakan valid. Uji Reabilitas Salah satu ukuran konsistensi suatu instrumen adalah reliabilitasnya. Hasil pengukuran berulang yang dilakukan dengan alat ukur harus konsisten. Teknik Pengumpulan Data https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X Tabel 1. Uji Reliabilitas Variabel Komunikasi ( ) Penelitian (N = . Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Sumber: Hasil Olahan Peneliti . Item penelitian variabel komunikasi dapat disimpulkan dapat dipercaya berdasarkan temuan pengolahan data pada Tabel 4. yang menjelaskan bahwa nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,927 > 0,60. Tabel 2 Uji Reliabilitas Variabel Disiplin Kerja ( ) Penelitian (N = . Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Sumber: Hasil Olahan Peneliti . Item penelitian variabel disiplin kerja dianggap kredibel berdasarkan temuan pengolahan data pada Tabel 4. 8 yang menjelaskan bahwa nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,931 > 0,60. Tabel 3 Uji Reliabilitas Variabel Kinerja Pegawai (Y) Penelitian (N = . Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items menjelaskan bahwa nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,939 > 0,60. Pengujuan Asumsi Klasik Uji Normalitas Data Tujuan uji normalitas sebagaimana dikemukakan Sugiyono . adalah untuk memastikan apakah residu yang terstandarisasi mengikuti distribusi normal. Asumsi terdistribusi normal didasarkan pada tidak adanya outlier yang signifikan secara Untuk mengetahui apakah nilai residu terstandar terdistribusi normal, dapat diterapkan uji non parametrik Kolmogorov-Sminorv (K-S). Tingkat signifikansi yang lebih tinggi dari 0,05 yang ditentukan dengan uji KolmogorovSminorv menunjukkan bahwa data residu mengikuti distribusi normal. Jika tingkat Kolmogorov-Sminorv kurang dari 0,05, maka data residu tidak mengikuti distribusi normal. Hasil uji normalitas data ditunjukkan pada Tabel Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Item penelitian variabel kinerja karyawan dianggap kredibel berdasarkan temuan pengolahan data pada Tabel 4. 9 yang https://jurnal. id/index. php/JIM Disiplin Kerja Kinerja Pegawai Unstandar Residual Mean Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Sumber: Hasil Olahan Peneliti . Komu Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Sumber: Hasil Olahan Peneliti . Data pada residu mengikuti distribusi normal seperti terlihat pada Tabel 4. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X dimana nilai Kolmogorov-Sminorv sebesar 0,607 dan Asymp. tanda tangan. -taile. adalah 0,855 > 0,05. Gambar 4. menunjukkan plot probabilitas normal, yang digunakan untuk menentukan apakah nilai sisa terstandarisasi. Uji Multikolinieritas Multikolinearitas variabel independen berkorelasi tinggi, sehingga menghasilkan estimasi yang tidak akurat dan perkiraan yang tidak berguna. Dengan tidak adanya multikolinearitas pada persamaan, maka nilai VIF (Variance Inflation Facto. yang mendekati 1 dan nilai TOL yang mendekati 1 menunjukkan Tabel 4. 11 menampilkan hasil pengujian. Tabel 5 Hasil Uji Multikolinieritas Gambar 1 Hasil Uji Heteroskedasitas Coefficientsa Unstandar Coefficient Model 1 (Constan Komunik Disiplin Kerja Std. Erro Standard Coefficie Beta Collinear Statistics Toleranc Sig. VIF Dependent Variable: Kinerja Pegawai Uji Heteroskedasitas Uji Heteroskedasitas dilakukan untuk mengetahui apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidak samaan farina dari residual suatu pengamatan kepengamatan menurut sugiyono . adanya heteroskedasitas berarti adanya variabel yang tidak sama . Adapun hasil uji Heteroskedasitas penelitian dapat dilihat pada Gambar 1. https://jurnal. id/index. php/JIM Karena titik-titik data pada gambar di atas tidak mengelompok ke dalam pola tertentu, maka heteroskedastisitas tidak menjadi masalah. Oleh karena itu, model regresi memenuhi premis dasar bahwa varians residu tetap konstan di seluruh data dan tidak menjalani pemeriksaan asumsi klasik apa pun. Pengujian Hipotesis Uji Parsial (Uji T) Apabila terdapat faktor-faktor yang berhubungan . yang secara independen dan dependen, maka uji t dapat digunakan untuk menilai pengaruh parsial dari pervariabel tersebut. Tabel 4. menampilkan hasil pengujian secara Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa terdapat hubungan secara parsial dan signifikan antara komunikasi dengan kinerja pegawai Kantor Pusat Distrik Fanayama. Hal ini didukung dengan: AuthitungAy 4,631 > 1,703 AuttabelAy untuk derajat kebebasan . , dan tingkat signifikansi 0,094 > 0,05, menunjukkan bahwa hubungan tersebut berpengaruh dan signifikan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X Berdasarkan perhitungan melalui perangkat lunak SPSS 25. 0 For Windows. Tabel 6 Hasil Uji Parsial (Uji T) Model Std. Error 5,212 8,316 Komunikasi ,649 ,140 (Constan. Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Disiplin Kerja ,273 ,102 Beta ,627 ,603 4,631 ,350 2,686 ,536 ,094 Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh secara parsial namun signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Fanayama dengan tingkat signifikansi 0,012 > 0,05 dan AuthitungAy sebesar 2,686 > 1,703Ayttabel" untuk derajat kebebasan . Uji Simultan (Uji F) Tabel 7 Hasil Uji Simultan (Uji F) ANOVAa Sum of Squares Df Mean Square Regression 486,867 2 243,434 Residual 389,800 27 14,437 Total 876,667 29 Sig. 16,862 ,068b Dependent Variable: Kinerja Pegawai Predictors: (Constan. Disiplin Kerja. Komunikasi Hasil uji simultan menunjukkan nilai AufhitungAy sebesar 16,862 lebih besar dibandingkan dengan nilai AuftabelAy yaitu sebesar 3,354. Nilai f tabel N=30-2-1=27 dan nilai signifikansi 0,068>0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Kantor Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan mengalami pengaruh komunikasi dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai. Uji Koefisien Determinasi ( https://jurnal. id/index. php/JIM Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate ,745a ,555 ,522 3,79961 ,012 Dependent Variable: Kinerja Pegawai Model dapat dilihat pada Tabel 7. Tabel 8 Hasil Uji Koefisien Determinasi ( Model Summary Sig. Predictors: (Constan. Disiplin Kerja. Komunikasi Sumber: Hasil Olahan Peneliti . dengan Aplikasi SPSS 25. 0 For Windows. Koefisien determinasi (R. sebesar 0,555 yang diperoleh dari hasil pengolahan data menunjukkan bahwa variabel yang berkaitan dengan disiplin kerja dan kontribusi sebesar 55,5% terhadap variansi variabel kinerja pegawai. Sisanya sebesar 44,5% disebabkan oleh variabel-variabel yang tidak dimasukkan dalam penelitian. Metode Analisis Regresi Untuk mengetahui berapa banyak faktor independen yang mempengaruhi satu variabel dependen, penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Dengan menggunakan persamaan regresi, kita dapat mengetahui bagaimana disiplin kerja mempengaruhi produktivitas: Y= 5,212 0,649 0,273 Keterangan: = Kinerja Pegawai (Variabel Terika. = 5,212 = 0,649 = 0,273 Jika semua hal dianggap sama, peningkatan Komunikasi sebesar 1% akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X 64,9%, berdasarkan koefisien regresi persamaan regresi linier sebelumnya . sebesar 0,649. Selanjutnya, dengan seluruh parameter lainnya tetap, maka koefisien regresi . sebesar 0,273 menunjukkan bahwa peningkatan Disiplin Kerja sebesar 1% akan menyebabkan peningkatan kinerja pegawai sebesar 27,3%. Kesimpulan penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya mengenai pengaruh disiplin kerja dan komunikasi Kantor Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam (Misrania dan Maryadi 2. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh disiplin kerja dan komunikasi terhadap kinerja pegawai dengan fokus khusus pada Kantor Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam. Teknik penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan komunikasi mempunyai pengaruh yang baik dan besar terhadap kinerja pegawai di Kantor Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam dengan tingkat keseriusan sebesar 99%. Koefisien disiplin kerja sebesar 0,565 menunjukkan bahwa peningkatan kinerja merupakan konsekuensi dari semakin disiplinnya pekerjaan, bila komunikasi tetap terbuka. Koefisien komunikasi sebesar 0,474 menunjukkan bahwa jika komunikasi meningkat maka kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam juga meningkat. Penutup Kesimpulan Berdasarkan penelitian dan temuan yang kami peroleh, dapat kami katakan dengan pasti bahwa Kantor Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan merasakan pengaruh komunikasi dan https://jurnal. id/index. php/JIM disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Saya akan menjelaskannya kepada Anda di Kinerja karyawan dipengaruhi oleh komunikasi, menurut temuan tes parsial Kriteria signifikansinya adalah 0,094 > 0,05, dan nilai AuthitungAy . lebih tinggi dari AuttabelAy . Terdapat komunikasi dengan kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Faktor yang berhubungan dengan disiplin kerja mempengaruhi produktivitas Kantor Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Uji parsial terhadap kedua asosiasi tersebut, dengan tingkat signifikansi 0,012 > 0,05, dan nilai AuthitungAy . lebih besar dari AuttabelAy . , membenarkan hal ini. Faktor produktivitas di Kantor Distrik Fanayama Kabupaten Nias Selatan antara lain jalur komunikasi yang terbuka dan kepatuhan yang ketat terhadap aturan kerja. Temuan uji simultan . ji F) menguatkan hal AuFhitungAy . > AuFtabelAy . dan ambang batas signifikansinya adalah 0,068 > 0,05. Oleh karena itu, kedua faktor ini mempunyai pengaruh gabungan terhadap produktivitas pekerja. Saran Kajian, pembahasan dan kesimpulan Kantor Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan untuk dipastikan kinerja pegawainya memenuhi Memfasilitasi komunikasi yang efektif antara atasan dan bawahan serta antar rekan kerja dengan memberikan katakata penyemangat dan memastikan semua Meningkatkan produktivitas Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X semudah meletakkan landasan bagi komunikasi yang efektif. Pimpinan Kantor Camat Fanayama Kabupaten Nias Selatan memperhatikan kinerja serta memotivasi pegawainya dalam menaati aturan yang telah diterapkan agar dapat bekerja secara maksimal, dan pegawai juga hendaknya bekerja dengan sungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaan yang telah diberikan kepadanya, dengan menggunakan segala kemampuan dan keterampilan yang telah dimilikinya demi keberhasilan hasil kerja yang memuaskan. Pimpinan Kantor Camat Fanayama Kabupaten Nias Selatan mengawasi pekerjaan pegawainya apakah sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan atau tidak. Jika tidak maka pegawai tersebut harus diberi teguran atau sanksi, sehingga pegawai tersebut tidak akan melakukan kesalahan yang sama dan akan berdampak pada peningkatan kinerja pegawai tersebut. Afandi. Pandi. Manajemen Sumber Daya Manusia. Pekanbaru: Zanafa Publishing. Ainanur, dan Satria Tirtayasa. Pengaruh Budaya Organisasi. Kompetensi Dan MotivasiTerhadap Kinerja Karyawan Pengolahan PKS Sawit Langkat Perkebunan Nusantara IV. Yogyakarta: Maneggio. Astutik. Mardi. AuPengaruh Disiplin Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jombang Mardi. JBMP (Jurnal Bisnis. Manajemen dan Perbanka. : 121Ae Darmita. Suthanaya dan. AuPengaruh Komunikasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawaidi Kantor Camat Moutong Kabupaten Parigi Moutong. Ay Ekbis. Analisis. Prediksi. Dan Informasi 22. Desani. Asrian. Meidy Tangelica, and Winny Irisa. AuPengaruh Komunikasi Dan Komitmen Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Garuda Mesin Agri. Ay Jurnal Darma Agung 27. : 1063. Duha. Timotius. Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Deepublish. Fahmi. Perilaku Organisasi. Teori. Aplikasi. Dan Kasus. Bandung: Alfabeta. Ghozali. Imam. Aplikasi Analisis Multivariat Dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Universitas Deponegoro. Guslan. "Pengaruh Komunikasi Internal Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Indonesia Power Up Saguling. Jurnal Logistik Bisnis 1. Indah Mariani. Luh Mang, and N. Sariyathi. AuPengaruh Motivasi. Komunikasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawaipada Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Bandar Lampung. Ay E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana 6. Lestari. "Pengaruh Komunikasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus PT. Adilmart- Tangerang Production Departemen. " 1. : 619 Mahmudi. Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: Unit Penerbit Dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN. Meliani, and Mauli Siagian. https://jurnal. id/index. php/JIM Daftar Pustaka